Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok



 

Padang,Lintas Media News
Dalam mekanisme penyusunan Rencana Kerja (Renja) DPRD,Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lima Puluh Kota melakukan koordinasi dan konsultasi ke DPRD Sumatera Barat (Sumbar).

Kedatangan Pimpinan dan Anggota Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota tersebut di terima oleh anggota Komisi IV DPRD Sumbar Muzli M. Nur di ruangan khusus I DPRD Sumbar. Selasa (22/4/2025).

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat khusus 1 tersebut membahas secara mendalam proses penyusunan Renja DPRD sebagai elemen strategis dalam pelaksanaan tiga fungsi utama legislatif, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan.
Muzli M. Nur menyambut baik inisiatif konsultasi ini dan menekankan pentingnya sinergi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini sebagai langkah positif dalam memperkuat kinerja lembaga perwakilan rakyat di daerah. Semoga hasil diskusi ini dapat memperkaya penyusunan Renja DPRD dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujar H. Muzli.

Sementara itu, Ketua Bamus DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat kapasitas kelembagaan DPRD dalam merancang program kerja yang selaras dengan kebutuhan daerah.

“Melalui konsultasi ini, kami berharap bisa mendapatkan masukan dan pengalaman dari DPRD Provinsi Sumbar dalam merumuskan Renja yang lebih terarah, terukur, dan berdampak langsung kepada masyarakat,” ungkapnya.

Dengan kunjungan ini, diharapkan terjadi peningkatan pemahaman dan penyelarasan antara DPRD provinsi dan kabupaten dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.(*/st)


Padang,Lintas Media News
Komisi 2 DPRD Kota Padang ingin memastikan capaian pendapatan asli daerah (PAD) lebih baik lagi, terutama di sektor parkir. Senin (21/4), Ketua Komisi 2 Rachmad Wijaya bersama anggota Komisi melakukan kunjungan ke lapangan dan ke Kantor UPT Perparkiran, Dinas Perhubungan Kota Padang.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Padang Mastilizal Aye dan Anggota Komisi 2 Miswar Jambak, Cristian Rudy, Arnedi Armen, Rafly Voy, Indra Guswandi, Surya Jufri dan Yosrizal. Dari Dishub dihadiri Kepala UPT Parkir Dishub Padang Verino Edwin dan tim yang menjelaskan langsung kepada Komisi 2.

Rachmad Wijaya mengaku sedikit kecewa dengan masih rendahnya realisasi retribusi parkir di Kota Padang. Padahal, peningkatan PAD juga bagian dari cara untuk bisa melaksanakan program unggulan (Progul) Wali Kota dan Wakil Wali Kota. 

“Dari laporan realisasi penerimaan retribusi parkir dari tahun 2024 sebesar Rp 2.276.911.500. Komisi 2 DPRD Padang berpendapat seharusnya pendapatan dari retribusi parkiran ini dapat ditingkatkan lagi tahun ini dari target tahun 2025 sebesar Rp 2,793 miliar. Karena kami melihat langsung ke lapangan, bagaimana potensi ini belum tergarap maksimal,” kata kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini.
Biasanya, kata Rachmad, selama ini pengontrak lahan parkir melakukan satu kali per hari nya dalam melakukan pembayaran retribusi lahan parkir ke YPT Perpakiran dari setiap Satuan Ruang Parkir (SRP). Hal ini tentu masih bisa dimaksimalkan lagi untuk meningkatkan PAD.

“Komisi 2 DPRD meminta Dinas Perhubungan Kota Padang untuk menaikkan retribusi iuran kontrak lahan parkir sebesar 100 persen ke pengontrak lahan parkir. Menaikkan angka atau nilai retribusi perparkiran. Karena, yang selama ini yang didapatkan oleh Pemko Padang sangat sedikit, di banding apa potensi yang ada di lapangan. Mohon ini jadi pertimbangan serius,” katanya.

Rachmad Wijaya mengatakan, Komisi 2 DPRD mendesak agar UPT Perparkiran mulai melakukan sosialisasi ke pengontrak-pengontrak lahan parkir tentang rencana menaikan tarif retribusi lahan parkir pada pertengahan tahun ini. “Kalau tidak, maka rencana menaikkan retribusi atau PAD dari sektor parkir ini akan percuma,” kata Rachmad Wijaya.

Rachmad meminta petugas tidak takut-takut dalam memungut rertibusi parkir di lapangan. “Kita jangan takut-takut dalam menagih parkir, karena ini untuk warga Kota Padang. Kami dari Komisi 2 siap memback-up, ajak kami rapat, ajak kami memantau masalah ini,” kata Rachmad Wijaya.

Kepala UPT Parkir Verino Edwin berterima kasih kepada Komisi 2 yang langsung datang ke UPT Parkir untuk memastikan target PAD dan membahas perparkiran. “Kami akan mengusahakan  memaksimalkan pendapatan dari retribusi parkir dan berkoordinasi dengan Kepala Dinas dan melakukan sosialisasi dengan pengontrak lahan parkir terkait kenaikan retribusi lahan parkir,” katanya. (*)

 


PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Ketua beserta anggota Komisi II DPRD Kota Padang melakukan kunjungan ke UPTD Parkir Dishub Kota Padang, Senin (21/4/2025). Pada kunjungan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya kaget melihat laporan retribusi parkir di Kota Padang.

