Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Wali Kota, Ramlan Nurmatias, bersama sejumlah Kepala SKPD terkait meninjau langsung proses pekerjaan revitalisasi drainase Pasar Bawah Kamis (20/08).
Dalam peninjauan ke lapangan itu, Wali Kota menegaskan agar pekerjaan dapat dilaksanakan dengan maksimal di malam hari. Sehingga proses jual beli pagi hingga sore tidak terganggu. Ia menilai setelah enam hari berjalan, pelaksanaannya cukup baik, besi besi sudah masuk di saluran yang diperbaiki.
Dijelaskannya bahwa kondisi Pasar Bawah sering terjadi genangan air, becek dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi penjual dan pembeli dinilai wajar. Ia mengatakan terakhir dilaksanakan perbaikan drainase di Pasar bawah sudah cukup lama yakni pada tahun 1998 lalu.
"Menurut catatan, terakhir tahun 1998 dan kita lihat bahwa drainase itu penuh dengan tanah. Jadi mulai sekarang kita perbaiki lagi, dibongkar isinya, dicor lagi, di cor lantainya, kiri kanan, sampai atas. Tujuan kita adalah supaya air lancar ke saluran induk dan tidak ada lagi genangan dan becek di dalam pasar," ungkapnya.
Ia menyebutkan, Pemko Bukittinggi secara bertahap akan terus melakukan rehab terhadap Pasar Bawah. Mulai dari mengganti lantai, pembangunan WC baru, kamar mandi, mushalla, sesuai kebutuhan masyarakat Pasar Bawah. Termasuk nantinya, penggantian atap Pasar Bawah dengan konsep atap anggar.
"Kita tetap mempertahankan konsep pasar tradisional Pasar Bawah. Artinya apa, batu-batu itu tetap kita pelihara. Kita ingin bagaimana Ibu Ibu kita dulu berjualan bakatidiang kita pertahankan. Insya Allah pelan-pelan kita perbaiki dan setiap tahun kita anggarkan untuk pekerjaan perbaikan di Pasar Bawah, supaya orang berbelanja di Pasar Bawah, nyaman dan bersih," Imbuhnya. (Sandra)
