PADANG, Lintasmedianews.com
30 Juli 2025 PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penurunan angka stunting di Sumatera Barat. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan menyalurkan bantuan senilai Rp80,5 juta kepada sembilan ibu hamil dengan kondisi Kurang Energi Kronik (KEK) di tiga kecamatan sekitar perusahaan: Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung, dan Pauh.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, kepada Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Mardalena Wati Yulia, dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Bangga Kencana dan Quick Win BKKBN di Auditorium Gubernuran Sumbar, Rabu (30/7). Acara ini juga dihadiri Kepala Bappeda Sumbar, Medi Iswandi, yang mewakili Gubernur Mahyeldi Ansharullah.
Iskandar menjelaskan bahwa bantuan terdiri dari paket nutrisi tambahan dan pembangunan jamban, sebagai bagian dari upaya mendorong pola hidup sehat di lingkungan penerima manfaat. Langkah ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 2: Tanpa Kelaparan, serta mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mewujudkan SDM Indonesia yang unggul.
“Masalah stunting tidak cukup ditangani dengan makanan bergizi saja. Sanitasi yang layak juga krusial agar anak tumbuh di lingkungan sehat. Karena itu, kami juga membangun fasilitas jamban,” ujar Iskandar.
Ia menambahkan, program ini turut melibatkan Semen Padang Hospital yang menyediakan layanan medis dan nutrisi tambahan bagi para ibu hamil. “Kami ingin memastikan setiap ibu mendapat pendampingan yang layak demi melahirkan generasi sehat dan berkualitas,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan lanjutan, PT Semen Padang juga memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp500 ribu untuk setiap bayi yang lahir dari ibu penerima manfaat. Bantuan ini diharapkan membantu kebutuhan awal bayi dan memotivasi orang tua dalam pengasuhan anak.
Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Mardalena Wati Yulia, mengapresiasi kontribusi aktif PT Semen Padang dalam program percepatan penurunan stunting, khususnya lewat gerakan “Orang Tua Asuh Cegah Stunting” atau OTA Genting.
“PT Semen Padang bukan sekadar mitra, tapi bagian dari solusi. Kami harap langkah ini dapat diikuti perusahaan lain,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa untuk meraih Bonus Demografi 2045, dibutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk dunia usaha. Menurutnya, membangun generasi unggul bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh elemen bangsa.
Program ini merupakan bagian dari pilar strategis TJSL PT Semen Padang dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Komitmen perusahaan dalam penanggulangan stunting telah dimulai sejak 2022 melalui kampanye “Perang Melawan Stunting”, yang mencakup edukasi gizi, pemberian makanan tambahan, pemantauan balita, hingga pembinaan Posyandu.
Program ini juga sejalan dengan program unggulan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, khususnya dalam pilar Sumbar Sehat dan upaya penguatan peran dunia usaha dalam pembangunan daerah. Dukungan sektor swasta seperti yang dilakukan PT Semen Padang menjadi bagian penting dalam pencapaian target pembangunan kesehatan masyarakat, termasuk percepatan penurunan stunting.(*)
Tanah Datar. Lintasmedianews.Com
Polres Tanah Datar sudah menerima limpahan laporan dari Polsek Lintau Buo. terkait adanya dugaan penganiayan antar Siswa yang ada di SMA Lintau Buo.
Pada laporan tersebut, kejadian terjadi pada hari Rabu sekira pukul 15. 30 di jorong Tago Palange Nagari Pangian.
Menurut Kapolres Tanah Datar melalui Kasat Reskrim AKP Surya Wahyudi SH. MH. mengatakan " saat ini untuk pihak pelapor sudah membuat laporan di Polsek Lintau Buo pada hari Kamis sekira pukul 12.38 wib." "
" Dikarenakan peristiwa ini melibatkan anak-anak dibawah umur maka Kamis sore untuk laporan sudah dilimpahkan ke unit PPA Polres Tanah Datar untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut"
"Memang benar kami menerima informasi bahwasanya ada peristiwa yang diduga penganiayaan terhadap Siswa SMA Negeri di Lintau buo. Kami sudah menerima laporan dari pihak pelapor dan saat ini dilakukan penyelidikan di unit PPA" ujar Kapolres Tanah Datar melalui Kasat Reskrim.
