Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid- 19) bukan hanya berdampak pada kesehatan manusia, tetapi telah berdampak pula terhadap memburuknya sistem keuangan yang ditunjukkan dengan penurunan berbagai aktivitas ekonomi domestik.
Untuk itu, Pemerintah telah mengambil strategi kebijakan dan langkah-langkah luar biasa dalam rangka penyelamatan perekonomian nasional dan stabilitas sistem keuangan melalui berbagai kebijakan relaksasi yang berkaitan dengan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) khususnya dengan melakukan peningkatan belanja untuk kesehatan dan pemulihan perekonomian.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) M. Mahfud MD pada rapat terbatas bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang juga diikuti Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP), Kabareskrim Polri.
Rapat tersebut diikuti oleh Gubernur, Bupati dan Walikota se Indonesia, sementara Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mengikuti secara virtual di ruang kerja. Kamis (27/8/2020). Tujuannya untuk semua kepala daerah dapat satu komitmen terhadap Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 serta pemulihan ekonomi Nasional.
Menko Polhukam M. Mahfud MD mengatakan dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi nasional, penurunan penerimaan negara, peningkatan belanja negara dan pembiayaan, Pemerintah berusaha melakukan penyelamatan kesehatan dan perekonomian nasional. "Menghadapi permasalahan tersebut Pemerintah mengambil strategi kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk menghadapi adaptasi kebiasaan baru (AKB) di masa pandemi Covid-19," jelas Mahfud.
Virus Corona sampai saat ini belum ada obat atau vaksinnya dan sudah menjadi pandemi yang menyebabkan banyak kematian di dunia maupun di Indonesia dan sampai saat ini kasusnya masih terus meningkat. "Kita tidak bisa memprediksi kapan Covid-19 ini berakhir. Jika kita tidak siap, maka masalah-masalah sosial pasti akan timbul," kata Mahfud.
Akibat corona ini, sejumlah negara melaporkan adanya penurunan ekonomi, bahkan sebagian mengalami resesi akibat pandemi Covid-19. Resesi dianggap sebagai bagian yang tak terhindarkan dari siklus perekonomian suatu Negara.
Maka pemulihan ekonomi nasional harus dikerjakan bersama, Mengingat perkembangan Covid-19 sekarang ini. "Untuk itu, kita tetap memerangi dan menanggulangi Covid-19 dengan sekuat-kuatnya. Kemudian memulihkan secara pelan-pelan kehidupan kita bernegara berbangsa dan bermasyarakat dengan seluruh aspek kehidupan ekonomi, politik dan sosial," paparnya.
Pada kesempatan yang sama, Mendagri Tito Karnavian mengatakan penekanan untuk penanganan Covid-19 oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo kepada Kepala Daerah sungguh-sungguh memberi kontribusi untuk mengendalikan Daerahnya masing-masing terutama untuk pelaksanaan langkah yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak serta dilakukan testing, tracing, dan treatment.
Dengan rapat kali ini diharapkan pemimpin daerah yang dikoordinatori oleh Gubernur masing-masing daerah, dapat saling bersinergi dengan Bupati dan Walikota nya. diminta agar segera memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak dari wabah ini.
Terutama mensosialisasikan kepada masyarakat yang ada diseluruh indonesia agar bisa mentaati atau sadar dalam melaksanakan protokol kesehatan.
Selanjutnya, Mendagri memberikan Apresiasi pada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang terus melakukan perlawana terhadap penyebaran virus corona di daerahnya. "Selama dua hari yang lalu saat saya berkunjung di Padang, Sumbar. Bapak gubernur Prof. Dr. Irwan Prayitno memaparkan sesuatu yang luar biasa karena labornya mampu untuk menguji spesimen 3000 per hari," ucap Tito.
Hanya ada dua daerah yang mampu melaksanakan testing diatas 20.000 per 1.000.000 yaitu Provinsi DKI Jakarta dan Sumatera Barat. DKI Jakarta, Askip agresif dibantu oleh insfrastruktur atau fasilitas kekuatan nasional dari Kemenkes, balitbangkes dan lainnya.
