Lintasmedianewa.com Sumbar
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat mengungkap kasus dugaan tindak pidana pemerasan melalui media elektronik dengan modus penggunaan akun media sosial palsu yang menimpa korban berinisial S (52), warga Kabupaten 50 Kota.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menjelaskan bahwa penanganan perkara tersebut saat ini masih berada pada tahap penyelidikan. Dalam prosesnya, penyidik telah meminta keterangan dari sejumlah saksi serta melakukan pendalaman terhadap alat bukti guna mengungkap secara utuh peristiwa yang terjadi.
“Perkara ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami telah meminta keterangan dari beberapa saksi dan melakukan pendalaman terhadap alat bukti yang ada,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya saat konferensi pers.
Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui bahwa pihak yang diduga terlibat menggunakan identitas akun palsu untuk berkomunikasi dengan korban. Selain itu, video yang dijadikan sarana ancaman diketahui merupakan hasil pengeditan yang dilakukan oleh terlapor, yang kemudian dimanfaatkan untuk menekan korban.
“Dari hasil pendalaman, diketahui bahwa video tersebut telah diedit oleh terlapor dan digunakan sebagai alat untuk melakukan ancaman kepada korban,” jelasnya.
Seiring perkembangan penyelidikan, kepolisian turut mempertimbangkan pendekatan kemanusiaan dan aspek pemulihan. Setelah dilakukan komunikasi dan mediasi, baik korban maupun terlapor menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan perkara secara kekeluargaan.
“Dalam penanganan perkara ini, kami mengedepankan pendekatan restorative justice, dengan memprioritaskan pemulihan serta kesepakatan kedua belah pihak,” ungkapnya.
Lebih lanjut disampaikan, terlapor telah mengakui perbuatannya dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Sementara itu, pihak korban juga telah memberikan maaf, sehingga perkara diselesaikan tanpa dilanjutkan ke tahap penegakan hukum berikutnya.
Meski demikian, Polda Sumatera Barat tetap mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dalam beraktivitas di ruang digital, khususnya terhadap akun-akun yang tidak dikenal.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial, tidak mudah percaya kepada akun anonim, serta tidak sembarangan membagikan data pribadi atau melakukan interaksi berisiko seperti video call dengan orang yang tidak dikenal, karena hal tersebut dapat dimanfaatkan untuk tindak kejahatan,” tutupnya.
Padang Lintasmedianews.com
Anggota DPRD Kota Padang, H. Rusdi, ST. MT Shalat Dzuhur berjamaah di Masjid Al Quwait, Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa, 17 Maret 2026.
Usai Shalat Dzuhur H. Rusdi yang merupakan Anggota Komisi IV dari Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang ini berdiskusi dengan pengurus dan jamaah Dzuhur Masjid Al Quwait.
H. Rusdi mengaku kaget mendapat informasi telah dimanfaatkannya dana safari Ramadan yang baru ditransfer oleh Pemko Padang.
"Kita memang Safari Ramadan di Masjid ini di awal ramadan. Tapi, dari informasi yang kita terima, dana baru dicairkan diakhir ramadan. Ternyata di masjid langsung dimanfaatkan," ujarnya.
Dia berharap pengurus cepat untuk melaporkan pertanggungjawaban ke Pemko Padang. Agar, tidak bermasalah di kemudian hari.
Pada kesempatan itu, H. Rusdi menyadari dana tersebut belum cukup untuk program yang telah diusulkan. Karena, awalnya anggaran Safari Ramadan berjumlah Rp 40 juta.
"Anggaran untuk Safari Ramadan itu memang dianggarkan awalnya Rp 40 juta. Namun, Pemko hanya mengalokasikan untuk anggota dewan hanya Rp 25 juta. Nanti, untuk pembangunan Gedung TPQ akan kita anggarkan melalui pikir," ujar H. Rusdi.
Sementara, Pengurus Masjid Al Quwait, Zulham Efendi mengucapkan terimakasih atas kunjungan safari Ramadhan H. Rusdi. Dia sampaikan, dana Rp 25 juta itu telah digunakan untuk pembelian 30 meter tikar shalat, pembangunan teras depan dan pembelian sound system.
"Semua anggaran Safari Ramadan telah digunakan. Namun, untuk pembangunan teras depan hanya sampai cor kasar. Atau belum bisa dikeramik karena dana sudah habis," ujar Zulham Efendi.
