Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota Padang walikota solok

Jakarta, Lintasmedia News 8 Juli 2026 - 80 persen belanja iklan digital di Indonesia kini mengalir ke tiga platform global: Google, Meta, dan TikTok. Sementara itu, lebih dari 50 ribu perusahaan pers di Indonesia harus berbagi sisa pasar yang hanya sekitar 20 persen.  


Ketimpangan tersebut dinilai tidak hanya mengancam keberlanjutan bisnis media, tetapi juga kemerdekaan pers. Persoalan itu menjadi fokus pertemuan Dewan Pers dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Jakarta, Rabu, 8 Juli 2026.


Kedua lembaga membahas dampak dominasi platform digital terhadap industri pers nasional, mulai dari ketimpangan penguasaan pasar iklan, perlindungan karya jurnalistik, hingga perlunya pembaruan regulasi persaingan usaha di era ekonomi digital.  


Anggota Dewan Pers sekaligus Ketua Komisi Digital dan Sustainability, Dahlan Dahi, mengatakan tantangan Dewan Pers tidak lagi sebatas menjaga etika jurnalistik, tetapi juga memastikan perusahaan pers tetap mampu bertahan di tengah perubahan lanskap digital.  


"Sekitar 80 persen pasar iklan digital dikuasai Google, Meta, dan TikTok. Sisanya diperebutkan lebih dari 50 ribu perusahaan pers. Kondisi ini jelas tidak berkelanjutan bagi industri pers," kata Dahlan.  


Struktur pasar ini berpotensi menciptakan kecenderungan monopoli sekaligus praktik persaingan usaha yang tidak sehat. Karena itu, Dewan Pers memandang isu keberlanjutan media tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan hak cipta, tetapi juga membutuhkan pendekatan hukum persaingan usaha.  


Menurut Dahlan, Undang-Undang Pers memberikan mandat kepada Dewan Pers untuk memfasilitasi pengembangan kehidupan pers. Dalam konteks saat ini, mandat tersebut mencakup upaya menjaga keberlanjutan ekosistem media nasional yang menghadapi tekanan besar dari dominasi platform digital.   


Salah satu langkah yang sedang ditempuh Dewan Pers adalah mendorong pengakuan karya jurnalistik sebagai objek hak cipta melalui kerja sama dengan Kementerian Hukum. Selama ini, mekanisme yang memperbolehkan berita dikutip dengan mencantumkan sumber dinilai tidak lagi memadai di era distribusi konten digital dan kecerdasan buatan.  


Dia mengatakan, karya jurnalistik kini menjadi bahan baku yang dimanfaatkan platform digital dan sistem kecerdasan buatan untuk melatih model maupun menyajikan informasi kepada pengguna tanpa memberikan nilai ekonomi yang sepadan kepada perusahaan pers.  


Fenomena tersebut, lanjut dia, diperparah dengan munculnya generative AI yang berpotensi menghadirkan informasi tanpa mengarahkan pengguna kembali ke situs media. Akibatnya, media kehilangan lalu lintas pembaca sekaligus sumber pendapatan yang selama ini menjadi penopang bisnis. "Publisher berada pada posisi yang tidak memiliki daya tawar terhadap platform. Sistem ini tidak lagi seimbang," ujar Dahlan.   


Usulan Dewan Pers ke KPPU Dalam pertemuan tersebut, Dewan Pers mengusulkan pembentukan kelompok kerja bersama KPPU untuk mengidentifikasi praktik-praktik yang berpotensi melanggar prinsip persaingan usaha di sektor digital.  


Dewan Pers juga mengusulkan penyelenggaraan advokasi bersama kepada komunitas pers mengenai hukum persaingan usaha serta pertukaran pengetahuan dengan otoritas persaingan usaha Afrika Selatan yang telah lebih dahulu melakukan kajian terhadap dominasi platform digital.   


Ketua KPPU Gopprera Panggabean menyatakan tantangan ekonomi digital tidak lagi dapat dijawab sepenuhnya oleh Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.  


Menurut dia, KPPU bersama DPR sedang membahas revisi undang-undang tersebut agar mampu mengakomodasi karakteristik ekonomi digital. Salah satu perubahan yang diusulkan adalah mekanisme pengawasan merger dari post-merger menjadi pre-merger.  


Dengan mekanisme tersebut, pengawasan terhadap akuisisi dapat dilakukan sebelum transaksi berlangsung sehingga potensi penguasaan pasar dapat dicegah sejak awal. Selain itu, ukuran penguasaan pasar juga akan diperluas. Tidak lagi hanya berdasarkan nilai jual dan pembelian sebagaimana diatur dalam undang-undang saat ini, tetapi juga mempertimbangkan penguasaan data, network effect, jumlah pengguna aktif, dan indikator lain yang menjadi ciri ekonomi digital.  


"Kalau regulasinya tidak diperbarui, KPPU akan semakin sulit melakukan pengawasan terhadap sektor digital karena tantangan ekonomi digital sudah jauh berbeda dengan kondisi saat undang-undang itu disusun pada 1999," kata Gopprera.  


