Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Sekitar 847 pelajar di kota Bukittinggi menerima bantuan zakat dalam program Bukittinggi Cerdas. Bantuan tersebut disalurkan oleh Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Baznas Kota Bukittinggi. Penyerahan zakat dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, di Gor Bermawi, Kamis (13/08).
Pada tahun 2026, Program Bukittinggi Cerdas menyediakan kuota untuk 931 penerima manfaat dengan realisasi sebanyak 847 orang. Masing-masing penerima manfaat memperoleh bantuan sebesar Rp400.000,- dengan total bantuan yang direalisasikan kali ini mencapai Rp338.800.000,-. Demikian disampaikan Ketua Baznas Kota Bukittinggi, Yandri Gusdianto Dt. Alang Batuah.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Irwan, menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kota Bukittinggi yang telah menyediakan wadah untuk menghimpun zakat, hingga dapat disalurkan kepada anak-anak yang membutuhkan. Apresiasi juga Ia tujukan untuk seluruh pihak yang terlibat dalam proses seleksi penerima bantuan, di tingkat SD, SMP maupun MTsN yang merupakan anak-anak berprestasi.
Sementara itu, Pemerintah Kota Bukittinggi bersama BAZNAS Kota Bukittinggi ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak yang terkendala atau putus sekolah hanya karena masalah biaya. Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan hal itu dalam sambutannya. Ia mengatakan, melalui program tersebut, setiap anak di Kota Bukittinggi berhak mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.
Ramlan juga menyebutkan, Pemko Bukittinggi memberikan dukungan terhadap kebutuhan pendidikan siswa, termasuk penyediaan seragam gratis dan rencana pengoperasian angkutan gratis bagi pelajar. Ia berpesan agar para penerima bantuan dapat menjadikan bantuan tersebut sebagai penambah semangat untuk belajar lebih giat, berprestasi serta membanggakan orang tua.
"Ingatlah bahwa masa depan kota ini ada di tangan kalian. Belajarlah dengan tekun, gantungkan cita-citamu setinggi langit dan jagalah akhlak serta budi pekerti yang baik," Ujarnya dihadapan para pelajar Bukittinggi penerima manfaat. (Sandra)
