Ketua DPRD Kota Padang Muharlion Hadiri Ground Breaking Pembangunan Kembali SD Negeri 49 Batang Kabung
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Dony Oskaria, secara resmi melepas pengiriman Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) untuk pembangunan 500 unit hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat, Jumat (20/2/2026).
Huntap tersebut dibangun oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Pelepasan dilakukan di Rumah Contoh Sepablock PT Semen Padang dan menjadi penanda dimulainya distribusi material utama untuk percepatan pembangunan rumah bagi korban bencana hidrometeorologi.
Turut hadir Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Direktur Sales dan Marketing SIG Dicky Saelan, Komisaris Utama PT Semen Padang Werry Darta Taifur, Komisaris Ilham Aldelano Azre, Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, serta Direktur Operasi Andria Delfa.
Penggunaan produk turunan semen yang dikembangkan anak perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) tersebut menjadi bagian dari sinergi BUMN dan mitra strategis dalam mendukung program kemanusiaan serta pemulihan pascabencana.
Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Padang, Chaidir Chua, mengatakan pembangunan difokuskan di dua wilayah terdampak parah, yakni Kota Padang dan Kabupaten Agam. Sebanyak 340 unit dibangun di kawasan Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, dan 160 unit lainnya di Kabupaten Agam.
“Kedua wilayah ini terdampak signifikan akibat banjir bandang dan tanah longsor, sehingga banyak warga kehilangan tempat tinggal. Karena itu, kebutuhan hunian yang layak, aman, dan nyaman menjadi prioritas. Kami memanfaatkan Sepablock untuk pembangunan huntap,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemilihan Sepablock didasarkan pada sejumlah keunggulan teknis dan fungsional. Selain memiliki desain rapi dan estetik, material ini dirancang dengan rongga khusus yang berfungsi sebagai peredam panas sehingga sirkulasi udara lebih baik dan suhu ruangan tetap sejuk.
Sementara itu, Kepala Unit BIP & Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra, menyampaikan bahwa penggunaan Sepablock sebelumnya telah diterapkan melalui kolaborasi Kadin Sumbar dan Kadin Indonesia di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
“Ada 10 unit huntap yang dibangun di Kampung Talang sebagai proyek percontohan penggunaan Sepablock sekaligus bukti sinergi dunia usaha dalam mendukung penanganan dampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat,” katanya.
Selain bekerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi dan Kadin, PT Semen Padang juga menjajaki pembangunan huntap melalui anggaran APBN oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Penjajakan ini sejalan dengan kesiapan produksi kami. Kami mampu menyediakan kebutuhan Sepablock untuk pembangunan 100 hingga 120 unit huntap per bulan,” ujarnya.
Pelepasan pengiriman perdana ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja BUMN di Sumbar. Dalam agenda tersebut, Dony Oskaria juga meninjau Pelabuhan Teluk Bayur serta melakukan peletakan batu pertama pembangunan huntap di Tanah Datar dan hunian sementara (huntara) di Malalo. (*)
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemulihan pascabencana di Sumatera Barat (Sumbar). Kali ini, perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara itu menyalurkan bantuan 200 zak semen dan 8.000 pcs Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) untuk percepatan pembangunan 10 unit hunian tetap (huntap) bagi korban banjir bandang Batu Busuk yang dibangun oleh KADIN Sumbar.
Bertempat di lokasi pembangunan huntap di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, bantuan berupa 200 zak semen dan 8.000 pcs Sepablock itu diserahkan oleh Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, kepada KADIN Sumbar yang diwakili Anggota Komite Tetap (Komtab) M. David Maisa, Rabu (18/2/2026).
Acara penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri sejumlah staf pimpinan di lingkungan PT Semen Padang, di antaranya Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Idris dan Kepala Unit CSR Hernes. Kemudian, Sekretaris Camat Pauh David Ferdinand, sejumlah tokoh masyarakat setempat, serta perwakilan penerima bantuan huntap juga hadir menyaksikan penyerahan bantuan tersebut.
Win Bernadino menegaskan, bantuan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PT Semen Padang dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir Desember 2025. Banjir bandang yang dipicu curah hujan ekstrem tersebut mengakibatkan kerusakan parah di sejumlah daerah di Sumatera Barat, termasuk Kecamatan Pauh, Kota Padang.
