Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

PADANG,Lintas Media News
Kian hari semakin banyak korban berjatuhan karena keberibgasan pelajar, yang tergabung dalam berbagai kelompok "jalanan"

Baru-baru ini, dua pelajar tewas karena korban tawuran, namun itu tidak akan berhenti, kalau tidak ada tindakan tegas dari pengambil kebijakan didaerah masing-masing. 

Sekaitan dengan makin maraknya tawuran, ketua Forum Wartawan Parlemen  (FWP-SB) Novrianto, SP, meminta pada pengambil kebijakan, berkoordinasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) segera memberlakukan jam malam bagi remaja, khususnya pelajar. 

Selain berkordinasi dengan Forkompinda, pengambil kebijakan di daerah yakni, Gubernur, Bupati dan walikota, juga melakukan kordinasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan , baik organisasi adat, agama, maupun sosial, agar ikut mendukung kebijakan yang akan dibuat yakni pe.berlakukan jam malam, serta sanksinya. 

Menurut Novrianto, jika ada yang melanggar ketentuan tersebut, bukan hanya pelaku saja yang mendapat sanksi, tapi orang tua-nya juga harus mendapat sanksi, sehingga bisa mengawasi anak-anak dengan ketat. 

Ia juga meminta, adanya instruksi dari aparat keamanan pada masyarakat untuk melakukan pamswakarsa, dengan tidak memberikan peluang daerah mareka dijadikan tempat berkumpul dengan kegiatan yang tidak jelas. 

"Pengambil kebijakan, yakni kepala daerah semua tingkatan harus berani memberlakukan jam malam pada remaja, khususnya pelajar, serta melakukan kordinasi dengan semua elemen, jika ada yang melanggar, bukan hanya pelaku yang diberi sanksi, termasuk orang tuanya juga dikenakan sanksi, sehingga pengawasan orang tua semakin ketat", ungkap Novrianto yang kerap dipanggil Ucok, Sabtu (13/9/2025). 

Ditambahkannya, selain sanksi terhadap pelanggaran jam malam, anak tersebut juga harus mendapat sanksi dari sekolahnya, jika tidak lagi bersekolah maka sanksinya lebih keras lagi. 

"Sanksi juga harus diterapkan oleh sekolah masing-masing, jika siswanya melanggar jam malam dan tawuran, jika tidak lagi bersekolah sanksi harus lebih keras dan tegas, karena itu buka  lagi kenakalan namun sudah kejahatan," tambahnya. 

Dia juga menegaskan, adanya tawuran membuat masyarakat resah, takut untuk melakukan kegiatan, khususnya para pedagang yang menunju pasar pada duni hari, sehingga perlu tindakan tegas tanpa ada keraguan lagi. 

"Memang terkadang ada lembaga tertentu yang cari panggung jika penerapan jam malam dan sanksi keras diterpakan, dengan dalih HAM, sementara orang yang cemas karena ulah tawuran gak pernah difikirkan kelompok yang cari panggung itu," tegas Novrianto lagi. 

Ia juga menyebut, ada sebagian kelompok masyarakat meminta agar pelaku tawuran disamakan dengan penjahat, aparat Kepolisian diminta untuk lakukan tembak ditempat. 

"Ada juga kelompok masyarakat yang resah meminta, agar aparat Kepolisian lakukan tembak ditempat pelaku tawuran, jika melawan untuk dibubarkan, biar masyarakat nyaman dan tidak ada rasa cemas," tambah Ucok. 

Dia juga menghimbau pada semua komponen masyarakat, agar bisa memberikan dukungan moral pada pengambil kebijakan untuk pemberlakuan jam malam, serta dukungan penuh pada aparat Kepolisian dalam melakukan tindakan terhadap pelaku tawuran. 

"Saya juga menghimbau agar semua komponen memberikan dukungan moral pada pengambil kebijakan serta aparat Kepolisian dalam meberikan sanksi atau tindakan, agar tawuran bisa ditekan bahkan dihabiskan," tutupnya.(*)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

PT Semen Padang bersama Polda Sumbar menyalurkan 500 paket atau 2,5 ton beras subsidi kepada masyarakat Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Penyaluran dilakukan di lokasi Bazar UMKM Semen Padang Tennis Series 2025 pada 12–13 September 2025.

Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Polda Sumbar, Kombes Pol Yessi Kurniati, yang hadir mewakili Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari pemerintah pusat.

“SPHP adalah strategi pemerintah untuk menekan gejolak harga pangan sekaligus menjamin ketersediaan beras di pasaran. Dengan program ini, masyarakat bisa memperoleh beras dengan harga terjangkau sehingga daya beli tetap terjaga. Selain di Lubuk Kilangan, penyaluran beras juga dilakukan di seluruh polres dan satuan kerja Polda Sumbar,” kata Yessi, Jumat (12/9/2025).

