SELATPANJANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar rapat dengar pendapat terkait progres penyelesaian tahapan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkab Meranti, Senin (11/8/2025).
Rapat dipimpin Ketua Komisi I H. Hatta, S.M, dihadiri Ketua DPRD H. Khalid Ali, SE, Wakil Ketua DPRD Antoni Sidartha, S.H., M.H., anggota Komisi I Zulkenedi Yusuf, S.E., Dyan Desmanengsih, S.Sos., M.IP., T. Mohd. Nasir, S.E., H. Idris, M.Si., Eka Yusnita, S.H., dan Noli Sugiharto, S.Psi. Dari pihak eksekutif hadir Kepala BKPSDM Bakharuddin.
Dalam pengantarnya, H. Hatta menjelaskan bahwa rapat ini digelar untuk mengetahui sejauh mana progres penyelesaian rekrutmen PPPK dan PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkab Meranti.
Wakil Ketua DPRD Antoni Sidartha menekankan pentingnya transparansi informasi. Ia meminta Kepala BKPSDM menjelaskan kendala, perkembangan, dan langkah strategis yang akan ditempuh agar proses pengangkatan berjalan lancar.
Menanggapi hal tersebut, Bakharuddin memaparkan bahwa SK pengangkatan PPPK dan PPPK Paruh Waktu telah ditandatangani Bupati pada 6 Agustus 2025, mencakup sekitar 200 orang, dan akan efektif berlaku mulai 1 Oktober 2025.
Ia juga menyampaikan bahwa BKPSDM menerima surat dari KemenPAN-RB pada 8 Agustus 2025 terkait pembaruan kebijakan PPPK Paruh Waktu. Saat ini pihaknya sedang mengklarifikasi data R4 ke BKN, dengan rincian:
R3: 1.016 orang
R3 (Tampungan): 161 orang
Total R3: 1.177 orang
R4 (Minimal 2 tahun bekerja, tidak lulus tes): 521 orang
Kriteria pelamar PPPK Paruh Waktu sesuai surat edaran KemenPAN-RB mencakup:
Non-ASN terdaftar dalam database BKN dan aktif bekerja.
Non-ASN tidak terdaftar di BKN namun aktif bekerja minimal dua tahun terakhir secara terus-menerus.
Lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang terdaftar dalam data kelulusan Kemdikbud.
“Data R3 dan R3T sudah masuk ke database BKPSDM dan dalam proses usulan untuk PPPK Paruh Waktu. Sementara data R4 dan R5 masih menunggu konfirmasi dari BKN,” jelas Bakharuddin.
Dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Meranti, sejumlah anggota DPRD menyoroti status pelamar CPNS 2024, pegawai outsourcing, serta honorer non-ASN.
Anggota Komisi, Tengku Zulkenedi Yusuf, mempertanyakan nasib pelamar CPNS 2024 yang tidak lolos serta kesiapan BKPSDM menghadapi APBD Perubahan. Ia juga menanyakan potensi penambahan kuota outsourcing.
Kepala BKPSDM, Bakharuddin, menjelaskan bahwa peserta CPNS 2024 yang tidak lolos masuk kategori R3. Untuk outsourcing, pihaknya sedang menyiapkan skema kerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Anggota komisi lainnya, Dyan Desmanengsih, menanyakan apakah honorer yang tidak terdata di BKN masih bisa mengikuti seleksi CPNS 2025. Bakharuddin menjawab, jika termasuk kategori R3 dan tidak lulus CPNS, maka otomatis akan masuk ke skema PPPK Paruh Waktu.
Sementara itu, Eka Yusnita menyoroti status pegawai dengan masa kerja di bawah dua tahun serta potensi kelalaian OPD dalam menginput data. Bakharuddin menegaskan, pegawai dengan masa kerja di bawah dua tahun masuk kategori outsourcing, dan BKPSDM tetap membuka ruang perbaikan data bagi OPD yang lalai.
