Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 

Sumatera Barat, Lintasmedia News- Solok Selatan. Menindaklanjuti laporan dugaan pengerusakan Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang berada di Jorong Padang Alai, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Polres Solok Selatan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Rabu (20/05/2026).


Kapolres Solok Selatan AKBP M. Faisal Perdana, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Yogi Biantoro, S.TrK., S.I.K membenarkan kegiatan tersebut.


“Benar, Polres Solok Selatan melalui Satuan Reserse Kriminal yang dipimpin oleh Kanit Resum Ipda M. Akmal Dhaifullah Bakti, S.Tr.IK bersama tim identifikasi langsung melakukan olah TKP terkait pengerusakan Kantor PWI,” ujar Kasat Reskrim.


Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan serangkaian pemeriksaan di lokasi kejadian serta mengumpulkan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pengerusakan tersebut. Adapun barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya hasil pengambilan sidik jari, satu pasang sandal slip, satu buah kotak amal, serta satu buah kursi plastik.


Kasat Reskrim menjelaskan, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap pelaku pengerusakan yang diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK).


“Kami akan mendalami seluruh petunjuk dan barang bukti yang ditemukan di lokasi guna mengungkap pelaku serta motif dari kejadian ini,” tambahnya.


Peristiwa pengerusakan tersebut diketahui oleh Ketua PWI Solok Selatan, Hendrivon, pada Senin (18/05/2026). Saat itu, dirinya mendapati kondisi kaca kantor telah pecah serta pintu ruangan dalam keadaan didobrak.


Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut agar segera melaporkannya kepada pihak berwajib guna membantu proses penyelidikan. (***)

 

Aceh Timur, Lintasmedia News 

Kejaksaan Negeri Aceh Timur melaksanakan pemusnahan Barang Bukti (BB) sejumlah perkara yang memiliki kekuatan hukum tetap (Inkracht) di halaman kantor Kejaksaan Negeri Idi Rayeuk kabupaten Aceh Timur.


Pemusnahan BB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Idi Ibsaini, S.H., M.H. didampingi oleh Kasi Pidum,kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan dan diikuti oleh seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Idi,serta turut hadir Asisten III,PLT dinas kesehatan,kasat narkoba,kepala kejaksaan negeri, Dandim Aceh Timur dan kepala kalapas Kelas IIB Idi.


Ibsaini, S.H., M.H.Kepala Kejaksaan Negeri Idi, menjelaskan kepada sejumlah wartawan usai kegiatan pemusnahan BB bahwa pemusnahan barang bukti sejumlah perkara tersebut dilaksanakan berdasarkan pasal 342 ayat (1) KUHAP yang mana pelaksanaannya merupakan wewenang kejaksaan sebagaimana diatur dalam pasal 30 ayat (1) huruf b uu no 16 tahun 2004 yang telah di ubah dengan UU no 11 tahun 2021 tentang kejaksaan Republik Indonesia.


“Kami dari Kejaksaan Negeri Idi pada hari ini Kamis tanggal (21/5/2026) telah melaksanakan pemusnahan barang bukti berdasarkan pasal 342 KUHAP di mana tentang putusan pengadilan yang inkra dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap” Jelasnya.


Lebih lanjut kata Kajari, dari berbagai perkara baik perkara Tindak Pidana Narkotika, perkara penganiayaan, perkara kekerasan terhadap perempuan dan perlindungan anak, maupun perkara pembunuhan kurir pengantar paket.


Menurutnya pemusnahan barang bukti sejumlah perkara tersebut sesuai amanat dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dimana barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum tetap harus dilaksanakan.


Hal ini dilakukan sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas Kejari Aceh Timur dalam melaksanakan putusan pengadilan.


”Sebagai Kajari Aceh Timur, kami telah menjalankan amanat sesuai peraturan, bahwasanya segala barang bukti berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap telah kami laksanakan, dan selanjutnya nantinya kami akan menunggu keputusan dari pengadilan bagaimana nanti barang-barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum 


“Olehnya, kami berkewajiban memusnahkan barang bukti yang sudah inkracht. Pemusnahan ini juga sebagai sarana publikasi kepada masyarakat bahwa kami komitmen mendukung penindakan kejahatan di Kabupaten Aceh Timur.