"Yang lebih menarik Sumbar melakukan dengan idependent melaksanakan sendiri, mampu 3000 per hari dan spesimennya, yang di test per 1.000.000 itu mendekati 26.000, itu sangat tinggi. Itu salah satu kuncinya, menggunakan manajemen laboratoriun pembuktian spesimen. Dalam istilah beliau adalah ala warung Padang, ala rumah makan Padang," ungkap Mendagri.
Dimana stakeholder di lab itu, bekerja karena memdapat bonus insentif, sesuai jumlah spesimen, hingga mereka sangat agresif.
Selanjutnya, Mendagri harapkan kepala daerah di Indonesia bisa kontak gubernur Sumbar Irwan Prayitno bisa belajar melakukan pengujian sedemikian masif dan kemudian dengan dasar testing itu bisa melakukan tracing, kontak tracing dan melakukan isolasi. "Dan bahkan Sumatera Barat memiliki Rumah Sakit sendiri khusus Covid-19 yang belum tentu ada di semua provinsi," pujinya.
Selanjutnya, ia juga berharap agar pengendalian dan pemulihan ekonomi Nasional dimasa pandemi Covid-19 dapat melakukan evaluasi dalam persamaan perspektif dalam langkah untuk kedepan. "Dan semua daerah dapat bersama-sama memerangi wabah Covid 19 ini agar dapat segera terselesaikan, semua akses baik dari roda per ekonomian pendidikan kegiatan kegitan keagamaan bisa kembali pulih dan berjalan dengan normal," harap Tito.
Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Doni Monardo menegaskan selama World Health Organization (WHO) menetapkan kasus pandemi COVID 19 sebagai masalah global, maka pemerintah berkewajiban untuk menyelamatkan nyawa masyarakat tidak hanya dari protokol kesehatan saja, namun pertumbuhan ekonominya juga.
Selain itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, menyambut baik semua kebijakan dari pusat. Kebijakan penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) diambil oleh pemerintah untuk memulihkan sektor perekonomian yang terpuruk akibat Covid-19.
Sebelum menggunakan istilah adaptasi kebiasaan baru, pemerintah sempat menggaungkan istilah new normal atau tatanan kenormalan baru yang tak dipahami sepenuhnya oleh masyarakat. "Kebijakan ini penting untuk disosialisasikan seluas mungkin kepada masyarakat, agar dipahami, agar roda perekonomian tetap berjalan dan masyarakat harus konsisten menjalankan protokol kesehatan," jelas Irwan Prayitno. (b/hms)
![]() |
| Acara serah terima jabatan Pengurus UPZ Baznas Semen Padang dari Oktoweri kepada Ampri Satyawan dilakukan secara virtual pada Kamis, 27 Agustus 2020. (foto:hms) |
Direktur Utama Badan Amil Zakat (Baznas) M.Arifin Purwakanta berharap pengelola zakat yang ada di BUMN untuk dapat menjadikan UPZ Baznas Semen Padang sebagai bench mark dalam pengelolaan zakat karyawan BUMN maupun swasta.
Hal itu disampaikannya saat acara serah terima jabatan (sertijab) Ketua Pengurus UPZ Baznas Semen Padang dari Oktoweri kepada Ampri Satyawan yang sebelumnya, menjabat sebagai Ketua Yayasan Semen Padang yang menaungi Semen Padang Hospital (SPH).
Sertijab secara virtual yang digelar Kamis (27/8/2020) pagi itu, juga diikuti oleh Kepala Divisi UPZ Baznas Faisal Qasim, Kepala Bagian UPZ Baznas Budi Satiawan, serta seluruh pengurus dan karyawan di lingkungan UPZ Baznas Semen Padang.
Arifin menyampaikan bahwa dirinya meminta agar pengelola zakat di lingkungan BUMN dapat mencontoh UPZ Baznas Semen Padang, karena pengelola zakat karyawan PT Semen Padang itu merupakan UPZ terbaik di lingkungan BUMN.
Dan itu, kata Arifin, dapat dibuktikan dari berbagai penghargaan yang telah diraih UPZ Baznas Semen Padang. Salah satunya, adalah penghargaan yang telah diraih UPZ Baznas Semen Padang, adalah Baznas Award dengan predikat terbaik.
