Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok


Jakarta,Lintas Media News
Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar rapat perdana di Kantor Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2025). Sejumlah hal progresif dibahas dalam pertemuan tersebut. 

Terkait rapat perdana tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa, Korps Bhayangkara sejak awal selalu terbuka akan kritik dan evaluasi. Hal itu diserap demi melakukan evaluasi agar institusi Polri terus menjadi lebih baik, sebagaimana diharapkan oleh masyarakat luas. 

"Pada prinsipnya, Polri tentunya selalu terbuka untuk menerima perbaikan, menerima evaluasi, karena kita juga tentunya ingin terus mewujudkan performa Polri. Sehingga Polri ini betul-betul bisa menjadi institusi yang mewujudkan apa yang bisa diharapkan oleh masyarakat," kata Sigit. 

Sigit menyadari bahwa, Polri adalah anak kandung dari reformasi. Sebab itu, masyarakat memiliki harapan lebih terhadap Korps Bhayangkara. 

"Khususnya kita memahami bahwa Polri adalah hasil buah reformasi, sehingga tentunya harapan masyarakat pasca-reformasi bisa ditindaklanjuti oleh institusi Polri," ujar Sigit. 

Lebih dalam, Sigit mengungkapkan, dalam kesempatan rapat perdana ini, jajaran Polri bakal dengan cepat merespons seluruh arahan maupun masukan dari Komisi Percepatan Reformasi. 

"Kami di sini sebagai upaya untuk supaya bisa merespons cepat dan segera mengimplementasikan terkait dengan rekomendasi-rekomendasi yang nanti akan diberikan oleh Ketua Tim Reformasi kepada Bapak Presiden dan selanjutnya tentu harus kita tindaklanjuti," tutup Sigit.(rls)

 


PARIWARA

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion memimpin rapat paripurna dalam rangka pandangan umum fraksi-fraksi terhadap RAPBD tahun anggaran 2026, bertempat di ruang sidang utama DPRD setempat, Jalan Bagindo Azis Chan Bypass Kelurahan Sungai Sapih Kecamatan Kuranji, Senin, 10 November 2025.

Pada kesempatan itu, Muharlion didampingi Wakil Ketua: Mastilizal Aye, Osman Ayub, dan Jupri serta Sekretaris Dewan (Sekwan) Hendrizal Azhar.

Rapat dihadiri Wali Kota Fadly Amran dan Kepala OPD. Hadir juga unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Dalam pandangan umumnya, masing-masing perwakilan dari Fraksi DPRD menyampaikan pendapatnya. 

Sejumlah fraksi memberi apresiasi terhadap kerja keras Pemko Padang dalam menyusun RAPBD 2026 ini.

Juga ditegaskan  bahwa dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026 diperlukan peningkatan efektivitas. 

Seperti yang disampaikab Fraksi Gerindra dan Fraksi PAN. Kedua fraksi itu menilai bahwa pemangkasan dari pusat tidak boleh menjadi halangan bagi Pemko Padang dalam memberikan pelayanan maksimal, justru kebijakan pemerintah pusat itu harus dijadikan sebagai motivasi tambahan dalam mencari sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) lain dengan mengoptimalkan setiap sumber daya yang ada. 

APBD 2026 juga tetap harus memprioritaskan bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan penanggulangan bencana.

Fraksi PKB-Ummat berpandangan, belanja daerah merupakan komponen pengeluaran yang digunakan untuk menjalankan fungsi pemerintahan dan pelayanan public. 

Belanja daerah diarahkan pada pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Padang yang terdiri dari Urusan Pemerintahan wajib, urusan pemerintahan pilihan, Unsur pendukung, unsur penunjang, unsur pengawas, unsur kewilayahan, unsur pemerintahan umum dan unsur kekhususan.

Lebih lanjut, Fraksi PKB-Ummat berpandangan jebijakan umum yang diterapkan adalah mengupayakan penetapan target penerimaan daerah yang terukur secara rasional dengan mempedomani penetapan alokasi dana transfer dari pemerintah pusat, penerimaan dan realisasi pendapatan tahun 2025, sinergisitas perizinan dengan pengelolaan pajak dan retribusi daerah, serta asumsi pertumbuhan ekonomi yang mempengaruhi sumber pendapatan daerah.