Politisi muda yang juga Wakil Sekretaris DPD Gerindra Provinsi Sumbar ini menilai jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari parkir di Padang tidak masuk akal.

Seperti di Jl. Pattimura Depan Bebek Sawah nilai kontrak perbulan hanya Rp630 ribu artinya hanya Rp21 ribu sehari. Sedangkan di tempat tersebut cukup ramai pelanggan yang parkir.

Contoh lainnya retribusi parkir di depan Los Ikan di Jalan Samudra hanya Rp360 ribu sebulan. Artinya hanya Rp12 ribu sehari pungutannya.

"Dari laporan realisasi penerimaan retribusi parkir dari tahun 2024 sebesar Rp2.276.911.500," ujarnya.

Selain itu penerimaan retribusi parkir TJU hingga bulan April 2025 ini baru Rp514.613.000. (16,60 persen).

Tercatat potensi parkir Tepi Jalan Umum (TJU) adalah Rp2.717.779.000 di 64 ruas jalan dan Rp271 titik parkir. Dengan target PAD Parkir TJU 2025 Rp2.793.000.000.

Komisi II DPRD Kota Padang meminta UPTD Perparkiran yang dikepalai Verino Edwin untuk mampu meningkatkan pendapatan dari retribusi parkir.

"Komisi 2 DPRD meminta untuk menaikan retribusi iuran kontrak lahan parkir sebesar 100 persen ke pengontrak lahan parkir," kata Rachmad Wijaya.

Komisi II DPRD mendesak agar UPTD perpakiran mulai melakukan sosialisasi ke pengontrak-pengontrak lahan parkir tentang rencana menaikan tarif retribusi lahan parkir pada pertengahan tahun ini.

"Skemanya selama ini pengontrak lahan parkir melakukan 1 kali per hari nya dalam melakukan pembayaran retribusi lahan parkir ke UPTD Perpakiran dari setiap Satuan Ruang Parkir (SRP). Kedepannya dilakukan dua kali pungutan," jelasnya.

Anggota Dewan yang dikenal aktif dan ligat ini berharap dengan skema dan usulan ini bisa meningkatkan PAD kota Padang.

Rachmad dengan tegas meminta UPTD Perparkiran Dishub Kota Padang harus berani mengambil sikap agar kondisi ini tidak membuat kebocoran PAD dari Parkir TJU semakin parah.

"Kenyataannya PAD yang dihasilkan perpakiran sangat jauh panggang dari api. Ini yang mau kita bereskan bersama teman-teman Komisi II," tegasnya.


Ia juga mendorong pembayaran parkir secara cashless (tanpa uang tunai) agar tepat sasaran menghindari kebocoran. (*)

Sumbar,Lintas Media News
Polresta Padang memberikan penjelasan terkait pembubaran aksi demonstrasi di depan Polda Sumbar pada Senin (21/4/2025), yang terpaksa dilakukan karena peserta demo melampaui batas waktu sebagaimana yang diatur dalam Perkap Nomor 7 Tahun 2012 tentang penyampaian pendapat di muka umum, yakni pukul 18.00 WIB.

Aksi yang dimulai sejak pukul 15.00 WIB tersebut, meskipun telah diupayakan mediasi oleh Kapolresta Padang dan pejabat utama Polda Sumbar dengan menemui langsung para demonstran pada pukul 17.00 WIB, tidak menemukan titik temu. 

Massa tetap bertahan hingga larut malam, menolak tawaran pertemuan perwakilan dengan Kapolda di dalam kantor, dan bahkan melakukan pembakaran ban yang mengganggu ketertiban umum serta menghambat arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman sejak pukul 18.30 WIB. Tindakan tegas terukur akhirnya diambil oleh aparat kepolisian setelah berbagai upaya persuasif dan pemberian tenggang waktu tidak diindahkan. 
Pembubaran dilakukan demi menjaga ketertiban umum, keselamatan bersama, dan menegakkan aturan yang berlaku. 

Dalam proses tersebut, 12 orang diamankan. Sebagai wujud komitmen Polri yang humanis dan perhatian terhadap generasi muda, Polresta Padang menyampaikan bahwa dari 12 orang yang diamankan, satu di antaranya terindikasi positif menggunakan narkoba jenis ganja. Polresta Padang Mengambil langkah bijak dengan melakukan assessment terhadap yang bersangkutan dan selanjutnya merekomendasikan untuk menjalani rehabilitasi.

Kapolda Sumbar melalui Kabid Humas Kombes Pol Susmelawati menyampaikan bahwa langkah ini sejalan dengan semangat Polri untuk menyelamatkan masa depan generasi muda dan menjaga nama baik keluarga yang bersangkutan.
Sementara 11 orang lainnya yang negatif dipulangkan kepada orangtuanya, Selasa pagi (23/4).

