Limapuluh Kota,Lintas Media News
Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Limapuluh Kota , Sumatera Barat sejak beberapa waktu terakhir, menggugah simpati banyak pihak. 

Tidak terkecuali Pertamina dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). 

Di sela-sela satgas monitoring ketersediaan BBM di SPBU-SPBU Wilayah Sumatera Barat, Pertamina menyerahkan bantuan berupa kebutuhan sembako untuk korban banjir yang berada di posko BPBD Limapuluh Kota, bantuan diterima langsung oleh Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt Bandaro Rajo.

“Atas nama keluarga besar PT Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas, kami turut berduka pak Bupati,” kata Sales Area Manager (SAM) Pertamina Sumbar Narotama Aulia Fazri , saat menyerahkan bantuan yang diterima oleh Safaruddin Dt Bandaro Rajo di Posko BPBD Limapuluh Kota, Pusat Kota Payakumbuh Rabu (27/12).

Selain Narotama, hadir dalam kegiatan ini Koordinator Pengaturan BBM BPH Migas Anwar Rofiq , SBM Pertamina Patra Niaga Rayon IV Sumbar Yudhistira dan sejumlah pengurus Hiswana Migas Sumbar.

Menurut Narotama, pihaknya sepekan lalu juga mengucurkan bantuan sembako di Tarantang, Kecamatan Harau.
“Sekalian melaporkan kepada pak Bupati dan semua instansi terkait di Limapuluh Kota, dalam beberapa hari ke depan kami juga akan kucurkan bantuan sembako untuk korban banjir di Pangkalan dan Kapur IX. Jadi ada tiga tahapan bantuan,” sambung Narotama.

Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo mengaku haru, dengan kepedulian Pertamina, Hiswana Migas dan BPH Migas. Menurut Safaruddin, BUMN satu-satunya dan pertama membantu itu adalah Pertamina.

“Kalau kurang luas telapak tangan, ungkapan terimakasih ini kami terima dengan alam Luak Limopuluah,” kata Bupati pilihan rakyat itu.

Diakui Safaruddin, akibat bencana di Limapuluh Kota, kerugian ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah. Ada ribuan rumah warga terdampak. Termasuk rumah ibadah, kemudian lahan persawahan, perkebunan, hewan ternak warga.

“Di jalan Sumbar-Riau yang kemarin putus total, juga ada korban jiwa meninggal dunia satu orang. Ini sangat memukul kami,” sambung Safarudin. 

Menyambung pernyataan Bupati tersebut, Narotama menjelaskan bahwa tugas Pertamina dalam menyalurkan energi ke masyarakat tetap berlangsung dengan menggunakan skema distribusi Alternatif, dimana pasokan BBM akan di supplai dari Fuel Terminal Siak, Riau. Sebelumnya di saat kondisi jalur normal, pasokan BBM ke wilayah Limapuluh Kota di suplai dari Fuel Terminal Teluk Kabung, Padang. “Memang akan menempuh jarak yang lebih panjang dan waktu yang lebih lama, tetapi Pertamina tetap berkomitmen menyalurkan energi sepenuh hati, apalagi saat ini memasuki masa Satgas Libur Tahun Baru, dimana Masyarakat banyak yang sedang pulang kampung,” tukas Narotama. 

Sementara itu, koordinator BBM  BPH Migas Anwar Rofiq mengucapkan duka sedalam-dalamnya atas bencana di Limapuluh Kota. “Tadinya kami ada kegiatan monitoring, begitu dapat kabar bencana di Limapuluh Kota, kami langsung bergerak ke sini. Salam dari keluarga besar BPH Migas,” Kata Rofiq. (*)
 
Top