Anggota DPRD T. Mohd. Nasir dan Noli Sugiharto juga menanyakan peluang penambahan kuota outsourcing dan jadwal pembagian SK PPPK. Bakharuddin menyebut, proses regulasi outsourcing sedang berjalan dan jadwal pembagian SK PPPK masih disusun.
Tidak ketinggalan, H. Idris meminta kejelasan status PPPK jika mengikuti seleksi CPNS dan tidak lulus. Menurut Bakharuddin, status mereka akan kembali menjadi PPPK Paruh Waktu, sedangkan jika lulus otomatis menjadi PNS.
Menutup rapat, Ketua DPRD H. Khalid Ali menekankan pentingnya ketelitian dalam proses administrasi dan pendataan agar tidak terjadi penghilangan hak pegawai non-ASN.
Rapat kerja Komisi I DPRD Kepulauan Meranti bersama BKPSDM menetapkan sejumlah poin penting terkait penyelesaian status tenaga Non-ASN. Data R3 hasil seleksi PPPK sebelumnya berjumlah 1.016 orang ditambah 161 kategori tampungan, total 1.177 orang. Seluruhnya kini tengah diverifikasi status aktifnya oleh masing-masing OPD.
Sementara itu, data R4 mencatat 521 orang yang belum lulus dalam dua tahun terakhir namun memenuhi syarat PPPK Paruh Waktu. Kelompok ini masih menunggu konfirmasi resmi dari BKN.
BKPSDM juga sedang merancang regulasi dan skema Outsourcing untuk menampung honorer Non-ASN yang tidak masuk formasi PPPK, termasuk membuka peluang kerja sama dengan BUMD. SK PPPK yang sudah ditandatangani Bupati akan mulai berlaku efektif 1 Oktober 2025.
Komisi I DPRD menegaskan perlunya koordinasi yang lebih intensif dan ketelitian administrasi, terutama dalam penginputan dan verifikasi data, agar tidak ada hak pegawai yang terabaikan. Ketua Komisi I, H. Hatta, S.M., menutup rapat dengan harapan seluruh proses rekrutmen PPPK dan PPPK Paruh Waktu berjalan sesuai aturan, transparan, dan adil bagi tenaga Non-ASN di Meranti. (Nina)
Padang Pariaman, Lintasmedianews.com
Berbagai cara di laksanakan untuk melestarikan Budaya Pertanian, Kali ini Festival Tani Nagari Kembali hadir sebagai wadah promosi dan pelestarian budaya pertanian di Kabupaten Padang Pariaman. Berlangsung di Nagari Padang Toboh Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, festival ini akan diselenggarakan pada tanggal 16-17 Agustus 2025 yang menyemarakkan suasana kemandirian dan kebersamaan masyarakat.
Dalam skezul agenda yang digelar selama dua hari, pada Sabtu- Minggu (16-17/08,25) dengan rangkaian acara sebagai berikut:
Keseruan Hari Pertama: Tradisi & Program Inovatif Pada hari Sabtu, 16 Agustus, festival dibuka dengan iringan khas seperti Tambua Tansa & Galombang 12, serta proses adat pemasangan deta oleh Niniak Mamak. Kegiatan dilanjutkan dengan pertunjukan Silek Sawah, Tari Piriang Sawah, hingga puisi dan berbagai panitia.
Momentum ini, semakin istimewa karena akan diresmikan oleh Bupati Padang Pariaman, dan dilengkapi dengan peluncuran program unggulan seperti Sawah Pokok Murah (SPM), Sicadiak, dan Agrowisata. Sorotan lainnya adalah talkshow inspiratif oleh Ir. Djoni, penggagas SPM di Sumbar, serta pameran produk pertanian dan UMKM lokal. Kemudian di Hari Kedua akan digelar Kreativitas & Kekayaan Tradisi.
