Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 


PADANG, Lintasmedia News (11/5/2026) — PT Semen Padang menyabet penghargaan Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS Tahun 2025 kategori Gold dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia. Penghargaan untuk perusahaan semen pertama di Asia Tenggara yang juga merupakan anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk itu ditandatangani langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli pada Februari 2026.


Penghargaan diserahkan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar Ahmad Zakri, didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat Firdaus Firman, dalam apel pagi yang digelar di Lapangan Kantor Disnakertrans Provinsi Sumatera Barat, Senin (11/5/2026). Penghargaan diterima manajemen PT Semen Padang yang diwakili Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar Ahmad Zakri menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai aktif dan konsisten melakukan upaya pencegahan serta penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja.


Menurutnya, dunia usaha memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya kesehatan pekerja, termasuk dalam upaya menghapus stigma terhadap orang dengan HIV/AIDS di tempat kerja.


“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi bentuk pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menghadirkan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan manusiawi. Upaya pencegahan HIV/AIDS di tempat kerja membutuhkan konsistensi, edukasi berkelanjutan, serta dukungan kebijakan perusahaan,” ujarnya.


Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat Firdaus Firman turut menyampaikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang menunjukkan kepedulian tinggi terhadap program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS.


Ia menilai keterlibatan aktif dunia industri menjadi bagian penting dalam mendukung agenda kesehatan nasional sekaligus memperkuat perlindungan tenaga kerja.


Penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong perusahaan dan institusi untuk lebih aktif menjalankan program kesehatan kerja berbasis edukasi, pencegahan, perlindungan, serta kebijakan nondiskriminatif terhadap pekerja yang hidup dengan HIV/AIDS.


Program tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 68 Tahun 2004 tentang Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di Tempat Kerja. Regulasi ini menegaskan pentingnya keterlibatan perusahaan dalam membangun sistem perlindungan tenaga kerja yang inklusif dan berkelanjutan.


Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, mengatakan penghargaan predikat Gold yang diterima perusahaan merupakan hasil dari konsistensi PT Semen Padang dalam menjalankan berbagai program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS secara terstruktur dan berkelanjutan.


Perusahaan telah menempatkan pengendalian HIV/AIDS ke dalam kebijakan resmi perusahaan sebagai bagian dari implementasi kesehatan dan keselamatan kerja.


Selain itu, PT Semen Padang juga telah membentuk Komite Pencegahan dan Penanggulangan (P2) HIV/AIDS yang bertugas mengawal pelaksanaan program edukasi, sosialisasi, hingga pendampingan di lingkungan kerja.


“Komitmen perusahaan tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi diwujudkan melalui berbagai program nyata yang menyentuh pekerja secara langsung. Kami percaya bahwa edukasi dan keterbukaan informasi menjadi kunci utama dalam pencegahan HIV/AIDS,” kata Idris.


PT Semen Padang secara rutin melaksanakan sosialisasi dan seminar kesehatan terkait HIV/AIDS kepada lebih dari 75 persen karyawan organik maupun tenaga outsourcing.


Tidak hanya di internal perusahaan, edukasi mengenai HIV/AIDS juga dilakukan PT Semen Padang melalui kegiatan penyuluhan di sekolah-sekolah dan masyarakat sekitar sebagai bagian dari kontribusi sosial perusahaan dalam meningkatkan kesadaran.


Dalam mendukung efektivitas program, PT Semen Padang juga memiliki instruksi kerja khusus terkait pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja, serta menyediakan pusat layanan konseling melalui Unit Kesehatan Kerja (UKK).


Perusahaan juga menjalin kerja sama dengan Puskesmas Lubuk Kilangan melalui nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) terkait layanan HIV/AIDS.


PT Semen Padang menyiapkan dukungan anggaran khusus untuk memastikan seluruh program berjalan optimal. Selain itu, evaluasi terhadap efektivitas program juga dilakukan secara berkala melalui survei dan kuesioner kepada karyawan. (*)

 

Pasamanbarat, Lintasmedia News –Polres Pasaman Barat melaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kabag Ren pada Sabtu (9/5/2026) pagi di lapangan apel Mako Polres setempat. Upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik.


Kegiatan sertijab digelar sebagai bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat tata kelola, dan menjaga kesinambungan pelayanan Polri kepada masyarakat. 

Suasana upacara berlangsung penuh khidmat dengan dihadiri para pejabat utama Polres Pasaman Barat, Ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Barat Ny. Panca Agung, para Kapolsek jajaran, serta para pengurus Bhayangkari.


