Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 

Musi Rawas, Lintasmedianews.com

Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakayat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas, dalam rangka mendengarkan penyampaian Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Musi Rawas Tahun Anggaran 2024. 

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Musi Rawas, Firdaus Cik Olah didampingi Waka I dan Waka II DPRD serta dihadiri anggota DPRD Musi Rawas, yang berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD, Senin (23/06/2025). 

Turut hadir, Wakil Bupati (Wabup) Musi Rawas, H Suprayitno dan jajaran Kepala OPD serta camat di lingkungan Pemkab Musi Rawas. 

Wabup H Suprayitno mewakili Bupati dalam paripurna tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas. 

“Perkenankan saya mengucapkan terimakasih kepada pimpinan dan seluruh anggota dewan yang terhormat atas peran dan kemitraan yang baik selama ini. Sehingga, berbagai agenda pemerintah dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Hal ini sebagai wujud kolaborasi yang kuat dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” kata Wabup H Suprayitno. 

Masih disampaikan Wabup, bahwa kepala daerah menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD dengan dilampiri laporan keuangan telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) paling lambat enam bulan setelah tahun anggaran berakhir. 

“Karena itu, dalam rapat paripurna ini perkenankan kami menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban APBD tahun 2024 beserta laporan keuangan yang telah diperiksa oleh BPK RI perwakilan Sumatera Selatan,” ujarnya. 

Secara garis besar kata Wabup, laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Tahun Anggaran 2024 telah disusun sesuai dengan standar akuntansi pemerintah dan telah diaudit BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan. 

Raperda pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun 2024 dapat diuraikan, masing-masing pertama realisasi pendapatan daerah dan di ketahui, untuk rencana pendapatan daerah tahun 2024 terdiri dari, pendapatan asli daerah (PAD), Pendapatan Transper Daerah (PTD) dan lain-lain pendapatan yang sah. 

Adapun, rencana pendapatan daerah yang ditargetkan sebesar Rp. 2.145.785.202.807.00,-. Dengan capaian realisasinya, sebesar Rp. 2.067.762.484.447.80,- atau sekitar 96,36 persen.

Adapun, diketahui mulai dari pertama PAD anggaran ditargetkan sebesar Rp.224.431.347.774.00,- namun realisasnya sendiri hanya sebesar Rp.125.882.236.273.80,- atau 56,09 persen.

Kemudian pendapatan transper, yang mana sumber berasal dari transper pusat dan Dana Perimbangan, Transper Pusat Lainnya, dan Transper Antar Pemerintah Daerah. Semuanya, dari anggaran Rp. 1.906.911.455.033.00,- dan realisasinya sebesar Rp. 1.927.437.848.174.00,- atau sekitar 101.08 Persen.

“Sedangkan, lain-lainnya pendapatan yang sah berupa pendapatan Hibah yang ditargetkan sebesar Rp. 14.442.400.000.00,-. semuanya tercapai 100 persen. Dan rincian sumber Dana Hibah sendiri, hibah dari badan nasional penanggulangan bencana (BNPB) sebesar Rp. 13. 242.400.000.00,- bersama ada sebesar Rp. 1.200.000.000.000.00,- berasal sumbangsih stacholder perusahaan PT. KIS,” urainya. 

Lebih lanjut diuraikan Wabup Suprayitno, mengenai belanja Daerah Kabupaten Musi Rawas tahun 2024 mencapai Rp. 2.077.344.381.281.52,- atau sebesar 94.58 Persen dari rencana belanja Rp.2.196.408.577.247.00,-. 

Sedangkan, penerimaan pembiayaan daerah, APBD tahun 2024 sendiri sebesar Rp. 50.623.374.440.00,-. Dan realisasinya, Rp. 50.600.544.440.20,-. Sedangkan, untuk realisasi pengeluaran sendiri 0 Persen,” paparnya. (hms.Adv)


Sumbar,Lintas Media News
 Menyambut Hari Bhayangkara ke-79, dua personel Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) turut mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Mereka terpilih sebagai bagian dari tim basket Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang akan berlaga dalam World Police & Fire Games 2025 di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat, pada 27 Juni hingga 6 Juli 2025.

Kedua personel tersebut adalah Bripda Ghean Lendra Wiguna dari Polresta Bukitinggi dan Briptu Gilang Nasution dari Ditkrimsus Polda Sumbar .  Keduanya telah melewati proses seleksi ketat dan pemusatan latihan selama empat bulan sebelum akhirnya masuk dalam jajaran 12 pemain terbaik yang mewakili Bhayangkara Basketball di ajang bergengsi antar aparat penegak hukum dan pemadam kebakaran dari seluruh dunia.

“Ini adalah bukti nyata bahwa personel Polda Sumbar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional. Di momen peringatan Hari Bhayangkara ke-79 ini, mereka membawa semangat pengabdian dan mengharumkan nama bangsa di panggung dunia,” ulas Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Gatot Tri Suryanta, melalui Kabid Humas Kombes pol Susmelawati Rosya. (21/6/2025).

Kabidhumas juga menambahkan, partisipasi Polri dalam World Police & Fire Games 2025 bukan hanya sekadar untuk meraih prestasi, tetapi juga memperkuat hubungan solidaritas antar aparat penegak hukum dari berbagai negara.