Pendapatan daerah pada rancangan APBD tahun 2026 ini, menurut Fraksi PKB-Ummat, meliputi:

• pendapatan asli daerah (PAD) direncanakan sebesar 1,12 triliun rupiah, target ini sama dengan target yang telah disepakati pada KUA-PPAS tahun 2026. 

• pendapatan transfer pada KUA-PPAS yang telah di sepakati sebesar 1,87 triliun rupiah disesuaikan menjadi 1,53 triliun rupiah, berkurang sebesar 345,8 miliar rupiah atau turun 18,4%. 

Hal ini mempedomani surat direktur jenderal perimbangan keuangan KEMENTERIAN KEUANGAN-RI nomor S-62/PK/2025 tentang penyampaian rancangan alokasi transfer ke daerah tahun 2026 dan surat kepala bapenda provinsi sumatera barat perihal penyampian pagu bagi hasil pajak provinsi pada APBD-P provinsi sumbar TA.2025.

Secara total pendapatan daerah berkurang sebesar 345,8 miliar rupiah atau turun 11,52 % dari semula 3 triliun rupiah menjadi 2,65 triliun rupiah.

Fraksi PKB-UMMAT berpendapat bahwa dalam penyusunan anggaran harus memandang bahwa Upaya pencapaian kesejahteraan dan kemakmuran rakyat adalah orentasi dan tujuan utama dalam Pembangunan.

Sehingga setiap rupiah yang dianggarkan oleh Pemerintah Kota Padang seharusnya berbanding lurus dengan capaian peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Padang.

Fraksi PKB-UMMAT mendukung upaya-upaya yang dilakukan dalam Rancangan APBD ini, dengan catatan bahwa setiap kebijakan dan perubahan yang dilakukan didasarkan pada analisis yang mendalam, berorientasi pada hasil nyata, dan mempertimbangkan keberlanjutan dalam jangka panjang.

Kebijakan APBD tidak hanya harus adaptif terhadap rancangan, tetapi juga harus mampu memberikan Solusi yang berkelanjutan bagi tantangan yang dihadapi Kota Padang. 

Salah satunya seperti, perlu strategi yang lebih agresif dalam menggali potensi PAD agar dapat mengurangi ketergantungan dan memastikan keberlanjutan pendanaan Pembangunan daerah.

Wali Kota Padang, Fadly Amran sepemahaman dengan DPRD setempat terkait sejumlah langkah strategis yang mesti diambil dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Diakuinya, pemangkasan dana transfer dari pusat untuk 2026 mesti disikapi dengan arif bijaksana agar program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat terealisasi dengan maksimal. 

"Tentunya memang perlu kekreatifitasan dalam mengelola APBD di tahun 2026 mendatang," kata Fadly Amran usai memghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Padang tersebut.

"Mudah-mudahan dengan saran, masukan, dan pertanyaan ini dapat kami jadikan bahan untuk memberikan jawaban dari Pemko Padang nantinya," terang Fadly Amran. 

Setelah mendengarkan pandangan umum fraksi kali, Pemko Padang akan menyampaikan tanggapan resmi pada rapat paripurna berikutnya. (*) 



Jakarta,Lintas Media News
 Transformasi Polri di era digital tidak hanya mencakup modernisasi teknologi, tetapi juga pembaruan paradigma dalam strategi komunikasi publik dan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu sosok yang berperan aktif dalam menggerakkan perubahan ini adalah Kombes Pol Dwi Sulistyawan, S.H., S.I.K., M.Si., perwira menengah Polri yang dikenal visioner, inovatif, dan berorientasi pada kemajuan institusi.

Dalam kesempatan diskusi yang berlangsung Senin, 10 November 2025 — di kantor Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Jalan Veteran II No. 7C, Jakarta, Kombes Dwi memaparkan gagasan transformasinya melalui proyek perubahan berjudul “Strategi Informasi Publik: Optimalisasi Sistem Penerangan Masyarakat pada Strategi Komunikasi Publik Polri dalam Meningkatkan Partisipasi dan Kepercayaan Masyarakat.”

Melalui proyek tersebut, Kombes Dwi mengedepankan pendekatan komunikasi publik yang lebih terbuka, adaptif, dan berbasis digital, sejalan dengan tuntutan era globalisasi dan ekspektasi masyarakat terhadap institusi kepolisian yang modern.

