Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Gubernur Sumatra Barat melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem-Kesra) resmi melantik dan Mengukuhkan Dewan Hakim, Tim Teknologi Informasi (IT) Hakim, serta Panitera Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-XLI Tingkat Provinsi Sumatra Barat. Proses pelantikan dewan hakim berlangsung di Istana Bung Hatta, Sabtu (13/12).

Pelantikan sebanyak 279 orang tersebut terdiri dari, 37 orang Dewan Pengawas, 163 orang Dewan Hakim , 37 orang Panitera, 37 orang Operator IT dan IT Dewan Hakim sebanyak 5 orang.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem-Kesra) Setdaprov Sumbar, Ahmad Zakri, mengatakan, Dewan Hakim, Tim IT dan Panitera memegang peranan strategis dalam menjamin kualitas, objektivitas, transparansi, serta akuntabilitas pelaksanaan MTQ. Ia mengingatkan, MTQ bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga sarana syiar Islam dan penguatan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

“Saya berharap seluruh Dewan Hakim, Tim IT dan Panitera dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional serta menjunjung tinggi integritas. Keputusan yang dihasilkan harus objektif, adil serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Ahmad Zakri.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaksanaan MTQ, menjadi aspek penting guna mendukung kelancaran administrasi, penilaian serta publikasi hasil lomba. Ia berharap, sinergi antara Dewan Hakim, Tim IT dan Panitera dapat berjalan optimal.

Apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Bukittinggi sebagai lokasi pelaksanaan MTQ Nasional ke-XLI Tingkat Provinsi Sumatera Barat juga disampaikan

Ahmad Zakri. Ia menyebutkan, hal ini merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan penyelenggaraan yang tertib, lancar dan berkesan.

Sementara itu, Bukittinggi dinyatakan telah siap secara penuh dalam mendukung seluruh rangkaian kegiatan MTQ. Kesiapan mencakup kesiapan venue, sarana prasarana, serta dukungan teknis lainnya, agar pelaksanaan MTQ dapat berjalan sesuai dengan rencana. Hal itu diutarakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Eri Iswandi, selaku Panitia Pelaksana. (Sandra)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-41 Tingkat Provinsi Sumatra Barat resmi dibuka.  Pembukaan oleh Gubernur Sumatra Barat tersebut dilaksanakan di Lapangan Wirabraja, Sabtu (13/12).

Acara ini dihadiri Anggota DPR RI, Mulyadi dan Ade Rizki, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi selaku tuan rumah, para wali kota dan wakil wali kota dari 19 kabupaten/kota se-Sumatera Barat, Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh kafilah dari kabupaten dan kota se-Sumatra Barat.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, selaku Ketua Panitia Pelaksana, menyampaikan, tahun ini Kota Bukittinggi dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-41 Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Tema yang diangkat pada MTQN ke-41 Tingkat Sumatera Barat yakni “Bukittinggi Kota Perjuangan, Kita Bumikan Al-Qur’an untuk Sumatera Barat Unggul Menuju Indonesia Maju". MTQ tahun ini diikuti sebanyak 1.091 kafilah yang berasal dari 19 kabupaten dan kota se-Sumatra Barat. 

"MTQ Nasional ke-41 Tingkat Sumatra Barat tahun 2025 mempertandingkan 12 cabang lomba dengan 35 golongan. Seluruh cabang tersebut tersebar di 16 venue yang telah disiapkan panitia.  Penilaian lomba dilakukan oleh 163 orang dewan hakim yang terbagi ke dalam 17 majelis, didukung oleh 32 panitera serta tim teknologi informasi dewan hakim yang berjumlah 42 orang," jelasnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Barat, Mustafa, berharap seluruh kafilah bertanding sportif dan menjadikan MTQ ke-41 sebagai momentum keberkahan. Ia Juga mengungkapkan, MTQ di Kota Bukittinggi memiliki nilai historis dan strategis bagi pemulihan masyarakat dan penguatan kecintaan terhadap Al-Qur’an. 