Dia sampaikan juga, kas masjid juga sudah habis. Karena sebelumnya sudah digunakan untuk membeli AC 2 PK dan menambah daya listrik.
Pada kesempatan tersebut H. Rusdi juga ikut memasang tikar yang baru dibeli. Dia juga memantau pembangunan teras masjid yang masih berlangsung.
Hadir dalam pertemuan itu, pengurus dan Imam Masjid H. Jon Irwan Rasyid, H. Asril, Hari Permana serta Harsono. Pertemuan juga dihadiri, Ketua RT 04 RW 11 Banuaran yang juga Pembina Yayasan Berkah Amal Salih (yBAS) Saribulih.
Ketua RT 04 RW 11 Saribulih juga salut dengan gerakan cepat pengurus Masjid Al Quwait. Dia berharap pembangunan infrastruktur ini juga dibarengi dengan menciptakan daya tarik umat muslim. Terutama generasi muda untuk memakmurkan masjid. (*)
Lintasmedianews.com,Dharmasraya
Menyikapi hujan lebat yang mengguyur wilayah Dharmasraya pada malam sebelumnya, Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, melakukan monitoring ke sejumlah titik rawan bencana banjir di Kabupaten Dharmasraya, Selasa (17/03/2026).
Kapolres menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi sekaligus pemantauan di beberapa wilayah yang berpotensi terdampak banjir.
“Kami sudah melakukan peninjauan kepada masyarakat yang berada di sepanjang Batang Timpeh dan beberapa sungai yang ada di Kabupaten Dharmasraya. Alhamdulillah, debit air saat ini sudah mulai menyusut,” ungkapnya.
Meski demikian, Kapolres tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dan dapat menyebabkan kenaikan debit air sungai.
“Di tengah cuaca ekstrem seperti ini, kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga keselamatan diri masing-masing dan seluruh anggota keluarga,” tambahnya.
Dengan adanya monitoring dan koordinasi yang dilakukan, diharapkan potensi risiko bencana dapat diminimalisir serta masyarakat tetap dalam kondisi aman dan siaga. (*)
Lintasmedianews.com, Dharmasraya
Memasuki hari ke-5 pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2026, arus mudik Lebaran di wilayah Kabupaten Dharmasraya mulai mengalami peningkatan signifikan.
Hal tersebut terpantau saat Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., bersama Kapolsek Pulau Punjung, Iptu Muhammad Isa, S.H., dan jajaran Satuan Lalu Lintas melakukan kunjungan ke Pos Pengamanan (Pos Pam) di RTH Pulau Punjung, Selasa (17/03/2026).
Berdasarkan laporan dari Pos Pam Pulau Punjung, para pemudik yang datang dari arah Jakarta mulai memasuki wilayah hukum Polda Sumatera Barat. Peningkatan volume kendaraan ini menjadi perhatian serius aparat guna memastikan kelancaran serta keselamatan para pengguna jalan.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Polres Dharmasraya telah menyiapkan tiga titik Pos Pengamanan strategis, yakni Pos Pam Sungai Rumbai, Pos Pam Pemberhentian Omega, dan Pos Pam Pulau Punjung. Keberadaan pos-pos tersebut bertujuan memberikan pelayanan, pengamanan, serta bantuan kepada para pemudik yang melintas.
Selain itu, Polres Dharmasraya juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dalam berkendara, terutama saat menempuh perjalanan jauh. Para pemudik disarankan untuk beristirahat minimal setiap empat jam sekali guna menjaga kondisi fisik tetap prima.
Di sepanjang jalur mudik wilayah Dharmasraya, telah tersedia sekitar 10 titik rest area, baik di SPBU maupun lokasi lainnya. Selain itu, terdapat dukungan dari empat Polsek yang siap memberikan pelayanan serta tempat istirahat bagi para pemudik.
Dengan kesiapsiagaan aparat dan kesadaran masyarakat, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. (**)
Lintasmedianews.com,Dharmasraya
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Varel Oriano, kembali turun langsung ke tengah masyarakat dengan menggelar Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Daerah di Kantor Sekretariat PDIP Kabupaten Dharmasraya, Koto Padang, pada Jumat (14/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan agenda resmi anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat untuk menyampaikan berbagai produk hukum daerah kepada masyarakat, baik Peraturan Daerah (Perda) maupun Rancangan Perda. Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat memahami aturan yang berlaku sekaligus membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan masukan.