"Tindakan Polda Sumbar ini menunjukkan bahwa Polri bertindak profesional dan terukur dalam menegakkan hukum, dimana ini sesuai komitmen Kapolda Sumbar untuk perang terhadap narkoba, dan akan memberantas habis peredaran Narkoba di Ranah Minang Sumatera Barat. Namun di sisi lain Polda Sumbar tetap mengedepankan sisi humanis, terutama dalam menangani generasi muda yang terjerat masalah narkoba," ujar kabid humas.

Polri ingin hadir sebagai pengayom dan pembimbing, berupaya menyelamatkan masa depan anak bangsa dan memberikan kesempatan kedua untuk perbaikan diri. Langkah ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa Polri tidak bertindak bengis atau semena-mena, melainkan mengedepankan pendekatan yang konstruktif demi kebaikan bersama.(*)

PAYAKUMBUH, LINTAS MEDIA.NEWS   
Dalam rangka menyambut penerimaan murid baru (SPMB) _tahun ajaran 2025/2026,_ Yayasan Tarbiyah Islamiyah Syeikh Haji Muchtar Engku Lakung dan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Madrasah Tarbiyah Islamiyah Koto Panjang Lampasi, Payakumbuh, menggelar kegiatan Focus Group  Discussion secara virtual melalui platform zoom meeting pada hari Sabtu (19/04/2025).

Focus Group Discussion dimaksudkan untuk mengelaborasi dan mengkaji kurikulum Nasional dan kurikulum kepesantrenan yang selama ini menjadi ciri khas dan muatan lokal di sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Tarbiyah Islamiyah Syeikh Haji Muchtar Engku Lakung, Koto Panjang Lampasi Payakumbuh.

Dalam FGD kali ini membahas hal-hal yang bersifat substantif dalam pendidikan hari ini, terkait kurikulum, akreditasi, sitem evaluasi dan sebagainya. Salah satu pembicara dalam FGD tersebut praktisi pendidikan Yusrijal, alumni UIN Syarief Hidayatullah Jakarta yang juga merupakan alumni MTI Kotopanjang yang mengatakan bahwa, “lembaga pendidikan harus menyajikan jaminan kualitas (quality insurance) kepada publik, dimana dengan jaminan kualitas tersebut masyarakat yang akan mendaftarkan anaknya ke lembaga pendidikan tersebut memiliki keyakinan bahwa proses pendidikan di sekolah dimaksud memiliki keunggulan yang khusus di bandingkan dengan sekolah lainnya”.

 Selain itu, menurut Yusrijal, lembaga pendidikan juga harus menekankan adanya pengembangan karakter (caracter building) kepada siswa atau murid selama proses pendidikan. 
Oleh karena itu sekolah-sekolah yang berada di bawah Yayasan Tarbiyah Islamiyah Syeikh Haji Muchtar Engku Lakung yaitu Raudhatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren, harus dapat menunjukkan quality insurance dan caracter building yang baik kepada masyarakat khsususnya kepada orang tua yang akan mendaftarkan anaknya di MTI Koto panjang Lampasi Payakumbuh. 

Senada dengan itu, pembicara lain Muhammad Taufik Nawawi, alumni Pasca Sarjana Universitas Negeri Jakarta mengatakan bahwa MTI harus memiliki program-program unggulan yang bisa menarik minat masyarakat. Program itu harus dikemas dengan pendekatan yang lebih modern. Program muhadharah yang sudah ada sejak awal berdirinya sekolah MTI misalnya, bisa dikemas dengan program public speaking dengan metode yang lebih menarik.

Muhadharah atau public speaking tidak hanya untuk kemampuan berkhotbah jumat atau ceramah agama, tetapi juga bisa dikembangkan untuk keperluan lain yang spesifik, seperti presentasi untuk tema-tema keilmuan lainnya.

Selain itu, sekolah-sekolah di MTI seperti di sekolah lainnya dapat menarik masyarakat dengan program Tahfiz. Program ini akan melahirkan tamatan sekolah selain mendapatkan ilmu dan pengetahuan juga memiliki hafalan Alquran yang baik, sebagai dasar dan pegangan hidup yang religious bagi mereka di kemudian hari. 

Sementara itu menurut Drs. Jaswir MM.Pd, alumni Pasca Sarjana Universitas Negeri Padang yang juga alumni MTI Kotopanjang Lampasi Payakumbuh, dan pernah menjadi Pengawas SMA Kemendikbud Sumatera Barat untuk wilayah Kabupaten 50 Kota dan Kota Payakumbuh mengatakan terkait dua hal. Pertama terkait dengan kompetensi lulusan, Kedua terkait Akreditasi.
Terkait kompetensi lulusan, menurut Drs. Jaswir MM.Pd., kalau berdasarkan kurikulum tahun 2013 kompetensi lulusannya adalah; pertama karakter berupa karakter religius dan karakter sosial, kedua, pengetahuan (fakta, konsep, prosedural dan meta kognitif), dan ketiga keterampilan berfikir dan bertindak menurut taksonomi bloom dan kathrol. 
Untuk sekarang ini dengan Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah yang baru, baru pendekatan pembelajarannya menjadi lebih menarik lagi yang disebut deep learning atau pembelajaran mendalam, dengan ciri-ciri adanya pembelajaran yang  bermakna (meaningful learning), pembelajaran berkesadaran (mainful learning) dan pembelajaran yang menyenangkan (joyful learning).





