Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 

PADANG (6/6/2026), Lintasmedia News– Tim Humas FC Semen Padang tampil impresif dan keluar sebagai juara Turnamen Mini Soccer JPS Cup 2026 dalam rangka menyambut Piala Dunia 2026 yang memperebutkan Piala Bergilir Andre Rosiade, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI.


Pada partai final yang berlangsung di Lapangan Mini Soccer Doni Sports Hub Padang, Sabtu (6/6/2026), Humas FC Semen Padang menaklukkan Bawaslu Sumbar dengan skor meyakinkan 5-2.


Keberhasilan tersebut melengkapi perjalanan gemilang tim asuhan pelatih Buyung Ismu. Sejak fase penyisihan hingga final, Humas FC Semen Padang menunjukkan dominasi permainan dan produktivitas gol yang tinggi.


Pada laga pembuka, Humas FC Semen Padang membungkam Soccer Jurnalis Biru dengan skor telak 6-0. Oktarizalni Putra menjadi bintang pertandingan dengan mencetak dua gol cepat pada menit pertama dan ketiga. Empat gol lainnya masing-masing disumbangkan oleh Haris, Zikra, serta dua gol dari Rian.

Langkah tim berjuluk Humas FC itu berlanjut ke semifinal menghadapi Bank Nagari. Pertandingan berlangsung lebih ketat, namun dua gol yang dicetak Riko memastikan kemenangan 2-1 sekaligus mengantarkan Humas FC Semen Padang ke partai puncak.


Pada final, semangat juang dan kekompakan tim kembali menjadi pembeda. Menghadapi Bawaslu Sumbar yang juga tampil solid sepanjang turnamen, Humas FC Semen Padang berhasil mengunci kemenangan 5-2 melalui gol yang dicetak oleh Oktarizalni Putra, Budi Kurnia, Hendra Rais, Razi, dan Rian.


Tak hanya membawa pulang trofi juara, Humas FC Semen Padang juga memborong penghargaan individu. Buyung Ismu dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik turnamen, sementara gelar top skor diraih bersama oleh Oktarizalni Putra dan Rian yang tampil tajam sepanjang kompetisi.


Manajer Humas FC Semen Padang, Idris, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih timnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja sama dan kekompakan seluruh pemain, ofisial, serta pelatih.


"Kemenangan ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana turnamen ini menjadi sarana mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang baik antarinstansi dan antarlembaga," ujar Idris yang juga menjabat sebagai Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang.


Ia menegaskan bahwa keikutsertaan dalam JPS Cup sejak awal bukan semata-mata untuk mengejar gelar juara. Semangat utama yang dibawa tim adalah memperkuat silaturahmi melalui olahraga.


"Pada dasarnya, bukan kemenangan yang menjadi tujuan utama kami, melainkan silaturahmi. Alhamdulillah, selain dapat mempererat hubungan dengan berbagai pihak, kami juga berhasil meraih hasil terbaik," katanya.


Ketua JPS Sumbar, Adrian Tuswandi, didampingi Ketua Panitia Fardianto, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, khususnya Humas FC Semen Padang yang berhasil menjadi kampiun.


"Selamat kepada Tim Humas FC Semen Padang yang berhasil menjadi juara. Terima kasih sudah memenuhi undangan kami dan ikut menyukseskan kegiatan ini. Semoga silaturahmi yang terjalin terus terjaga dan semakin kuat," ujarnya.


Adrian yang juga anggota Dewan Pengawas LKBN Antara menegaskan bahwa JPS Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah untuk mempererat hubungan antarwartawan, instansi pemerintah, BUMN, dan berbagai lembaga lainnya.


"Kami berencana mengadakan turnamen ini minimal sekali dalam dua tahun. Bahkan, jika memungkinkan, dapat ditingkatkan menjadi agenda tahunan. Yang paling utama bukan soal siapa yang juara, melainkan bagaimana turnamen ini mampu mempererat silaturahmi dan kebersamaan," kata Adrian.


Gagasan tersebut mendapat dukungan dari Andre Rosiade yang membuka JPS Cup 2026. Menurutnya, JPS Cup memiliki potensi menjadi agenda olahraga yang lebih besar dan mampu menarik partisipasi yang lebih luas.