KPPU akan mempelajari lebih lanjut berbagai praktik yang disampaikan Dewan Pers, termasuk kemungkinan membentuk task force bersama untuk memetakan persoalan, mengumpulkan data, membandingkan praktik di berbagai negara, dan menilai apakah terdapat unsur pelanggaran persaingan usaha atau justru membutuhkan pembentukan regulasi baru.   


Bagi Dewan Pers, pembaruan regulasi menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan industri media nasional. Sebab tanpa ekosistem bisnis yang sehat, kemerdekaan pers tidak hanya terancam oleh persoalan etik, tetapi juga oleh melemahnya kemampuan perusahaan pers mempertahankan ruang redaksi dan menghasilkan jurnalisme berkualitas. (*)

 

Aceh Timur , Lintasmedia News 

Ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkotika yang terus membayangi masa depan generasi muda mendorong Polres Aceh Timur memperkuat upaya pencegahan melalui pendekatan edukatif. Kali ini, sasaran utamanya adalah para pemuda gampong yang dinilai memiliki peran strategis sebagai benteng pertama dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di lingkungan masyarakat.


Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika (P4GN) bagi pemuda gampong yang berlangsung di Aula Hotel Royal Idi, Rabu (08/07/2026).


Dalam kegiatan itu, Kasat Resnarkoba Polres Aceh Timur, AKP Very Syahputra, S.H., M.H., hadir sebagai narasumber didampingi Banit Satresnarkoba Bripda Muhammad Ariski. Di hadapan para peserta, ia menegaskan bahwa perang terhadap narkotika tidak dapat hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda.


Menurut AKP Very, pemuda gampong memiliki posisi penting sebagai agen perubahan yang mampu membangun kesadaran di lingkungan masing-masing agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan maupun terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.


"Peredaran dan penyalahgunaan narkotika membawa dampak yang sangat merusak, tidak hanya bagi individu, tetapi juga mengancam masa depan generasi penerus bangsa. Karena itu, kami mengajak seluruh pemuda di Aceh Timur untuk bersama-sama menjadi pelopor dalam mencegah dan memberantas narkoba," ujar AKP Very.


Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis narkotika, dampak hukum bagi pelaku penyalahgunaan dan pengedar, serta pentingnya membangun kepedulian sosial melalui pelaporan apabila menemukan indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar.


Melalui kegiatan ini, Satresnarkoba Polres Aceh Timur berharap lahir kesadaran kolektif di kalangan pemuda untuk menolak narkoba serta berperan aktif menciptakan lingkungan gampong yang aman, sehat, dan terbebas dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

(I)



Padang,Lintas Media News
 Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama berbagai pemangku kepentingan untuk menghimpun masukan dalam penyusunan Naskah Akademik (NA) dan Draf Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, di Ruang Khusus II DPRD Sumbar, Senin (6/7/2026).

FGD dihadiri Ketua dan Anggota Komisi IV DPRD Sumbar, tim perumus, OPD terkait, pemerintah kabupaten/kota, akademisi, media, serta organisasi masyarakat sipil.

Melalui forum tersebut, berbagai saran dan pandangan lintas sektor dihimpun sebagai bahan penyempurnaan Naskah Akademik dan Draf Ranperda, guna melahirkan regulasi yang komprehensif, partisipatif, dan berkelanjutan dalam upaya perlindungan serta pengelolaan lingkungan hidup di Sumatera Barat.

Kegiatan ini menjadi wadah untuk menghimpun berbagai masukan, pandangan, dan rekomendasi dari lintas sektor sebagai bahan penyempurnaan Naskah Akademik maupun Draf Ranperda. 

Dengan melibatkan seluruh unsur yang berkepentingan, regulasi yang disusun diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan daerah sekaligus menjawab tantangan pengelolaan lingkungan hidup yang semakin kompleks.

Selain memperkuat aspek hukum, Ranperda ini juga diharapkan menjadi landasan dalam menjaga kelestarian sumber daya alam, mengendalikan pencemaran dan kerusakan lingkungan, serta mendorong pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan di Sumatera Barat.

Melalui pembahasan yang partisipatif dan komprehensif, Komisi IV DPRD Sumbar menegaskan komitmennya untuk menghadirkan regulasi yang implementatif, memberikan kepastian hukum, serta mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.(**/st)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Wakil Wali Kota bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bukittinggi, menyalurkan zakat dan infak untuk 61 mustahik dengan total anggaran Rp35 juta lebih. Penyaluran zakat, dilaksanakan di Aula Kantor Baznas Bukittinggi, Selasa (07/07). 


Pada awal Juli 2026 Baznas kembali menyalurkan zakat dan infak kepada 61 mustahik. Zakat dan infak kali ini disalurkan melalui empat program, yang telah disusun oleh Baznas dan Pemko Bukittinggi. Hal itu dikemukakan Wakil Ketua II Baznas Bukittinggi, Donny Syahputra.