Terkait dengan pelaksanaan Focus Group Discussion tersebut, Kepala Sekolah MIS Tarbiyah Islamiyah Koto Panjang Lampasi Payakumbuh, Hj. Inang Hasriza, S.PdI,  menyatakan bahwa “MIS Tarbiyah Islamiyah termasuk salah satu Madrasah Ibtidaiyah Swasta yang diminati masyarakat tidak hanya di sekitar Kecamatan Lampasi Tigo Nagari (Kecamatan Latina)  Kota Payakumbuh, tetapi juga di kelurahan dan desa-desa tetangga di luar Kecamatan Latina. 

MIS Tarbiyah Islamiyah terus mendorong guru-guru untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan mengajar bagi murid-murid MI atau setingkat SD. Program-program yang ditawarkan MIS Tarbiyah Islamiyah mampu menarik masyarakat untuk mendaftarkan anaknya untuk bersekolah di MIS. Model pembelajaran yang dikembangkan adalah Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Islami. Ada program UKS, Pramuka, Seni Baca Alqur’an, Tahfiz Alqur’an, MSQ, Pencak Silat dan program lainnya yang memiliki nilai tambah tersendiri bagi MIS Tarbiyah Islamiyah.  

Sementara itu Prof. DR. Afrizal MA., selaku Ketua Yayasan Tarbiyah Islamiyah Syeikh Haji Muchtar Engku Lakung menyatakan bahwa sesuai dengan semangat kolektif antara pengurus yayasan dan alumni MTI di seluruh Indonesia, maka semua sekolah yang berada di bawah Yayasan Tarbiyah Islamiyah Syeikh Muchtar Engku Lakung memiliki spirit yang sama untuk kembali memajukan MTI sebagai kawah candradimuka bagi generasi Islam masa depan. 
Menurut  Prof. DR. Afrizal MA., semua sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Tarbiyah Islamiyah Syeikh Haji Muchtar Engku Lakung RA/TK, MIS, Tsanawiyah, Aliyah dan Pondok Pesantren, terus berbenah diri baik secara internal maupun eksternal.

 Secara internal terus dilakukan peningkatan kapasitas guru dan kemampuan manajemen karyawan, sebagai upaya untuk meningkatkan capability dalam mengajar dan memberikan layanan kepada publik. Untuk menyambut tahun ajaran 2025/2026 semua sekolah, telah siap menerima murid baru dengan wawasan baru, semangat baru, karena Madrasah Tarbiyah Islamiyah Koto Panjang Lampasi Payakumbuh Reborn kembali dengan gairah dan spirit baru. (Herym)


Palu,Lintas Media News
Polda Sulawesi Tengah menggagalkan peredaran 24 kilogram sabu di Palu yang dipasok dari Malaysia. Tiga pelaku berinisial MZ, AM, dan RO ditangkap.

Kasus ini terungkap setelah MZ lebih dulu ditangkap dengan barang bukti 4 kg sabu di Kelurahan Watusampu, Kecamatan Ulujadi, Selasa (8/4). Berdasarkan pengakuan MZ, Ditresnarkoba Polda Sulteng menangkap AM dan RO pada Senin (21/4) dini hari dengan barang bukti tambahan 20 kg sabu.

"20 kilogram sabu ini berasal dari Malaysia dan akan diedarkan di Kota Palu atas perintah seorang wanita berinisial FT," ujar Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Djoko Wienartono. 

Dirresnarkoba Kombes Pribadi Sembiring menambahkan, polisi kini memburu pemilik sabu berinisial AS, warga Palu yang diduga sebagai pengendali jaringan narkoba lintas negara dari Malaysia ke Indonesia.

Barang bukti lain yang disita meliputi satu mobil, karung, handphone, dan dua tas. Kasus ini masih dalam pendalaman lebih lanjut.(*)

 

Pagaruyung, Lintasmedianews.com

Rapat Paripurna berlangsung, Kamis (10/4/2025) di Ruang Sidang Utama DPRD Tanah Datar dipimpin oleh Ketua DPRD Anton Yondra  tentang Rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati Tanah Datar tahun 2024.

Lalu Ketua DPRD menyampaikan, hasil keputusan DPRD Tanah Datar Nomor 100.3.3/3/KPTS/DPRD-TD/2025 memuat tentang rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati Tanah Datar tahun 2024. 

Ketua sampaikan “Rekomendasi DPRD Kabupaten Tanah Datar terhadap LKPJ Bupati Tanah Datar Tahun 2024 menghasilkan sebanyak 36 Rekomendasi yang dibacakan Wakil Ketua Kamrita.

