Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 


Padang, Lintasmedianews.com

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub laksanakan kegiatan reses III 2026 di Kelurahan Pasa Gadang,Kecamatan Padang Selatan, pada Minggu (3/5/2026).Kegiatan reses tersebut sekaligus meninjau kegiatan gotong royong dalam rangka pembangunan renovasi Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang.

Dimasa reses ini, anggota DPRD menjemput aspirasi-aspirasi ditengah masyarakat.Pada kesempatan ini kita menerima aspirasi baru dari pengurus Masjid Raya Pasa Gadang yang meminta bantuan untuk pembangunan atap konopi mulai dari tangga yang sudah dibangun dilantai bawah menuju ke teras lantai II masjid. 

"Jika dibiarkan tidak diberi atap, maka lambat laun anak tangga dan teras lantai II masjid akan hancur atau rusak tergerus curah hujan.Dan untuk tindak lanjutnya kami meminta agar pengurus masjid secepatnya membuatkan proposalnya agar nanti dapat diperjuangkan melalui anggaran pokir di APBD perubahan 2026 atau di 2027, "kata Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub.

"Selain itu, pada hari ini aspirasi yang sudah kita terima sebelumnya, sudah bisa direalisasikan yakni bantuan untuk renovasi pembangunan Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, "ujarnya.

 Jadi memang sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Padang, ini adalah tugas kita. Sebelumnya aspirasi ini sudah kita jemput dan ini adalah hasil dari kesepakatan pengurus Pondok Tahfiz bersama-sama dengan pengurus Masjid Pasar Gadang.

" Artinya ini sebuah bukti nyata bahwa program kita sebagai anggota DPRD memperhatikan dan melihat serta mencarikan solusinya. Ini tindak lanjut dari aspirasi tersebut yang bisa dibantu melalui pokir selalu anggota dewan sebesar Rp.20juta yang telah kita sampaikan di Ramadhan kemarin, "kata Osman Ayub.

Pada hari ini Pondok Tahfiz ini sudah dilakukan pekerjaannya melalui gotong royong oleh masyarakat. Dan pada kegiatan ini juga hadir bersama-sama dengan kita, Bapak Camat Padang Selatan, Ketua LPM, tokoh masyarakat, dan Ketua Masjid Raya Pasa Gadang,serta warga setempat.  

Artinya ini sebuah bukti nyata.Apa yang kita lakukan bersinergi dengan masyarakat.Ini adalah sebuah program dari masyarakat.Bahwa Pondok Tahfiz ini adalah program dari masyarakat yang lanjutannya dari kita untuk membantu program ini melalui pokir.

Sementara Camat Padang Selatan Wilman Muchtar yang turut hadir pada kesempatan itu menyampaikan, kita di Pemerintah Kecamatan Padang Selatan, saya selaku camat tentunya merasa bangga dan bersyukur,serta mengapresiasi apa yang digagas oleh masyarakat yang kemudian diaspirasikan ke Bapak Osman Ayub selaku Wakil Ketua DPRD Kota Padang.

Dimana kegiatan ini, pembangunan dan lanjutan Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang ini tentu sejalan dengan program unggulan Bapak Wali Kota Padang.Dimana program tersebut untuk bagaimana kemudian Smart Surau ini mulai dari subuh mubarokah sampai mempersiapkan generasi islaminya.Salah satunya seperti mengembangkan rumah Tahfiz ini.

"Selaku Pemerintah Kecamatan Padang Selatan dan selaku camat, saya sangat berterimakasih atas apa yang telah diperjuangkan ini.Dengan semangat yang sama dan cita-cita keinginan kita untuk mempersiapkan generasi islami untuk menyonsong masa depan anak-anak kita di kemudian hari," pungkasnya. (bim)

Mentawai,Lintas Media News
Komitmen TNI AD untuk rakyat kembali diwujudkan melalui kegiatan Karya Bakti Skala Besar Tahun Anggaran 2026. Kodim 0319/Mentawai resmi membuka program tersebut lewat Upacara Militer yang digelar di Lapangan Upacara Makodim 0319/Mentawai, Kamis pagi (7/5/2026).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kapoksahli Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Brigjen TNI Benny Febrianto memimpin langsung jalannya upacara. Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf Bactiar Baringbing.

