Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok


Pasbar ,Lintas Media News Com.

Bupati Pasaman Barat, Yulianto lantik  2.658 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu formasi tahun 2025, pelantikan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Jumat 23/1 2026.

.Dari 2.666 usulan awal, 8 orang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat atau TMS.

Pelantikan ini juga dihadiri : Wakil Bupati Pasaman Barat  M. Ihpan, Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, para Asisten, staf Ahli, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Bupati Yulianto menjelaskan, bahwa pengadaan PPPK paruh waktu ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menata Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) secara profesional, efektif, dan berkeadilan.

“Kehadiran saudara-saudara diharapkan dapat memperkuat kinerja organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjawab kebutuhan nyata diberbagai perangkat daerah,” ulas Yulianto.

Ia juga menegaskan  para PPPK paruh waktu senantiasa menjaga integritas dan menunjukkan kinerja terbaik dengan bekerja secara ikhlas, jujur, dan penuh tanggung jawab, serta menjadi figur ASN yang berkualitas dan profesional.

Ia ingin menegaskan, bahwa meskipun berstatus PPPK paruh waktu dengan perjanjian kerja, saudara tetap dituntut memiliki integritas, disiplin, dan profesionalisme yang tinggi. Junjung tinggi nilai-nilai ASN, patuhi peraturan perundang-undangan, serta bangun kerja sama yang harmonis di lingkungan kerja masing-masing tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Yulianto menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, PPPK diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka menjalankan tugas dan menduduki jabatan tertentu.PPPK paruh waktu tidak dapat mengajukan pindah tugas atau mutasi selama masa perjanjian kerja berlangsung.

Ia juga mengungkapkan bahwa proses pengusulan PPPK paruh waktu Kabupaten Pasaman Barat ,hingga memperoleh persetujuan dari Kementerian PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) tidaklah mudah dan membutuhkan perjuangan bersama.

“Perjuangan panjang telah dilalui hingga akhirnya saudara-saudara menerima SK PPPK paruh waktu. Untuk itu, patut kita syukuri dan dibuktikan dengan melaksanakan tugas sebaik-baiknya sebagai ASN yang berakhlak,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat juga menyerahkan Piala dan Piagam penghargaan kepada para pemenang lomba kebersihan dan keindahan antar nagari, OPD, dan kecamatan, serta lomba ketahanan pangan melalui aksi menanam cabai.dengan Kategori OPD:Satu Juara I: Dinas Ketahanan Pangan,dua,Juara II: Dinas Kearsipan dan Perpustakaan,tiga,Juara III: Dinas Kesehatan sedangkan Favorit adalah Sekretariat Daerah- Harapan I: DPMPTSP,Harapan II: RSUD- Harapan III:Inspektorat

Sementara Kategori Kecamatan dan Nagari:

Juara I: Nagari Tandikek

Juara II: Kecamatan Pasaman,- Juara III: Nagari Talu.



PADANG,Lintas Media News
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, mengapresiasi sekaligus mendukung peluncuran Program Silek Tradisi Minangkabau bagi siswa SMA, SMK, dan SLB se-Sumatera Barat. 

Melalui program ini, Silek Tradisi Minangkabau ditetapkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib di seluruh SMA, SMK, dan SLB di Sumbar.

Muhidi menilai, program strategis tersebut tidak hanya berperan dalam pelestarian budaya, tetapi juga penting dalam pembentukan karakter dan penguatan mental generasi muda, sekaligus menanamkan nilai-nilai nasionalisme.

Program Silek Tradisi Minangkabau secara resmi diluncurkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimi, pada Sabtu (24/1/2026) di Lapangan Kantor Gubernur Sumbar.

Menurut Muhidi, melalui latihan silek, siswa dapat meningkatkan kebugaran jasmani, melatih kekuatan, kelenturan, keseimbangan, serta daya tahan tubuh. Aktivitas ini juga berkontribusi menjaga kesehatan fisik pelajar di usia remaja.

Selain manfaat fisik, latihan silek tradisional menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab. Siswa dibiasakan mematuhi aturan, etika, serta jadwal latihan yang teratur, sehingga membentuk karakter disiplin yang berguna baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam aspek pembentukan kepribadian, silek tradisional juga melatih kesabaran, kepercayaan diri, serta pengendalian emosi. Nilai-nilai tersebut dinilai mampu membentuk sikap rendah hati sekaligus mencegah perilaku agresif di kalangan pelajar.