"Saat ini, pihak Kepolisian sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengumpulkan bukti dan keterangan dari para saksi serta pihak-pihak yang terlibat. Penanganan kasus oleh Unit PPA dilakukan sesuai dengan undang-undang yang berlaku."
"Inshaallah kita akan lakukan penyelidikan sesuai SOP yang berlaku dan akan memberikan informasi lebih lanjut terkait kejadian tersebut.". Tutup Kasat Reskrim Surya. ( ERM. )
SOLOK SELATAN, LINTASMEDIANEWS.COM
23 Juli 2025 PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan masyarakat pedesaan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 yang berlangsung di Kabupaten Solok Selatan dan Dharmasraya, Sumatera Barat. Dalam program ini, PT Semen Padang menyalurkan bantuan sebanyak 500 zak semen untuk mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah sasaran TMMD.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Seksi TJSL Unit CSR PT Semen Padang, Nurwan, dalam upacara pembukaan TMMD di Lapangan Sepak Bola Bangun Rejo, Solok Selatan, Rabu (23/7). Dukungan ini disambut antusias oleh jajaran TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat, Yozawardi Usama Putra, yang hadir mewakili Gubernur Mahyeldi Ansharullah, mengapresiasi kontribusi Semen Padang. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan TNI sangat penting dalam mempercepat pembangunan wilayah tertinggal.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumbar, kami menyampaikan terima kasih kepada PT Semen Padang. Semoga kontribusi ini menginspirasi perusahaan lain untuk ikut serta membangun nagari,” ujar Yozawardi.
Sementara itu, Bupati Solok Selatan, Khairunnas, menyebut bahwa bantuan ini akan mempercepat pembangunan fisik di wilayah TMMD, seperti jalan, jembatan, dan rumah warga. “Dukungan ini bukan hanya soal material, tapi juga kepedulian terhadap kemajuan masyarakat,” katanya.
TMMD ke-125 berlangsung selama sebulan, dari 23 Juli hingga 21 Agustus 2025, di Nagari Lubuak Gadang Selatan, Kecamatan Sangir. Program ini tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga penyuluhan kebangsaan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
Komandan Kodim 0309/Solok, Letkol Kav Sapta Raharja, mengatakan TMMD melibatkan 150 personel gabungan dari TNI, Polri, dan masyarakat. “TMMD adalah bentuk pengabdian TNI kepada rakyat. Kami membangun fisik dan juga semangat gotong royong,” tegasnya.
Adapun pekerjaan fisik mencakup pembangunan jalan antarjorong, jembatan kecil, serta bedah rumah tidak layak huni (RTLH). Dukungan semen dari PT Semen Padang dinilai mempercepat dan mengefisienkan proses pengerjaan.
Tokoh masyarakat Bangun Rejo, Solihin, juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak. “Kami sangat antusias bergotong royong. Terima kasih atas bantuan 250 zak semen. Kalau kurang, kami siap menambah,” ucapnya.
Dukungan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Semen Padang, sekaligus wujud kolaborasi perusahaan dengan program strategis pemerintah dan TNI.
Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, mengatakan bahwa TMMD menjadi sarana memperkuat peran dunia usaha dalam pembangunan desa.
“Sebagai bagian dari SIG, kami terus bersinergi mendukung pembangunan berkelanjutan. Dukungan untuk TMMD sejalan dengan Asta Cita Presiden dan juga program unggulan Gubernur Mahyeldi–Vasco, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dasar dan pemberdayaan nagari,” ujarnya.