Selanjutnya, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, setelah penantian lebih dari 32 tahun, Kota Bukittinggi kembali dipercaya menjadi tuan rumah. Meski pelaksanaan MTQ kali ini memiliki nuansa berbeda karena berlangsung di tengah suasana duka akibat bencana,  MTQ tahun ini menjadi momentum doa serta ikhtiar bersama bagi keselamatan dan keberkahan daerah. 

Ramlan mengatakan, Tema Dari Bukittinggi Kota Perjuangan untuk Sumatera Barat Unggul Menuju Indonesia Emas, menempatkan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membentuk generasi penerus bangsa yang beriman, berakhlak dan menjunjung nilai kerukunan. 

"MTQ ini kami harapkan tidak sekedar menjadi ajang perlombaan, tetapi dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan peserta lebih mengutamakan nilai-nilai Islam dari pada kemenangan semata,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi, menyampaikan  belasungkawa dan duka mendalam atas musibah yang menimpa Sumatra Barat. Pada suasana duka ini, MTQN ke 41 tingkat Sumatra Barat, menjadi cahaya dan penenang bagi masyarakat Sumbar. Ia mengingatkan, MTQ bukan hanya seremonial dan tradisi, tapi merupakan gerakan peradaban untuk membumikan Al Quran, menguatkan akhlak masyarakat, menguatkan karakter generasi muda Sumbar yang religius. 

Dikatakannya, tema yang diangkat sejalan dengan upaya Pemprov, untuk membawa Sumatra Barat emas menuju Indonesia emas. Bukittinggi merupakan kota perjuangan yang penuh sejarah. Pada kesempatan itu, Pemprov memberikan apresiasi untuk Pemko Bukittinggi yang memberikan hasil maksimal, untuk melaksanakan MTQ tingkat Sumatra Barat tahun 2025 ini.

"Kami berharap, MTQ ini melahirkan generasi Qurani, menghidupkan kompetisi yang jujur dan sportif, serta memperkuat tali silaturrahmi. MTQ ini diharapkan juga melahirkan qori qoriah terbaik untuk mewakili Sumbar di tingkat nasional. Kita juga berharap dengan momentum ini, Sumbar bisa kembali bangkit dari bencana yang melanda warga kita," ungkapnya.

Seremonial pembukaan MTQN ke 41 tingkat Sumatra Barat berlangsung meriah. Apalagi kegiatan ini ditutup dengan penampilan penyanyi religi Opick, yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan pengunjung Bukittinggi. (Sandra)

Malalak,Lintas Media News
 Selain terlibat pada pencarian dan penyelamatan korban bencana serta penghimpuan/distribusi logistik, PMI Sumatera Barat ikut membantu masyarakat membersihkan perkampungan yang dilanda banjir dari material hanyut yang memenuhi pemukiman.
Sabtu (13/12/2025).

Pada kesempatan itu,PMI Sumbar mengajak Tim gabungan Relawan PMI Agam dan Bukittinggi ikut bergotong royong  (goro) dengan masyarakat se-Kecamatan Malalak, Agam. 

Ketua PMI Sumbar Aristo Munandar dan Ketua PMI Bukittinggi Chairunas ikut serta memberi semangat para relawan dan warga masyarakat dalam goro itu.
Goro dimulai dari membersihkan Mesjid dan Gedung Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Tobo, yang merupakan titik awal banjir bandang menghantam pemukiman warga. 

Dengan alat kebersihan seadanya yang mereka bawa dari rumah masing-masing, ratusan warga Malalak, Relawan PMI dan TNI bahu membahu membersihkan bebatuan, pohon pohon yang terseret arus dan puing reruntuhan bangunan. Aksi bersih ini akan dilakukan hingga ke batas rumah terdampak yang berada di pinggir jalan Malalak- Bukittinggi. 

