Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok



Sawahlunto,Lintas Media News
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar), M. Iqra Chissa Putra melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Dinas Perhubungan Kota Sawahlunto, Senin (6/1/ 2025).

"Kunjungan kerja ini kami lakukan dalam rangka menampung aspirasi dari bawah, sehingga nanti dapat dijadikan bahan masukan dalam pengambilan keputusan di DPRD Sumbar," ujar Iqra.

Untuk itu, M Iqra meminta pihak Dinas Perhubungan Sawahlunto memberikan masukan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat banyak.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan kota Sawahlunto, Nurwansyah Putra di dampingi pejabat eselon Dishub.

Ia menyampaikan beberapa permasalahan terkait kebutuhan masyarakat.

Adapun yang menjadi pokok perhatian dan kebutuhan masyarakat yang disampaikan Kadishub adalah terkait Penerangan Lampu Jalan.

Selain itu, sarana prasarana keselamatan jalan, layanan pengujian kendaraan bermotor dan terminal.

Selain menampung aspirasi, Wakil DPRD Sumbar M Iqra yang juga koordinator komisi 1 dan 4 DPRD Provinsi Sumbar itu, melakukan kunjungan dan peninjauan.

Hal itu dilakukan terkait pengawasan kinerja Dinas Perhubungan Sawahlunto diantaranya progres pembangunan Terminal Tipe C Sawahlunto. (*/st)

 

Lintasmedianews.com, Dharmasraya

Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuaku Kerajaan memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Dharmasraya ke-21, pada hari Kamis, (6/01/25). Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahunnya di Lapangan Matador Nagari Koto Baru. 

Upacara ini dihadiri oleh Ketua DPRD DHarmasraya, Jemmi Hendra, Bupati Dharmasraya terpilih, Annisa Suci Rahmadani, Wabup terpilih, Leli Arni, Pimpinan DPRD, Forkopimda, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua LKAAM, Ketua MUI, Ketua KONI, Ketua KNPI, Tokoh Pemekaran, Marlon Martua, Sekda, Staf Ahli Asisten dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan dalam rangka HUT  ke-21 Kabupaten Dharmasraya tentunya dengan harapan, upacara yang kita laksanakan akan memotivasi kita untuk tetap memberikan pemikiran dan karya nyata bagi daerah dan masyarakat Kabupaten Dharmasraya.

Dengan tegas juga Bupati mengatakan bahwa upacara kali ini merupakan  upacara terakhir di masa jabatannya, dan amanah kepemimpinan ini telah dijalankan selama 9 Tahun. Dalam masa kepemimpinan kami tentunya banyak hal yang telah diperbuat dan tidak tertutup kemungkinan selama kepemimpinan tersebut terdapat kelemahan dan kekurangan. 

“Maka pada momentum upacara hari ini kepada seluruh tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh pemekaran kami menyampaikan permohonan maaf, sekaligus ucapan terimakasih yang tak terhingga atas dukungan dan partisipasi masyarakat pada saya,” kata Bupati.

Pemekaran daerah otonomi baru, sudah barang tentu mempunyai latar belakang dan sejarah yang panjang, maka tepat kiranya Pemerintah Daerah pada setiap upacara ulang tahun perlu menghadirkan tokoh pemekaran, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai serta seluruh lapisan masyarakat. Agar kita semua dapat mengevaluasi dan merefleksikan secara bersama akan kondisi saat ini dan masa yang akan datang.

Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-21 Kabupaten Dharmasraya di Nagari Koto Baru, karena didasari pada Nagari Koto Baru merupakan salah satu tempat bersejarah atas terjadinya pemekaran Kabupaten Dharmasraya.

“Tema kita tahun ini adalah “Dua Dekade Menuju Dharmasraya Maju, Yang Mandiri dan Berbudaya”. Tema ini diangkat sebagai refleksi atas pelaksanaan kepemimpinan selama 9 Tahun, artinya dapat dilihat apakah kebijakan pemerintahan daerah telah menyentuh dan mengarah pada penciptaan masyarakat yang mandiri dan berbudaya,” terang Bupati.

Sebagai fungsi utama pemerintah daerah yang memberikan pelayanan pada masyarakat untuk untuk mempercepat pencapaian kesejahteraan, maka telah dilaksanakan berbagai aktivitas pembangunan yang lebih menitikberatkan pada pelayanan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan penguatan perekonomian melalui UMKM.