TMMD ke-125 yang digelar serentak di Solok Selatan dan Dharmasraya menjadi contoh nyata kemitraan multipihak dalam membangun dari pinggiran, demi mewujudkan desa yang mandiri, terhubung, dan sejahtera. (*)
PARIWARA
Tanah Datar, Lintasmedianews.com
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tanah Datar setujui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ) Tanaj Datar Tahun 2025 - 2029. Dalam Sidang Paripurna di Ruang Sidang Utama DPR. Rabu ( 30/ 07 ) 2025.
Kegiatan Rapat Sidang Paripurna di pimpin oleh Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra . Didampingi Wakil Ketua Nur Hamdi Zahari Dt Bapayuang Ameh dan Kamrita. Serta 24 Anggota DPRD Tanah Datar. Yang hadir . Disamping itu dihadiri Bupati Tanah Datar Eka Putra , Wakil Bupati Tanah Datar Ahmaf Fadly.. Forkopinda , Pimpinan OPD , Direktur PDAM. Tirta Alami Nazwira Hidayat , Camat , Wali Nagari se Kabupaten Tanah Datar. Serta para Awak Media.
Sebelum pengambilan keputusan terlebih dahulu di bacakan Keputusan Pembahasan Akhir DPRD Terhadap Dokumen RPJMD oleh Anggota DPRD Nursal.
Nursal mengatakan " pembahasan RPJMD telah melalui tahapan - tahapan yang sesuai dengan peraturan per Undang - Undangan , serta melibatkan pendapat Fraksi dan Komisi yang berada di DPRD Tanah Datar. "
" Secara UmumDPRD menilai Fokumen tersebut telah memenuhi prinsip perencanaan pembangunan yang partisipatif, komprehensif, dan selarasdengan kepentingan Masyarakat serta arah kebijakan Nasional dan Propinsi " katanya.
Anton Yondra Ketua DPRD Selaku Pimpinan sidang sebelum menandatangani persetejuan dan sebelum nya meminta persetujuan Anggota. Dan semuanya menyatakan Setuju.
Karena Persetujuan DPRD menjadi dasar bagi Kita untuk menetapkan rancangan tersebut menjadi Peraturan Daerah ( Perda ). Kita brrharap dengan telah ditetapkan nya Rancangan Peraturan Faerah ini akan menjadi payung Hukum bsgi semua pihak. Terutama bahi Pemerintah Daerah dalam menjalankan Pemerintah serta melaksanakan tugas dan kewajiban . Sehingga memberikan manfaat yang dirasakan oleh Semua pihak. Khusus nya Masyarakat Kabupaten Tanah Datar.
Ketua DPRD Tanah Datar berharap " agar seluruh Perangkat Daerah benar - benar menjadikan RPJMD ini sebagai pedoman kerja, tidak sekedar menjadi Dokumen formalitas semata. Ia menekankan. Penting nya komitmen bersama untuk menjabarkan program - program yang telsh di susun ke dalam pelaksanaan yang nyata dan menyentuh kebutuhan Masyarakat fi lapangan. Ia juga mengingatkan agar seluruh pemangku kepentingan menjaga integritas dan akuntabilitas dalam setiap tahapan Pembangunan. "katanya
Anton menambahkan " drngan disetujui RPJMD ini DPRD dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan demi terwujudnya Pembangunan Daerah berkelanjutan , merata dan berpihak pada kepentingan. " tambah nya.
Eka Putra Bupati Tanah Datar menyampaikan " Apresiasi kepada DPRD atas kerja sama dan dukungan dalam proses penyusunan dam pembahasan Dokumen RPJMD tersebit. "
" RPJMD Tahun 2025 - 2029 sejalan dan selaras dengan dokumen perencanaan strategis dan sektoral lain nya. Baik Nasional , Propinsi maupun Kabupaten / Kota. Yang berbatasan Dokumen ini di susun dengan memedomani RPJPD fan RPJMN serta memperhatikan RPJMD Kabupaten lain di sekitar dan RTRW Kabupaten Tanaj Datar. " ujar Eka Putra.