Menurut Yessi, untuk wilayah Lubuk Kilangan, Polda Sumbar menggandeng PT Semen Padang sebagai mitra strategis yang ikut memberikan subsidi harga. “Kami mengapresiasi PT Semen Padang atas partisipasinya. Kolaborasi ini wujud dukungan terhadap program pemerintah sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan,” ujarnya.

Subsidi untuk Keluarga Prasejahtera

Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Ilham Akbar, mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik kerja sama tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar, khususnya keluarga prasejahtera di Lubuk Kilangan.

“Beras subsidi ini kami salurkan untuk rumah tangga miskin dengan harga Rp32 ribu per paket isi 5 kilogram. Harga ini jauh lebih murah dari harga normal yang bisa mencapai Rp62 ribu. Total beras yang disediakan sebanyak 500 paket atau 2,5 ton,” jelas Ilham.

Agar tepat sasaran, lanjut Ilham, perusahaan bekerja sama dengan kelurahan di Kecamatan Lubuk Kilangan untuk melakukan pendataan penerima. Warga yang terdata kemudian membeli kupon seharga Rp32 ribu di kelurahan, lalu menukarkannya dengan beras subsidi di lokasi bazar.

“Dengan mekanisme ini, penerima bantuan benar-benar masyarakat yang membutuhkan. Selain meringankan beban ekonomi, program ini juga memberi rasa keadilan dan menjaga stabilitas sosial,” katanya.

Selaras dengan Asta Cita

Ilham menambahkan, penyaluran beras subsidi ini selaras dengan Asta Cita poin ke-2 tentang mewujudkan swasembada pangan dan menjaga ketahanan pangan nasional, serta poin ke-3 yang menekankan perlindungan dan pemberdayaan masyarakat kecil.

“Program SPHP adalah bukti nyata implementasi Asta Cita, di mana pemerintah, aparat keamanan, dan dunia usaha bersinergi menjaga stabilitas harga pangan sekaligus melindungi kelompok masyarakat rentan. PT Semen Padang bangga bisa ikut berkontribusi,” ujarnya.

Disambut Antusias

Program ini disambut antusias masyarakat. Warga tampak tertib menukarkan kupon dengan beras di lokasi bazar, dan banyak yang mengaku terbantu dengan adanya subsidi.

“Kami bersyukur bisa mendapatkan beras ini. Dengan program ini, kebutuhan pokok bisa terpenuhi dengan harga lebih terjangkau,” kata Yanti, salah seorang penerima. (*)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

 Setelah sukses menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior TDP Semen Padang Tennis Tournament 2025, PT Semen Padang melalui Semen Padang Tennis Club kembali menghadirkan Fun Tennis sebagai bagian dari rangkaian Semen Padang Tennis Series 2025.

Berbeda dengan Kejurnas yang penuh persaingan, Fun Tennis menonjolkan nuansa rekreatif, silaturahmi, dan kebersamaan. Selama tiga hari, 12-14 September 2025, ajang ini digelar di Lapangan Tenis PT Semen Padang dan dibuka oleh Ketua Umum Forum Komunikasi Karyawan Semen Padang (FKKSP) Group, Freddo Syukri. Hadir pula Sekretaris Umum FKKSP Group sekaligus Ketua Panitia, Arfan Asmara, serta Ketua Seksi Tenis Lapangan FKKSP Group, Ridho Fajar.

Dalam sambutannya, Freddo menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertandingan, melainkan wadah kebersamaan para pecinta tenis di Sumbar.

“Kita tidak mencari siapa yang hebat. Sesuai namanya, Fun Tennis adalah tentang kebersamaan, kegembiraan, dan silaturahmi. Harapannya, peserta pulang dengan tubuh bugar, hati gembira, dan pengalaman berharga bermain tenis di PT Semen Padang,” katanya.

Freddo menambahkan, melalui FKKSP Group, manajemen berkomitmen menghidupkan berbagai komunitas, baik olahraga, seni, maupun keagamaan. “Tenis ini salah satu bukti nyata dari komitmen tersebut,” ujarnya. Menurutnya, ajang ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya cita kedua tentang pembangunan manusia Indonesia unggul, produktif, dan berdaya saing melalui kesehatan dan pembinaan olahraga.

200 Peserta Meriahkan

Meski baru pertama kali digelar, Fun Tennis mendapat sambutan antusias. Sebanyak 100 pasangan atau 200 peserta ambil bagian, tidak hanya dari internal perusahaan, tetapi juga pecinta tenis dari berbagai daerah di Sumbar.

Ketua Panitia, Arfan Asmara, menyebut animo peserta menjadi motivasi agar ajang ini digelar rutin. “Target kami ke depan, Fun Tennis bisa menjadi agenda tahunan FKKSP Group. Dengan dukungan yang semakin besar, kami optimistis tahun depan akan lebih meriah,” ujarnya.

Arfan juga menjelaskan format pertandingan. Pada babak penyisihan digunakan sistem setengah kompetisi dengan format main game 6, no-add, dan tiebreak set. Juara grup dan runner-up kemudian melaju ke babak gugur untuk menentukan pemenang.