Syamsuardi (64) salah seorang warga Kecamatan Malalak yang aman dari bencana mengatakan aksi bersih atau gotong royong ini merupakan ajakan dari tokoh masyarakat Malalak dan Pemerintah Kecamatan. 

"Dari Kecamatan mengumumkan bahwa hari ini ada goro. Jadi semua laki-laki dewasa warga Malalak diminta untuk ikut,” ucapnya. 

Ia mengaku tidak keberatan dengan ajakan tersebut. "Kita sebagai warga yang tidak terdampak parah, hanya bisa membantu seperti ini saja,” tutur Syamsuardi. 

Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat,  Aristo Munandar yang ikut mendampingi kegiatan ini menyampaikan bahwa PMI sudah melaksanakan tugasnya dalam penanggulangan bencana di Sumatera Barat ini. Salah satunya ialah aksi bersih. "6 jam setelah bencana terjadi, PMI sudah harus dilapangan dengan beberapa layanan kemanusiaan,” kata Aristo. 

Sementara itu Kepala Markas PMI Kota Bukittinggi mengatakan bahwa kebersamaan dan kepedulian masyarakat Malalak sangat dirasakan selama memberikan bantuan kemanusiaan. Pasalnya setiap PMI memberikan layanan, masyarakat tidak hanya antusias menerima bantuan tersebut.

 "Kami sangat terbantu dengan dukungan dari masyarakat Malalak, semua giat terasa menjadi ringan dan aman," ujar Jais. 

Selain melakukan giat aksi bersih, PMI juga membuka pelayanan kesehatan dan distribusi barang bantuan berupa kompor gas, tabung gas, kitchen kit, dan sembako.(rls)



Padang,Lintas Media News
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Evi Yandri Rajo Budiman menghimbau warga Kota Padang khususnya dan warga masyarat Sumbar umumnya untuk lebih waspada dengan banjir susulan.

Himbauan tersebut disampaikan Evi Yandri disaat membantu warga masyarakat yang terkena banjir susulan di kawasan Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang, akibat hujan lebat sepanjang Minggu, 14 Desember 2025.

“Warga agar selalu waspada terhadap segala kemungkinan yang akan terjadi,terutama yang berada di daerah aliran sungai, jika hujan agar segera ke pengungsian,” imbaunya.

Selain itu, bagi warga yang tinggal di perbukitan, Evi Yandri mengimbau, agar tetap waspada dengan longsor.

“Yang berada di pinggir perbukitan agar waspada terhadap longsor, karena pantauan kami sangat banyak titik yang berpotensi longsor,” katanya.

Kepada pemerintah, Evi Yandri meminta agar mendata dan merelokasi masyarakat berada di daerah bencana.

“Pemerintah daerah kita harapkan agar segera mendata dan merelokasi masyarakat berada di daerah bencana,” ujarnya.

Sebagai wakil rakyat, Evi Yandri juga berkolaborasi dengan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy dan artis ternama Raffi Ahmad membangun hunian sementara (Huntara) bagi pengungsi terdampak banjir dan longsor.

“Rencananya 100 di Pauh dan 30 di Kuranji. Namun di Kuranji masih proses penyediaan atau pinjam pakai lahan,” katanya. (*/st)

 

 launching BPJS ketenagakerjaan gratis

PARIWARA

SOLOK KOTA. Lintasmedianews.com. 

Pada tanggal 16 Desember 2025 Kota Solok berusia 55 tahun. Kota Solok Terus Berbenah dibawah kepemimpinan Walikota Solok Ramadhani Kirana Putra dan Wakil Walikota Suryadi Nurdal.

