Pemprov Sumbar
[Pemprov Sumbar][column2]
Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Kata "Kota Perjuangan" pasti benar untuk Bukittinggi dalam konteks waktu. Namun, harus ada kelanjutannya, agar Bukittinggi memiliki kekhasan yang tidak dimiliki daerah lain, saat masa mempertahankan kemerdekaan.
Hal itu disampaikan sejarawan senior, Prof. Anhar Gonggong, dalam seminar nasional "Bukittinggi Kota Perjuangan", di Balairung rumah dinas wali kota, Kamis (18/06. Dalam paparannya, Prof. Anhar, mengingatkan kepada Pemko Bukittinggi dan seluruh sejarawan, agar dapat menambah kelanjutan dari kata "Kota Perjuangan" yang memberikan kekhasan terhadap Bukittinggi.
"Harus diingat kata perjuangan dalam rangka mempertahankan kemerdekaan itu berada di semua kota. Nah persoalannya, apa khas nya Bukittinggi dibanding dengan kota-kota yang lain, sehingga dia mempunyai hak yang berbeda dengan harga dari kota-kota yang lain itu? Kalau saya ditanya, maka saya akan mengatakan, Kota Bukittinggi kota perjuangan dalam kenyataan kedaruratan Republik. Itu yang membedakannya dari daerah lain," ungkapnya.
Saat Belanda ingin melakukan agresi kedua, Amerika melalaui tiga petinggi negaranya, telah mengingatkan, bahwa posisi Indonesia itu sangat penting untuk waktu puluhan tahun yang akan datang. Namun, Belanda tidak mengindahkan hal itu dan tetap melakukan agresi kedua.
Ia meminta Pemko Bukittinggi mendiskusikan hal yang menunjukkan kekhasan kata perjuangan yang dikaitkan dengan Bukittinggi, untuk diminta kepada pemerintah. Karena Papua sudah diberikan istimewa apalagi Yogyakarta sebagai ibukota kedua.
"Sekali lagi saya katakan Bukittinggi adalah ibukota atau kota yang punya kekhasan. Dan saya mendukung anda (walikota -red) dalam memperjuangan kota istimewa. Saya tentu tidak mungkin menyalahi kenyataan sejarah, bahwa Bukittinggi, memiliki sikap, memiliki kenyataan yang berbeda dengan daerah-daerah lain, dengan kota-kota lain, dibanding dengan kota-kota di dalam periode kemerdekaan itu. Khasnya ada dan tidak akan pernah ada yang menyamainya," tutupnya tegas. (*)
Padang Pariaman, Lintas MediaNews com– Kunjungan dan Tamu Istimewa Bupati Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Ahmad Yuzar, S.Sos., MT, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kampar, melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Kabupaten Padang Pariaman dalam rangka studi tiru terkait pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak.
Rombongan diterima langsung oleh Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis, SH, MH, didampingi para asisten, staf ahli, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Padang Pariaman di Rumah Dinas (Pendopo) Bupati Padang Pariaman, Jumat (19/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Yuzar menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai pelaksanaan Pilwana Serentak yang saat ini tengah dipersiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.
Menurutnya, Kabupaten Kampar dalam waktu dekat juga akan melaksanakan pemilihan kepala desa secara serentak. Oleh karena itu, pengalaman dan kesiapan Kabupaten Padang Pariaman, dinilai sangat penting sebagai acuan dalam menyusun tahapan pelaksanaan, regulasi, hingga penganggaran kegiatan tersebut.
Kami ingin mengetahui, secara langsung bagaimana pelaksanaan Pilwana Serentak di Kabupaten Padang Pariaman, mulai dari tahapan awal persiapan, pembentukan panitia, proses pencalonan, tahapan kampanye, hingga pelaksanaan pemungutan suara. Selain itu, kami juga ingin mempelajari pola penganggaran yang diterapkan sehingga pelaksanaan Pilwana dapat berjalan dengan baik, efektif, dan lancar,” ujar Ahmad Yuzar.
