Pasamanbarat, Lintasmedia News-- Polres Pasaman Barat, Polda Sumatera Barat bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat dan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Barat menggelar inspeksi mendadak (sidak) dalam rangka penertiban pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh Tim Satgas BBM di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Kamis (4/6/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Pasaman Barat Kompol Farel Haris dan melibatkan unsur pemerintah daerah, kejaksaan, Pertamina, serta jajaran Polres Pasaman Barat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Koperindag Pasaman Barat Agusli, Kabid Koperindag Iskandar, Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah (PPUD) Saparuddin, Kasubsi Penuntutan, Eksekusi dan Eksaminasi Christofer Pratama, Kasat Intelkam Polres Pasaman Barat AKP Boby Sandra, Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, Kanit Paminal Ipda Algino Ganaro, serta Chekher SBM 1 BBM Pertamina Wilayah Sumbar Suroto H. Prayogo.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kabag Ops Kompol Farel Haris menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah antisipasi terhadap kelangkaan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah Kabupaten Pasaman Barat.
Menurutnya, sidak tersebut merupakan respons langsung atas keluhan masyarakat yang ramai diperbincangkan di media sosial terkait kelangkaan BBM bersubsidi, khususnya jenis solar, serta sering terjadinya antrean panjang di sejumlah SPBU.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memantau secara langsung proses distribusi BBM di lapangan sekaligus merespons keluhan masyarakat yang muncul dalam beberapa waktu terakhir. Kami ingin memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai aturan. Saat ini kami masih sebatas memberikan imbauan dan peringatan keras kepada pengelola SPBU maupun konsumen," ujar Kompol Farel Haris.
Kabag Ops menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Kepolisian dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat serta mencegah praktik-praktik ilegal yang dapat merugikan publik.
Selain melakukan pengecekan terhadap proses distribusi BBM, tim gabungan juga memberikan imbauan kepada pengusaha SPBU agar tidak melakukan kecurangan yang dapat merugikan konsumen maupun masyarakat luas.
Dalam sidak tersebut, petugas turut melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kendaraan yang sedang mengantre di SPBU. Pemeriksaan dilakukan dengan mengecek QR Code dan kondisi tangki kendaraan guna mengantisipasi penggunaan tangki siluman maupun tangki modifikasi yang berpotensi digunakan untuk menyalahgunakan BBM bersubsidi.
Sementara itu, Chekher SBM 1 BBM Pertamina Wilayah Sumbar, Suroto H. Prayogo mengatakan bahwa Pertamina telah membentuk satuan tugas khusus guna mengawasi pendistribusian BBM bersubsidi agar tepat sasaran.
"Kami dari pihak Pertamina sudah memberikan imbauan kepada pengusaha SPBU agar tidak memberikan BBM bersubsidi kepada kendaraan yang memiliki QR Code ganda atau melakukan pengisian BBM dalam jumlah yang tidak wajar," katanya.
Ia menjelaskan bahwa pembelian BBM subsidi telah dibatasi melalui sistem yang terintegrasi dengan QR Code. Oleh karena itu, petugas SPBU memiliki peran penting untuk melakukan verifikasi langsung terhadap pengguna QR Code saat melakukan transaksi pembelian BBM.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Koperindag Pasaman Barat Agusli menyebutkan bahwa kegiatan sidak tersebut dilaksanakan atas arahan langsung Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, yang meminta seluruh unsur terkait turun ke lapangan guna memastikan distribusi BBM tetap aman, lancar dan terkendali.
"Atas arahan Bapak Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, kami diminta segera melakukan pemantauan dan sidak langsung ke SPBU untuk memastikan pasokan BBM aman serta distribusinya berjalan lancar dan tepat sasaran," ujarnya.
Menurut Agusli, pemerintah daerah ingin memastikan dua hal utama dalam pengelolaan BBM di Pasaman Barat, yakni ketersediaan pasokan dan pemerataan distribusi kepada masyarakat.
"Kita ingin memastikan pasokan BBM tersedia dan pendistribusiannya benar-benar merata kepada masyarakat. Pemerintah tidak ingin masyarakat terbebani atau menjadi korban dari penyalahgunaan pengelolaan BBM di SPBU," tegasnya.
Agusli menambahkan, langkah cepat tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas distribusi energi di daerah, terlebih di tengah kondisi geopolitik global yang turut memengaruhi sektor energi dan distribusi BBM secara nasional.
