Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA asahan Bali Balikpapan banjir Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar bintan Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang karate Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan lpm Al itqan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau lubuk Sikaping Magelang Malalak mandailing natal Manggarai Timur Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar polres Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang tanjung balai TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM wakil walikota Padang walikota Padang walikota solok

Pasbar,Lintas Media News Com


Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan bersama Komandan Kodim 0305 Pasaman Letkol Inf. Darmawan Hendra Wijaya memantau pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari di Kecamatan Luhak Nan Duo dan Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Rabu 14/10 


Dalam kegiatan tersebut, rombongan turut didampingi anggota DPRD Pasbar dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.


Pemantauan diawali di TPS 04 Nagari Jambak Selatan, kemudian dilanjutkan ke TPS 01 Nagari Ophir, TPS 01 Nagari Pujorahayu, TPS 08 Nagari Mahakarya, serta TPS 01 dan TPS 05 Nagari Padang Harapan. Rombongan selanjutnya mengunjungi TPS 01 Nagari Sasak dan mengakhiri pemantauan di TPS 02 Ranah Pasisie.


Usai pemantauan, Wabup M. Ihpan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan Pilwana, mulai dari penyelenggara, aparat keamanan, hingga masyarakat yang menggunakan hak pilihnya.


Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang telah mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) sejak pagi hari.


Pelaksanaan Pilwana ini berjalan lancar, aman, dan terkendali berkat kerja sama seluruh pihak, baik penyelenggara maupun masyarakat. Kami juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. Jika ditemukan kendala di lapangan, hendaknya segera diselesaikan dengan baik sesuai mekanisme yang berlaku. 


Sementara itu, Dandim 0305 Pasaman Letkol Inf. Darmawan Hendra Wijaya menilai pelaksanaan Pilwana, khususnya dari sisi manajemen, alur, dan mekanisme di TPS, telah berjalan dengan baik. Penerapan sistem pemungutan suara elektronik (e-voting) dinilai mendukung proses yang lebih efisien, tertata, dan memudahkan rekapitulasi hasil suara.


Menurutnya, sistem tersebut juga mendukung transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan Pilwana. Dari sisi keamanan, situasi di sejumlah TPS yang dikunjungi terpantau aman dan kondusif.


Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI, Polri, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pilwana. Apabila terdapat kendala atau permasalahan, diharapkan dapat diselesaikan secara berjenjang sesuai ketentuan yang berlaku,tegasnya.


Pemantauan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama unsur TNI, DPRD, dan perangkat daerah untuk memastikan pelaksanaan Pilwana berlangsung tertib serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk menggunakan hak pilih secara aman dan bertanggung jawab.

 

pasamanbarat.Lintasmedia news -- Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H meresmikan Musala Darul Agung yang berada di lingkungan Markas Komando (Mako) Polsek Pasaman, Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (14/10/2026).


Peresmian musala tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan mental dan rohani personel Polri, sekaligus meningkatkan nilai-nilai keimanan, moralitas, dan integritas dalam pelaksanaan tugas Kepolisian.


Dalam sambutannya, Kapolres Pasaman Barat menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Musala Darul Agung, khususnya jajaran Polsek Pasaman dan para donatur.


“Terima kasih kepada seluruh jajaran Polsek Pasaman dan para donatur yang telah berpartisipasi dalam pembangunan Musala Darul Agung Polsek Pasaman,” ujarnya.


Menurutnya, keberadaan musala di lingkungan Polsek Pasaman tidak hanya berfungsi sebagai tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi sarana pembinaan rohani dan mental bagi personel Kepolisian.


Melalui fasilitas ibadah tersebut, diharapkan tumbuh kesadaran spiritual yang semakin kuat sehingga setiap anggota Polri dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


“Keberadaan musala ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah bagi personel, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental dan rohani guna membentuk anggota Polri yang beriman, berintegritas, humanis, serta senantiasa mengedepankan pelayanan yang tulus dan berkeadilan kepada masyarakat,” ungkapnya.


Rangkaian kegiatan peresmian juga diisi dengan penyampaian sepatah kata oleh tokoh agama, dilanjutkan ceramah agama oleh ustaz dan doa bersama.