Ia menilai, Kabupaten Padang Pariaman merupakan salah satu daerah yang memiliki pengalaman dan kesiapan yang baik dalam penyelenggaraan Pilwana Serentak, sehingga layak dijadikan referensi bagi daerah lain yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa maupun wali nagari secara serentak.
Prinsipnya, seluruh tahapan Pilwana harus dipersiapkan dengan baik, mulai dari regulasi, penganggaran, pembentukan panitia, sosialisasi kepada masyarakat, hingga pengamanan saat pemungutan suara. Semua proses harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata JKA.
Pada pertemuan tersebut, jajaran DPMD Kabupaten Padang Pariaman, turut memaparkan secara rinci tahapan pelaksanaan Pilwana Serentak, mulai dari penyusunan regulasi, pembentukan panitia pemilu di tingkat nagari dan kabupaten, mekanisme pencalonan, penetapan daftar pemilih, pelaksanaan kampanye, hingga persiapan pemungutan suara dan penghitungan suara.
Selain membahas aspek teknis penyelenggaraan, kedua pemerintah daerah juga berdiskusi mengenai skema pendanaan Pilwana, meliputi sumber pembiayaan, pengalokasian anggaran pada setiap tahapan, serta strategi efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas penyelenggaraan pesta demokrasi di tingkat pemerintahan nagari dan desa.
Pertemuan tersebut, berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan semangat kolaborasi. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antardaerah sekaligus menjadi sarana berbagi pengalaman dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa dan nagari yang semakin baik, demokratis, partisipatif, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat. (Rls kmf/len)
Pasbar,Lintas Media News Com
Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat Doddy San Ismail menyambut kepulangan 17 jemaah haji asal Pasaman Barat yang tergabung dalam Kelompok Terbang 14. Penyambutan berlangsung di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu 20/6
Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pasaman Barat Ronaldi, Kepala Dinas Pendidikan Imter Pedri, Kabid IKP Diskominfo Yudhinal Reviola dan Kabag Kesra yang diwakili Ikhsan serta keluarga jemaah.
Mewakili Bupati Pasaman Barat, Sekda Doddy menyampaikan selamat datang atas kepulangan jemaah haji Pasbar. Ia berharap jemaah dapat menjadi teladan di lingkungan masing-masing serta mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama di Tanah Suci.
Merasa bangga dan terharu melihat perjuangan Bapak dan Ibu selama berada di Tanah Suci. Mudah-mudahan seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT, dan Bapak-Ibu menjadi haji yang mabrur dan hajjah yang mabrurah.
Ia juga mengimbau jemaah menjaga kesehatan setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi.
Kami mengimbau Bapak dan Ibu untuk memeriksakan kesehatan di puskesmas atau klinik terdekat. Perjalanan haji cukup panjang dan melelahkan sehingga kondisi kesehatan perlu terus dipantau," katanya.
Sementara itu, Ronaldi menjelaskan jumlah jemaah haji asal Pasaman Barat pada musim haji 1446 H/2026 M sebanyak 211 orang. Sebanyak 194 orang tergabung dalam Kloter 10 dan telah tiba sebelumnya, sedangkan 17 orang lainnya baru pulang bersama Kloter 14.
Ia bersyukur seluruh jemaah dapat menyelesaikan semua rangkaian ibadah dan kembali ke Tanah Air dalam kondisi baik. Ia juga menyampaikan masih ada satu jemaah yang menjalani perawatan di Arab Saudi.
Saat ini ada satu orang jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi. Alhamdulillah, beliau terus mendapat penanganan dan pengawasan dari tim kesehatan. Kita berharap proses pemulihannya berjalan baik dan segera dapat dipulangkan.