Adapun barang bukti yang kami musnahkan pada periode 1 tahun 2026 yaitu narkotika jenis sabu seberat 893.93 gram dan ganja 474.07 gram.pungkas kepala kejaksaan negeri Idi Ibsaini, S.H., M.H..

(Takim)

 

PADANG, Lintasmedia News— PT Semen Padang menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Lapangan Upacara Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang, Rabu (20/5/2026) pagi. Upacara yang diikuti ratusan karyawan, jajaran pimpinan perusahaan, serta pimpinan anak perusahaan dan afiliasi Semen Padang Grup.


Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, upacara tersebut turut dihadiri Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa, Direktur Keuangan PT Semen Padang Iskandar Z. Lubis, pimpinan Anak Perusahaan Lembaga Penunjang (APLP), serta sejumlah staf pimpinan di lingkungan PT Semen Padang.


Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar bertindak sebagai inspektur upacara. Pada kesempatan itu, ia membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid, dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026.


Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi perjalanan panjang bangsa sejak lahirnya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908. Organisasi tersebut menjadi tonggak awal tumbuhnya kesadaran nasional masyarakat pribumi untuk bersatu memperjuangkan kemerdekaan dan martabat bangsa.


“Sejarah mencatat bahwa berdirinya Boedi Oetomo merupakan fajar kebangkitan kesadaran berbangsa. Kaum terpelajar pribumi mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama berabad-abad menjadi titik lemah perjuangan,” ujar Pri Gustari Akbar saat membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital.


Menurutnya, semangat yang lahir pada 1908 menjadi titik transformasi perjuangan bangsa Indonesia. Jika sebelumnya perjuangan lebih banyak dilakukan melalui perlawanan fisik, sejak saat itu mulai tumbuh perjuangan melalui jalur intelektual, pendidikan, organisasi, dan diplomasi.


Perubahan cara pandang tersebut, lanjutnya, menjadi fondasi penting bagi lahirnya persatuan nasional yang akhirnya mengantarkan Indonesia menuju kemerdekaan. Karena itu, semangat kebangkitan harus terus dijaga dan diterjemahkan sesuai tantangan zaman.


Pri Gustari mengatakan, makna Kebangkitan Nasional bersifat dinamis dan terus berkembang. Kebangkitan tidak lagi dimaknai hanya sebagai perjuangan merebut kemerdekaan secara fisik, tetapi juga keberanian bangsa keluar dari ketertinggalan, kebodohan, dan berbagai tantangan baru di era modern.


“Secara filosofis, Kebangkitan Nasional merupakan proses dinamis yang terus menyesuaikan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa. Kebangkitan berarti keberanian untuk melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan,” katanya.


Bagi PT Semen Padang, lanjutnya, momentum Harkitnas tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi sarana refleksi bagi seluruh insan perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, inovasi, produktivitas, dan semangat persatuan.


Sebagai perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, PT Semen Padang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan nasional melalui berbagai kontribusi di sektor industri, sosial, maupun pengembangan sumber daya manusia.

Pada kesempatan itu, Pri Gustari juga menyampaikan bahwa tantangan industri yang semakin kompetitif menuntut seluruh insan perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas kerja dan menjaga semangat kebersamaan. Menurutnya, kebangkitan tidak pernah lahir dari kenyamanan, melainkan dari keberanian menghadapi tantangan, semangat untuk berubah, dan keyakinan untuk menjadi lebih baik.


“Di tengah persaingan industri yang semakin ketat, saya mengajak seluruh insan PT Semen Padang untuk terus menjaga etos kerja, bekerja disiplin, penuh tanggung jawab, dan memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan,” katanya.


Ia juga menekankan pentingnya budaya keselamatan kerja atau safety sebagai prioritas utama perusahaan. Menurutnya, keselamatan kerja bukan sekadar aturan administratif, melainkan komitmen bersama yang harus menjadi budaya dalam setiap aktivitas kerja.


