Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Wakil Wali Kota bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bukittinggi, menyalurkan zakat dan infak untuk 61 mustahik dengan total anggaran Rp35 juta lebih. Penyaluran zakat, dilaksanakan di Aula Kantor Baznas Bukittinggi, Selasa (07/07).
Pada awal Juli 2026 Baznas kembali menyalurkan zakat dan infak kepada 61 mustahik. Zakat dan infak kali ini disalurkan melalui empat program, yang telah disusun oleh Baznas dan Pemko Bukittinggi. Hal itu dikemukakan Wakil Ketua II Baznas Bukittinggi, Donny Syahputra.
Keempat program itu yakni, bantuan biaya pengobatan melalui progran Bukittinggi sehat diberikan kepada satu orang dengan bantuan Rp1,5 juta. Bantuan biaya hidup melalui program Bukittinggi peduli untuk 17 orang dengan total bantuan Rp13.850.000. Sementara itu bantuan biaya modal usaha, melalui program Bukittinggi makmur untuk 10 orang dengan total bantuan Rp 6.750.000,-, dan bantuan biaya pendidikan melalui program Bukittinggi cerdas, untuk 33 orang dengan total bantuan Rp 13.200.000,-.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, bantuan yang disalurkan melalui Baznas, merupakan zakat dan infak dari muzakki, yang didominasi dari pegawai Kota Bukittinggi. Penyaluran dilaksanakan secara bertahap setelah dilakukan verfikasi lapangan oleh tim dari Baznas.
"Alhamdulillah, hari ini kita kembali menyalurkan zakat dan infak kepada para mustahik di Kota Bukittinggi. Kami juga mengapresiasi Baznas Bukittinggi atas kerja keras yang dilakukan, dalam pendataan, verifikasi lapangan hingga terbantunya masyarakat yang berhak ini," ujar Ibnu.
Ia berharap, zakat dan infak yang diberikan, dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Sehingga niat dari para muzakki dapat tersalurkan dengan baik. (Sandra)
Lintasmedia News– Komitmen Pemerintah Kota Padang dalam menyiapkan sumber daya manusia berdaya saing internasional memasuki babak baru. Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin langsung pertemuan lanjutan dengan jajaran Foshan Polytechnic, China, guna mematangkan implementasi Program Padang Juara yang membuka peluang beasiswa luar negeri sekaligus program dual degree bagi mahasiswa asal Kota Padang.
Pertemuan yang berlangsung di kampus Foshan Polytechnic, Selasa (7/7/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi pendidikan antara Indonesia dan China. Program Padang Juara akan menghubungkan Foshan Polytechnic dengan Universitas Negeri Padang serta Politeknik Negeri Padang sebagai langkah awal pelaksanaan program gelar ganda dan berbagai bentuk kerja sama akademik lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan tuan rumah oleh Deputy Party Secretary & President Foshan Polytechnic, Huang Jianguang, yang memperkenalkan keunggulan kampus melalui pemutaran video promosi Kung Fu Workshop. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Party Secretary Guan Xue, Staf Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Oki Earlivan Sampurno, Wali Kota Padang Fadly Amran, serta President of Guangdong Education International Exchange Association Zhao Pengfei.
Dalam forum tersebut, Fadly Amran menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang menjadikan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai investasi jangka panjang. Melalui Program Padang Juara, Pemko Padang ingin memastikan generasi muda memperoleh akses pendidikan internasional tanpa meninggalkan keterhubungan dengan perguruan tinggi di daerah.
“Pemko Padang berkomitmen menyiapkan Beasiswa Luar Negeri melalui Program Padang Juara. Kehadiran delegasi universitas dalam pertemuan ini diharapkan dapat langsung terhubung dengan kampus tujuan melalui dual degree program dan kolaborasi lainnya,” ujar Fadly Amran.
Keseriusan Pemko Padang mendapat apresiasi dari Staf Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Oki Earlivan Sampurno. Ia menilai inisiatif Pemerintah Kota Padang merupakan langkah nyata dalam menyiapkan SDM unggul yang mampu bersaing di tingkat global. (***)
PADANG, Lintasmedia News (7/7/2026) – PT Semen Padang terus mempertegas komitmennya dalam menerapkan prinsip keberlanjutan melalui dukungan terhadap transisi energi bersih. Sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan yang selaras dengan arah kebijakan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), PT Semen Padang menerima 72 unit motor listrik untuk mendukung aktivitas operasional perusahaan.