Dalam kesempatan tersebut, jabatan Kabag Ren resmi diserahterimakan dari Kompol Muzhendra kepada AKP Evo Nosara yang sebelumnya menjabat Kasubbagstrajemen dan RB Bag Ren Polres Pasaman Barat. Selanjutnya, Kompol Muzhendra akan mengemban tugas sebgai Wakapolres Pasaman, Polda Sumbar.


Upacara sertijab ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumbar Nomor: ST/309/IV/KEP/2026 tanggal 2 Mei 2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di lingkungan Polda Sumatera Barat.


Upacara berlangsung sesuai tahapan prosesi seremonial Polri, mulai dari pembacaan Keputusan Kapolda Sumbar, pengambilan sumpah jabatan yang didampingi rohaniawan, hingga penandatanganan berita acara serah terima jabatan, dan penandatanganan Pakta Integritas.


Kapolres Pasaman Barat dalam arahannya mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan kontribusi selama mengemban tugas, serta menyampaikan harapan kepada pejabat baru agar segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program kerja dengan penuh tanggung jawab.


“Mutasi jabatan adalah bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi. Kita berharap pejabat baru dapat bekerja dengan integritas, menjaga soliditas, serta memberi energi baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat,” ujarnya.


Setelah upacara resmi ditutup, rangkaian dilanjutkan dengan kegiatan kenal pamit di aula Tatag Trawang Tungga, foto bersama serta pemberian ucapan selamat dari Kapolres, pejabat utama, dan seluruh peserta personel Polres Pasaman Barat kepada pejabat yang baru dilantik. (HumasResPasbar)



Padang,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi memimpin Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian tanggapan Gubernur terhadap Ranperda Perubahan Perda Nomor 2 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan serta Ranperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, sekaligus penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda Penyelenggaraan Jalan Provinsi, Senin (11/6/2026) di ruang Sidang Utama DPRD Sumbar.

Muhidi yang didampingi wakil ketua Iqra Chissa dan Nanda Satria, Sekwan Maifrizon, Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Dahrul Idris menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Daerah atas capaian pertumbuhan ekonomi daerah pada triwulan I tahun 2026 sebesar 5 07% berdasarkan data Badan Pusat Statistik. 

Capaian tersebut merupakan indikator penting yang menunjukkan bahwa roda pembanqunan daerah bergerak secara positif di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian dan proses pemulihan pascabencana yano masih berlangsung pada saat ini.

Pertumbuhan ekonomi ini tentu tidak hadir dengan sendirinya, melainkan melalui kerja keras, konsistensi kebijakan, penquatan tata kelola pemerintahan, serta sinerg antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat.
"Kami memandang bahwa capaian ini menjadi modal strategis untuk memperkuat daya saing daerah, meningkatkan investasi, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," ujar Muhidi

Dalam rapat tersebut. seluruh fraksi DPRD Sumbar menyampaikan berbagai catatan, kritik, dan masukan terkait kondisi infrastruktur jalan, tata kelola regulasi, hingga pemerataan pembangunan di daerah.

Fraksi PDI Perjuangan-PKB menekankan pentingnya sinkronisasi pembangunan jalan dengan proyek strategis nasional, peningkatan anggaran infrastruktur, serta pemerataan pembangunan hingga daerah terisolir seperti Kepulauan Mentawai. Fraksi juga menyoroti tingginya kerusakan jalan akibat kendaraan ODOL dan mendorong peningkatan alokasi pajak kendaraan untuk infrastruktur jalan.

Fraksi NasDem menyoroti lemahnya pengawasan kendaraan bertonase berlebih, keterbatasan anggaran, serta ketimpangan pembangunan antarwilayah. NasDem juga meminta kejelasan mekanisme sanksi penanganan darurat infrastruktur serta percepatan pembangunan jalan vital seperti kawasan Sicincin.

Fraksi Golkar menilai persoalan utama infrastruktur terletak pada arah kebijakan anggaran dan lemahnya penegakan aturan ODOL. Golkar juga menyoroti banyaknya ruas jalan rusak serta minimnya fasilitas keselamatan seperti rambu dan penerangan jalan.
Fraksi PKS menegaskan jalan sebagai urat nadi ekonomi dan menekankan pentingnya keselamatan serta mitigasi bencana, PKS juga menyoroti lemahnya pengawasan Rumija, keterbatasan pemeliharaan jalan, serta perlunya sanksi tegas terhadap pelanggaran muatan kendaraan.