“Keselamatan kerja bukan sekadar aturan, tetapi komitmen bersama agar seluruh insan perusahaan dapat bekerja dengan aman dan selamat,” ujarnya.


Selain budaya safety, Pri Gustari mengajak seluruh karyawan menumbuhkan loyalitas dan rasa bangga terhadap perusahaan dengan menjaga integritas, nama baik perusahaan, serta memberikan dedikasi terbaik bagi kemajuan PT Semen Padang.


Ia optimistis, dengan kerja keras, disiplin, budaya safety, serta semangat kebersamaan, PT Semen Padang akan terus tumbuh lebih kuat dan semakin membanggakan di tengah tantangan industri nasional maupun global.


“Mari jadikan Hari Kebangkitan Nasional ini sebagai energi baru untuk bekerja lebih baik, bergerak lebih cepat, dan memberikan yang terbaik bagi perusahaan, bangsa, dan negara,” pungkas Pri Gustari. (*)

 

JAKARTA, Lintasmedia News– Pengurus Pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) melakukan audiensi dengan Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS) di Kantor Pusat ABPEDNAS, Jalan Gudang Peluru Raya No. 29, Jakarta Selatan, Selasa (20/5/2026) sore. Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi nasional dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat.


Delegasi SMSI dipimpin langsung Ketua Umum Firdaus bersama Sekretaris Jenderal Makali Kumar, Bendahara Iwan Jalaluddin, serta Wakil Ketua Dewan Penasihat Prof. Dr. Taufiqurochman, A.Ks., S.Sos., M.Si. Sementara dari pihak ABPEDNAS hadir Ketua Dewan Pengawas Prof. Dr. Reda Manthovani, Ketua Umum Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU, serta Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana.

Dalam suasana penuh keakraban, Ketua Umum SMSI Firdaus memaparkan perkembangan organisasi SMSI yang berdiri pada 7 Maret 2017 dan kini menjadi salah satu konstituen Dewan Pers. Saat ini, SMSI memiliki 3.181 perusahaan media siber yang tersebar di 35 provinsi serta berbagai kabupaten dan kota di Indonesia.


Menurut Firdaus, SMSI juga tercatat sebagai organisasi perusahaan media siber terbesar di dunia versi Museum Rekor Indonesia (MURI) dan Kementerian Pariwisata RI. Karena itu, SMSI siap mengambil peran dalam mendukung penguatan komunikasi publik dan penyebarluasan informasi strategis nasional, termasuk terkait pembangunan desa.


“Kami beraudiensi dengan DPP ABPEDNAS untuk bersilaturahmi sekaligus membangun sinergi dan kerja sama dalam mendukung program-program penguatan aspirasi masyarakat serta tata kelola pemerintahan desa,” ujar Firdaus.


Ia menambahkan, jaringan kepengurusan SMSI yang tersebar hampir di seluruh daerah di Indonesia menjadi modal penting dalam mendukung publikasi berbagai program ABPEDNAS. Dukungan tersebut, kata dia, akan dijalankan sesuai fungsi pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, baik melalui penyampaian informasi yang objektif, edukasi publik, maupun fungsi kontrol sosial.


“Kami siap mendukung dan berkolaborasi dengan ABPEDNAS di seluruh wilayah Indonesia, termasuk dalam penyebarluasan informasi pembangunan desa melalui media-media anggota SMSI di daerah,” katanya.


Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS Prof. Dr. Reda Manthovani yang juga menjabat Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) menyambut positif kunjungan pengurus pusat SMSI. Menurutnya, ABPEDNAS merupakan organisasi profesi tingkat nasional yang mewadahi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di seluruh Indonesia.


Ia menjelaskan, ABPEDNAS memiliki sejumlah fungsi strategis, antara lain sebagai media komunikasi dan koordinasi antaranggota BPD, penyalur aspirasi masyarakat desa, serta penguatan kapasitas pengawasan terhadap kinerja kepala desa sesuai amanat peraturan perundang-undangan.