Sebagai warisan budaya bangsa, silek tradisional turut menanamkan nilai budaya dan nasionalisme. Melalui proses latihan, siswa dikenalkan pada tradisi, adat, serta jati diri Minangkabau dan Indonesia.

Gerakan silek yang menuntut fokus dan koordinasi juga diyakini dapat meningkatkan konsentrasi siswa dalam kegiatan belajar. Di sisi lain, silek tradisional membuka ruang pengembangan diri dan prestasi nonakademik melalui berbagai ajang kejuaraan, seperti O2SN dan POPDA.

Tak kalah penting, silek mengajarkan bela diri secara bertanggung jawab, yakni untuk melindungi diri, bukan menyerang, serta menanamkan nilai sportivitas dan etika. Selama proses latihan, siswa juga membangun kerja sama, solidaritas, dan rasa persaudaraan, sehingga tercipta hubungan sosial yang positif di kalangan pelajar.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimi, menyampaikan bahwa Sumatera Barat memiliki sekitar 200 aliran silek tradisional, namun saat ini hanya tersisa sekitar 50 aliran.

Menurutnya, peluncuran Program Silek Tradisi Minangkabau menjadi momentum penting untuk mengangkat kembali eksistensi silek tradisional Minangkabau yang mulai tergerus zaman.

Di tengah era digital, Vasko mendorong para siswa untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana publikasi kegiatan silek tradisional. Ia berharap siswa dapat mengunggah konten positif yang menampilkan manfaat dan nilai budaya silek Minangkabau.

Pada kesempatan tersebut, Vasko juga mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam peluncuran program agar membuat video singkat dan mengunggahnya ke media sosial masing-masing sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Habibul Fuadi menjelaskan pelaksanaan ekstrakurikuler wajib silek tradisi sebenarnya telah dimulai sejak awal tahun ajaran baru pada Juli 2025 lalu namun belum terstandarisasi. Saat ini, telah didukung modul pembelajaran yang terstandar.

“Dengan terbitnya modul ekstrakurikuler silek tradisi, pelaksanaannya sudah bisa berjalan seragam dan terstruktur di seluruh SMA, SMK, dan SLB se-Sumatera Barat,” jelas Habibul.

Ia menambahkan, ekstrakurikuler silek tradisi terintegrasi dengan program wajib lainnya di sekolah, seperti tahfiz, wirid kolaborasi, dan pramuka, sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter berbasis nilai lokal.(*/st)


Agam,Lintas Media News
Komandan Korem 032/Wirabraja Brigjen TNI Machfud S.E., M.Si mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto dalam kegiatan peresmian Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sabtu (24/1/2026).

Peresmian Huntara ini merupakan bagian dari upaya percepatan penanganan pascabencana serta bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak.

Danrem 032/Wbr menyampaikan bahwa TNI, khususnya jajaran Korem 032/Wirabraja, akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh unsur terkait dalam mendukung penanganan bencana, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan kondisi masyarakat.
“Keberadaan Huntara ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sambil menunggu proses pembangunan hunian tetap. TNI siap mendukung setiap kebijakan pemerintah demi kepentingan rakyat,” ujar Danrem.

Menko PMK dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas kementerian dan lembaga dalam penanganan bencana agar berjalan cepat, tepat, dan berkelanjutan. Sementara itu, Mendagri menekankan peran pemerintah daerah dalam memastikan pemanfaatan Huntara berjalan optimal dan tepat sasaran.

Kepala BNPB menjelaskan bahwa pembangunan Huntara ini merupakan solusi sementara yang layak huni, aman, dan memenuhi standar kesehatan bagi masyarakat terdampak, sekaligus sebagai langkah transisi menuju pembangunan hunian tetap.

Acara peresmian ditandai dengan peninjauan langsung lokasi Huntara serta dialog dengan masyarakat setempat. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban.

Turut hadir dalam acara kegiatan tersebut Gubernur Sumbar, Pangdam XX/TIB, PJU Polda Sumbar, Bupati Agam , Forkopimda Kab Agam Dan segenap Forkopimca Kecamatan Palembayan.(rls)



JAKARTA,Lintas Media News
Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar pada Senin, 9 Februari 2026 di Provinsi Banten, dipastikan akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Kepastian tersebut terungkap dalam audiensi pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat dengan Kementerian Kebudayaan RI, yang berlangsung pada Jumat pagi (23/1/2026) di Jakarta. 