"Kalau perlu, JPS Cup dilaksanakan dua kali dalam setahun sehingga menjadi perhatian banyak pihak dan mampu menciptakan rekor tersendiri. Ke depan, peserta juga diharapkan semakin banyak agar silaturahmi yang terbangun semakin luas," ujar Andre.


Turnamen Mini Soccer JPS Cup 2026 diikuti delapan tim dari berbagai kalangan, yakni Soccer Jurnalis A, Soccer Jurnalis B, Bank Nagari, Pertamina, Semen Padang, Angkasa Pura InJourney BIM, KPU Sumbar, dan Bawaslu Sumbar.


Keberhasilan Humas FC Semen Padang menjadi juara sekaligus menegaskan bahwa tim yang dihuni para insan komunikasi perusahaan tersebut tidak hanya piawai membangun citra dan komunikasi korporasi, tetapi juga mampu menunjukkan performa terbaik di lapangan hijau. Dengan torehan gelar juara, penghargaan pelatih terbaik, serta gelar top skor, Humas FC Semen Padang menjadi tim paling bersinar dalam gelaran JPS Cup 2026.


Susunan Tim Humas FC Semen Padang


Manajer:

Idris


Ofisial:

- Oktaveri

- Fadhlan Maulana

- Ari Surya Cipta

- Andi Nafani


Pelatih

- Buyung Ismu


Pemain:

- Ricky Adek (Kiper)

- Andika Putra

- Riko

- Razi

- Arris Andra

- Oktarizalni Putra

- Rezy Melano Adam

- M. Zikra

- Harya Fahero (Kapten)

- Budi Kurnia

- Nanda Eka Putra

- Hendra Rais

- Suyitno

- Deri Putra

- Novrian

 

Aceh Timur,Lintasmedia News 

Aceh timur Menindaklanjuti berbagai laporan dan keluhan masyarakat pesisir, khususnya nelayan di Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Ketua DPD GWI Kalimantan Selatan bersama tim melakukan investigasi kontrol sosial pada Jumat (23/05/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk menggali langsung berbagai persoalan yang selama ini dikeluhkan nelayan, mulai dari sulitnya memperoleh BBM subsidi hingga rumitnya pengurusan dokumen kapal.


Kedatangan awak media disambut baik oleh para nelayan yang selama ini merasa suaranya kurang mendapat perhatian. Salah seorang nelayan yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku sudah lama berharap ada pihak yang datang mendengarkan keluhan mereka. Menurutnya, harga BBM yang tinggi dan sulitnya mengakses BBM subsidi menjadi persoalan utama yang mengancam keberlangsungan usaha penangkapan ikan.


Dari hasil penelusuran di lapangan, sejumlah nelayan mengaku enggan berbicara secara terbuka karena khawatir mendapat tekanan dari pihak-pihak tertentu. Bahkan saat investigasi berlangsung, awak media memperoleh keterangan adanya dugaan intimidasi terhadap nelayan yang memberikan informasi kepada wartawan. Salah seorang nelayan mengaku pernah diperingatkan oleh oknum yang disebut berasal dari unsur pengelola kesyahbandaran karena dianggap terlalu banyak memberikan keterangan kepada media.


Persoalan lain yang dikeluhkan adalah sulitnya mengurus dokumen kapal yang menjadi syarat memperoleh BBM subsidi. Beberapa nelayan mengaku proses pengurusan dapat berlangsung lebih dari satu tahun tanpa kejelasan. Akibatnya, banyak nelayan tidak dapat mengakses BBM bersubsidi dan terpaksa membeli solar eceran dengan harga jauh lebih mahal.


Investigasi juga menemukan dugaan ketidaksesuaian antara kuota BBM yang tercantum dalam rekomendasi dengan jumlah BBM yang diterima nelayan. Dalam salah satu dokumen yang diperlihatkan kepada awak media, terdapat kuota hingga 774 liter per bulan, namun nelayan mengaku hanya menerima sekitar 200 liter. Selain itu, sebagian besar nelayan mengaku tidak mengetahui keberadaan barcode maupun log book yang seharusnya menjadi bagian dari mekanisme pengawasan distribusi BBM subsidi.


Kejanggalan lain ditemukan pada dokumen kapal nelayan. Seorang pemilik kapal menunjukkan dokumen yang mencantumkan ukuran kapal GT 3, sementara menurut pengakuannya kapal tersebut berukuran GT 13. Ia juga mempertanyakan adanya foto kapal servis yang tercantum dalam dokumen, bukan foto kapal penangkap ikan yang sebenarnya digunakan untuk melaut.