“ABPEDNAS hadir untuk penguatan desa. Penguatan desa merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa. BPD harus menjadi garda terdepan dalam memastikan pemerintahan desa berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak kepada rakyat,” ujar Prof. Reda.


Ia juga menegaskan komitmen Kejaksaan dalam mendukung ABPEDNAS menjalankan fungsi pengawasan dan kemitraan secara profesional dan berintegritas.

“Desa yang kuat membutuhkan kelembagaan yang kuat. Kejaksaan dan semua pihak, termasuk SMSI, dapat mendampingi ABPEDNAS agar seluruh proses pengawasan dan kemitraan berjalan profesional serta berintegritas,” katanya.


Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal ABPEDNAS Adhitya Yusma Perdana menyatakan pihaknya siap menjalin kerja sama dengan SMSI dalam mendukung berbagai program organisasi, termasuk membangun opini publik yang positif terkait pembangunan desa.


Menurutnya, kolaborasi tersebut juga merupakan implementasi hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ABPEDNAS, khususnya dalam penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas BPD, serta memperkuat sinergi nasional bersama lembaga pemerintah dan organisasi pers.

“Kerja sama dengan SMSI menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan dan membangun gotong royong dalam menjaga desa serta membangun Indonesia,” ujar Adhitya.


Ia juga mengungkapkan bahwa ABPEDNAS telah melaksanakan program kreatif pengawasan desa melalui lomba film pendek bertema “Jaksa Garda Desa” dengan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah.


Audiensi ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen kedua organisasi untuk menindaklanjuti kerja sama secara konkret dengan melibatkan pengurus daerah masing-masing di seluruh Indonesia. (***)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke 118 tahun 2026, Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar upacara bendera. Wali Kota Bukittinggi langsung bertindak sebagai Inspektur Upacara pada kegiatan yang dilaksanakan di Halaman Balaikota Bukittinggi. Rabu (20/05). 


Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid. Dalam pidato tersebut disampaikan, tema Harkitnas tahun ini adalah "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara". Tema ini menegaskan pentingnya melindungi generasi muda sebagai aset masa depan bangsa, sekaligus memperkuat kemandirian nasional di bidang pendidikan, kesehatan, pangan dan ekonomi masyarakat.

Untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan rakyat, pemerintah mendorong berbagai program strategis nasional. Mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, pemerataan pendidikan, layanan kesehatan gratis hingga perlindungan anak di ruang digital melalui penerapan PP TUNAS. 


"Momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026 diharapkan menjadi ajakan bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan literasi digital dan menjaga tunas bangsa demi kedaulatan negara," ujarnya


Menanamkan nilai sejarah perjuangan kepada generasi muda, khususnya pelajar, agar tidak hanya mengetahui sejarah melalui bacaan, tetapi juga memahami dan meneladani perjuangan para pahlawan, adalah hal penting yang harus dilakukan. Sekaitan dengan itu, Pemko Bukittinggi berkomitmen meningkatkan perhatian terhadap Taman Makam Pahlawan sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan. Sejumlah fasilitas yang rusak direncanakan akan diperbaiki, termasuk lantai dan granit yang mulai terlepas.


“Menghargai para pahlawan bukan hanya melalui doa, tetapi juga bagaimana kita merawat tempat peristirahatan mereka dengan baik,” katanya


Usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026, Wali Kota Bukittinggi, bersama unsur Forkopimda, ASN dan jajaran Pemko Bukittinggi melaksanakan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti Bukittinggi. (Sandra).

 

MERANTI, Lintasmedia News- Bhabinkamtibmas Desa Sungai Cina Brigadir Harianto melakukan pengecekan kelompok ternak ikan mujair di Jalan Mahmud RT 09 RW 02 Dusun 2, Desa Sungai Cina, Kecamatan Rangsang Barat. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan masyarakat desa.


Kelompok ternak ikan mujair yang dikunjungi bernama “Sumber Rezeki” dengan ketua kelompok Daroji. Kelompok tersebut membudidayakan sekitar 1.000 bibit ikan mujair sebagai upaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian warga.


Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH melalui Kapolsek Rangsang Barat IPTU Ahmad Fauzi Menara, S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan sumber protein hewani yang mudah diakses dan terjangkau bagi masyarakat desa.

Selain itu, budidaya ikan mujair juga dinilai mampu mendukung pemenuhan gizi keluarga dan membantu mencegah stunting pada anak.


"Kelompok ternak lokal diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi kerakyatan serta mendorong kemandirian masyarakat. Dalam kegiatan tersebut," ujarnya.


Tak hanya itu, Kapolsek juga menjelaskan kalau Bhabinkamtibmas juga memberikan pendampingan dan edukasi kepada kelompok ternak terkait pengelolaan kolam, pemberian pakan, serta pencegahan penyakit ikan. Selain itu, pihak kepolisian turut menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar lokasi budidaya.


"Bhabinkamtibmas juga berperan dalam membangun sinergi dengan pemerintah desa dan penyuluh perikanan agar program budidaya ikan dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan," katanya.


Dari hasil pengecekan, budidaya ikan mujair dinilai memiliki prospek yang baik karena ikan tersebut mampu beradaptasi dengan lingkungan serta memiliki masa panen yang relatif singkat.


Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan Polri dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat pedesaan.(Nina).

 

Pasbar ,LintasMedia News Com


Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menggelar Rapat Koordinasi dan Penandatanganan Komitmen Bersama penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Rabu 20/5.


Rakor diprakarsai Dinas Pendidikan Pasaman Barat dan dibuka Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail mewakili Bupati. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.


Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakannya, Doddy San Ismail menegaskan bahwa SPMB merupakan tahapan strategis dalam dunia pendidikan. Tahapan ini tidak hanya menyangkut administrasi penerimaan peserta didik, tetapi juga berkaitan dengan pemerataan akses pendidikan dan kualitas layanan publik.


SPMB menjadi bagian penting dalam menjamin pemerataan akses pendidikan, transparansi layanan publik, serta keadilan bagi seluruh masyarakat,” ujar Doddy.


Menurut dia, SPMB adalah transformasi dari sistem penerimaan sebelumnya. Sistem ini dirancang untuk menciptakan proses seleksi yang lebih objektif, transparan, akuntabel, nondiskriminatif, dan berkeadilan.


Ia menegaskan, seluruh pihak bertanggung jawab memastikan pelaksanaan SPMB berjalan sesuai ketentuan agar meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan.


Sinergi seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar proses penerimaan murid baru berjalan lancar, tertib, aman, dan minim permasalahan,” katanya.


Doddy meminta penandatanganan komitmen bersama tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Ia mendorong Dinas Pendidikan, satuan pendidikan, dan panitia pelaksana memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Informasi harus jelas, mudah diakses, serta responsif terhadap setiap pengaduan selama proses penerimaan berlangsung.


Ia juga mengajak Forkopimda, instansi vertikal, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen terkait mengawal pelaksanaan SPMB agar berlangsung kondusif, jujur, dan sesuai aturan.


Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Melalui pelaksanaan SPMB yang baik, kita sedang membangun fondasi pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan bagi generasi masa depan Pasaman Barat,” ucap Doddy.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat Imter Pedri memaparkan mekanisme pelaksanaan SPMB 2026 untuk meminimalkan potensi persoalan di lapangan. Pihaknya telah mendata jumlah lulusan TK dan SD yang akan melanjutkan ke jenjang berikutnya sebagai bagian dari persiapan.


Kami berharap dengan adanya komitmen bersama ini, seluruh tahapan SPMB dapat berjalan lancar. Dalam pelaksanaannya terdapat empat jalur penerimaan, yakni jalur domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi katanya.

 

Aceh Timur, Lintasmedia News— Pelantikan Pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Timur periode 2026–2030 berlangsung dengan lancar dan khidmat pada Selasa, 13 Mei 2026. 


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Badan Dayah Kabupaten Aceh Timur.

Acara pelantikan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.