Keempat program itu yakni, bantuan biaya pengobatan melalui progran Bukittinggi sehat diberikan kepada satu orang dengan bantuan Rp1,5 juta. Bantuan biaya hidup melalui program Bukittinggi peduli untuk 17 orang dengan total bantuan Rp13.850.000. Sementara itu bantuan biaya modal usaha, melalui program Bukittinggi makmur untuk 10 orang dengan total bantuan Rp 6.750.000,-, dan bantuan biaya pendidikan melalui program Bukittinggi cerdas, untuk 33 orang dengan total bantuan Rp 13.200.000,-.


Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, bantuan yang disalurkan melalui Baznas, merupakan zakat dan infak dari muzakki, yang didominasi dari pegawai Kota Bukittinggi. Penyaluran dilaksanakan secara bertahap setelah dilakukan verfikasi lapangan oleh tim dari Baznas. 


"Alhamdulillah, hari ini kita kembali menyalurkan zakat dan infak kepada para mustahik di Kota Bukittinggi. Kami juga mengapresiasi Baznas Bukittinggi atas kerja keras yang dilakukan, dalam pendataan, verifikasi lapangan hingga terbantunya masyarakat yang berhak ini," ujar Ibnu.


Ia berharap, zakat dan infak yang diberikan, dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Sehingga niat dari para muzakki dapat tersalurkan dengan baik. (Sandra)

PADANG,Lintas Media News
PT Semen Padang menggelar sharing session dengan menghadirkan narasumber Prof. (H.C.) Dr. Ir. Dwi Soetjipto, M.M. Kegiatan bertema “Leading Transformation: Membangun Daya Saing dan Keberlanjutan Industri Semen Nasional” dengan materi “Strategic Leadership: Leadership for Sustainable Competitive Advantage” itu digelar di Wisma Indarung, Senin (6/7/2026).

Dalam pemaparannya, Dwi Soetjipto menekankan bahwa kepemimpinan strategis menjadi faktor penentu keberhasilan organisasi pada abad ke-21. Menurutnya, organisasi tidak lagi cukup mengandalkan pendekatan manajemen tradisional karena harus menghadapi berbagai tantangan global, seperti percepatan perkembangan teknologi, kecerdasan buatan, otomatisasi, volatilitas ekonomi dunia, ketidakpastian geopolitik, hingga meningkatnya ekspektasi para pemangku kepentingan.

Keberhasilan perusahaan saat ini tidak hanya ditentukan oleh efektivitas operasional, tetapi juga oleh kemampuan membangun organisasi yang sehat, adaptif, memiliki visi jangka panjang, serta mampu menciptakan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Dalam kondisi persaingan yang semakin dinamis, perusahaan dituntut memiliki kemampuan melakukan transformasi dan membangun keunggulan kompetitif secara berkelanjutan,” katanya.

Dwi juga menguraikan pentingnya keseimbangan antara orientasi jangka pendek dan jangka panjang melalui kerangka Co-Alignment Framework. Seorang pemimpin strategis, katanya, harus mampu mengelola berbagai tuntutan secara bersamaan, mulai dari investasi, inovasi, efisiensi operasional, eksplorasi peluang baru, hingga menjaga keseimbangan antara fleksibilitas organisasi dan mekanisme pengendalian yang efektif.

Selain itu, ia memaparkan empat pendekatan kepemimpinan organisasi, yakni Clans, Stars, Teams, dan Leadership Networks, yang masing-masing memiliki karakteristik tersendiri sesuai dengan kebutuhan organisasi.

“Di tengah kompleksitas dunia usaha, pemimpin juga harus mampu mengatasi berbagai hambatan dalam pengambilan keputusan strategis, seperti keterbatasan informasi, dinamika politik internal perusahaan, serta kepentingan antarkelompok dalam organisasi,” ujarnya.

Menurut Dwi, kepemimpinan yang efektif juga harus mampu menghadirkan visi yang kuat, membangun kepercayaan, menginspirasi perubahan, dan menumbuhkan budaya organisasi yang adaptif.

“Dengan demikian, perusahaan memiliki kemampuan untuk terus bertransformasi sekaligus mempertahankan daya saing di tengah perubahan lingkungan bisnis yang berlangsung sangat cepat,” pungkasnya.
Melalui sharing session tersebut, PT Semen Padang berharap seluruh insan perusahaan memperoleh perspektif baru dalam memperkuat kepemimpinan strategis, mempercepat transformasi perusahaan, serta meningkatkan daya saing bisnis.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen PT Semen Padang untuk terus membangun budaya belajar, memperkuat tata kelola perusahaan, serta mendukung keberlanjutan industri semen nasional pada masa depan.

**Rangkaian HUT**

Kegiatan sharing session itu merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Pengambilalihan PT Semen Padang. Momentum ini menjadi penting bagi perusahaan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan strategis sekaligus mempertegas komitmen dalam menghadapi dinamika industri semen yang semakin kompetitif.

Dwi Soetjipto merupakan tokoh yang memiliki rekam jejak panjang dalam memimpin transformasi berbagai perusahaan strategis nasional. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Semen Padang, Direktur Utama PT Semen Gresik, Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), hingga Ketua SKK Migas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Indrieffouny Indra, Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, Direktur Operasi Andria Delfa, serta staf pimpinan perusahaan.

Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengatakan, atas nama manajemen, pihaknya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang bertepatan dengan momentum bersejarah perusahaan.

“Kehadiran Pak Dwi Soetjipto menjadi kesempatan berharga bagi seluruh insan perusahaan untuk memperoleh wawasan mengenai kepemimpinan strategis dalam menghadapi tantangan industri yang terus berkembang,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Pri memaparkan kondisi terkini PT Semen Padang, seperti kapasitas produksi semen dan klinker per tahun. Kapasitas tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan pasokan semen nasional sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

Kemudian, Pri juga menyebutkan rata-rata penjualan domestik PT Semen Padang pada Semester I Tahun 2026, dengan cakupan pemasaran di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau Daratan, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, hingga Lampung. Wilayah Sumatera Barat, Riau Daratan, dan Sumatera Utara masih menjadi kontributor terbesar terhadap penjualan domestik perusahaan.

Selain melayani pasar reguler, PT Semen Padang juga memperkuat sinergi di lingkungan SIG Group melalui skema Inter Company Sales (ICS). Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi optimalisasi kapasitas produksi sekaligus memperkuat kolaborasi antar-anak usaha dalam grup.

Dari sisi sumber daya manusia, PT Semen Padang saat ini didukung oleh 1.240 karyawan organik yang tersebar pada berbagai jenjang jabatan, serta tenaga alih daya yang mendukung operasional perusahaan.

“Pengembangan kompetensi SDM terus menjadi prioritas sebagai modal utama dalam menjaga daya saing dan keberlanjutan bisnis perusahaan,” ujarnya.

Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Indrieffouny Indra, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas kesediaan Prof. Dwi Soetjipto hadir untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada keluarga besar PT Semen Padang.

Menurutnya, pengalaman panjang yang dimiliki Dwi Soetjipto dalam memimpin transformasi berbagai perusahaan nasional merupakan bekal berharga yang dapat menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran manajemen dalam menghadapi tantangan industri saat ini.

“Terima kasih atas kesediaan Pak Dwi untuk berbagi di PT Semen Padang. Saya berharap bisa juga berbagi di anak-anak usaha SIG lainnya,” kata Indrieffouny Indra. (*)

 

Lintasmedia News– Komitmen Pemerintah Kota Padang dalam menyiapkan sumber daya manusia berdaya saing internasional memasuki babak baru. Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin langsung pertemuan lanjutan dengan jajaran Foshan Polytechnic, China, guna mematangkan implementasi Program Padang Juara yang membuka peluang beasiswa luar negeri sekaligus program dual degree bagi mahasiswa asal Kota Padang.

Pertemuan yang berlangsung di kampus Foshan Polytechnic, Selasa (7/7/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi pendidikan antara Indonesia dan China. Program Padang Juara akan menghubungkan Foshan Polytechnic dengan Universitas Negeri Padang serta Politeknik Negeri Padang sebagai langkah awal pelaksanaan program gelar ganda dan berbagai bentuk kerja sama akademik lainnya.


Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan tuan rumah oleh Deputy Party Secretary & President Foshan Polytechnic, Huang Jianguang, yang memperkenalkan keunggulan kampus melalui pemutaran video promosi Kung Fu Workshop. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Party Secretary Guan Xue, Staf Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Oki Earlivan Sampurno, Wali Kota Padang Fadly Amran, serta President of Guangdong Education International Exchange Association Zhao Pengfei.


Dalam forum tersebut, Fadly Amran menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang menjadikan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai investasi jangka panjang. Melalui Program Padang Juara, Pemko Padang ingin memastikan generasi muda memperoleh akses pendidikan internasional tanpa meninggalkan keterhubungan dengan perguruan tinggi di daerah.


“Pemko Padang berkomitmen menyiapkan Beasiswa Luar Negeri melalui Program Padang Juara. Kehadiran delegasi universitas dalam pertemuan ini diharapkan dapat langsung terhubung dengan kampus tujuan melalui dual degree program dan kolaborasi lainnya,” ujar Fadly Amran.


Keseriusan Pemko Padang mendapat apresiasi dari Staf Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Oki Earlivan Sampurno. Ia menilai inisiatif Pemerintah Kota Padang merupakan langkah nyata dalam menyiapkan SDM unggul yang mampu bersaing di tingkat global. (***)

 

PADANG, Lintasmedia News (7/7/2026) – PT Semen Padang terus mempertegas komitmennya dalam menerapkan prinsip keberlanjutan melalui dukungan terhadap transisi energi bersih. Sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan yang selaras dengan arah kebijakan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), PT Semen Padang menerima 72 unit motor listrik untuk mendukung aktivitas operasional perusahaan.


Penyerahan unit kendaraan dilakukan oleh Direktur Utama PT Pasoka Sumber Karya, Erick Reza, kepada Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, di Plaza Semen Padang pada Rabu (1/7/2026). Selanjutnya, seremoni penyerahan dari manajemen Polytron digelar di Wisma Indarung pada Selasa (7/7/2026) dan diterima oleh Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang.