Keluhan serupa disampaikan nelayan kecil yang hanya memperoleh jatah sekitar 30 liter BBM per bulan. Mereka mengaku tidak pernah mengetahui proses penggunaan barcode maupun pencatatan log book. Dengan keterbatasan kuota tersebut, para nelayan terpaksa membeli solar di luar jalur subsidi dengan harga berkisar Rp15.000 hingga Rp20.000 per liter agar tetap dapat melaut dan menghidupi keluarga mereka.


Saat dikonfirmasi, pihak DKPP Kabupaten Tanah Laut menyampaikan bahwa pengelolaan penyaluran BBM nelayan di Muara Kintap berada di bawah kewenangan instansi tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Namun para nelayan mempertanyakan minimnya transparansi dan koordinasi, mengingat Muara Kintap merupakan bagian dari wilayah administratif Kabupaten Tanah Laut.


Keluhan juga datang dari nelayan yang mengaku pernah menyerahkan dokumen kapal dengan harapan memperoleh BBM subsidi, namun hingga kini tidak lagi menerima jatah sebagaimana dijanjikan. Bahkan, menurut pengakuannya, dokumen kapal yang pernah diserahkan baru dikembalikan setelah adanya kedatangan wartawan yang melakukan investigasi di lokasi.


Para nelayan berharap Presiden Prabowo Subianto, Pertamina, BPH Migas, pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta aparat penegak hukum turun langsung melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap mekanisme penyaluran BBM subsidi di Muara Kintap. Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola kesyahbandaran yang disebut menangani rekomendasi dan distribusi BBM belum memberikan data maupun keterangan resmi terkait daftar penerima BBM subsidi, sehingga tuntutan nelayan terhadap transparansi dan keadilan distribusi BBM masih terus bergema dari pesisir Muara Kintap.

(I)

 

Pasbar,Lintas Media News Com

 

Festival budaya dan UMKM Sumarak Pasa Ekonomi Kreatif Kabupaten Pasaman Barat 2026 resmi dibuka di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Jumat 5/6. Kegiatan yang berlangsung pada 5–7 Juni 2026 itu menjadi wadah promosi produk lokal sekaligus upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pemberdayaan pelaku UMKM di daerah.


Pembukaan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi yang mewakili Gubernur Sumbar. Turut hadir Anggota DPRD Sumbar Zulkenedi Said, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Lila Yanwar, Asisten Administrasi Umum Setda Pasbar Harlina Syahputri mewakili Bupati Pasaman Barat, unsur Forkopimda, kepala OPD, Ketua KPU Pasbar, Direktur Utama Bank Nagari, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.


Dalam sambutannya, Arry Yuswandi menyebut Sumarak Pasa Ekraf menjadi kebanggaan masyarakat Pasaman Barat karena menghadirkan ruang promosi bagi pelaku usaha dan ekonomi kreatif lokal.


Ia mengapresiasi Anggota DPRD Sumbar Zulkenedi Said yang menginisiasi kegiatan melalui dana pokok pikiran Kegiatan terlaksana atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumbar, Pemkab Pasaman Barat, Bank Nagari, dan berbagai pihak lainnya.


Pasaman Barat memiliki potensi besar di sektor ekonomi, kelautan, dan pariwisata. Sinergi seluruh pihak melalui kegiatan seperti ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah serta Sumatera Barat secara keseluruhan," ujar Arry.


Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Pasbar Harlina Syahputri yang membacakan sambutan Bupati Yulianto menegaskan, Sumarak Pasa Ekraf merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif sebagai penggerak utama perekonomian daerah.


Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas pasar produk lokal, meningkatkan daya saing pelaku usaha, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat.


Melalui kegiatan ini, kami berharap produk-produk unggulan Pasaman Barat semakin dikenal luas. Tidak hanya menjadi ajang promosi dan transaksi, tetapi juga melahirkan inovasi dan kolaborasi baru yang mampu menggerakkan perekonomian daerah," kata Harlina.


Anggota DPRD Sumbar Zulkenedi Said menambahkan, pengembangan ekonomi kreatif sejalan dengan program pembangunan nasional dan visi Pemerintah Provinsi Sumbar. Subsektor seperti kuliner, fotografi, seni pertunjukan, dan musik dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan, terutama dalam mendorong kreativitas generasi muda.


Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Lila Yanwar menjelaskan, Sumarak Pasa Ekraf bertujuan meningkatkan promosi dan pemasaran produk ekonomi kreatif serta UMKM lokal Pasaman Barat. Kegiatan ini juga mendorong pengembangan ekraf berbasis budaya dan kearifan lokal.


Selama tiga hari, masyarakat akan disuguhi berbagai agenda, antara lain talkshow, business matching, pementasan tari tradisional, pertunjukan musik, lomba memasak ikan salai, senam massal, serta aktivitas kreatif lain yang melibatkan masyarakat secara langsung.


Peserta terdiri atas pelaku ekraf dan UMKM sektor kuliner, kriya, fesyen, produk lokal unggulan, komunitas kreatif, generasi muda, pelajar, hingga masyarakat umum.


Lila mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat ekonomi kreatif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pasaman Barat.


Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Hari ke-3 peringatan 100 tahun Jam Gadang, Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) 2026 menggelar  seminar bertajuk Literasi Puisi dalam program IMLF Goes to School. Seminar yang melibatkan sekitar 150 siswa tersebut digelar di Aula SMPN 4 Bukitinggi, Jumat (05/06).

Seminar sehari, menghadirkan narasumber Laura Di Corcia dari Switzerland, Italia, yang mendalami literatur Sastra Italia dan sangat kental dengan kehidupan menulis puisi. Laura merupakan salah seorang delegasi dari 38 negara yang mengunjungi Bukittinggi dalam rangka Peringatan 100 tahun Jam Gadang. 

Kepala SMPN 4 Bukittinggi, Drs. Edi Kosla menyampaikan,  dipilihnya SMPN 4 sebagai salah satu sekolah kunjungan oleh tamu internasional, merupakan suatu kehormatan yang luar biasa. Selain karena SMP 4 memiliki latar belakang sejarah di kota Bukitinggi, kedatangan delegasi dari internasional ke SMP 4 sekaligus ingin melihat  sejauh mana litetasi siswa SMPN 4 Bukittinggi di kancah Internasional.
Edi Kosla menyebutkan, sekolah yang dulunya bernama Mulo dizaman penjajahan belanda tersebut menyimpan sejarah perjuangan bangsa, sehingga ditetapkan sebagai salah satu bangunan bersejarah di Kota Bukittinggi. Ia juga mengurai, banyak sekali alumni dari sekolah yang dipimpinnya menjadi orang-orang besar dan sukses di negeri ini. 

Ia berharap melalui seminar tersebut, siswa SMPN 4 Bukittinggi mendapatkan ilmu,  pengalaman dan pencerahan untuk meningkatkan kemampuan literasinya di masa yang akan datang. Edi menambahkan, kesuksesan acara tersebut tidak terlepas dari kerjasama yang baik dari seluruh pihak yakni Dinas Pendidikan dan seluruh keluarga besar SMPN 4 Bukittinggi.

Sementara itu Koordinator Pengawas Sekolah, Aswardi, M.Pd menyampaikan apresiasi kepada IMLF dan SMPN 4 atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia memaparkan, dari hasil survey yang dikeluarkan oleh PISA (Programme for International Student Assessment) yang dilaksanakan 4 tahun sekali, pada tahun 2022, Indonesia masih berada diurutan no.69 dari 81 negara didunia dalam literasi membaca, matematika dan sains. Angka tersebut menunjukkan kemampuan literasi pelajar di Indonesia masih tergolong rendah.  

"Kita bersyukur dengan adanya kegiatan ini, manfaatkanlah momen Seminar Literasi ini untuk menimba ilmu, meningkatkan kompetensi dan pemahaman serta memperoleh pengetahuan baru", Ujarnya. 

Ia berpesan, agar para siswa peserta seminar dapat fokus dan mengikuti kegiatan dengan sungguh-sunguh, sehingga  memperoleh ilmu dan pengetahuan baru yang bermanfaat kedepannya. 