“Di lapangan mereka bertanding dengan penuh semangat juang, di luar lapangan mereka membawa semangat persaudaraan. Ini adalah bentuk diplomasi kepolisian yang menjunjung nilai sportivitas dan persatuan,” tambahnya.

Selain tim basket, Polri juga mengirimkan atlet untuk berbagai cabang olahraga lainnya seperti voli, atletik, renang, golf, taekwondo, hingga judo. Keikutsertaan ini sekaligus menunjukkan bahwa insan Bhayangkara memiliki semangat profesionalisme dan kemampuan fisik yang mumpuni.

Dengan ditunjuknya legenda bola basket nasional, Amin Prihantono, sebagai pelatih kepala, tim Bhayangkara Basketball diproyeksikan tampil kompetitif dan solid di tengah padatnya jadwal pertandingan internasional.


“Dua personel Polda Sumbar yang terlibat adalah kebanggaan kami. Mereka tidak hanya membawa nama institusi, tetapi juga mewakili semangat juang masyarakat Minangkabau di level dunia,” tutup Kombes Susmelawati Rosya.(rel)

 

MERANTI, LINTASMEDIANEWS.COM

Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyambut kepulangan rombongan jemaah haji asal Kepulauan Meranti di pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang, Sabtu (21/6/2025) siang. 

Diwarnai suasana haru dan penuh kebahagiaan, penyambutan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap warganya yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

“Alhamdulillah, selamat kembali ke Meranti bapak ibu haji yang mabrur dan hajjah yang mabruroh. Semoga keberkahan Allah senantiasa mengiringi langkah kita semua,” ucap Bupati Asmar pada saat penyambutan.

Menurut laporan pengurus haji Kloter Kepulauan Meranti, tahun ini jumlah jemaah yang diberangkatkan sebanyak 95 orang. Namun, dua jemaah dilaporkan wafat di Tanah Suci, sehingga yang kembali ke tanah air berjumlah 93 orang, di luar petugas dan pendamping.

Sebelumnya sekira pukul 01.30 WIB dinihari, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin menyambut ketibaan kloter jemaah haji asal Kepulauan Meranti di Asrama Haji Embarkasi Batam. Ditempat itu dilakukan serah terima jemaah haji dari panitia haji daerah kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, yang dalam hal ini diterima langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti.

“Alhamdulillah, 93 jemaah asal Meranti tiba dengan selamat. Ini adalah nikmat yang patut kita syukuri bersama. Kami juga menyampaikan duka mendalam atas wafatnya dua jemaah kita. Semoga amal ibadah mereka diterima dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Wabup Muzamil.

Turut hadir dalam rangkaian penyambutan ini, para pimpinan Forkopimda Kepulauan Meranti, Para Staf Ahli, Para Asisten, Ketua TP PKK Kepulauan Meranti Hj. Ismiatun Asmar, sejumlah Kepala OPD, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Syafrizal, Kepala Bagian Prokopim Alfian, Camat serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat. (Nina).

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Malam itu, suasana di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Padang terasa berbeda. Di balik obrolan hangat yang bergulir, manajemen PT Semen Padang memaparkan sebuah tawaran kolaborasi yang ambisius. Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Ilham Akbar, memperkenalkan dua program unggulan berbasis pemberdayaan masyarakat: budidaya kaliandra dan pengelolaan sampah berbasis maggot.

Ide yang sederhana, namun sarat potensi. Program ini tak sekadar bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (TJSL), tapi juga sebuah peta jalan menuju kota yang bersih, mandiri, dan berdaya saing. Semuanya selaras dengan visi besar Pemerintah Kota Padang: Padang Rancak.

Kaliandra: Menanam Pohon, Menanam Harapan

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, langsung menangkap peluang besar dari budidaya kaliandra. Menurutnya, Pemko Padang memiliki banyak lahan tidur di 11 kecamatan yang bisa dimanfaatkan. “Kaliandra bukan sekadar pohon. Dalam setahun bisa dipanen, menghasilkan kayu berkualitas ekonomi tinggi. Sekaligus menghijaukan kota, menggerakkan ekonomi, dan melibatkan masyarakat. Ini model ekonomi sirkular yang sangat menarik,” kata Maigus.

Bahkan, lahan-lahan pribadi dan tanah ulayat yang selama ini terbengkalai pun dinilai potensial untuk digarap. “Menanam kaliandra berarti menanam harapan baru untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar mantan Anggota DPRD Sumbar itu.

Maggot: Sampah Berubah Jadi Cuan

Tak hanya fokus pada penghijauan, PT Semen Padang yang juga bagian dari SIG menawarkan solusi konkret mengatasi masalah klasik perkotaan: sampah. Selama ini, volume sampah Kota Padang terus meningkat sementara daya tampung TPA kian terbatas. Di sinilah maggot alias larva Black Soldier Fly (BSF) masuk sebagai solusi.

Limbah organik rumah tangga yang biasanya menimbulkan bau, bisa diolah menjadi pakan maggot bernilai ekonomi. Limbah bekas maggot (kasgot) pun berguna sebagai pupuk pertanian. Bahkan, sampah anorganik terpilah yang dicacah dapat dijual ke PT Semen Padang sebagai bahan bakar alternatif pengganti batubara.