Penggunaan 72 unit motor listrik ini menjadi tonggak penting dalam upaya perusahaan mengurangi ketergantungan terhadap energi berbasis bahan bakar fosil sekaligus mempercepat implementasi energi baru dan terbarukan (EBT) di lingkungan operasional PT Semen Padang.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan pengadaan 72 unit motor listrik tersebut merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung program green energy yang dijalankan secara berkelanjutan.


“PT Semen Padang hari ini menerima sebanyak 72 unit motor listrik. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam mendukung implementasi green energy di lingkungan perusahaan. Program ini juga terlaksana berkat dukungan mitra strategis kami, PT Pasoka Sumber Karya, yang bekerja sama dalam penyediaan kendaraan listrik tersebut dan secara simbolis telah menyerahkan unit-unit kendaraan pada hari ini,” ujar Win.

Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik tidak hanya menjadi bagian dari operasional perusahaan, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam mewujudkan praktik bisnis yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan.


Win menjelaskan bahwa inisiatif tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang SIG. Melalui strategi itu, seluruh entitas di lingkungan SIG secara bertahap diarahkan untuk melakukan transisi dari penggunaan energi berbasis bahan bakar fosil menuju energi baru dan terbarukan (EBT).


“Ini merupakan salah satu strategi jangka panjang SIG bersama PT Semen Padang. Kami mulai melakukan transisi energi dari penggunaan bahan bakar fosil menuju energi baru dan terbarukan. Alhamdulillah, untuk operasional kendaraan roda dua kini kami mulai menggunakan motor listrik. Ke depan, transisi ini akan dilakukan secara bertahap, termasuk pada kendaraan operasional lainnya yang berbasis baterai,” jelasnya.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa transformasi menuju kendaraan listrik merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung target dekarbonisasi, meningkatkan efisiensi energi, serta berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon dari aktivitas operasional perusahaan.


Langkah tersebut sekaligus mencerminkan keseriusan PT Semen Padang dalam mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (Environmental, Social, and Governance/ESG) ke dalam strategi bisnis perusahaan.


Sementara itu, Direktur Utama PT Pasoka Sumber Karya, Erick Reza, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan PT Semen Padang kepada perusahaannya sebagai mitra penyedia kendaraan listrik.


Ia menegaskan bahwa PT Pasoka Sumber Karya berkomitmen penuh mendukung seluruh program transformasi energi yang dijalankan PT Semen Padang, termasuk percepatan penggunaan kendaraan listrik di lingkungan perusahaan.


“Kami sebagai mitra penyedia kendaraan listrik siap mendukung setiap langkah PT Semen Padang dalam mengimplementasikan penggunaan kendaraan listrik. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat bagi operasional perusahaan sekaligus mendukung terciptanya ekosistem energi bersih yang semakin kuat,” ujar Erick.


Implementasi kendaraan listrik tersebut diharapkan menjadi awal dari transformasi yang lebih luas di lingkungan PT Semen Padang. Selain meningkatkan efisiensi operasional, penggunaan kendaraan berbasis baterai juga merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung agenda nasional menuju pembangunan rendah karbon serta pencapaian target net zero emission di masa mendatang.

 

Padang, Lintasmedia News— Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pertanian terus memperkuat upaya pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dengan mempercepat program vaksinasi gratis untuk hewan berkuku belah. Langkah ini merupakan strategi utama untuk melindungi populasi ternak sekaligus menjaga keberlanjutan ekonomi peternak dari ancaman epidemi yang masih berpotensi muncul.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pertanian Kota Padang Puskeswan, drh. Yasir Irawan , menjelaskan bahwa PMK adalah penyakit menular virus yang memiliki tingkat penularan sangat tinggi. Meskipun angka kematian akibat penyakit ini relatif rendah, dampaknya terhadap produktivitas ternak dan kerugian ekonomi petani sangat besar jika tidak segera ditangani.


“PMK sangat mudah menular pada hewan berkuku belah seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba. Oleh karena itu, pencegahan melalui vaksinasi adalah tindakan paling efektif untuk menekan penyebaran penyakit ini,” katanya, Selasa (7/7/2026).

Ia menjelaskan, gejala klinis PMK umumnya dimulai dengan munculnya lepuh di rongga mulut yang menyerupai sariawan. Kondisi ini menyebabkan ternak mengalami hipersalivasi atau produksi air liur berlebihan, sehingga sulit untuk makan dan minum.


Virus PMK tidak hanya menyerang mulut, tetapi juga menginfeksi kuku. Luka yang muncul di antara kuku dapat menyebabkan kuku mengelupas dan memicu infeksi lebih lanjut berupa belatung jika sudah terlambat untuk mendapatkan perawatan medis.

"Gejala klinis pada mulut ditandai dengan munculnya lepuh yang mirip sariawan dan produksi air liur berlebihan atau hipersalivasi. Sementara itu, pada kuku terdapat luka di celah kuku yang berpotensi mengelupas dan memicu munculnya belatung jika terlambat ditangani. Kondisi ini bisa berakibat fatal dan memaksa peternak untuk melakukan pemotongan paksa jika tidak hati-hati," jelas Yasir.