*Usung Tema Ketahanan Pangan*  
Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat TA 2026 di Kabupaten Kepulauan Mentawai ini mengangkat tema _“Melalui Bakti TNI AD untuk Rakyat, Menguatkan Ketahanan Pangan di Kabupaten Kepulauan Mentawai”_. Tema tersebut menegaskan fokus TNI AD dalam mendukung program pemerintah di sektor pangan, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Dalam amanatnya, Brigjen TNI Benny Febrianto menyampaikan bahwa Karya Bakti bukan sekadar program fisik, tapi juga bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat. 
TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat. Lewat karya bakti ini, kita hadir membantu percepatan pembangunan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat Mentawai. Ini kerja nyata, bukan sekadar seremonial, tegas Brigjen Benny di hadapan peserta upacara.

*Simbolis Penyerahan Alat Kerja*  
Rangkaian upacara juga diwarnai penyerahan media kerja secara simbolis oleh Irup kepada perwakilan personel dan masyarakat. Brigjen TNI Benny Febrianto menyerahkan cangkul dan peralatan pertanian lainnya sebagai tanda dimulainya kegiatan fisik karya bakti. Alat-alat tersebut nantinya akan digunakan untuk membuka lahan produktif, memperbaiki saluran irigasi, dan pembuatan jalan usaha tani di beberapa titik di wilayah Kodim 0319/Mentawai.

*Sinergi Forkopimda Mentawai*  
Turut hadir dalam pembukaan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Mulai dari unsur Pemkab Mentawai, Polres Kepulauan Mentawai, Kejaksaan, DPRD, tokoh masyarakat, tokoh adat, hingga undangan dari instansi vertikal lainnya. Kehadiran Forkopimda ini menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat dalam menyukseskan program karya bakti.

*Sasaran Fisik dan Non-Fisik*  
Dandim 0319/Mentawai melalui Pasiter Kapten Inf Andrianto menjelaskan, Karya Bakti Skala Besar TA 2026 akan menyasar kegiatan fisik dan non-fisik. Untuk fisik, difokuskan pada pembukaan lahan tidur, normalisasi saluran air untuk pertanian, serta perbaikan akses jalan menuju sentra produksi pangan. 

Sedangkan kegiatan non-fisik meliputi penyuluhan pertanian, sosialisasi wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan gratis, dan pembagian sembako untuk warga kurang mampu. Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung selama 30 hari ke depan dengan melibatkan personel TNI, Polri, Pemda, dan masyarakat secara gotong royong.

Dengan dibukanya Karya Bakti Skala Besar TA 2026 ini, Kodim 0319/Mentawai berharap ketahanan pangan di Kepulauan Mentawai semakin kuat, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat di Bumi Sikerei. (rls)


Padang,Lintas Media News
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) KSPSI, Aliansi Mahasiswa dan Aliansi Cipayung Padang dengan DPRD Provinsi Sumatera Barat soal permasalahan tenaga kerja/ buruh di Sumatera Barat di ruang khusus I  DPRD Sumbar, Kamis, (7/5/2026).

Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri, pihaknya berkomitmen untuk menerima dan menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan pengunjuk rasa. 

"Apa yang kawan- kawan sampaikan nanti akan kita tindaklanjuti baik menjadi kewenangan pemerintah pusat maupun yang menjadi kewenangan daerah," ujar Evi Yandri. 

Menurut Evi Yandri, aspirasi telah dicatat dan direkam semua pembiraan di dalam ruangam khusus I DPRD Provinsi Sumbar.

"Kalau memang tidak ada jalan lain, kenapa tidak kita akan melakukan Pansus," ujar Evi Yandri

Sri Komala Dewi anggota DPRD Sumbar mengatakan, pihaknya prihatin, karena terjadi pelanggaran HAM terhadap buruh/ tenaga kerja di Sumatera Barat dan Upah Minimum Provinsi (UMP) belum dijalankan pihak perusahaan.