“Walaupun sifatnya fun, kami tetap menghadirkan sistem pertandingan yang menantang. Tema yang kami angkat adalah ‘Bola Masuk, Ketawa Keluar. Love All, Laugh All’,” katanya.

Sportivitas dan Kebersamaan

Lebih dari sekadar olahraga, Fun Tennis juga menjadi ruang interaksi antarpecinta tenis dari berbagai latar belakang. Suasana kebersamaan terasa sejak awal pertandingan, dengan sorakan dan gelak tawa mewarnai setiap rally panjang maupun momen lucu di lapangan.

Atmosfer tersebut membuktikan bahwa olahraga tidak hanya soal menang atau kalah, tetapi juga tentang kebahagiaan bersama.(*)



Padang,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi yang juga ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Pordasi Berkuda Memanah Sumatera Barat meluruskan ramainya pemberitaan yang menyebut dirinya telah memberikan dukungan kepada salah satu bakal calon Ketua KONI Sumbar.

Ia menegaskan, sebagai pimpinan legislatif, dirinya terbuka menerima siapa saja yang bersilaturahmi, namun hal itu jangan disalahartikan sebagai dukungan resmi.

“Silaturahmi itu hal wajar, siapapun datang tentu saya terima. Tapi jangan disalahartikan sebagai dukungan, karena itu tidak ada,” tegas Muhidi, Sabtu (13/9/2025).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menekankan, pemilihan Ketua KONI Sumbar adalah ranah cabang olahraga (cabor) sebagai pemilik suara sah di Musorprov. Peran DPRD hanya mendorong agar proses berjalan jujur, transparan, dan melahirkan pemimpin yang mampu memajukan olahraga Sumbar. Pakaian olahraga

Meski begitu, Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Pordasi Berkuda Memanah Sumatera Barat periode 2025–2029 itu, tidak membantah bahwa secara pribadi ia sudah melihat kandidat yang menurutnya mumpuni, yaitu pasangan Hamdanus – Anandya Dipo Pratama (Dipo).

“Kalau bicara pribadi, saya melihat Hamdanus bersama Dipo punya kapasitas dan pengalaman. Mereka pasangan yang bisa diharapkan membawa KONI Sumbar lebih profesional, terutama dalam pembinaan prestasi atlet,” ungkapnya.

Ia menegaskan siapapun yang terpilih nantinya harus fokus pada pembinaan berkelanjutan dan kesejahteraan atlet. “Tanpa atlet, KONI tidak ada apa-apanya. Maka siapapun pemimpinnya, harus menempatkan atlet sebagai prioritas utama,” kata Muhidi.

Dengan demikian, Muhidi menegaskan kembali posisinya: secara kelembagaan tidak memberikan dukungan kepada calon manapun, namun secara pribadi menilai pasangan Hamdanus – Dipo sebagai figur yang paling layak menakhodai KONI Sumbar ke depan. (*/st)

 


PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Semen Padang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang UPZ Awards 2025 yang digelar BAZNAS Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (10/9/2025), UPZ BAZNAS Semen Padang berhasil meraih lima penghargaan bergengsi.

Dua penghargaan merupakan predikat tertinggi Bintang 5, yakni kategori UPZ BUMN dengan Perencanaan ZIS Terbaik dan UPZ BUMN dengan Optimalisasi Potensi Zakat. Dan sisanya, merupakan dua penghargaan Bintang 4 untuk kategori Pelaporan ZIS Terbaik dan Pengumpulan ZIS Terbaik, serta satu penghargaan untuk kategori Kampanye Zakat Terbaik.

Penghargaan itu diserahkan  Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mohkhamad Mahdum, SE, dalam rangkaian Rapat Kerja UPZ BAZNAS Tingkat Nasional. Penyerahaan penghargaan ini sekaligus juga menjadi momentum evaluasi dan apresiasi terhadap peran UPZ di seluruh Indonesia yang dinilai mampu mendukung tata kelola zakat nasional secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Ketua Pengurus UPZ BAZNAS Semen Padang, Iskandar Z Taqwa, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja kolektif yang tidak lepas dari dukungan manajemen PT Semen Padang dan konsistensi para karyawan sebagai muzakki.

“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah amanah sekaligus kepercayaan yang diberikan kepada kami. Keberhasilan ini lahir dari dukungan penuh manajemen dan partisipasi karyawan yang secara ikhlas menunaikan zakat melalui UPZ BAZNAS Semen Padang. Tanpa mereka, prestasi ini tidak mungkin terwujud,” ujar Iskandar.

Sekretaris Umum UPZ BAZNAS Semen Padang, Verdy Redinal Gusman yang hadir mewakili UPZ BAZNAS Semen Padang menerima penghargaan itu, menambahkan bahwa penghargaan ini sejatinya adalah milik seluruh karyawan Semen Padang Group. 