Ketua DPRD katakan, rekomendasi  yang sampaikan berupa kritik, pemikiran dan saran yang bersifat konstruktif terhadap kebijakan, program dan kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun anggaran 2024.

“Rekomendasi meliputi penyusunan perencanaan dan anggaran pada tahun berjalan dan tahun berikutnya, penyusunan Peraturan Daerah, Peraturan Kepala Daerah, atau kebijakan Strategis Kepala Daerah,” terangnya.

Dikesempatan itu, Anton Yondra atas nama DPRD Tanah Datar juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah mampu menjaga inflasi terutama dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan bahan pokok dan pembayaran tunjangan ASN dan Non ASN tepat waktu sehingga aktifitas perekonomian masyarakat sehingga tidak begitu berdampak seperti daerah-daerah lainnya.

Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam sambutannya sampaikan, sebagaimana yang ditetapkan pada pasal 18 ayat 1 (satu), LKPj disampaikan oleh kepala daerah dalam Rapat Paripurna DPRD yang dilakukan 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir. 

Eka Putra katakan “Alhamdulillah,  LKPj Bupati Tanah Datar tahun 2024 telah disampaikan pada tanggal 6 Maret 2025 sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ditambahkan Bupati, tahapan dan proses pembahasan tersebut pastinya membutuhkan waktu dan konsentrasi untuk melakukan analisis terhadap LKPJ Bupati Tanah Datar tahun 2024, sehingga dapat memberikan masukan dan saran serta rekomendasi yang akan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Dengan harapan penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan, mengarah kepada terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang baik, atau yang kita kenal dengan good governance,” ulas Eka Putra.

Diungkapkan Eka Putra, ia menyampaikan terima kasih karena pembahasan LKPJ oleh DPRD Kabupaten Tanah Datar dapat diselesaikan sebelum berakhirnya batas waktu yang ditetapkan 30 hari setelah LKPj disampaikan oleh kepala daerah dalam Rapat Paripurna DPRD. 

“Dengan memperhatikan capaian kinerja program dan kegiatan, serta pelaksanaan peraturan daerah dan/atau peraturan kepala daerah, dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan daerah,” sampai Bupati.

Bupati tambahkan, rekomendasi DPRD sebagaimana yang telah kita dengarkan secara bersama-sama, merupakan bahan dalam penyusunan perencanaan pada tahun berjalan dan tahun berikutnya, penyusunan anggaran pada tahun berjalan dan tahun berikutnya dan penyusunan peraturan daerah, peraturan kepala daerah, dan/atau kebijakan strategis kepala daerah.

“Saya atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan terima kasih kepada pimpinan DPRD, anggota dan semua unsur atas kerjasama dan kolaborasi telah suksesnya pelaksanaan pemilihan umum yang berlangsung dengan aman dan lancar, tentunya atas kerjasama dan kolaborasi semua unsur di Kabupaten Tanah Datar,” pungkasnya.

Rapat Paripurna tersebut ketua DPRD didampingi Wakil Ketua Nurhamdi Zahari dan Kamrita,Sekretaris Dewan, serta dihadiri 26 anggota DPRD, Forkopimda, Pj. Sekda Elizar, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Camat, Wali Nagari dan undangan lainnya. (STM).

 

Pasbar,Lintas Media News Com.

Aiptu Zalman Bhabinkamtibmas yang didampingi Serma Ilhamdes jadi Inspektur Upacara Bendera di SMK Negeri 1 Gunung Tuleh ,demikian pantauan Media ini usai kegiatan berakhir,Senin,tgl 21/4.2025

Zalman dalam sambutannya menuturkan atas ketidakhadiran Kapolsek yang sedianya beliau,karena ada tugas penting ,maka diwakilkan kepadanya.Tidak hanya itu saja yang dituturkan oleh Bhabinkamtibmas Rabi Jonggor ini ,akan tetapi banyak hal termasuk masalah -masalah yang berkaitan dengan Disiplin,khususnya bagi para Siswa,agar lebih disiplin dalam belajar, harus bisa memikirkan Orang tuanya masing-masing yang sudah susah -payah menyekolahkan, memikirkan ,tau-tau tidak sampai ke sekolah,bolos lompat pagar suka ugal-ugalan dengan knalpot brong sebagainya.begitu pula masalah Narkoba yang harus dijauhi,sebab tidak akan ada gunanya ,pasti akan menyengsarakan diri sendiri ,bahkan terangnya Beratus kali pun direhabilitasi tidak akan sembuh ,tapi tetap akan sengsara-sengsara ulangnya dengan tegas ,lebih bagus hidup kita di alam terbuka dari pada dipenjara seraya berharap untuk tidak coba-coba dan terjerumus dengan barang haram ini.