"Secara sistem saya belum mempelajari, segera panggil perusahaan yang terkait dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam menindaklanjuti permasalahan buruh ini," ujar Sri Komala Dewi

Nurfirmansyah anggota DPRD Sumbar, pihaknya mendorong pertemuan selanjutnya, karena pihaknya ingin mengetahui dari pihak perusahaan. 
"Kita akan tindaklanjuti untuk mendapatkan solusi sesuai mekanisme di DPRD Sumbar," ujar Nurfirmansyah.

Pihak Cipayung desak Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat untuk segera mengundurkan diri, karena dinilai lalai dalam fungsi pengawasan.

"Kita desak kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatera Barat mundur,"ujar nya 

Firdaus Firman kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi Sumatera Barat mengatakan, pihaknya mengakui penganguran, kecendrungan angka cukup tinggi, dari persentase turun, namun dari segi jumlah angka penggaguran cukup tinggi. Pihaknya akui Provinsi Sumbar tidak daerah industri.

"Perusahaan tidak setor BPJS Ketenagakerjaan maka dapat dijerat pidana. Baru 25 Persen buruh atau tenaga kerja dilindungi BPJS ketenagakerjaan," ujar Firdaus

Lanjut Firdaus, pihaknya mendorong, agar pokir anggota DPRD Sumbar dapat diserap di BPJS Keternagakerjaan. 

"UMP belum masuk dijerat pidana, dewan pengupahan tingkat kabupaten/kota," ujar Firdaus

Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumatera Barat menuntut kenaikan upah ke DPRD Provinsi Sumatera Barat. 

"Kita harus melakukan Panitia Khusus (Pansus) soal buruh dan tenaga kerja di Provinsi Sumatera Barat. Langkah politik dari Negara harus segera dilakukan," ujarnya 

Selain menuntut kenaikan upah, mereka juga menyampaikan sejumlah perlakuan perusahaan tempat mereka bekerja yang dinilai tidak berpihak kepada mereka baik persoalan pekerjaan hingga BPJS Kesehatan maupun BPJS ketenagakerjaan. 

Tampak RDP dihadiri anggota DPRD Provinsi Sumbar dan puluhan peserta secara tertib dan damai diakhiri dengan makan siang dengan nasi kotak.(*/st)

 

Sumbar, Lintasmedia News – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 dengan aksi nyata peduli lingkungan. Sebanyak 1.156 bibit pohon ditanam serentak oleh Polda dan 19 Polres jajaran di seluruh wilayah hukum Sumatera Barat sebagai simbol investasi masa depan bagi generasi bangsa.


Salah satu fokus utama kegiatan ini dilaksanakan di kawasan Kampus UIN Imam Bonjol (IB) Sungai Bangek, Kota Padang. Di lokasi tersebut, Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, turun langsung dalam prosesi penanaman bibit pohon produktif bersama civitas akademika.


Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menyatakan bahwa pemilihan kampus sebagai salah satu titik penanaman bertujuan untuk menyelaraskan semangat Hardiknas dengan pelestarian alam.


"Kami melaksanakan penanaman salah satunya di Kampus UIN IB Sungai Bangek ini untuk memberikan pesan edukatif. Dunia pendidikan dan kelestarian alam harus berjalan beriringan. Kami menanam pohon produktif seperti durian dan alpukat agar nantinya lingkungan kampus semakin asri dan hasilnya bisa bermanfaat," tutur Kombes Pol Anissullah di sela-sela kegiatannya di Sungai Bangek.


Kombes Pol Anissullah menambahkan bahwa dari total 1.156 pohon yang ditanam di seluruh Sumbar, mayoritas merupakan tanaman yang memiliki nilai manfaat tinggi, seperti Durian (229 pohon), Alpukat (211 pohon), dan Matoa (119 pohon).

Aksi hijau ini didukung penuh oleh seluruh jajaran kewilayahan. Polresta Padang tercatat sebagai kontributor terbanyak dengan 325 pohon, disusul oleh Polres Solok Kota dengan 175 pohon.


Berikut rincian penanaman di wilayah lainnya:


• Wilayah Pesisir & Kepulauan: Polres Pesisir Selatan (80), Polres Kep. Mentawai (20), dan Polres Pariaman (10).


• Wilayah Pegunungan & Daratan: Polres Padang Panjang (80), Polres Payakumbuh (67), Polres 50 Kota (60), Polres Pasaman (52), Polres Padang Pariaman (51), dan Polres Agam (45).