Acara ini dihadiri oleh masyarakat Dharmasraya, kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), tokoh masyarakat, Ketua DPRD Dharmasraya, serta Wakil Bupati Dharmasraya. Diskusi berlangsung hangat dan penuh antusiasme dari para peserta.
Dalam pemaparannya, Varel menjelaskan bahwa sosialisasi kali ini membahas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Komoditas Unggulan Perkebunan, yang dinilai sangat penting bagi daerah dengan jumlah petani sawit yang besar seperti Dharmasraya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Dharmasraya yang telah hadir. Hari ini kita melaksanakan sosialisasi Perda Nomor 3 Tahun 2023 tentang tata kelola komoditas unggulan perkebunan. Perda ini merupakan bentuk komitmen pemerintah provinsi untuk memastikan hak-hak petani, khususnya petani sawit, dapat terlindungi,” ujar Varel di hadapan peserta.
Menurutnya, sektor perkebunan sawit merupakan salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat di Sumatera Barat, termasuk di Dharmasraya. Karena itu, regulasi yang jelas sangat diperlukan agar pengelolaan komoditas unggulan tersebut berjalan lebih adil, transparan, dan berpihak pada petani.
Varel juga menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi seperti ini menjadi cara efektif bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Kita tidak hanya menyampaikan aturan, tetapi juga mendengar langsung aspirasi masyarakat. Dengan begitu, kebijakan yang dibuat benar-benar sesuai dengan kebutuhan rakyat,” tambahnya.
Sebagai kader PDIP, Varel Oriano dinilai aktif membangun komunikasi dengan masyarakat. Kehadirannya di berbagai kegiatan sosial dan politik menunjukkan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat, khususnya para petani yang menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami regulasi yang ada serta dapat memanfaatkannya untuk memperkuat posisi petani dalam pengelolaan komoditas perkebunan di daerah.(**)
Padang, Lintasmedianews.com
Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub yang juga merupakan Pembina Perguruan Pencak Silat Surya Sakti gelar acara buka puasa bersama dengan segenap keluarga besar perguruan pencak silat Surya Sakti bertempat di Restoran Sederhana pada Sabtu (14/3/2026).
Ayub mengatakan, kami atas nama pembina di Perguruan Pencak Silat Surya Sakti mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan juga kepada anak - anak kami atlet pencak silat Surya Sakti.
Ini adalah momen dan hal yang sangat baik sekaligus untuk menatap masa depan bagi anak-anak kita. Karena memang dari beberapa jadwal pertandingan di ikuti anak-anak Surya Sakti, sudah sering berkonstribusi terhadap Kota Padang dan terhadap Sumatera Barat.
Kami mengharapkan kepada pemerintah bagaimana kita tetap memperjuangkan aset-aset ini.
Anak-anak kita ini adalah aset.Karena memang tidak berapa lama lagi ke depan juga melaksanakan Porprov XVI.
"Insya Allah,kami sudah siap untuk berkontribusi terhadap Kota Padang melalui atlet silat Surya Sakti ikut bertanding nanti di Porprov XVI," ujarnya.
"Jadi memang atlet kami sudah teruji, anak-anak kami sudah pernah menjadi juara Kota Padang, sudah menjadi juara provinsi, dan juga untuk tingkat nasional. Kita pernah menjadi juara tingkat nasional. Itu adalah sebuah hasil yang perlu kita perhatikan untuk ke depan," tegasnya.
Selain itu kata Osman Ayub, sebagai
Pemimpinan DPRD Kota Padang, kami melihat ini adalah sebuah aset, karena kami berada bersama-sama. Kita harapkan bagaimana perguruan perguruan silat ini menjadi sebuah PR juga bagi pemerintah kota kedepannya.
"Hal ini supaya bagaimana kedepannya bisa mengembangkan bakat dan berprestasi bergabung di Kota Padang dalam pertandingan-pertandingan kedepannya, "pungkasnya.
Sementara Irsyad Hardani selaku Ketua PPS Surya Sakti pada kesempatan itu mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pembina kami Bapak Osman Ayub yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Padang yang selalu berikan pembinaan arahannya kepada kami.