Dalam bidang pendidikan yang diukur melalui Indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dimana pada awal tahun 2016 sebesar 70,25, sedangkan pada tahun 2023 telah berada pada angka 73,04. Kondisi  ini menggambarkan bahwa masyarakat Kabupaten Dharmasraya secara ekonomi, derajat kesehatan dan tingkat pendidikan sudah berada dalam taraf yang baik.

“Peningkatan dimensi pendidikan dilakukan melalui berbagai kebijakan fisik maupun non fisik, seperti sarana pendidikan, Pembangunan Ruang Kelas baru dan penambahan kuantitas maupun kualitas guru yang berstatus PNS maupun P3K. Dalam peningkatan kualitas pendidikan, partisipasi masyarakat dalam mengawasi anak dalam proses belajar sangat kami harapkan, sehingga akan mengurangi anak-anak putus sekolah,” beber Bupati lagi.

Selanjutnya angka harapan hidup masyarakat sampai tahun 2023 menjadi 72,24. Kebijakan yang dilaksanakan oleh Pemerintah daerah diantaranya, Pemerataan layanan kesehatan, dimana sampai tahun 2024 ini daerah sudah memiliki  2 unit Rumah Sakit Umum Daerah dan 15 unit Puskesmas, Poskesri dan polindes yang mencapai 245 unit. 

Dalam pembangunan ekonomi daerah, memang terjadi perlambatan ekonomi, sebagai dampak dari covid-19. Untuk melaksanakan pemulihan perekonomian telah ditempuh berbagai kebijakan termasuk pemuatan UMKM sebagai usaha alternatif bagi masyarakat. 

“Untuk menunjang aktifitas perekonomian masyarakat, telah dibangun berbagai infrastruktur seperti  jalan, jembatan, irigasi, perumahan dan sarana Ke-PU-an lainnya. Pembangunan dan rehabilitasi jalan telah menciptakan dalam kondisi baik telah mencapai 61,31 persen dari panjang jalan kabupaten, begitu juga halnya dengan pembangunan jembatan yang telah  mencapai 14 unit atau sepanjang 276 meter,” tegas Bupati.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam penerangan lampu jalan umum dilaksanakan melalui skema program KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha), dengan pemasangan sebanyak 4.273 titik lampu yang sampai saat ini telah berfungsi secara keseluruhan. 

Dalam menunjang aktivitas perekonomian masyarakat telah dilakukan revitalisasi pasar nagari dan pembangunan pasar rakyat modern yang saat ini sedang dalam proses pembangunan dan diharapkan kehadiran pasar modern ini akan memberikan layanan kepada masyarakat dalam melakukan aktifitas ekonomi.

“Keberhasilan daerah dalam melaksanakan berbagai aktivitas pembangunan tidak terlepas dari kerja keras, keseriusan dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, kondisi seperti itu harus tetap kita pertahankan karena tantangan dan tuntutan masyarakat dimasa yang akan datang akan semakin banyak dan kompleks,” pungkasnya.(elda)

 

Lintasmedianews.com, Dharmasraya

Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Dharmasraya ke-21, pada hari Kamis, (6/01/25) di Lapangan Matador Nagari Koto Baru mengatakan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Dharmasraya agar dapat mendukung penuh program dan kinerja Bupati dan Wabup terpilih, Annisa Suci Ramadhani dan Leli Arni.

Karena pada bulan November yang lalu, telah dilaksanakan Pilkada serentak. Dan hasilnya masyarakat telah memberikan amanah kepada Annisa Suci Ramadhani dan Leli Arni, untuk memimpin penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Dharmasraya lima tahun ke depan. 

“Kepada seluruh komponen masyarakat kami harapkan untuk mendukung sepenuhnya Ibu Annisa Suci Ramadhani dan Ibu Leli Arni.  dalam menjalankan kebijakan pemerintah daerah sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkannya,” himbau Bupati.

Selain itu juga, Bupati menghimbau untuk tetap menjaga rasa kebersamaan dan kekeluargaan, karena kondisi inilah yang menjadi modal utama kita. Betapapun sempurnanya kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah Daerah, tidak akan  berjalan baik tanpa adanya dukungan masyarakat baik sebagai Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiek Pandai, Bundo Kandung, generasi muda.