Dalam kesempatan itu, Laura Di Corcia juga menyampaikan rasa bangga dan penghargaan yang tinggi atas sambutan yang hangat dari  keluarga besar SMPN 4 Bukittingi. Ia menyatakan sangat senang dengan sikap dan perilaku anak-anak yang sangat baik, sopan, dan patut diacungi jempol. (Sandra)

 

Aceh Timur , Lintasmedia News 

kebakaran di Gampong Beusa sebrang Kecamatan Peureulak Barat , Aceh Timur pada kamis 4 Juni 2026, yang menghanguskan rumah berkonstruksi kayu akibat Korsleting listrik milik orang tua dari Talitha kamila, siswa kelas 3a MIN 19 Aceh Timur, bantuan langsung disalurkan oleh kepala sekolah Min 19 Aceh Timur. 


Dalam kesempatan tersebut Kepala MIN 19 Husaini,S.Pd.I,saat dikonfirmasi oleh media ini mengatakan beliau bersama dewan guru dan komite telah menyerahkan bantuan tanggap darurat berupa Sembako,Alat tulis,seragam Madrasah dan Uang Tunai sebesar 2.345000 kepada Talihta kamila pada jum,at (05/06/2026).


Lebih lanjut Husaini berharap Talitha kamila dapat sekolah kembali seperti biasa dengan bantuan tersebut, karena informasi yang diterima pihaknya, seragam sekolah juga ikut terbakar dalam kejadian itu,dan Alhamdulillah pihak sekolah juga memberikan seragam baru untuk Talitha kamila mengingat pada hari Senin ini ujian. 


“Bantuan yang disalurkan jangan dilihat dari nilainya dan nominalnya namun keikhlasan para siswa dan guru, untuk dapat sedikit meringankan beban hidup untuk keluarga korban dan semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi Talithakamila,” ungkap Husaini.S.Pd.I

(I)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Salah satu kegiatan dalam rangka memperingati 100 Tahun Jam Gadang adalah Kegiatan pelestarian lingkungan dengan penanaman 1.000 pohon. Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Kapolda Sumatra Barat dan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) 2026 melakukan penanaman 1.000 pohon di kawasan Tabiang Barasok, Kamis (04/06).

Kegiatan penanaman 1.000 pohon yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan ini diinisiasi oleh Kapolda Sumatra Barat bersama IMLF 2026. Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis.

Ibnu mengatakan, kegiatan ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Bukittinggi dalam mewujudkan program Bukittinggi Go Green melalui revitalisasi taman kota, pengembangan geopark, pembangunan berkonsep green building, serta peningkatan ruang terbuka hijau.

"Penanaman 1.000 pohon yang diinisiasi Kapolda Sumatra Barat bersama IMLF 2026 ini menjadi simbol kepedulian kita terhadap lingkungan sekaligus bagian dari peringatan 100 Tahun Jam Gadang. Pohon yang ditanam hari ini merupakan investasi bagi generasi mendatang agar tetap menikmati udara yang bersih, lingkungan yang asri, dan sumber daya alam yang terjaga", ujarnya.
Ia berharap seluruh masyarakat ikut berpartisipasi dalam merawat lingkungan demi terwujudnya Bukittinggi yang semakin hijau, lestari dan gemilang. 

Sementara itu, Kepala Biro SDM Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, memberikan apresiasi atas pelaksanaan IMLF 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang di Kota Bukittinggi. Ia menilai Kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat literasi dan kebudayaan, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pelestarian lingkungan.

"Kami sangat berbahagia dapat berpartisipasi dalam rangkaian IMLF 2026 yang turut memeriahkan peringatan 100 Tahun Jam Gadang. Melalui program Culture Policing, Polda Sumbar terus mendorong kepedulian terhadap lingkungan, termasuk melalui penanaman pohon dan dukungan penyediaan 1.000 bibit pohon untuk kegiatan ini", ungkapnya.

Ia berharap semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut demi kelestarian lingkungan dan kemajuan daerah. (Sandra)


Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Menyemarakkan Peringatan100 Tahun Jam Gadang, Pemerintah Kota Bukittinggi bekerja sama dengan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) 2026 gelar Seminar Utama Jam Gadang dalam Berbagai Perspektif. Kegiatan berlangsung di Balairuang Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Kamis (04/06).

Hadir sebagai narasumber,  Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri, Denny Abdi, sebagai pembicara kunci. Selain itu, sejumlah narasumber dari dalam dan luar negeri turut berbagi pandangan, yakni Prof. Gusti Asnan (Indonesia), Arnaud Kokosky (Belanda), Berthold Damshäuser (Jerman), Nanang Asfrianal (Indonesia) dan Dr. Les Wicks (Australia).