"Penghargaan Baznas Award dengan predikat terbaik itu diraih oleh UPZ Baznas Semen Padang sebanyak tiga kali secara berturut-turut sejak tahun 2017. Jadi, itulah kenapa kami di Baznas meminta agar pengelola zakat untuk meneladani UPZ Baznas Semen Padang," ujarnya.
Kepada Ketua Pengurus UPZ Baznas Semen Padang yang baru saja dilantik, kata Arifin, ia berharap agar dapat mempertahankan apa yang telah dicapai oleh UPZ Baznas Semen Padang selama ini. "Kemudian, kepada ketua pengurus yang lama, saya mengucapkan terimakasih atas kerjasamanya dengan kami di Baznas Pusat yang selama ini telah berjalan cukup baik, khususnya dalam pengelolaan dana umat," ujarnya.
Ketua Pengurus UPZ Baznas Semen Padang yang lama, Oktoweri berharap kepada pengurus yang baru dilantik agar melanjutkan program-program yang sudah disusun bersama Baznas Pusat serta juga membuat terobosan-terobosan baru untuk UPZ Baznas Semen Padang yang lebih baik.
"Saya juga berterima kasih kepada manajemen PT Semen Padang dan Baznas Pusat yang selama ini telah memberikan kepercayaan kepada saya, termasuk telah memberikan arahan dan bimbingan, serta kerjasama yang baik dalam pengelolaan dana umat," ujarnya.
Ketua pengurus UPZ Baznas Semen Padang yang baru, Ampri Satyawan menyampaikan bahwa dirinya akan terus mempertahankan program-program kerja UPZ Baznas Semen Padang yang sudah berjalan selama ini.
Kemudian di masa pandemi ini, dirinya juga akan mendorong UPZ Baznas Semen Padang untuk melakukan inovasi dan membuat terobosan agar penyaluran dana umat (zakat karyawan dan karyawati Semen Padang) semakin tepat sasaran.
"Dalam kondisi pandemi saat ini, kualitas dan jangkauan kuantitas hidup masyarakat menurun. Ke depan, saya akan mendorong agar UPZ Basnas Semen Padang semakin berperan dalam mengentaskan kemiskinan dan membantu mustahik di masa pandemi ini," katanya.
Seperti diketahui UPZ Baznas Semen Padang merupakan salah satu UPZ berprestasi di Indonesia dengan keberhasilan meraih Anugerah Baznas Award selama tiga tahun berturut-turut sejak 2017 sampai 2019.
Karena keberhasilannya itu, beberapa BUMN menjadikan UPZ Baznas Semen Padang sebagai tempat studi banding. (*/b/hms)
Padang, Lintas Media News
Melihat polemik yang ada, semua pendapat benar adanya, karena itu kita cabut dahulu surat keputusan gubernur tentang penetapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat tahun 2022. Kita lihat nanti diawal tahun 2021 jika pandemi berakhir maka Porprov ke XVI dapat kita lakukan tahun 2021 dengan memakai anggaran perubahan 2021.
Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno pada rapat dengan Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) terkait dengan perencanaan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat, di Auditorium Gubernuran. Kamis (27/8/2020)
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan proprov sudah tepat waktu dalam menyiapkan rangkaian kopetisi-kopetisi atlet yang didapati baik tingkat nasional, regional maupun internasional, yang telah menyamangati atlet agar mencapai prestasi berbagi kompetisi dibidangnya pada tahun 2020. "Namun sebenarnya karena kondisi Covid-19 banyak program yang penting-penting batal karena pandemi covid-19 saat ini, termasuk juga dalam pembangunan infrastuktur, irigasi yang penting untuk masyarakat juga batal, karena uangnya dipakai untuk menanggulangi Covid-19, kalau tidak dimanfaatkan untuk ini maka akan banyak korban tergeletak karenanya", ungkap Irwan.
Selanjutnya, Gubenur juga menjelaskan bahwa banyak kegiatan penting, program wajib yang bermanfaat, gara-gara penanganan pandemi covid-19 semua jadi batal, termasuk juga proprov ke XVI 2020 juga batal. "Yang jelas kami Pemda tidak ada maksud untuk membatalkan program tersebut, karena kamipun ikut prihatin kepada program proprov. Untuk rencna tahun 2021 kalau covid-19 masih ada maka kemungkin juga diundur", katanya.