“Program maggot ini luar biasa. Bukan hanya mengatasi persoalan lingkungan, tapi juga membuka peluang usaha baru. Sampah yang semula menjadi masalah, kini bisa menjadi sumber energi dan penghasilan,” ujar Maigus optimistis.

Untuk mendukung program ini, Pemko Padang menargetkan pada 2026 seluruh kecamatan memiliki minimal satu bank sampah dengan fasilitas mesin pencacah. “Ini bukan proyek jangka pendek, tapi investasi jangka panjang untuk kebersihan dan kesejahteraan warga Padang,” tegasnya.

Lebih jauh, Maigus menilai sinergi pemerintah dan industri ini sebagai bagian dari transformasi menuju Padang Rancak: kota bersih, mandiri energi, dan makmur secara ekonomi. “Kami ingin Padang tak sekadar bersih dipandang, tapi punya daya saing kuat,” ujarnya.

Menggerakkan Ekonomi Melalui Koperasi Desa Merah Putih

Dukungan penguatan ekonomi masyarakat juga mengemuka. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Fauzan Ibnovi, melihat peluang besar untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Menurutnya, bisnis maggot, pengolahan sampah, hingga budidaya kaliandra memiliki model bisnis yang jelas dan pasar yang tersedia.

“Sinergi semacam inilah contoh ideal antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Koperasi bisa jadi motor penggerak agar manfaat ekonominya langsung dirasakan warga,” kata Fauzan.

PT Semen Padang sendiri siap menjadi pembeli utama hasil panen kaliandra yang diproyeksikan sebagai bahan bakar alternatif pabrik semen. “Kami siap menjadi offtaker. Kayu hasil panen akan kami serap untuk kebutuhan energi di pabrik,” jelas Ilham Akbar.

Selain itu, budidaya maggot juga sudah diujicoba sebagai pakan alternatif ikan nila. Hasilnya? Pertumbuhan ikan dengan pakan maggot tak kalah dari pakan komersial, sementara biayanya jauh lebih murah. “Masalah utama budidaya ikan itu harga pakan yang mahal. Maggot ini solusinya, ada multiplier effect dari sampah yang diolah,” tambah Ilham.

Program TJSL: Dari Beasiswa hingga Revitalisasi Komunitas

Selain program kaliandra dan maggot, PT Semen Padang juga memaparkan sejumlah program tanggung jawab sosial lainnya. Di antaranya Program Beasiswa Anak Nagari (Bangsa) hasil kerja sama dengan Politeknik Negeri Padang (PNP), yang memberikan beasiswa penuh kepada 25 anak dari lingkungan sekitar perusahaan.

Program lainnya mencakup Penguatan Guru MDA/MDTA, Pengembangan Geosite Gua Kelelawar Padayo, Revitalisasi Budidaya Ikan Gariang, Budidaya Kopi Bantjah, Program Genting (Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting), Program Disabilitas, serta Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) melalui Forum Nagari di Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung, Pauh, hingga Teluk Bayur.

Forum Nagari sendiri telah berjalan sejak 2015 dengan tujuan menggerakkan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. “Sejak berdiri, Semen Padang sudah mengalokasikan Rp31,71 miliar untuk mendukung 985 program BMN,” ungkap Ilham.

Hadir dalam paparan ini sejumlah pejabat Pemko Padang, di antaranya Asisten II Sekda Didi Aryadi, Kepala Bappeda Yenni Yuliza, Kepala Dinas Pertanian Yoice Yuliani, Kepala Dinas Sosial Heriza Syafani, Kepala Dinas Perikanan Alfiadi, Kepala DLH Fadelan Fitra Masta, serta para camat.

Program-program ini tak hanya menjawab problematika kota, tetapi juga membuka jalan baru menuju Padang Rancak—kota bersih, makmur, dan mandiri secara energi.

 

PADANG PARIAMAN, LINTASMEDIANEWS.COM

PT Semen Padang sebagai bagaian dari SIG, terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui program berbasis lingkungan. Salah satu inisiatifnya adalah penanaman kaliandra sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan yang mendukung transisi energi terbarukan.

Sebagai bagian dari program tersebut, PT Semen Padang melakukan monitoring dan evaluasi perkembangan tanaman kaliandra yang dikelola masyarakat melalui Kelompok Hutan Kemasyarakatan (HKm) Sialangan di Nagari Limau Puruik, Kecamatan V Koto Timur, serta Nagari Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman.

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan HKm Sialangan merupakan bentuk nyata dukungan perusahaan terhadap pengembangan energi alternatif berbasis biomassa.

“Program ini bertujuan menyediakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan guna mengurangi ketergantungan pada batu bara dalam proses produksi semen. Selain menurunkan emisi karbon, manfaat lainnya juga dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari distribusi bibit, peningkatan pendapatan petani, hingga rehabilitasi lahan kritis,” ujar Iskandar.

Ia menambahkan, penanaman kaliandra menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, Governance (ESG), yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan. 