“Transformasi Polri tidak hanya soal teknologi, tetapi juga tentang membangun kecepatan, transparansi, dan kedekatan dengan masyarakat. Dengan strategi informasi publik yang kuat, Polri akan semakin dipercaya dan dihormati,” ujar Kombes Dwi Sulistyawan.

Inovasi ini mendapat apresiasi dari Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Drs. Firdaus, M.Si., yang menilai langkah tersebut sebagai terobosan penting dalam membangun citra positif Polri di era digital.

“Dengan proyek perubahan ini, saya yakin Humas Polri akan semakin sukses dalam memberikan informasi kepada masyarakat, dan kepercayaan publik terhadap Polri akan terus meningkat,” ujar Firdaus.

Melalui sistem SIPENMAS (Sistem Penerangan Masyarakat) yang digagasnya, Kombes Dwi berupaya memperkuat peran komunikasi publik Polri agar lebih cepat, akurat, dan humanis. Program ini diharapkan menjadi sarana efektif dalam mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di tengah tantangan informasi global.

Langkah strategis ini menjadi bukti nyata komitmen Polri menuju institusi modern yang responsif terhadap dinamika zaman, dengan Kombes Pol Dwi Sulistyawan sebagai salah satu motor penggerak transformasi menuju era digital dan globalisasi.

Bravo SIPENMAS!



Padang,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas penetapan Hajjah Rahmah El Yunusiyah sebagai Pahlawan Nasional Tahun 2025 oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Menurut Muhidi, penghargaan tersebut bukan hanya bentuk pengakuan terhadap sosok Rahmah El Yunusiyah sebagai pelopor pendidikan Islam perempuan, tetapi juga simbol dari nilai perjuangan dan semangat pembangunan yang terus hidup di Sumatera Barat.

“Kita patut bersyukur dan berbangga. Rahmah El Yunusiyah tidak hanya tokoh pendidikan, tetapi juga simbol perjuangan perempuan yang menyalakan semangat kemerdekaan dan kemajuan bangsa,” ujar Muhidi, Selasa (11/11/2025) di Padang.

Muhidi menilai, gagasan dan perjuangan Rahmah El Yunusiyah sangat relevan dengan arah pembangunan Sumatera Barat saat ini, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah.

“Pemikiran beliau jauh mendahului zamannya. Rahmah mengajarkan bahwa perempuan harus berilmu, percaya diri, dan memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa. Itu nilai yang sedang kita dorong di Sumatera Barat,” jelasnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai perjuangan dan pendidikan yang ditanamkan Rahmah El Yunusiyah menjadi teladan bagi generasi muda Minangkabau untuk terus menjunjung tinggi pendidikan, moral, dan semangat pengabdian.

“Generasi muda, terutama perempuan Sumatera Barat, harus meneladani keberanian dan keteguhan beliau. Jadikan ilmu dan kerja nyata sebagai jalan untuk membawa daerah ini menuju kesejahteraan dan kemajuan,” pesannya.

Lebih lanjut Muhidi menegaskan, DPRD Sumbar berkomitmen mendukung penguatan sektor pendidikan dan pemberdayaan perempuan melalui kebijakan dan alokasi anggaran yang berpihak pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Kami di DPRD akan terus memastikan agar kebijakan pembangunan daerah berpihak pada penguatan pendidikan, terutama yang membuka ruang bagi perempuan untuk tampil dan memimpin. Semangat Rahmah El Yunusiyah menjadi inspirasi nyata bagi arah kebijakan tersebut,” tegasnya.

Dengan dianugerahkannya gelar Pahlawan Nasional kepada Rahmah El Yunusiyah, Sumatera Barat kembali menegaskan diri sebagai daerah yang kaya akan nilai perjuangan, pendidikan, dan pembaruan sosial yang menjadi fondasi penting bagi pembangunan Indonesia.(*/st)


Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional ke-80 tahun 2025, Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar upacara bendera di halaman Balai Kota Bukittinggi, Senin (10/11). 

Pada kesempatan itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan Amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf. Ia mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk meneladani semangat juang para pahlawan yang telah berkorban tanpa pamrih demi kemerdekaan dan masa depan bangsa. Para pahlawan disebut sebagai cahaya yang menerangi jalan bangsa hingga hari ini, karena perjuangan yang dilakukan bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan demi masa depan generasi penerus.

“Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa. Mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini,”ujarnya

Kemerdekaan tidak diperoleh secara instan, tetapi lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan dan keikhlasan. Dari semangat itulah bangsa Indonesia mampu berdiri tegak dan terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik. Demikian ditegaskan Mentri Sosial

Menurutnya ada tiga hal yang dapat diteladani dari para pahlawan, yakni kesabaran dalam perjuangan, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, dan pandangan jauh ke depan untuk generasi penerus. 

“Di masa kini, perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Namun semangatnya tetap sama membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan,” Imbuhnya. 

Usai upacara bendera, Wali Kota Bukittinggi bersama Forkopimda melaksanakan upacara ziarah nasional dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti. Kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi para pahlawan yang telah gugur membela bangsa dan negara. Upacara Ziarah Nasional sekaligus menjadi pengingat bagi generasi penerus untuk terus menumbuhkan semangat kepahlawanan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (Sandra)


Padang,Lintas Media News
 Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi mengajak seluruh elemen pemerintah dan pemangku kepentingan menjadikan momentum Hari Pahlawan sebagai dorongan untuk bekerja lebih optimal dalam mempercepat pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat.

Ajakan tersebut disampaikan Muhidi usai menghadiri upacara peringatan Hari Pahlawan di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Senin (10/11/2025).

Menurutnya, semangat kepahlawanan harus diwujudkan dalam kerja nyata dan tanggung jawab moral terhadap pembangunan daerah. Ia menegaskan, pengorbanan para pahlawan hendaknya menjadi inspirasi bagi seluruh pihak untuk berkontribusi positif, sesuai dengan bidang dan peran masing-masing.

“Hari Pahlawan bukan sekadar seremoni. Ini momentum bagi kita untuk introspeksi sejauh mana perjuangan yang dilakukan dalam membangun daerah. Semangat juang harus diterjemahkan dalam kerja keras, inovasi, dan pengabdian,” ujar Muhidi.

Ketua DPRD Sumbar itu juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak pada pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, semangat kolaborasi adalah bentuk nyata dari nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan.

“Kita harus meneladani semangat gotong royong dan pengorbanan para pejuang. Pembangunan tidak akan berhasil jika berjalan sendiri-sendiri. Butuh sinergi lintas sektor untuk menjawab berbagai tantangan daerah,” tambahnya.

Muhidi menilai, Hari Pahlawan juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap pelayanan publik yang transparan dan berkeadilan. Ia berharap seluruh aparatur pemerintahan dapat menjadikan semangat kepahlawanan sebagai motivasi dalam melaksanakan tugas-tugas pembangunan.

Upacara peringatan Hari Pahlawan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam kesempatan itu, Mahyeldi membacakan amanat Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, yang berisi pesan penuh makna tentang pentingnya meneladani nilai perjuangan para pahlawan.

“Para pahlawan tidak hanya tercatat di batu nisan, tapi menjadi cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini,” ucap Mahyeldi membacakan pesan Menteri Sosial.

Dalam amanat tersebut, disampaikan tiga nilai utama yang dapat diteladani dari para pahlawan, yakni kesabaran, keikhlasan, dan pandangan jauh ke depan. Para pahlawan tidak tergesa-gesa dalam berjuang, tidak mencari balasan, dan selalu berpikir untuk generasi masa depan.

“Dari kesabaran lahir kemenangan, karena kemerdekaan tidak diraih dalam semalam, tetapi melalui proses panjang dan keikhlasan,” lanjutnya.

Mahyeldi juga menegaskan bahwa perjuangan masa kini tidak lagi dilakukan dengan senjata, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian, namun dengan semangat yang sama — membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan.

Selain itu, semangat perjuangan para pahlawan juga disebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan penguatan ketahanan nasional, kemajuan pendidikan, serta pembangunan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.

Upacara Hari Pahlawan tahun ini berlangsung khidmat dan penuh semangat, diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, ASN, mahasiswa, hingga pelajar. Komandan upacara dipercayakan kepada Mayor CKE Dian Sitanggang, Dandenkomlekrem 032/WBR, dengan Korps Musik dari Dinas Perhubungan Sumbar.