Mereka bekerja semaksimal mungkin untuk mewujudkan visi dan misi mereka untuk terwujudnya Kota Solok Serambi Madinah yang Berkah, Maju, Sejahtera dan Madani. diantara nya yg sudah terealisasi sampai saat ini adalah,

Peningkatan layanan kesehatan dengan perluasan Universal Health Coverage (UHC) dimana jumlah kepesertaan yang dibiayai Pemerintah Kota Solok sampai dengan bulan Desember 2025 sebanyak 16.916 jiwa dengan persentase UHC sebesar 98,7% dan keaktifan kepesertaan sebesar 91,72%. Kemudian juga meningkatkan fasilitas puskesmas serta penguatan layanan berbasis digital.


Launching air bersih  PDAM  siap minum di RSUD Serambi Madinah Kota Solok

 Perlindungan sosial bagi pekerja rentan (asuransi kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan) dengan telah meluncurkan program perlindungan sosial untuk 2.260 pekerja rentan (buruh bangunan, tukang ojek, pekerja informal) yang mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

 Penguatan menjalankan program Smart School dan Literasi Digital, integrasi teknologi dalam proses belajar mengajar dan perbaikan sarana prasarana dan manajemen sekolah. 

Memberikan Bantuan Seragam dan Perlengkapan Sekolah untuk peserta didik tingkat SD dan SMP kurang mampu.

              Penghargaan WTP yg ke 9 untuk Kota Solok


Pembayaran rekening air Air PDAM gratis untuk seluruh masjid dan mushulla terhitung mulai bulan Maret 2025.

Pembangunan infrastruktur perkotaan di Kota Solok saat ini menunjukkan kemajuan nyata terutama disektor air baku/irigasi dengan keberhasilan embung Batang Binguang, serta upaya serius memperbaiki jalan dan konektifitas melalui usulan Jalan Lingkar Utara.

Program keagamaan dan sosial melalui peningkatan kegiatan dakwah, bantuan sosial tepat sasaran dan penguatan karakter religius masyarakat.

 penyerahan seragam gratis untuk anak sekolah

Memperkuat fondasi tata kelola pemerintahan, dengan melakukan perampingan struktur organisasi pemerintahan dengan ditetapkannya Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Nomor 5

Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah . Transformasi layanan publik yang cepat, transparan dan berbasis teknologi. 

Program-program lainnya juga terus diselesaikan secara terukur dan bekelanjutan, sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah termasuk dengan melakukan penataan kawasan pusat kota menjadi "Kawasan Pusat Kota Terpadu" sebagai bagian program infrastruktur dan penataan ruang yang perencaaannya sudah dimulai pada tahun 2025 ini. dan Memperhatikan berbagai peluang tantangan serta kondisi internal maupun eksternal yang ada, tentu menuntut sistem pengelolaan pemerintahan dan pembangunan yang responsif, inovatif dan berkelanjutan dalam upaya.(T/K)


Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Sebagai tuan rumah, Kota Bukittinggi utus 69 Kafilah dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke 41 tingkat Sumatra Barat.  Peserta langsung didaftarkan pada panitia pelaksana, di balairung rumah dinas wako, Jumat (12/12). 

Pimpinan Rombongan, H. Zulfikar, menjelaskan, Kafilah Bukittinggi pada MTQN ke 41 tingkat Sumatra Barat ini, berjumlah 69 orang. Mereka akan berjuang untuk mensyi’arkan ayat suci Al Quran dalam 11 cabang lomba, dengan 32 golongan.

“Bismillah. Kafilah Kota Bukittinggi siap bertanding dalam MTQN ke 41 tingkat Sumatra Barat. Kita telah laksanakan Training Center (TC) sejak beberapa bulan lalu. InsyaAllah, kita siap meraih yang terbaik, minimal masuk lima besar pada MTQ tahun ini. Mohon doa dan dukungan dari masyarkat Bukittinggi,” ungkapnya. 

Rombongan kafilah Bukittinggi disambut langsung Wakil Wali Kota yang juga Ketua LPTQ Bukittinggi, Ibnu Asis yang sekaligus Ketua panitia pelaksana MTQN ke 41 tingkat Sumatra Barat. Ibnu menyebutkan seluruh persiapan telah matang, termasuk dengan kafilah dari Kota Jam Gadang sendiri sebagai tuan rumah.