Menurutnya, hasil pemetaan Dinas Pertanian menunjukkan bahwa lalu lintas atau transportasi ternak antar daerah masih menjadi faktor dominan yang menyebabkan masuk dan penyebaran PMK di Kota Padang. Sebagian besar kebutuhan ternak di Padang dipasok dari sejumlah daerah di Sumatera Utara, terutama Kisaran dan Asahan.

Tingginya mobilitas ternak dari daerah pemasok menyebabkan pola peningkatan kasus PMK memiliki kecenderungan linier setiap kali terjadi peningkatan arus distribusi hewan.


Untuk memperkuat perlindungan ternak masyarakat, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) telah menyediakan vaksin PMK secara gratis. Di Kota Padang, UPT Puskeswan mengelola sebanyak 700 dosis vaksin yang siap diberikan kepada peternak selama persediaan masih ada.


Namun, tidak semua ternak dapat divaksinasi secara langsung. Hewan yang akan menerima vaksin harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk dalam kondisi kesehatan yang baik, telah berada di lokasi perawatan setidaknya selama satu minggu setelah dipindahkan, berusia minimal tiga bulan, dan tidak sedang hamil. Khusus untuk ternak yang sedang hamil, vaksinasi akan ditunda hingga kondisi memungkinkan.


Yasir juga mengungkapkan bahwa kesadaran para petani di Kota Padang dalam menghadapi PMK kini mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan saat epidemi pertama kali menyebar pada tahun 2022.

Jika sebelumnya banyak peternak panik hingga menjual ternak mereka dengan harga murah atau melakukan penyembelihan paksa tanpa prosedur yang semestinya, kini mereka dinilai jauh lebih tenang, kooperatif, dan mulai memahami pentingnya menerapkan biosekuriti atau sistem keamanan biologis di lingkungan kandang.


Menurutnya, perubahan perilaku menjadi modal penting dalam menekan penyebaran penyakit, karena keberhasilan penanganan PMK tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kedisiplinan peternak dalam menjaga kesehatan ternak mereka.


Pemerintah Kota Padang memastikan kesiapan petugas kesehatan hewan tetap menjadi prioritas. Setiap laporan dugaan PMK yang diterima dari masyarakat akan segera ditindaklanjuti dengan mengirimkan tim medis ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan, pengobatan, dan tindakan pengendalian agar penyebaran virus tidak meluas lebih jauh.


"Setiap kali ada laporan indikasi kasus dari masyarakat, tim penanganan medis dari UPT Puskeswan dan Dinas Kesehatan Hewan akan segera dikirim ke lapangan untuk melakukan penanganan terpadu dengan cepat," tegas Yasir.

Melalui program vaksinasi gratis ini, Pemerintah Kota Padang berharap populasi ternak tetap sehat, produktivitas ternak masyarakat terjaga, dan potensi kerugian ekonomi akibat PMK dapat ditekan semaksimal mungkin. Pemerintah juga mengimbau seluruh peternak untuk segera melapor apabila menemukan gejala PMK pada ternaknya dan memanfaatkan layanan vaksinasi gratis selagi kuota masih tersedia. (***)

 

Padang, Lintasmedia News– Pemerintah Kota Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang tertimpa musibah. Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyerahkan Bantuan Sosial Tidak Terduga (BSTT) kepada korban kebakaran rumah di Jalan Raya Banuaran, Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Selasa (7/7/2026).

Penyerahan bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi cobaan. Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton, Kepala Dinas Sosial Eri Sendjaya, Camat Lubuk Begalung Ikrar Prakarsa, perwakilan Dinas Pemadam Kebakaran, BPKAD Kota Padang, unsur Forkopimca Kecamatan Lubuk Begalung, serta perwakilan BAZNAS Kota Padang.


Dalam kesempatan tersebut, Maigus Nasir menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta kepada pemilik rumah, Irka Puspa Dewi (45). Selain itu, BAZNAS Kota Padang memberikan bantuan sebesar Rp1.500.000, sementara BPBD Kota Padang menyalurkan bantuan berupa perlengkapan mandi dan berbagai kebutuhan rumah tangga untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban.

Musibah kebakaran yang menimpa rumah Irka Puspa Dewi terjadi pada 12 Mei 2026. Kobaran api menghanguskan bagian lantai dua rumah beserta sejumlah barang berharga seperti kasur, lemari, pintu, hingga sepeda. Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting instalasi listrik.


Di hadapan korban dan masyarakat sekitar, Maigus Nasir menyampaikan rasa duka dan keprihatinannya atas musibah yang dialami keluarga tersebut. Menurutnya, setiap bencana merupakan ujian yang membutuhkan kesabaran sekaligus momentum untuk memperkuat rasa kepedulian antarsesama.


"Musibah ini merupakan ujian dari Allah SWT. Sebagaimana firman Allah SWT, kehidupan dan kematian diciptakan untuk menguji hamba-Nya. Mari kita berserah diri, bersabar, dan ikhlas dalam menghadapi setiap ujian yang diberikan Allah SWT," ujar Maigus.