Dalam tausiah tersebut, disampaikan pesan tentang keutamaan membangun rumah ibadah sebagai bentuk amal jariah. Pembangunan rumah Allah diharapkan menjadi ladang pahala bagi setiap orang yang turut berkontribusi, baik melalui tenaga, pikiran maupun materi.


Pesan keagamaan itu sekaligus mengajak seluruh pihak untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan keikhlasan dalam mendukung kegiatan keagamaan serta mempererat hubungan silaturahmi.


Prosesi peresmian kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan plakat peresmian Musala Darul Agung oleh Kapolres Pasaman Barat, yang diikuti rombongan, serta pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya musala tersebut.


Dengan diresmikannya Musala Darul Agung, diharapkan fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh personel Polsek Pasaman untuk beribadah dan memperkuat pembinaan rohani, serta menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja kepolisian yang religius, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (HumasResPasbar)




PADANG, Lintas Media News
 Warga Kota Padang dibuat resah dengan kembalinya fenomena antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Menanggapi keluhan masyarakat yang kian memuncak ini, Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, langsung bergerak cepat dengan menggelar rapat khusus bersama Komisi II DPRD Kota Padang.

Muharlion pada Rabu, 14 Oktober 2026, bertempat di ruang kerjanya kepada awak media membeberkan, berbagai temuan penting di lapangan. Ia menyoroti bahwa laporan awal investigasi terkait dugaan adanya mobil-mobil tertentu yang mengindikasikan pelanggaran belum sepenuhnya terungkap ke publik secara transparan.

Meski demikian, pihak berwenang dan instansi terkait memberikan garansi penuh bahwa seluruh pasokan BBM yang masuk ke SPBU di Kota Padang murni berasal dari Pertamina. Mereka memastikan tidak ada pasokan minyak ilegal dari luar Pertamina, termasuk isu miring soal minyak dari Palembang yang sempat beredar di tengah masyarakat.

Kendati pasokan diklaim aman dan terkontrol secara sistem, realita di lapangan menunjukkan antrean panjang kendaraan masih sering terjadi hingga berjam-jam. Bahkan, para sopir truk dan angkutan umum harus rela mengantre sejak dini hari demi mendapatkan jatah BBM untuk beroperasi.

Menyikapi hal tersebut, pihak DPRD Kota Padang mendesak agar kuota penambahan subsidi BBM sebesar 15 hingga 8 persen dapat dioptimalkan dengan baik. DPRD juga meminta PT Pertamina Patra Niaga bersama para pemilik SPBU untuk segera mengevaluasi dan membenahi sistem antrean agar tidak melumpuhkan arus lalu lintas.

Salah satu opsi solusi taktis yang disoroti adalah penataan jam operasional penyaluran BBM, khususnya bagi kendaraan besar atau truk. Jam-jam sibuk di jalan raya dinilai perlu diatur ulang agar operasional kendaraan pengangkut tidak memperparah kemacetan di jalur-jalur utama Kota Padang.

Terkait efektivitas penerapan QR Code yang digagas Pemko Padang, Muharlion menyebut hal ini perlu dievaluasi menyeluruh. Lokasi dan jarak tempuh SPBU yang terbatas menjadi kendala tersendiri yang memicu penumpukan kendaraan di titik-titik tertentu.

Oleh karena itu, DPRD Kota Padang mendorong Dinas Perhubungan dan pihak terkait untuk mengkaji ulang persebaran titik layanan dan pola pengawasan di lapangan. Penambahan kuota atau perluasan akses di wilayah lain dinilai mendesak agar distribusi BBM bisa lebih merata dan adil bagi seluruh warga.

Sebagai langkah akhir, DPRD Kota Padang berjanji akan terus mengawal persoalan ini hingga tuntas demi kenyamanan masyarakat luas. Bagaimanakah tindak lanjut dari evaluasi ketat yang dijanjikan oleh DPRD Kota Padang ini ke depannya? (*)


 

 
PADANG,Lintas Media News
 Isu hangat mengenai dugaan bahan bakar minyak (BBM) bercampur zat lain dan fenomena antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kota Padang akhirnya memicu tindakan cepat dari legislatif. 

Komisi II DPRD Kota Padang menggelar rapat penting dengan memanggil pihak Pertamina, dan Dinas Perdagangan Kota Padang, Rabu, 14 Oktober 2026, bertempay di rungan kerja Komisi II setempat. Hadir pada kesempatan itu Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, Ketua Komisi II Rachmad Wijaya, anggota Miswar Jambak, Arnedi Yarmen dan Yoserizal Effendi. 