“Terimakasih dan penghargaan yang tulus kami sampaikan pada para tokoh pemekaran yang hadir pada kesempatan ini, semoga niat baik dari bapak-bapak dan Ibu-ibu  dapat kami lanjutkan,” tegasnya.(elda)

 

MERANTI, LINTASMEDIANEWS.COM

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar memimpin Apel perdana tahun 2025, bertempat di Halaman Kantor Bupati, Senin (6/1/2025).

Dalam pengarahannya, Asmar mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah, para ASN dan honorer atas dedikasi dan kinerjanya selama tahun 2024 lalu.

"Mari kita mulai 2025 ini dengan semangat baru, agar pelayanan kepada masyarakat lebih baik lagi, dan percepatan pelaksanaan pembangunan bisa kita lakukan bersama," ujarnya.

Asmar juga berharap kerja sama seluruh OPD dan ASN di tahun 2025 agar bisa lebih baik lagi dalam melayani masyarakat. 

Selaku kepala daerah, Asmar juga menyampaikan maaf kepada PNS dan honorer, atas beberapa hambatan terkaitan pembayaran hak yang belum dapat dibayarkan pada tahun 2024. Hal itu menurut Asmar, dikarenakan tunda salur dari pemerintah pusat dan provinsi sehingga berdampak terhadap pembayaran beberapa kegiatan. 

"Untuk itu, saya meminta Sekda, Kepala BPKAD, dan,  seluruh staf ahli beserta para Asisten untuk bersama-sama menjaga dan mengawal komitmen yang telah kita sepakati bersama. Hal ini perlu saya sampaikan, agar kawan-kawan PNS dan honorer tidak merasa khawatir," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Plt Bupati Asmar juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Kepulauan Meranti, khususnya atas komitmen memberantas peredaran narkoba di Kepulauan Meranti.

Tidak hanya melaksanakan tugas kepolisian, tetapi juga menciptakan solusi kreatif untuk kebutuhan masyarakat. Diantaranya dengan meningkatkan literasi digital serta melaksanakan perpustakaan keliling dengan membawa berbagai macam buku dan membagikannya kepada anak-anak sebagai bahan bacaan. 

"Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memberikan apresiasi dan penghargaan kepada rekan-rekan kepolisian yang telah meraih prestasi yang gemilang, hal ini kami lakukan, mengingat lokus pengabdian saudara-saudara yang berada di Kabupaten Kepulauan Meranti," terangnya.

Kegiatan dilanjut dengan penyerahan piagam penghargaan oleh Plt Bupati Asmar kepada Kasat Narkoba Polres Kepulauan Meranti, Iptu Suryawan beserta jajaran, Bhabinkamtibmas Desa Sendaur, Brigadir Khairi, dan Bhabinkamtibmas Desa Bokor Aipda Ashobirin. (Nina).


Lintasmedianews.com, Dharmasraya – Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Kerajaan melakukan Anjangsana dalam rangka Hari Ulang Tahun Kabupaten Dharmasraya ke-21. Pada hari Senin, (6/01/25), di Makam Pj Bupati Dharmasraya Pertama, Ahmad Munawar di Kecamatan Koto Padang.

Hadir dalam kegiatan ini adalah Ketua DPRD Dharmasraya, Jemmi Hendra, Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Keluarga dari Almarhum Ahmad Munawar, Ketua LKAAM dan Ketua MUI Kabupaten Dharmasraya, Nini Mamak, Sekda, Staf Ahli, Kepala OPD, Asisten dan undangan lainnya.

Kegiatan ziarah di makam Almarhum Ahmad Munawar merupakan wujud penghormatan pada almarhum. Sebagai seorang pejabat Negara. Dan pamong senior yang telah banyak meletakkan dasar-dasar penyelenggaraan pemerintahan pada awal pemekaran Kabupaten Dharmasraya.  

“Setiap HUT Kabupaten, kegiatan ziarah ini selalu kita laksanakan. Disamping memberikan penghormatan pada almarhum, keluarga dan masyarakat Nagari Koto Padang. Serta mengingatkan kita tentang nilai dan makna pemekaran bagi daerah kita,” kata Bupati.

Penghormatan yang diberikan pada almarhum mengandung makna baik, selaku penyelenggara pemerintahan dan masyarakat untuk daoat mewujudkan cita-cita pemekaran. Dalam bentuk kerja nyata dan memberikan pengabdian pada daerah, atas peran dan fungsi kita di tengah-tengah masyarakat.