 Prosesi pelantikan berjalan tertib dengan penuh semangat kebersamaan dalam upaya memperkuat pelestarian adat dan budaya Aceh di Kabupaten Aceh Timur.

Dalam kesempatan tersebut, para pengurus yang dilantik diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik serta terus menjaga nilai-nilai adat istiadat yang menjadi warisan budaya masyarakat Aceh.


Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh pengurus serta para tamu undangan.

(I)

 

Aceh timur, Lintasmedia News 

Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. melakukan kunjungan kerja ke Polres Aceh Timur pada Selasa (19/5/2026). Kunjungan tersebut diawali dengan peresmian gedung baru Polres Aceh Timur yang menjadi bagian dari upaya peningkatan pelayanan Kepolisian kepada masyarakat.


Usai peresmian, Kapolda Aceh yang didampingi sejumlah pejabat utama Polda Aceh memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Aceh Timur. Dalam arahannya, ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi personel saat menangani bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Timur beberapa waktu lalu.


“Terima kasih kepada anggota Polres Aceh Timur yang telah bahu membahu dalam penanganan bencana banjir. Meskipun di antara rekan-rekan juga menjadi korban, hal itu tidak menyurutkan langkah untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolda.


Menurutnya, sikap tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian anggota Polri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat. Ia pun meminta seluruh personel untuk terus menjaga semangat pelayanan dan memberikan yang terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas.


“Itu merupakan bukti janji kita sebagai anggota Polri. Teruslah memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” katanya.


Setelah kegiatan di Mapolres Aceh Timur selesai, Kapolda Aceh menghadiri jamuan makan siang bersama Bupati Aceh Timur di Pendopo Idi. 


Mengakhiri kunjungan kerjanya, Kapolda Aceh dengan didampingi Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al Farlaky, S.H.I., M.Si dan Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. menyerahkan bantuan hewan kurban berupa 1 (satu) ekor lembu kepada Pimpinan Dayah Al Maimanah, Tgk. H. Abdul Wahab

 (I).



Tanah Datar,Lintas Media News
 Memperingati Dies Natalis Universitas Terbuka (UT) yang ke 42, Tim dosen UT kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Kebencanaan di Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat sejak bulan Maret lalu.

Ketua Tim PKM Apri Kasman.MPD didampingi Dola Suciana, Erna Risnawati, dan Siti Utami Dewi Ningrum mengatakan, Kegiatan ini mengusung tema *“Pemulihan Kondisi Psikologis Masyarakat Pasca Bencana”* 

Menurut Apri,hari kedua kegiatan di Nagari Guguak Malalo, acara diawali dengan penyampaian materi PKM oleh Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat, yang diikuti oleh masyarakat Nagari Guguak Malalo sebagai peserta kegiatan.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan acara seremonial sekaligus penutupan rangkaian PKM yang telah berlangsung sejak bulan Maret lalu. Kegiatan ini merupakan kunjungan kedua tim ke Nagari Guguak Malalo.Jelas Apri Kasman

Apri Kasman juga menyampaikan bahwa, kegiatan PKM Kebencanaan ini merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian kepada masyarakat yang juga  merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis Universitas Terbuka yang ke-42 tahun.

“PKM Kebencanaan ini adalah bentuk nyata implementasi pengabdian kepada masyarakat sekaligus bagian dari rangkaian Dies Natalis Universitas Terbuka ke-42,” ujar Apri Kasman.

Selaku Ketua PKM Apri Kasman juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pimpinan Universitas Terbuka, sponsor kegiatan, serta seluruh tim PKM yang telah terlibat secara maksimal hingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik sampai selesai.
Dalam kegiatan seremonial tersebut, Direktur Universitas Terbuka Padang Dr. Mery Berlian, S.P., M.Si turut menyampaikan sambutannya terkait pelaksanaan PKM Kebencanaan yang dilaksanakan di beberapa wilayah terdampak bencana, seperti Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Nagari Guguak Malalo, Universitas Terbuka juga memberikan sejumlah hibah berupa pembangunan dua unit sumur bor, satu unit genset, karpet sajadah masjid, beras dan sembako, buku bacaan dan buku cetak, serta Al-Qur’an.