• Wilayah Lainnya: Polres Solok Selatan (44), Polres Pasaman Barat (40), Polresta Bukittinggi (20), Polres Tanah Datar (15), Polres Dharmasraya (14), Polres Sijunjung (5), hingga Polres Sawahlunto (3).


Selain buah-buahan populer, Polda Sumbar juga menanam berbagai jenis pohon lainnya untuk menjaga biodiversitas, di antaranya Mahoni (68), Jengkol (62), Manggis (43), Katapang (40), Petai (33), Cemara Laut (25), serta tanaman hias Pucuk Merah dan Gaharu.


Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi menjadi langkah konkret kepolisian dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan dan mitigasi perubahan iklim di Sumatera Barat.

(*/red)

 

Pasbar, Lintas Media News Com


Ratusan pelajar jenjang SD/MI dan SMP/MTs di Kabupaten Pasaman Barat mengikuti Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional FLS3N serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional O2SN tingkat kabupaten tahun 2026. Kegiatan tersebut resmi dibuka di halaman Kantor Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Rabu 6/5.2026


Pembukaan dilakukan oleh Bupati Pasaman Barat yang diwakili Pelaksana Tugas Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ekadiana Oktavia. Turut hadir Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Randy Hendrawan, Kepala Bank Nagari Simpang Empat Rahmad Ildrony, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.


Dalam sambutannya, Ekadiana menyampaikan bahwa FLS3N dan O2SN merupakan wadah strategis untuk mengembangkan potensi peserta didik di bidang seni, budaya, dan olahraga. Menurutnya, ajang ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pembentukan karakter.


Melalui kegiatan ini, siswa belajar berkompetisi secara sehat, menjunjung sportivitas, bekerja sama, serta menghargai keunggulan pihak lain.


Ia juga mendorong kepala sekolah dan guru untuk berperan aktif dalam membina bakat siswa secara berkelanjutan. Pembinaan yang konsisten, katanya, akan melahirkan generasi berprestasi yang mampu bersaing hingga tingkat nasional bahkan internasional.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan melalui Kepala Bidang Pembinaan SMP, Idris, menekankan pentingnya menjadikan ajang tersebut sebagai sarana menampilkan kemampuan terbaik.


Seluruh peserta diharapkan bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas agar dapat mewakili Pasaman Barat ke tingkat provinsi hingga nasional,katanya.


Ia menambahkan, FLS3N dan O2SN juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif.


Di sisi lain, Kepala Bidang Pembinaan SD, Alpen Beranica, menjelaskan bahwa kegiatan berlangsung selama dua hari, 6–7 Mei 2026. FLS3N digelar pada 6 Mei dan diikuti 11 kontingen dari seluruh kecamatan di Pasaman Barat.


Adapun cabang olahraga pada O2SN meliputi senam, atletik, renang, pencak silat, bulu tangkis, sepak bola, dan voli. Sementara itu, cabang lomba FLS3N mencakup gambar bercerita, kriya, dongeng, menulis cerita, menyanyi solo, pantomim, serta tari.

Padang,Lintas Media News
Konsultasi tentang pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah yang transparan dan akuntabel,Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD ) Tanah Datar berkunjung ke DPRD Sumatera Barat (Sumbar).

Kedatangan rombongan DPRD Tanah Datar tersebut diterima oleh Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Sumbar Dahrul Idris, S.STP, M.Si di ruang rapat khusus I DPRD Sumbar.Rabu (6/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, rombongan Pansus I DPRD Tanah Datar berdiskusi mengenai mekanisme pembahasan LKPJ, evaluasi pelaksanaan program pemerintah daerah, serta penguatan fungsi pengawasan DPRD terhadap jalannya pemerintahan.

Dahrul Idris menyampaikan bahwa LKPJ merupakan salah satu instrumen penting dalam memastikan pelaksanaan pemerintahan berjalan sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi.

Menurutnya, melalui pembahasan LKPJ yang komprehensif, DPRD dapat memberikan masukan konstruktif terhadap capaian program pemerintah daerah sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Konsultasi seperti ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antar lembaga legislatif, sehingga tercipta kesamaan persepsi dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, koordinasi antara DPRD kabupaten/kota dengan DPRD provinsi sangat diperlukan untuk saling bertukar pengalaman serta menyamakan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan pemerintahan daerah.