Dalam sidak yang dilakukan di SPBU Batang Toman, Kecamatan Pasaman, serta SPBU Sarik, Kecamatan Luhak Nan Duo, tim gabungan menyoroti potensi praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi, seperti modus lansir menggunakan jeriken tanpa izin maupun pengisian berulang menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi tangkinya.
Petugas juga mengingatkan operator SPBU agar lebih selektif dalam melayani konsumen dan senantiasa mematuhi aturan penyaluran BBM bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku.
Polres Pasaman Barat menegaskan bahwa apabila di kemudian hari ditemukan adanya praktik penimbunan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi, maka akan dilakukan penindakan tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Melalui kegiatan sidak tersebut, diharapkan distribusi BBM bersubsidi di Kabupaten Pasaman Barat dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. (***)
PADANG, Lintasmedia News— SMP Semen Padang kembali membuktikan kualitas pendidikan dengan meraih prestasi gemilang pada pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Sekolah (ASAS) Tahun 2026. Dalam asesmen yang berlangsung pada 18–22 Mei 2026 tersebut, SMP Semen Padang berhasil menempati peringkat ke-10 dari 101 SMP negeri dan swasta di Kota Padang berdasarkan capaian nilai sekolah terbaik.
Pencapaian sekolah binaan CSR PT Semen Padang yang berada di bawah naungan Yayasan Igasar Semen Padang itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh warga sekolah, karena diraih di tengah persaingan yang ketat dengan berbagai sekolah unggulan di Kota Padang.
"Alhamdulillah, kami bangga bisa masuk 10 besar ASAS. Hasil ini sekaligus menegaskan konsistensi SMP Semen Padang dalam menjaga mutu pendidikan dan meningkatkan kualitas pembelajaran dari tahun ke tahun," kata Kepala SMP Semen Padang, April Chan, Rabu (3/6/2026).
Selain masuk 10 besar ASAS, April Chan melanjutkan, hasil ASAS 2026 juga menempatkan empat mata pelajaran di SMP Semen Padang pada posisi unggul, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Pendidikan Agama Islam (PAI).
"Untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, SMP Semen Padang menempati peringkat ke-3 di antara seluruh SMP negeri dan swasta peserta asesmen di Kota Padang. Kemudian, untuk mata pelajaran Matematika berada pada peringkat ke-4, IPA peringkat ke-6, dan PAI peringkat ke-9," bebernya.
Keberhasilan sekolah, sebut April Chan, juga semakin lengkap dengan prestasi sejumlah siswa yang berhasil meraih nilai sempurna pada mata pelajaran yang diujikan di ASAS. Pada mata pelajaran Bahasa Inggris, kata dia, dua siswa SMP Semen Padang, yakni Devin Mirza Arkana dan Muhammad Irsyadinnas Al Faruq, berhasil memperoleh nilai 100.
Sementara itu, pada mata pelajaran Matematika, siswa atas nama Muhammad Lutfi Faith Syawal juga sukses meraih nilai sempurna 100. Capaian ketiga siswa ini menunjukkan kemampuan akademik siswa yang sangat baik, sekaligus menjadi bukti keberhasilan proses pembelajaran yang diterapkan di sekolah.
"Nilai sempurna yang diraih ketiga siswa ini tidak hanya mencerminkan kecerdasan dan ketekunan mereka dalam belajar, tetapi juga hasil dari pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh para guru," ujarnya.
Ketua Yayasan Igasar Semen Padang, Hasfi Rafiq, mengapresiasi keberhasilan yang diraih SMP Semen Padang. Menurutnya, sejumlah prestasi tersebut menunjukkan bahwa kualitas akademik SMP Semen Padang tidak hanya terfokus pada satu bidang studi tertentu, tetapi merata pada berbagai mata pelajaran.
"Kami bangga atas prestasi yang diraih SMP Semen Padang. Prestasi tersebut menjadi indikator keberhasilan sekolah dalam mengembangkan kompetensi siswa secara menyeluruh, baik pada bidang bahasa, sains, matematika, maupun pendidikan karakter dan keagamaan," katanya.
Menurutnya, keberhasilan yang diraih SMP Semen Padang tidak terlepas dari kerja keras seluruh elemen sekolah. Mulai dari pimpinan sekolah yang terus mendorong peningkatan mutu pendidikan, para guru yang konsisten memberikan pembelajaran terbaik, hingga para siswa yang menunjukkan semangat belajar tinggi.
