Parik Malintang, Lintasmedianews.com
Usai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025), Bupati Padang Pariaman Dr. H. John Kenedy Azis, SH., MH, didampingi Ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi, Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir, SIK., M.Si., serta Dandim 0308/Pariaman Letkol Czi Nur Rahmat Khaeroni, S.Hub.Int., menggelar temu ramah sekaligus menyerahkan Tali Asih kepada para pejuang kemerdekaan yang tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Padang Pariaman, bertempat di Hall IKK Parit Malintang.
Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 70 orang veteran menerima Tali Asih berupa bantuan masing-masing sebesar Rp300.000. Bantuan ini menjadi bentuk penghormatan dan kepedulian Pemerintah Daerah atas jasa-jasa para pejuang bangsa dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa pemberian Tali Asih merupakan program rutin yang dilaksanakan dua kali dalam setahun, yakni pada momen HUT Kemerdekaan RI (17 Agustus) dan Hari Pahlawan (10 November).
"Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman senantiasa berkomitmen untuk menghormati dan mengenang jasa para pejuang. Tali Asih ini adalah wujud kepedulian dan penghargaan kami kepada para veteran yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa," ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para veteran yang telah mengorbankan harta benda bahkan nyawa demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Semoga pengorbanan yang telah diberikan menjadi ladang amal bagi bapak dan ibu semua," tambahnya dengan haru.
Di hadapan para veteran, Bupati juga menekankan pentingnya sinergi, koordinasi, dan transparansi dalam menjalankan program-program pemerintah. Menurutnya, dengan kerja sama yang baik, tujuan pembangunan akan tercapai dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Kominfo/ Len)
Mentawai, Lintasmedianews.com
Program pengabdian masyarakat skema Top Down Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Kuliah Kerja (DPMK) 2025 Institut Teknologi Bandung (ITB) hadir di Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan membawa inovasi berbasis teknologi digital. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Sipora Jaya, Senin (18/8/2025) pukul 14.30 WIB, dengan fokus pada pemanfaatan Internet of Things (IoT) untuk digitalisasi sektor peternakan ayam dan ikan.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh para akademisi ITB, yakni Prof. Ir. Hendrawan, M.Sc., Ph.D., Prof. Dr. Ir. Pingkan, M.Sc., sebagai tim ahli, serta Dr. Hamongan Situmorang, S.T., M.T. selaku ketua peneliti. Turut serta anggota peneliti, Samuel Tommy Setiadjie, S.T., Averroes Aji Tafakur, S.T., serta Kadhan, S.T. yang bertugas mendokumentasikan kegiatan. Selain itu, hadir pula Yamima Indani Arithta Situmorang sebagai bagian dari tim.
Dari unsur pemerintahan dan masyarakat, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Sipora Jaya Lutfianto, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Dr. Hamongan Situmorang menjelaskan bahwa penerapan IoT dalam peternakan ayam dan ikan akan membantu peternak memantau kondisi kandang, kualitas pakan, serta kesehatan hewan secara digital dan real-time. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas peternakan di wilayah Mentawai.
“Digitalisasi sektor peternakan ini bukan hanya tentang teknologi, tapi juga tentang peningkatan kesejahteraan masyarakat desa melalui pemanfaatan sains dan inovasi,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Hendrawan menegaskan pentingnya sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam menyukseskan transformasi digital di sektor pertanian dan peternakan.
Kepala Desa Sipora Jaya, Lutfianto, menyampaikan apresiasi atas perhatian ITB terhadap desa mereka. Ia berharap program ini dapat menjadi langkah awal untuk memodernisasi sektor peternakan di Sipora Jaya.(Fais)
MERANTI, LINTASMEDIANEWS.COM
Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kepulauan Meranti berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme, Minggu (17/8/2025).
Acara diawali dengan penyerahan Bendera Merah Putih oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Prosesi yang digelar di Rumah Dinas Bupati tersebut menjadi simbol amanah dan tanggung jawab besar bagi para putra-putri terbaik Meranti untuk mengibarkan Sang Saka pada upacara detik-detik Proklamasi.
“Penyerahan bendera ini bukan sekadar simbol, tetapi amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebangsaan. Jadilah teladan bagi generasi muda dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air,” pesan Bupati Asmar dalam sambutannya.
Puncak peringatan HUT RI ke-80 digelar di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti. Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Asmar memimpin jalannya prosesi dengan khidmat.
Komandan Pos AL Selatpanjang, Kapten Laut Saidul Arifin dipercaya sebagai Komandan Upacara.