Sehingga anak-anak kami bisa berprestasi, berlatih dengan maksimal. Tanpa adanya binaan dari pembina kami mungkin kami tidak bisa berbuat apa-apa. Alhamdulillah dengan fasilitas alat alat perlengkapan untuk latihan dan lainnya yang selalu bisa kami dapatkan dari bantuan pokir beliu selaku anggota dewan, sekarang anak-anak kami ada banyak yang berprestasi.
Kemudian untuk tim yang turun nanti di Porprov XVI ,
itu ada empat orang. Dua cewek, dua cowok. Ya, atas nama Farid, Wadi Adha, Raul Datul Aisyi, dan Ida Datul Madani. Ada empat anak kita yang mewakili Kota Padang untuk tim Porprov.
Lebih lanjut, Irsyad mengatakan prestasi yang diperoleh anak anak kami itu semua, dengan adanya pembinaan dari Bapak Osman Ayub.Itu mustahil bisa, karena olahraga ini tanpa sarana dan prasarana, alat-alat latihan yang lengkap, yang susah untuk menciptakan atlet-atlet berprestasi.
"Hanya beliau tetap memberikan maksimal terhadap kebutuhan perguruan pencak silat Surya Sakti. Dan mudah-mudahan ke depannya kami mendoakan agar beliau selalu sukses dan mudah-mudahan ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Dan menjelang Porprov nanti bisa kita maksimalkan latihan untuk mendapat target kita meraih medali emas di Kota Padang, "ungkapnya.
Usai acara buka puasa bersama itu, seluruh atlet keluarga besar Perguruan Pencak Silat Surya Sakti mengambil dokumentasi vidio dan foto bersama dengan Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub. Dalam momen itu keluarga besar Perguruan Pencak Silat Surya Sakti mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H . Mohon maaf lahir dan batin. (bim)
Lintasmedianews.com, Dharmasraya
Dalam rangka mempererat silaturahmi pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Dharmasraya menggelar kegiatan buka puasa bersama ratusan tokoh masyarakat dan awak media. Acara tersebut berlangsung di Kantor DPC PDIP Koto Padang, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh dan kader partai, di antaranya Ketua DPC PDIP Dharmasraya sekaligus Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra, Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni, serta anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Varel Oriano. Turut hadir pula sejumlah tokoh dan kader partai lainnya.
Dalam sambutannya, Jemi Hendra menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan antara partai, kader, dan masyarakat.
Menurutnya, PDIP Dharmasraya berkomitmen menjadi partai yang dekat dengan rakyat serta hadir dalam berbagai dinamika sosial di tengah masyarakat.
“Bulan Ramadan merupakan momentum untuk mempererat persaudaraan. PDIP lahir dari perjuangan rakyat, sehingga kekuatan utama kami adalah solidaritas kader dan kepercayaan masyarakat,” ujar Jemi.
Ia menegaskan, dengan kekompakan kader dan dukungan masyarakat, PDIP Dharmasraya akan terus bergerak bersama rakyat dalam mendorong kemajuan daerah.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga DPC PDIP Dharmasraya, M. Dani, menyebutkan antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut sangat tinggi.
Menurutnya, undangan yang disebarkan panitia sekitar 200 orang, namun jumlah tamu yang hadir diperkirakan mencapai lebih dari 500 orang.
“Hal ini menunjukkan tingginya semangat dan dukungan masyarakat terhadap PDIP di Dharmasraya,” ujarnya.
Ia menambahkan, besarnya partisipasi masyarakat menjadi energi positif bagi partai untuk terus memperkuat peran politik yang berpihak pada rakyat.
Pada kesempatan tersebut, tausiyah Ramadan disampaikan oleh ulama kharismatik Buya Al Amin. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan semangat perjuangan dalam kehidupan berbangsa maupun dalam organisasi politik.
Menurutnya, kekuatan sebuah organisasi terletak pada persatuan dan komitmen para anggotanya untuk terus berjuang demi kepentingan masyarakat.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menunjukkan soliditas kader serta dukungan masyarakat terhadap PDIP di Dharmasraya.(**)
Padang, Lintasmedianews.com
Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri selalu hadir di tengah-tengah masyarakat di daerah pemilihannya.
Kali ini, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menggelar kegiatan buka bersama masyarakat.
Terlihat, masyarakat memadati rumah pribadi Jupri yang terletak di Padang Timur. Baik lelaki maupun wanita.