Barisan peserta tampak rapi dan bersemangat, terdiri dari pasukan gabungan TNI AD, AL, AU, personel Polda Sumbar, serta ASN dari Satpol PP, Dinas Kehutanan, dan OPD Pemprov Sumbar. Turut hadir pula mahasiswa AMSS, AKPER Kesdam I BB, Poltekpel, serta siswa dari SMK Pelayaran Padang, SMA Praja Nusantara, SMK Taruna, SMAN 1, SMAN 2, dan SMAN 10 Padang. (*/st)


Lampung,Lintas Media News
Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Lampung Timur, membongkar “Borok” Carut – marutnya sistem pengadaan barang dan jasa. mereka menilai ada beberapa kesalahan yang dianggap fatal dalam penentuan tender pekerjaan yang ada di Kabupaten Lampung Timur dalam melakukan penyimpangan terhadap Ketentuan dan prosedur yang diatur dalam peraturan presiden nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa, Sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang tidak sehat, penyalahgunaan wewenang oleh Pokja kepala UKPBJ, PPK,PA.

Hal itu disampaikan langsung ketua HIPMI Kabupaten Lampung Timur Fitra Aditya saat menggelar konferensi pers di salah satu rumah makan di Lampung Timur. (10/11/25)

“Pada setiap perencanaan terdapat sejumlah pola kecurangan dalam PBJ,di antaranya rencana pengadaan diarahkan untuk kepentingan produk atau penyedia barang dan jasa tertentu, perencanaan yang tidak realistis terutama terkait waktu pelaksanaan” jelas ketua dihadapan para awak media.

Hipmi menilai panitia bekerja secara tertutup tidak jujur dan bahkan dapat dikendalikan oleh pihak-pihak tertentu, harga perkiraan sendiri dalam rencana PBJ ditutup-tutupi dan harga dasar tidak disesuaikan dengan standar yang ada.

“Spesifikasi teknis mengarah pada produk tertentu, dokumen lelang tidak disesuaikan dengan standar yang ada dan tidak lengkap, dalam tahap pengadaan pola-pola kecurangan terjadi seperti jangka waktu pengumuman proses pengadaan barang dan jasa menjadi singkat, pengumuman tidak lengkap dan membingungkan, penyebaran dokumen tender tampak cacat dan dilakukan pembatasan informasi oleh panitia agar kelompok tertentu saja yang memperoleh informasi lengkap. Lalu penjelasan tentang proyek diubah menjadi tanya jawab, adanya upaya menghalangi pemasukan dokumen penawaran oleh oknum tertentu agar peserta tertentu terlambat menyampaikan dokumen penawarannya,pergantian dokumen dilakukan dengan cara menyisipkan revisi di dalam dokumen awal”, tambah Fitra

Fitra menilai pola-pola kecurangan berikutnya,panitia bekerja secara tertutup pengumuman pemenang tender hanya dilakukan kepada kelompok tertentu.Tidak semua sanggahan ditanggapi dan surat penetapan sengaja ditunda pengeluarannya.

“Praktek Curang di tahap penyusunan dan penandatanganan kontrak tidak dilengkapi dokumen pendukung, penundaan kontrak tersebut. Kami melakukan pengecekan sesuai prosedur dan merasa sangat dirugikan dan kami wajib untuk mempertanyakan mengapa bisa dipilih, jelas ada faktor yang bermain.

Himpi mendorong segera dibentuknya Pansus, melakukan investigasi serta pemanggilan ke pihak perusahaan dan jika dinas terlibat harus ada posisi pelanggaran hukumnya.

“Data yang kami dapat terdapat 9 perusahaan dari luar daerah seperti Tangerang ,Jakarta, Bogor dan Lombok Nusa Tenggara Timur yakni : PT Wingsang Geni jasa teknik mendapatkan 7 pekerjaan dengan nilai 480.7 60.000, PT Antasena Nusa Engineering 6 pekerjaan dengan nilai Rp.414.224.150.00, PT Hagia Cipta Persada 6 pekerjaan nilai penawaran Rp 373. 279. 015,00,Lalu ada Makalu Gantar konsultan 5 pekerjaan dengan nilai Rp. 387.145.790,00, PT Perisai Gading Perkasa 7 pekerjaan dengan nilai Rp. 566.414.685,00,PT Duta Cipta Consultindo 3 pekerjaan Rp. 299. 557.920,00, CV Inti karya Mitra Selaras 4 pekerjaanRp.115. 315. 680,00 dan terakhir CV Kalembo Ade mautama satu pekerjaan dengan nilai 1. 450. 036.956,00 dengan total keseluruhan Rp. 4. 436. 042. 852,00”, Pungkasnya.