Keberadaan Jam Gadang telah memberikan dampak yang luas terhadap perkembangan Kota Bukittinggi, baik dari sisi perekonomian, sosial, infrastruktur maupun hubungan antardaerah. Seminar ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman mengenai peran Jam Gadang sebagai magnet yang mendorong kemajuan kota. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Syaiful Efendi.
Ia menjelaskan, peringatan 100 Tahun Jam Gadang menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan sejarah sekaligus peran strategis Jam Gadang sebagai ikon Kota Bukittinggi sejak didirikan pada tahun 1926.

Syaiful Efendi juga menguraikan sejarah perubahan bentuk atap Jam Gadang yang mengikuti dinamika sejarah. Mulai dari arsitektur bergaya Eropa pada masa Belanda, berubah menjadi pagoda pada masa pendudukan Jepang, hingga akhirnya menggunakan atap gonjong khas Minangkabau yang menjadi identitasnya saat ini

"Perjalanan sejarah Bukittinggi tidak dapat dipisahkan dari fungsi perdagangan yang berkembang sejak abad ke-18, kemudian diperkuat pada masa pemerintahan kolonial Belanda sebagai pusat pemerintahan dan militer di wilayah Sumatera Barat. Dalam perkembangan tersebut, Jam Gadang dibangun sebagai salah satu penanda penting kota yang hingga kini menjadi simbol Bukittinggi," imbuhnya.(Sandra)


Mentawai,Lintas Media News
Dandim 0319/Mentawai Letkol Inf Bambang Budi Hartanto turun lokasi lakukan pengecekan sekaligus memberikan semangat terhadap personil Satgas Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat di Wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Jumat (05/06/2026)

Kesempatan kali ini, Dandim meninjau pembangunan jembatan penghubung Desa Bukit Pamewa menuju Desa Betumonga yang memasuki tahap Perakitan besi di atas abutment dan Pemasangan Begisting Mal.

Dilokasi, tampak beberapa Personil Satgas selalu bersemangat dan aktif melakukan pekerjaan, agar jembatan penghubung dua Desa Ini dapat selesai tepat Waktu.

“Kita optimis dalam waktu dekat ini, pembangunan jembatan akan diupayakan selesai tepat waktu sehingga bermanfaat bagi masyarakat setempat”, ujar Dandim.

Personil terus menerus dan memaksimalkan pekerjaan setiap hari dan memastikan progres pekerjaan sesuai dengan struktur yang ditetapkan. (Tirman)

MENTAWAI,Lintas Media News
Semangat gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat terus ditunjukkan personel Satgas Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai Tahun Anggaran 2026. Hingga Jumat (05/06/2026), personel satgas terus menggenjot pengerjaan sasaran fisik pembangunan Musholla Al Huda yang berada di Dusun Bukit Pamewa, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Pada tahap pekerjaan saat ini, personel satgas fokus melaksanakan perakitan dan pemasangan rangka kuda-kuda atap musholla. Proses tersebut dilakukan dengan penuh ketelitian agar konstruksi bangunan kokoh dan dapat segera digunakan masyarakat untuk beribadah.

Dandim 0319/Mentawai, Letkol Inf Bambang Budi Hartanto, menyampaikan bahwa pembangunan rumah ibadah merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di wilayah Kepulauan Mentawai.

“Melalui Program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat, kami berharap pembangunan Musholla Al Huda dapat segera selesai sehingga masyarakat memiliki tempat ibadah yang lebih layak, nyaman, dan representatif,” ujar Dandim.

Sementara itu, pengurus Musholla Al Huda Bukit Pamewa menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi atas perhatian pemerintah melalui Program Karya Bakti TNI AD. Mereka mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia beserta seluruh jajaran yang telah menghadirkan program pembangunan yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden dan jajaran pemerintah serta TNI AD yang telah membantu pembangunan musholla ini. Kehadiran Satgas Karya Bakti memberikan harapan dan semangat baru bagi masyarakat Bukit Pamewa. Semoga program ini terus berlanjut dan membawa manfaat bagi daerah-daerah terpencil seperti Mentawai,” ungkap pengurus musholla.