Melalui kunjungan tersebut, diharapkan terjalin hubungan kelembagaan yang semakin solid antara DPRD Kabupaten Tanah Datar dan DPRD Provinsi Sumatera Barat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan pelayanan publik yang optimal.(**/st)

PADANG,Lintas Media News
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) gelar rapat paripurna dengan agenda Penetapan Usul Prakarsa DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Rabu (6/5/2026), di ruang sidang utama DPRD Sumbar.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria, didampingi Sekretaris Dewan (Sekwan)DPRD, Maifrizon, Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan, Darul Idris, serta para anggota dewan yang hadir.

Sementara itu, dari pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat turut hadir Sekretaris Daerah, Arry Yuswandi, bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Dalam rapat tersebut, DPRD Sumbar secara resmi menetapkan usul prakarsa terhadap Ranperda tentang perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan sebagai langkah strategis untuk menyesuaikan regulasi pendidikan dengan kebutuhan dan perkembangan saat ini.
Perubahan perda ini dinilai penting untuk memperkuat sistem penyelenggaraan pendidikan di Sumatera Barat agar lebih adaptif terhadap tantangan zaman, termasuk peningkatan mutu pendidikan, pemerataan akses pendidikan, serta penguatan tata kelola pendidikan di daerah.

"Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2019 ini merupakan langkah strategis kita untuk merevitalisas sistem pendidikan di Sumatera Barat agar tidak sekadar memenuhi aspek administratif, tetapi benar-benar menyentuh substansi mutu dan relevansi" ujar Nanda dalam sambutannya.

Melalui penetapan usul prakarsa ini, DPRD berharap pembahasan Ranperda dapat segera dilanjutkan bersama pemerintah daerah sehingga menghasilkan regulasi yang lebih relevan, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam sektor pendidikan.

"Kita ingin memastikan bahwa pendidikan di Sumatera Barat mampu mengintegrasikan kecerdasan global melalui penquasaan bahasa internasionak dengan kekokohan jati diri lokal melalui revitalisasi peran surau serta falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah," harap Nanda Satria.
Lebih dari itu, lanjut Nanda, rancangan Perda ini hadir untuk memberikan jaminan keadilan bagi seluruh masyarakat, serta perlindungan hukum yang konkret bagi para guru dan tenaga kependidikan dalam menjalankan tugas mulianya. 

"Dengan komitmen penganggaran yang tepat sasaran dan berorientasi pada pengembangan karakter Minangkabau yang religius, ungqul, dan berdaya saing, kita sedang meletakkan fondasi yang kuat bagi lahirnya generasi emas Sumatera Barat yang siap memimpin di masa depan," tutup Nanda.(st)

 

Pasaman Barat, Lintasmedia News - Keluarga besar Polres Pasaman Barat dan masyarakat Pasar Baru Pinagar, Kecamatan Pasaman berduka atas meninggalnya Ayahanda Muzhendra, Kapolres Pasaman di RST Ganting Padang, sekitar pukul 04.15 Wib, Kamis, 30 April 2026.


Ayah Muzhendra, Muzahar Muchtar, meninggal dunia di RST DR. Reksodiwiryo di Jl. Wahidin Ganting Parak Gadang, Padang, turut berduka cita bagi keluarga besar Polres Pasaman Barat dan masyarakat Pinagar.


Bersamaan dengan itu, Ketua DPRD Pasaman Barat, Dirwansyah, Wakil Bupati, M. Ihpan, Asisten Pemerintah dan Kesra, Setia Bakti dan pihak-pihak terkait, pada Kamis siang melakukan aksi unjuk rasa bersama di rumah duka.


Kepala DPRD, Dirwansyah, menyampaikan, atas nama jajaran DPRD Pasaman Barat, bahwa beliau juga berduka atas meninggalnya Ayahanda Mujendra, selaku Kepala Seksi Perencanaan (Kabag Ren) Kepolisian Pasaman Barat.


