PADANG, Lintasmedia News- Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia IJTI) Sumbar, kembali memilih Defri Mulyadi yang akrab disapa Imung sebagai ketua periode 2026-2030. Amanah yang tertumpang di pundak Imung menyusul hasil musda yang dihelat Whiz Prime Hotel Padang, 23–25 Oktober 2026 baru-baru ini.
Imung meraih 38 suara, unggul atas pesaingnya, Wahyudi Agus, yang memperoleh 23 suara. Al hasil, Imung kembali dipercaya memimpin IJTI Pengurus Daerah Sumatera Barat atau IJTI Pengda Sumbar untuk satu periode mendatang.
Pemberitaan sejumlah media online hingga Minggu (25/10/2026) melansir hasil Musda IJTI Pengda Sumbar di Whiz Prime Hotel Padang, 23–25 Oktober 2026 berlangsung lumayan demokratis.
Setelah penghitungan suara selesai, pimpinan sidang John Nedi Kambang menetapkan Defri Mulyadi sebagai ketua terpilih.
Dalam Sambutan seusai terpilih kali ini, Imung menyampaikan terima kasih kepada seluruh jurnalis televisi di Sumatera Barat yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut.
Ia mengatakan, kepercayaan itu bukan sekadar kemenangan dalam pemilihan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan bersama seluruh anggota IJTI Sumbar.
Menurutnya, kebersamaan dan soliditas organisasi menjadi modal penting untuk memperkuat peran IJTI sekaligus meningkatkan profesionalisme jurnalis televisi di Sumatera Barat.
“Saya tentunya takkan bisa menjalankan amanah sendirian. Oleh karena itu kita membutuhkan kebersamaan, solidaritas, dan kontribusi seluruh anggota agar IJTI Sumbar semakin kuat serta mampu menjawab tantangan dunia jurnalistik yang terus berkembang,” ujar Imung.
Sejauh ini menurutnya, kebersamaan dan soliditas organisasi menjadi modal penting untuk memperkuat peran IJTI sekaligus meningkatkan profesionalisme jurnalis televisi di Sumatera Barat.
Atas terpilihnya kembali Imung menandai kelanjutan kepemimpinannya di IJTI Sumbar untuk periode lima tahun mendatang. Dukungan mayoritas peserta Musda diharapkan dapat memperkuat konsolidasi organisasi. Utamanya, guna meningkatkan kapasitas anggota, serta menjaga profesionalisme dan independensi jurnalis televisi di tengah perkembangan industri media.(*)