Audiensi diterima oleh Muhammad Asrian Mirza, Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Media dan Komunikasi Publik. Demikian keterangan pers yang disampaikan Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, Jumat malam. 

“Bapak Presiden Prabowo sudah menjadwalkan kehadirannya pada HPN 2026 di Banten. Bapak Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga siap hadir sekaligus melakukan peletakan batu pertama Museum Siber SMSI,” ujar Muhammad Asrian Mirza.

Dalam rangkaian HPN 2026 yang diselenggarakan SMSI, konstituen Dewan Pers, juga akan ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Museum Siber SMSI pada 7 Februari 2026 di Kota Serang. Pada kesempatan peletakan batu pertama museum tersebut, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon akan hadir. 
Dalam audiensi di Kementerian Kebudayaan, tim SMSI Pusat yang hadir antara lain Prof. Dr. Taufiqurochman, A.Ks., S.Sos., M.Si (Dewan Penasihat), Ilona Juwita (Wakil Ketua Umum Bidang Usaha Media Siber dan Digital), dr. Nishal (Direktur Media Crisis Center), serta Dyah Kristiningsih (Wakil Direktur Departemen Kesekretariatan dan Keuangan).

Ilona Juwita yang juga dikenal sebagai cucu tokoh seni budaya Pak Ogah, menyatakan kesiapannya mendampingi Menteri Kebudayaan dalam agenda peletakan batu pertama Museum Siber SMSI di Banten.

Ilona juga menyampaikan, bahwa Musium ini, merupakan musium media siber pertama yang akan di bangun di Indonesia.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan akrab tersebut juga membahas penguatan aliansi strategis antara media siber dan negara dalam pembangunan peradaban berbasis kebudayaan. 

Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmennya menempatkan kebudayaan sebagai fondasi utama pembangunan nasional, bukan sekadar sektor pelengkap.

Media siber dipandang memiliki peran penting dalam merawat dan menyebarluaskan nilai-nilai kebudayaan, termasuk memberi ruang bagi tradisi lokal, bahasa daerah, serta pengetahuan komunitas yang selama ini kerap terpinggirkan dalam arus utama pembangunan.

Pembangunan Museum Siber SMSI di Banten, kata Firdaus, diharapkan menjadi simbol kolaborasi negara dan media dalam menjaga memori, identitas, serta perjalanan pers dan kebudayaan Indonesia di era digital.

*Dari Cerita Rakyat ke Ruang Redaksi*

Sejarah Indonesia tidak terlepas dari kekuatan cerita dan tulisan. 
Dari cerita rakyat yang diwariskan turun-temurun hingga budaya menulis di media massa, kata-kata telah menjadi perekat nilai dan identitas bangsa.

Dalam perjalanan sejarah, wartawan tidak hanya mencatat peristiwa, tetapi turut membangun kesadaran kolektif dan imajinasi kebangsaan. 

Di era digital, peran itu berlanjut melalui media siber yang kini menjadi ruang kebudayaan baru.
Melalui jaringan media hingga ke daerah, SMSI berada pada posisi strategis untuk memastikan cerita Indonesia tetap berakar pada nilai-nilai lokal dan kebhinekaan. 

Menurut Ketua Umum SMSI Firdaus, audiensi dengan Kementerian Kebudayaan menegaskan kembali pentingnya peran pers dan wartawan sebagai penjaga ingatan kolektif bangsa.

Di tengah tantangan zaman dan arus informasi yang cepat, wartawan dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga beretika, berakar, dan berpihak pada nilai kebudayaan. 

Dari cerita rakyat hingga berita digital, pers tetap menjadi penjaga narasi Indonesia agar jati diri bangsa terus hidup dan berdaulat atas maknanya sendiri. (*)

 


PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Upaya pemulihan ekologi pascabencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat pada akhir November hingga awal Desember 2025 terus dilakukan. Salah satu langkahnya melalui peluncuran Gerakan Sejuta Pohon untuk Sumatera Barat yang digagas Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera, didukung Pemerintah Provinsi Sumbar dan PT Semen Padang melalui bantuan 10 ribu bibit kaliandra.