Penyerahan unit kendaraan dilakukan oleh Direktur Utama PT Pasoka Sumber Karya, Erick Reza, kepada Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, di Plaza Semen Padang pada Rabu (1/7/2026). Selanjutnya, seremoni penyerahan dari manajemen Polytron digelar di Wisma Indarung pada Selasa (7/7/2026) dan diterima oleh Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang.
Penggunaan 72 unit motor listrik ini menjadi tonggak penting dalam upaya perusahaan mengurangi ketergantungan terhadap energi berbasis bahan bakar fosil sekaligus mempercepat implementasi energi baru dan terbarukan (EBT) di lingkungan operasional PT Semen Padang.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan pengadaan 72 unit motor listrik tersebut merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung program green energy yang dijalankan secara berkelanjutan.
“PT Semen Padang hari ini menerima sebanyak 72 unit motor listrik. Ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam mendukung implementasi green energy di lingkungan perusahaan. Program ini juga terlaksana berkat dukungan mitra strategis kami, PT Pasoka Sumber Karya, yang bekerja sama dalam penyediaan kendaraan listrik tersebut dan secara simbolis telah menyerahkan unit-unit kendaraan pada hari ini,” ujar Win.
Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik tidak hanya menjadi bagian dari operasional perusahaan, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam mewujudkan praktik bisnis yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan.
Win menjelaskan bahwa inisiatif tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang SIG. Melalui strategi itu, seluruh entitas di lingkungan SIG secara bertahap diarahkan untuk melakukan transisi dari penggunaan energi berbasis bahan bakar fosil menuju energi baru dan terbarukan (EBT).
“Ini merupakan salah satu strategi jangka panjang SIG bersama PT Semen Padang. Kami mulai melakukan transisi energi dari penggunaan bahan bakar fosil menuju energi baru dan terbarukan. Alhamdulillah, untuk operasional kendaraan roda dua kini kami mulai menggunakan motor listrik. Ke depan, transisi ini akan dilakukan secara bertahap, termasuk pada kendaraan operasional lainnya yang berbasis baterai,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa transformasi menuju kendaraan listrik merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung target dekarbonisasi, meningkatkan efisiensi energi, serta berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon dari aktivitas operasional perusahaan.
Langkah tersebut sekaligus mencerminkan keseriusan PT Semen Padang dalam mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (Environmental, Social, and Governance/ESG) ke dalam strategi bisnis perusahaan.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pasoka Sumber Karya, Erick Reza, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan PT Semen Padang kepada perusahaannya sebagai mitra penyedia kendaraan listrik.
Ia menegaskan bahwa PT Pasoka Sumber Karya berkomitmen penuh mendukung seluruh program transformasi energi yang dijalankan PT Semen Padang, termasuk percepatan penggunaan kendaraan listrik di lingkungan perusahaan.
“Kami sebagai mitra penyedia kendaraan listrik siap mendukung setiap langkah PT Semen Padang dalam mengimplementasikan penggunaan kendaraan listrik. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat bagi operasional perusahaan sekaligus mendukung terciptanya ekosistem energi bersih yang semakin kuat,” ujar Erick.
Implementasi kendaraan listrik tersebut diharapkan menjadi awal dari transformasi yang lebih luas di lingkungan PT Semen Padang. Selain meningkatkan efisiensi operasional, penggunaan kendaraan berbasis baterai juga merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung agenda nasional menuju pembangunan rendah karbon serta pencapaian target net zero emission di masa mendatang.
Padang, Lintasmedia News— Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pertanian terus memperkuat upaya pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dengan mempercepat program vaksinasi gratis untuk hewan berkuku belah. Langkah ini merupakan strategi utama untuk melindungi populasi ternak sekaligus menjaga keberlanjutan ekonomi peternak dari ancaman epidemi yang masih berpotensi muncul.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pertanian Kota Padang Puskeswan, drh. Yasir Irawan , menjelaskan bahwa PMK adalah penyakit menular virus yang memiliki tingkat penularan sangat tinggi. Meskipun angka kematian akibat penyakit ini relatif rendah, dampaknya terhadap produktivitas ternak dan kerugian ekonomi petani sangat besar jika tidak segera ditangani.