Sebagai sebuah entitas dan kebersamaan serta jiwa sosial, beliau yang pada kesempatan ini bersama dengan Wakil Bupati, M. Ihpan beserta jajaran dan perwakilan dari Kepolisian dan masyarakat sekitar, melaksanakan upacara belasungkawa bersama.


Semoga almarhumah mendapatkan tempat yang layak dan ditempatkan di sisi-Nya yang mulia. Semoga Mujendra dan keluarganya tetap tulus, sabar, dan tabah dalam menerima almarhum, serta selalu mendoakan yang terbaik untuk almarhumah. (***)

 

Pasaman Barat, Lintasmedia News - Anggota DPRD Pasaman Barat dari Fraksi PPP, Rifki Sazli, melaksanakan reses masa sidang ke‑2 tahun 2026 di Dapil I pada 25–27 April. Kegiatan tersebut berlangsung di tiga titik utama, yakni Kampung Cubadak Jalur 32, Pasaman Baru, dan Musolla Nurul Huda Aia Gadang Timur.


Reses ini menjadi wadah bagi Rifki untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa kegiatan turun ke lapangan merupakan bagian penting dari tugas legislatif dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah.Rifki menyampaikan bahwa setiap masukan yang dihimpun akan menjadi bahan penting dalam pembahasan kebijakan di DPRD. Ia menekankan bahwa aspirasi masyarakat tidak boleh berhenti di catatan laporan, melainkan harus dikawal hingga melahirkan program nyata.

“Reses ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi kesempatan bagi kami untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dan memastikan setiap masukan benar‑benar diperjuangkan,” kata Rifki Sazli kepada Media pada Senin malam (27/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Rifki juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengawal program pembangunan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan warga sangat diperlukan agar kebijakan yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan daerah.

Selain itu, Rifki menaruh perhatian pada generasi muda sebagai penggerak inovasi. Ia menilai ide‑ide kreatif kaum milenial dapat membuka peluang kerja baru dan memperkuat ekonomi lokal. Dukungan terhadap pemuda disebutnya sebagai investasi jangka panjang bagi Pasaman Barat kedepanya

Reses selama tiga hari tersebut menunjukkan komitmen Rifki untuk turun langsung ke lapangan dan mendengar aspirasi masyarakat tanpa jarak. Ia menegaskan bahwa pengabdian seorang wakil rakyat harus berangkat dari suara masyarakat yang memberi mandat.


Masyarakat Pasaman Barat kini menantikan hasil nyata dari reses tersebut. Rifki Sazli menegaskan fokusnya pada pemberdayaan ekonomi lokal dan penciptaan peluang kerja sebagai agenda utama demi Pasaman Barat yang lebih maju, sejahtera, dan mandiri saat ini dan masa yang akan datang. (***)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

PT Semen Padang berkolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi menggelar Training Pemasangan Sepablock bagi 20 tukang pilihan. Pelatihan berlangsung selama lima hari, Senin–Jumat, 4–8 Mei 2026.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang itu diikuti peserta rekomendasi Yayasan Buddha Tzu Chi. Pelatihan ini ditujukan untuk mendukung percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) yang sedang dibangun yayasan tersebut di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, di kawasan bekas Bumi Perkemahan Pramuka Kota Padang.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan inisiatif ini merupakan bagian dari pendekatan holistik perusahaan dalam mengembangkan ekosistem penggunaan Sepablock. Menurutnya, PT Semen Padang tidak hanya berfokus pada penyediaan produk, tetapi juga memastikan kesiapan sumber daya manusia yang mampu mengimplementasikannya secara optimal di lapangan.

"Kami ingin memastikan bahwa inovasi produk yang kami hadirkan dapat diimbangi dengan kesiapan tenaga kerja yang kompeten. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat terhadap hunian berkualitas berbasis Sepablock dapat terpenuhi secara lebih luas," ujar Win Bernadino, Senin (4/5/2026).

Kepala Unit BIP & Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra, dalam sesi pelatihan memaparkan keunggulan Sepablock secara lebih rinci kepada para peserta. Ia menjelaskan bahwa pemahaman mendalam terhadap karakteristik produk menjadi bekal penting bagi para tukang agar mampu mengaplikasikannya secara tepat dan optimal di lapangan.

