Sumatra Barat,Lintasmedia News
Sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua Umum Palang Merah Indonesia, Jusuf Kalla, bahwa PMI siap memberikan layanan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana hingga keadaan pulih kembali. Hari ini (1/6), PMI Sumatera Barat salurkan sebanyak 1.500 paket School KIT dari Hongkong Red Cross untuk anak-anak pelajar yang terdampak bencana Banjir abandnag dan Tanah Longsor di Sumatera Barat, Agam, Pesisir Selatan, dan Tanah Datar pada November lalu.
"Masing-masing daerah mendapatkan 500 paket School KIT" ucap Ketua Bidang PB dan Logistik PMI Provinsi Sumatera Barat, Hidayatul Irwan di lokasi distribusi pertama untuk penghuni Huntara Taratak Baru dan Limau Hantu Puluik-Puluik, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan. Menyusul besok di Kecamatan Batang, Batang Kapas dan daerah terdampak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar.
Giat distribusi tersebut akan dilakukan hingga tanggal 4 Juni mendatang. "Kami sudah berbagi tugas untuk proses pendistribusiannya dan semoga dapat tersalurkan sesuai jadwal yang sudah direncanakan" Tambah Hidayat.
School KIT yang diberikan, lanjut Hidayat berisi Tas Sekolah, Botol Minuman, Box Makanan, Alat Tulis seperti Pulpen, Buku Tulis, Penggaris, Penghapus dan Kotak Pensil. Diketahui satu Paket School KIT tersebut bernilai Rp. 517.000,-. "Jadi kalau ditotalkan semuanya Sumbar mendapat kurang lebih sebanyak Rp. 775.500.000,-".
Tidak hanya Sumbar, pada waktu yang sama bantuan School KIT juga disalurkan PMI kepada dua provinsi lain diantaranya Aceh dan Sumatera Utara, tutup Hidayat.
Ketua PMI Sumbar Aristo Munandar Dt Bagindo Kayo mengucapkan terima kasih kepada Hongkong Red Cross atas bantuan yang diberikan. Ia berharap kepada PMI Kabupaten yang menerima amanah dapat menyalurkan bantuan ini sesuai target perencanaan. "Agar bantuan diberikan kepada yang berhak dan tepat sasaran" Kata Aristo.
Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, sekaligus sebagai Ketua PMI Kabupaten Pesisir Selatan yang ikut dalam pendistribusian kali ini mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PMI terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak yang terdampak bencana alam. "Anak-anak semoga semakin semangat belajar dan melanjutkan pendidikan, meskipun kita masih berusaha pulih dari bencana yang melanda" Tutur Risnaldi.
Pengurus dan Relawan PMI Kabupaten Pesisir Selatan ucap Risnaldi, akan mendukung dan siap melaksanakan tugas kemanusiaan ini. "Sebagaimana arahan dari PMI Provinsi, harus selesai dari 2 hari, akan kita realisasikan" Tegasnya.
Kebahagiaan para penghuni Huntara Taratak Baru diungkapkan oleh Ernawilis (46) orang tua dari Husnul Fikri, salah satu penerima bantuan School KIT. Bantuan ini diakui Erna datang disaat yang tepat dimana proses belajar mengajar tahun ajaran baru akan dimulai. "Syukur alhamdulillah ini sudah masuk ajaran baru, jadi anak-anak sudah ada tas barunya" Tutur Erna. (***)