Fraksi Gerindra menyoroti data kerusakan jalan yang masih tinggi serta belum teqasnya kewajiban perusahaan pengguna jalan. Gerindra juga meminta penguatan audit jalan, digitalisasi data infrastruktur, serta skema pembiayaan jangka panjang termasuk kontribusi perusahaan.

Fraksi PPP menekankan aspek keselamatan, percepatan perbaikan jalan rusak, serta perhatian terhadap kawasan warisan dunia Sawahlunto (WTBOS). PPP juga menyoroti belum terbentuknya badan pengelola kawasan tersebut dan meminta peningkatan akses ialan wisata.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat dalam tanggapannya menyampaikan bahwa Ranperda pendidikan dan petani merupakan sektor strategis yang harus disusun secara selaras dengan regulasi nasional, kemampuan daerah, dan kebutuhan masvarakat. Pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan data, harmonisasi aturan, serta efektivitas implementasi di lapangan.

Gubernur berharap seluruh Ranperda yang dibahas dapat menghasilkan regulasi yang implementatif, tidak tumpang tindih, serta benar-benar menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

Rapat paripurna ditutup dengan harapan agar pembahasan lanjutan dapat menghasilkan kebijakan yang memperkuat infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan dan pertanian, serta mendorong <esejahteraan masvarakat Sumatera Barat secara berkelanjutan.

Rapat paripurna tersebut dari pihak Pemprov Sumbar dihadiri Gubernur Mahyeldi serta jajaran OPD dan unsur Forkopimda Sumbar.(St)

 

PADANG, Lintasmedia News — Persiapan event akbar Blue Ocean Minang (BOM) Run 2026 terus dimatangkan. Ajang lomba lari yang diinisiasi Ikatan Alumni SMA Negeri 3 (Ikasmantri) Padang itu kembali mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Padang.


Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat menerima Ketua Pelaksana BOM Run 2026, Revdi Iwan Syahputra, bersama Ketua Harian PB Ikasmantri, Yulviadi Adek, dalam rapat pematangan di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin (11/5/2026).

Turut hadir dalam pertemuan ini Asisten Administrasi Umum, Corri Saidan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Eka Putra Buhari, serta Kepala Dinas Pariwisata, Yenni Yuliza.


Fadly Amran menilai BOM Run bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat citra Kota Padang sebagai destinasi sport tourism dan gastronomi dunia.

"Pemko Padang siap mendukung penuh kegiatan ini. BOM Run 2026 menjadi peluang besar untuk mempromosikan pariwisata sekaligus kekayaan kuliner Kota Padang," tegasnya.


Menurut Fadly, BOM Run 2026 juga akan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Padang ke-357 pada Agustus mendatang. la berharap momentum tersebut menjadi pesta besar bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata, kuliner, perhotelan, dan UMKM.

Sementara itu, Revdi Iwan Syahputra mengungkapkan, BOM Run 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7-9 Agustus 2026 dengan target partisipasi hingga 6.000 peserta dari tingkat regional, nasional, termasuk negara-negara ASEAN.

“BOM Run tahun ini tidak hanya dirancang sebagai lomba lari, tetapi juga sebagai sarana memperkuat promosi wisata, sejarah, budaya, dan kawasan pesisir Kota Padang. Konsep yang diusung selaras dengan Program Unggulan (Progul) Pemko Padang ‘Jelajah Padang’ yang mengintegrasikan olahraga dengan eksplorasi destinasi wisata dan kuliner,” terangnya.


Menurut Revdi, selain menyediakan lomba lari kategori 5K, 10K, dan 21K, BOM Run tahun ini juga membuka kategori khusus anak usia 6-12 tahun serta lansia.

“Peserta akan melintasi sejumlah ikon wisata Kota Padang, seperti Kota Tua, Pantai Padang, Muaro, hingga Bukit Gado-Gado. Selain lomba lari, juga digelar festival UMKM dan gastronomi khas Padang di Bagindo Aziz Chan Youth Center saat pengambilan race pack,” tambahnya.(***)

 

PADANG, Lintasmedia News — Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan pentingnya donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menyelamatkan nyawa sesama.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan donor darah bertajuk “Donor Darah, Donor Kehidupan” yang digelar Bank Mestika bekerja sama dengan KSR PMI Unit Universitas Negeri Padang (UNP), di Auditorium UNP, Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada 11-12 Mei 2026 itu menargetkan pengumpulan 2.000 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di Kota Padang.


“Setetes darah yang kita donorkan dapat menjadi harapan hidup bagi orang lain. Donor darah adalah bentuk nyata kepedulian sosial dan bagian dari membangun masyarakat yang sehat,” ujar Fadly Amran.