Dari data yang ada pelantikan almarhum Ahmad Munawar sebagai pejabat Bupati dilakukan pada tanggal 10 Januari 2004 oleh Gubernur Sumatera Barat. Dalam arti, tiga hari setelah terbentuknya Kabupaten Dharmasraya. Dengan dilantiknya almarhum sudah barang tentu mempunyai keterbatasan dalam segala hal. Namun salah satu kondisi yang dimiliki oleh masyarakat dan para tokoh pemekaran pejabat Bupati harus menyelenggarakan roda pemerintahan daerah. Guna menjawab harapan dan keinginan masyarakat yang termaktub dalam tuntutan pemekaran daerah.

“Kegiatan yang dilakukan saat itu adalah penyusunan struktur organisasi dan tata kerja pemeruntahan daerah. Sekaligus melakukan pengisian pejabat yang akan menjalankan tugas dan fungsi. Sesuai kewenangan pemerintahan daerah, dan menyusun Rencana Pembiayaan Kegiatan Kabupaten (RPKK) tahun 2004,” jelas Bupati.

Sebagai pejabat Bupati, diawal pemekaran masih sangat dirasakan eforia dari pemekaran tersebut. Seakan-akan diawal pemekaran, pemerintahan daerah dituntut untuk memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat. Padahal pemerintah daerah saat itu masih mempunyai keterbatasan. Terutama dalam ketersediaan anggaran dan dokumen pelaksanaan pembangunan di daerah.

“Kami sangat meyakini tertampung harapan masyarakat kepada almarhum Ahmad Munawar. Namun allah berkehendak lain diluar harapan kita. Karena almarhum kurang lebih tiga bulan menjabat sekalu Pj Bupati, hasil karya selama tiga bulan. Dan pemikiran pemikiran almarhum selama tuntutan pemekaran, dan penyelenggaraan pemerintahan yang saat ini dapat dikenang. Sekaligus menjadi nilai bagi kita dalam memberikan pemikiran dan kerja nyata selama ini, dan di masa yang akan datang, 

Informasi yang kami peroleh dari narasumber atau aparatur dan tokoh masyarakat yang mendampingi beliau selama menjabat sebagai Pj Bupati. Terdapat narasi, kalimat yang beliau sampaikan dalam suatu forum antara lain, jangan terlalu berharap terhadap kepemimpinan saya ini. Karena daerah yang baru mekar ini sudah pasti mempuanyai keterbatasan. Namun kita semua harus semangat menyelenggarakan pemerintahan baru ini sebagai bentuk awal dari pemekaran.

“Nilai yang dapat kita petik dari pernyataan beliau ini adalah, dalam suasana keterbatasan, kita semua harus mengabdi dan berbakti kepada daerah. Apapun fungsi yang melekat kepada kita, baik sebagai aparatur, tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, bundo kanduang, generasi muda. Dan lapisan masyarakat lainnya,” tegasnya lagi.

Semangat dan komitmen yang diwariskan oleh Ahmad Munawar haruslah dilanjutkan. Karena 21 tahun kita melaksanakan pemerintahan ini, masih banyak permasalahan-permasalahan dan keinginan masyarakat kita yang belum tercapai.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Dharmasraya, kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Nagari Koto Padang, yang telah melahirkan putra terbaiknya. Dan telah berkontribusi nyata dalam penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Dharmasraya,” pungkas Bupati dua periode tersebut.(elda)



Agam,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) meninjau UPTD Samsat Lubuk Basung,Sabtu (4/1/2025). 

Pada kesempatan tersebut, Muhidi mendorong adanya koordinasi yang maksimal antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk meningkatkan kesadaran terhadap wajib pajak setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah
(HKPD).

"Berlakunya opsen pajak sesuai dengan Undang-Undang HKPD, menggerus Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) lebih kurang Rp 1 triliun. Koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota harus intens agar potensi PAD untuk provinsi juga maksimal," katanya.

Dia menyebut dengan adanya pola opsen pajak,  sistem bagi hasil pendapatan 60 persen langsung ke kabupaten/kota. Persentase tersebut cukup besar, tentunya pendataan objek opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) juga harus maksimal." Ketika datanya bertambah tentu bertambah juga pendapatan, begitupun sebaliknya" katanya.

Selain pendataan opsesn PKB dan BBNKB, lanjut Muhidi, koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota juga harus maksimal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap wajib pajak yang masih 57 persen. Kedepan diharapkan bisa mencapai 80 persen, untuk target tersebut tentu harus ada kiat-kiat yang disepakati bersama dan berdasar hukum.