Rapat intensif yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya, ini mengupas tuntas berbagai persoalan yang tengah meresahkan masyarakat. Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, terungkap sejumlah fakta penting terkait perkembangan investigasi di lapangan yang dinantikan oleh publik. Kehadiran lintas instansi ini diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret atas polemik BBM yang dikeluhkan warga.

Terkait kasus dugaan BBM yang tercampur zat lain hingga menyebabkan kendaraan konsumen mengalami mogok atau "ndut-ndutan", Rachmad Wijaya kepada awak media usai rapat menjelaskan bahwa sampel bahan bakar telah dikirimkan ke laboratorium Lemigas di pusat untuk diuji secara teknis. Kendati demikian, hingga saat ini hasil uji laboratorium tersebut belum keluar. Pihak DPRD menegaskan bahwa mereka belum bisa menyimpulkan letak kesalahan atau pihak yang bertanggung jawab secara pasti sebelum hasil uji lab resmi dirilis.

Meski hasil uji laboratorium masih dalam proses penantian, apresiasi diberikan kepada bentuk kepedulian Pertamina. Pihak Pertamina telah bergerak cepat dengan memberikan bantuan kepada masyarakat atau korban yang kendaraannya mengalami mogok serta gangguan akibat permasalahan BBM ini. Langkah humanis ini setidaknya dapat meringankan beban para pengendara yang terdampak langsung di jalanan Kota Padang.

Kualitas BBM dari Sisi Depot Dipastikan Aman

Berdasarkan evaluasi awal mengenai standar kualitas produk, pihak Pertamina memastikan bahwa kualitas BBM yang keluar dari Depot atau Fuel Terminal telah sesuai spesifikasi (on spec). Pengujian internal dari sisi suplai utama menunjukkan tidak adanya anomali kualitas sebelum BBM tersebut didistribusikan ke jaringan SPBU.

Menepis kekhawatiran publik bahwa seluruh SPBU di Padang bermasalah, langkah pengecekan menyeluruh telah dilakukan. Rachmad Wijaya menyebutkan bahwa pengambilan sampel di seluruh SPBU di Kota Padang telah tuntas dilaksanakan dan hasilnya dinyatakan aman. Hal ini menepis spekulasi liar bahwa seluruh jaringan SPBU di ibu kota provinsi Sumatera Barat ini terkontaminasi.

DPRD Kota Padang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh berbagai informasi yang belum teruji kebenarannya. Pihak legislatif berkomitmen mengawal kasus ini hingga tuntas dan transparan. Keputusan serta analisis mendalam terkait akar permasalahan baru akan diambil oleh dewan setelah data otentik berupa hasil uji lab Lemigas pusat diterima secara resmi.

Antrian di SPBU

Selain kasus dugaan kontaminasi zat lain, rapat ini juga menyoroti akar penyebab antrean panjang kendaraan yang kerap mengular di berbagai SPBU di Kota Padang. Koordinasi lintas instansi terus digenjot agar distribusi energi ini bisa kembali normal, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas serta kelancaran lalu lintas masyarakat sehari-hari.

Komisi II DPRD Kota Padang berjanji tidak akan tinggal diam dan akan terus memantau perkembangan penanganan kasus ini secara berkala. Kolaborasi antara Dinas Perdagangan, Pertamina, dan perbankan pendukung seperti Bank Nagari juga diarahkan untuk memperkuat pengawasan distribusi serta perlindungan konsumen di sektor energi lokal.

Kasus ini menjadi pelajaran penting pentingnya sinergi antara pengawasan legislatif, ketegasan korporasi energi, dan perlindungan konsumen. Masyarakat Padang kini menaruh harapan besar agar hasil investigasi laboratorium segera diumumkan secara terbuka, sehingga kejelasan hukum serta rasa aman bagi para pengendara dapat segera pulih secepatnya. (*) 


LINTASMEDIANEWS.COM, DHARMASRAYA –Pemkab Dharmasraya melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Kumperdag) Kabupaten menyelesaikan pembangunan lapak usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Blok B Sitiung 1, tepatnya di samping kanan lapangan bola Koto Agung, Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung.