Fadly Amran menyebutkan, Pemerintah Kota Padang saat ini tengah mendorong terwujudnya visi Kota Sehat, yang salah satu indikator utamanya adalah kesehatan mandiri masyarakat melalui perilaku hidup sehat dan kepedulian sosial.


"Kami mengapresiasi inisiatif Bank Mestika yang konsisten menghadirkan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Semoga kegiatan donor darah ini terus berlanjut, karena selain membantu sesama, donor darah juga bermanfaat bagi kesehatan pendonor," tandas Wali Kota.

Ketua PMI Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, mengungkapkan kebutuhan darah di Kota Padang mencapai sekitar 200 kantong per hari untuk melayani lebih dari 30 rumah sakit yang bekerja sama dengan UDD PMI Kota Padang. Karena itu, pihaknya terus menggencarkan kegiatan donor darah di berbagai instansi dan perguruan tinggi.


“Target 2.000 kantong darah dalam kegiatan donor darah ini diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah selama beberapa hari ke depan. Kami sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Padang yang memberikan penghargaan bagi pendonor aktif, termasuk program umrah bagi pendonor yang telah mencapai 130 kali donor darah,” imbuhnya.

Sementara itu, Pimpinan Bank Mestika Cabang Padang, Yenny Wiranata, menyebutkan kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung aksi kemanusiaan dan membantu memenuhi kebutuhan darah di Sumatera Barat, khususnya Kota Padang.


Ia mengungkapkan, kerja sama donor darah antara Bank Mestika dan UNP telah berlangsung konsisten selama 12 tahun. Dalam setiap pelaksanaannya, kegiatan tersebut mampu mengumpulkan sekitar 500 hingga 800 kantong darah per hari, atau rata-rata mencapai 1.600 hingga 1.800 kantong dalam dua hari pelaksanaan.

Kami berharap kegiatan ini terus menjadi inspirasi untuk berbagi kebaikan dan semakin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam donor darah,” ujarnya.


Turut hadir dalam kesempatan ini Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, dr. Aklima, Rektor UNP, Krismadinata, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Sri Kurniayati, serta Kepala UDD PMI Kota Padang, dr. Widyarman, perwakilan PMI Sumbar, dan Komandan KSR PMI Unit UNP, Muhammad Zikri. (***)

 

PADANG, Lintasmedia News— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok menyatakan ketertarikannya terhadap Semen Padang Bata Interlock (Sepablock), produk inovatif PT Semen Padang yang dinilai potensial mendukung pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana.


Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Solok, Nopelius, saat mengunjungi rumah contoh konstruksi Sepablock di lingkungan PT Semen Padang, Jumat (8/5/2026). Rombongan disambut Kepala Unit BIP & Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra, bersama staf unit tersebut, Zulfikar.

Nopelius mengaku terkesan setelah menyaksikan langsung sistem konstruksi berbasis bata interlock itu. Ia menilai Sepablock mampu menjawab kebutuhan hunian pascabencana yang membutuhkan pembangunan cepat, efisien, dan berkualitas.


"Kami sangat tertarik setelah melihat langsung rumah contoh ini. Produk ini sangat potensial untuk pembangunan rumah masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 lalu," ujarnya.


Ketertarikan itu bukan tanpa alasan. Wilayah Sumatera Barat memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana, baik gempa bumi maupun hidrometeorologi, sehingga kebutuhan hunian tahan bencana dengan waktu pembangunan yang singkat terus meningkat.


Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, menyebut Sepablock merupakan bagian dari diversifikasi bisnis perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada produk semen, tetapi juga menghadirkan solusi konstruksi modern, efisien, hemat energi, dan ramah lingkungan.


"Kehadiran BPBD Kabupaten Solok hari ini semakin menegaskan bahwa inovasi konstruksi memiliki peran penting dalam mendukung ekosistem perumahan nasional," ujarnya.


Idris menambahkan, pengembangan Sepablock selaras dengan Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam percepatan pembangunan infrastruktur perumahan dan penguatan kawasan permukiman berkelanjutan berbasis teknologi ramah lingkungan.

"Sepablock menjadi bagian dari kontribusi PT Semen Padang dalam mendukung penyediaan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat," tambahnya.


Kepala Unit BIP & Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra, menjelaskan Sepablock telah digunakan secara luas untuk pembangunan huntap di berbagai daerah di Sumatera Barat. Di Kota Padang, produk ini dipakai pada pembangunan Hunian Tetap Buddha Tzu Chi di kawasan Balai Gadang. Sementara di Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Padang Panjang, dan Kota Pariaman, Sepablock dimanfaatkan untuk pembangunan Huntap Mandiri yang bersumber dari bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).