Yang paling penting harapnya agar bisa menghargai para Guru-gurunya yang sudah mendidik ,membimbing serta mengarahkan ke arah yang lebih baik punya Ilmu dan keterampilan ,punya masa depan  bahkan lebih berkemampuan dari Orang tuanya , bisa menjaga nama baik sekolah ,apalagi sekolah ini sudah memiliki 6 Jurusan yang punya peluang untuk bekerja Kuliah mau pun masuk Bintara Polri pungkasnya.(Parsela)

 

PARIWARA DPRD KAB.TANAH DATAR


Padang Pariaman, Lintas Media News com

19 April 2025 — Sudah lama sekali tidak ada giat goro masal ini di laksanakan.

Namun seiringnya perubahan waktu, dan sekaligus berganti pula pimpinan baru, setiap itu tentu membawa perubahan baru pula. 

Semenjak terpilihnya pemimpin baru, Bupati Jhon Kenedi Aziz kini jadi Bupati Padang Pariaman, banyak kegiatan positif yang dibentuk untuk perubahan. 

Kegiatan Goro Akbar di Batang Ulakan resmi dimulai pagi ini, Sabtu (19/4), dengan semangat tinggi dari para peserta yang berpartisipasi dalam aksi gotong royong tersebut. Para peserta yang terdiri dari berbagai unsur masyarakat dibagi ke dalam delapan titik atau pos yang telah ditentukan sebelumnya.

Bupati Padang Pariaman, saat memimpin apel gabungan pembukaan kegiatan, menyampaikan bahwa Goro Akbar ini merupakan bentuk nyata kepedulian bersama untuk membantu masyarakat, khususnya dalam mengurangi risiko banjir di wilayah tersebut.

"Goro Akbar ini adalah niat baik kita bersama. Semoga usaha kita hari ini menjadi langkah awal menuju normalisasi yang akan kita usulkan ke kementerian terkait," ujarnya 

Bupati juga menyampaikan rasa bangga karena bisa menjadi bagian dari tim besar dalam kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat di setiap pos. Ia berharap segala upaya yang dilakukan mendapat balasan dari Allah SWT.

"Saya bangga menjadi bagian dari gotong royong ini. Terima kasih kepada semua pihak atas dukungan, baik secara material maupun moril," katanya. 

Ia juga merasa terharu melihat kondisi cuaca yang mendukung kegiatan tersebut seolah olah turut merasa bangga dan senang. 

"Alam pun tampaknya turut mendukung gotong royong kita kali ini," ucapnya dengan haru.

Sementara itu, Dandim 0308 Pariaman, Letkol Inf Nur Rahmat, turut menyampaikan dukungan atas inisiatif pelaksanaan Goro Akbar ini.

"Goro ini bertujuan untuk mengurangi bahaya banjir di Ulakan, termasuk membuat muara baru agar aliran air lebih lancar," jelasnya. 

Ia juga menjelaskan bahwa kita telah menentukan 8 pos/titik, dimana setiap pos memiliki tantangan yang berbeda-beda, mulai dari pohon tumbang, adnya petemuan antara pohon dengan pohon di sebelah subgai, dan tumpukan pasir yang menyumbat muara, hingga kendala lainnya.

"Meski pelaksanaan goro hanya berlangsung dua hari, kami akan berupaya untuk melanjutka kegiatan ini, hingga hasilnya benar-benar terlihat," tutupnya.

(Erm/yn)



Jakarta,Lintas Media News
Sebanyak 154 personel Polres Metro Jakarta Pusat dikerahkan untuk mengamankan ibadah Paskah di Gereja Katedral, Minggu (20/4). Sterilisasi dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan ibadah.

"Pengamanan ini bukan sekadar menjaga keamanan, tapi juga memberikan rasa damai. Negara hadir untuk semua," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro.

Sterilisasi dilakukan sejak pukul 06.00–07.00 WIB oleh Unit Jibom Gegana Polri, mencakup area dalam dan luar gereja, taman, altar, hingga toilet.

"Hasilnya aman, tidak ditemukan benda mencurigakan," ujar Kapolsek Sawah Besar, Kompol Rahmat Himawan.

Pengamanan dilakukan tanpa senjata api dan mengedepankan pendekatan humanis.(*)

 

Sumatera Barat, Lintasmedianews.com

Meski banyak kasus dugaan korupsi yang diinvestigasi oleh Dewan Pimpinan Wilayah Daerah Badan Penelitian Independem Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (DPD BPI-KPNPA RI) Sumatera Barat yang diekspos ke media massa, hanya beberapa yang ditindaklanjuti pihak kejaksaan dan kepolisian. Namun demikian, tidak menyurutkan niat untuk terus membongkar kasus korupsi, pungli, dan kasus lain yang merugikan rakyat.

Bahkan, Dewan Pimpinan Wilayah Media Online Indonesia Sumatera Barat (DPW MOI Sumbar), siap bekerjasama dalam hal investigasi dan pemberitaan masalah dugaan kasus korupsi di daerah ini. Termasuk kerjasama dalam meningkatan kapasitas wartawan dan media yang tergabung dengan DPW MOI Sumbar, supaya dalam melakukan investigasi ke lapangan, pengumpulan fakta dan data, serta dalam pelaporan karya jurnalistik di media semakin mantap dan akurat.