“Alhamdulillah, persiapan kita sudah sangat matang. Targetnya sukses persaipan, sukses pelaksanaan dan sukses hasil. Hasil yang dimaksud, termasuk nantinya dengan hasil yang membanggakan dari para kafilah kita. InsyaAllah target lima besar harus kita upayakan,” ungkapnya.

Penyambutan kafilah dimulai pada tanggal 12 sampai 13 Desember 2025. Pada hari pertama hingga Jumat siang, penyambutan kafilah dilakukan langsung Wakil Wali Kota Bukittinggi, bersama Kakan Kemenag, Eri Iswandi dan sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemko Bukittinggi.

Pembukaan MTQN ke 41 tingkat Sumatra Barat, akan dilaksankaan pada tanggal 13 Desember 2025, sekitar pukul 20.00 WIB. MTQ  kali ini terdiri dari 13 cabang lomba dengan 35 golongan yang akan berlangsung mulai 14 hingga 18 Desember 2025, pada 16 venue yang telah disiapkan. (Sandra)

 


PARIWARA

Kota Padang, Lintasmedianews.com

Panitia Khusus III (Pansus III) DPRD Kota Padang menggelar rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Adat Budaya Minangkabau, Selasa (9/12/2025). Ranperda ini disiapkan sebagai payung hukum untuk menjamin keberlangsungan adat dan budaya Minangkabau di Kota Padang, meskipun sistem pemerintahan terendah di daerah ini berbentuk kelurahan, bukan nagari.


Ketua Pansus III DPRD Padang, Mulyadi Muslim, menyampaikan bahwa penyusunan Ranperda ini dilatarbelakangi oleh pengesahan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2022 tentang Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat. Undang-undang tersebut menegaskan filosofi adat “Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah” sebagai amanah hukum yang wajib ditindaklanjuti melalui peraturan daerah.

“Inilah alasan kita membuat Perda, untuk memastikan adat budaya Minangkabau bisa kita lestarikan sesuai dengan versi Ninik Mamak, karena merekalah pemilik nagari dan pemilik adat,” ujar Mulyadi Muslim.

Rapat Pansus III secara khusus menghadirkan Ninik Mamak dan Penghulu dari 10 nagari yang telah ada di Padang jauh sebelum negara berdiri. Pelibatan langsung tokoh adat ini bertujuan memastikan Ranperda yang dihasilkan benar-benar memayungi dan menguatkan adat budaya Minangkabau sesuai dengan sistem dan nilai yang dianut masyarakat adat.


Salah satu fokus utama Ranperda adalah pelestarian budaya bagi generasi muda, khususnya anak-anak sekolah. Jika disahkan, Perda ini akan mengamanatkan penerapan pelajaran dan nilai-nilai budaya Minangkabau di seluruh lembaga pendidikan formal dan informal tingkat dasar dan menengah. Kebijakan ini akan menggantikan pola sebelumnya yang hanya bersifat instruksi kepala daerah atau dinas terkait.


Dalam pembahasan tersebut, Mulyadi Muslim juga menyoroti pengaturan mengenai Dubalang (pengawal adat). Ia menegaskan pentingnya penegasan fungsi dan tugas dubalang kota agar tidak tumpang tindih dengan peran Satpol PP maupun dubalang nagari yang berada di bawah kewenangan Ninik Mamak dan Penghulu.

Pansus III merekomendasikan agar peran dan tupoksi dubalang kota dikoreksi serta disesuaikan dengan aspirasi masyarakat adat, sehingga pelaksanaannya di tingkat kecamatan dan kelurahan lebih efektif dan tidak menimbulkan konflik kewenangan.


Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Pansus III ini dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD serta tokoh adat dari 10 nagari di Kota Padang. DPRD berharap Ranperda tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Adat Budaya Minangkabau ini dapat segera disahkan sebagai payung hukum yang kuat bagi Pemerintah Kota Padang.

Dengan adanya Perda tersebut, nilai-nilai adat Minangkabau yang “indak lekang dek paneh, ndak lapuak dek hujan” diharapkan dapat terus lestari dan terintegrasi dalam sistem pemerintahan kelurahan. (*)

 


PARIWARA

Padang, Lintasmedianews.com

DPRD Kota Padang mengambil langkah strategis dengan menggelar Rapat Paripurna pada Selasa (9/12/2025) guna merumuskan Roadmap Penanganan Banjir Bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang. Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, dan menjadi forum penting untuk mengevaluasi dampak bencana serta menetapkan langkah penanganan yang terukur, terkoordinasi, dan berkelanjutan.


Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Padang, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dalam kesempatan tersebut, DPRD menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh proses penanganan bencana berjalan optimal dan tepat sasaran.

Roadmap yang disusun bertujuan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana banjir bandang. Fokus utama diarahkan pada pemulihan layanan dasar, perbaikan infrastruktur, serta pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Sekretaris Daerah Kota Padang, Andree Algamar, menyampaikan apresiasi atas peran aktif DPRD Kota Padang yang sejak hari pertama bencana telah turun langsung ke lapangan untuk mendampingi masyarakat. Menurutnya, masukan DPRD yang diperoleh dari hasil pengawasan lapangan menjadi elemen penting dalam penyusunan langkah tindak lanjut oleh Pemerintah Kota Padang.
Sebagai langkah awal penanganan, status tanggap darurat bencana diperpanjang hingga 15 Desember 2025. Perpanjangan ini dimaksudkan untuk memberikan waktu yang cukup bagi pemerintah daerah dalam memastikan pemulihan layanan dasar berjalan optimal sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.

DPRD Kota Padang juga menyoroti tingkat kerusakan infrastruktur yang dinilai sangat berat, bahkan disebut sebagai bencana terparah yang dialami Kota Padang sejak gempa besar tahun 2009. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan lintas sektor dan lintas lembaga, termasuk koordinasi intensif dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai bagian dari implementasi roadmap yang telah disusun.


Melalui rapat paripurna ini, DPRD menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penanganan bencana hingga tahap pemulihan selesai. Pernyataan ini menjadi jaminan kepada masyarakat bahwa DPRD Kota Padang akan hadir dan memastikan roadmap penanganan pascabencana dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab. (*)

 

Pasbar, Lintasmedianews.com

Bupati Pasaman Barat, Yulianto, melepas kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Pasaman Barat pada Jumat (12/12) di Aula Rumah Dinas Bupati. Kafilah tersebut akan berlaga pada MTQ ke-41 Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang digelar di Bukittinggi pada 13–18 Desember 2025.

Acara pelepasan dihadiri Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail, Ketua TP-PKK Ny. Sifrowati, Kepala Kantor Kementerian Agama, Kepala BNN, pimpinan kafilah, serta para pelatih dan peserta MTQ. Tahun ini, Pasaman Barat mengirim 29 peserta yang didampingi 40 pelatih dan official.

Dalam sambutannya, Bupati Yulianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, dan official atas kesungguhan mereka mempersiapkan diri menghadapi ajang provinsi tersebut.

Kita tidak harus menjadi juara satu, namun jangan sampai berada pada posisi terendah. Kami sangat mendukung dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pelatih dan peserta yang telah berlatih keras, ujar Bupati.

Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan serta menjunjung tinggi nama baik daerah selama perlombaan berlangsung. Bupati berharap kafilah Pasaman Barat mampu mengangkat harkat dan martabat daerah pada MTQ tingkat provinsi tahun ini.

Acara ditutup dengan penyerahan bendera kafilah secara simbolis sebagai tanda resmi pelepasan kafilah MTQ Pasaman Barat menuju Bukittinggi.

