Bujittinggi, Lintasmedianews.com
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias,
meminta Dinas Perhubungan segera melakukan kajian teknis, termasuk mendata jumlah siswa SD, SMP dan SMA yang membutuhkan layanan angkot gratis. Hal itu disampaikannya saat memimpin apel gabungan Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi, Senin (03/08).
Dalam apel yang diikuti Sekretaris Daerah, asisten, seluruh kepala SKPD, serta jajaran Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi di Lantai 2 Terminal Tipe-C Pasar Banto tersebut dikemukakan bahwa, Pemko Bukittinggi saat ini mempersiapkan program angkutan gratis bagi pelajar.
“Angkutan gratis ini sudah kita anggarkan. Dinas Perhubungan perlu mengkaji teknisnya, termasuk jumlah anak sekolah yang membutuhkan, kondisi kendaraan, titik naik dan turun, serta pengawasannya,” Ujar Ramlan.
Ia mengatakan, aspek keselamatan dan kenyamanan pelajar harus menjadi perhatian utama. Kendaraan yang digunakan harus dalam kondisi baik, pengaturan naik turun penumpang harus jelas serta pelayanan harus dilakukan secara tertib.
Terkait kantor Dinas Perhubungan di Lantai 2 Terminal Tipe-C Pasar Banto, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyebutkan, keberadaan kantor Dinas Perhubungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Seluruh jajaran Dishub diminta terus melakukan evaluasi, terutama dalam pengaturan lalu lintas, perparkiran, keselamatan pengguna jalan, serta penanganan berbagai persoalan transportasi di Kota Bukittinggi.
"Dinas Perhubungan adalah bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Layani masyarakat dengan baik, dengan sopan dan bahasa yang baik. Lakukan tugas sesuai aturan," tegasnya.
Ia berharap seluruh jajaran Dinas Perhubungan dapat menyatukan langkah dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi, sehingga penataan transportasi, lalu lintas dan perparkiran di Kota Bukittinggi dapat semakin baik dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. (Sandra/af)