Selain menciptakan ekosistem hijau, inisiatif ini membuka peluang ekonomi baru di sektor energi dan pertanian rakyat. “Kami yakin, dengan melibatkan kelompok tani, kolaborasi ini akan memberikan dampak sosial dan lingkungan yang nyata serta berkelanjutan,” tambahnya.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Ilham Akbar, menyatakan bahwa tanaman kaliandra tumbuh baik dan sesuai target. Ia optimistis panen dapat dilakukan pada Agustus 2025. “Ini menjadi bukti bahwa sinergi antara perusahaan dan masyarakat berjalan efektif,” ucap Ilham.

Program kaliandra merupakan bagian dari inisiatif CSR yang tak hanya mendukung kelestarian lingkungan melalui energi terbarukan, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui budidaya tanaman bernilai ekonomi.

Koordinator Kelompok Tani Kaliandra Nagari Aur Malintang Selatan, Purdiman, mengungkapkan bahwa sebanyak 280 ribu batang kaliandra telah ditanam di lahan seluas 34 hektare, melibatkan 35 petani.

“Dengan bimbingan dari PT Semen Padang dan HKm Sialangan, kami mulai melihat hasil nyata. Kami berharap perusahaan juga menjadi pembeli hasil panen agar roda ekonomi masyarakat terus bergerak,” kata Purdiman.

Hal senada disampaikan Hardison, petani dari Nagari Limau Puruik, yang menanam 10 ribu batang kaliandra di lahan tidur seluas 1,5 hektare. Ia mengaku sempat ragu, namun setelah mendapat penjelasan dari pengurus HKm dan tim CSR, ia pun mantap bergabung.

“Saya kini percaya, kaliandra bukan sekadar tanaman penghijauan, tapi juga sumber penghidupan. Terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah membuka peluang ini,” ujar Hardison.

Langkah ini mempertegas peran strategis PT Semen Padang dalam mendukung ekonomi hijau dan model bisnis berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama. (*)




PADANG,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi mengapresiasi langkah strategis Polda Sumbar dalam memajukan UMKM dengan menginisiasi pemecahan Rekor MURI memasak 1 ton rendang pada puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Minggu (22/6/2025), di depan Kantor Polda Sumbar.

Muhidi menilai, upaya tersebut bukan hanya memperkuat citra kuliner legendaris Minangkabau, namun diharapkan berdampak positif terhadap pemberdayaan pelaku UMKM dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Kita mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam pemecahan Rekor MURI ini, khususnya para Bhayangkari yang telah bekerja keras memasak rendang dan membagikannya kepada masyarakat Kota Padang,” ujar Muhidi.

Ia menekankan pentingnya pengembangan rendang sebagai ikon kuliner Minangkabau yang memiliki daya saing tinggi, baik di pasar lokal maupun nasional. Menurutnya, rendang harus terus didorong sebagai produk unggulan UMKM agar menjadi bagian dari penggerak ekonomi masyarakat.

Pada momen peringatan Hari Bhayangkara ini, Muhidi juga berharap terjalinnya sinergisitas yang lebih erat antara masyarakat dan Polri. Ia meyakini keharmonisan tersebut menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan ketertiban sosial di Sumatera Barat.

Pada kesempatan tersebut Muhidi bersama Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dan Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy mengunjungi satu per satu booth Bhayangkari untuk mencicipi rendang yang telah dimasak. Dalam kegiatan tersebut, panitia menyiapkan sebanyak 10 ribu porsi rendang untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

Sementara itu, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menyampaikan, peringatan Hari Bhayangkara ke-79 diwarnai aksi unik: 1.000 anggota Bhayangkari dari seluruh jajaran Polda Sumbar memasak satu ton rendang di dapur terbuka. Kegiatan ini ditargetkan memecahkan dua rekor MURI sekaligus.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar pencapaian rekor, tetapi juga bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat melalui budaya.

“Rendang bukan hanya makanan, tapi simbol kebanggaan Minangkabau. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendekatkan polisi dengan masyarakat sekaligus mendukung promosi kuliner lokal,” ujar Irjen Pol Gatot.

Ia menegaskan, pendekatan humanis dan inovatif seperti ini juga menjadi bagian dari komitmen Polda Sumbar dalam mendukung pemberdayaan UMKM dan promosi kekayaan budaya daerah. (*/St)

 

Penyerahan Dokumen Kepada Walikota Padang

PARIWARA

Padang, Lintasmedianews.com

DPRD Kota Padang menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap perubahan Kebijakan Umum Anggaran serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2025, Sabtu malam, 21 Juni 2025.

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Padang Ustad H. Muharlion, S. Pd., didampingi Wakil Ketua Mastilizal Aye, Osman Ayub, Jupri dan dihadiri segenap anggota dewan.


DPRD Kota Padang menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap perubahan Kebijakan Umum Anggaran serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2025, Sabtu malam, 21 Juni 2025.


Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Padang Ustad H. Muharlion, S. Pd., didampingi Wakil Ketua Mastilizal Aye, Osman Ayub, Jupri dan dihadiri segenap anggota dewan.

DPRD Kota Padang menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap perubahan KUA-PPAS APBD TA 2025, Sabtu malam, 21 Juni 2025.