Ia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan pemerintah memang tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami korban. Namun, bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban keluarga sekaligus mempercepat proses pemulihan pascakebakaran.


Maigus juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran, terutama memasuki puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026. Kondisi cuaca yang lebih kering berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran apabila masyarakat lengah terhadap sumber-sumber api maupun instalasi listrik yang tidak layak.


"Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, tidak meninggalkan peralatan elektronik yang masih terhubung dengan arus listrik, berhati-hati dalam penggunaan kompor gas, serta mewaspadai berbagai sumber yang dapat memicu kebakaran," pesannya.


Ia berharap upaya pencegahan dapat dimulai dari lingkungan keluarga dengan melakukan pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik, menggunakan peralatan elektronik sesuai standar keamanan, serta meningkatkan kesadaran seluruh anggota keluarga mengenai langkah-langkah antisipasi kebakaran.


Pada kesempatan itu, Maigus Nasir juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bergerak cepat sejak peristiwa kebakaran terjadi hingga proses penyaluran bantuan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, BPBD, Dinas Sosial, BAZNAS, jajaran kecamatan, unsur Forkopimca, serta masyarakat menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong di Kota Padang.


"Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan, baik moril maupun materiil. Semoga segala kebaikan yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda oleh Allah SWT. Kita berharap ke depan tidak ada lagi musibah serupa yang terjadi di Kota Padang," tutupnya.


Melalui penyaluran bantuan ini, Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penanganan bencana, tetapi juga memastikan korban memperoleh dukungan sosial agar dapat bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik. (***)

Bengkulu, Lintasmedia News- Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minang (DPW IKM) Provinsi Bengkulu, Alboy Novebra, S.Kom., M.H.,secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Askot PSSI Kota Bengkulu masa bakti 2026-2030.


"Alhamdulillah, saya dipercaya menjadi Ketua Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askot) Bengkulu untuk periode empat tahun kedepan (2026-2030-red),"kata mantan Kacab BII Provinsi Bengkulu itu kepada Jurnalsumbar, Selasa (7/7/2026) pagi.


Sebelumnya ia berhasil membawa PS Bengkulu ke Liga III PSSI yang saat itu menjabat sebagai Manajer PS Bengkulu. Ia juga menjabat sebagai Ketua MOS (Minang Old Star) hingga sekarang.


Alboy Novebra, bersama pengurus asosiasi sepak bola tingkat kota betekad untuk memajukan olahraga dan pembinaan talenta muda di wilayah Kota Bengkulu.


Untuk diketahui, selain aktif di organisasi kemasyarakatan, Afboy juga dikenal sosok tokoh Minang yang sudah lama melintang diberbagai kegiatan


Alboy sendiri merupakan asli warga Minang berasal dari Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, tepatnya di Kecamatan IV Nagari.


Belakangan ini, nama pemilik restoran dan penginapan itu viral lantaran digadang-gadangkan sebagai Calon Bupati (Cabup) Sijunjung 2030-2035.


Bahkan Alboy sendiri dikabarkan telah mendapat restu dari DPP IKM, Andre Rosiade untuk maju sebagai Cabup Sijunjung 2030-2035 mendatang.

Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat, Andre Rosiade, merestui dan mendukung Ketua DPW IKM (Ikatan Keluarga Minang) Provinsi Bengkulu, Alboy Novebra, untuk maju sebagai Calon Bupati Sijunjung pada Pilkada serentak pada tahun 2030 mendatang.

Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat, Andre Rosiade dukung Alboy Novebra maju sebagai Cabup Sijunjung 2030-2035

Dukungan tersebut didasarkan pada keinginan untuk membawa kemajuan bagi kampung halaman sang tokoh, yakni Muarobodi di Kabupaten Sijunjung


"Alhamdulillah, saya sudah dapat sinyal dari pak Andre selaku Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat untuk maju di Pilkada Sijunjung 2030-2035. Insyaallah, saya siap untuk mendharma baktikan diri saya memajukan kampung halaman Kabupaten Sijunjung dari ketertinggalan dari daerah lain,"jelas mantan Ketua IKSSD (Ikatan Keluarga Sawahlunto Sijunjung Dharmasraya) itu.


Keseriusan Alboy Novebra selaku putra daerah untuk menjadi Bupati Sijunjung itu, ia telah melakukan pendekatan dan bersosialisasi dengan masyarakat Kabupaten Sijunjung. Bahkan ia telah membentuk kekuatan jaringan hingga ke akar rumput.


"Alhamdulillah, tim kita sudah ada di tiap-tiap jorong dan insyaallah saya siap maju di Pilkada Sijunjung,"tambah putra asli Muarobodi itu.*


 
 
Aceh Timur, Lintas Media News
 PT Medco E & P Malaka (Medco E&P) bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan komunitas Indra Makmu Trax (IM-TRAX) melakukan penanaman 1.000 pohon di kawasan terdampak banjir di Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, sebagai bagian dari upaya rehabilitasi lingkungan sekaligus rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. 