Namun, dibalik itu juga akan dilihat kondisi 2021 untuk proprov diulang lagi pada bulan Desember dengan menggunakan anggaran perubahan, kalau nantik bulan Januari, Februari covid habis langsung kita menyiapkan untuk 2021 pada bulan Oktober November dan Desember dengan menggunakan Dana APBD perubuhan seperti halnya yang terjadi pada tahun 2010 lalu. "Tentu ini semua melalui persetujuan para bupati dan walikota dan kita semua", sebut Irwan
Pelaksanaan Proprov akan melihat situasi kondisi, supaya program kita bisa jalan lancar dan terpenuhi.
Tetapi yang jelas APBD reguler saat ini tidak ada anggaran untuk proprov, tetapi untuk perubahan kita tunggu bulan januari 2021 bisa dipersiapkan nantik.
Mudah-mudahan harapan kita semua dapat terpenuhi, karena saya juga sebagai ketua dibidang atlet juga, untuk sama- sama kita rasakan dimasa sekarang ini", tukas Irwan Prayitno. (*/b/hms)
Dalam dialog pameran seni rupa realitas sosial yang bertemakan "New Life" Wakil Gubernur Sumatera Barat Datuak Malintang PanaiNasrul Abit berikan solusi dampak pandemi covid-19 yang dirasakan oleh seniman di Galeri Taman Budaya, Kamis (27/8/2020).
Dalam hal ini Nasrul Abit menyampaikan bahwa seniman itu perlu di apresiasi bukan hanya dari tepuk tangan saja melainkan berupa finansial. Ditengah pandemi covid-19, seniman tetap berkarya menuangkan ide-ide kreatifnya yang berwujud seni rupa berkualitas.
Salah satu karya lukis yang di apresiasi oleh Wagub Nasrul Abit adalah karya Zardi Syahrir yang merupakan ASN sebagai Plt Kepala Biro Humas Sumbar. Beliau mengatakan bahwa karya seperti ini layak dijual dengan nilai tinggi.
Solusi yang diberikan Nasrul Abit kepada seniman yang terdampak covid-19 adalah melakukan potretisasi ke daerah-daerah dan mempromosikan karya para seniman Sumbar kepada stakeholder, BUMD dan BUMN agar bisa berkolaborasi dan bersinergi membangun ekonomi seniman. "Karya ini kita bantu mempromosikan nya kepada stakeholder atau BUMD atau BUMN yang ada di Sumbar," ungkapnya.
Untuk itu, Wagub Sumbar meminta kepada dinas kebudayaan untuk memberikan fasilitas peralatan seni kepada para seniman agar terus dapat berkarya, bergerak, dan tumbuh guna me-recovery perekonomian pasca covid-19.
Contohnya seniman Rizal, pria asal Balai Selasa menyampaikan harapannya kepada pemerintah Sumbar agar mengisi ruang kosong di Sumatera Barat salah satunya di bidang seni. "Saya berharap pelaku seni bisa berkelanjutan dalam memajukan kebudayan Minangkabau," ucapnya.
Adapun konsep yang diusung dalam pameran kali ini adalah realitas sosial yang terjadi saat ini di masyarakat. Karya-karya yang dihasilkan seniman dibidang budaya ini erat hubungannya dengan Minangkabau. Untuk itu Nasrul Abit ajak semua masyarakat Sumbar untuk mengahargai hasil karya seniman.
Selain itu, kurator seniman daerah Sumatera Barat, menyampaikan ada 26 peserta yang menampilkan puluhan karya antaranya lukisan sebanyak 27 beragam format, seni patung 3 karya, sketsa 6, dan puluhan seni batik yang menampilkan motif-motif lokal.
Untuk itu, ia berharap kurator seniman daerah Sumatera Barat Muharyadi untuk pemerintah Sumatera Barat agar seni yang sudah diciptakan dapat terpampang di gedung-gedung mewah untuk menambah penghasilan para seniman seperti gedung-gedung BANK, Hotel, Perkantoran dan lainnya.