“Zakat yang kami himpun seluruhnya berasal dari karyawan. Karena itu, penghargaan ini adalah bentuk apresiasi untuk para karyawan yang telah menyalurkan zakatnya di UPZ BAZNAS Semen Padang. Karena, berat dukungan merekalah semua program-program kemanusiaan dan sosial keagamaan yang dijalankan UPZ dapat terus berlanjut dan berkembang,” katanya.

Verdy juga menjelaskan sejumlah indikator penilaian yang membuat UPZ BAZNAS Semen Padang unggul dalam ajang tersebut. Untuk kategri Perencanaan ZIS Terbaik dengan predikat Bintang 5, diraih karena UPZ Semen Padang dinilai mampu menyusun program zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sesuai arahan BAZNAS RI dengan sistematis, terukur, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Kemudian untuk kategori Optimalisasi Potensi Zakat dengan predikat Bintang 5 diraih karena UPZ Semen Padang dinilai berhasil mempertahankan sekaligus meningkatkan jumlah zakat yang terkumpul. "Hingga Agustus 2025, zakat karyawan yang dihimpun mencapai Rp5,5 miliar, angka yang menunjukkan konsistensi dan pertumbuhan positif," ujarnya. 

Untuk kategori Pelaporan ZIS Terbaik dengan predikat Bintang 4, diperoleh berkat kerapian, kelengkapan, serta ketepatan waktu laporan penyaluran zakat yang dikirimkan ke BAZNAS RI, mulai dari laporan bulanan, semesteran, hingga tahunan. Kemudian untuk Pengumpulan ZIS Terbaik dengan predikat Bintang 4 diberikan karena keberhasilan UPZ Semen Padang dalam menjaga pertumbuhan penghimpunan dana ZIS dari tahun ke tahun.

"Sedangkan untuk kategori Kampanye Zakat Terbaik berhail diperoleh oleh UPZ BAZNAS Semen Padang berkat upaya sosialisasi yang intensif dan publikasi program zakat, baik kepada karyawan (muzakki) maupun masyarakat penerima manfaat (mustahik)," bebernya.




Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, turut memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. Ia menyebut capaian ini sebagai bukti nyata bahwa UPZ BAZNAS Semen Padang telah menjalankan tata kelola zakat dengan baik, sesuai regulasi, dan berlandaskan akuntabilitas.

“Kami bangga dengan pencapaian ini. UPZ BAZNAS Semen Padang tidak hanya sekadar mengumpulkan zakat, tetapi juga memastikan penyaluran dan pelaporannya berlangsung transparan. Hal ini sekaligus menunjukkan kontribusi nyata karyawan Semen Padang Group dalam meningkatkan kesejahteraan umat,” kata Win.

Sejak didirikan pada 2017, UPZ BAZNAS Semen Padang telah menunjukkan konsistensi sebagai salah satu UPZ terbaik di Indonesia. Hampir setiap tahun, lembaga ini meraih penghargaan dari BAZNAS RI. Satu-satunya pengecualian terjadi pada 2020 ketika pandemi Covid-19 membuat banyak kegiatan terhenti.

UPZ BAZNAS Semen Padang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan penghimpunan zakat karyawan, memperluas cakupan program pemberdayaan masyarakat, dan memastikan seluruh dana zakat dikelola dengan prinsip transparansi serta profesionalisme.

Prestasi yang diraih UPZ BAZNAS PT Semen Padang dengan berbagai programnya tersebut sejalan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subiantor dan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, yakni keberhasilan zakat sebagai instrumen pemerataan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat kecil. Selain itu  aspek akuntabilitas tata kelola (Asta Cita ke-7) dan penguatan solidaritas sosial (Asta Cita ke-8) juga ikut tercermin dalam prestasi UPZ BAZNAS Semen Padang.


Jakarta.Lintas Media News
Upacara kenaikan pangkat sejumlah Pati ke diselenggarakan di Rupattama Mabes Polri. Dalam upacara tersebut, total 27 personel resmi mendapatkan kenaikan pangkat.

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri pejabat utama Mabes Polri dan perwakilan keluarga Pati yang mendapatkan kenaikan pangkat. Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen. Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kenaikan pangkat ini bukan sekadar penghargaan, melainkan juga bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang semakin besar bagi para perwira tinggi.

“Kenaikan pangkat bagi 27 Pati Polri hari ini merupakan wujud apresiasi dan penghormatan atas dedikasi, pengabdian, serta kinerja yang telah ditunjukkan. Tentunya dengan pangkat baru, tanggung jawab semakin besar, dan kami berharap seluruh Pati Polri dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi institusi, bangsa, dan negara,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo, Jumat (12/9/25).


Berikut daftar Pati Polri yang melaksanakan Korps Rapor:

- 2 personel ke pangkat Komisaris Jenderal (Komjen) Pol, yakni Komjen Pol Karyoto, S.I.K. (Kabaharkam Polri) dan Komjen Pol Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. (Kepala BNN).