Kepala Dinas Kumperdag Dharmasraya, Alfiandri, di Pulau Punjung, Rabu (14/10/2026), mengatakan pembangunan fasilitas tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam memfasilitasi pelaku UMKM sekaligus mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.


Menurutnya, keberadaan lapak tersebut diharapkan dapat menjadi tempat bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha, memperluas aktivitas perdagangan, serta meningkatkan pendapatan keluarga.


“Pembangunan lapak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyediakan sarana pendukung bagi pelaku UMKM. Kita berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga mampu mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.


Alfiandri menjelaskan, pembangunan lapak UMKM tersebut juga merupakan realisasi komitmen Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, kepada masyarakat Nagari Sungai Duo, khususnya terkait penataan kawasan yang menjadi salah satu pusat keramaian masyarakat.


Kawasan Blok B Sitiung 1 yang berada di sekitar lapangan bola Koto Agung dinilai memiliki potensi untuk mendukung aktivitas ekonomi warga. Karena itu, penyediaan fasilitas perdagangan di lokasi tersebut diharapkan dapat membuat kegiatan usaha masyarakat lebih tertata dan nyaman.


Bangunan lapak yang telah diselesaikan tersebut dirancang untuk menampung empat lapak usaha. Fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menjalankan berbagai kegiatan perdagangan sesuai kebutuhan dan peluang usaha setempat.


Sementara itu, Wali Nagari Sungai Duo, Ali Amran, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, beserta jajaran pemerintah daerah atas pembangunan fasilitas tersebut.


Ia mengatakan keberadaan lapak UMKM itu menjadi dukungan bagi masyarakat, terutama warga yang ingin mengembangkan usaha di kawasan Blok B Sitiung 1.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya atas pembangunan lapak ini. Semoga fasilitas tersebut bermanfaat bagi masyarakat dan dapat meningkatkan perekonomian warga Sungai Duo,” ujarnya.


Melalui pembangunan sarana perdagangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berharap pelaku UMKM memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usaha, sekaligus mendukung penataan kawasan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Nagari Sungai Duo. (el)

KEPULAUAN MENTAWAI, LINTASMEDIA NEWS– Kodim 0319/Mentawai menggelar penyuluhan pemanfaatan dan konservasi hutan bagi masyarakat di Dusun Rokot, Desa Matobe, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.


Penyuluhan menghadirkan Edi Sucipto, S.Hut., dari Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Mentawai sebagai narasumber. Ia memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga ekosistem hutan sekaligus memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu memahami dampak kerusakan hutan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta berperan aktif dalam menjaga kelestarian hutan demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.


Penyuluhan tersebut juga menjadi upaya memperkuat sinergi antara TNI, instansi terkait, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan pengetahuan dan kesadaran lingkungan.


Melalui TMMD ke-130, Kodim 0319/Mentawai mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan agar pemanfaatan sumber daya alam tetap sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Kepulauan Mentawai.(Fais)



KEPULAUAN MENTAWAI – Personel TNI dan Polri bahu-membahu mengangkut pipa untuk mempercepat pembangunan sarana air bersih dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0319/Mentawai di Dusun Pogari, Desa Goiso’oinan, Kabupaten Kepulauan Mentawai.


Kebersamaan tersebut menjadi wujud nyata sinergi TNI-Polri dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya penyediaan akses air bersih.


Pengangkutan pipa dilakukan untuk mendukung sasaran fisik program Tentara Manunggal Membangun Air Bersih, termasuk pembangunan bak penampung air yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga setempat.


Program ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan sarana air bersih yang lebih memadai. Ketersediaan air bersih sangat penting untuk menunjang kebutuhan rumah tangga sekaligus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.


Keterlibatan personel TNI dan Polri dalam mengangkut material juga mencerminkan semangat gotong royong dan kekompakan dalam menyukseskan setiap tahapan pelaksanaan TMMD.


Melalui TMMD ke-130, Kodim 0319/Mentawai tidak hanya mendorong pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Sinergi TNI-Polri bersama masyarakat diharapkan terus terjaga sehingga pembangunan sarana air bersih di Dusun Pogari dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga Desa Goiso’oinan.(Fais)


KEPULAUAN MENTAWAI – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0319/Mentawai mulai mengerjakan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Hamidi (60) di Desa Goiso’oinan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Pengerjaan ini menjadi salah satu upaya membantu warga mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman.


