Tanah Datar,Lintas Media News
Memperingati Dies natalis ke 42,
Universitas Terbuka (UT) mengelar Pengabdian Kepada Masyarakat
(PKM) Kebencanaan di Nagari Guguak Malalo Batipuh Selatan, Tanah Datar Sumatera Barat (Sumbar).Rabu (20/5/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Ketahanan Informasi dan Kearsipan Masyarakat Pasca Bencana” masyarakat diberi pelatihan enkapsulasi arsip keluarga untuk ketahanan informasi pasca bencana diikuti puluhan warga setempat, terutama yang tinggal di kawasan rawan bencana alam seperti banjir bandang, longsor, dan gempa.
PKM ini menghadirkan narasumber utama dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat, Bapak Teddy Irawan, S.S. yang memberikan materi dan pendampingan teknis secara langsung kepada masyarakat.
Fokus utama kegiatan adalah membekali warga dengan keterampilan praktis menyelamatkan dokumen penting keluarga menggunakan metode enkapsulasi sebuah teknik pelapisan arsip kertas dengan bahan pelindung agar tahan terhadap air, kelembaban, dan kerusakan fisik.
Dalam paparannya, Teddy Irawan menjelaskan bahwa, pasca bencana, masyarakat seringkali kehilangan dokumen kependudukan, sertifikat tanah, ijazah, dan akta-akta penting karena tidak disimpan dengan cara yang memadai.
“Enkapsulasi adalah solusi sederhana namun efektif. Dengan melapisi dokumen menggunakan plastik poliester atau laminasi dingin yang dapat dibuka kembali, arsip keluarga menjadi lebih tahan terhadap air, jamur, dan sobekan. Ini sangat penting untuk daerah rawan bencana seperti Nagari Guguak Malalo,” ujarnya.
Pada kesempatan itu,masyarakat tidak hanya mendengarkan teori, tetapi langsung mempraktikkan metode enkapsulasi secara mandiri dengan pendampingan, antusiasme warga terlihat sepanjang sesi praktik.
Rosneli, salah seorang peserta , mengaku selama ini hanya menyimpan ijazah dan sertifikat tanah dalam plastik klip biasa. “Setelah diajari enkapsulasi, saya jadi tahu cara melindungi dokumen agar tidak rusak terkena air saat banjir. Terima kasih Universitas Terbuka dan Pak Teddy,” ucapnya.
Sementara,Wali Nagari Guguak Malalo,Mulyadi, S.Sos.,N, LP, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. “Nagari kami beberapa kali mengalami banjir bandang, banyak warga kehilangan dokumen penting. Pelatihan enkapsulasi ini sangat praktis dan langsung bisa diterapkan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.
Ketua Tim PKM Universitas Terbuka, Evi Zakiyah,S.IIP.,M.Hum yang didampingi Viola Dwi Putri Syarif, M.IP. Aulia Nurdiansyah, S.Pd., M.A. Habiburrahman, M.A. Dr. Tuti Purwoningsih, S.Pd., M.Sc., Dr.Mery Berlian, S.P., M.Si. serta mahasiswa prodi DIV Kearsipan Rudi Pratama menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian UT terhadap masyarakat rentan bencana.
“Ketahanan informasi sering menjadi sektor yang terabaikan dalam mitigasi bencana. Padahal, tanpa dokumen, masyarakat pasca bencana sulit mengakses layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial. Enkapsulasi adalah langkah awal membangun masyarakat yang tangguh arsip,” jelasnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan sembako untuk 50 kepala keluarga. Universitas Terbuka berkomitmen untuk terus mendampingi Nagari Guguak Malalo dalam upaya pengurangan risiko bencana berbasis informasi dan kearsipan.(*)