"Sudah menjadi kebiasaan saya, menjelang lebaran ini, saya menggelar kegiatan buka bersama dengan masyarakat pemilih atau konstituen saya," katanya.
Pada kesempatan itu, Jupri menerangkan tupoksi anggota dewan yang mencakup legislasi, budgeting dan pengawasan.
Tak lupa Jupri juga mengingatkan masyarakat agar merayakan lebaran dengan penuh kesederhanaan sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.
"Jalani puasa Ramadan dengan penuh kekhusukan, rayakan kemenangan dengan kembali ke fitrah kita dengan penuh kesederhanaan, dan saling berbagi dengan sesama," katanya.
Acara ditutup dengan pembagian sembako dan foto-foto besama dengan penuh keakraban. (BY)
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Selain Huntara, Palang Merah Indonesia (PMI) juga menyalurkan Bantuan Non-Tunai (BNT) untuk masyarakat yang terdampak Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Sumatera Barat. Jum'at (13/3) PMI Provinsi Sumatera Barat menyalurkan secara serentak Bantuan Non-Tunai masyarakat terdampak di dua wilayah yang terdampak cukup parah, yaitu Kabupaten Agam dan Kota Padang.
Senilai 858 Juta dana disalurkan untuk 858 Keluarga penyintas bencana di dua wilayah tersebut. “Masing-masing keluarga mendapatkan BNT senilai 1 juta rupiah” ucap Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar pada saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan BNT untuk warga kota Padang di Palanta Walikota Padang."Sebanyak 544 KK di Kabupaten Agam dan 314 KK di Kota Padang" Terang Aristo.
Penyerahan Bantuan Non-Tunai ini, lanjut Aristo, telah melalui proses yang cukup panjang. Dilakukan melalui penilaian bersama antara masyarakat terdampak, pemerintah setempat, kecamatan, PMI, serta IFRC, sehingga data penerima benar-benar valid. Mulai dari assessment dampak bencana terhadap calon penerima manfaat, hingga verifikasi data pemerintah daerah melalui KTP dan Kartu Keluarga, imbuhnya.
Beberapa kriteria juga harus dipenuhi oleh calon penerima manfaat, sambungnya adalah masyarakat yang rumahnya rusak berat atau hanyut akibat Banjir Bandang dan Tanah Longsor. PMI juga memastikan rumah tersebut merupakan rumah milik pribadi calon penerima manfaat.
Selain itu, calon penerima BNT adalah masyarakat yang belum mendapatkan bantuan Hunian Sementara atau Hunian Tetap dari pemerintah. Terakhir, Tidak bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil atau Pejabat Pemerintah, Polisi maupun militer.
"Kami juga menilai kerentanan calon penerima manfaat BNT ini. Seperti Lansia, Ibu Hamil, Anak-anak, Disabilitas, dan Perempuan yang sebagai kepala keluarga" Tambah Aristo. Dalam penyaluran bantuan ini, PMI bekerjasama dengan PT. Pos Indonesia
Walikota Padang, Fadly Amran, yang turut hadir dalam seremonial penyerahan BNT di Palanta Rumah Dinas Walikota Padang, juga menyampaikan apresiasi yang begitu tinggi atas dukungan yang diberikan oleh PMI. Kehadiran PMI saat ini telah meringankan beban ekonomi masyarakat, "apalagi sebentar lagi kita akan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H" Ujar Fadly.
Bantuan PMI, diakui Fadly sudah dirasakan sejak awal kejadian bencana November tahun lalu. "Mulai dari sembako, kebutuhan rumah lainnya, hingga dukungan membersihkan rumah. Bahkan sampai saat ini bantuan air bersih untuk masyarakat dari PMI juga masih berjalan" Pungkas Fadly
Ia juga menyampaikan Terimakasih kepada masyarakat Indonesia yang telah berdonasi bersama PMI selama ini.
Rasa haru dan syukur juga disampaikan oleh Widya (45) warga Tabiang Banda Gadang, salah satu wilayah terdampak bencana yang cukup parah di Kota Padang. Bantuan yang ia terima hari ini, bagi Widya akan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan menyambut lebaran juga membayar sewa rumah yang ia tempati sementara ini.
"Sekarang masih ngontrak, karna rumahnya sudah tidak bisa dihuni. Alhamdulillah bisa nambah bayar uang sewanya" Tutur Widya.
Humas PMI Sumbar
14/3/2026