"Penggunaan Sepablock terus berkembang karena masyarakat dan pemerintah daerah mulai melihat langsung efektivitas serta efisiensi konstruksinya," kata Yelmi.


Sebagai sarana edukasi, PT Semen Padang menghadirkan rumah contoh tipe 36 di kawasan perusahaan, dilengkapi dua kamar tidur, ruang tamu, serta mock-up struktur seperti kolom, balok pinggang, dan sloof. Selain di Sumatera Barat, teknologi Sepablock juga mulai diperkenalkan pada sejumlah proyek di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).


"Kami ingin masyarakat memahami langsung kelebihan sistem konstruksi interlock ini, sehingga semakin yakin bahwa produk lokal pun mampu menghadirkan kualitas dan inovasi yang kompetitif," tutup Yelmi.

 

PADANG, Lintasmedia News — Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai mematangkan langkah strategis untuk memperlebar akses jalan menuju Terminal Anak Air.


Pada Senin (11/5/2026), jajaran Dinas PUPR Kota Padang bersama tim dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumbar, Dishub Kota Padang, Kecamatan Koto Tangah melakukan peninjauan langsung ke lokasi guna menyesuaikan rencana pembangunan dengan kondisi lapangan.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri menekankan bahwa proyek ini merupakan prioritas untuk meningkatkan kenyamanan akses publik. Malvi Hendri menjelaskan bahwa saat ini fokus utama pemerintah adalah melakukan sinkronisasi antara desain rencana dengan kondisi lahan yang ada saat ini (existing).


“Kebetulan juga bagian dari arahan Pak Wali Kota Fadly Amran terkait dengan peningkatan akses ke lokasi Terminal Anak Air. Nah, kebetulan ini sekarang lagi kita lakukan desain terkait dengan rencana yang ada. Kita menyesuaikan dengan kondisi existing yang ada,” ujar Malvi Hendri.



Rencana teknis yang disiapkan mencakup penambahan lebar jalan secara signifikan. Dia memaparkan bahwa dengan kondisi jalan yang ada sekarang, dibutuhkan penambahan ruang di sisi kiri dan kanan agar kendaraan besar dapat melintas dengan lebih leluasa.


“Mungkin kita coba desain dulu, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa tuntaskan. Paling tidak kita mencoba membuka akses kiri-kanan lebih kurang 1-2 meter kiri kanan. Dengan kondisi existing sekarang 6 meter, dengan buka akses 1-2 meter, paling tidak bisa menambah lebar jalan lebih kurang 9-10 meter,” jelas mantan Kabag Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) itu. (***)



SOLOK,Lintas Media News
 Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi, mendorong kepala daerah  memperkuat kolaborasi dengan Bank Nagari untuk mendukung pembangunan daerah dan memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM.

Dorongan itu disampaikan Muhidi saat menghadiri Penarikan Gebyar Hadiah Bank Nagari yang digelar di Kota Solok, Minggu (10/5/2026).

Menurut Muhidi, penguatan bank milik daerah tersebut akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan ekonomi daerah serta memperluas dukungan bagi pelaku usaha masyarakat.

Pada kesempatan itu,Muhidi mengapresiasi langkah Bank Nagari yang terus berupaya meningkatkan minat masyarakat untuk menabung melalui berbagai program dan inovasi pelayanan.

Menurutnya, pelaksanaan Gebyar Hadiah Bank Nagari memberikan manfaat ganda bagi masyarakat. Selain memperoleh layanan perbankan, nasabah juga berkesempatan mendapatkan hadiah undian.

“Dengan menabung di Bank Nagari, masyarakat mendapatkan manfaat ganda. Selain berkesempatan memperoleh hadiah, dana yang tersimpan di Bank Nagari juga ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerah,” ujar Muhidi.

Ia berharap Bank Nagari terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan menghadirkan berbagai kemudahan yang sesuai dengan perkembangan zaman dan mampu bersaing di tengah ketatnya industri perbankan.

“Bank Nagari harus terus berinovasi agar pelayanan semakin maksimal, mudah diakses masyarakat, dan mampu mengikuti perkembangan digitalisasi perbankan,” katanya.

Muhidi menegaskan, semakin besar kepercayaan masyarakat untuk menabung di Bank Nagari, maka semakin besar pula kontribusi yang dapat diberikan terhadap pembangunan daerah dan penguatan ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM.