Ronaldi menegaskan Kementerian Haji dan Umrah bersama pemerintah daerah akan terus mendampingi jemaah tersebut hingga kembali ke Indonesia. Seluruh kebutuhan pemulangan akan difasilitasi pemerintah.
Dengan tibanya Kloter 14, pemulangan jemaah haji asal Pasaman Barat dinyatakan hampir tuntas. Usai acara, para jemaah diserahkan kembali kepada keluarga masing-masing.
Padang, Lintasmedia News- Tiga orang Dosen Universitas Multimedia Padang melakukan kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) di Galeri Permata Hati Grup, Jl. Bakti Perupuk Tabing Padang, Sabtu (20/6).
Ketiga dosen tersebut di antaranya Gusrino Yanto, M.Kom, Sari Puspita, M.Si dan Nency Extise Putri, M.Kom. Mereka juga dibantu dua orang mahasiswi yakni Ofika Parsyanda dan Husnul Citra Nabila.
Dijelaskan Gusrino Yanto, PKM dari Universitas Metamedia ini mengambil tema "Implementasi Explainable AI-Powered Chatbot Sebagai Sistem Cerdas Optimalisasi Pemasaran Deta Rancak dan Tingkuluak Kreasi Sanggar Permata Hati".
"Alhamdulillah, PKM kami ini dibiayai oleh DPP Kemdiksaintek RI dengan nomor kontrak 213/C3/DT.05.00/PM/2026. Selain Sanggar Permata Hati, PKM Kami ini juga berlangsung di PKBM Farila Ilmi Parupuk Tabing. Dua tempat inilah yang berhasil lolos ketika Kami mengajukan proposal di Kemdiksaintek RI," ujar Rino, panggilan Gusrino.
Dijelaskan, pada dasarnya PKM yang mereka laksanakan adalah bagaimana sanggar Permata Hati bisa memiliki Toko Online atau Web tersendiri untuk memasarkan produk-produknya. Dengan adanya Toko Online dimaksud, Permata Hati bisa menjual produk-produknya, lengkap dengan sistem pembayarannya tanpa harus ribet dengan sistem manual sebagaimana yang dipakai selama ini.
"Karena itu ke 20 peserta yang Kami hadirkan dalam PKM ini adalah para UMKM selain Permata Hati sendiri, disamping juga masyarakat umum yang juga ingin belajar," tambahnya.
Suasana belajar yang berlangsung lancar, aman dan komunikatif itu terasa enak, karena banyak peserta yang bertanya baik soal PKM maupun tentang penggunaan aplikasi yang diciptakan Tim Dosen Universitas Multimedia ini.
"Karena itu Kami merasa beruntung bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya dalam pengelolaan aplikasi Toko Online ini. Di lain pihak, usaha Kami untuk mengabdi ke masyarakat, khususnya bagi UMKM yang ingin maju, juga tersalurkan," tambah Nency.
Karena itu pula baik Rino, Sari dan Nency tak menolak bila ada UMKM lain yang berminat dan tertarik belajar dan memakai produk aplikasinya ini.
"Cuma mungkin sedikit berbeda dengan Permata Hati yang satu tahun pertama ini gratis dan sudah dibayarkan oleh Kemdiksaintek. Bagi UMKM lain yang berminat terpaksa harus membayar domain internetnya sendiri," pungkas Rino.
Padang, - Tiga orang Dosen Universitas Mediamedia Padang melakukan kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) di Galeri Permata Hati Grup, Jl. Bakti Perupuk Tabing Padang, Sabtu (20/6).
Ketiga dosen tersebut di antaranya Gusrino Yanto, M.Kom, Sari Puspita, M.Si dan Nency Extise Putri, M.Kom. Mereka juga dibantu dua orang mahasiswi yakni Ofika Parsyanda dan Husnul Citra Nabila.
Dijelaskan Gusrino Yanto, PKM dari Universitas Metamedia ini mengambil tema "Implementasi Explainable AI-Powered Chatbot Sebagai Sistem Cerdas Optimalisasi Pemasaran Deta Rancak dan Tingkuluak Kreasi Sanggar Permata Hati".