Staf Program Pendanaan UMK Unit CSR PT Semen Padang, Yulhelmus, yang turut membuka sekaligus menjadi pemateri pelatihan, mengatakan kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai transfer pengetahuan teknis, tetapi juga sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi. Para peserta dibekali pemahaman mulai dari pengenalan produk hingga teknik dasar pemasangan Sepablock guna memastikan hasil pembangunan yang layak huni, kuat secara struktur, serta tahan lama.

"Pelatihan ini kami rancang agar para tukang memiliki standar kompetensi dalam pemasangan Sepablock, sehingga mampu menghasilkan bangunan yang tidak hanya kokoh, tetapi juga efisien dan berkelanjutan," ujar Yulhelmus.

Ia menambahkan, pelatihan ini sekaligus menjadi bagian dari strategi CSR perusahaan dalam memberdayakan masyarakat. "Dengan peningkatan keterampilan yang dimiliki, para tukang diharapkan dapat meningkatkan peluang ekonomi serta berkontribusi pada kesejahteraan keluarga," katanya.

Perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi, Kahar, mengapresiasi kontribusi PT Semen Padang dalam memfasilitasi pelatihan tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pembangunan huntap.

"Pelatihan ini sangat membantu kami dalam memastikan bahwa pembangunan huntap dapat berjalan lebih cepat dengan kualitas yang terjaga," ungkapnya.

Antusiasme peserta terlihat selama pelatihan berlangsung. Salah seorang peserta, Arya Wiranata, mengaku mendapat pengalaman baru yang bermanfaat bagi peningkatan kompetensinya.

"Pada dasarnya pemasangan Sepablock mirip dengan bata merah, namun membutuhkan ketelitian pada tahap awal agar hasilnya presisi. Ini ilmu baru yang sangat berharga bagi kami," tuturnya.

PT Semen Padang optimistis, melalui sinergi antara inovasi produk dan kolaborasi lintas sektor, perusahaan dapat terus menghadirkan solusi konstruksi yang efisien, tangguh, dan berkelanjutan bagi masyarakat. **(*)

 

PADANG, Lintasmedia News— Anggota DPRD Kota Padang Osman Ayub meninjau kegiatan kerja sama renovasi rumah Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan bersama tokoh masyarakat. Minggu (3/5/2026).


"Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub, mengatakan bahwa kegiatan kerja sama bersama ini merupakan bagian dari tindak lanjut bantuan untuk tempat berteduh tahfiz Masjid Agung Pasa Gadang yang telah kami salurkan kemarin di bulan Ramadhan," ujarnya.


Ini berarti bahwa ini adalah bukti nyata. Apa yang dilakukan secara sinergis dengan masyarakat. Ini adalah program masyarakat. Bahwa Tahfiz ini adalah program dari masyarakat yang merupakan perpanjangan dari bantuan melalui pokir.


Jadi, ini memang bagian dari tugas anggota DPRD untuk mengundang aspirasi. Ini adalah hasil kesepakatan antara pengurus Tahfiz dan pengurus Masjid Pasar Gadang.


"Saat ini, tempat Tahfiz ini telah dibangun oleh masyarakat. Tentu saja, kami berharap kepedulian ini menjadi bagian dari tanggung jawab kita bersama dengan para pemimpin masyarakat setempat," pungkasnya.


Sementara itu, Kepala Kecamatan Padang Selatan, Wilman Muchtar, yang juga hadir pada kesempatan tersebut mengatakan, Kepala Kecamatan Padang Selatan selalu merasa bangga dan bersyukur, serta mengapresiasi apa yang diprakarsai oleh masyarakat yang kemudian bercita-cita menjadi Wakil Kepala DPRD Kota Padang.


Kegiatan ini, yaitu pengembangan dan perluasan rumah Tahfiz Masjid Agung Pasa Gadang, tentu sejalan dengan program unggulan Walikota Padang. Bagaimana program Smart Surau dimulai dari fajar yang diberkahi hingga mempersiapkan generasi Islam. Salah satunya adalah perluasan rumah Tahfiz ini.