 


Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Pemerintah Kota Bukittinggi mulai menyambut kedatangan para kafilah dari berbagai kabupaten/kota, satu hari jelang dibukanya Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-41 Tingkat Provinsi Sumatra Barat. Kedatangan para kafilah ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan MTQN XLI Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025 di Kota Bukittinggi.

Kedatangan mereka dipusatkan di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi sebagai posko pendaftaran, pada Jumat, 12 Desember 2025. Diketahui, Kafilah pertama yang tiba berasal dari Kabupaten Kepulauan Mentawai, disusul tuan rumah Bukittinggi dan daerah lainnya. 

Rombongan kafilah Kabupaten Kota se Sumatra Barat pada proses pendaftaran hari pertama ini, disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Eri Iswandi. Prosesi penyambutan diawali dengan pengalungan sal, sebagai simbol doa, keselamatan dan harapan agar seluruh kafilah mendapatkan kelancaran serta kesuksesan dalam mengikuti seluruh rangkaian MTQN XLI.

Usai penyambutan, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan jamuan ringan bersama jajaran Pemerintah Kota Bukittinggi, serta pendaftaran kafilah kepada panitia. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak mewarnai pertemuan tersebut.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, selamat datang kepada seluruh kafilah yang mulai berdatangan. Penyambutan kafilah dijadwalkan berlangsung dalam dua gelombang, yaitu pada tanggal 12 dan 13 Desember 2025. Pembagian gelombang dilakukan untuk memastikan seluruh kafilah dari 19 kabupaten/kota se-Sumatera Barat dapat diterima secara tertib dan penuh keramahan.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Bukittinggi mengucapkan selamat datang kepada seluruh kafilah MTQ dari kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Semoga pelaksanaan MTQ ke-41 ini menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan melahirkan Qori dan Qoriah terbaik yang akan mengharumkan nama daerah nantinya,” Ujar Ibnu Asis. (Sandra)

 


PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Setelah sempat putus total akibat tergerus banjir bandang, akses jalan menuju Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, akhirnya kembali dapat dilalui, pada Jumat (12/12/2025) sore.

Upaya pemulihan ini tak lepas dari kerja cepat tim Semen Padang Peduli yang sejak pagi hingga sore hari mengerahkan alat berat untuk menormalkan kembali jalur yang menjadi nadi pergerakan warga tersebut.

Banjir bandang yang kembali melanda kawasan Batu Busuk pada Rabu (10/12/2025) menyebabkan badan jalan amblas dan akses terputus. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat lumpuh, termasuk mobilitas warga yang hendak keluar-masuk daerah tersebut. 

Situasi darurat ini langsung direspon oleh PT Semen Padang, anak perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG melalui Semen Padang Peduli.

Koordinator Lapangan Posko Semen Padang Peduli, Ferdy Dinardo, menjelaskan bahwa pengerahan alat berat dilakukan atas instruksi langsung manajemen perusahaan yang ingin memastikan akses masyarakat segera dipulihkan. Sejak pagi, satu unit ekskavator diturunkan untuk menata ulang badan jalan yang tergerus aliran banjir.

“Dari pagi hingga sore, alat berat kami bekerja tanpa henti untuk memperbaiki jalan yang rusak berat. Alhamdulillah, sore ini jalur tersebut sudah bisa dilewati oleh sepeda motor dan digunakan warga yang berjalan kaki,” ujarnya.

Ferdy menambahkan, kondisi jalan sebelumnya berada pada level kritis, dengan sebagian badan jalan hanyut dan menyisakan tebing curam. Perbaikan yang dilakukan tidak hanya sekadar menimbun, tetapi juga membentuk kontur jalan agar cukup aman dilewati warga dalam situasi darurat.