"Alhamdulillah, PKM kami ini dibiayai oleh DPP Kemdiksaintek RI dengan nomor kontrak 213/C3/DT.05.00/PM/2026. Selain Sanggar Permata Hati, PKM Kami ini juga berlangsung di PKBM Farila Ilmi Parupuk Tabing. Dua tempat inilah yang berhasil lolos ketika Kami mengajukan proposal di Kemdiksaintek RI," ujar Rino, panggilan Gusrino.
Dijelaskan, pada dasarnya PKM yang mereka laksanakan adalah bagaimana sanggar Permata Hati bisa memiliki Toko Online atau Web tersendiri untuk memasarkan produk-produknya. Dengan adanya Toko Online dimaksud, Permata Hati bisa menjual produk-produknya, lengkap dengan sistem pembayarannya tanpa harus ribet dengan sistem manual sebagaimana yang dipakai selama ini.
"Karena itu ke 20 peserta yang Kami hadirkan dalam PKM ini adalah para UMKM selain Permata Hati sendiri, disamping juga masyarakat umum yang juga ingin belajar," tambahnya.
Suasana belajar yang berlangsung lancar, aman dan komunikatif itu terasa enak, karena banyak peserta yang bertanya baik soal PKM maupun tentang penggunaan aplikasi yang diciptakan Tim Dosen Universitas Multimedia ini.
"Karena itu Kami merasa beruntung bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya dalam pengelolaan aplikasi Toko Online ini. Di lain pihak, usaha Kami untuk mengabdi ke masyarakat, khususnya bagi UMKM yang ingin maju, juga tersalurkan," tambah Nency.
Karena itu pula baik Rino, Sari dan Nency tak menolak bila ada UMKM lain yang berminat dan tertarik belajar dan memakai produk aplikasinya ini.
"Cuma mungkin sedikit berbeda dengan Permata Hati yang satu tahun pertama ini gratis dan sudah dibayarkan oleh Kemdiksaintek. Bagi UMKM lain yang berminat terpaksa harus membayar domain internetnya sendiri," pungkas Rino.
Tanah Datar. Lintasmedianews.
Dalam rangka Musabaqoh Tilawatil Quran Nasional ( MTQ). Kecamatan Pariangan gelar MTQ. Sebanyak 744 Kafilah dari 14 Kecamatan yang mempertandingkan 12 jenis cabang lomba di ajang MTQ Nasional ke 43 Tingkat Kabupaten Tanah Datar tahun 2026.
Bupati Tanah Datar Eka Putra SE. MM. Membuka secara resmi Musabaqoh Tilawatil Qur'an ( MTQ). Di Lapangan Sepak Bola Nagari Simabur. Kecamatan Pariangan. Jum'at ( 19/6) 2026.Acara berlangsung selama lima hari ( 19 - 23 Juni) 2026.
Kegiatan dihadiri Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Politik Hukum dan Pemerintahan (PHP) Jasman Rizal, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly S. Psi. Ketua DPRD Anton Yondra, dan Wakil Ketua DPRD Nurhamdi Zahari dan beberapa Anggota , KakanKamenag Tanah Datar, Kepala OPD, Unsur Forkopimda, Para Camat dan Wali Nagari se Kabupaten Tanah Datar.
Kegiatan MTQ Nasional ini mengusung tema ' MTQ ke 43 sebagai wahana membumikan Al-qur'an, mempererat Ukhuwah Islamiyah dan mewujudkan Masyarakat Tanah Datar yang Madani "
Acara diawali dengan pembacaan lantunan Ayat Suci Al - Qur'an dengan suara yang merdu memukau membuat para hadirin mengagungkan asma Allahu Akbar.
