Kesbangpol Gelar Padang Harmoni Festival 2026 pada 8–10 Agustus 2026: Memeriahkan HJK Padang ke-357
Lintasmedia News- Memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, Pemerintah Kota Padang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Padang Harmoni Festival 2026 pada 8–10 Agustus 2026.
Kegiatan itu dihadiri oleh Wali Kota Padang Fadly Amran, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Ketua Dekranasda Kota Padang Ny. Dian Puspita Fadly Amran, Wakil Ketua Dekranasda Kota Padang Ny. Sri Hayati Maigus Nasir, Wakil Bupati Nias Selatan Yusuf Nache beserta istri, Wakil Komandan Kodaeral II Padang Laksamana Pertama TNI Mulyadi, Dandim 0312/Padang Kolonel Inf Ferry Adianto, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Ketua DWP Padang Ny. Nova Raju Minropa, unsur Forkopimda Kota Padang dan Provinsi Sumatera Barat, Sekretaris DMDI Muhammad Hasbi, tokoh lintas agama dan tamu undangan lainnya.
Pembukaan festival berlangsung di Panggung Batu Pantai Cimpago, Sabtu malam (8/8/2026), ditandai dengan pemukulan gendang tabuh oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Ketua Dekranasda Kota Padang Ny. Dian Puspita Fadly Amran, dan Wakil Ketua Dekranasda Kota Padang Ny. Sri Hayati Maigus Nasir.
Pembukaan turut dihadiri Wakil Bupati Nias Selatan Yusuf Nache beserta istri, Wakil Komandan Kodaeral II Padang Laksamana Pertama TNI Mulyadi, Dandim 0312/Padang Kolonel Inf Ferry Adianto, unsur Forkopimda Kota Padang dan Provinsi Sumatera Barat, Sekretaris DMDI Muhammad Hasbi, tokoh lintas agama, serta tamu undangan lainnya.
Salah satu pertunjukan yang ditampilkan mengangkat tema “Orang Padang Jalan Barampek”, yang menggambarkan kehidupan masyarakat Kota Padang sebagai rumah bersama bagi berbagai etnis. Pertunjukan tersebut mengangkat empat kelompok etnis yang memiliki peran penting dalam sejarah dan kehidupan Kota Padang, yakni Minangkabau, Melayu, Tionghoa, dan India.
Beragam kesenian turut ditampilkan, di antaranya Tari Baluse dari Nias, Tari Mongol, Tari Mandarin, kesenian India, kesenian Papua, Gending Sriwijaya, Barongsai, dan Tari Minangkabau. Penampilan tersebut menjadi cerminan kekayaan budaya serta keberagaman etnis yang hidup berdampingan di Kota Padang.
Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, Padang Harmoni Festival menjadi momentum untuk menunjukkan wajah Kota Padang sebagai kota yang majemuk, toleran, dan menjunjung tinggi kerukunan antar umat beragam.
“Padang Harmoni Festival ini merupakan festival perdana dalam HJK di Kota Padang. Melalui festival ini kita ingin menunjukkan bahwa Kota Padang adalah kota yang harmonis, toleran, dan kompak menghadapi segala bentuk tantangan, termasuk potensi bencana,” ujarnya.
Fadly Amran juga menyampaikan bahwa HJK Padang tahun ini mengusung tema “Taste of Padang Experience : Road to Gastronomy” sebagai bagian dari komitmen menjadikan Kota Padang sebagai Kota Gastronomi yang mendapat pengakuan UNESCO. Ia menilai sektor kuliner memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
Wali Kota juga mengapresiasi keberadaan masyarakat dari berbagai daerah dan etnis yang telah menjadi bagian dari masyarakat Kota Padang.
Menurutnya, perkembangan Kota Padang tidak terlepas dari kontribusi masyarakat dari berbagai daerah yang datang untuk bekerja, menetap, dan turut membangun kota.
“Saat ini Kota Padang juga tengah mengikuti proses penilaian untuk menjadi kota kreatif yang mewakili Indonesia dalam panggung kota kreatif internasional. Kita berharap Kota Padang bisa lulus sehingga bisa mewakili Indonesia dalam penilaian UNESCO,” ungkapnya.
Wakil Bupati Nias Selatan Yusuf Nache mengapresiasi Pemerintah Kota Padang yang telah menggagas Padang Harmoni Festival sebagai ruang bagi masyarakat Nias di Kota Padang untuk berpartisipasi dan menampilkan kekayaan budayanya.
“Mari kita jaga Padang Kota Tercinta ini, karena Padang Kota Tercinta ini adalah rumah kita bersama yang harus kita lestarikan dan kita jaga. Mari kita berikan pengabdian terbaik dalam menunjang seluruh aspek pembangunan di Kota Padang,” ujarnya.

