Rapat paripurna itu dihadiri langsung oleh Walikota Padang Fadly Amran didampingi oleh Wakil Walikota, Sekdako, para Kepala SKPD, unsur Forkopimda, dan undangan lainnya.

DPRD Kota Padang menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap perubahan Kebijakan Umum Anggaran serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2025, Sabtu malam, 21 Juni 2025.

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Padang Ustad H. Muharlion, S. Pd., didampingi Wakil Ketua Mastilizal Aye, Osman Ayub, Jupri dan dihadiri segenap anggota dewan.

Walikota Padang Fadly Amran menandatangani dokumen.

Rapat paripurna itu dihadiri langsung oleh Walikota Padang Fadly Amran didampingi oleh Wakil Walikota, Sekdako, para Kepala SKPD, unsur Forkopimda, dan undangan lainnya.

"Pada rapat paripurna kali ini kita mengagendakan penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap perubahan KUA-PPAS APBD TA 2025," ungkap Muharlion.

Muhalion pun mempersilahkan masing-masing juru bicara fraksi untuk menyampaikan pendapat akhir fraksinya.

Dari penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi tersebut, masing-masing fraksi menyepakati perubahan KUA-PPAS APBD TA 2025.

Muharlion, mengatakan, kesepakatan perubahan KUA dan PPAS APBD Kota Padang TA 2025 ini telah melalui serangkaian proses pembahasan yang diawali dari penyampaian dokumen secara resmi oleh Wakil Wali Kota Padang pada rapat paripurna 10 Juni 2025 lalu.

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion menandatangani dokumen.

Perubahan KUA-PPAS yang telah disepakati ini sebutnya, merupakan pagu indikatif yang masih perlu dibahas lagi oleh DPRD Kota Padang bersama Pemko Padang pada tahapan pembahasan rancangan perubahan APBD 2025.

"DPRD Padang siap mengawal pelaksanaan anggaran, guna memastikan program dan kegiatan yang direncanakan Pemko Padang dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga APBD Perubahan 2025 dapat ditetapkan sesuai waktu yang ditentukan sebagaimana diatur dalam SE Mendagri No.900.1.1/640/SJ," tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang yang telah menyetujui perubahan KUA-PPAS ini.

“Kedua dokumen ini akan menjadi acuan bagi kami dalam penyusunan APBD Perubahan 2025. Ini penting bagi keberlanjutan pemerintahan serta mewujudkan visi misi dan 9 Progul Pemerintah Kota Padang," tegasnya. 

"Kita telah menjalankan program 100 hari kerja dan semoga dengan anggaran pada APBD Perubahan nanti menjadi spirit baru untuk mewujudkan kejayaan Kota Padang," ujarnya.

Fadly Amran menyampaikan bahwa perubahan KUA-PPAS TA 2025 ini terdiri dari kebijakan pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah.

"Pada perubahan KUA-PPAS TA 2025 pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp2,82 triliun. Jika dibandingkan dengan APBD 2025 sebesar Rp2,81 triliun, mengalami kenaikan sebesar Rp10,8 miliar atau naik sebesar 0,38 persen," cakapnya.

"Perubahan ini respons kita terhadap perubahan asumsi makro, kondisi fiskal, dan prioritas pembangunan yang berkembang," ujar Fadly Amran yang didampingi Wakil Wali Kota, Maigus Nasir. (adv)

Rapat paripurna itu dihadiri langsung oleh Walikota Padang Fadly Amran didampingi oleh Wakil Walikota, Sekdako, para Kepala SKPD, unsur Forkopimda, dan undangan lainnya.

DPRD Kota Padang menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap perubahan Kebijakan Umum Anggaran serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2025, Sabtu malam, 21 Juni 2025.

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Padang Ustad H. Muharlion, S. Pd., didampingi Wakil Ketua Mastilizal Aye, Osman Ayub, Jupri dan dihadiri segenap anggota dewan.


Rapat paripurna itu dihadiri langsung oleh Walikota Padang Fadly Amran didampingi oleh Wakil Walikota, Sekdako, para Kepala SKPD, unsur Forkopimda, dan undangan lainnya.

"Pada rapat paripurna kali ini kita mengagendakan penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap perubahan KUA-PPAS APBD TA 2025," ungkap Muharlion.

Muhalion pun mempersilahkan masing-masing juru bicara fraksi untuk menyampaikan pendapat akhir fraksinya.

Dari penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi tersebut, masing-masing fraksi menyepakati perubahan KUA-PPAS APBD TA 2025.

Muharlion, mengatakan, kesepakatan perubahan KUA dan PPAS APBD Kota Padang TA 2025 ini telah melalui serangkaian proses pembahasan yang diawali dari penyampaian dokumen secara resmi oleh Wakil Wali Kota Padang pada rapat paripurna 10 Juni 2025 lalu.

Perubahan KUA-PPAS yang telah disepakati ini sebutnya, merupakan pagu indikatif yang masih perlu dibahas lagi oleh DPRD Kota Padang bersama Pemko Padang pada tahapan pembahasan rancangan perubahan APBD 2025.