Peluncuran gerakan penghijauan yang dipusatkan di kawasan Pemandian Jembatan Sitapuang, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, ditandai dengan penyerahan bibit kaliandra oleh Direktur Keuangan PT Semen Padang Iskandar Z Lubis kepada Ketua Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera Febriyandi Putra, Kamis (22/01). Kegiatan itu disaksikan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, serta Pj Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa.

Turut hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar Tasliatul Fuadi, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Yoice Yuliani, serta sejumlah komunitas lingkungan, organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan pelajar. Setelah penyerahan bibit, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di lokasi acara.

Iskandar Z Lubis menyampaikan dukungan PT Semen Padang terhadap gerakan tersebut. Ia menilai inisiatif Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera patut diapresiasi karena mampu membangun kolaborasi lintas unsur dalam upaya penghijauan.

“Kami mengapresiasi Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera yang mampu mensinergikan berbagai unsur untuk peduli pada bumi. Penghijauan adalah tanggung jawab bersama untuk generasi berikutnya. Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat berkelanjutan,” kata Iskandar.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah juga mengapresiasi pelaksanaan Gerakan Sejuta Pohon sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan pascabencana. Ia menyebut dukungan PT Semen Padang melalui bantuan 10 ribu bibit kaliandra memperkuat gerakan ini, mengingat kaliandra memiliki banyak manfaat dan berpotensi sebagai tanaman energi.

Mahyeldi berharap gerakan tersebut berlanjut dan menjadi gerakan masif di seluruh wilayah Sumatera Barat. Ia juga mengusulkan kebijakan penghijauan berbasis keagamaan, seperti wakaf minimal dua bibit pohon bagi pasangan calon pengantin.

“Misalnya, wakaf minimal dua bibit pohon bagi pasangan calon pengantin yang akan menikah. Ini akan kami koordinasikan dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama. Kita harapkan ini bisa terwujud,” kata Mahyeldi.

Pj Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kolaborasi lintas sektor yang dibangun. Menurut dia, penghijauan terutama di hulu sungai dan kawasan hutan menjadi salah satu kunci mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.

“Bencana hidrometeorologi erat kaitannya dengan air dan kondisi lingkungan. Penghijauan, khususnya di hulu sungai dan kawasan hutan, menjadi kunci untuk mengurangi risiko bencana,” ujar Raju.

                                                                                          

Selain Ia menambahkan, pascabencana banjir dan longsor, Kota Padang juga menghadapi dampak lanjutan berupa kekeringan. Perubahan aliran sungai menyebabkan jaringan irigasi terputus, sungai-sungai kecil rusak, dan pasokan air bersih terganggu.

“Data kami mencatat ada sekitar 121 titik di Kota Padang yang mengalami kekeringan,” kata Raju.

Ketua Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera Febriyandi Putra menjelaskan gerakan ini dilatarbelakangi bencana ekologis yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan alam. Menurutnya, Sumbar membutuhkan langkah pemulihan yang kolaboratif dan berkelanjutan, bukan sekadar respons jangka pendek.

“Hari ini kita membutuhkan solusi atas bencana ekologis yang terjadi di Sumbar. Karena itu kami mendorong keterlibatan semua pihak—pemerintah, BUMN, swasta, LSM, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat—untuk bergerak bersama. Target awal kami satu juta pohon, dan jumlahnya bisa bertambah sesuai partisipasi publik,” ujar Febriyandi.

Ia mengatakan, pohon yang ditanam tidak hanya berfungsi sebagai tanaman hutan, tetapi juga tanaman produktif yang bernilai ekonomi. Jenis yang diprioritaskan antara lain durian, petai, dan jengkol, serta kaliandra yang disuplai PT Semen Padang.

“Kami berterima kasih kepada PT Semen Padang dan pihak lain yang terlibat dalam gerakan ini,” kata Febriyandi.

Febriyandi menyebut gerakan ini melibatkan sekitar 20 pihak kolaborator. Di tingkat provinsi, target penanaman mencapai satu juta pohon. Khusus Kota Padang, targetnya 10 ribu pohon yang dibagi dalam lima segmen wilayah. Selain Balai Gadang, lokasi penanaman mencakup Batu Busuk dan Batang Gabung.

“Gerakan ini kami awali dari Kota Padang dengan penanaman bertahap dan estafet. Penanaman dilakukan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Lubuk Minturun hingga kawasan pesisir Pantai Padang,” ujarnya.