Acara kemudian ditutup dengan pembagian sembako dan beras kepada masyarakat yang hadir di Kantor Wali Nagari Guguak Malalo. Selain itu, para undangan juga diajak untuk melihat langsung lokasi sumur bor yang telah selesai dibangun.
Mewakili masyarakat Nagari Guguak Malalo, Wali Nagari Mulyadi, S.Sos., menyampaikan ucapan terima kasih kepada civitas akademika Universitas Terbuka atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada civitas akademika Universitas Terbuka dan mendoakan agar Universitas Terbuka selalu hadir di hati masyarakat,” ujar Mulyadi.(*)

 

Pasbar ,Lintas Media News Com. 


Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat resmi meluncurkan dan mensosialisasikan sistem Pemilihan Wali Nagari atau Pilwana berbasis elektronik e-Voting untuk Pilwana 2026. Peluncuran digelar di Aula Kantor Bupati Pasbar, Selasa 19/5.


Peluncuran ditandai dengan penandatanganan deklarasi dan kesepakatan bersama oleh Bupati Pasbar Yulianto bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pemungutan suara elektronik di hadapan peserta sosialisasi.


Bupati Yulianto menegaskan, penerapan e-Voting merupakan langkah strategis untuk mendorong modernisasi demokrasi di tingkat nagari agar lebih efektif, transparan, dan akuntabel.


Pilwana berbasis elektronik menjadi instrumen untuk memajukan demokrasi, membangun kepercayaan publik, serta meningkatkan efisiensi seluruh proses pemilihan,ujar Yulianto.


Ia mengapresiasi dukungan DPRD Pasbar, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Sekretaris Daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), serta seluruh pihak dalam penyusunan dan penganggaran Pilwana 2026.


Terkait keamanan sistem, Yulianto menyebut keraguan masyarakat terhadap e-Voting wajar terjadi. Namun, ia memastikan sistem telah dilengkapi pengamanan berlapis pada tahap prapemungutan, pemungutan, hingga pascapemungutan suara.


Kami berharap peserta sosialisasi ikut mengedukasi masyarakat agar tidak ragu menggunakan hak pilihnya,” katanya.


Perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Andrari, mengapresiasi langkah Pasaman Barat yang dinilai progresif dalam inovasi penyelenggaraan Pilwana. Menurutnya, pengembangan e-Voting merupakan hasil riset nasional BRIN setelah mendapat persetujuan Mahkamah Konstitusi .


Pasaman Barat menjadi kabupaten ke-29 di Indonesia yang melaksanakan e-Voting. Ini menunjukkan komitmen daerah menghadirkan demokrasi yang lebih modern dan efisien,” ujar Andrari.


Pada kegiatan itu, Direktur Utama PT Intens Riski Pratama memandu demonstrasi penggunaan perangkat e-Voting. Perangkat diperagakan langsung oleh Bupati Yulianto dan disaksikan unsur Forkopimda serta peserta sosialisasi.


Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari BRIN, demonstrasi perangkat oleh PT Intens, serta sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu Plt Kepala DPMN Pasbar Syaikhul Putra.

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Komitmen terhadap pelestarian lingkungan terus diperkuat PT Semen Padang melalui dukungannya terhadap kegiatan Workshop Pengolahan Sampah Organik dengan Budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF). Kegiatan ini digelar atas kolaborasi bersama FMIPA Universitas Andalas dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatera Barat di Belimbing Indah, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 itu merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat dengan sasaran Pondok Pesantren MTI Kapau. Workshop tersebut tidak hanya menghadirkan edukasi terkait pengelolaan sampah organik berbasis lingkungan, tetapi juga memberikan pelatihan langsung mengenai budidaya maggot BSF sebagai solusi pengurangan limbah organik yang efektif, ramah lingkungan, sekaligus bernilai ekonomis.