“PMK sangat mudah menular pada hewan berkuku belah seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba. Oleh karena itu, pencegahan melalui vaksinasi adalah tindakan paling efektif untuk menekan penyebaran penyakit ini,” katanya, Selasa (7/7/2026).
Ia menjelaskan, gejala klinis PMK umumnya dimulai dengan munculnya lepuh di rongga mulut yang menyerupai sariawan. Kondisi ini menyebabkan ternak mengalami hipersalivasi atau produksi air liur berlebihan, sehingga sulit untuk makan dan minum.
Virus PMK tidak hanya menyerang mulut, tetapi juga menginfeksi kuku. Luka yang muncul di antara kuku dapat menyebabkan kuku mengelupas dan memicu infeksi lebih lanjut berupa belatung jika sudah terlambat untuk mendapatkan perawatan medis.
"Gejala klinis pada mulut ditandai dengan munculnya lepuh yang mirip sariawan dan produksi air liur berlebihan atau hipersalivasi. Sementara itu, pada kuku terdapat luka di celah kuku yang berpotensi mengelupas dan memicu munculnya belatung jika terlambat ditangani. Kondisi ini bisa berakibat fatal dan memaksa peternak untuk melakukan pemotongan paksa jika tidak hati-hati," jelas Yasir.
Menurutnya, hasil pemetaan Dinas Pertanian menunjukkan bahwa lalu lintas atau transportasi ternak antar daerah masih menjadi faktor dominan yang menyebabkan masuk dan penyebaran PMK di Kota Padang. Sebagian besar kebutuhan ternak di Padang dipasok dari sejumlah daerah di Sumatera Utara, terutama Kisaran dan Asahan.
Tingginya mobilitas ternak dari daerah pemasok menyebabkan pola peningkatan kasus PMK memiliki kecenderungan linier setiap kali terjadi peningkatan arus distribusi hewan.
Untuk memperkuat perlindungan ternak masyarakat, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) telah menyediakan vaksin PMK secara gratis. Di Kota Padang, UPT Puskeswan mengelola sebanyak 700 dosis vaksin yang siap diberikan kepada peternak selama persediaan masih ada.
Namun, tidak semua ternak dapat divaksinasi secara langsung. Hewan yang akan menerima vaksin harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk dalam kondisi kesehatan yang baik, telah berada di lokasi perawatan setidaknya selama satu minggu setelah dipindahkan, berusia minimal tiga bulan, dan tidak sedang hamil. Khusus untuk ternak yang sedang hamil, vaksinasi akan ditunda hingga kondisi memungkinkan.
Yasir juga mengungkapkan bahwa kesadaran para petani di Kota Padang dalam menghadapi PMK kini mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan saat epidemi pertama kali menyebar pada tahun 2022.
Jika sebelumnya banyak peternak panik hingga menjual ternak mereka dengan harga murah atau melakukan penyembelihan paksa tanpa prosedur yang semestinya, kini mereka dinilai jauh lebih tenang, kooperatif, dan mulai memahami pentingnya menerapkan biosekuriti atau sistem keamanan biologis di lingkungan kandang.
Menurutnya, perubahan perilaku menjadi modal penting dalam menekan penyebaran penyakit, karena keberhasilan penanganan PMK tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kedisiplinan peternak dalam menjaga kesehatan ternak mereka.
Pemerintah Kota Padang memastikan kesiapan petugas kesehatan hewan tetap menjadi prioritas. Setiap laporan dugaan PMK yang diterima dari masyarakat akan segera ditindaklanjuti dengan mengirimkan tim medis ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan, pengobatan, dan tindakan pengendalian agar penyebaran virus tidak meluas lebih jauh.
"Setiap kali ada laporan indikasi kasus dari masyarakat, tim penanganan medis dari UPT Puskeswan dan Dinas Kesehatan Hewan akan segera dikirim ke lapangan untuk melakukan penanganan terpadu dengan cepat," tegas Yasir.