- 7 personel ke pangkat Inspektur Jenderal (Irjen) Pol, antara lain Kapolda Kaltara, Kapolda Banten, Kapolda Aceh, serta pejabat utama di Divhubinter dan Lemdiklat Polri.

- 18 personel ke pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol, yang terdiri atas Wakapolda, pejabat utama Mabes Polri, Kapusjarah, dosen kepolisian, hingga pejabat di BNPT dan BIN.(rls)

Bali.Lintas Media News
Tim SAR Ditpolairud Polda Bali berhasil menemukan empat korban banjir yang sebelumnya dinyatakan hilang. Seluruhnya ditemukan di Tanah Kilap, Mangrove, Denpasar Selatan, Kamis (11/9/25) sekitar pukul 09.00 WITA.

Ditpolairud Polda Bali Kombes Pol. Nurodin, S.I.K., M.H menyatakan, keempat korban dalam keadaan meninggal dunia. Keempat korban yang ditemukan tersebut berjenis kelamin perempuan.

“Ya benar, pencarian oleh tim SAR gabungan secara intensif berhasil menemukan empat korban banjir tadi pagi,” jelas Kombes Pol. Nurodin, dikutip Jumat (12/9/25).

Selanjutnya, ujar Dirpolairud, keempat korban dibawa ke RSUP Prof. Ngurah, Sanglah untuk dilaksanakannya proses identifikasi.

“Pencarian terhadap beberapa korban yang belum ditemukan masih terus kami lakukan melibatkan tim gabungan,” jelasnya.

Dengan ditemukannya empat korban banjir oleh tim SAR gabungan, berarti sudah ada 9 korban banjir berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sementara 4 korban lagi masih dilakukan pencarian.

Sebelumnya, disebutkan jumlah korban banjir di Bali mencapai 13 orang. Dari jumlah tersebut 5 orang telah ditemukan dalam keadaan meninggal dan 8 orang dinyatakan hilang.(rls)

Padang,Lintas Media News
Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Machfud, S.E., M.Si., secara resmi menutup Turnamen Mini Soccer Piala Panglima TNI Tahun 2025 yang digelar di Dobi Sport Hub, Kota Padang. Kamis, (11/09/2025) Turnamen bergengsi yang berlangsung selama 7 hari ini mempertemukan 32 tim terbaik dari Sumatera Barat, Jakarta, dan Bengkulu.

Dalam laga final yang penuh gengsi, Saga FC (Sijunjung) berhasil keluar sebagai juara setelah menundukkan Mangkuto Alam FC (Pasaman Barat) dengan skor agregat 3-1 melalui adu penalti, usai bermain imbang 1-1 selama 2x15 menit. Dengan kemenangan ini, Saga FC berhak atas trofi juara serta uang pembinaan sebesar 50 juta rupiah, sedangkan Mangkuto Alam FC sebagai runner up juga memperoleh trophy serta hadiah uang pembinaan senilai 30 juta rupiah.

Sementara itu, perebutan tempat ketiga mempertemukan Ramadhan FC (Padang) dengan Lorus FC (Padang). Pertandingan berlangsung sengit dan berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Ramadhan FC. Sebagai juara ketiga, Ramadhan FC membawa pulang trofi serta hadiah uang pembinaan sebesar 20 juta rupiah sedangkan Lorus FC menempati posisi keempat dengan hadiah 10 juta rupiah. untuk pemain terbaik jatuh kepada Agung Wicaksono (Saga FC) dan Topscor diraih oleh Jihad Ramadhan (Lorus FC) dengan 4 torehan golnya, masing-masing mendapatkan hadiah pembinaan senilai 5 juta rupiah. 

Saat membacakan amanat Panglima TNI, Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Machfud menyampaikan apresiasi atas semangat sportivitas dan kebersamaan seluruh peserta. Ia berharap turnamen ini dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan sekaligus melahirkan talenta-talenta muda yang dapat membanggakan bangsa.

"Turnamen Mini Soccer Piala Panglima TNI 2025 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum memperkuat soliditas, kebersamaan, dan semangat juang di kalangan generasi muda" ucap Danrem.
 
Hadir dalam penutupan turnamen antara lain Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, Dankodaeral II Laksda Sarimpunan Tanjung, serta unsur Forkopimda Sumatera Barat dan tamu undangan lainnya.(rls)


Padang,Lintas Media News
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar atas dukungan yang diberikan dalam berbagai kegiatan organisasi wartawan tersebut. 

Ucapan terima kasih itu disampaikan langsung oleh Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, saat melakukan silaturahmi dengan Dirlantas Polda Sumbar, Jumat 11/9-2025.

Widya menegaskan bahwa dukungan Ditlantas Polda Sumbar sangat berarti bagi keberlangsungan sejumlah agenda besar PWI, termasuk dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Provinsi (Porwaprov) Sumbar yang digelar di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota beberapa waktu lalu.

Kehadiran Ditlantas dinilai turut memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan kalangan pers di daerah.