Bupati Eka Putra dalam sambutan nya menekan kan komitmen terhadap transparansi penilaian Dewan Juri dan pihak terkait untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab , serta menjunjung tinggi prinsip kejujuran, ".
" Ia menegaskan bahwa panitia akan mengambil langkah tegas apa bila ditemukan indikasi pelanggaran yang dapat merusak kredibilitas acara . Pelaksanaan yang adil dan transparan menjadi prioritas demi menjaga martabat kegiatan MTQ ini. ' katanya.
Bupati menambahkan " ajang ini bukan mencari siapa yg juara dan mencari pemenang, lebih dari itu tujuan nya untuk kebersamaan.dan kekompakan . Dewan juri yanh memberi nilai jangan tunggu lama - lama nantik menimbulkan kecurigaan dari para kafilah .transparansi nilai dari panitia jangan sampai souzon . Kita ingin Tanah Datar sebagai contoh di Sumatera Barat. Para Hakim yg hadir di sini betul - betul adil dan transparan memberi nilai '.
" Selamat kepada kafilah dan panitia telah mempersiapkan semua nya. Jaga kesehatan ,kedisiplinan berlomba juga mencari sarana amal dan ibadah " tambah Bupati.
Acara pembukaan dan seremonial dilanjutkan dengan pemukulan tambur sebagai tanda kegiatan MTQ ke 43 di mulai. ( ERM)
Padang, Lintasmedia News,–Kabar gembira bagi lulusan SMA sederajat di Kota Padang yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus memiliki peluang kerja yang jelas setelah lulus. Pemerintah Kota Padang melalui Program Unggulan (Progul) Padang Juara membuka kesempatan beasiswa pendidikan vokasi bekerja sama dengan Politeknik Kirana dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemko Padang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang siap bersaing di dunia kerja. Tidak hanya menawarkan pendidikan berkualitas, program tersebut juga membuka peluang bagi para lulusan untuk berkarier di lingkungan Lion Group, salah satu kelompok usaha penerbangan terbesar di Indonesia.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Menurutnya, pendidikan vokasi saat ini menjadi salah satu jalur yang paling dibutuhkan untuk menjawab tantangan dunia kerja modern. Dengan menghubungkan pendidikan dan kebutuhan industri secara langsung, lulusan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan sesuai kompetensi yang dimiliki.
Program beasiswa tersebut menawarkan tiga program studi unggulan, yakni D4 Teknologi Rekayasa Pemeliharaan Pesawat Udara, D4 Teknologi Rekayasa Avionik, serta D4 Manajemen Logistik. Ketiga program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan sektor penerbangan dan logistik yang terus berkembang di Indonesia.
Keunggulan utama program ini adalah keterhubungannya dengan dunia industri. Proses pembelajaran tidak hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi juga didukung oleh praktik dan pengalaman industri yang terintegrasi dengan ekosistem Lion Group. Mahasiswa akan mendapatkan pembelajaran dari tenaga pengajar profesional serta praktisi yang berpengalaman di bidangnya.
Politeknik Kirana sendiri merupakan institusi pendidikan vokasi yang berada di bawah naungan Lion Group. Kampus tersebut didirikan untuk mencetak tenaga profesional di bidang penerbangan, avionik, serta logistik yang siap terjun ke dunia industri. Dukungan langsung dari berbagai anak perusahaan Lion Group menjadi nilai tambah yang menjadikan kampus ini memiliki daya tarik tersendiri bagi calon mahasiswa.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menjelaskan bahwa program beasiswa ini terbuka bagi lulusan SMA sederajat yang berdomisili di Kota Padang.
Adapun persyaratan utama yang harus dipenuhi peserta antara lain merupakan lulusan tahun 2025 atau 2026, memiliki KTP Kota Padang, serta belum pernah menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Persyaratan tersebut dibuat agar kesempatan beasiswa dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh generasi muda yang baru menyelesaikan pendidikan menengah.