Melalui program vaksinasi gratis ini, Pemerintah Kota Padang berharap populasi ternak tetap sehat, produktivitas ternak masyarakat terjaga, dan potensi kerugian ekonomi akibat PMK dapat ditekan semaksimal mungkin. Pemerintah juga mengimbau seluruh peternak untuk segera melapor apabila menemukan gejala PMK pada ternaknya dan memanfaatkan layanan vaksinasi gratis selagi kuota masih tersedia. (***)
Padang, Lintasmedia News– Pemerintah Kota Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang tertimpa musibah. Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyerahkan Bantuan Sosial Tidak Terduga (BSTT) kepada korban kebakaran rumah di Jalan Raya Banuaran, Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Selasa (7/7/2026).
Penyerahan bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi cobaan. Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton, Kepala Dinas Sosial Eri Sendjaya, Camat Lubuk Begalung Ikrar Prakarsa, perwakilan Dinas Pemadam Kebakaran, BPKAD Kota Padang, unsur Forkopimca Kecamatan Lubuk Begalung, serta perwakilan BAZNAS Kota Padang.
Dalam kesempatan tersebut, Maigus Nasir menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta kepada pemilik rumah, Irka Puspa Dewi (45). Selain itu, BAZNAS Kota Padang memberikan bantuan sebesar Rp1.500.000, sementara BPBD Kota Padang menyalurkan bantuan berupa perlengkapan mandi dan berbagai kebutuhan rumah tangga untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban.
Musibah kebakaran yang menimpa rumah Irka Puspa Dewi terjadi pada 12 Mei 2026. Kobaran api menghanguskan bagian lantai dua rumah beserta sejumlah barang berharga seperti kasur, lemari, pintu, hingga sepeda. Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting instalasi listrik.
Di hadapan korban dan masyarakat sekitar, Maigus Nasir menyampaikan rasa duka dan keprihatinannya atas musibah yang dialami keluarga tersebut. Menurutnya, setiap bencana merupakan ujian yang membutuhkan kesabaran sekaligus momentum untuk memperkuat rasa kepedulian antarsesama.
"Musibah ini merupakan ujian dari Allah SWT. Sebagaimana firman Allah SWT, kehidupan dan kematian diciptakan untuk menguji hamba-Nya. Mari kita berserah diri, bersabar, dan ikhlas dalam menghadapi setiap ujian yang diberikan Allah SWT," ujar Maigus.
Ia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan pemerintah memang tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami korban. Namun, bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban keluarga sekaligus mempercepat proses pemulihan pascakebakaran.
Maigus juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran, terutama memasuki puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026. Kondisi cuaca yang lebih kering berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran apabila masyarakat lengah terhadap sumber-sumber api maupun instalasi listrik yang tidak layak.
"Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, tidak meninggalkan peralatan elektronik yang masih terhubung dengan arus listrik, berhati-hati dalam penggunaan kompor gas, serta mewaspadai berbagai sumber yang dapat memicu kebakaran," pesannya.
Ia berharap upaya pencegahan dapat dimulai dari lingkungan keluarga dengan melakukan pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik, menggunakan peralatan elektronik sesuai standar keamanan, serta meningkatkan kesadaran seluruh anggota keluarga mengenai langkah-langkah antisipasi kebakaran.
Pada kesempatan itu, Maigus Nasir juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bergerak cepat sejak peristiwa kebakaran terjadi hingga proses penyaluran bantuan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, BPBD, Dinas Sosial, BAZNAS, jajaran kecamatan, unsur Forkopimca, serta masyarakat menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong di Kota Padang.
"Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan, baik moril maupun materiil. Semoga segala kebaikan yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan dibalas dengan pahala yang berlipat ganda oleh Allah SWT. Kita berharap ke depan tidak ada lagi musibah serupa yang terjadi di Kota Padang," tutupnya.
Melalui penyaluran bantuan ini, Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penanganan bencana, tetapi juga memastikan korban memperoleh dukungan sosial agar dapat bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik. (***)
Bengkulu, Lintasmedia News- Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minang (DPW IKM) Provinsi Bengkulu, Alboy Novebra, S.Kom., M.H.,secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Askot PSSI Kota Bengkulu masa bakti 2026-2030.
"Alhamdulillah, saya dipercaya menjadi Ketua Asosiasi Kota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askot) Bengkulu untuk periode empat tahun kedepan (2026-2030-red),"kata mantan Kacab BII Provinsi Bengkulu itu kepada Jurnalsumbar, Selasa (7/7/2026) pagi.