Demikian pokok-pokok pikiran pertemuan silaturahmi DPW MOI Sumatera Barat dengan BPI KPNPA RI Sumatera Barat , di Katagiaan Resto, Jalan Olo Ladang, kawasan Pantai Padang. Hadir dalam silaturahmi itu Ketua DPW MOI Sumatera Barat Anul Zufri, Ph.D dan 15 pengurus lainnya yang sekaligus masing-masingnya mengelola media online. Dari DPD BPI KPNPA RI Sumbar hadir Ketua Drs. H. Marlis, MM dan sejumlah pengurus: Daniel Sutan Makmur, Surya, Ade Edward, dan Yurnaldi Pemimpin Redaksi Alinianews.com.

Anul  mengatakan, bahwa dari pengamatannya di media, kegiatan/aktivitas BPI KPNPA RI Sumatera Barat banyak diekspos di media dan laporannya dengan dengan fakta dan data yang dipercaya, karena berdasarkan hasil investigasi. Karena misinya untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel dan bebas dari korupsi,maka Medio Online Indonesia Sumatera Barat turut mendukung dan ingin bekerjasama dalam hal menyebarluaskan pemberitaan dan menambah wawasan, pengetahuan, dan keterampilan para wartawan anggota DPW MOI Sumatera Barat.

“Wartawan dan media yang tergabung sebagai anggota DPW MOI Sumatera Barat mendukung kerja profesional yang dilakukan BPI KPNPA RI Sumatera Barat dan siap bekerja sama, agar pemerintahan di Sumatera Barat bebas dari kasus korupsi. Dugaan kasus korupsi yang ada akan bersama-sama kita ungkap dan kita beritakan. Termasuk sekiranya ada aparat yang bermain dalam menangani kasus ini, jika ada kongkalingkong kita mediamassakan,” ujar Anul, wartawan yang juga pakar hukum.

Sedang Marlis dalam paparannya menjelaskan keberadaan BPI KPNPA RI Sumatera Barat yang baru terbentuk tahun 2024 dan sedangkan secara nasional sudah ada sejak tahun 2015. “Ada belasan kasus dugaan korupsi dalam berbagai proyek pembangunan di kabupaten/kota yang telah kita ungkap dan berharap aparat penegak hukum untuk mengusutnya berdasarkan informasi dan data yang kita berikan,” katanya.

Sementara dalam pemberitaan, lanjut Marlis, tidak banyak kawan-kawan wartawan yang berani memberitakannya, sehingga BPI KPNPA RI Symbar punya media online sendiri. Berita itulah yang kemudian dishare ke media sosial sehingga gemanya menakutkan bagi sejumlah kalangan.

Kemudian, dalam kasus pungli di sekolah-sekolah juga banyak yang diungkap. Untuk mendpatkan data,BPI KPNPA RI Sumbar dengan permintaan informasi. Bagi yang tidak memberikan data sesuai yang diminta, akan disengketakan di Komisi Informasi Sumatera Barat. “Hak setiap orang untuk medapatkan informasi dijamin oleh Undang-undang KIP. Jika tak diberikan, ada sanksi hukum penjara dan denda,”ungkap Marlis yang baru-baru ini menang atas termohon Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Sementara dalam pemberitaan, lanjut Marlis, tidak banyak kawan-kawan wartawan yang berani memberitakannya, sehingga BPI KPNPA RI Sumbar punya media online sendiri. Berita itulah yang kemudian dishare ke media sosial sehingga gemanya menakutkan bagi sejumlah kalangan.

Kemudian, dalam kasus pungli di sekolah-sekolah juga banyak yang diungkap. Untuk mendpatkan data,BPI KPNPA RI Sumbar dengan permintaan informasi. Bagi yang tidak memberikan data sesuai yang diminta, akan disengketakan di Komisi Informasi Sumatera Barat. “Hak setiap orang untuk medapatkan informasi dijamin oleh Undang-undang KIP. Jika tak diberikan, ada sanksi hukum penjara dan denda,”ungkap Marlis yang baru-baru ini menang atas termohon Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Melihat keseriusan BPI-KPNPA RI Sumbar yang tidak mau kompromi dan tawar menawar, DPW MOI Sumbar semakin terpacu adrenalin untuk memberi efek jera melalui pemberitaan masalah korupsi ini. “Kami DPW MOI siap bekerjasama dengan BPI KPNPA RI Sumbar untuk masalah korupsi ini,” tandasnya.

Karena itu, dalam waktu dekat akan ada Nota Kesepahaman (MoU) antara BPI KPNPA RI Sumbar dengan DPW MOI Sumbar.

“Untuk hal ini MOI Sumbar akan mengundang Kepala Kejaksaan Tinggi dan Kapolda Sumatera Barat untuk hadir menyaksikan penandatanganan  MoU tersebut,” tanda Anul.