"DPRD Padang siap mengawal pelaksanaan anggaran, guna memastikan program dan kegiatan yang direncanakan Pemko Padang dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga APBD Perubahan 2025 dapat ditetapkan sesuai waktu yang ditentukan sebagaimana diatur dalam SE Mendagri No.900.1.1/640/SJ," tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang yang telah menyetujui perubahan KUA-PPAS ini.

Walikota Padang Bapak Fadly Amran


“Kedua dokumen ini akan menjadi acuan bagi kami dalam penyusunan APBD Perubahan 2025. Ini penting bagi keberlanjutan pemerintahan serta mewujudkan visi misi dan 9 Progul Pemerintah Kota Padang," tegasnya. 

"Kita telah menjalankan program 100 hari kerja dan semoga dengan anggaran pada APBD Perubahan nanti menjadi spirit baru untuk mewujudkan kejayaan Kota Padang," ujarnya.

Fadly Amran menyampaikan bahwa perubahan KUA-PPAS TA 2025 ini terdiri dari kebijakan pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah.

"Pada perubahan KUA-PPAS TA 2025 pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp2,82 triliun. Jika dibandingkan dengan APBD 2025 sebesar Rp2,81 triliun, mengalami kenaikan sebesar Rp10,8 miliar atau naik sebesar 0,38 persen," cakapnya.

"Perubahan ini respons kita terhadap perubahan asumsi makro, kondisi fiskal, dan prioritas pembangunan yang berkembang," ujar Fadly Amran yang didampingi Wakil Wali Kota, Maigus Nasir. (*/ADV)

 

Tanah Datar ,Lintasmedianews.com.

Menginspirasi Generasi Muda mencintai Budaya Minang.  Suatu Forum yang mempertemukan Pemerintah ,  Sineas fan Komunitas Film  dalam satu  ruang dialog  yang di gelar  Sabtu ( 21 / 06 ) 2025. Bertempat di Balerong Sari Nagari Tabek Kecamatan Pariangan. 

Kegiatan collaboration ( kolaborasi )  Pemetintah , Sineas dan Komunitas Film ini di hadiri  :  Bupati Tanah Datar yang mewakili  Staf Ahli  Drs Agusril , Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah lll Drs Nurmatias , Kasubdit Film Direktorat Film musik dan Seni  Kementrian Kebudayaan  RI.  Nuzul Kristianto.S.Sos. Camat Pariangan yg mewakili , wali Nagari Tabek Rispel.Noerdin. serta Komunitas - komunitas Film  dari Padang dan ISI Padang Panjang. 

Bupati Tanah Datar yg mewakili Staf Ahli Drs  Agusril menyampaikan "  sangat Apresiasi   MAHEFF Malayapura 2025  yg mana  pertama kali diadakan di Tanah Datar  opening nya kemaren diadakan di Gedung  Nasional Maharajo Di Rajo.  Kegiatan ini bisa mengangkat sejarah Budaya Adat di Nagari Kita.".

Mewakili Pemerintah Daerah.Kami sangat mengapresiasi  kegiatan MAHEFF Malayapura Heritage Film Festival  di Tanah Datar ini. Untuk membuat film  Dokumenter .dan mengenalkan Adat dan Kebudayaan yg ada di Nagari Kami ini " 

" Dalam  berkarya  untuk mengenalkan adat istiadat untuk di film kan dan akan di kenalkan  sampai ke Manca Negara. Dan berharap " kepada seluruh unsur Masyarakat untuk mendukung kegiatan MAHEFF  di Wilayah Kita ini "  Kata nya.

Di sela kesibukan  nya Rahma selaku Manager Malayapura kepada Media ini memaparkan "  Diskusi ini terkait dengan Pembinaan dari Kementrian Kebudayaan RI. yang memberikan pencerahan  bagaimana  solusi membuat Film , bahan nya yg bagus durasi , cerita  dan mengangkat potensi  Budaya yang ada di Tanah Datar serta di Sumatera Barat. dan ada wadah untuk mewadahi contoh  dengan pendanaan. Kami berharap srmoga MAHEFF  kedepan nya bertambah maju. " ucap nya. 

Kegiatan ini dilanjutkan dengan  pemaparan materi sesi l. Serta tanya jawab yg di pandu oleh Fachrudin - Faru dari host TV - TVRI Padang. Dengan pemberi materi : Abu Chanifah .S.H. M.M  Kepala Balai  Media Kebudayaan. Kementerian  Kebudayaan . Peluang  Sineas  Daerah yg berkalaborasi  dalam program - program  Indonesia  TV  dan Balai  Media  Kebudayaan . 

Nuzul Kristianto . S.Sos. Kasubdit Film Direktorat Film  Musik dan Seni  Kemterian Kebudayaan. Peluang  Sineas  Daerah  unjuk diri dan unjuk karya  ke kancah perfileman  Nadiobal dan Internasional  .

Di lanjutkan dengan pemaparan materi  sesi 2 . Penutup diberikan berupa  penyerahan cenderamata .  serta Sertifikat kepada   Komunitas - komunitas Film  generasi Muda.     





Padang,Lintas Media News
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkari ke-79, Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menggelar kegiatan unik dan spektakuler, marandang massal—pertama kalinya dalam sejarah institusi kepolisian di Sumatera Barat. 