Sebelumnya ia berhasil membawa PS Bengkulu ke Liga III PSSI yang saat itu menjabat sebagai Manajer PS Bengkulu. Ia juga menjabat sebagai Ketua MOS (Minang Old Star) hingga sekarang.
Alboy Novebra, bersama pengurus asosiasi sepak bola tingkat kota betekad untuk memajukan olahraga dan pembinaan talenta muda di wilayah Kota Bengkulu.
Untuk diketahui, selain aktif di organisasi kemasyarakatan, Afboy juga dikenal sosok tokoh Minang yang sudah lama melintang diberbagai kegiatan
Alboy sendiri merupakan asli warga Minang berasal dari Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, tepatnya di Kecamatan IV Nagari.
Belakangan ini, nama pemilik restoran dan penginapan itu viral lantaran digadang-gadangkan sebagai Calon Bupati (Cabup) Sijunjung 2030-2035.
Bahkan Alboy sendiri dikabarkan telah mendapat restu dari DPP IKM, Andre Rosiade untuk maju sebagai Cabup Sijunjung 2030-2035 mendatang.
Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat, Andre Rosiade, merestui dan mendukung Ketua DPW IKM (Ikatan Keluarga Minang) Provinsi Bengkulu, Alboy Novebra, untuk maju sebagai Calon Bupati Sijunjung pada Pilkada serentak pada tahun 2030 mendatang.
Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat, Andre Rosiade dukung Alboy Novebra maju sebagai Cabup Sijunjung 2030-2035
Dukungan tersebut didasarkan pada keinginan untuk membawa kemajuan bagi kampung halaman sang tokoh, yakni Muarobodi di Kabupaten Sijunjung
"Alhamdulillah, saya sudah dapat sinyal dari pak Andre selaku Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat untuk maju di Pilkada Sijunjung 2030-2035. Insyaallah, saya siap untuk mendharma baktikan diri saya memajukan kampung halaman Kabupaten Sijunjung dari ketertinggalan dari daerah lain,"jelas mantan Ketua IKSSD (Ikatan Keluarga Sawahlunto Sijunjung Dharmasraya) itu.
Keseriusan Alboy Novebra selaku putra daerah untuk menjadi Bupati Sijunjung itu, ia telah melakukan pendekatan dan bersosialisasi dengan masyarakat Kabupaten Sijunjung. Bahkan ia telah membentuk kekuatan jaringan hingga ke akar rumput.
"Alhamdulillah, tim kita sudah ada di tiap-tiap jorong dan insyaallah saya siap maju di Pilkada Sijunjung,"tambah putra asli Muarobodi itu.*
LINTASMEDIA NEWS- Wali Kota Padang Fadly Amran bersama delegasi Program Unggulan (Progul) Padang Juara melakukan kunjungan balasan ke Guangdong Construction Vocational Technology Institute (Qingyuan Campus), yang berlokasi di Kota Guangzhou, Provinsi Guangdong, Republik Rakyat Tiongkok (China).
Pada kesempatan itu hadir, Wali Kota Padang Fadly Amran, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova, Party Secretary Guangdong Construction Vocational Technology Institute Li Guozhang, Chief Inspector of the Department of Education of Guangdong Province Xu Shimin, Staf Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Oki Earlivan Sampurno, Pimpinan Universitas Negeri Padang, Politeknik Negeri Padang, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang, Universitas Andalas, Universitas Bung Hatta, STTIND, Universitas Baiturrahmah, dan Pimpinan tujuh perguruan tinggi dari Tiongkok.
Kegiatan dilaksanakan, Guangdong Construction Vocational Technology Institute (Qingyuan Campus), Kota Guangzhou, Provinsi Guangdong, Republik Rakyat Tiongkok (China), Senin 6 Juli 2026.
Sebelumnya sejumlah perguruan tinggi Provinsi Guangdong telah melakukan Expo Beasiswa
Kota Padang ke China pada 20 Januari 2026 lalu, di Kota Padang.
Delegasi Kota Padang disambut dengan pertunjukan seni Barongsai. Kegiatan dibuka oleh Party Secretary Guangdong Construction Vocational Technology Institute Li Guozhang, dan turut dihadiri Chief Inspector of the Department of Education of Guangdong Province Xu Shimin.