Dalam pelaksanaan pengerjaan, personel TNI dan Polri yang tergabung dalam Satgas TMMD terlihat bahu-membahu mengerjakan sasaran fisik tersebut. Kebersamaan kedua institusi ini mencerminkan sinergi dalam mendukung pembangunan desa sekaligus membantu mengatasi kesulitan masyarakat.


Program RTLH merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD ke-130 yang dilaksanakan Kodim 0319/Mentawai. Melalui program ini, diharapkan kondisi hunian penerima manfaat dapat menjadi lebih aman, layak, dan nyaman bagi keluarga.


Hamidi selaku penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia mengaku terharu karena rumahnya mendapat perhatian melalui program TMMD yang diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan keluarganya.


Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kedekatan aparat dengan masyarakat. Kolaborasi TNI-Polri dalam pengerjaan RTLH menjadi bagian dari upaya bersama mendukung kesejahteraan warga di wilayah pedesaan.


Melalui TMMD ke-130, Kodim 0319/Mentawai terus mendorong percepatan pembangunan di daerah sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di Kabupaten Kepulauan Mentawai.(Fais)

KEPULAUAN MENTAWAI – Kodim 0319/Mentawai menggelar penyuluhan pemanfaatan dan konservasi hutan bagi masyarakat di Dusun Rokot, Desa Matobe, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.


Penyuluhan menghadirkan Edi Sucipto, S.Hut., dari Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Mentawai sebagai narasumber. Ia memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga ekosistem hutan sekaligus memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana dan berkelanjutan.


Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu memahami dampak kerusakan hutan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta berperan aktif dalam menjaga kelestarian hutan demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.


Penyuluhan tersebut juga menjadi upaya memperkuat sinergi antara TNI, instansi terkait, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan pengetahuan dan kesadaran lingkungan.


Melalui TMMD ke-130, Kodim 0319/Mentawai mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan agar pemanfaatan sumber daya alam tetap sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Kepulauan Mentawai.(Fais)

LINTASMEDIANEWS.COM, DHARMASRAYA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Dharmasraya menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemantapan Pengaplikasian SRIKANDI dengan fokus pada pengenalan fitur baru dan pemberkasan arsip, di Aula Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Dharmasraya, Koto Padang, Rabu (14/10/2026).


Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya, Asri, S.Pd., M.M., tersebut diikuti 64 peserta yang terdiri atas Admin Tata Usaha (TU) dan Konseptor dari perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.


Dalam arahannya, Asri menyampaikan bahwa implementasi aplikasi SRIKANDI merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.


Oleh karena itu, peningkatan pemahaman dan keterampilan aparatur dalam mengoperasikan aplikasi SRIKANDI perlu terus dilakukan agar pemanfaatannya berjalan optimal.


“Aplikasi SRIKANDI merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel melalui pengelolaan arsip dan administrasi persuratan secara elektronik yang tertib, terpadu, dan mudah diakses,” jelasnya.


Asri juga menekankan pentingnya peran Admin Tata Usaha dan Konseptor dalam mendukung kelancaran administrasi persuratan serta pengelolaan arsip dinamis secara elektronik.


Kedua unsur tersebut diharapkan mampu memahami alur kerja aplikasi, memanfaatkan fitur yang tersedia, serta melaksanakan pemberkasan arsip secara tertib dan sesuai dengan kaidah kearsipan.


Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber yang merupakan arsiparis dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Dharmasraya.


Materi bimbingan teknis difokuskan pada penguatan tata kelola kearsipan melalui implementasi aplikasi SRIKANDI, pengenalan dan pemahaman fitur-fitur terbaru, tata cara penggunaan fitur sesuai kebutuhan administrasi, serta praktik pemberkasan arsip elektronik.


Melalui materi tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam mengelola naskah dinas, mengelompokkan arsip berdasarkan klasifikasi yang sesuai, serta memastikan arsip tersimpan secara sistematis sehingga mudah ditemukan kembali saat dibutuhkan.


Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah untuk meningkatkan koordinasi dan menyamakan pemahaman antara Admin Tata Usaha dan Konseptor dalam mengimplementasikan SRIKANDI di masing-masing perangkat daerah.