Ketua PWI Sumbar didampingi, Sekretaris PWI, Firdaus Abie, anggota DKP Edi Jarot dan pengurus lainnya.

PWI Sumbar berharap kerja sama yang sudah terjalin dengan Ditlantas Polda Sumbar dapat terus ditingkatkan ke depannya. 

Menurut Widya, kemitraan ini bukan hanya memperkuat hubungan antara wartawan dan aparat kepolisian, tetapi juga memberi manfaat nyata kedua belah pihak.

Sementara itu Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, menyambut baik silaturahmi tersebut.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan insan pers sebagai mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.(*/rls)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Produk inovatif PT Semen Padang, Semen Padang Bata Interblock atau SEPABLOCK, menjadi perhatian utama masyarakat pada Festival Literasi Daerah 2025. Ajang tahunan ini berlangsung di halaman Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat, 9–11 September 2025, bertepatan dengan Hari Jadi Sumbar sekaligus Hari Kunjung Perpustakaan.

Keikutsertaan PT Semen Padang tidak sekadar menampilkan produk, tetapi juga menunjukkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi di tengah persaingan industri semen nasional. Melalui stan pameran, pengunjung dapat melihat maket instalasi, tayangan video proses pembangunan rumah dengan SEPABLOCK, serta berdiskusi langsung dengan tim teknis perusahaan. Stan ini menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi.

Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengapresiasi antusiasme pengunjung terhadap SEPABLOCK. Menurutnya, banyak masyarakat tertarik mengetahui keunggulan, cara pemasangan, hingga contoh rumah yang telah dibangun dengan produk tersebut.

“Alhamdulillah, respons pengunjung sangat positif. Banyak yang penasaran dengan cara pemasangan, bahan baku, hingga keunggulan dibanding bata merah. Ini membuktikan masyarakat semakin terbuka terhadap inovasi konstruksi,” ujar Win, Selasa (9/9/2025).

Win menambahkan, kehadiran SEPABLOCK pada festival literasi menjadi simbol komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus mendekatkan diri dengan masyarakat. “Bagi kami, literasi bukan hanya soal membaca buku, tetapi juga literasi teknologi dan inovasi. Melalui SEPABLOCK, kami ingin mengajak masyarakat lebih peka terhadap produk konstruksi yang efisien, ramah lingkungan, dan berkualitas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Win menegaskan bahwa SEPABLOCK juga sejalan dengan Asta Cita Presiden, khususnya agenda pembangunan infrastruktur dan perumahan rakyat yang berkualitas serta berkelanjutan. Inovasi ini diyakini dapat mendukung percepatan penyediaan hunian layak dengan biaya yang lebih terjangkau.

“Produk ini mendukung agenda pemerintah dalam menyediakan infrastruktur ramah lingkungan dan efisien. SEPABLOCK adalah kontribusi nyata PT Semen Padang untuk menjawab tantangan pembangunan sekaligus mendukung arah kebijakan nasional,” kata Win.

Ia juga menyampaikan bahwa pemanfaatan SEPABLOCK sejalan dengan program unggulan (progul) Gubernur Sumbar, terutama di sektor perumahan rakyat dan pengembangan kawasan. “Dengan hadirnya SEPABLOCK, kami optimis bisa mendukung visi Sumbar dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya inovasi lokal yang berdaya saing,” tambahnya.

Kepala Unit Produksi BIP & Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra, menambahkan bahwa, SEPABLOCK berbeda dengan bata merah, SEPABLOCK memiliki bentuk presisi, pemasangan lebih cepat, hasil estetik, dan mampu menekan biaya pembangunan hingga 10 persen. “Efisiensi inilah yang membuat SEPABLOCK menjadi pilihan tepat di tengah tuntutan pembangunan yang serba cepat dan hemat biaya,” katanya.

Selain itu, lanjut Yelmi, SEPABLOCK ramah lingkungan karena diproduksi tanpa pembakaran. Sistem interlock yang saling mengunci membuat konstruksi lebih praktis sekaligus kokoh. “Untuk rumah tipe 36, pembangunan bisa selesai dalam tiga minggu dengan kebutuhan sekitar 4.000 keping SEPABLOCK, 35 zak semen, dan 60 batang besi ukuran 10 mm,” jelasnya.

Selain hemat waktu dan biaya, SEPABLOCK juga unggul dari sisi estetika. Presisi desain membuat dinding terlihat rapi meski tanpa plester. Rongga bata berfungsi ganda, yakni membantu meredam panas sehingga ruangan terasa lebih sejuk. Produk ini juga lolos uji cyclic atau lateral load test Kementerian PUPR, yang menempatkannya sebagai material ramah gempa.

“Untuk meyakinkan masyarakat, kami juga membangun rumah contoh SEPABLOCK di lingkungan perusahaan. Kami ingin menunjukkan bahwa produk ini bukan sekadar konsep, tetapi nyata, teruji, dan siap digunakan secara massal,” pungkas Yelmi.