Diketahui pada konferensi pers tersebut hadir pula beberapa Asosiasi seperti Gapeknas, Gapeksindo dan Asosiasi lainnya. (Y.A)



PADANG,Lintas Media News
 Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Evi Yandri Rajo Budiman menyerahkan bantuan 10 unit Becak Motor (Betor) Kepada 10 Kelompok Bank Sampah dan kelompok Lembaga pengelolaan Sampah (LPS) di Kota Padang di halaman Kantor Camat Kuranji Kota Padang, Senin (10/11/2025).

Sepuluh Unit Bentor tersebut diserahkan secara langsung oleh Evi Yandri usai pembukaan acara Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Tahun 2025 di Aula Kantor camat Kuranji. Pada acara tersebut juga membahas materi Perda Nomor 1 Tahun 2025 tentang pengelolan sampah.

“Kita sengaja melakukan acara sosialisasi tentang pengelolan sampah berbasis masyarakat dan juga penyerahan becak motor ke kelompok bank sampah dan pengelolaan sampah tongkat kelurahan di Kota Padang,” ujar Evi Yandri.

Evi Yandri menyebutkan usai penyerahan bantuan Bentor mengatakan sepuluh unit Becak Motor tersebut diberikan kepada 10 Bank Sampah dan lembaga sampah yang menjadi prioritas. Kata Evi masih ada beberapa Bentor lagi untuk Bank Sampah yang belum dapat.

“Sepuluh Becak motor tersebut diberikan kepada sepuluh Bank Sampah yang menjadi prioritas dan selanjutnya nanti akan ada lagi Bentor untuk Bank Sampah yang belum mendapatkan,” lanjut ketua DPRD Sumbar ini.

Evi Yandri mengatakan para penggiat Bank Sampah tersebut sudah banyak berkontribusi untuk Pemerintah dan mereka sudah mencoba untuk mengelola sampah namun masih terkendala dengan sarana dan prasarana.

Sementara Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar Andi Irwan menyebutkan pemberian Sepuluh Bentor tersebut untuk sepuluh Bank Sampah dan LPS yang sudah berjalan dan sudah melakukan aktif terhadap pengelolaan sampah.

“Kita utamakan kelompok yang sudah memiliki Bank Sampah dan sudah berjalan dalam pengelolaan sampah,” ujar Andi Irawan.

Tahun ini sudah diserahkan 10 Bentor dan tahun 2024 lalu sudah disalurkan 17 Bentor. Penyerahan tersebut sengaja berkala karena keterbatasan anggaran.

“Tahun ini 10 Bentor karena keterbatasan anggaran, dan tahun lalu 17 yang sudah terverifikasi,” lanjut Sekretaris DLH Sumbar ini. (*/St)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM 

Hujan lebat yang mengguyur Kota Padang sejak pagi tak menyurutkan semangat Karyawan Semen Padang Group untuk memperingati Hari Pahlawan Nasional 2025. Dengan khidmat, upacara bertema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan” digelar di Lapangan Tenis Indoor PT Semen Padang, Senin (10/11/2025).

Direktur Operasi PT Semen Padang, Andria Delfa, bertindak sebagai pembina upacara yang diikuti ratusan pimpinan dan karyawan Semen Padang Group. Hadir pula Komisaris Utama PT Semen Padang, Prof. Werry Darta Taifur.

Semula upacara dijadwalkan berlangsung di Plaza Kantor Pusat, namun dialihkan ke lapangan tenis indoor akibat hujan deras. Meski demikian, antusiasme peserta tetap tinggi, mencerminkan semangat kebangsaan yang tak luntur.

Dalam amanatnya, Andria membacakan pesan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf yang mengajak seluruh peserta mengenang jasa para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan bangsa. Ia menyampaikan bahwa para pahlawan bukan sekadar nama di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan bangsa hingga hari ini.

Amanat tersebut menekankan tiga nilai utama yang patut diteladani dari para pahlawan: kesabaran, keikhlasan, dan pandangan jauh ke depan. Pertama, kesabaran dalam perjuangan — baik dalam menuntut ilmu, menyusun strategi, maupun membangun kebersamaan di tengah perbedaan. Kedua, menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi. Setelah kemerdekaan, para pahlawan tidak berebut jabatan, tetapi kembali mengabdi kepada rakyat. Ketiga, pandangan jauh ke depan, yakni perjuangan yang ditujukan untuk generasi penerus dan sebagai bentuk ibadah kepada Tuhan.