Menurut dia, Gerakan Sejuta Pohon bukan agenda seremonial semata. Gerakan ini diharapkan mendorong lahirnya kebijakan publik agar aktivitas menanam pohon menjadi bagian dari budaya dan kewajiban sosial.

“Kami berharap gerakan ini tidak berhenti pada euforia sesaat. Menanam pohon harus menjadi budaya. Sumatera Barat memiliki potensi bencana yang besar dari pesisir hingga pegunungan. Tidak ada wilayah yang benar-benar aman jika lingkungan tidak dijaga,” tambah Febriyandi.

 


Pariaman, Lintas Media News.com 

Sebanyak tiga bakal calon Ketua PWI Padang Pariaman/Pariaman, sudah diusulkan Panitia Konferensi VII PWI Padang Pariaman/Pariaman ke PWI Provinsi Sumatera Barat, kemarin. Mereka Adalah Ahmad Damanhuri, Idham Fadhli, dan Ikhlas Darma Murya

Sekretari Panitia Konferensi VII PWI Padang Pariaman/Pariaman, Aris Prima Gunawan, mengatakan bahwa pendaftaran bakal calon Ketua PWI Padang Pariaman/Pariaman hanya dibuka selama 1 hari. Yakni dari Selasa sore (20/1/2026) hingga Rabu (21/1/2026) pukul 14.00 WIB.

“Dari lima nama yang sebelumnya masuk bursa pencalonan, ternyata hanya lima yang mendaftar hingga berakhir batas waktu pendaftaran,” ujar Aris, pada Kamis (22/1/2026).

Secara administrasi, lanjutnya, berkas ketiga bakal calon dinyatakan lengkap. Diantaranya telah mengisi surat pernyataan tidak menggunakan narkoba, bukan ASN ataupun anggota TNI/Polri, dan tidak anggota partai politik (parpol).

“Seluruh bakal calon, sudah mengisi surat pernyataan dan membubuhi tanda tangannya di atas materai surat itu,” sambung Aris.

Syarat penting lainnya yang juga dinyatakan, memenuhi administrasi yaitu jenjang kompetensi bakal calon. Yakni minimal tersertifikasi sebagai wartawan Madya di Dewan Pers. Untuk itu, para bakal calon harus melampirkan sertifikat kompetensinya di dokumen pendaftaran.

“Panitia juga, sudah melakukan pengecekan di website Dewan Pers terhadap ketiga bakal calon Ketua PWI Padang Pariaman/Pariaman ini. Hasilnya, ketiga nama muncul sesuai dengan sertifikatnya masing-masing,” jelas wartawan Padang Ekspres yang sertifikasi utama di Dewan Pers ini.

Kendati demikian, sambung Aris, para bakal calon baru dapat dinyatakan sebagai calon, setelah berkas mereka diverifikasi oleh PWI Provinsi Sumatera Barat.

“Insya Allah, hari ini atau besok verifikasi PWI Sumbar sudah keluar,” ungkapnya

Aris menjelaskan, bahwa pelaksanaan Konferensi VII itu masih sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Yakni pada Sabtu (24/1/2026) di Balai Kota Pariaman.

“Kita sudah sebar undangannya sejak kemarin. Mudah-mudahan semua berjalan lancar hingga selesai,” tukas Aris.

 

Lintasmedianews.com, Dharmasraya

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyambangi Markas Komando Daerah Militer XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) di Padang, Kamis (22/01/2026), untuk memperkuat koordinasi percepatan pembangunan dua jembatan strategis yang akan dilaksanakan TNI di Kabupaten Dharmasraya 

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif tersebut, Annisa disambut langsung oleh Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada beserta jajaran, dengan pembahasan terfokus pada kesiapan teknis dan skema pelaksanaan pembangunan.

Adapun jembatan yang direncanakan dibangun berada di Nagari Ampang Kuranji, Kecamatan Koto Baru, serta di Nagari Banai, Kecamatan Sembilan Koto, yang rusak akibat banjir tahun lalu.

Bupati Annisa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Kodam XX/TIB, atas komitmen dan kepercayaan yang diberikan untuk membangun infrastruktur strategis di Kabupaten Dharmasraya.

