Padang Pariaman, Lintas Media
Di Kenegarian Kayu Tanam Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Pariaman Dinas Perdagangan,Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM (Disdagnakerkop) sejalan dengan dewan kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) menggelar pertemuan sehari, yang bertempat di Dempo Anailand Resort tepatnya di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam padaKamis (14/12)
Kepala Disdagnakerkop UMKM Padang Pariaman dan Sekretaris Harmen Aminudin, Kabid UMKM Ade Mahriyal Putra, Kabid Perdagangan H. Amril, dan juga nampak kehadiran Plt DPMPTP Rifki Mon rizal juga nara sumber pada hari itu. Sekali gus acara di buka oleh Ny. Ita Suhatri bur sebagai ketua TP PKK Kabupaten Padang Pariaman.
Pertemuan sehari tersebut berlansung dengan sukses,dengan jumlah 50 peserta perwakilan dari 17 kecamatan yang ada Kabupaten Padang Pariaman.
Pelatihan tersebut di gelar guna menumbuhkan kembang minat pengusaha UNKM dan menjadikan pelatihan ini sebagai inovasi produk dan meningkatnya tata cara strategi pemasaran setiap pelaku UMKM untuk hasil produk mereka, dan mencari tempat marketnya (pemasarannya) yang tepat.
Kepada Media ini selepas isoma, Kadis Disnagkerkop Jon Kenedi sangat senang dan bangga dengan peserta yang ikut pelatihan UMKM ini, mereka mengikuti Sosialisasi penuh semangat, dengan arti kata mereka tidak ada yang izin, tidur (istirahat), di awal sampai selesai, jumlahnya tidak satu yang berkurang, banding dengan peserta pelatihan lainya ujar Kadis tersebut.
Ditambahkannya hasil UMKM ada yang berupa makanan, kerajinan tangan, tikar, ada juga Tas dari rajutan atau benang.
Adapun kendala yang sering muncul bagi pengusaha UNKM itu sulitnya mendapatkan tambahan modal, disamping itu juga tempat pemasaran yang terbatas imbuhnya.
Selesai jam istirahat wejangan sosialisi dilanjutkan dengan penyajian materi oleh Kabit UMKM Ade Mahriyal Putra, di sela waktu jam 14.00,tak kelihatan peserta yang mengantuk, dalam penyampaian materi Kabit mengajak peserta dengan sloro, yang membuat tawa di siang itu.
Selanjutnya dalam pertemuann tersebut Kabit berharap pada peserta suatu saat nanti perserta pun sudah bisa jadi narasumber pintanya. (Len)