"Tentu saja, ini sangat sejalan dengan program progul-progul di Kota Padang saat ini. Tentu saja, sekali lagi kami berterima kasih kepada Bapak Osman Ayub, selaku Wakil Kepala DPRD Kota Padang, di mana hari ini kita dapat melihat kerja sama timbal balik dengan masyarakat beserta semua pemangku kepentingan dan tokoh masyarakat di sini," ujarnya.


"Sebagai Gubernur Kabupaten Padang Selatan dan sebagai kepala kecamatan, saya sangat bersyukur atas apa yang telah diperjuangkan. Dengan semangat dan ambisi yang sama, kami ingin mempersiapkan generasi Islam untuk menghadapi masa depan anak-anak kita di masa mendatang," pungkasnya. (***)

 

Sumbar, Lintasmedia News – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menghadiri acara Kuliah Umum dan Penanaman Pohon di Kampus III UIN Imam Bonjol, Sungai Bangek, Selasa (5/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung J Lantai II ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas.


Turut hadir Wakapolda Brigjen Pol Solihin, Pejabat Utama Polda Sumbar serta rektor UIN IB dan beberapa Rektor dari Perguruan Tinggi di Kota Padang.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumbar menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.


Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dalam arahannya sempat berdialog interaktif dengan mahasiswa mengenai filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara, yakni Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, dan Tut Wuri Handayani. Kapolda mengingatkan bahwa pendidikan bukan sekadar mengejar nilai IPK yang tinggi.


"Kita semua adalah pembelajar. Seorang mahasiswa ideal bukan hanya yang pintarnya hebat, tapi yang berani tampil, percaya diri, dan menjadi panutan bagi masyarakat. Namun, ada yang lebih utama dari sekadar kecerdasan, yaitu kejujuran dan tanggung jawab," ujar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta di hadapan para mahasiswa.


Kapolda Sumbar menyayangkan jika nilai kejujuran sering kali terlupakan dalam daftar prioritas karakter mahasiswa. "Apapun profesinya nanti, apakah jadi polisi, dosen, atau pengusaha, sifat jujur dan bertanggung jawab adalah prioritas nomor satu. Tanpa itu, pondasi bangsa ini akan rapuh," tegas Kapolda.


Lebih lanjut Kapolda Sumbar memberikan motivasi kepada mahasiswa mengenai integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai kearifan lokal. Kapolda menyoroti filosofi Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) sebagai kompas bagi generasi muda Sumatera Barat.


"Kita ingin orang yang datang ke Sumatera Barat, minimal datang ke kampus-kampus seperti UIN ini untuk menyerap ilmu. Kita harus mengembalikan marwah ranah Minang sebagai pusat pendidikan dan kebudayaan," ungkap Irjen Pol Gatot. 


Kapolda Sumbar juga memperkenalkan salah satu personelnya, Bripka Rio, yang saat ini sedang menempuh pendidikan S3 (Doktor) sebagai bukti bahwa kepolisian sangat mendukung peningkatan sumber daya manusia. 


"Bahkan dari kepolisian pun, kita dorong menjadi ulama atau akademisi yang totalitas ilmu agamanya, agar bisa berkontribusi nyata bagi masyarakat," tambahnya.


Kegiatan ditutup dengan aksi penanaman pohon di lingkungan kampus sebagai simbol keberlanjutan dan cinta lingkungan. Kapolda berharap mahasiswa dapat mengimplementasikan filosofi adat dalam menjaga alam, seperti tidak menebang pohon sembarangan dan menjaga kelestarian hutan.


Terkait dinamika demokrasi, Kapolda Sumbar mengapresiasi semangat kritis mahasiswa yang tetap mengedepankan kolaborasi dan kecintaan terhadap daerah.


"Celah-celah demokrasi ini harus terus terbuka bagi setiap pihak, baik pemerintah, aparat, maupun akademisi. Kita perlu berkolaborasi untuk membangun Sumatera Barat yang lebih baik. Mari sampaikan aspirasi dengan tetap menjaga etika dan kejujuran," pungkas Irjen Pol Gatot.


Acara ini diakhiri dengan diskusi hangat dan sesi foto bersama antara jajaran Polda Sumbar dengan pimpinan universitas serta para mahasiswa yang tampak antusias mengikuti jalannya kuliah umum hingga selesai. (***)


Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.