Memasuki Minggu, 17 Agustus, festival dilanjutkan dengan Talkshow Petani Milenial dan seminar publik bertema pangan & kesehatan, diadakan oleh Dinas Pariwisata dan Pemuda. Warga pun akan disuguhkan berbagai lomba atraktif:
Akan Lomba Masak antar Nagari, Pawai Alegoris, Fashion Show Baju Khas Pertanian, serta permainan tradisional seperti Manyabik Rumpuik, Pacu Upiah, dan Tangkap Bebek.
Sejumlah pementasan, budaya dan hiburan juga memeriahkan penutupan acara, termasuk Tari Piring Api, Tari Wonderland, Tari Indang, Lagu Solo, serta Tari Panen Kreasi, ditutup dengan pengumuman pemenang lomba dan jamuan bersama.
Ini adalah wujud nyata penguatan, ketahanan pangan dan peningkatan agribisnis lokal. Sebagai Langkah mempromosikan, UMKM dan pariwisata budaya, media penghubung generasi petani milenial dengan nilai-nilai tradisional masyarakat Minangkabau.
Masyarakat diundang untuk menyaksikan, rangkaian langsung acara yang kaya makna, mendukung produk lokal, dan merayakan kebersamaan dalam kemerdekaan.
Ayo, tandai kalender anda 16–17 Agustus 2025 dan ajak keluarga, sahabat, serta rekan untuk merayakan meriahkan dusun pertanian kita.
Untuk informasi lebih lanjut, mengenai pendaftaran lomba, jadwal lengkap, atau kontak panitia, (ady Kurniawan di CP. 0823-8398-5824) segera kunjungi kanal resmi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman atau media sosial Festival Tani Nagari.
Mari Bersama, kita rawat tradisi, majukan pertanian, dan rayakan budaya.( Kominfo/len)
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Produk inovatif PT Semen Padang, SEPABLOCK atau bata interlock, menjadi magnet perhatian pengunjung pameran Xporia 2025 yang digelar Pemerintah Kota Padang di GOR H Agus Salim, 8–10 Agustus 2025. Pameran bertema “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City” ini merupakan rangkaian perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-359 dan diikuti berbagai pelaku usaha dari beragam sektor.
Di stan PT Semen Padang, pengunjung disuguhi maket instalasi SEPABLOCK dan video proses pembangunan rumah menggunakan produk tersebut. Konsep stan yang menyerupai rumah SEPABLOCK menarik perhatian pengunjung untuk singgah, mengamati detail pemasangan, dan berdiskusi langsung dengan tim perusahaan.
“Alhamdulillah, respons pengunjung sangat positif. Banyak yang penasaran dengan cara pemasangan, bahan baku, keunggulan dibanding bata merah, hingga harga dan lokasi rumah yang telah menggunakan SEPABLOCK,” ujar Junior Product Application Officer Departemen BIP PT Semen Padang, Doni Maizwar, Minggu (10/8/2025).
Doni menambahkan, sebagian besar pengunjung juga menanyakan ketersediaan tenaga tukang yang memahami teknik pemasangan SEPABLOCK. “Ini menunjukkan minat yang tinggi sekaligus peluang untuk edukasi pasar,” ujarnya.
Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Ilham Akbar, menyebut kehadiran di Xporia 2025 menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan SEPABLOCK secara langsung kepada publik. “Kami menampilkan SEPABLOCK bukan sekadar mengikuti tren, tetapi sebagai solusi nyata bagi masyarakat dan industri konstruksi. Produk ini memadukan kekuatan, efisiensi, estetika, dan keamanan,” kata Ilham.
Melalui pameran ini, PT Semen Padang berharap SEPABLOCK dapat menjadi pilihan utama bagi konsumen yang menginginkan hunian modern, cepat dibangun, hemat biaya, dan tahan gempa. “Kami optimistis SEPABLOCK akan semakin dikenal luas dan menjadi inovasi membanggakan dari anak negeri,” tutupnya.
Ramah Lingkungan dan Hemat Biaya
SEPABLOCK adalah bata saling mengunci (interlock) yang diproduksi tanpa proses pembakaran, sehingga lebih ramah lingkungan. Inovasi ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pembangunan yang menuntut kecepatan, kekuatan, dan efisiensi biaya.