Dengan progres pembangunan yang terus dikebut oleh personel satgas, masyarakat berharap Musholla Al Huda segera rampung dan menjadi pusat kegiatan ibadah serta pembinaan keagamaan bagi warga Bukit Pamewa.(rls)


Padang,Lintas Media News
 Dalam rangka mendukung proses investigasi insiden munisi nyasar yang terjadi di lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP), Tim Investigasi melaksanakan pengujian lapangan terhadap kemampuan jarak capai Pistol G-2 Combat menggunakan munisi kaliber 9 mm produksi PT Pindad jenis 1-TJ di Lapangan Tembak Lanud Sutan Sjahrir, Padang, Jumat (05/06/2026).

Pengujian dilaksanakan melalui penerapan beberapa variasi sudut elevasi tembakan guna memperoleh data empiris terkait karakteristik lintasan proyektil, jarak tempuh, dan potensi capaian maksimum munisi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya ilmiah untuk mendukung analisis balistik, rekonstruksi kejadian, serta verifikasi berbagai temuan yang telah diperoleh selama proses investigasi.

Data hasil pengujian akan dikorelasikan dengan hasil olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan teknis, dan keterangan yang telah dihimpun oleh Tim Investigasi guna menghasilkan analisis yang objektif, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui pendekatan berbasis sains balistik, tim berupaya membangun gambaran yang komprehensif mengenai faktor-faktor yang berkaitan dengan insiden tersebut.

Pemilihan Lanud Sutan Sjahrir sebagai lokasi pengujian didasarkan pada pertimbangan aspek keamanan, keselamatan, dan kelayakan area untuk pelaksanaan uji balistik. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku dengan pengawasan ketat dari personel yang memiliki kompetensi di bidang persenjataan dan investigasi teknis.

Kapendam XX/Tuanku Imam Bonjol Kolonel Kav Taufiq, S.Sos., M.M, menyampaikan hasil pengujian ini akan menjadi salah satu bahan utama dalam penyusunan laporan investigasi guna memastikan setiap kesimpulan yang diambil didasarkan pada data faktual, analisis ilmiah, dan bukti teknis yang valid serta rasa keadilan, Tegas Kapendam.

Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol berharap masyarakat dapat memberikan kepercayaan kepada tim investigasi untuk bekerja secara profesional dan objektif. Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan serta langkah-langkah perbaikan guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.(rls)

 

Pasamanbarat, Lintasmedia News-- Polres Pasaman Barat, Polda Sumatera Barat bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat dan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Barat menggelar inspeksi mendadak (sidak) dalam rangka penertiban pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh Tim Satgas BBM di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Kamis (4/6/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Pasaman Barat Kompol Farel Haris dan melibatkan unsur pemerintah daerah, kejaksaan, Pertamina, serta jajaran Polres Pasaman Barat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Koperindag Pasaman Barat Agusli, Kabid Koperindag Iskandar, Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah (PPUD) Saparuddin, Kasubsi Penuntutan, Eksekusi dan Eksaminasi Christofer Pratama, Kasat Intelkam Polres Pasaman Barat AKP Boby Sandra, Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, Kanit Paminal Ipda Algino Ganaro, serta Chekher SBM 1 BBM Pertamina Wilayah Sumbar Suroto H. Prayogo.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kabag Ops Kompol Farel Haris menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah antisipasi terhadap kelangkaan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah Kabupaten Pasaman Barat.


Menurutnya, sidak tersebut merupakan respons langsung atas keluhan masyarakat yang ramai diperbincangkan di media sosial terkait kelangkaan BBM bersubsidi, khususnya jenis solar, serta sering terjadinya antrean panjang di sejumlah SPBU.


"Kegiatan ini bertujuan untuk memantau secara langsung proses distribusi BBM di lapangan sekaligus merespons keluhan masyarakat yang muncul dalam beberapa waktu terakhir. Kami ingin memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai aturan. Saat ini kami masih sebatas memberikan imbauan dan peringatan keras kepada pengelola SPBU maupun konsumen," ujar Kompol Farel Haris.


Kabag Ops menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Kepolisian dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat serta mencegah praktik-praktik ilegal yang dapat merugikan publik.


Selain melakukan pengecekan terhadap proses distribusi BBM, tim gabungan juga memberikan imbauan kepada pengusaha SPBU agar tidak melakukan kecurangan yang dapat merugikan konsumen maupun masyarakat luas.