Festival Literasi Daerah 2025 turut menghadirkan pengukuhan Duta Baca Sumbar 2025–2028 oleh Gubernur Mahyeldi Ansharullah, sekaligus menghadirkan Duta Baca periode sebelumnya untuk berbagi inspirasi. (*)


*Oleh: Musfi Yendra*
*[Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat]*

Sumatera Barat mencatat sejarah penting dengan lahirnya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Perda ini termasuk yang pertama di Indonesia yang secara spesifik mengatur penyelenggaraan keterbukaan informasi di tingkat provinsi. Lebih dari sekadar produk hukum, Perda ini merupakan wujud nyata komitmen Sumatera Barat dalam mendorong pemerintahan yang terbuka, partisipatif, dan bertanggung jawab.

Inisiatif lahirnya Perda ini dari anggota DPRD Sumbar periode 2019-2024, dimotori oleh HM. Nurnas. Beliau sejak awal konsisten memperjuangkan keterbukaan informasi sebagai hak dasar warga negara. Ia melibatkan banyak pihak—Komisi Informasi, akademisi, hingga masyarakat sipil—untuk memastikan substansi peraturan ini berpihak pada kepentingan publik. Tanpa payung hukum yang kuat, semangat transparansi hanya akan berhenti di tataran wacana.

Perda ini memuat prinsip-prinsip dasar keterbukaan informasi sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP). Dalam aturan ini ditegaskan bahwa semua informasi yang dikuasai oleh badan publik bersifat terbuka, kecuali informasi tertentu yang secara sah ditetapkan sebagai informasi yang dikecualikan melalui mekanisme uji konsekuensi.

Kehadiran Perda ini menjadi penting karena memberikan pedoman teknis bagi badan publik di Sumatera Barat dalam menjalankan kewajibannya menyediakan informasi secara cepat, tepat, dan dapat dipercaya. Hal ini sejalan dengan semangat demokrasi, supremasi hukum, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Secara praktis, Perda ini mengatur hak dan kewajiban pemohon, pengguna informasi, dan badan publik selaku penyedia informasi. Pemohon berhak mendapatkan informasi publik secara sederhana dan terjangkau. Di sisi lain, pengguna informasi wajib memanfaatkannya secara bertanggung jawab. Adapun badan publik wajib membangun sistem layanan informasi yang terstruktur dan akurat.

Perda ini juga menegaskan peran strategis Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), yang dibentuk di setiap badan publik daerah. PPID bertugas menyimpan, mengelola, dan menyediakan informasi kepada masyarakat. Bahkan, jika terjadi sengketa informasi, atasan PPID menjadi pihak pertama yang bertugas menyelesaikannya secara administratif sebelum dilanjutkan ke Komisi Informasi.

Terkait klasifikasi informasi, Perda ini membaginya ke dalam beberapa kategori, antara lain: informasi yang wajib diumumkan secara berkala, informasi yang wajib diumumkan serta-merta terkait situasi darurat atau keselamatan publik, dan informasi yang wajib tersedia setiap saat. Dengan sistem klasifikasi ini, publik dapat mengetahui jenis-jenis informasi yang seharusnya mudah diakses tanpa harus melalui prosedur panjang.

Namun demikian, tidak semua informasi bisa diakses secara bebas. Ada informasi yang dikecualikan, seperti yang berkaitan dengan rahasia negara, keamanan nasional, atau data pribadi. Untuk menetapkannya, badan publik wajib melakukan uji konsekuensi terlebih dahulu. Jika hasilnya menyatakan informasi tersebut layak dikecualikan, maka dapat ditolak. Namun jika putusan Komisi Informasi menyatakan informasi itu terbuka, maka badan publik wajib memberikannya kepada pemohon.

Dalam hal pelayanan informasi, Perda ini juga menetapkan standar pelayanan yang jelas—mulai dari waktu respon, biaya, hingga mekanisme keberatan. Jika permintaan informasi ditolak tanpa alasan yang sah, pemohon bisa mengajukan keberatan hingga menggugat ke Komisi Informasi. Hal ini menjadi jaminan kepastian hukum sekaligus sarana pengawasan publik terhadap badan publik.

Tak hanya itu, Perda ini juga mengatur mekanisme bantuan kedinasan antar badan publik dalam situasi tertentu, seperti kondisi darurat. Dalam kondisi semacam ini, informasi dapat segera diberikan antar instansi tanpa birokrasi berbelit. Tujuannya tak lain adalah memastikan pelayanan publik tetap cepat dan responsif.

Untuk mengukur sejauh mana keterbukaan dilaksanakan, setiap badan publik diwajibkan menyusun laporan tahunan. Laporan ini mencakup jumlah permohonan informasi, permohonan yang dikabulkan atau ditolak, serta inovasi layanan yang dilakukan. Laporan ini harus diumumkan kepada masyarakat sebagai bentuk akuntabilitas. Badan publik yang baik akan mendapat apresiasi, sementara yang lalai bisa dikenai sanksi administratif, termasuk pemotongan anggaran.