Dibanding bata merah, penggunaan SEPABLOCK dapat menghemat biaya pembangunan hingga 10 persen. Penghematan ini berasal dari metode konstruksi yang memungkinkan kolom dan balok dibangun bersamaan dengan dinding, tanpa memerlukan plester atau aci. Waktu pengerjaan pun lebih singkat — rumah tipe 36 dapat selesai dalam sekitar tiga minggu.
Untuk membangun rumah tipe 36 dengan satu kamar tidur, dibutuhkan sekitar 4.000 pcs SEPABLOCK, 35 zak semen, dan 60 batang besi ukuran 10 mm. Sederhananya, satu meter dinding memerlukan 40 pcs SEPABLOCK, 5 kg semen, dan 6 meter besi.
Selain efisien, SEPABLOCK unggul dari sisi estetika dan kenyamanan. Presisi desain membuat dinding tampak rapi tanpa finishing berlapis, sementara rongga di dalamnya membantu melepas panas sehingga ruangan lebih sejuk.
Keunggulan lain adalah ketahanannya terhadap gempa. Berdasarkan pengujian siklik atau lateral load test di Kementerian PUPR, SEPABLOCK masuk kategori ramah gempa. Sistem interlock yang saling mengikat membuat struktur dinding lebih stabil dan kokoh meski terjadi guncangan.
Produk ini bahkan telah digunakan untuk membangun rumah contoh di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
PEKANBARU, LINTASMEDIANEWS.COM
PT Semen Padang kembali memberikan penghargaan tahunan kepada para distributor Regional I atas capaian kinerja terbaik sepanjang 2024. Penghargaan yang meliputi kategori Volume, Performance, Business Growth, dan PILOK (Pasar, Infrastruktur, Legal, Organisasi, dan Keuangan) ini diserahkan langsung oleh Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, dalam acara silaturahmi di Pekanbaru, Kamis (7/8/2025) malam.
Acara turut dihadiri Kepala Departemen Perencanaan dan Pengembangan Pasar Sari Ramadhani, Kepala Departemen Penjualan Inpres Rakhmad Hidayat, dan Kepala Unit Penjualan Sumatera Tengah Nanda Kurniawan.
Dalam sambutannya, Pri Gustari menyampaikan apresiasi kepada para distributor yang menjadi mitra utama dalam menjaga eksistensi dan pertumbuhan pasar Semen Padang di wilayah Regional I.
“Selamat kepada para distributor atas dedikasi dan capaian kinerjanya. Semoga penghargaan ini memicu semangat untuk terus tumbuh dan berkembang bersama di tahun 2025 dan seterusnya,” ujar Pri.
Pri menegaskan, penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan bentuk penghormatan atas kerja keras para distributor sebagai garda terdepan di lapangan.
“Kami menyadari bahwa di balik angka penjualan yang terus dikejar, ada ketekunan dan strategi para distributor yang tidak bisa diabaikan,” katanya.
Menurutnya, persaingan industri semen kini jauh lebih kompetitif dibanding dua atau tiga dekade lalu. “Persaingan saat ini bukan lagi soal siapa yang besar, tetapi siapa yang cepat, adaptif, dan memiliki jaringan kuat. Karena itu, kami membutuhkan sinergi yang semakin erat dengan para distributor sebagai ujung tombak,” tegasnya.
Pri juga menekankan pentingnya komunikasi dua arah dalam menghadapi dinamika pasar. “Kalau ada kendala, laporkan. Kalau ada potensi, diskusikan. Kita hadapi semua tantangan ini bersama. Untuk maju, tidak selalu harus melangkah — kadang mundur selangkah justru membuat kita bisa melompat lebih jauh,” tambahnya.
Kepala Departemen Penjualan PT Semen Padang, Inpres Rakhmad Hidayat, memaparkan kinerja perusahaan hingga pertengahan 2025. Ia menyebut, Juli menjadi bulan dengan capaian penjualan terbaik, dan optimistis tren positif ini akan berlanjut di Agustus dan seterusnya.