Dengan pemahaman yang baik, berbagai kendala dalam penggunaan aplikasi diharapkan dapat diminimalkan sehingga pelaksanaan administrasi pemerintahan berbasis elektronik berjalan lebih lancar.


Kegiatan ini merupakan salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam memperkuat transformasi digital di bidang administrasi pemerintahan dan kearsipan.


Melalui optimalisasi penggunaan SRIKANDI, pengelolaan persuratan dan arsip diharapkan semakin tertib, informasi lebih mudah ditemukan, serta tata kelola pemerintahan semakin efektif dan akuntabel, sejalan dengan semangat SRIKANDI berjalan, arsip tertata, informasi mudah ditemukan.(el)

 

PADANG, Lintasmedia News- Menjelang penghujung tahun anggaran, fungsi pengawasan terhadap pembangunan fisik dan program pemerintah kota semakin diintensifkan. Komisi III DPRD Kota Padang melakukan kegiatan kunjungan lapangan krusial guna meninjau langsung progres serta efektivitas sejumlah program strategis yang sedang berjalan di tengah masyarakat.


Kegiatan blusukan dan peninjauan lapangan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Padang, Helmi Moesim, dengan didampingi oleh sejumlah anggota Komisi III serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait. Lokasi yang dikunjungi adalah Pasar Raya, Kota Tua, dan Jalan 2 Jalur di depan Plaza Andalas Padang dan lain-lainnya.


Langkah proaktif ini dilakukan untuk memastikan setiap program pembangunan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi warga. Dalam keterangannya yang disampaikan melalui sambungan telepon selular pada Selasa, 13 Oktober 2026, Helmi Moesim menjelaskan bahwa agenda utama kegiatan ini adalah mengevaluasi program-program strategis di bawah naungan pemerintah kota. Evaluasi ini menjadi instrumen penting karena sudah memasuki penghujung tahun.


"Kita lakukan karena sudah mulai penghujung tahun. Kita ingin melihat sejauh mana progresnya, dan tidak jauh deviasinya," ujar Helmi Moesim dalam wawancara tersebut. Menurutnya, pengawasan ketat diperlukan agar pelaksanaan di lapangan tidak mengalami penyimpangan yang signifikan dari perencanaan awal.


Lebih lanjut, politisi Golkar yang akrab disapa Bang Ay tersebut menegaskan bahwa jika ditemukan kendala teknis maupun non-teknis akibat suatu hal di lapangan, maka pihak legislatif bersama eksekutif langsung duduk bersama untuk mendiskusikannya. Hal ini bertujuan agar solusi cepat bisa segera dirumuskan demi kebaikan bersama.


Tujuan akhir dari pengawasan intensif ini adalah memastikan seluruh proyek fisik maupun program kerja dapat terealisasi 100 persen sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Pihaknya tidak ingin ada progres yang terbengkalai, mengingat hal tersebut berkaitan langsung dengan efektivitas anggaran serta kelangsungan mitra kontraktor di lapangan.


Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan sejauh ini, Helmi menyebutkan bahwa ada beberapa temuan yang menjadi catatan penting. Untuk pengerjaan di sektor basement, progresnya dinilai cukup baik dan menggembirakan karena telah mencapai angka sekitar 97 persen dan mendekati tahap penyelesaian akhir.


Kendati demikian, Komisi III juga mendapati sejumlah kendala di lapangan, salah satunya pada proyek air mancur yang mencatatkan deviasi kurang dari dua persen. Kendala utamanya berkaitan dengan pemasangan instalasi kelistrikan (KWH meter) yang harus segera diselesaikan agar sistem dapat beroperasi secara optimal.


Menutup wawancara tersebut, Helmi Moesim berharap seluruh kendala teknis, termasuk pemasangan listrik dan penyelesaian detail pekerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi, dapat segera dituntaskan oleh pihak terkait. Komisi III DPRD Kota Padang akan terus mengawal proses ini hingga seluruh program akhir tahun tuntas tanpa hambatan berarti. (*) 


Pewarta: Zamri Yahya, WU

JAKARTA (13/10/2026), Lintasmedia News— PT Semen Padang meraih penghargaan Top CSR of the Year 2026 dari INFOBRAND.ID dan TRAS N CO Indonesia. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas pentingnya Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan semen tertua di Asia Tenggara tersebut dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, serta pembangunan berkelanjutan.