Sementara itu, Lurah Lambung Bukit, Andi Defriyan, menyampaikan apresiasi atas gerak cepat Semen Padang Peduli. Ia menyebut kehadiran alat berat perusahaan menjadi penyelamat bagi warga yang sudah dua hari terisolasi.

“Kami sangat berterima kasih kepada PT Semen Padang yang telah mengerahkan alat berat untuk perbaikan jalan ini. Setidaknya kini warga bisa kembali beraktivitas, terutama mereka yang harus keluar untuk kebutuhan mendesak,” katanya.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan bahwa kontribusi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir dalam setiap kondisi darurat yang dialami masyarakat sekitar.

“Sejak hari pertama banjir bandang terjadi, tim kami sudah berada di Batu Busuk. Kami menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC), menyediakan makan siang dan malam bagi warga yang mengungsi, serta mendukung kebutuhan dapur umum. Membantu pemulihan akses jalan ini adalah bagian dari tanggung jawab kami kepada masyarakat,” ujarnya.

Win Bernadino menambahkan, langkah sigap Semen Padang Peduli ini juga sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin yang menekankan penguatan ketahanan nasional, peningkatan layanan publik, dan percepatan penanganan bencana. 

Menurutnya, perusahaan BUMN harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan serta dukungan cepat pada saat-saat kritis.

Dengan terbukanya kembali jalan Batu Busuk, meski untuk sementara baru dapat dilalui sepeda motor dan pejalan kaki, warga mulai bisa bernapas lega. Aktivitas harian perlahan dapat berjalan, dan penyaluran bantuan logistik menjadi lebih mudah.

Upaya lanjutan untuk peningkatan keamanan dan ketahanan jalan ke depan masih dibutuhkan, namun langkah cepat Semen Padang menjadi penopang awal pemulihan kawasan terdampak bencana tersebut.

 

SOLOK KOTA Lintasmedianews.com 

Subuh di Gurun Bagan, Kelurahan VI Suku, Jumat (12/12/2025) hadir dengan suasana yang penuh keheningan dan harapan. Masjid Nur Syuhada kembali dipenuhi jamaah dalam kegiatan Safari Subuh yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Solok. Turut hadir Wakil Wali Kota, beberapa kepala OPD, serta masyarakat setempat yang menyambut kegiatan ini dengan hangat.

Sejak pagi buta, Wali Kota dan jajaran terlihat menyatu dalam saf jamaah—mengirimkan pesan bahwa pemerintah hadir tidak hanya sebagai penyelenggara kebijakan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ingin mendengar dan mendampingi warganya.

Dalam arahannya seusai ibadah, Wali Kota menekankan pentingnya kebersamaan untuk memulihkan lingkungan setelah bencana banjir yang melanda beberapa waktu lalu. Ia mengajak masyarakat melakukan gotong royong di lingkungan masing-masing sebagai langkah awal menjaga kebersihan, kesehatan, dan keselamatan bersama. “Banjir meninggalkan jejak, tetapi dengan kebersamaan kita bisa memulihkannya. Mari kita jaga lingkungan, bersihkan selokan, halaman, dan kawasan sekitar rumah. Gotong royong adalah kekuatan kita,” ujarnya.

Selain itu, Wali Kota juga mengingatkan bahwa pembangunan Kota Solok tidak hanya diukur dari fisik dan infrastruktur, tetapi dari kekuatan sosial masyarakat yang saling peduli dan saling menguatkan. Safari Subuh menjadi ruang untuk menumbuhkan kembali semangat itu—mendekatkan pemerintah dengan warga, membuka dialog ringan namun bermakna, dan meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga kota ini tetap aman dan nyaman.

Dari Masjid Nur Syuhada, pesan keteduhan dan kebersamaan itu kembali dipantulkan. Sebuah ajakan untuk merawat silaturahmi, menjaga lingkungan, dan terus melangkah bersama demi masa depan Kota Solok yang lebih bersih, sejuk, dan tangguh.(T/K)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.