Di samping itu, dukungan orang tua atau wali murid juga menjadi faktor penting dalam mendorong keberhasilan siswa selama mengikuti proses pendidikan.
"Kami berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempertahankan budaya berprestasi yang telah terbangun selama ini," pungkasnya.
Seperti diketahui, SMP Semen Padang adalah sekolah berakreditasi A di Kota Padang yang berlokasi di lingkungan PT Semen Padang. Berdiri sejak 1971, SMP Semen Padang merupakan salah satu satuan pendidikan di bawah Semen Padang Schools, Yayasan Igasar Semen Padang, sebagai bentuk komitmen sosial dan tanggung jawab PT Semen Padang untuk menyediakan pendidikan berkualitas bagi lingkungan perusahaan.
Hingga saat ini, Semen Padang Schools mengelola enam satuan pendidikan yang mencakup berbagai jenjang, mulai dari pendidikan usia dini hingga menengah kejuruan. Satuan pendidikan yang dikelola antara lain TK Semen Padang, SD Semen Padang, SD Bustanul Ulum Semen Padang, SMP Semen Padang, SMA Semen Padang, dan SMK Semen Padang. (*)
Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar Welcome Dinner International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 Rabu (03/06). Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan 100 Tahun Jam Gadang tersebut berlangsung di halaman Balai Kota Bukittinggi.
Ketua International Minangkabau Literacy Festival (IMLF), Sastri Bakry, memberikan apresiasi pada Pemerintah Kota Bukittinggi dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya IMLF ke-4 dalam rangka peringatan 100 Tahun Jam Gadan. Menurutnya, Kesuksesan pelaksanaan IMLF merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, akademisi, pegiat literasi, media, relawan hingga delegasi dari berbagai negara.
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dalam sambutannya menyatakan, Bukittinggi merupakan kota bersejarah yang memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Sejak ditetapkan hari lahirnya pada 22 Desember 1784, Bukittinggi berkembang sebagai pusat perdagangan, pendidikan, perjuangan dan peradaban di Minangkabau.
Ia mengungkapkan, peringatan 100 Tahun Jam Gadang bukan sekadar memperingati usia sebuah bangunan, tetapi menjadi momentum memperkuat diplomasi budaya, pelestarian sejarah, serta memperkenalkan Bukittinggi sebagai kota sejarah dan destinasi wisata dunia.
Selanjutnya, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyampaikan, penyelenggaraan International Minangkabau Literacy Festival tahun 2026 ini menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan 100 tahun Jam Gadang. Masyarakat Minangkabau memiliki tradisi literasi yang kuat melalui filosofi alam takambang jadi guru, yang melahirkan banyak tokoh nasional di bidang pendidikan, sastra dan kebangsaan.
Mahyeldi menegaskan, literasi merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan.
"IMLF menjadi wadah membangun jejaring global, memperkuat persahabatan antarbangsa, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai luhur budaya Minangkabau kepada dunia," ujarnya (Sandra)
PADANG, Lintasmedia News– Komitmen SMP Semen Padang dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan mendukung tumbuh kembang peserta didik membuahkan hasil membanggakan. Sekolah binaan CSR PT Semen Padang itu sukses meraih penghargaan Stratifikasi Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) Tingkat Kota Padang Tahun 2025 untuk kategori Standar.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang berlangsung di Balai Kota Padang, 1 Juni 2026. Penghargaan dari Pemerintah Kota Padang itu diterima oleh Kepala SMP Semen Padang, April Chan.
Kepala SMP Semen Padang, April Chan, mengatakan penghargaan tersebut merupakan pencapaian penting bagi SMP Semen Padang. Sebab, proses penilaian dilakukan secara berjenjang dan melibatkan berbagai unsur terkait, mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat kota.
“Alhamdulillah, SMP Semen Padang berhasil meraih penghargaan Stratifikasi UKS/M Tingkat Kota Padang Tahun 2025 kategori Standar. Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh warga sekolah dalam menjalankan berbagai program kesehatan dan menjaga lingkungan sekolah tetap sehat,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Sebelum mengikuti penilaian tingkat kota, SMP Semen Padang terlebih dahulu mengikuti seleksi tingkat kecamatan. Pada tahap tersebut, tim penilai yang terdiri atas Camat Lubuk Kilangan dan Kepala Puskesmas Lubuk Kilangan melakukan verifikasi terhadap berbagai aspek yang menjadi indikator penilaian UKS.