Penghargaan tersebut diserahkan oleh CEO INFOBRAND.ID Susilowati Ningsih bersama CEO TRAS N CO Indonesia yang juga Ketua Umum Asosiasi Brand Indonesia Tri Rahardjo. Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar dalam acara Indonesia Corporate Forum 2026 di Grand Capital Ballroom, Manhattan Hotel Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Indonesia Corporate Forum 2026 kali ini mengusung tema “The Future of Corporate Branding: Integrating CSR, ESG & SDGs for Sustainable Growth”, yang menyoroti pentingnya mengintegrasikan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR), prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG), serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) ke dalam strategi perusahaan untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.


CEO INFOBRAND.ID Susilowati Ningsih menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada perusahaan dan para pemimpin perusahaan yang menunjukkan kontribusi terhadap keberlanjutan bisnis sekaligus pembangunan berkelanjutan.


Menurutnya, tanggung jawab sosial perusahaan menjadi salah satu aspek penting dalam membangun reputasi dan kepercayaan publik. Pelaksanaan CSR yang terarah dan berkesinambungan dapat memperkuat hubungan perusahaan dengan masyarakat sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap berbagai tantangan sosial dan lingkungan.


CEO TRAS N CO Indonesia sekaligus Ketua Umum Asosiasi Brand Indonesia Tri Rahardjo menekankan pentingnya integrasi CSR, ESG, dan SDGs dalam membangun nilai perusahaan yang berorientasi jangka panjang.


Dalam konteks tersebut, pelaksanaan tanggung jawab sosial tidak hanya berkaitan dengan kegiatan bantuan atau program sosial, tetapi juga bagaimana perusahaan mengintegrasikan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan ke dalam strategi bisnis. Pendekatan ini menjadi penting untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap perusahaan.


Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kontribusi kepada masyarakat dan lingkungan.


“Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kontribusi perusahaan kepada masyarakat dan lingkungan. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada INFOBRAND.ID dan TRAS N CO Indonesia, para pemangku kepentingan, pemerintah daerah, masyarakat, mitra kerja, serta seluruh insan PT Semen Padang yang telah bersinergi dan mendukung pelaksanaan program CSR PT Semen Padang,” ujarnya.


Menurut Pri Gustari, tanggung jawab sosial perusahaan tidak semata-mata dimaknai sebagai pelaksanaan kewajiban sosial, tetapi juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat. Melalui program yang terarah dan berkelanjutan, perusahaan berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya kemandirian di berbagai sektor kehidupan.


“Bagi kami, CSR bukan sekadar menjalankan tanggung jawab sosial, tetapi merupakan komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat, menciptakan kemandirian, dan menghadirkan manfaat yang berkelanjutan,” katanya.


Penghargaan tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat PT Semen Padang untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, lingkungan, dan pembangunan daerah. Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memastikan program tanggung jawab sosial berjalan sesuai kebutuhan serta memberikan manfaat yang nyata.


Pri Gustari menjelaskan, dampak nyata program CSR tidak hanya diukur dari pembangunan fisik atau tersedianya fasilitas bagi masyarakat. Bagi PT Semen Padang, perubahan kehidupan masyarakat menuju kondisi yang lebih mandiri merupakan salah satu indikator penting keberhasilan program pemberdayaan.


Keberhasilan tersebut dapat terlihat ketika masyarakat mampu mengembangkan usaha, memperoleh akses pendidikan yang lebih baik, serta menjaga lingkungan di sekitarnya secara mandiri. Dengan demikian, program sosial diharapkan tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi juga memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengembangkan potensi dan memenuhi kebutuhan hidupnya.


“Yang paling membuat kami puas bukan sekadar bangunan atau fasilitas yang sudah berdiri, tetapi melihat masyarakat menjadi mandiri, mampu berusaha sendiri, anak-anak bisa bersekolah dengan tenang, dan lingkungan mereka tetap terjaga. Mereka yang dahulu menunggu bantuan, sekarang bisa membantu diri sendiri. Itulah dampak yang paling nyata dan paling berkesan bagi kami,” ungkapnya.


Pandangan tersebut menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat membutuhkan pendekatan yang tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Program sosial perlu diarahkan untuk meningkatkan kapasitas penerima manfaat, mengembangkan potensi ekonomi lokal, serta membangun kemampuan masyarakat dalam mempertahankan keberlanjutan program.


