Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, menyampaikan sejumlah program Pemerintah Kota Bukittinggi dalam jumpa pers bersama rekan-rekan wartawan di Aula Balai Kota Bukittinggi, Rabu, (05/08). Program tersebut mulai dari penataan kota dan pengamanan aset daerah.
Rismal Hadi, menjelaskan, penataan kota menjadi salah satu prioritas karena perekonomian Bukittinggi sangat bergantung pada sektor jasa, perdagangan dan kunjungan wisatawan. Oleh sebab itu, kondisi kota harus ditata agar semakin menarik dan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara. Ia mengatakan, Pemerintah Kota Bukittinggi terus mendorong penataan kota dan pengamanan aset daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya tarik kota serta mendukung pergerakan ekonomi masyarakat.
"Semakin banyak orang berkunjung ke Bukittinggi, makin banyak orang berbelanja, makin banyak yang menginap, ekonomi akan bergerak. Karena itu kota kita harus menarik, tertata, indah dan estetik," ujarnya.
Menurutnya, sejumlah penataan dilakukan pada kawasan pusat kota, mulai dari pedestrian, trotoar dan jalan, termasuk penataan kabel secara bertahap dengan memasukkannya ke bawah tanah. Penataan juga dilakukan melalui penambahan pencahayaan kota, taman-taman, serta penataan pedagang dan kawasan usaha.
"Semua kita benahi sehingga kota kita menjadi kota yang menarik, kota yang indah, kota yang tertata, dan tujuannya adalah untuk meningkatkan kunjungan," ungkap Rismal.
Sementara itu, terkait pengamanan aset daerah, Sekda menjelaskan, Pemko Bukittinggi terus melakukan penataan dan pengamanan terhadap seluruh aset daerah, baik berupa tanah, bangunan maupun kendaraan. Langkah tersebut dilakukan sesuai ketentuan pengelolaan barang milik daerah, termasuk Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 7 Tahun 2024. (Sandra)