"Sejumlah rumah warga rusak berat, bahkan ada yang hanyut tersapu arus. PT Semen Padang sejak hari pertama bencana terjadi langsung bergerak. Tidak hanya menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan darurat, tetapi juga menurunkan alat berat untuk membantu pembersihan material serta mengerahkan relawan. Kemudian, kami juga mendirikan Posko Semen Padang Peduli di beberapa titik terdampak, salah satunya di Kecamatan Pauh,” kata Win.
Menurut Win, pascabencana banjir bandang, tahap tanggap darurat kini telah bergeser ke tahap pemulihan. Karena itu, dukungan terhadap pembangunan hunian tetap atau huntap menjadi langkah penting agar masyarakat terdampak dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak dan aman. "Jadi, itulah mengapa kami dari PT Semen Padang ikut berkolaborasi dalam proyek pembangunan 10 unit huntap oleh KADIN Sumbar ini," ujar Win.
"Semoga dengan adanya bantuan semen dan Sepablock ini, pembangunan unit huntap yang ditargetkan selesai sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dapat terwujud. Target tersebut menjadi motivasi kita bersama agar para korban banjir bandang ini dapat merayakan Lebaran di rumah baru. Keberadaan hunian permanen tersebut tidak hanya menjadi tempat berteduh, tetapi juga simbol bangkitnya semangat masyarakat pascabencana," tambah Win.
Anggota Komtab KADIN Sumbar M. David Maisa menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PT Semen Padang. Ia menjelaskan, bantuan 200 zak semen akan difokuskan untuk pembangunan pondasi, sementara bantuan 8.000 pcs Sepablock akan mempercepat proses pembangunan huntap. Produk inovasi terbaru dari PT Semen Padang itu dinilai memiliki sejumlah keunggulan, terutama dalam aspek kekuatan dan efisiensi waktu pengerjaan.
“Sepablock ini memiliki desain interlocking yang membuat pemasangannya lebih cepat dan presisi. Cara penyusunannya seperti lego, sehingga dapat menghemat waktu dan biaya tenaga kerja. Selain itu, Sepablock juga dikenal memiliki ketahanan yang baik terhadap guncangan, sehingga dinilai cocok digunakan di wilayah rawan gempa seperti di Sumbar. Material ini juga lebih ramah lingkungan karena efisien dalam penggunaan mortar," katanya.
Dengan adanya dukungan material dari PT Semen Padang, KADIN Sumbar optimistis pembangunan 10 unit huntap dapat diselesaikan sesuai target. "Kami yakin 10 huntap ini selesai sebelum Lebaran, karena semua dindingnya dibangun menggunakan Sepablock,” ungkap David.
Sekretaris Camat Pauh David Ferdinand menyampaikan terima kasih atas kolaborasi antara dunia usaha dan organisasi pengusaha dalam membantu masyarakat terdampak. Ia menggambarkan dampak banjir bandang akhir tahun lalu cukup memukul warga Batu Busuk. Beberapa rumah rusak berat dan tidak lagi dapat ditempati, bahkan ada yang hanyut.
“Kehadiran PT Semen Padang dan KADIN Sumbar menjadi bukti nyata bahwa masyarakat tidak sendiri menghadapi musibah ini. Bantuan huntap ini sangat berarti bagi warga kami yang terdampak. Jika target selesai sebelum Lebaran terwujud, maka Idulfitri tahun ini akan menjadi momen yang lebih bermakna bagi para korban—bukan lagi di pengungsian atau rumah sementara, tetapi di hunian tetap yang kokoh dan layak huni," katanya.
Penyaluran bantuan ini tidak sekadar bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi karakter masyarakat Sumbar.(*)
PARIWARA
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berbasis sistem digital.
Melalui Sosialisasi Mekanisme Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Kota Padang, Kamis (19/2/2026), seluruh anggota DPRD bersama operator masing-masing dibekali pemahaman teknis terkait penginputan usulan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI).
Sosialisasi dibuka langsung oleh Ketua DPRD Padang, Muharlion, didampingi oleh Wakil Ketua Mastilizal Aye, Jupri, Sekretaris Dewan (Sekwan) Hendrizal.
Dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Padang dipimpin oleh Yenni Yuliza dan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Raju Minropa, serta undangan lainnya.
Muharlion, dalam sambutannya menegaskan bahwa agenda ini merupakan tindak lanjut dari surat Sekretaris Daerah Kota Padang Nomor 000.7/64/BAPPEDA-PDG/2026 yang mengatur penyelarasan mekanisme pengusulan, verifikasi, hingga integrasi Pokir ke dalam Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD).