Dalam sidak tersebut, petugas turut melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kendaraan yang sedang mengantre di SPBU. Pemeriksaan dilakukan dengan mengecek QR Code dan kondisi tangki kendaraan guna mengantisipasi penggunaan tangki siluman maupun tangki modifikasi yang berpotensi digunakan untuk menyalahgunakan BBM bersubsidi.


Sementara itu, Chekher SBM 1 BBM Pertamina Wilayah Sumbar, Suroto H. Prayogo mengatakan bahwa Pertamina telah membentuk satuan tugas khusus guna mengawasi pendistribusian BBM bersubsidi agar tepat sasaran.


"Kami dari pihak Pertamina sudah memberikan imbauan kepada pengusaha SPBU agar tidak memberikan BBM bersubsidi kepada kendaraan yang memiliki QR Code ganda atau melakukan pengisian BBM dalam jumlah yang tidak wajar," katanya.


Ia menjelaskan bahwa pembelian BBM subsidi telah dibatasi melalui sistem yang terintegrasi dengan QR Code. Oleh karena itu, petugas SPBU memiliki peran penting untuk melakukan verifikasi langsung terhadap pengguna QR Code saat melakukan transaksi pembelian BBM.


Di tempat terpisah, Kepala Dinas Koperindag Pasaman Barat Agusli menyebutkan bahwa kegiatan sidak tersebut dilaksanakan atas arahan langsung Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, yang meminta seluruh unsur terkait turun ke lapangan guna memastikan distribusi BBM tetap aman, lancar dan terkendali.


"Atas arahan Bapak Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, kami diminta segera melakukan pemantauan dan sidak langsung ke SPBU untuk memastikan pasokan BBM aman serta distribusinya berjalan lancar dan tepat sasaran," ujarnya.


Menurut Agusli, pemerintah daerah ingin memastikan dua hal utama dalam pengelolaan BBM di Pasaman Barat, yakni ketersediaan pasokan dan pemerataan distribusi kepada masyarakat.


"Kita ingin memastikan pasokan BBM tersedia dan pendistribusiannya benar-benar merata kepada masyarakat. Pemerintah tidak ingin masyarakat terbebani atau menjadi korban dari penyalahgunaan pengelolaan BBM di SPBU," tegasnya.


Agusli menambahkan, langkah cepat tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas distribusi energi di daerah, terlebih di tengah kondisi geopolitik global yang turut memengaruhi sektor energi dan distribusi BBM secara nasional.


Dalam sidak yang dilakukan di SPBU Batang Toman, Kecamatan Pasaman, serta SPBU Sarik, Kecamatan Luhak Nan Duo, tim gabungan menyoroti potensi praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi, seperti modus lansir menggunakan jeriken tanpa izin maupun pengisian berulang menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi tangkinya.


Petugas juga mengingatkan operator SPBU agar lebih selektif dalam melayani konsumen dan senantiasa mematuhi aturan penyaluran BBM bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku.


Polres Pasaman Barat menegaskan bahwa apabila di kemudian hari ditemukan adanya praktik penimbunan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi, maka akan dilakukan penindakan tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


Melalui kegiatan sidak tersebut, diharapkan distribusi BBM bersubsidi di Kabupaten Pasaman Barat dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. (***)

Mentawai.Lintas Media News
Mengejar pekerjaan dengan waktu yang semakin menipis, Satgas Karya Bakti TNI lembur ngejar target penyelesaian pekerjaan rehab RTLH.

Adapun lembur yang dilakukan Personil Satgas di RTlH Dusun Karoniet Desa Tuapeijat milik keluarga Bapak Tertinus dan Bapak Robert, saat ini tengah pemasangan dinding papan. kamis (04/06/2026)

Dandim 0319 Mentawai Letkol Inf Bambang Budi Hartanto mengatakan, demi mengejar waktu yang semakin mendekat, personil rela lembur memasang dinding rumah milik keluarga penerima manfaat, ujar Dandim.

“Kita optimis meskipun waktu penyelesaian sudah mendekati, semua pekerjaan fisik dibeberapa tempat akan selesai dan dapat bermanfaat bagi masyarakat”, 

Di tempat sasaran yang dikerjakan Bapak Tertinus dan Bapak Robert selaku yang berhak dan layak mendapat Bantuan RTLH ( Rumah Tidak Layak Huni) berterima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dan Kepada TNI AD atas Karya Bakti yang dilakukan di Mentawai pungkasnya.(rls)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.