"Masyarakat yang tidak patuh akan wajib pajak menjadi perhatian pada diskusi dengan Kementerian terkait beberapa waktu lalu, kedepan harus ada kiat-kiat nya untuk mengubah perilaku itu dengan peringatan atau apapun dengan dasar hukum yang jelas," katanya.

Kedatangan Ketua DPRD Sumbar Muhidi disambut langsung oleh Kepala Tata Usaha UPTD Samsat Lubuk Basung Hendri Candra, dikatakannya kesadaran masyarakat Kabupaten Agam khususnya Lubuk Basung dan beberapa daerah sekitar cukup bagus, UPTD Samsat Lubuk Basung mengakomodir pembayaran pajak enam kecamatan, diantaranya Maninjau dan Tiku. Sementara beberapa kecamatan lainya ke UPTD Samsat Bukittinggi.

Dia menyebut potensi PKB UPTD SAMSAT Lubuk Basung mencapai 3,500. Untuk target pendapatan dapat direalisasikan sebesar lebih kurang 97 persen. SAMSAT Lubuk Basung memiliki program unggulan untuk mempermudah masyarakat untuk membayar pajak,yaitu SAMSAT KELILING. SAMSAT Keliling hadir hingga menjangkau daerah yang sulit dijangkau.

"Diharapkan apa yang menjadi penekanan ketua DPRD Sumbar akan diterapkan semaksimal mungkin, sehingga bermuara pada pembangunan daerah yang lebih baik," katanya.(*/st)

MERANTI,Lintas Media News
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar memimpin Apel perdana tahun 2025, bertempat di Halaman Kantor Bupati, Senin (6/1/2025).

Dalam pengarahannya, Asmar mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah, para ASN dan honorer atas dedikasi dan kinerjanya selama tahun 2024 lalu.

"Mari kita mulai 2025 ini dengan semangat baru, agar pelayanan kepada masyarakat lebih baik lagi, dan percepatan pelaksanaan pembangunan bisa kita lakukan bersama," ujarnya.

Asmar juga berharap kerja sama seluruh OPD dan ASN di tahun 2025 agar bisa lebih baik lagi dalam melayani masyarakat. 

Selaku kepala daerah, Asmar juga menyampaikan maaf kepada PNS dan honorer, atas beberapa hambatan terkaitan pembayaran hak yang belum dapat dibayarkan pada tahun 2024. Hal itu menurut Asmar, dikarenakan tunda salur dari pemerintah pusat dan provinsi sehingga berdampak terhadap pembayaran beberapa kegiatan. 

"Untuk itu, saya meminta Sekda, Kepala BPKAD, dan,  seluruh staf ahli beserta para Asisten untuk bersama-sama menjaga dan mengawal komitmen yang telah kita sepakati bersama. Hal ini perlu saya sampaikan, agar kawan-kawan PNS dan honorer tidak merasa khawatir," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Plt Bupati Asmar juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Kepulauan Meranti, khususnya atas komitmen memberantas peredaran narkoba di Kepulauan Meranti.

Tidak hanya melaksanakan tugas kepolisian, tetapi juga menciptakan solusi kreatif untuk kebutuhan masyarakat. Diantaranya dengan meningkatkan literasi digital serta melaksanakan perpustakaan keliling dengan membawa berbagai macam buku dan membagikannya kepada anak-anak sebagai bahan bacaan. 

"Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memberikan apresiasi dan penghargaan kepada rekan-rekan kepolisian yang telah meraih prestasi yang gemilang, hal ini kami lakukan, mengingat lokus pengabdian saudara-saudara yang berada di Kabupaten Kepulauan Meranti," terangnya.

Kegiatan dilanjut dengan penyerahan piagam penghargaan oleh Plt Bupati Asmar kepada Kasat Narkoba Polres Kepulauan Meranti, Iptu Suryawan beserta jajaran, Bhabinkamtibmas Desa Sendaur, Brigadir Khairi, dan Bhabinkamtibmas Desa Bokor Aipda Ashobirin. (Nina).


Lintasmedianews.com, Dharmasraya – Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Dharmasraya ke-21, pada hari Kamis, (6/01/25) di Lapangan Matador Nagari Koto Baru mengatakan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Dharmasraya agar dapat mendukung penuh program dan kinerja Bupati dan Wabup terpilih, Annisa Suci Ramadhani dan Leli Arni.