Dari Indonesia, forum diikuti oleh pimpinan Universitas Negeri Padang, Politeknik Negeri Padang, Universitas Putra Indonesia YPTK Padang, Universitas Andalas, Universitas Bung Hatta, STTIND, dan Universitas Baiturrahmah. Sementara dari Tiongkok hadir pimpinan tujuh perguruan tinggi yang memaparkan peluang kerja sama akademik dengan perguruan tinggi di Indonesia.
Dalam sambutannya, Fadly Amran menegaskan bahwa Padang Juara merupakan salah satu dari sembilan Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang, yang memiliki pada pembangunan sumber daya manusia melalui program beasiswa pendidikan baik dalam maupun luar negeri.
"Tahun ini terdapat 60 calon mahasiswa asal Kota Padang telah dinyatakan lulus seleksi dan memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi di China dengan skema full scholarship," katanya.
Fadly Amran mengungkapkan, para penerima beasiswa akan menempuh pendidikan dengan skema satu tahun di perguruan tinggi asal di Indonesia, dua tahun di Tiongkok, dan satu tahun kembali di kampus asal untuk menyelesaikan studi.
"Ke depan, kerja sama ini akan terus kita coba lanjutkan dan diperluas bersama perguruan tinggi di Kota Padang dan Sumatera Barat, sehingga semakin banyak peluang pendidikan internasional yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda Kota Padang," katanya.
Fadly Amran mengungkapkan, keberhasilan Program Padang Juara tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi di Kota Padang.
Staf Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Oki Earlivan Sampurno, mengatakan investasi terbesar dalam pembangunan bukanlah pada infrastruktur fisik, melainkan pembangunan manusia. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan mitra internasional menjadi langkah strategis dalam menyiapkan generasi masa depan yang unggul.
"Kami memberikan apresiasi atas langkah Wali Kota Padang yang membangun sinergi dengan perguruan tinggi dan melibatkan para akademisi dalam penguatan sektor pendidikan. Semoga Indonesia dan China dapat terus berkolaborasi dalam membangun masa depan dengan berfokus pada pengembangan sumber daya manusia," ujarnya. (***)
PADANG, Lintasmedia News– PT Semen Padang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Pengambilalihan Pabrik PT Semen Padang dari Belanda dengan menggelar upacara di Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang, Senin (6/7/2026) pagi. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang peristiwa bersejarah pengambilalihan PT Semen Padang dari Belanda pada 5 Juli 1958.
Upacara dipimpin Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Indrieffouny Indra, yang bertindak sebagai pembina upacara. Upacara dihadiri Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, Direktur Operasi Andri Delfa, Komisaris Utama PT Semen Padang Wery Darta Taifur, pimpinan APLP dan Semen Padang Group, staf pimpinan PT Semen Padang, serta karyawan dan karyawati PT Semen Padang.
Dalam rangkaian upacara tersebut, PT Semen Padang juga melepas balon berisi vandel berhadiah ke udara yang menjadi tradisi tahunan dalam peringatan HUT Pengambilalihan Pabrik dari Belanda. Balon-balon tersebut membawa dua buah vandel berhadiah masing-masing sebanyak 68 zak semen yang dapat diklaim masyarakat atau penemunya di Kantor Pusat PT Semen Padang.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan kue oleh Dirut SIG bersama jajaran Direksi dan Komisaris PT Semen Padang, serta penyerahan suvenir kepada dua karyawan yang berulang tahun bertepatan dengan HUT Pengambilalihan Pabrik. Upacara kemudian ditutup dengan pembukaan Sportalympic, ajang olahraga dan seni tahunan bagi karyawan Semen Padang Group.
Dirut SIG Indrieffouny Indra menyampaikan bahwa sebagai sosok yang memulai karier di PT Semen Padang hingga kini dipercaya memimpin SIG, peringatan tersebut memiliki makna tersendiri bagi dirinya dan keluarga besar PT Semen Padang.
Atas nama Direksi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, ia mengucapkan selamat memperingati Hari Pengambilalihan PT Semen Padang ke-68 kepada seluruh keluarga besar PT Semen Padang.
“Dirgahayu PT Semen Padang. Terus bertumbuh, bertransformasi, dan menjadi kebanggaan Indonesia,” katanya.
