PARIWARA
Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Pemerintah kota Bukittinggi terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di kota Bukittinggi. Usai melaunching dan uji coba angkutan gratis untuk para pelajar SMP di Bukittinggi, Pemko secara simbolis juga menyerahkan bantuan perlengkapan peserta didik baru tahun 2026.
Bantuan tersebut diserahkan Wali Kota Bukittinggi, Wakil Wali Kota bersama unsur Forkopimda kepada siswa Sekolah Dasar (SD) negeri dan swasta serta Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri dan swasta di Kota Bukittinggi. Kegiatan penyerahan dilakukan di halaman Balai Kota Bukittinggi, Rabu (07/10).
Pemberian bantuan perlengkapan peserta didik baru diberikan kepada seluruh siswa kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, baik negri maupun swasta, se-Kota Bukittinggi. Untuk program unggulan Kota Bukittinggi dalam mendukung misi Pendidikan Gemilang ini, Pemko Bukittinggi mengucurkan anggaran sekitar Rp3,5 miliar.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Albertiusman, menjelaskan, bantuan perlengkapan murid baru tahun 2026 diberikan kepada 3.619 siswa. Jumlah tersebut terdiri dari penerima bantuan untuk sekolah negeri sebanyak 1.275 siswa SD dan 1.513 siswa SMP. Sementara itu untuk sekolah swasta sebanyak 571 siswa SD dan 260 siswa SMP. Bantuan yang diberikan meliputi seragam, sepatu dan kaos kaki, serta tas sekolah.
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, pemberian bantuan perlengkapan murid baru tahun 2026 adalah pelaksaan tahun kedua selama masa kepemimpinannya. Program ini bertujuan memberikan dukungan dalam memenuhi kebutuhan siswa pada awal tahun ajaran, yang diberikan kepada siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta di Kota Bukittinggi.
Ramlan optimis program bantuan perlengkapan peserta didik baru tersebut akan terus dilanjutkan dimasa kepemimpinannya. "Sepanjang saya menjadi Wali Kota, program ini akan terus kita lanjutkan. Tujuannya membantu orang tua memenuhi kebutuhan anak pada setiap tahun ajaran baru. Program ini diberikan tidak hanya kepada sekolah negeri, tetapi juga sekolah swasta di Kota Bukittinggi," ujarnya
Wali Kota memastikan untuk sekolah swasta, meski penyalurannya memang sedikit terlambat karena adanya perbedaan perlengkapan dan warna pakaian di masing-masing sekolah. Namun dari total anggaran yang disiapkan sekitar Rp3,5 miliar, sebanyak Rp1,3 miliar diperuntukkan untuk sekolah swasta. (Sandra/Af)