Eka Putra menambahkan " RPJMD ini juga menjadi pedoman utama dalam penyusunan ( Renstra ) Perangkat Daerah fan akan di jabarkan setiap Tahun ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD ). Diharapkan nantinya tidak bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi dan kepentingan umum yg sesuai Prosedural "
" Alhamdulilah DPRD Tanah Datar telah memberikan persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Faerah tentang RPJMD Tahun 2025 - 2029 untuk di lanjutkan menjadi Peraturan Daerah ( Perda ) " tambah nya. ( ERMANTO ).
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Aroma semen masih tercium dari dinding dan lantai bangunan baru di sebuah gang sempit kawasan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh. Di sanalah, Novrida dan suaminya Muharjen kini menetap bersama lima anak mereka — setelah hampir dua dekade tinggal di rumah reyot warisan keluarga yang nyaris roboh.
Sebelumnya, keluarga ini menempati sebuah rumah gadang pusako tinggi, rumah adat Minangkabau yang boleh dihuni namun tidak bisa dijual. Di balik nilai adat yang luhur, rumah kayu itu menyimpan kisah getir: tanpa kamar, atap bocor, dinding lapuk, dan seluruh anggota keluarga tidur berdesakan dalam satu ruangan.
“Dulu kami tidur bersama anak-anak di rumah gadang yang sudah lapuk itu. Sekarang, kami bersyukur punya rumah sendiri, berdiri di samping rumah tua yang dulu kami huni,” ucap Novrida lirih, saat peresmian rumah barunya, Senin (21/7/2025).
Perubahan hidup ini bermula dari upaya Novrida mencari bantuan pengobatan untuk anaknya yang mengalami kecelakaan. Saat itulah ia bertemu dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS PT Semen Padang. Setelah proses survei dan verifikasi, Novrida dinyatakan layak menerima program Bedah Rumah Layak Huni.
Kini, berdiri rumah permanen berukuran 4x6 meter di atas tanah pusako mereka — bukan sekadar tempat berteduh, tapi ruang penuh martabat. Tempat tumbuhnya harapan baru.
“Saya tidak menyangka akan dibantu hingga dibangunkan rumah. Terima kasih untuk UPZ BAZNAS dan seluruh karyawan Semen Padang. Ini berkah yang tak pernah saya bayangkan,” ujar Novrida dengan mata berkaca.
Muharjen menambahkan, “Kami sangat berterima kasih kepada UPZ BAZNAS Semen Padang. Semoga PT Semen Padang semakin jaya ke depannya.”
Ketua UPZ BAZNAS Semen Padang, Iskandar S. Taqwa, menjelaskan bahwa impian Novrida dan Muharjen memiliki rumah sendiri sudah dimulai sejak 10 tahun lalu, ketika mereka membangun pondasi rumah di atas tanah milik pribadi. Namun, keterbatasan ekonomi membuat pembangunan itu terhenti.
“Alhamdulillah, kini mereka bisa menempati rumah yang layak, aman, dan nyaman. Ini bagian dari komitmen UPZ BAZNAS untuk meningkatkan kualitas hidup dhuafa dan fakir miskin di sekitar wilayah perusahaan,” jelas Iskandar.
Ia menyebutkan, sejak 2024 hingga pertengahan 2025, sebanyak 11 rumah telah dibedah. Tahun ini, tiga unit rumah menjadi target bantuan. Dana program ini berasal dari zakat karyawan PT Semen Padang yang disalurkan secara transparan dan akuntabel.
Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, mengapresiasi peran UPZ dalam menyelenggarakan program yang menyentuh langsung masyarakat.
“Ini bukan sekadar tanggung jawab sosial, tapi bukti nyata kehadiran perusahaan di tengah masyarakat. Harapannya, lebih banyak warga bisa merasakan manfaat zakat karyawan,” ujarnya.