Melalui pendekatan tersebut, manfaat program diharapkan tetap berkembang setelah pendampingan perusahaan berakhir. Masyarakat pun dapat mengambil peran lebih besar sebagai pelaku utama dalam menjaga keberlanjutan manfaat program sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki di lingkungannya.


Dalam pelaksanaan CSR, PT Semen Padang menempatkan keberlanjutan manfaat dan partisipasi masyarakat sebagai aspek penting. Program yang baik tidak hanya menghasilkan capaian dalam jangka pendek, tetapi juga mampu mendorong perubahan positif yang bertahan dalam jangka panjang.


Pri Gustari menyebutkan, penghargaan yang diberikan oleh INFOBRAND.ID dan TRAS N CO Indonesia menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program sosial dan lingkungan.


“Keberhasilan itu kami lihat dari manfaat yang bertahan lama dan masyarakat yang ikut menjaganya sendiri. Penghargaan dari TRAS N CO Indonesia dan INFOBRAND.ID ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus memperbaiki apa yang telah dilakukan. Pengakuan ini membuat kami semakin yakin dan bersemangat untuk melanjutkan upaya pemberdayaan dengan hasil yang lebih baik,” tuturnya.


Ia menambahkan, evaluasi program perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pelaksanaannya tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan dapat memberikan manfaat yang lebih terukur, tepat sasaran, serta mendukung penguatan kapasitas masyarakat di berbagai bidang.


Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, pendekatan tersebut juga sejalan dengan pentingnya mengintegrasikan aspek sosial dan lingkungan ke dalam strategi perusahaan. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat hubungan yang saling mendukung antara perusahaan, masyarakat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya.


Pelaksanaan CSR PT Semen Padang juga berkaitan dengan berbagai inisiatif pemberdayaan ekonomi dan pelestarian lingkungan yang telah dipublikasikan perusahaan. Sejumlah inisiatif tersebut antara lain pengembangan budidaya kaliandra merah, konservasi ikan bilih, serta pemberdayaan usaha mikro dan kecil (UMK).


Budidaya kaliandra merah merupakan salah satu inisiatif yang memiliki potensi dalam mendukung pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi alternatif. Pengembangan tanaman ini relevan dengan upaya diversifikasi sumber energi dan pemanfaatan sumber daya yang lebih berkelanjutan, termasuk potensi pengurangan sebagian penggunaan batu bara.


Sementara itu, konservasi ikan bilih berkaitan dengan upaya menjaga keanekaragaman hayati perairan Danau Singkarak. Pelestarian ekosistem perairan menjadi bagian penting dalam mempertahankan keseimbangan lingkungan sekaligus menjaga keberadaan spesies yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi bagi masyarakat setempat.


Di bidang ekonomi, pemberdayaan UMK menjadi salah satu pendekatan untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha, membuka peluang peningkatan pendapatan, dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Dukungan terhadap usaha mikro dan kecil diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengembangkan potensi lokal, meningkatkan daya saing, serta memperkuat kemandirian ekonomi.


Berbagai inisiatif tersebut mencerminkan luasnya ruang kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan yang memperhatikan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Namun, program-program tersebut merupakan contoh inisiatif yang telah dipublikasikan sebelumnya dan tidak dapat dipastikan sebagai program yang secara khusus menjadi dasar penilaian penghargaan Top CSR of the Year 2026.


Bagi PT Semen Padang, penghargaan Top CSR of the Year 2026 bukanlah titik akhir pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan. Sebaliknya, pengakuan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan perusahaan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan terjaganya lingkungan.


Pri Gustari menegaskan bahwa penghargaan tersebut membawa tanggung jawab yang lebih besar bagi perusahaan untuk terus menjaga kedekatan dengan masyarakat dan memastikan program yang dijalankan memberikan manfaat berkelanjutan.


“Penghargaan ini bukan sekadar piala. Ini merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang lebih besar. Bagi kami, pengakuan ini menjadi bukti bahwa upaya kepedulian perusahaan mendapat apresiasi, sekaligus pengingat untuk tidak berhenti berbuat. Kami akan terus memperkuat komitmen, semakin dekat dengan masyarakat, dan memastikan setiap kegiatan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” tegasnya.

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.