Ia juga mengimbau pemerintah daerah, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), terus memperkuat kolaborasi dan berkontribusi terhadap perkembangan Bank Nagari sebagai bank kebanggaan masyarakat Sumatera Barat.

“Bank Nagari memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan UMKM. Karena itu, Gebyar Bank Nagari ini diharapkan terus memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Muhidi turut menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang undian Gebyar Hadiah Bank Nagari.

“Selamat kepada para pemenang undian. Semoga ini semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Nagari,” tutupnya.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Mahyeldi Ansharullah, Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra, serta Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra.

Turut hadir Direktur Keuangan Bank Nagari Roni Edrian, Direktur Kredit dan Syariah Hafid Dauli, Direktur Operasional Zilfa Efrizon, Direktur Kepatuhan Sukardi, pimpinan cabang Bank Nagari, unsur Forkopimda, kepala daerah, tokoh masyarakat, dan ribuan nasabah.

Pada penarikan undian tersebut, nasabah Bank Nagari Cabang Solok, Eri Suryatini, berhasil memenangkan hadiah utama satu unit Toyota Fortuner dari total hadiah Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari senilai Rp3 miliar.

Sementara itu, satu unit Mitsubishi Xpander Exceed dimenangkan nasabah Bank Nagari Cabang Simpang Empat, Romatio Naibaho. Sedangkan nasabah Bank Nagari Syariah Cabang Solok, Rio Rusman, memperoleh satu unit Honda Brio Satya.
Dalam kegiatan yang dipadati ribuan masyarakat tersebut, panitia juga mengundi hadiah lima paket perjalanan umrah, tiga unit Yamaha NMAX Neo S, 56 unit Honda Vario, serta 10 keping emas masing-masing seberat 2,5 gram.(*/st)

  Sumbar, Lintasmedia News– Kapolda Sumatera Barat, Irjen Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam acara Soft Launching Samsat KiosK yang digelar di pelataran outdoor Kantor Gubernur Sumatera Barat, Minggu (10/5/2026). Inovasi ini dihadirkan untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor tanpa perlu melampirkan KTP pemilik pertama.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Gatot menekankan bahwa kehadiran Samsat KiosK merupakan langkah nyata Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan modern.

“Pelayanan Samsat dengan KiosK ini adalah cara kita menghadirkan kemudahan bagi masyarakat agar mereka benar-benar merasakan pelayanan yang praktis,” ujar Irjen Pol Gatot di hadapan Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi, serta jajaran pimpinan instansi terkait lainnya.

Terkait sebaran layanan, Kapolda menginstruksikan agar Samsat KiosK tidak hanya berhenti pada sembilan titik awal yang telah direncanakan, namun harus menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Ia juga berpesan agar penempatan unit KiosK dilakukan di lokasi strategis yang ramai dikunjungi masyarakat.

“Tolong KiosK ini jangan dipasang di kantor-kantor yang ‘bikin serem’ atau membuat orang malas datang. Tempatkan di area publik yang ramai namun tetap menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

Kapolda juga menyampaikan pentingnya akurasi data dalam mengoptimalkan sektor pajak, yang saat ini menjadi penyumbang sekitar 70% dari pendukung pembangunan daerah. Ia mendorong kerja sama yang erat dengan perangkat Nagari dan Desa sebagai garda terdepan untuk mendisiplinkan wajib pajak.

Sebagai bentuk apresiasi, Irjen Pol Gatot meminta adanya pemberian hadiah atau reward bagi Nagari yang berhasil meningkatkan ketaatan pajak warganya. “Tadi sudah ada hadiah seperti umroh, kendaraan, hingga emas. Ini penting untuk memotivasi kedisiplinan wajib pajak,” tambahnya.

Lebih lanjut, Irjen Pol Gatot menantang jajaran Bapenda dan Dirlantas untuk terus melahirkan terobosan atau breakthrough setiap bulannya. Ia berharap lokasi Samsat KiosK juga bisa menjadi wadah edukasi lain, seperti kampanye keselamatan berlalu lintas hingga sosialisasi Kampung Bebas Narkoba.

Menutup sambutannya, Kapolda berharap semangat inovasi ini merambah ke berbagai sektor lain di Sumatera Barat, termasuk pemberdayaan UMKM, olahraga, hingga prestasi anak muda.

“Semoga dengan berbagai kemudahan ini, Sumatera Barat di bawah kepemimpinan Buya Mahyeldi semakin makmur, sejahtera, dan dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Dirlantas Polda Sumbar, Kepala Bapenda, Kepala Kanwil Jasa Raharja Sumbar, jajaran Bank Nagari, serta perwakilan Pemerintah Kota Padang. (*)

 

PADANG, Lintasmedia News — Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, memonitoring pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah (UAM) Tahun Ajaran 2025/2026 bagi murid Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Kota Padang, Minggu (10/5/2026).