Upacara dimulai pukul 10.00 WIB dengan peringatan detik-detik Proklamasi, dilanjutkan dengan pembacaan naskah Proklamasi oleh Ketua DPRD Kepulauan Meranti, H. Khalid Ali.
Selanjutnya, Bupati menyerahkan bendera Merah Putih kepada pasukan Paskibraka, yang terbagi dalam formasi kelompok 17, 8, dan 45. Dengan dukungan personel TNI-Polri, prosesi pengibaran bendera berlangsung lancar dan penuh khidmat.
Dalam amanatnya, Bupati Asmar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneladani perjuangan para pahlawan.
“Sebagai bentuk syukur atas nikmat kemerdekaan, tugas kita adalah melanjutkan cita-cita para pendahulu. Pada hakikatnya, kita semua memiliki peran penting dalam pembangunan dan kemajuan bangsa,” tegasnya.
Upacara tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, ASN, pelajar, organisasi kepemudaan, serta masyarakat umum. Kehadiran mereka menambah semarak perayaan kemerdekaan sekaligus meneguhkan semangat persatuan dan cinta tanah air di Meranti.(Nina).
Pasbar, Lintasmedianewscom.
Pelaksanaan Upacara Detik-detik Hari Proklamasi Repoblik Indonesia dan pengibaran Sangsaka Merah Putih yang ke 80 Tahun 2025 untuk tingkat Kecamatan Gunung Tuleh tampak Berjalan Hikmat dan Sukses, Minggu tgl 18/8 2025 di halaman Kantor Camat setempat.
Upacara yang bersejarah ini tampak dihadiri oleh : Halomuan ,S.Sos bersama Istri,Iptu,Jhoni Indra ,Kapolsek ,Erianto ,S.Ag ,M.Pd Kepala KUA, Hayatul Humaini,S.Kep Kapus Paraman Ampalu ,Adam S.Pd Korwil Pendidikan ,AKBP Purnawirawan ,Akmaluddin Batu Bara Tokoh Masyarakat ,Robet Ketua KAN Drs.Afredi Alim Ulama, Sekcam ,para Kasi,Perwakilan Nagari Ranah Sungai Magelang dan Perwakilan Nagari Muaro Kiawai Barat, Ninik Mamak,Bundo Kandung ,Riswan,S.Pd Kepsek SMP N 2 ,Wetnawati M.Pd Kepsek SMK N 1, Perwakilan TK, SMP SMK ,Perwakilan Puskesmas, Perwakilan Guru dan undangan lainnya .
Begitu juga yang bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Halomuan,S.Sos Camat Gunung Tuleh ,sebagai Perwira Upacara oleh Aiptu Nofiardi,SH,MH Kanit Reskrim,sedangkan Komandan Upacara Brigadir Doni Pinaloza dariBabinkantibmas ,sementara Pembaca Teks Proklamasi oleh Netra Ekawati,ST,M.Si Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat Partai PKB ,Marsing Band oleh Suswa-Siswi SMK N 1 ,sedangkan MC oleh Lili Melda serta Pembaca Doa oleh Erianto S.Ag,M.Pd Kepala Kantor Urusan Agama.
Saat dikonfirmasi Halomuan kepada Media ini menuturkan sangat bangga dan berterimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi aktif ,ditambah lagi adanya bantuan dari MH Pelaminan ,demi terlaksananya acara ini dengan baik. tentunya harapan ke depannya peran dari seluruh masyarakat sangat diharapkan perlu ditingkatkan demi kemajuan bangsa kita tercinta ini timpalnya.(Ran/pandan)
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
PT Semen Padang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar upacara bendera di Plaza Kantor Pusat perusahaan, Minggu (17/8/2025).
Upacara berlangsung khidmat dengan Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, bertindak sebagai pembina upacara. Mengusung tema nasional “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, upacara ini menjadi momentum keluarga besar Semen Padang untuk meneguhkan komitmen menjaga warisan bangsa sekaligus menghadapi tantangan bisnis yang kian kompetitif.
Upacara diikuti ribuan karyawan Semen Padang Group dengan petugas dari Yayasan Igasar Semen Padang. Hadir pula Komisaris Utama PT Semen Padang Werry Darta Taifur, Komisaris Ilham Aldelanu Azre, Direktur Keuangan Iskandar Z Lubis, Direktur Operasi Andria Delfa beserta istri, serta pengurus dan anggota Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang (FKIKSP). Seperti tradisi tahun-tahun sebelumnya, jajaran direksi, komisaris, staf, dan pimpinan perusahaan kompak mengenakan pakaian adat.
