Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Tim Core (communication and Rescue) Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Bukittinggi-Agam bekerja sama dengan donator dan relawan membagikan 1.000 masker untuk siswa, guru dan tenaga kependidikan SMPN 4 Bukittinggi. Kegiatan tersebut berlangsung Sabtu (19/09) di seluruh kelas di sekolah yang berlokasi di Panorama Bukittinggi tersebut.
Tim Core ORARI Lokal Bukittinggi-Agam dalam hal ini menurunkan sekitar 20 orang personil untuk membagikan langsung masker kepada siswa dan guru. Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak disekolah dan dalam upaya menanggulangi dampak karhutla terhadap warga sekolah berupa kabut asap yang masih menyelimuti Bukittinggi.
Pembagian masker kepada siswa dan guru dilaksanakan oleh personil Tim Core ORARI secara langsung kedalam kelas, disambut baik dan antusias siswa SMPN 4 Bukittinggi.
Kepala SMPN 4 Bukittinggi, Firman Adhani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Core ORARI Lokal Bukittinggi-Agam yang dengan cepat dan tanggap turun ke SMPN 4 untuk membagikan masker bagi siswa, guru dan warga sekolah. Ia mengatakan, Keberadaan Tim CORE ORARI Lokal Bukittinggi-Agam sangat membantu penanganan dampak kabut asap di lingkungan pendidikan.
Firman menyebutkan, bantuan ini sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan melindungi siswa dari paparan debu, asap, maupun polusi udara. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap kesehatan dan kenyamanan anak-anak di sekolah.
Ia juga mengimbau kepada seluruh siswa agar menggunakan masker dengan baik ketika kondisi lingkungan membutuhkan, serta tetap menjaga kebersihan dan kesehatan diri.
Selain SMPN 4 Bukittinggi, Tim Core ORARI Lokal Bukittinggi-Agam juga membagikan masker untuk SDN 01 benteng, SDN 02 percontohan dan SDN 07 teladan kota Bukittinggi. (Sandra)