“Kami melihat kebangkitan semangat distributor di semester kedua. Harapan kami, distribusi semakin luas, termasuk ke daerah perbatasan,” ujarnya.
Sarman, pimpinan PT Dumai Indah Sejati yang meraih Terbaik I kategori Volume, mengaku bersyukur atas penghargaan tersebut. “Alhamdulillah, ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja penjualan,” kata Sarman yang telah menjadi mitra PT Semen Padang lebih dari 20 tahun.
Inpres menambahkan, penyerahan penghargaan ini juga menjadi ajang temu bisnis dan refleksi atas tantangan industri semen, sekaligus memperkuat kepercayaan dan loyalitas antara perusahaan dan mitra.
Daftar Distributor Terbaik 2024
Kategori Volume
1. PT Dumai Indah Sejati
2. PT Mitra Dunia Baru Perkasa
3. PT Wajah Baru Perkasa
Kategori Performance
1. PT Wajah Baru Perkasa
2. PT Roda Usaha Sukses Gemilang
3. PT Citra Bina Niaga
Kategori Business Growth
1. PT Citra Bina Niaga
2. PT Andesmont Sakti
3. PT Ade Lestari Sejati
Kategori PILOK
1. PT Roda Usaha Sukses Gemilang
2. PT Cipto Sadar Pratama
3. PT Puskud Jaya Bersama
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Dalam rangka mendukung kelestarian hutan pesisir, memperkuat ekosistem laut, PT Semen Padang turut serta dalam penanaman 1.000 bibit mangrove di Pantai Sungai Pisang, Kelurahan Teluk Kabung Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sabtu (9/8/2025). Aksi ini digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar untuk memperingati Hari Mangrove Sedunia sekaligus menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-80, dan melibatkan banyak pihak.
Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Ilham Akbar, mengatakan partisipasi perusahaan dalam penanaman mangrove merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang sejalan dengan visi pemberdayaan masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada DLH Sumbar yang telah melibatkan PT Semen Padang. Penanaman 1.000 bibit mangrove ini tidak hanya melindungi pantai dari abrasi dan hempasan ombak, tetapi juga menjaga kelestarian hutan pesisir, memperkuat ekosistem laut, dan selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terkait pengelolaan hutan berkelanjutan serta perlindungan keanekaragaman hayati,” ujarnya.
Ilham menambahkan, bibit mangrove yang ditanam di kawasan wisata Sungai Pinang diharapkan memberi manfaat jangka panjang, mulai dari peningkatan potensi wisata hingga kesejahteraan masyarakat pesisir. “Semoga sinergi yang kita bangun hari ini membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” katanya.
Kepala DLH Sumbar, Tasliatul Fuadi, mengapresiasi kontribusi PT Semen Padang. Menurutnya, hutan mangrove merupakan salah satu ekosistem paling produktif yang menjadi rumah bagi berbagai biota laut, sekaligus pelindung alami dari erosi dan abrasi, terutama di wilayah rawan bencana seperti Sumatera Barat.
Selain penanaman, kegiatan ini juga diisi sosialisasi pemilahan dan pengolahan sampah, penyerahan sertifikat Proper Hijau kepada PT Semen Padang, serta penyerahan bendera Merah Putih dari Pemprov Sumbar kepada tokoh masyarakat setempat.
Dengan langkah ini, PT Semen Padang menegaskan perannya tidak hanya sebagai produsen semen, tetapi juga mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, poin ke-3: Mewujudkan lingkungan hidup yang berkelanjutan melalui pengelolaan sumber daya alam yang bijak, perlindungan keanekaragaman hayati, dan pengendalian perubahan iklim. Serta selaras dengan program unggulan Gubernur Sumbar ke-2 & 5 yaitu Gerak Cepat Sumbar Sejahtera dan Gerak Cepat Sumbar Kuat. (*)