Dalam amanatnya, Pri Gustari Akbar mengajak seluruh insan Semen Padang mengenang jasa para pahlawan yang rela menukar darah dan air mata demi tegaknya bangsa.
“Delapan puluh tahun lalu, para pendiri bangsa berdiri di garis depan, menghadapi meriam dengan bambu runcing. Pertanyaannya pagi ini: Apakah kita siap mengisi kemerdekaan dengan perjuangan yang setara?” ujarnya.
Pri menegaskan, bagi insan Semen Padang perjuangan itu berarti menjaga dan membesarkan perusahaan yang berdiri sejak 1910, lebih tua dari Republik Indonesia. “Kita tidak hanya bicara pabrik atau angka penjualan. Kita menjaga aset bangsa, warisan nasional yang menjadi saksi lahirnya Indonesia merdeka,” katanya.
Ia juga menyinggung tantangan industri semen yang kian berat, mulai dari persaingan ketat, biaya meningkat, hingga tekanan harga. “Namun sejarah membuktikan, dari perang dunia, krisis moneter, pandemi, hingga restrukturisasi besar-besaran, kita selalu punya pilihan: bangkit atau hilang,” tegasnya.
Mengutip tema HUT ke-80 RI, Pri menekankan pentingnya persatuan. Ia menyerukan agar seluruh insan Semen Padang meninggalkan ego sektoral, menghentikan budaya saling menunggu, dan bergerak dalam satu irama.
“Kebangkitan kita wujudkan dengan produksi berkualitas, efisiensi biaya, kolaborasi tanpa batas, adaptasi cepat terhadap pasar dan teknologi, serta pelayanan pelanggan yang membuat kita menjadi pilihan utama,” paparnya.
Pri menambahkan, tahun ini PT Semen Padang mendapat amanah besar dalam skema transformasi bisnis SIG, yakni mengelola cement plant, packing plant, pelabuhan, sistem logistik, sekaligus menjadi koordinator pemasaran di enam provinsi di Sumatera.
“Ini bukan sekadar pekerjaan. Ini adalah kepercayaan, dan setiap kepercayaan adalah ujian,” ujarnya.
Menutup amanatnya, Pri mengobarkan semangat kebangkitan kepada seluruh karyawan. “Bangsa ini berdiri karena keberanian para pahlawan melawan ketidakmungkinan. Maka kita pun harus punya keberanian yang sama: Kita akan bangkit! Sekarang! Di sini! Bersama-sama! Demi kejayaan Semen Padang, demi Indonesia,” tegasnya.
Ia menekankan, perusahaan berusia 115 tahun ini harus membuktikan diri bukan hanya tua usianya, tetapi muda semangatnya, besar cita-citanya, dan terus membawa nama Semen Padang sebagai simbol kebangkitan. “Bangkitlah Semen Padang!” serunya.
Rangkaian upacara juga diisi dengan penyerahan hadiah lomba puisi yang dibagi ke dalam tiga kategori:
Kategori Anak
• Juara I: Shauqia Almaira
• Juara II: Lidiesia Syakira Ma’ruf
• Juara III: M. Atharauf Farzan
• Juara Favorit: Rafif Akhtar Alfarizqi
Kategori Remaja
• Juara I: Suci Khairunnisa
• Juara II: Aziva Putri Yuditia
• Juara III: Rahman Raifa Putra
• Juara Favorit: Neta Tri Rahma
Kategori Karyawan
• Juara I: Vischa Dipama
• Juara II: Jhon Indra
• Juara III: Dewi Sasrina
• Juara Favorit: Suhatman
Selain itu, diumumkan pula pemenang lomba menghias pintu masuk utama unit kerja:
• Juara I: Procurement
• Juara II: Kas & Verifikasi
• Juara III: Staf Portofolio
• Harapan I: Indarung VI
• Harapan II: Internal Audit
Acara semakin meriah dengan penampilan paduan suara, teatrikal perjuangan oleh siswa-siswi Semen Padang Schools, serta pembuatan lukisan oleh guru Semen Padang School.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama dan lomba khas 17 Agustusan di Lapangan Cubadak PT Semen Padang yang diikuti antusias oleh karyawan dan anak karyawan. Seluruh direksi dan staf pimpinan juga turut memeriahkan lomba tersebut.