Kegiatan ini akan digelar pada Minggu, 22 Juni 2025, mulai pukul 06.00 WIB di kawasan Car Free Day, tepat di depan Mapolda Sumbar, Jalan Sudirman, Kota Padang.

Acara ini merupakan inisiatif langsung Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Dr. Gatot Tri Suryanta, M.Si., yang dikenal sebagai sosok pemimpin dengan pendekatan humanis, religius, dan inovatif dalam membangun citra Polri di tengah masyarakat.

"Marandang bukan sekadar memasak. Ini adalah budaya, kebanggaan, dan simbol kedekatan kita dengan masyarakat. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-79 ini, kita ingin membumikan randang hingga ke pentas dunia, sekaligus menciptakan sejarah baru bagi institusi kepolisian," ujar Irjen Pol Dr. Gatot Tri Suryanta.

Target Rekor MURI

Sebanyak 1.000 anggota Bhayangkari dari seluruh jajaran Polda Sumbar akan dilibatkan langsung dalam kegiatan memasak 1 ton daging sapi yang dibagi ke dalam 100 tungku masak. Setiap tungku akan dikelola oleh tim berisi 10 juru masak, yang akan mengolah sekitar 10 kg daging menjadi sajian khas randang Minangkabau.

Diperkirakan, lebih dari 10.000 porsi randang lengkap dengan nasi akan dibagikan kepada masyarakat umum, tamu undangan, anggota kepolisian, dan perwakilan lembaga pemerintahan serta swasta.

Kegiatan ini juga akan dinilai oleh Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dengan dua kategori pencapaian:

1. Pemasakan randang oleh Bhayangkari terbanyak

2. Jumlah randang berbahan daging sapi terbanyak yang dimasak serentak

Menurut Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dra. Susmelawati Rosya, S.H., M.H., kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemecahan rekor semata, tetapi juga sebagai bentuk nyata keterlibatan dan kontribusi Bhayangkari serta kepolisian dalam memajukan budaya lokal.

“Kita ingin tunjukkan bahwa Bhayangkari adalah bagian penting dalam mendukung institusi kepolisian, sekaligus agen pelestari budaya daerah seperti randang. Kegiatan ini murni dari masyarakat, untuk masyarakat,” tutur Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Lebih dari Sekadar Masak

Polda Sumbar, di bawah kepemimpinan Irjen Gatot, terus berinovasi dalam pendekatan sosial dan spiritual. Selain giat marandang ini, Irjen Gatot juga menginisiasi program-program seperti:

Gerakan Subuh Berjamaah

Khatam Al-Qur’an Polri se-Sumbar

Zero Tawuran dan Zero Balap Liar

Pembentukan Sahabat Kapolda di tiap daerah

Semua program tersebut diarahkan untuk membentuk wajah Polri yang religius, inklusif, dan melebur dengan denyut kehidupan masyarakat.

Tak heran, kegiatan marandang massal ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Selain menjadi ajang rekor, acara ini juga menjadi sarana kebersamaan, pelestarian budaya, dan promosi kuliner khas Minangkabau.

“Ini bukan hanya perayaan, tapi bukti komitmen Polri yang semakin dekat dan dicintai masyarakat. Lewat randang, kita jalin rasa, satukan langkah,” pungkasnya.

Tim

 

Pasbar, Lintas Media News Com.

Suhelpi,S.Pd ,M.Pd  kepsek yang didampingi oleh :Hendra,S.Pd  Wakil Kesiswaan ,Nefrisman,S.Pd Wakil Humas bersama para Guru lainnya  serahkan Tropi dan Sertifikat kepada para peringkat kelas X .E.1 dan XI F.1 serta juara terbaik umum dan terbaik sekolah kepada Winda Restia Kls.XI.F.1 dengan Nilai Rata-rata 94,50 ,anak dari Erwinsyah dan terbaik umum untuk Nafisah Arsilah dari kelas  X E.1 ,demikian pantauan Media ini ,Sabtu tgl 21/6 ,2025 di halaman hijau setempat .

Usai acara penyerahan Rapor Sumatif Semester genap Tahun Ajaran 2024/2025 saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Suhelpi menuturkan sekaitan motivasi ,dorongan serta harapannya kepada anak didiknya ,agar dapat lebih tekun lagi belajar,sehingga dapat lulus melalui jalur SPMB ,bisa mengasah ketrampilan atau skil mereka ,agar dapat memiliki,Sertika-sertifikat dari berbagai bidang.

Ke depan Ia tuturkan tidak hanya saja memiliki Nilai Rapor akademik yang bagus saja yang diandalkan ,akan tetapi harus memiliki tambahan berupa sertifikat.walau pun nilai baik ,namun tidak menjamin lulus terangnya.

 Bagi para Siswanya yang belum mendapat Nilai yang baik ,tentunya lebih fokus ,punya waktu ,punya semangat belajar di rumah ,jangan malas perlu bantuan para orang Tua  untuk terus- menerus membimbing mengarahkan sesuai minatnya ,sebetulnya anak- anak Pintar ,tapi karena malas ,apalagi selama tiga tahun pelaksanaan Zonasi ,anak yang diterima belum semua pintar ,karena ada pengaruh lain ,contoh anak yang diterima melalui Paket C ,akhirnya tidak mampu mengikuti PBM ,karena mungkin belajarnya kurang, sehingga keluar lagi terang mantan Kepsek SMA 1 Kinali ini lagi.