Pendaftaran program telah dibuka melalui laman resmi Politeknik Kirana. Untuk memberikan pemahaman yang lebih lengkap kepada calon peserta dan orang tua, Pemko Padang juga menggelar kegiatan sosialisasi yang membahas berbagai aspek program, mulai dari mekanisme pendaftaran hingga prospek kerja setelah lulus.
Selain sosialisasi, peserta juga akan mengikuti tahapan seleksi yang terdiri dari ujian tahap pertama dan tahap kedua. Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juni 2026 dengan melibatkan siswa dan orang tua agar memperoleh gambaran yang jelas mengenai program yang ditawarkan.
Salah satu alasan utama Pemko Padang memilih Politeknik Kirana sebagai mitra adalah karena tingginya peluang kerja bagi para lulusannya. Keterkaitan langsung dengan industri penerbangan membuat mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan kompetensi yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja.
Sejumlah kerja sama yang telah dijalin Politeknik Kirana dengan berbagai institusi pendidikan sebelumnya juga menunjukkan komitmen kampus tersebut dalam mencetak tenaga profesional yang siap bekerja. Beberapa program bahkan membuka peluang ikatan dinas dan penempatan kerja di lingkungan Lion Group setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan.
Program Beasiswa Padang Juara bersama Politeknik Kirana diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi muda Kota Padang yang unggul, terampil, dan memiliki daya saing tinggi. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, pendidikan yang terhubung langsung dengan kebutuhan industri menjadi salah satu solusi penting dalam menyiapkan masa depan generasi muda.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Padang berharap semakin banyak putra-putri daerah yang memperoleh akses pendidikan berkualitas sekaligus memiliki peluang karier yang lebih luas setelah menyelesaikan studi. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya menjadi sarana memperoleh ilmu, tetapi juga menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih cerah dan sejahtera. (***)
Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi menggelar Seminar Nasional Bukittinggi Kota Perjuangan. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati seratus tahun Jam Gadang tersebut berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Kamis, (18/06).
Gubernur Sumatera Barat diwakili Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Jasman, mengatakan, peringatan 100 Tahun Jam Gadang merupakan momentum penting untuk mengenang sejarah dan menghormati perjalanan panjang perjuangan bangsa. Sejak berdiri pada 20 Juni 1926, Jam Gadang telah berkembang menjadi identitas, kebanggaan, sekaligus simbol sejarah Kota Bukittinggi yang menjadi saksi berbagai fase perjalanan bangsa hingga era pembangunan saat ini.
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, peringatan 100 Tahun Jam Gadang menjadi momentum untuk mengangkat kembali sejarah perjuangan bangsa yang tidak bisa dipisahkan dari Bukittinggi. Ia menyebutkan, Bukittinggi pernah menjadi ibu kota Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dan menjadi penyelamat eksistensi Republik Indonesia saat masa krisis. Karena itu, Bukittinggi sangat layak menyandang predikat Kota Perjuangan, bahkan menjadi daerah yang memiliki khusus berdasarkan nilai sejarah yang dimilikinya.
Sementara itu, Direktur Sejarah dan Permuseuman Kementerian Kebudayaan, Agus Mulyana, memberikan apresiasi kepada Pemko Bukittinggi yang dinilai memiliki kepedulian besar terhadap pelestarian sejarah. Menurutnya, tidak banyak daerah yang secara konsisten menggelar kegiatan untuk mengangkat kembali peran daerahnya dalam perjalanan sejarah bangsa. Ia menilai Bukittinggi memiliki posisi penting dalam sejarah Indonesia, baik sebagai kota yang berkembang pada masa kolonial maupun sebagai pusat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) saat masa revolusi kemerdekaan.
Demikian halnya, Tan Sri Dato' Seri Utama Dr. Rais Yatim, juga menyampaikan, Jam Gadang adalah simbol yang mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan warisan budaya Minangkabau. (Sandra)