Karena pada bulan November yang lalu, telah dilaksanakan Pilkada serentak. Dan hasilnya masyarakat telah memberikan amanah kepada Annisa Suci Ramadhani dan Leli Arni, untuk memimpin penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Dharmasraya lima tahun ke depan. 

“Kepada seluruh komponen masyarakat kami harapkan untuk mendukung sepenuhnya Ibu Annisa Suci Ramadhani dan Ibu Leli Arni.  dalam menjalankan kebijakan pemerintah daerah sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkannya,” himbau Bupati.

Selain itu juga, Bupati menghimbau untuk tetap menjaga rasa kebersamaan dan kekeluargaan, karena kondisi inilah yang menjadi modal utama kita. Betapapun sempurnanya kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah Daerah, tidak akan  berjalan baik tanpa adanya dukungan masyarakat baik sebagai Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiek Pandai, Bundo Kandung, generasi muda.

“Terimakasih dan penghargaan yang tulus kami sampaikan pada para tokoh pemekaran yang hadir pada kesempatan ini, semoga niat baik dari bapak-bapak dan Ibu-ibu  dapat kami lanjutkan,” tegasnya.(elda)


Lintasmedianews.com, Dharmasraya – Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuaku Kerajaan memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Dharmasraya ke-21, pada hari Kamis, (6/01/25). Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahunnya di Lapangan Matador Nagari Koto Baru. 

Upacara ini dihadiri oleh Ketua DPRD DHarmasraya, Jemmi Hendra, Bupati Dharmasraya terpilih, Annisa Suci Rahmadani, Wabup terpilih, Leli Arni, Pimpinan DPRD, Forkopimda, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua LKAAM, Ketua MUI, Ketua KONI, Ketua KNPI, Tokoh Pemekaran, Marlon Martua, Sekda, Staf Ahli Asisten dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan dalam rangka HUT  ke-21 Kabupaten Dharmasraya tentunya dengan harapan, upacara yang kita laksanakan akan memotivasi kita untuk tetap memberikan pemikiran dan karya nyata bagi daerah dan masyarakat Kabupaten Dharmasraya.

Dengan tegas juga Bupati mengatakan bahwa upacara kali ini merupakan  upacara terakhir di masa jabatannya, dan amanah kepemimpinan ini telah dijalankan selama 9 Tahun. Dalam masa kepemimpinan kami tentunya banyak hal yang telah diperbuat dan tidak tertutup kemungkinan selama kepemimpinan tersebut terdapat kelemahan dan kekurangan. 

“Maka pada momentum upacara hari ini kepada seluruh tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh pemekaran kami menyampaikan permohonan maaf, sekaligus ucapan terimakasih yang tak terhingga atas dukungan dan partisipasi masyarakat pada saya,” kata Bupati.

Pemekaran daerah otonomi baru, sudah barang tentu mempunyai latar belakang dan sejarah yang panjang, maka tepat kiranya Pemerintah Daerah pada setiap upacara ulang tahun perlu menghadirkan tokoh pemekaran, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai serta seluruh lapisan masyarakat. Agar kita semua dapat mengevaluasi dan merefleksikan secara bersama akan kondisi saat ini dan masa yang akan datang.

Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-21 Kabupaten Dharmasraya di Nagari Koto Baru, karena didasari pada Nagari Koto Baru merupakan salah satu tempat bersejarah atas terjadinya pemekaran Kabupaten Dharmasraya.

“Tema kita tahun ini adalah “Dua Dekade Menuju Dharmasraya Maju, Yang Mandiri dan Berbudaya”. Tema ini diangkat sebagai refleksi atas pelaksanaan kepemimpinan selama 9 Tahun, artinya dapat dilihat apakah kebijakan pemerintahan daerah telah menyentuh dan mengarah pada penciptaan masyarakat yang mandiri dan berbudaya,” terang Bupati.

Sebagai fungsi utama pemerintah daerah yang memberikan pelayanan pada masyarakat untuk untuk mempercepat pencapaian kesejahteraan, maka telah dilaksanakan berbagai aktivitas pembangunan yang lebih menitikberatkan pada pelayanan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan penguatan perekonomian melalui UMKM.
Dalam bidang pendidikan yang diukur melalui Indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dimana pada awal tahun 2016 sebesar 70,25, sedangkan pada tahun 2023 telah berada pada angka 73,04. Kondisi  ini menggambarkan bahwa masyarakat Kabupaten Dharmasraya secara ekonomi, derajat kesehatan dan tingkat pendidikan sudah berada dalam taraf yang baik.