Ia juga mengingatkan bahwa darah dan air mata para pahlawan merupakan doa yang tak pernah padam. Di masa kini, perjuangan tidak lagi dilakukan dengan bambu runcing, melainkan melalui ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian. Semangat juang para pahlawan diharapkan terus hidup di setiap langkah generasi penerus, termasuk di lingkungan kerja PT Semen Padang.

Amanat tersebut menegaskan bahwa semangat kepahlawanan sejalan dengan arah pembangunan nasional — memperkuat ketahanan, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, serta membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.

Andria menutup amanatnya dengan ajakan agar seluruh insan perusahaan menjaga api perjuangan para pahlawan agar tidak pernah padam melalui kerja keras, semangat bergerak, dan kontribusi nyata bagi bangsa.

Bagi PT Semen Padang, peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat nilai perjuangan dalam dunia kerja — menumbuhkan semangat pantang menyerah, kerja keras, dan pengabdian tanpa pamrih bagi kemajuan bangsa.

Semangat tersebut juga sejalan dengan arah pembangunan nasional yang tercantum dalam Asta Cita 2025–2029, terutama cita ke-3 dan ke-7, yaitu memperkuat karakter dan budaya bangsa serta mempercepat pemerataan pembangunan. Melalui semangat gotong royong dan dedikasi tanpa pamrih, insan PT Semen Padang diharapkan dapat berperan aktif mendukung terwujudnya Indonesia yang berdaya saing, berkeadilan, dan berkelanjutan.




Padang,Lintas Media News
Untuk melestarikan kesenian silek Minangkabau,Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Muhammad Iqra Chissa Putra menginisiasi Tradisi Urak Balabek di Nagari Pauh, Kota Padang.Senin malam (10/11/2025).

Dikatakan Iqra,tradisi silek tidak hanya sekadar warisan bela diri, tetapi juga bagian dari adat dan filosofi hidup masyarakat setempat. Salah satu tradisi yang mencerminkan kekayaan nilai budaya itu adalah Urak Balabek, prosesi adat yang menjadi bagian penting dalam pengangkatan Guru Silek atau Pangulu Silek.

Tradisi Urak Balabek menurut Iqra bukan hanya sekadar pertunjukan seni bela diri, tetapi merupakan alek nagari yang sarat makna. Prosesi adat ini melibatkan niniak mamak, pemangku adat, urang nan mamanggia, hingga niniak mamak nan kanai panggia. 

Selaku inisiator kegiatan, M. Iqra Chissa Putra mengatakan, pelestarian tradisi seperti Urak Balabek perlu terus mendapat dukungan karena merupakan bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Pauh.

“Silek bukan sekadar bela diri, tapi juga ajaran tentang budi pekerti, keberanian, dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini kita ingin generasi muda kembali mengenal akar budayanya dan merasa bangga menjadi bagian dari warisan Minangkabau,” ujar Iqra.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini.

“Tradisi Urak Balabek adalah cerminan nilai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah. Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, kita berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda budaya tahunan di Nagari Pauh,” tambahnya.

Tradisi Urak Balabek menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Pauh terus menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur. Melalui alek nagari ini, nilai-nilai silek sebagai simbol kepribadian, ketangguhan, dan kebersamaan masyarakat Minangkabau tetap hidup dan diwariskan kepada generasi muda.

Tahun ini, Alek Nagari Pauh “Urak Balabek” dilaksanakan di Sungai Balang, Kecamatan Pauh, pada 6–8 November 2025. Kegiatan ini merupakan program yang didukung oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat, melalui pokok pikiran (pokir) Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, M. Iqra Chissa Putra, ST, MM.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Bapak Vasco Ruseimy St. Nagari Sati, dan dihadiri oleh Forkopimda, para penghulu Nagari Pauh, serta tokoh masyarakat.

Pada malam pembukaan, prosesi adat dimulai dengan pasambahan ujuang jo pangka, mandarahi galanggang Urak Balabek, ma asok-i padang, serta penampilan mancak padang tuo Silek Pauh dan pandeka anak sasian.

Hari kedua diisi dengan penampilan dari lima tapian (15 sasaran silek) dari berbagai bagian Nagari Pauh. Pertunjukan meliputi pencak silek bapasangan, tari buai-buai, silek basamo, hingga silek berpasangan, menampilkan keindahan gerak serta nilai-nilai persaudaraan dalam silek tradisi Pauh.