Adapun digitalisasi melalui SIPD-RI menjadi langkah strategis untuk memastikan transparansi perencanaan dan penganggaran berbasis data.
Selain itu, Muharlion mengungkapkan bahwa Pokir bukan sekadar daftar aspirasi, melainkan representasi resmi suara masyarakat yang harus diproses sesuai regulasi dan mekanisme perencanaan daerah.
“Pokir DPRD adalah amanah rakyat. Setiap usulan wajib diinput melalui SIPD-RI, mengikuti kamus usulan yang tersedia, dan harus selaras dengan dokumen perencanaan daerah agar tidak menyalahi aturan,” tegas Muharlion.
Tak hanya Pokir katanya, pada tahun ini, mekanisme hibah dan bantuan sosial (bansos) juga diperketat melalui sejumlah mekanisme.
Dalam pemaparannya, Yenni Yuliza mengatakan bahwa Pemerintah Kota Padang mewajibkan setiap calon penerima hibah dan bansos mengajukan usulan secara mandiri melalui akun masing-masing di SIPD-RI.
"Khusus bansos individu, data penerima harus mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) guna menjamin ketepatan sasaran," katanya.
Kebijakan ini berpedoman pada Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah serta Peraturan Wali Kota Padang Nomor 34 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penganggaran, Pelaksanaan, Penatausahaan, dan Pelaporan Hibah dan Bantuan Sosial.
Dalam regulasi tersebut ditegaskan pada Pasal 3 dan Pasal 4 bahwa hibah dapat diberikan dalam bentuk uang, barang, dan/atau jasa dengan ketentuan memiliki peruntukan yang jelas, tidak mengikat, tidak diberikan terus-menerus setiap tahun anggaran kecuali diatur khusus, serta memberi manfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
Selanjutnya, Pasal 5 ayat (8) dan (9) mengatur bahwa hibah kepada badan atau lembaga hanya dapat diberikan kepada organisasi nirlaba, sukarela, dan sosial yang dibentuk sesuai peraturan perundang-undangan, memiliki kepengurusan sah, berdomisili di Kota Padang, serta berbadan hukum Indonesia dan terdaftar pada kementerian terkait.
Sementara bantuan sosial diberikan secara selektif kepada individu atau kelompok yang mengalami risiko sosial akibat krisis ekonomi, bencana, maupun kondisi darurat lainnya. Penerima wajib memiliki identitas jelas dan berdomisili di Kota Padang.
Selain itu, pada Pasal 31 dan Pasal 33 ditegaskan bahwa permohonan hibah harus diajukan secara tertulis kepada Wali Kota sebelum penetapan KUA-PPAS, dilengkapi proposal yang memuat identitas pengusul, latar belakang, maksud dan tujuan, serta rincian penggunaan anggaran.
Adapun dokumen pendukung seperti akta pendirian, izin operasional, surat domisili, rekening bank aktif, dan surat pernyataan tanggung jawab bermaterai menjadi syarat wajib dalam pengajuan tersebut.
"Dalam mekanisme Pokir DPRD, tahapan pengusulan dimulai dari input oleh anggota DPRD melalui akun SIPD-RI, verifikasi Sekretariat DPRD, verifikasi Mitra Bappeda, verifikasi Perangkat Daerah, hingga verifikasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Pada tahap verifikasi perangkat daerah dilakukan pengecekan lapangan untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi dan kondisi riil. Usulan yang tidak memenuhi syarat akan dikembalikan untuk diperbaiki selama masa pengajuan masih terbuka," terangnya.
Yenni menegaskan bahwa penguatan sistem ini merupakan langkah konkret untuk meminimalkan potensi penyimpangan anggaran serta memastikan setiap rupiah APBD Kota Padang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan anggaran daerah dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan sistem berbasis regulasi dan digitalisasi seperti SIPD-RI, pembangunan akan lebih tepat sasaran, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Dengan penguatan regulasi, digitalisasi sistem melalui SIPD-RI, serta komitmen bersama antara DPRD dan Pemerintah Kota Padang, diharapkan seluruh proses pengusulan Pokir, hibah, dan bantuan sosial ke depan semakin tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Langkah ini tidak hanya memperkuat akuntabilitas pengelolaan APBD, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Kota Padang. (ADV)
Padang, Lintasmedianews.com
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, S.H menghadiri pembukaan kegiatan donor darah yang digelar PMI Kota Padang di Lantai I SJS Plaza, Rabu (18/2/2026) malam bada'a sholat tarwih.