Kami selaku seniman berharap dengan hasil karya ini bisa menjadikan Sumatera Barat unggul dalam kebudayaan. (*/b/hms)
Sijunjung, Lintas Media News
Keberadaan Gerakan Pramuka sebagai organisasi untuk mendidik kaum muda dengan menerapkan langkah-langkah pembinaan bergerak maju menyesuaikan perkembangan jaman tanpa menghilangkan norma agama, adat istiadat dan etika.
Nasrul Abit selaku Ketua Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar buka orientasi kepramukaan bagi kepala SMA/SMK/SLB se Sumatera Barat di Gedung Pancasila, Kabupaten Sijunjung, Kamis (27/8/2020).
Orientasi yang diikuti Wakil Bupati Sijunjung Arrival Boy, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Adib Alfikri, para pimpinan SMA/SMK/SLB dan Kepala SMP/MTs se-Sumbar dan Kepala SMP/MTs Sijunjung selaku Ketua Mabigus gerakan Pramuka tahun 2020 yang dilaksanakan oleh Kwartir Daerah dengan didukung oleh Dinas Pendidikan Sumbar.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk membekali dan menambah wawasan serta memperkuat fungsi Kepala Sekolah dalam pembinaan Pramuka ditingkat satuan pendidikan.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Nasrul Abit yang juga selaku Ketua Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar menyampaikan, bahwa Pramuka merupakan garda terdepan dalam pendidikan karakter, terutama terhadap generasi muda yang penuh tantangan saat ini. "Latihan Pramuka, harus dilakukan dengan optimal, dalam rangka menyiapkan generasi muda yang siap pakai, berakhlak mulia dan memiliki keahlian. Untuk itu menghadapi era digital 4.0," kata Nasrul Abit.
Sudah menjadi tanggungjawab sekolah untuk menghidupkan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Apalagi tuntutan generasi bangsa yang harus berkarakter, berbangsa dan berkecakapan menjadi sorotan utama pendidikan.
Selanjutnya, tugas sekolah terhadap gugus tugas (Gudep) yang berpangkalan di satuan pendidikan adalah memberikan arahan, bimbingan, bantuan, motivasi dan dukungan sarana dan prasarana, agar proses pendidikan kepramukaan dapat berjalan baik.
Nasrul Abit mengajak semua kepala SMA/SMK/SLB dan Kepala SMP/MTs se Sumbar untuk mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak, tanpa ada keberpihakan pada salah satu calon kepala daerah. "Saya berharap semua yang hadir, dapat menentukan pilihannya masing-masing pada tanggal 9 Desember 2020. Saya juga tekankan jangan sekali-kali membawa organisasi Pramuka untuk berpolitik praktis, karena Pramuka bukan organisasi politik," tegas Nasrul Abit.
Selain itu, Kwartir 03 Gerakan Pramuka Sumbar itu menyampaikan penghargaan dan ucapan terimakasih kepada pemkab Sijunjung yang telah bersedia menjadi tuan rumah dan menyiapkan untuk kesuksesan kegiatan orientasi Kepramukaan Tahun 2020 ini. (b/hms)
![]() |
| PT Semen Padang terus melakukan program pembibitan berbagai jenis pohon untuk kebutuhan penghijauan di lingkungan perusahaan. (foto:hms) |
PT Semen Padang terus melakukan program pembibitan berbagai jenis pohon untuk kebutuhan penghijauan di lingkungan perusahaan semen pertama di Indonesia itu.
"Kita terus melanjutkan pembibitan pohon. Ada sebanyak 803 batang pohon dari 10 jenis pohon yang kini kita kembangkan di Semen Padang," Kepala Unit Health Safety Environment (HSE) PT Semen Padang Mustaqim Nasyra, di Padang, Rabu, 26 Agustus 2020.
Jenis pohon yang dibibitkan di Semen Padang sejak November 2019 antara lain, mahoni sebanyak 10 batang, dadap sebanyak 110 batang, pucuk merah sebanyak 160 batang, glodokan tiang sebanyak 330 batang, sengon 80 batang, flamboyan 15 batang, flamboyan 15 batang, durian 80 batang, pokat 5 batang, mangga 5 batang, dan bunga kertas 8 batang.