Sementara itu, hari terakhir menjadi puncak kegiatan dengan arak-arakan Tuo Silek dari setiap tapian, dimulai dari Kantor KAN Nagari Pauh menuju Galanggang Sungai Balang di samping Kantor Camat Pauh. Setelah salat Magrib digelar makan bajamba, dan malam harinya dilanjutkan dengan pengukuhan guru silek secara adat.(*/st)



Padang,Lintas Media News
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) angkatan ke-13 yang digelar pada Senin (10/11/2025). 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya serius DPRD Sumbar dalam memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Muhidi menegaskan bahwa UMKM memiliki kontribusi strategis dalam mendorong laju ekonomi daerah.Karena itu, pemerintah daerah perlu memberikan perhatian lebih agar pelaku usaha kecil ini mampu berkembang bahkan naik kelas. 

“Dukungan anggaran untuk kegiatan bimbingan teknis merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam memperkuat UMKM,” ujarnya.

Bimtek ini diharapkan dapat mengubah pola pikir pelaku UMKM, sekaligus menambah wawasan, keterampilan, dan motivasi dalam menjalankan usaha. Tambahnya.

Menurut Muhidi, percepatan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, sangat dibutuhkan.

"Tantangan era teknologi dan informasi yang berkembang cepat menuntut lahirnya pengusaha yang adaptif, kreatif, dan inovatif agar mampu bersaing," kata Muhidi.

Pada tahun pertamanya menjabat, Muhidi telah melaksanakan sejumlah program pelatihan, termasuk Bimtek Pluzi Academy angkatan XIII yang saat ini berlangsung di Plut KUMKM Sumbar.

Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat menunjukkan bahwa perekonomian Sumbar pada triwulan III tahun 2025 tumbuh sebesar 3,36 persen. 

Kepala BPS Sumbar, Sugeng Arianto, menyebutkan bahwa meski tumbuh dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, angka tersebut mengalami perlambatan dibanding triwulan sebelumnya. 

"Pertumbuhan ekonomi Sumbar terutama ditopang oleh lapangan usaha di sektor industri," ujarnya.

Kegiatan Bimtek ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam mensejahterakan masyarakat.(*/st)

Pasbar,Lintas Media News Com.
Momen Upacara peringatan Hari Pahlawan ke -80 dan Hari Kesehatan Nasional ke 61 sederhana dan  hikmat.
Pada peringatan ini tampak hadir Bupati Pasbar H.Yulianto, para Forkompinda,Dody San Ismail Sekda ,para OPD ,Aparatur Sipil Negara ,TNI, Polri Tenaga kesehatan serta Siswa dan Pelajar.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yulianto bertindak sebagai Inspektur Upacara.Dalam amanatnya, Senin, tgl10/10 Ia menyampaikan penghormatan yang mendalam kepada seluruh Pahlawan nasional yang telah berkorban demi kemerdekaan Indonesia.

Ia menegaskan bahwa perjuangan para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi Generasi masa kini dalam rangka mengisi kemerdekaan melalui kerja keras dan kontribusi nyata bagi bangsa.

Para pahlawan berjuang demi generasi yang akan datang, demi kemakmuran bangsa yang mereka cintai. Kini giliran kita menjaga, agar api perjuangan itu tidak pernah padam — dengan bekerja, bergerak, sehingga berdampak bagi masyarakat, tegasnya.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan Media Promosi Puskesmas Terbaik se-Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2025.

Adapun pemenang pemerimanya adalah:
- Terbaik I: Puskesmas Simpang Empat, dipimpin oleh Bdn. Zulfa Yanti, S.Tr.Keb;
- Terbaik II: Puskesmas IV Koto Kinali, dipimpin oleh drg. Ardiyan;
- Terbaik III: Puskesmas Desa Baru, dipimpin oleh Bdn. Alya Nofriyanti, S.Tr.Keb., M.K.M.


Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Daerah terhadap dedikasi dan kreativitas tenaga kesehatan dalam mengembangkan media promosi kesehatan yang inovatif, edukatif, serta berdampak positif bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan ke-80 dan Hari Kesehatan Nasional ke-61 ditutup dengan acara ramah tamah di Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat, yang turut menjadi ajang silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah dan insan kesehatan.(*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.