Dalam sambutannya, Mastilizal Aye mengapresiasi PMI Kota Padang dan SJS Plaza yang secara konsisten dan rutin menggelar kegiatan donor darah di setiap Bulan Ramadan di SJS Plaza.
Mastilizar Aye mendukung penuh kegiatan donor darah PMI Kota Padang, karena menurutnya, kegiatan ini sangat membantu dalam menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ia juga memberikan apresiasi atas peran aktif PMI Kota Padang dalam penanganan bencana alam yang melanda Kota Padang dalam beberapa waktu terakhir.
“PMI Kota Padang selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang mengalami bencana banjir bandang dan longsor, baik dalam mendistribusikan bantuan maupun membersihkan lumpur yang menutupi jalan serta rumah warga,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, hingga saat ini, kata Mastilizar Aye, PMI Kota Padang juga terus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak banjir bandang yang menerjang saluran irigasi Gunung Nago. Akibat bencana tersebut, sejumlah sumber air warga seperti sumur mengalami kekeringan.
Di akhir sambutannya, Mastilizal Aye mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan bertajuk “Donor Darah Keren di Bulan Ramadan” yang digelar di Lantai I SJS Plaza mulai 17 Februari hingga 18 Maret 2026.
Kegiatan ini berlangsung setiap malam pukul 19.15 WIB hingga 23.00 WIB.Ia berharap, melalui partisipasi aktif masyarakat, kebutuhan darah selama bulan Ramadan dapat terpenuhi sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat Kota Padang.(*)
PARIWARA
Washington DC, Lintasmedianews.com
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara versi Bahasa Inggris berjudul Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia’s Free Nutritious Meals Program resmi hadir di Amerika Serikat. Hari ini, Selasa (18 Februari 2026), buku tersebut diserahkan Dirgayuza setiawan Asisten Khusus Presiden RI di Washington D.C. sebagai bagian dari diplomasi kultural Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang mengedepankan budaya, kepedulian sosial, dan pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia di panggung global.
Buku ini disusun bersama oleh Dirgayuza Setiawan, Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, dan Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.. Di sela pendampingan kunjungan Presiden RI ke Amerika Serikat, Dirgayuza Setiawan menyerahkan langsung buku tersebut di Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat. Penyerahan diterima oleh Dwisuryo Indroyono Soesilo, Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat.
Kehadiran Rasa Bhayangkara Nusantara di Washington D.C. melengkapi rangkaian diplomasi kultural Indonesia yang sebelumnya telah mendapat sorotan media massa nasional maupun internasional. Pada Januari 2026, Dirgayuza Setiawan menyerahkan buku yang disusun bersama Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo ini kepada Desra Percaya, Duta Besar RI untuk Inggris, di london 21 Januari 2026.
Tak lama berselang, buku tersebut diperkenalkan di forum global World Economic Forum (WEF) Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026), sebagai bagian dari showcase diplomasi Indonesia. Sejumlah media menilai kehadiran buku ini di Davos sebagai pendekatan segar diplomasi Indonesia, yang memadukan kebijakan strategis, budaya, dan program sosial dalam satu narasi yang mudah diterima komunitas global.
Dirgayuza Setiawan menegaskan bahwa buku ini kini telah berkembang menjadi instrumen diplomasi negara.
“Buku Rasa Bhayangkara Nusantara sekarang sudah menjadi bagian dari diplomasi kultural Indonesia, mengenalkan kearifan budaya kita dalam program paling monumental Pemerintahan Presiden Prabowo,” ujar Dirgayuza.
Sementara itu, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menyampaikan kebanggaannya karena buku yang disusunnya bersama Dirgayuza Setiawan dapat menjangkau berbagai penjuru dunia.
“Alhamdulillah, di tengah kesibukan lawatan Presiden, buku Rasa Bhayangkara Nusantara yang kami susun bersama dapat hadir di tempat-tempat yang strategis. Setelah diperkenalkan di Kedutaan Besar RI di London, kemudian di forum bergengsi dunia WEF Davos, Swiss, kini buku versi Bahasa Inggris tersebut dapat diakses di Washington D.C., Amerika Serikat. Semoga buku ini menjadi media diplomasi Indonesia, sekaligus semakin mengenalkan gastronomi dan keanekaragaman kuliner Nusantara serta program Asta Cita Presiden kepada dunia,” ujar Dedi Prasetyo di Jakarta, Selasa (18/2/2026).