Program penghijauan sudah menjadi komitmen PT Semen Padang sejak lama. Penghijauan dilakukan tak hanya di lingkungan green belt atau area perusahaan yang berbatasan dengan pemukiman masyarakat namun juga di lingkungan eksternal perusahaan.
Untuk area Green Belt, kata Mustaqim hingga Agustus 2020 ini, PT Semen telah melakukan penanaman 600 batang bambu bertujuan mengantisipasi sebaran debu dan bunyi ke pemukiman masyarakat di Perumnas Indarung.
![]() |
| Pembibitan yang dilakukan PTSemen Padang. (foto:hms) |
Program penghijauan ini rutin dilakukan PT Semen Padang setiap tahunnya. Pada 2019, perusahaan mereklamasi areal bekas tambang batu kapur seluas 45 hektare dengan menanam 77.000 bibit batang pohon berbagai jenis.
Bekerja sama dengan Korem 032/Wirabraja dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat, penanaman puluhan ribu bibit pohon produktif itu menggunakan pupuk Bios 44 buatan Brigjen TNI Kunto Arif Wibowo yang ketika itu masih menjabat sebagai Danrem 032/Wirabraja.
Selain itu, pada 2019 PT Semen Padang juga melakukan penghijauan di kawasan areal parkir timur Wisma Indarung, yaitu penanaman berbagai jenis bibit pohon produktif seperti matoa, mangga dan lain sebagainya.
Kepala Unit Humas dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati mengatakan penghijauan yang dilakukan PT Semen Padang bukan hanya untuk area perusahaan, tapi juga di luar perusahaan seperti di Lubuk Kilangan yang merupakan bagian dari masyarakat lingkungan perusahaan.
Juga di berbagai tempat di kawasan Kota Padang seperti penanaman 200 pohon filicium di areal Masjid Raya Sumatera Barat, dan penanaman batang pohon cemara laut di kawasan objek wisata Pantai Air Manis yang dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bumi pada 2019.
Di samping melakukan penghijauan, Semen Padang juga menjadi inisator program 'Barasiah Basamo' yang telah dilakukan di lima lokasi di Kota Padang.
Di antaranya, di Jalan Raya Indarung-Padang, Panorama II Sitinjau Lauik, Pantai Muaro Lasak dan Pantai Air Manis, serta membersihkan Sungai Batang Arau dari sampah," kata Nur Anita. (*/b/hms)
Bengkalis, Lintas Media News
Dalam rangka mempromosikan kearifan lokal di Negeri Terubuk, Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian gelar lomba desain busana, Senin (24/8/2020), di Balai Kerapatan Adat Wisma Sri Mahkota jalan Antara Bengkalis.
Kegiatan yang dilaksanakan selama satu hari tersebut, keseluruhan peserta mengenakan busana daerah lengkap dengan pernak-perniknya.
Dalam perlombaan tersebut, terdapat empat dewan juri yang menilai 22 peserta dari 11 Kecamatan diantaranya Ecy Novemirata, Nurdiana Jesika, Harry Zardi, Zulham Affandi.
Melalui hasil dari Dewan Juri diumumkan para pemenang yang berhasil diantaranya, Kategori Peraga Busana Terbaik antara lain Terbaik 1 nomor undian 11 dengan total nilai 360, Terbaik 2 nomor undian 9 dengan total nilai 357, Terbaik 3 jatuh kepada nomor undian 5 dengan total nilai 345. Kemudian, untuk Harapan 1 jatuh pada undian nomor 4 total jumlah nilai 343, Harapan 2 nomor undian 10 dengan jumlah nilai 335, Harapan 3 nomor undian 8 dengan jumlah nilai 330.
Selanjutnya, kategori Desain Busana dan Penjahit Terbaik diraih oleh, terbaik 1 undian nomor 11 dengan total nilai 390, Terbaik 2 dengan nomor undian 8 total nilai 385, Terbaik 3 nomor undian 4 total nilai 378. Lalu Harapan 1 nomor undian 10 dengan total nilai 360, Harapan 2 nomor undian 2 total nilai 350, Harapan 3 nomor undian 6 total nilai 330.
Keseluruh pemenang mendapatkan hadiah dengan jumlah yang sama, dan Penyerahan hadiah langsung diberikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bengkalis Indra Gunawan. (ind)