Peninjauan dilakukan untuk memastikan ujian berlangsung lancar sekaligus mengevaluasi kualitas pendidikan keagamaan bagi generasi muda di Kota Padang.

Monitoring pertama dilakukan di MDT Masjid Baiturrahman, Jalan Jati IV, Kelurahan Jati Baru, Kecamatan Padang Timur. Di lokasi tersebut, UAM diikuti 79 murid MDT. Selanjutnya, rombongan meninjau pelaksanaan ujian di TPQ Masjid Baitul Mukminin Jati Kampung Baru, Kelurahan Jati, yang diikuti 97 peserta.


Maigus Nasir mengapresiasi pelaksanaan ujian yang berjalan tertib dan kondusif. Ia menilai para peserta cukup menguasai materi yang diujikan.

“Alhamdulillah, pelaksanaan ujian berjalan lancar dan anak-anak mampu mengikuti ujian dengan baik. Kita berharap mereka tidak hanya mampu membaca Alquran, tetapi juga memahami isi kandungannya,” ujar Maigus.


Ia menegaskan, Pemerintah Kota Padang terus memperkuat pendidikan keagamaan melalui program 3T sebagai bagian dari Program Unggulan (Progul) Smart Surau untuk pengembangan lanjutan siswa MDT dan TPQ.

“Alhamdulillah, pelaksanaan ujian berjalan lancar dan anak-anak mampu mengikuti ujian dengan baik. Kita berharap mereka tidak hanya mampu membaca Alquran, tetapi juga memahami isi kandungannya,” ujar Maigus.

"Program tersebut meliputi Tahsin untuk memperbaiki bacaan Alquran, Tafsir guna memahami makna dan nilai Alquran, serta Tahfidz dalam rangka mencetak generasi penghafal Alquran," jelasnya.


Maigus menambahkan bahwa penguatan program tahfidz juga membuka peluang beasiswa pendidikan tinggi, termasuk melalui kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri. Salah satunya bersama Universiti Kuala Lumpur (UniKL) yang menyediakan beasiswa bagi penghafal Alquran di berbagai jurusan sains dan teknologi.

“UniKL membuka peluang beasiswa bagi penghafal Alquran minimal 10 juz yang didukung kemampuan bahasa Inggris untuk jurusan kedokteran, farmasi, teknik penerbangan, teknik perkapalan hingga perkeretaapian. Karena itu, kita mendorong anak-anak Kota Padang menghafal Alquran sejak dini,” tegas Ketua DMI Kota Padang itu.


Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang, Yasril, menyebutkan pelaksanaan UAM TPQ, TQA, dan MDTA tahun ini diikuti peserta dari 11 kecamatan di Kota Padang. Ia berharap seluruh peserta memperoleh hasil terbaik dan mampu mengamalkan ilmu yang didapat pada jenjang pendidikan berikutnya.

“Hasil ujian MDTA menjadi salah satu syarat pertimbangan masuk SMP sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Padang Nomor 6 Tahun 2003. Tahun ini, jumlah peserta ujian TPQ, TQA, MDTA, dan MDTW di Kota Padang mencapai sekitar 7.000 orang,” terangnya. (***)

 

Sumbar, Lintasmedia News — Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA memberikan arahan dan motivasi kepada para atlet Judo, Bela Diri Polri, dan Basket Polda Sumbar dalam rangka persiapan menghadapi ajang Kapolri Cup 2026 yang akan digelar di Jakarta dan Kalimantan Timur.


Kegiatan tersebut berlangsung di Hall Badminton Polda Sumbar, Jumat (8/5/2026) pagi, dan turut dihadiri Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Sumbar, serta para Pejabat Utama Polda Sumbar.


Dalam arahannya, Kapolda Sumbar menegaskan bahwa seluruh atlet harus memiliki semangat juang, disiplin, dan mental juara dalam menghadapi kompetisi tingkat nasional tersebut. Menurutnya, persiapan yang matang menjadi kunci utama untuk meraih prestasi dan membawa nama baik Polda Sumbar di tingkat nasional.


“Latihan harus sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh semangat. Kita datang ke Kapolri Cup bukan sekadar untuk ikut serta atau jalan-jalan, tetapi membawa target dan tekad untuk menjadi juara,” tegas Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta di hadapan para atlet.