Sebagaimana diberitakan sebelumnya oleh berbagai media massa, Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar kumpulan gambar dan menu. Buku ini merupakan catatan pengabdian Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola SPPG Polri yang tersebar di berbagai penjuru negeri, sebagai bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Di dalamnya tergambar keseharian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri, mulai dari aktivitas dapur sejak sebelum matahari terbit hingga makanan bergizi diantarkan langsung kepada para penerima manfaat.
Badan Gizi Nasional memandang buku ini sebagai simbol cara baru membangun bangsa, melalui perhatian yang nyata, konkret, dan berkelanjutan terhadap kesehatan dan gizi masyarakat.
Melalui kehadiran Rasa Bhayangkara Nusantara di Amerika Serikat, Polri menegaskan dukungan penuhnya terhadap diplomasi kultural Presiden Republik Indonesia, memperkuat citra positif Indonesia di mata dunia, serta menyampaikan pesan bahwa transformasi bangsa dapat dimulai dari nilai-nilai budaya, kepedulian sosial, dan pemenuhan gizi masyarakat.
Padang, Lintasmedianews.com
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr., bersilaturahmi ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia Sumatera Barat, Rabu (18/2/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan insan pers di Ranah Minang.
Kehadiran Susmelawati bersama jajaran Humas disambut langsung Ketua PWI Sumbar Widya Navies, didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi Sawir Pribadi, Wakil Ketua Bidang Aset Junaidi Jarat, Sekretaris SIWO Andri Besman, serta sejumlah pengurus lainnya.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan hubungan yang selama ini terjalin harmonis antara kedua institusi.
Dalam pertemuan tersebut, Kabid Humas Susmelawati, menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan kolaborasi yang konstruktif antara kepolisian dan media.
Menurutnya, hubungan yang solid akan berdampak positif terhadap penyampaian informasi kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Sumatera Barat.
Susila juga menyampaikan sejumlah program strategis Polri, khususnya di bidang kehumasan, yang menitikberatkan pada keterbukaan informasi publik dan respons cepat terhadap isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat. Transparansi, menjadi kunci untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Dalam kesempatan itu, Susmelawati turut menyampaikan pesan Kapolda Sumbar terkait peringatan Hari Pers Nasional (HPN).
Susmelawati berharap momentum HPN dapat terus memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi dan mitra strategis pemerintah serta aparat penegak hukum. “Semoga pers tetap jaya dan terus memberikan kontribusi positif bagi bangsa,” ujarnya.
Dia juga menekankan pentingnya pemberitaan yang berimbang. Kritik terhadap institusi kepolisian, menurutnya, merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial yang dijamin dalam sistem demokrasi. Namun, ia berharap setiap kritik tetap disampaikan secara proporsional, berbasis data, serta mengedepankan asas keberimbangan.
“Informasi yang akurat dan berimbang sangat penting untuk mencerdaskan masyarakat. Media memiliki peran besar dalam membentuk opini publik. Karena itu, sinergi yang baik antara polisi dan jurnalis menjadi kebutuhan bersama,” tegasnya.
Ia bahkan menegaskan bahwa tanpa dukungan dan peran media, kerja-kerja kepolisian tidak akan diketahui masyarakat secara luas. Publikasi yang profesional dinilai mampu menjembatani komunikasi antara aparat dan warga, sekaligus memperkuat akuntabilitas.
Sementara itu, Ketua PWI Sumbar Widya Navies menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi komitmen Polda Sumbar dalam membangun hubungan kemitraan yang sehat dengan wartawan.
Widya menyampaikan bahwa peningkatan kualitas dan profesionalisme jurnalis terus menjadi perhatian utama organisasi.
Widya menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, wartawan di Sumatera Barat telah banyak mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai upaya meningkatkan standar profesionalisme.
Dia berharap ke depan sinergi dengan Polda Sumbar dapat semakin diperkuat, termasuk dukungan terhadap pelaksanaan UKW.
Menurutnya, program Kapolri yang mendorong peningkatan kapasitas insan pers merupakan langkah positif. PWI Sumbar berharap Polda Sumbar juga dapat berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan UKW di daerah, sehingga kualitas pemberitaan semakin meningkat dan berdampak positif bagi masyarakat.
Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi yang intens, membangun kepercayaan, serta memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan insan pers demi terwujudnya informasi yang kredibel, edukatif, dan mencerdaskan bangsa. (*)
Padang, Lintasmedianews.com
Cahaya lentera bernuansa hijau keemasan seolah menjadi simbol kesejukan yang menyelimuti ranah Minang saat bulan suci tiba. Di tengah suasana religius yang kian terasa di berbagai penjuru Sumatera Barat, pesan persatuan dan kedamaian digaungkan oleh pucuk pimpinan kepolisian daerah sebagai pengantar memasuki Ramadan 1447 Hijriah.
Kapolda Sumbar, Gatot Tri Suryanta, tampil dengan sikap penuh hormat, menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim. Dalam pesannya, ia menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang pembinaan jiwa yang menghadirkan ketenangan batin sekaligus memperkuat nilai moral di tengah masyarakat.
Di sisi lain, Wakapolda Sumbar, Solihin, berdiri seirama membawa pesan yang sama kuatnya. Bersama jajaran Polda Sumatera Barat, ia memastikan seluruh personel siap mengawal aktivitas masyarakat selama bulan suci agar berjalan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.
Menurut Gatot Tri Suryanta, Ramadan adalah bulan pendidikan spiritual. Kesabaran, pengendalian diri, dan empati sosial diuji sekaligus diasah. Ia mengajak masyarakat menjadikan momen ini sebagai titik balik untuk mempererat silaturahmi serta menjauhkan diri dari segala bentuk perpecahan yang dapat merusak harmoni sosial.
Ia menegaskan, keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat. Stabilitas daerah akan kokoh jika seluruh elemen masyarakat ikut berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga ketenteraman selama Ramadan.
Solihin menambahkan, jajaran kepolisian telah menyiapkan langkah preventif dan pengamanan terbuka maupun tertutup. Mulai dari pengamanan salat tarawih, patroli dialogis menjelang sahur, hingga pengawasan pusat keramaian, semua dilakukan dengan pendekatan humanis yang mengedepankan pelayanan.
Pendekatan tersebut, kata dia, menjadi wujud nyata bahwa Polri hadir bukan sekadar sebagai penegak hukum, tetapi juga sahabat masyarakat. Ramadan harus menjadi bulan yang menghadirkan rasa aman, bukan kecemasan akibat gangguan ketertiban.
Dalam dinamika sosial yang terus berkembang, potensi gesekan bisa saja muncul. Namun, melalui komunikasi yang intens dan kolaborasi dengan tokoh agama serta tokoh masyarakat, kepolisian berupaya meredam potensi konflik sejak dini. Pencegahan menjadi strategi utama dibanding penindakan.
Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam bermedia sosial selama Ramadan. Ujaran kebencian, provokasi, dan penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat mencederai semangat persaudaraan yang seharusnya dijunjung tinggi di bulan penuh ampunan ini.
Baginya, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari sikap egois dan tindakan yang merugikan sesama. Momentum ini harus dimaknai sebagai ruang memperbaiki hubungan vertikal kepada Tuhan sekaligus hubungan horizontal antarwarga.
Sementara itu, suasana di berbagai masjid dan surau di Sumbar mulai dipenuhi aktivitas ibadah. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan gema doa menjadi potret keseharian yang menenteramkan. Kepolisian memastikan seluruh rangkaian ibadah tersebut mendapatkan pengamanan yang optimal.
Komitmen menjaga keamanan juga mencakup antisipasi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Idulfitri. Rekayasa lalu lintas dan penguatan pos pengamanan menjadi bagian dari strategi agar arus mudik berjalan lancar dan minim risiko kecelakaan.
Gatot Tri Suryanta berharap Ramadan kali ini mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Ia ingin masyarakat merasakan kehadiran aparat sebagai pelindung dan pengayom yang bekerja dengan hati, bukan sekadar menjalankan prosedur.
Solihin pun mengajak seluruh personel untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum introspeksi diri. Profesionalisme, integritas, dan pelayanan prima harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas spiritual masing-masing anggota.
Di penghujung pesannya, keduanya menyampaikan doa agar seluruh masyarakat diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah puasa hingga meraih kemenangan di Hari Raya Idulfitri. Harapan besar disematkan agar Sumbar tetap damai, sejuk, dan menjadi contoh daerah yang mampu menjaga harmoni di tengah keberagaman.
Seruan yang disampaikan bukan sekadar formalitas, melainkan penegasan komitmen bahwa Ramadan 1447 H harus menjadi bulan penuh keberkahan, kedamaian, dan persatuan bagi seluruh warga ranah Minang.(*)