Jadi ungkapnya anak- anak yang memiliki Akademik dan Non akademik tentunya menjadi perhatian mereka  untuk itu  merasa bangga dan terus memberikan yang terbaik .Ia pun berharap kepada para Siswa yang terbaik lebih menumbuhkembangkan kemampuan belajarnya, sehingga nantinya dapat menggapai harapan dan Cita- citanya ke depan  baik melanjutkan pendidikan ke  Perguruan Tinggi baik Negeri atau pun Swasta  atau yang lainnya tegasnya.

Begitu tambahan dari orang Nafisa (Muliadi) saat dikonfirmasi sekaitan dengan prestasi yang dimiliki anaknya Ia  tuturkan, karena memang dari sekolah Dasar ,Tsawiyah sudah pintar sampai SMA ini,orangnya memang kutu buku belajar terus  namun keluhnya sang anaknya kadang- kadang sering sakit- sakitan ceritanya sekaitan kiat- kiat yang dimiliki anaknya dan ingin memberikan yang terbaik bagi sekolah yang dicintainya ini. ( Ran )

 

MERANTI, LINTASMEDIANEWS.COM

Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Polsek Tebingtinggi, Polres Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmennya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat melalui kegiatan Bakti Religi di rumah ibadah berbeda, Sabtu (21/06/2025) pagi.

Kegiatan ini dilaksanakan pada sabtu pagi mulai sekitar pukul 08.30 WIB, mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” sebagai wujud nyata kedekatan dan pengabdian Polri kepada seluruh elemen masyarakat.

Kapolsek Tebingtinggi Iptu Daniel Bakkara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara yang tidak hanya berfokus pada aspek seremonial, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan spiritual.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir untuk semua golongan, tanpa membeda-bedakan. Melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan, toleransi, dan kepedulian terus kita jaga,” 

Selanjutnya, Bakti religi dilaksanakan di Gereja Pantekosta Jalan Yos Sudarso, Vihara Sejahtera Sakti jalan  Ahmad Yani, Masjid Al Muthmainnah jalan kampung baru, dan Masjid Nurul Iman jalan Ahmad Desa Batin Suir Kecamatan Tebing Tinggi Timur.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan contoh teladan kepada masyarakat setempat, agar mereka semakin menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kebiasaan membuang sampah sembarangan. 

"Melalui tindakan ini, kami berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan manfaat dari lingkungan yang bersih dan terawat baik untuk kesehatan maupun kenyamanan hidup bersama."harapnya.

Tambahnya, Kapolsek juga memenegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam membangun kemitraan yang kokoh antara institusi kepolisian dengan masyarakat.

"Kami berharap masyarakat dapat terus mendukung tugas-tugas kepolisian, terutama dalam menjaga kamtibmas dan mempererat silaturahmi.(Nina)




Padang,Lintas Media News
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Evi Yandri Rajo Budiman dilantik menjadi Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Institut Karate-Do Indonesia (Inkado) Sumbar masa bakti 2025-2030,di Auditorium Gubernur Sumbar.Sabtu (21/6/2025).

Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar (PB) Inkado, Oscar Ramon Pesik mewakli Ketua Umum PB, Ahmad Syahroni.

Dalam sambutannya, Oscar Ramon menyampaikan harapan agar kepengurusan di bawah kepemimpinan Evi Yandri mampu membawa Inkado Sumbar semakin berprestasi dan solid dalam pembinaan atlet karate di daerah.

“Kami yakin, dengan kepemimpinan Bapak Evi Yandri dan semangat dari seluruh pengurus, Inkado Sumbar dapat mencetak lebih banyak atlet berprestasi dan berkontribusi dalam pembinaan karakter generasi muda,” ujar Oscar.

Sementara itu, Evi Yandri Rajo Budiman dalam sambutannya menyampaikan komitmennya untuk memajukan organisasi dan menjadikan Inkado Sumbar sebagai salah satu kekuatan utama dalam kancah karate nasional.

“Kepengurusan ini bukan hanya soal jabatan, tapi tentang tanggung jawab moral dalam membentuk mental dan karakter atlet. Kami siap bekerja keras dan berkolaborasi demi kemajuan Inkado di Sumbar,” ucap Evi Yandri.

Evi Yandri berharap, dengan telah terbentuknya kepengurusan baru, diharapkan Inkado Sumatera Barat semakin aktif dalam pembinaan olahraga karate dan mampu mencetak atlet-atlet yang berprestasi hingga tingkat nasional maupun internasional.

Selain Evi Yandri, anggota DPRD Sumbar yang masuk dalam jajaran pengurus Inkado Sumbar antara lain, Gino Irwan, Khairuddin Simanjuntak dan Doni Harsiva Yendra

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan penuh semangat bela diri. Sejumlah tokoh penting serta keluarga besar Inkado dari berbagai daerah turut hadir memberikan dukungan dan apresiasi terhadap terbentuknya kepengurusan baru.(st)



Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.