Kegiatan yang dilaksanakan pada 29 Juni dan 1 Juli 2026 tersebut berlangsung di empat desa, yakni Desa Sah Raja, Sijudo, Blang Seunong, dan Suka Damai. Penanaman pohon dilakukan untuk membantu pemulihan lingkungan pascabanjir yang melanda Aceh Timur akhir tahun lalu, sekaligus meningkatkan tutupan vegetasi guna mendukung keberlanjutan di kawasan terdampak. 

Aksi penghijauan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat, aparatur desa, pemuda, relawan, serta anggota komunitas IM-TRAX. Selain menanam pohon, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi para pemangku kepentingan dalam membangun kepedulian bersama terhadap pelestarian lingkungan serta pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem. 

Sebagian bibit pohon yang ditanam berasal dari donasi sukarela pekerja Medco E&P. Kontribusi tersebut mencerminkan kepedulian pekerja dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup sekaligus memperkuat semangat gotong royong bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi. 

Senior Manager Communication Medco E&P, Leony Lervyn, mengatakan bahwa keberhasilan pelestarian lingkungan membutuhkan kolaborasi semua pihak. "Pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi dengan BPMA, IM-TRAX, pemerintah desa, dan masyarakat, kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi bagi rehabilitasi kawasan terdampak banjir sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang," ujarnya. 

Ketua IM-TRAX, Irvandi, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dalam pelaksanaan program tersebut. "Kami mengapresiasi komitmen Medco E&P dan BPMA yang mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama melakukan aksi nyata bagi lingkungan. Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa perusahaan, komunitas, pemerintah, dan masyarakat dapat saling mendukung dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi daerah," ungkapnya. 

Sementara itu, Keuchik Desa Sah Raja, Sulaiman, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Medco E&P, BPMA, IM-TRAX, serta seluruh pihak yang telah menyalurkan bantuan bibit pohon kepada masyarakat. Bantuan ini sangat berarti bagi desa kami sebagai bagian dari upaya penghijauan setelah banjir yang melanda wilayah ini. Semoga pohon-pohon yang ditanam hari ini tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta generasi mendatang," tuturnya. 

Program penanaman pohon ini merupakan bagian dari komitmen Medco E&P dalam mendukung pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan BPMA, pemerintah desa, komunitas, dan masyarakat setempat. Sinergi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kualitas lingkungan sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap kelestarian alam. (I)




Padang,Lintas Media News
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Provinsi Sumatera Barat Tahun Anggaran 2027, Senin (6/7/2026), di ruang sidang utama DPRD Sumbar.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Sumbar Muhidi didampingi Wakil Ketua Evi Yandri dan Nanda Satria. Turut hadir Sekretaris DPRD (Sekwan) Maifrizon, Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Darul Idris, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumbar.

Muhidi dalam sambutannya menyampaikan,penyusunan Rancangan KUA-PPAS Tahun 2027 dilakukan dengan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025–2029, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, serta diselaraskan dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Kerangka Ekonomi Makro serta Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun 2027.
Sinkronisasi kebijakan pembangunan daerah dengan program pembangunan nasional dinilai menjadi kebutuhan mendesak, terutama mengingat kondisi fiskal Sumatera Barat yang masih terbatas. 

Selain itu, besarnya kebutuhan anggaran untuk penanganan pascabencana yang diperkirakan mencapai Rp33 triliun membuat dukungan pemerintah pusat menjadi sangat penting.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menegaskan bahwa kemampuan APBD provinsi maupun kabupaten/kota tidak akan mampu menanggung seluruh kebutuhan pembiayaan penanganan darurat bencana secara mandiri. 

"Karena itu, penyelarasan arah kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan dengan prioritas nasional menjadi langkah strategis agar dukungan anggaran dari pemerintah pusat dapat dioptimalkan," ujar Muhidi.

Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya menjelaskan bahwa penyusunan Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 merupakan amanat Pasal 89 Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.
Menurut Mahyeldi, dokumen KUA-PPAS 2027 merupakan penjabaran tahun kedua dari Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 4 Tahun 2025 tentang RPJMD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025–2029. 

Dokumen tersebut juga selaras dengan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025–2045 yang telah mengakomodasi kebijakan Asta Cita serta menjadi penjabaran visi dan misi kepala daerah.

"Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 yang kami sampaikan hari ini merupakan penjabaran tahun kedua RPJMD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025–2029 dan selaras dengan arah pembangunan jangka panjang daerah, sekaligus mengakomodasi kebijakan Asta Cita serta program dan kegiatan yang mendukung visi dan misi kepala daerah," ujar Mahyeldi.

Ia juga menegaskan bahwa sesuai ketentuan perundang-undangan, kepala daerah wajib menyampaikan rancangan KUA dan PPAS kepada DPRD paling lambat pada minggu kedua Juli untuk kemudian dibahas dan disepakati bersama paling lambat pada minggu kedua Agustus.

Pembahasan KUA-PPAS tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Barat Tahun Anggaran 2027, sekaligus menentukan arah prioritas pembangunan daerah pada tahun mendatang.(**/st)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.