Menurutnya, peringatan HUT Pengambilalihan Pabrik bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum bersejarah ini menjadi pengingat atas perjuangan para pendahulu yang telah menjadikan PT Semen Padang sebagai bagian penting dari industri strategis nasional.
“Semangat perjuangan para pendahulu harus terus dilanjutkan melalui dedikasi, profesionalisme, inovasi, serta komitmen untuk memberikan nilai tambah bagi bangsa,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Indrieffouny juga menyoroti kondisi industri semen yang menghadapi tantangan semakin kompleks. Tantangan tersebut antara lain kelebihan pasokan (oversupply) semen nasional, ketidakpastian geopolitik global, serta tantangan pasokan batu bara, BBM, dan energi.
Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran perusahaan, mulai dari Dewan Komisaris, Direksi, staf pimpinan, karyawan, hingga Serikat Pekerja, untuk tetap solid serta memiliki satu visi, satu misi, dan satu komitmen dalam menjalankan aktivitas bisnis perusahaan.
“Koordinasi, kolaborasi, dan komunikasi harus terus diperkuat. Integritas juga harus dijunjung tinggi dalam setiap aktivitas perusahaan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Indrieffouny juga menegaskan pentingnya percepatan transformasi perusahaan yang telah dijalankan sejak 1 Juli 2025. Menurutnya, dalam satu tahun pelaksanaan, transformasi tersebut telah memberikan perbaikan nyata terhadap kinerja perusahaan.
Ia menjelaskan terdapat tiga strategi utama yang dijalankan dalam transformasi perusahaan, yakni Go to Market, Cost Leadership, dan Business Derivative. Ketiga strategi itu harus terus dipercepat dan diperluas agar perusahaan semakin tangguh menghadapi persaingan.
Strategi Go to Market, lanjutnya, tidak hanya berfokus pada peningkatan volume penjualan, tetapi juga memperkuat penetrasi di seluruh segmen pasar. Upaya itu dilakukan melalui transformasi bisnis ritel yang lebih dekat dengan pelanggan, penguatan jaringan distribusi, peningkatan kualitas layanan, serta pemanfaatan digitalisasi agar perusahaan lebih cepat, tepat, dan responsif terhadap kebutuhan pasar.
“Di sisi lain, kita juga harus memperkuat corporate sales melalui pendekatan yang lebih strategis kepada pelanggan proyek, BUMN, pemerintah, maupun sektor swasta. Kita tidak hanya menjual semen, tetapi menawarkan solusi menyeluruh yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan sehingga mampu membangun hubungan bisnis jangka panjang,” ujarnya.
Untuk memenangkan persaingan, Indrieffouny menekankan bahwa perusahaan harus menjadi yang paling efisien di tengah hadirnya pemain-pemain baru. Karena itu, cost leadership harus menjadi cara berpikir setiap insan SIG.
“Efisiensi tidak hanya dilakukan melalui penghematan, tetapi juga melalui inovasi dan kolaborasi,” katanya.
Strategi Business Derivative juga harus menjadi motor pertumbuhan baru perusahaan. Menurutnya, perusahaan tidak boleh hanya bergantung pada bisnis semen konvensional, tetapi harus mempercepat pengembangan berbagai solusi bahan bangunan dan produk turunannya.
“Diversifikasi ini akan memperkuat daya saing perusahaan, membuka sumber pendapatan baru, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap siklus bisnis semen konvensional,” katanya.
Indrieffouny juga menyinggung program streamlining yang tengah dijalankan SIG. Program tersebut merupakan penataan portofolio usaha melalui penutupan, penggabungan, maupun divestasi anak perusahaan yang tidak lagi sejalan dengan strategi bisnis inti atau belum memberikan kontribusi positif terhadap kinerja grup.
Dari 40 anak perusahaan SIG, nantinya akan tersisa sekitar 11 anak perusahaan yang dinilai kompetitif, sehat, dan mampu memberikan kontribusi optimal terhadap kinerja konsolidasi perusahaan. Namun, ia menegaskan bahwa program streamlining akan dijalankan dengan tetap menjunjung tinggi prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
“Program streamlining ini mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, profesional, transparan, serta memperhatikan kepentingan seluruh karyawan yang terdampak. Untuk itu, saya memohon dukungan seluruh jajaran manajemen, karyawan, Serikat Pekerja, dan seluruh pemangku kepentingan agar proses streamlining ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan upacara peringatan HUT Pengambilalihan tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah pengambilalihan perusahaan dari Belanda kepada bangsa Indonesia.