Program Bedah Rumah Layak Huni yang dijalankan oleh UPZ BAZNAS Semen Padang tak hanya menyentuh aspek kemanusiaan, tetapi juga sejalan dengan visi pembangunan nasional. Bantuan ini mencerminkan semangat pemerataan kesejahteraan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat miskin, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden RI—khususnya pada poin kelima tentang peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia dan poin kedelapan yang menekankan revolusi karakter bangsa berbasis nilai kepedulian dan gotong royong.
“Program seperti ini bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung arah pembangunan nasional. Melalui zakat karyawan, kita mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat dan menumbuhkan karakter bangsa yang peduli, sebagaimana diamanahkan dalam Asta Cita Presiden,” ujar Iskandar Z. Lubis, Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang.
Kini, ketika malam tiba dan angin menyusup melalui dinding baru yang kokoh, keluarga Novrida tak lagi harus menampung bocoran air hujan dengan ember. Anak-anak mereka bisa belajar tanpa takut basah, dan tidur tanpa rasa waswas. Dari rumah kecil inilah, harapan besar tumbuh—berawal dari kepedulian yang nyata.
Padang, Lintasmedianews.com
Komisi I DPRD Kota Padang menggelar rapat kerja dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Padang pada Senin (28/07/2025) lalu.
Rapat bertempat di Ruang Rapat Komisi I Gedung DPRD dan digelar dalam rangka menindaklanjuti peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan membahas sejumlah persoalan strategis terkait perizinan dan pengelolaan aset di wilayah Kota Padang.
Ketua Komisi I DPRD Kota Padang, Usmardi Thareb menegaskan bahwa DPMPTSP perlu bekerja lebih maksimal agar peningkatan PAD dapat tercapai secara optimal.
Salah satu sorotan utama dalam rapat tersebut adalah maraknya rumah kos mewah yang beroperasi tanpa izin resmi, bahkan beberapa di antaranya disinyalir telah berubah fungsi menjadi tempat hiburan seperti arena biliar.
“Fenomena rumah kos tanpa izin yang disalahgunakan harus segera ditindak. Kami meminta peran aktif camat dan lurah untuk mengawasi dan melaporkan pelanggaran seperti ini kepada Satpol PP,” tegas Ketua Komisi I yang akrab disapa UT itu.
Ia juga mendorong perangkat kecamatan dan kelurahan untuk melaporkan titik-titik potensial yang bisa menghasilkan PAD, seperti lahan parkir, fasilitas umum, usaha kos-kosan, serta potensi lainnya yang selama ini belum tergarap secara maksimal.
Dalam rapat tersebut, turut dibahas pula permasalahan aset tanah milik Pemko Padang di wilayah Kecamatan Koto Tangah. Komisi I menilai aset-aset ini harus segera didata dan dimanfaatkan agar memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah.
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub menambahkan bahwa aspek ketertiban umum di Kecamatan Nanggalo juga menjadi perhatian serius. Ia meminta Camat Nanggalo, Amrizal Rengganis, memberikan klarifikasi sekaligus solusi atas berbagai persoalan yang mencuat di tengah masyarakat.
“Kami ingin memastikan setiap persoalan masyarakat direspons cepat dan akurat, baik terkait perizinan, aset, maupun ketertiban umum,” ujar Osman Ayub.
Rapat ini dihadiri oleh sejumlah anggota Komisi I DPRD Kota Padang seperti Alfi Beben One, Devi Febrida, Delma Putra, Amril Amin dan Gufron.
Sementara dari unsur Pemko Padang, hadir perwakilan dari DPMPTSP, Bagian Pemerintahan Setda Kota Padang, Camat Koto Tangah, Camat Nanggalo, dan para lurah dari Batipuh Panjang, Surau Gadang, serta Kurao Pagang.
Komisi I berharap sinergi antara legislatif dan eksekutif dapat terus diperkuat dalam upaya menggenjot PAD dan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik dan pengelolaan sumber daya daerah.
(Hanny)