Dari hasil penilaian tersebut, SMP Semen Padang dinyatakan memenuhi kriteria dan berhak mewakili Kecamatan Lubuk Kilangan untuk mengikuti penilaian tingkat Kota Padang.
“Setelah melalui seleksi tingkat kecamatan, SMP Semen Padang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti penilaian tingkat kota,” katanya.
April Chan mengungkapkan, penghargaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMP Semen Padang. Pasalnya, pada tahun ini hanya dua sekolah yang berhasil memperoleh penghargaan Stratifikasi UKS/M kategori Standar di tingkat Kota Padang, yaitu SMP Semen Padang dan SMP Negeri 2 Padang.
Ia menjelaskan, penilaian Stratifikasi UKS/M tidak hanya berfokus pada kelengkapan fasilitas kesehatan yang dimiliki sekolah, tetapi juga mencakup pelaksanaan program kesehatan, pendidikan kesehatan bagi siswa, serta kondisi lingkungan sekolah secara menyeluruh.
Dari sisi sarana dan prasarana, SMP Semen Padang dinilai memiliki fasilitas UKS yang memadai. Ruang UKS tersedia secara terpisah untuk siswa laki-laki dan perempuan. Masing-masing ruangan dilengkapi dua tempat tidur untuk penanganan awal bagi siswa yang mengalami gangguan kesehatan saat berada di sekolah.
Selain itu, sekolah juga menyediakan berbagai perlengkapan penunjang layanan kesehatan, seperti timbangan berat badan, alat pemeriksaan kesehatan mata, perlengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), alat pengukur tekanan darah, tandu, serta sejumlah fasilitas kesehatan lainnya yang mendukung pelayanan UKS.
“Fasilitas UKS menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian. Namun, yang tidak kalah penting adalah bagaimana fasilitas tersebut dimanfaatkan untuk mendukung kesehatan siswa melalui berbagai program yang terencana dan berkelanjutan,” jelasnya.
Selain fasilitas kesehatan, tim penilai juga mengevaluasi berbagai program UKS yang telah dijalankan sekolah. Program tersebut mencakup kegiatan edukasi kesehatan, pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pemantauan kesehatan siswa, hingga upaya menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Menurut April Chan, keberadaan UKS tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan kesehatan sederhana bagi siswa, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter yang menanamkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat sejak usia dini.
“Melalui UKS, siswa tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan, tetapi juga belajar untuk membiasakan diri hidup sehat, menjaga kebersihan, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Nilai-nilai inilah yang terus kami tanamkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah,” katanya.
Ke depan, SMP Semen Padang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan UKS dan mengembangkan berbagai program kesehatan yang lebih inovatif. Sekolah juga berupaya mempertahankan standar yang telah dicapai sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan belajar agar semakin sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta didik.
Ketua Yayasan Igasar Semen Padang, Hasfi Rafiq, mengatakan penghargaan Stratifikasi UKS/M Tingkat Kota Padang Tahun 2025 tersebut menjadi bukti nyata bahwa upaya membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah mampu menghasilkan prestasi sekaligus memberikan manfaat bagi seluruh warga sekolah.
“Kami bangga atas penghargaan yang diraih SMP Semen Padang. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lainnya yang berada di bawah naungan Yayasan Igasar Semen Padang untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan UKS sebagai bagian penting dalam mendukung proses pendidikan yang berkualitas,” katanya.
SMP Semen Padang merupakan sekolah berakreditasi A di Kota Padang yang berlokasi di lingkungan PT Semen Padang. Berdiri sejak 1971, sekolah binaan CSR PT Semen Padang ini fokus pada keunggulan akademik, pendidikan karakter, serta memiliki lingkungan Adiwiyata yang asri.
SMP Semen Padang merupakan salah satu satuan pendidikan di bawah Semen Padang Schools (Yayasan Igasar Semen Padang) sebagai bentuk komitmen sosial dan tanggung jawab PT Semen Padang dalam menyediakan pendidikan berkualitas bagi lingkungan perusahaan.
Hingga saat ini, Semen Padang Schools mengelola enam satuan pendidikan yang mencakup berbagai jenjang, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga menengah kejuruan. Satuan pendidikan yang dikelola antara lain TK Semen Padang, SD Semen Padang, SD Bustanul Ulum Semen Padang, SMP Semen Padang, SMA Semen Padang, dan SMK Semen Padang.