Kapolda juga memberikan perhatian khusus kepada tim basket Polda Sumbar agar segera melaksanakan pertandingan uji coba maupun laga persahabatan dengan tim-tim kuat dari kampus atau sekolah berprestasi guna mengukur kemampuan dan meningkatkan mental bertanding para pemain.


“Tim basket harus segera melakukan pertandingan persahabatan dengan tim yang memiliki kualitas bagus. Dari situ kita bisa melihat kekurangan, memperbaiki strategi, dan membangun mental bertanding. Kalau bisa, secepatnya dilaksanakan, pagi atau sore besok sudah mulai uji coba,” ujarnya.


Selain itu, Kapolda menekankan pentingnya fokus dan komitmen selama menjalani masa persiapan. Ia berharap seluruh atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama Polda Sumbar di ajang nasional tersebut.


“Kita harus menunjukkan bahwa Polda Sumbar mampu bersaing dan berprestasi. Latihan yang kuat harus dibarengi dengan tujuan yang jelas, mental yang kuat, dan fokus untuk meraih kemenangan,” tambah Kapolda.


Sementara itu, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin turut memberikan penekanan kepada seluruh atlet agar menjaga kondisi fisik dan mempersiapkan diri secara maksimal menjelang pertandingan.


Khusus kepada tim basket, Wakapolda meminta agar pertandingan uji coba untuk meningkatkan kekompakan dan kemampuan tim. Sedangkan bagi atlet judo dan bela diri Polri, ia mengingatkan pentingnya menjaga stamina dan menghindari cedera selama masa latihan.


“Laksanakan latihan dengan serius, tetapi tetap memperhatikan kondisi fisik. Untuk tim judo dan bela diri, jangan sampai terjadi cedera yang dapat mengganggu persiapan menuju Kapolri Cup. Semua harus dipersiapkan secara matang,” pesan Brigjen Pol. Solihin.


Diketahui, tim basket Polda Sumbar dijadwalkan mengikuti pertandingan Kapolri Cup di Jakarta pada 15 Mei 2026. Sementara tim Judo dan Bela Diri Polri akan berlaga di Kalimantan Timur pada 17 Mei 2026.


Arahan dan motivasi yang diberikan pimpinan Polda Sumbar tersebut diharapkan mampu membangkitkan semangat para atlet untuk tampil maksimal serta membawa prestasi terbaik bagi Polda Sumbar pada ajang Kapolri Cup 2026 mendatang.

 

Riau, Lintasmedia News –PT Imbang Tata Alam (ITA) menyalurkan bantuan pendidikan kepada 50 mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Meranti di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, di tengah kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal pada kawasan operasi industri migas.


Bantuan yang disalurkan melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) perusahaan itu berupa pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) untuk dua semester, yakni semester ganjil dan genap tahun akademik mendatang. Penyerahan bantuan dilakukan pada Selasa, 5 Mei 2026 kemarin.


Pendiri STKIP Meranti, Basiran, mengatakan dukungan sektor industri terhadap pendidikan daerah diperlukan agar masyarakat di sekitar kawasan operasi industri memiliki kapasitas dan daya saing yang memadai. 


Menurut dia, peningkatan kualitas pendidikan menjadi penting agar generasi muda daerah tidak hanya menjadi penonton di tengah berkembangnya aktivitas industri dan kebutuhan tenaga kerja yang semakin kompetitif.


“Mahasiswa di daerah pesisir harus memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kemampuan bersaing,” kata Basiran.


Ia menambahkan, STKIP Meranti saat ini tengah menjalani proses verifikasi peningkatan status kelembagaan menjadi universitas.


CSR & Communication Division Manager PT ITA, Iman Soerjasantosa, mengatakan penguatan pendidikan menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan di sekitar wilayah operasi migas perusahaan. 


Menurut dia, keberadaan industri energi di daerah perlu diikuti peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal agar masyarakat sekitar dapat terlibat lebih luas dalam aktivitas ekonomi dan pembangunan daerah.


“Industri membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan akademik dan daya saing. Karena itu, penguatan pendidikan menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah di sekitar wilayah operasi,” ujar Iman.


Selain sektor pendidikan, PT ITA juga menjalankan sejumlah program pengembangan masyarakat lain di wilayah operasional perusahaan, termasuk pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir dan penguatan kapasitas usaha masyarakat setempat.


Dalam kegiatan tersebut turut hadir Comrel Assistant PT ITA Andi Saputra, Bendahara STKIP Meranti Susanti, dosen STKIP Meranti, serta mahasiswa penerima bantuan pendidikan.(Ali Sanip/Nina Chandra)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.