Namun, implementasi Perda ini belum sepenuhnya ideal. Salah satu tantangan utamanya adalah belum terbit Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai aturan pelaksana teknis dari Perda tersebut. Tanpa Pergub, banyak ketentuan dalam Perda tidak bisa dijalankan secara rinci, seperti standar operasional prosedur (SOP), tugas PPID, hingga format pelayanan informasi. Akibatnya, pelaksanaan Perda ini bisa berbeda-beda antar instansi, dan berpotensi melemahkan semangat keseragaman yang menjadi ruh keterbukaan informasi.

Oleh karena itu, percepatan penyusunan dan pengesahan Pergub menjadi keharusan. Pergub harus hadir sebagai penjabaran teknis yang memudahkan pelaksanaan Perda di lapangan. Hanya dengan begitu, Sumatera Barat dapat benar-benar menjadi pelopor tidak hanya dalam aturan, tetapi juga dalam implementasi keterbukaan informasi publik yang bermartabat.

Perda Keterbukaan Informasi Publik ini adalah titik pijak penting dalam membangun ekosistem pemerintahan yang bersih, terbuka, dan melibatkan masyarakat. Tugas kita bersama—baik pemerintah, badan publik, maupun masyarakat—adalah menjaga semangat ini tetap menyala demi terwujudnya pemerintahan yang transparan dan demokratis. []

 

PARIAMAN, LINTASMEDIANEWS.COM

PT Semen Padang menyalurkan bantuan 100 sak semen untuk pembangunan Masjid Al Ikhlas di Desa Kampung Kandang, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Selasa (9/9/2025). Bantuan ini diberikan dalam rangkaian acara Ketahanan Pangan Nasional dan Bakti Kesehatan 2025 di wilayah kerja Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) II Padang.

Acara tersebut juga diisi dengan penanaman kedelai, panen raya ikan, serta penyerahan bibit ikan untuk masyarakat. Turut hadir Komandan Kodaeral II Padang Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung, Wali Kota Pariaman Yota Balad, Wakil Wali Kota Mulyadi, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.

Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Ilham Akbar menyampaikan, bantuan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial, pendidikan, keagamaan, dan lingkungan di Sumatra Barat.

“Sebagai bagian dari SIG, bantuan 100 sak semen ini adalah bentuk nyata kepedulian kami, apalagi kegiatan ini juga dirangkaikan dengan program ketahanan pangan Kodaeral II Padang. Harapannya, masyarakat dapat merasakan manfaat ganda, yakni tersedianya rumah ibadah yang lebih layak dan meningkatnya kesejahteraan melalui program pangan,” ujar Ilham.

Ilham menambahkan, kontribusi tersebut juga merupakan bagian dari peran BUMN dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat. “Kami ingin menegaskan bahwa keberadaan PT Semen Padang tidak hanya untuk bisnis, tetapi juga untuk masyarakat Sumbar dan Indonesia. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah dan bermanfaat bagi jamaah Masjid Al Ikhlas,” katanya.

Komandan Kodaeral II Padang, Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung, mengapresiasi kontribusi PT Semen Padang. Menurutnya, masjid bukan sekadar bangunan, melainkan pusat ibadah, pendidikan, dan pembinaan generasi muda.

“Kami sangat berterima kasih. Kehadiran bantuan ini akan mempercepat pembangunan Masjid Al Ikhlas dan memberikan fasilitas ibadah yang lebih baik bagi masyarakat. Sinergi antara institusi negara, BUMN, dan masyarakat seperti inilah yang harus terus kita jaga,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Pariaman Yota Balad juga menyampaikan rasa bangga atas kepedulian PT Semen Padang. “Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat Kampung Kandang. Masjid adalah jantung spiritual umat. Dengan dukungan ini, pembangunan dapat lebih cepat selesai dan masyarakat bisa beribadah dengan nyaman. Kami berharap sinergi seperti ini terus berlanjut untuk mendukung pembangunan Kota Pariaman,” katanya.

Kegiatan ketahanan pangan yang digelar Kodaeral II Padang ini menjadi bagian dari peringatan HUT ke-80 TNI AL dan HUT Lantamal II Padang yang terakhir, sebelum resmi beralih status menjadi Kodaeral II Padang pada 10 Agustus 2025 lalu.

Sejalan dengan itu, dukungan PT Semen Padang dalam kegiatan ini juga selaras dengan Asta Cita Pemerintah yang mendorong peningkatan kesejahteraan rakyat melalui penguatan ekonomi, pembangunan manusia, dan pemerataan pembangunan. Selain itu, program ketahanan pangan yang diusung bersama Kodaeral II Padang turut mendukung program unggulan Pemprov Sumbar, khususnya di bidang ketahanan pangan, penguatan rumah ibadah, dan pemberdayaan masyarakat.

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.