Pasaman Barat – Ketua DPRD Pasaman Barat, Dirwansyah, memastikan rehabilitasi Gedung DPRD Pasaman Barat akan segera dilaksanakan setelah hampir lima tahun mengalami kerusakan akibat gempa bumi tahun 2022.
Hal itu disampaikan Dirwansyah usai melakukan survei bersama tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pasaman Barat, Senin (22/6/2026).
"Segera kita rehab. Sebelumnya, berdasarkan hasil rapat dengan bupati, dana alokasi rehabilitasi gedung yang awalnya Rp3 miliar dinaikkan menjadi Rp5 miliar," kata Dirwansyah.
Pada kesempatan tersebut, tim perencanaan Dinas PUPR Pasaman Barat melakukan peninjauan langsung ke sejumlah bagian gedung yang mengalami kerusakan. Kegiatan itu turut didampingi pimpinan dan sejumlah anggota DPRD Pasaman Barat.
Dirwansyah mengatakan, penambahan anggaran dilakukan agar proses rehabilitasi dapat dilaksanakan secara lebih optimal dan mampu mengembalikan fungsi gedung sebagai pusat kegiatan legislatif daerah.
Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Pasaman Barat, Isranedi, menjelaskan bahwa proyek rehabilitasi saat ini masih berada pada tahap perencanaan dan penyusunan dokumen teknis.
"Setelah seluruh tahapan administrasi dan perencanaan selesai, pekerjaan fisik ditargetkan mulai dilaksanakan pada Agustus mendatang," ujarnya.
Dengan anggaran sebesar Rp5 miliar yang telah disiapkan pada APBD 2026, rehabilitasi Gedung DPRD Pasaman Barat diharapkan dapat mengembalikan fungsi bangunan secara maksimal setelah bertahun-tahun terdampak bencana gempa. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. (***)