“Peningkatan dimensi pendidikan dilakukan melalui berbagai kebijakan fisik maupun non fisik, seperti sarana pendidikan, Pembangunan Ruang Kelas baru dan penambahan kuantitas maupun kualitas guru yang berstatus PNS maupun P3K. Dalam peningkatan kualitas pendidikan, partisipasi masyarakat dalam mengawasi anak dalam proses belajar sangat kami harapkan, sehingga akan mengurangi anak-anak putus sekolah,” beber Bupati lagi.

Selanjutnya angka harapan hidup masyarakat sampai tahun 2023 menjadi 72,24. Kebijakan yang dilaksanakan oleh Pemerintah daerah diantaranya, Pemerataan layanan kesehatan, dimana sampai tahun 2024 ini daerah sudah memiliki  2 unit Rumah Sakit Umum Daerah dan 15 unit Puskesmas, Poskesri dan polindes yang mencapai 245 unit. 

Dalam pembangunan ekonomi daerah, memang terjadi perlambatan ekonomi, sebagai dampak dari covid-19. Untuk melaksanakan pemulihan perekonomian telah ditempuh berbagai kebijakan termasuk pemuatan UMKM sebagai usaha alternatif bagi masyarakat. 

“Untuk menunjang aktifitas perekonomian masyarakat, telah dibangun berbagai infrastruktur seperti  jalan, jembatan, irigasi, perumahan dan sarana Ke-PU-an lainnya. Pembangunan dan rehabilitasi jalan telah menciptakan dalam kondisi baik telah mencapai 61,31 persen dari panjang jalan kabupaten, begitu juga halnya dengan pembangunan jembatan yang telah  mencapai 14 unit atau sepanjang 276 meter,” tegas Bupati.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam penerangan lampu jalan umum dilaksanakan melalui skema program KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha), dengan pemasangan sebanyak 4.273 titik lampu yang sampai saat ini telah berfungsi secara keseluruhan. 

Dalam menunjang aktivitas perekonomian masyarakat telah dilakukan revitalisasi pasar nagari dan pembangunan pasar rakyat modern yang saat ini sedang dalam proses pembangunan dan diharapkan kehadiran pasar modern ini akan memberikan layanan kepada masyarakat dalam melakukan aktifitas ekonomi.

“Keberhasilan daerah dalam melaksanakan berbagai aktivitas pembangunan tidak terlepas dari kerja keras, keseriusan dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, kondisi seperti itu harus tetap kita pertahankan karena tantangan dan tuntutan masyarakat dimasa yang akan datang akan semakin banyak dan kompleks,” pungkasnya.(elda)

 


MERANTI, LINTASMEDIANEWS.COM

Polres Kepulauan Meranti melaksanakan kegiatan minggu kasih bersama Komunitas suku batak Selatpanjang di Kedai Kopi Abak Jalan Imam Bonjol Kelurahan Selatpanjang Kota Kecamatan Tebing Tinggi, Minggu (05/01/24) pagi.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh AKP J.A Lubis S.H., M. H. yang mewakili Kapolres Meranti AKBP Kurnia Setyawan SH, SIK menjelaskan bahwa kegiatan "Minggu Kasih" ini merupakan program dari Polri yang bertujuan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas dan kerukunan antar pemeluk agama di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti agar tetap aman dan kondusif.

"Melalui pertemuan ini, kita menghimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, khususnya di kota Selatpanjang" 

Polres Meranti menghimbau kepada Komunitas masyarakat suku Batak Kabupaten Kepulauan Meranti terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkoba serta dampak buruk yang ditimbulkannya, terutama di kalangan remaja demi meningkatkan kesadaran masyarakat akan peran pentingnya dalam menentukan masa depan bangsa.

Selain itu, juga mengajak bersama untuk mencegah premanisme, kenakalan remaja, senpi, sajam, handak, narkoba dan hal menonjol yang meresahkan masyarakat.

Dalam interaksi dengan jemaat yang hadir, masyarakat Batak Selatpanjang menyatakan dukungannya terhadap Program Minggu Kasih yang dilakukan Polri, terutama dalam menjaga kerukunan umat beragama dan ketertiban di masyarakat.

"Mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada Polres Kepulauan Meranti atas kesempatan berinteraksi langsung dengan anggota polri untuk menyampaikan keluh kesah terkait keamanan. Masyarakat berharap program ini dapat berkelanjutan.

