Solok, Lintasmedia News– Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik dan publikasi di era digital, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Sumatera Barat, Susmelawati Rosya, memimpin langsung kegiatan asistensi dan pelatihan pembuatan konten kreatif bagi personel Polres Solok Kota dan Polres Solok.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Polres Solok Kota pada Selasa (23/6/2026) dan diikuti oleh personel yang mengemban fungsi kehumasan serta operator media sosial hingga tingkat Polsek jajaran.
Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Polda Sumatera Barat untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang kehumasan, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan informasi yang cepat, akurat, dan terpercaya.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan pengelolaan media dan publikasi digital. Materi yang diberikan meliputi teknik fotografi, videografi, penulisan berita, desain grafis, pengelolaan media sosial, hingga strategi penyajian informasi yang efektif dan menarik.
Selain menerima materi teori, peserta juga mengikuti sesi praktik langsung pembuatan konten kreatif yang dapat diaplikasikan dalam mendukung tugas-tugas kehumasan di lingkungan kepolisian.
Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan bahwa perkembangan media digital saat ini menuntut personel Polri untuk mampu beradaptasi dan menguasai berbagai keterampilan komunikasi publik.
Menurutnya, kehadiran media sosial dan berbagai platform digital telah menjadi sarana penting dalam membangun komunikasi antara Polri dan masyarakat.
“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel dalam mengelola informasi dan publikasi secara profesional, kreatif, dan bertanggung jawab. Di era digital saat ini, kecepatan dan kualitas penyampaian informasi menjadi sangat penting. Oleh karena itu, personel yang bertugas di bidang kehumasan harus memiliki kemampuan yang memadai dalam memproduksi konten yang informatif, menarik, dan mudah dipahami masyarakat,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.
Ia menjelaskan bahwa fungsi kehumasan memiliki peran strategis dalam membangun citra positif institusi kepolisian sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat. Karena itu, kemampuan dalam menghasilkan konten yang berkualitas menjadi salah satu kebutuhan utama yang harus terus ditingkatkan.
Lebih lanjut, Kabidhumas menekankan bahwa setiap informasi yang dipublikasikan harus mengedepankan prinsip akurasi, transparansi, dan edukasi. Konten yang diproduksi tidak hanya berfungsi sebagai sarana publikasi kegiatan kepolisian, tetapi juga menjadi media untuk memberikan edukasi, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan dan ketertiban, serta memperkuat kepercayaan publik kepada institusi Polri.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh peserta dapat mengembangkan kemampuan dan kreativitasnya dalam menyampaikan berbagai informasi kepolisian kepada masyarakat. Konten yang dibuat harus mampu memberikan edukasi, membangun kedekatan emosional dengan masyarakat, serta menampilkan sisi humanis Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman,” tambahnya.
Menurutnya, pengelolaan media sosial yang baik juga dapat menjadi sarana efektif untuk menangkal informasi yang tidak benar atau hoaks yang beredar di tengah masyarakat.
Oleh sebab itu, personel kehumasan dituntut untuk aktif, responsif, dan mampu menyajikan informasi yang kredibel serta sesuai dengan fakta di lapangan.
Kombes Pol Susmelawati Rosya berharap setelah mengikuti pelatihan ini, seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Dengan demikian, kualitas publikasi dan pelayanan informasi di lingkungan Polres Solok Kota maupun Polres Solok dapat semakin meningkat.
“Kami berharap para personel yang mengikuti pelatihan ini dapat menjadi motor penggerak dalam pengelolaan informasi dan media sosial di satuannya masing-masing. Manfaatkan kreativitas dan teknologi secara positif untuk menghadirkan informasi yang cepat, akurat, humanis, dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan komunikasi publik yang baik, kepercayaan masyarakat terhadap Polri akan semakin kuat sehingga mendukung terwujudnya Polri yang Presisi dan semakin dekat dengan masyarakat,” tutupnya.
Melalui kegiatan asistensi dan pelatihan ini, Polda Sumatera Barat menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi personel di bidang kehumasan.
Diharapkan, seluruh jajaran mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi dan menghadirkan publikasi yang profesional, edukatif, serta mampu menjawab kebutuhan informasi masyarakat secara efektif di era digital yang terus berkembang. (***)