Para peserta dari lingkungan pesantren tampak antusias mengikuti setiap sesi pemaparan dan praktik lapangan. Mereka diperkenalkan pada konsep pengelolaan sampah organik yang tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan sebagai sumber daya yang dapat diolah menjadi produk bernilai guna.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala DLH Provinsi Sumatera Barat Tasliatul Fuaddi, Kepala Unit CSR PT Semen Padang Harnes, Wakil Dekan FMIPA Universitas Andalas Admi Nazra, Ketua MTI Kapau Ilham, Kepala Produksi 1 S2 Samsuardi, serta dosen dan peneliti Universitas Andalas Resti Rahayu.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menegaskan bahwa dukungan perusahaan terhadap kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup.

Menurutnya, PT Semen Padang terus mendorong program-program keberlanjutan yang memberi dampak nyata bagi masyarakat. Dukungan terhadap edukasi pengelolaan sampah organik dan budidaya maggot BSF menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

"Dukungan terhadap kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab perusahaan dalam melestarikan lingkungan sekaligus mendukung terciptanya masyarakat yang lebih peduli terhadap pengelolaan sampah secara berkelanjutan," kata Win Bernadino.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang Harnes menambahkan, bahwa PT Semen Padang mendukung penuh kegiatan edukatif yang berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan. Ia berharap ilmu dan praktik yang diperoleh peserta selama workshop dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

"Harapannya, peserta dapat mengaplikasikan materi yang diperoleh dengan baik sehingga budidaya maggot BSF ini benar-benar bisa dimanfaatkan, baik untuk pengurangan sampah organik maupun untuk memberikan nilai tambah ekonomi," ujarnya.

Ia menambahkan, pengelolaan sampah organik berbasis budidaya maggot merupakan salah satu pendekatan yang efektif dalam mendukung lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Selain mampu mengurai limbah rumah tangga dan sisa makanan secara cepat, maggot BSF juga memiliki potensi ekonomi karena dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan bahan pupuk organik.

Kepala DLH Provinsi Sumatera Barat Tasliatul Fuaddi yang membuka kegiatan, mengapresiasi kolaborasi yang terbangun antara PT Semen Padang, DLH Provinsi Sumbar, dan FMIPA Unand dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi melalui workshop seperti ini merupakan langkah konkret untuk membangun budaya sadar lingkungan sejak dini.

"Upaya pengelolaan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen, termasuk perguruan tinggi, dunia industri, dan masyarakat. Di momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, kita jadikan sebagai pengingat penting bahwa isu lingkungan harus menjadi perhatian bersama," katanya.

Wakil Dekan FMIPA Universitas Andalas Admi Nazra menyampaikan pentingnya sinergi antara akademisi, pemerintah, dan dunia usaha dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

"Persoalan sampah organik menjadi tantangan yang harus dijawab dengan pendekatan ilmiah dan partisipatif. Karena itu, edukasi mengenai budidaya maggot BSF dinilai menjadi salah satu solusi yang relevan untuk diterapkan di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan pesantren," ujarnya.

Dalam sesi praktik, peserta diperlihatkan secara langsung proses budidaya maggot BSF, mulai dari pengenalan media, pengelolaan limbah organik, hingga teknik pemeliharaan larva agar menghasilkan manfaat yang optimal. Antusiasme peserta terlihat tinggi saat mengikuti demonstrasi pengolahan sampah organik menjadi media pakan maggot.

Selain aspek lingkungan, peserta juga mendapat pemahaman mengenai potensi ekonomi dari budidaya maggot. Dengan pengelolaan yang tepat, budidaya ini dinilai mampu menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat karena hasilnya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan peternakan maupun pertanian organik.

Melalui kolaborasi PT Semen Padang, FMIPA Universitas Andalas, dan DLH Provinsi Sumatera Barat, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan agen-agen perubahan di tengah masyarakat yang tidak hanya memahami pentingnya pengelolaan sampah, tetapi juga mampu menerapkannya secara mandiri dan berkelanjutan. Sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri ini sekaligus menjadi gambaran nyata bagaimana pembangunan berkelanjutan dapat diwujudkan melalui langkah sederhana, namun berdampak luas bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat di Sumatera Barat.

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.