Menurutnya, momentum ini menjadi bukti bahwa anak bangsa mampu mempertahankan aset yang telah dinasionalisasi sekaligus melanjutkan cita-cita para pendahulu yang telah berjuang untuk bangsa.
“Alhamdulillah, PT Semen Padang tetap hadir dan terus berkontribusi untuk Indonesia hingga saat ini. Makna peringatan ini adalah bagaimana kita terus bertransformasi. Kita sama-sama mengetahui bahwa industri semen saat ini berada dalam tekanan. Namun, dengan kebersamaan, insyaallah kita mampu bangkit,” ujar Win.
Win menambahkan, semangat Pengambilalihan Pabrik dari Belanda harus terus dijaga oleh seluruh insan perusahaan, tidak hanya sebagai bagian dari perjalanan sejarah, tetapi juga sebagai energi untuk menghadapi perubahan dan memperkuat daya saing perusahaan ke depan.
Terkait pembukaan Sportalympic yang merupakan kompetisi internal di bidang olahraga dan seni bagi karyawan Semen Padang Group, Win menyampaikan bahwa ajang tersebut menjadi wadah bagi karyawan untuk menyalurkan bakat, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan sportivitas dan semangat optimisme di lingkungan perusahaan.
“Melalui kegiatan ini, PT Semen Padang berharap nilai-nilai perjuangan, solidaritas, dan kebanggaan terhadap perusahaan dapat terus tumbuh di tengah karyawan. Ajang olahraga dan seni ini sejalan dengan semangat transformasi yang sedang dijalankan perusahaan,” katanya.
Sejarah
Pada 5 Juli 1958, PT Semen Padang yang sebelumnya bernama NV Padang Portland Cement Maatschappij (PPCM) diambil alih oleh Pemerintah Indonesia dari tangan Belanda. Mewakili Pemerintah Belanda pada penyerahan NV PPCM adalah Ir. Vander Land selaku Hoofadministrateur NV PPCM. Sementara itu, Pemerintah Indonesia diwakili J. Sadiman, Direktur Badan Penyelenggara Perusahaan Industri dan Tambang (BAPPIT).
Selain PT Semen Padang, pemerintah saat itu juga menasionalisasi sejumlah perusahaan lain, seperti NV Papierfabriek Padalarang, NV Nijmegen Papierfabriek, NV Bandoengsche Kininefabriek, NV Goodyear Tire & Rubber Company Ltd., serta NV De Industrie dan CV De Vulkaan. Nasionalisasi perusahaan-perusahaan tersebut menjadi bukti kedaulatan bangsa Indonesia dalam mengelola aset-aset strategis nasional.
Penyerahan itu menandai pengelolaan perusahaan-perusahaan Belanda di Indonesia oleh bangsa Indonesia. Melalui nasionalisasi, seluruh kepentingan ekonomi Belanda diambil alih dan ditempatkan di bawah pengelolaan Pemerintah Republik Indonesia sebagai perusahaan negara, termasuk pabrik semen di Indarung. Momentum tersebut menjadi awal bangsa Indonesia mengelola sendiri industri strategis nasional.
BAPPIT tidak hanya mengendalikan pabrik Semen Padang, tetapi juga membawahi 48 industri mesin dan listrik, 21 industri kimia, 21 industri grafika, serta 89 industri lainnya.
Untuk Semen Indarung, J. Sadiman menjabat sebagai Direktur yang berkedudukan di Kantor BAPPIT Jakarta, sedangkan penanganan teknis dipercayakan kepada Ir. Setyatmo sebagai Wakil Direktur. Sejak nasionalisasi, berbagai suku cadang yang sebelumnya diimpor terpaksa diproduksi sendiri karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk mendatangkannya dari luar negeri. Saat itu, Sumatera Barat juga tengah menghadapi pergolakan PRRI. Dengan dikuasainya pabrik semen di Indarung dan berbagai perusahaan lainnya, roda perekonomian nasional mulai digerakkan oleh bangsa Indonesia sendiri sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi. (*)