Peningkatan Kapasitas Wartawan

Menanggapi keinginan DPW MOI Sumbar untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan jurnalistik teman-teman wartawan, Pemimpin Redaksi Alinianews.com Yurnaldi siap. “Sebagai wartawan keterampilan jurnalistik yang begitu banyak harus dikuasai. Tak cukup bisa menulis berita saja. Perlu keterampilan lain bagaimana mendapatkan data, menggali informasi dan memverifikasi data, serta bagaimana menuliskannya dalam beraragam karya jurnalistik, seperti feature, laporan mendalam, tajun, analisis berita, sampai ke laporan investigasi,” katanya.

AliniNews.com  punya wadah untuk pelatihan jurnalistik dan komunikasi massa bagi berbagai kalapangan, sesuai kepentingannya. Wadah itu bernama Alinia Institute. Bulan Mei akan ada kegiatan perdana. “Kawan-kawan wartawan MOI Sumbar bisa  mengikutinya,” tambah Yurnaldi, yang 40 tahun di dunia jurnalistik dan mantan wartawan Kompas ini. Serta telah menulis buku-buku jurnalistik dan melatih ribuan wartawan di Indonesia. (Rel)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Sebanyak 110 atlet tenis lapangan junior dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera ambil bagian dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tenis Lapangan Junior Regional Sumatera 2025 yang digelar PT Semen Padang. Kejuaraan yang merupakan bagian dari rangkaian Tennis Series 2025 ini berlangsung selama tiga hari, dari 18 hingga 20 April 2025, di Lapangan Outdoor PT Semen Padang.

Ajang ini resmi dibuka oleh Ketua Umum Forum Komunikasi Karyawan Semen Padang Group (FKKSPG), Freddo Syukri, yang hadir mewakili Direktur Utama PT Semen Padang, Indrieffouny Indra. Turut hadir dalam seremoni pembukaan, Sekretaris Umum FKKSPG Arfan Asmara Putra dan Ketua Sesi Tenis Lapangan FKKSPG, Dani Darma Putra.

Dalam sambutannya, Freddo menegaskan bahwa Kejurda bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wujud nyata komitmen PT Semen Padang dalam membina karakter generasi muda melalui olahraga.

“Kejuaraan ini adalah kontribusi kami untuk pengembangan olahraga daerah sekaligus upaya menjaring bibit unggul yang berpotensi mengharumkan nama Sumatera Barat dan Indonesia, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ketua Sesi Tenis Lapangan FKKSPG, Dani Darma Putra, turut mengapresiasi semangat para atlet, pelatih, serta orang tua yang memberikan dukungan penuh.

“Kemenangan adalah buah dari kerja keras, dan kekalahan adalah guru terbaik dalam membentuk mental juara. Kami berharap Kejurda ini menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi seluruh peserta,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kejurda, Ricky Aprinaldo, menyebut peserta datang dari empat provinsi, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, dan Bengkulu. Ia menilai kejuaraan ini sebagai ajang pemanasan menjelang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Lapangan yang dijadwalkan pada Desember 2025 mendatang.

“Kejurda ini menjadi titik temu strategis bagi atlet muda, pelatih, dan klub tenis untuk saling mengukur kemampuan, memperluas jaringan, dan memperkuat ekosistem tenis yang kompetitif di Sumatera,” kata Ricky.

Salah satu official dari Akademik Tennis Nusalima (ATN) Riau, Noviendri, mengatakan pada Kejurda ini, ada empat atlet yang dikirim. Mereka terdiri dari Kelompok Umur 12 tahun dua orang, dan Kelompok Umur 14 tahun dua orang. Pada kejuaraan ini, dia pun menargetkan membawa medali emas pulang ke Riau. 

"Target kami bisa bawa minimal satu emas ke Riau, karena atlet yang kami bawa ini merupakan atlet yang pada saat Kejurnas Junior yang digelar PT Semen Padang tahun lalu, berhasil mendapatkan medali emas untuk kategori Kelpompok Umur 10 tahun. Jadi, sudah punya mental juara. Namanya, M Alfatih," katanya sembari menyebut bahwa keikutsertaan ATN Riau pada Kejurda ini selain untuk meraih prestasi, juga untuk menambah jam terbang atlet.

Secara terpisah, Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati, menegaskan bahwa penyelenggaraan Kejurda ini merupakan bagian dari peran aktif perusahaan dalam membina olahraga, khususnya tenis lapangan, di wilayah Sumatera Barat.

“Sebagai perusahaan yang berakar kuat di tengah masyarakat, PT Semen Padang konsisten mendorong kemajuan generasi muda melalui olahraga. Ini adalah bentuk kepedulian nyata kami dalam mencetak talenta muda berkarakter,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita ke-6 Pemerintah Republik Indonesia, yakni mendorong produktivitas, penciptaan lapangan kerja berkualitas, serta penguatan kewirausahaan bagi generasi muda.

“Olahraga adalah sarana strategis dalam membentuk generasi yang disiplin, tangguh, dan produktif. Semangat ini selaras dengan visi nasional untuk mencetak SDM unggul dan berdaya saing tinggi,” tutup Anita.

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.