Kegiatan "Minggu Kasih" berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. (Nina/rls).



PADANG,Lintas Media News
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Sumatera Barat (Sumbar) Nanda Satria mengatakan.Guna menekan angka penyebaran HIV/AIDS di Kota Padang,pemerintah harus aktif mengedukasi masrakat tentang bahaya penyakit masyarakat (Pekat).

Menurut Nanda, yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Kota Padang ini, media publikasi pemerintah, seperti baliho atau videotron, seharusnya digunakan untuk mengampanyekan bahaya HIV/AIDS dengan mencantumkan faktor pemicu, seperti LGBT dan penyalahgunaan narkotika.

“Ke depan, baliho atau videotron milik pemerintah daerah harus memuat konten edukasi tentang bahaya Pekat. Jangan hanya menampilkan foto kepala daerah saja,” ujar Nanda.

Ia menambahkan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting untuk mendukung pemberantasan Pekat. “Ketika masyarakat saling menjaga, pemberantasan Pekat yang memicu penyebaran HIV/AIDS akan menjadi lebih mudah. Pemerintah tidak bisa menyelesaikan persoalan ini sendirian,” katanya.

Nanda juga menyebutkan bahwa DPRD Sumbar sedang mengkaji kemungkinan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) terkait LGBT, mengacu pada daerah lain di Sumbar yang telah memiliki Perda serupa. “Pemerintah daerah harus merancang strategi bersama masyarakat untuk menyelesaikan persoalan ini secara efektif,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Srikurnia Yati, mengungkapkan bahwa dari total 308 kasus HIV di Padang, 166 kasus (53,8 persen) berasal dari luar kota, sementara 142 kasus (46,2 persen) lainnya ber-KTP Padang.

Kecamatan Koto Tangah mencatat angka kasus tertinggi dengan 40 kasus, diikuti Kecamatan Lubeg dengan 22 kasus. Kecamatan Lubuk Kilangan menjadi wilayah dengan angka kasus terendah, hanya 4 kasus.

Lebih dari separuh kasus menyerang individu berusia produktif, yaitu antara 24 hingga 45 tahun. “Perilaku Lelaki Seks Lelaki (LSL) menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya angka HIV di Kota Padang,” jelas dr. Srikurnia.

Meskipun jumlah kasus HIV di tahun 2024 sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya, dr. Srikurnia menegaskan bahwa penyebaran virus ini tetap menjadi masalah serius yang membutuhkan perhatian besar dari berbagai pihak.
(Humas DPRD Sumbar)



Padang,Lintas Media News
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Evi Yandri Rajo Budiman yang juga Ketua Indonesia Karate-Do (INKADO) Pengprov Sumbar  membuka secara resmi kegiatan Gashuku dan Ujian Kyu Tahun 2025,di kawasan wisata Sungai Lareh Kota Padang.Jumat (3/1/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 650 karate-ka dari berbagai dojo di Sumatera Barat dan dijadwalkan berakhir pada Minggu, 5 Januari 2025.

Dalam sambutannya, Evi Yandri mengapresiasi antusiasme tinggi para peserta dan menekankan pentingnya nilai-nilai disiplin, kerja keras, dan kebersamaan yang diajarkan melalui karate.

“Karate bukan hanya tentang penguasaan teknik bela diri, tetapi juga pembentukan karakter dan mental yang kuat. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi seluruh peserta untuk terus berkembang dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional,” ujar Evi Yandri.

Evi Yandri juga berharap bahwa melalui kegiatan ini, generasi muda dapat terbentuk menjadi pribadi yang berkarakter, berwawasan luas, dan memiliki semangat juang dalam mengembangkan diri.

“Kegiatan ini bukan sekadar mengasah teknik, keterampilan, atau kekuatan fisik para karate-ka. Lebih dari itu, kegiatan ini bertujuan mengasah mental, disiplin, dan moral mereka, sehingga dapat terbentuk generasi yang berkarakter, rendah hati, penuh rasa hormat, serta memiliki rasa percaya diri dan harga diri. Melalui pelatihan dan kompetisi seperti ini, karate-ka belajar melampaui batas dan mengatasi tantangan untuk mencapai kesuksesan dalam kehidupan,” jelasnya.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan wisata Sungai Lareh ini diharapkan mampu menjadi ajang pembentukan karakter generasi muda yang tangguh dan bermanfaat bagi kemajuan olahraga karate di Sumatera Barat. (*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.