“Jembatan ini adalah kebutuhan mendesak masyarakat, karena menyangkut ekonomi, pendidikan, dan keselamatan warga, sehingga kami sangat bersyukur atas dukungan penuh Pak Pangdam dan jajaran," ujar Annisa.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya siap mendukung penuh seluruh tahapan pembangunan, baik melalui fasilitasi lapangan, koordinasi lintas sektor, maupun dukungan administratif.

“Kami siap mendukung penuh Kodam XX/TIB untuk menyukseskan rencana pembangunan ini agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada menjelaskan bahwa sebelum pembangunan dimulai, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan survei dan kajian teknis di lapangan.

“Sebelum pembangunan, kami perintahkan anggota untuk melakukan survei kondisi lapangan dengan mempertimbangkan lebar sungai, kestabilan tanah, serta karakter wilayah, apakah nantinya jembatan gantung, Aramco, atau Bailey,” jelas Pangdam.

Ia menambahkan, pembangunan dua jembatan tersebut sepenuhnya akan dilaksanakan oleh TNI, sebagai bagian dari pelaksanaan komitmen Presiden Prabowo Subianto membangun 300 ribu jembatan di seluruh Indonesia.

Diketahui, pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 28 November lalu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pembangunan jembatan, dan menginstruksikan keterlibatan kementerian, lembaga, perguruan tinggi termasuk TNI dalam percepatan pelaksanaannya demi keselamatan dan akses pendidikan masyarakat.(el)

 

Padang, Lintasmedianews.com 

Anggota DPRD Kota Padang, H. Rusdi, ST MT menghadiri Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakorbang) Kelurahan Koto Baru Nan XX pada Kamis (22/1/2026).

Kehadirannya menjadi wujud nyata komitmen wakil rakyat dalam menyerap langsung aspirasi masyarakat dari tingkat paling bawah.

Rakorbang juga dihadiri oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang, Camat Lubuk Begalung, Nofiandi Amir, SH MH, dan Kepala Puskesmas Lubuk Begalung dr. Sari Ramadhani.

Juga hadir, Lurah Koto Baru Nan XX, Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat kelurahan, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga dari berbagai elemen. 

Forum ini menjadi ruang strategis untuk membahas program pembangunan, menyusun skala prioritas, serta merumuskan kebutuhan masyarakat untuk tahun mendatang.

Dalam sambutannya, H. Rusdi yang juga Anggota Komisi IV DPRD Padang ini, menegaskan pentingnya partisipasi aktif warga dalam proses perencanaan pembangunan. Menurutnya, usulan yang lahir dari Rakorbang kelurahan akan menjadi dasar perjuangan di tingkat DPRD agar dapat diakomodasi dalam perencanaan dan penganggaran daerah.

“Saya hadir untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Apa yang disampaikan hari ini akan saya bawa dan perjuangkan di DPRD agar bisa diwujudkan dalam program pembangunan Kota Padang,” ujar H. Rusdi yang merupakan Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang.

Camat Lubuk Begalung, Nofiandi Amir, mengapresiasi kehadiran anggota DPRD dalam forum Rakorbang kelurahan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, dan DPRD sangat penting agar perencanaan pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Rakorbang ini adalah wadah strategis untuk menyelaraskan program pembangunan dari tingkat kelurahan hingga kota. Kehadiran anggota DPRD tentu menjadi penguat agar aspirasi warga dapat ditindaklanjuti secara nyata,” kata Nofiandi Amir.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Koto Baru Nan XX, Ismedsyah, menyampaikan bahwa partisipasi warga dalam Rakorbang tahun ini sangat tinggi. 

Hal tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya terlibat dalam proses pembangunan.

“Kami berharap usulan-usulan yang telah dirumuskan bersama ini benar-benar dapat direalisasikan. Dukungan dari DPRD dan pemerintah kecamatan menjadi harapan besar bagi masyarakat,” ujar Ismedsyah.

Berbagai usulan disampaikan warga, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan lingkungan, drainase, penerangan jalan, hingga peningkatan layanan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

Diskusi berlangsung dinamis, mencerminkan tingginya kepedulian warga terhadap kemajuan lingkungan mereka.

Rakorbang Kelurahan Koto Baru Nan XX pun menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. 

Kehadiran H. Rusdi tidak hanya mempertegas fungsi representasi DPRD. Tetapi juga meneguhkan komitmen bersama dalam membangun Padang dari tingkat kelurahan. (*)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) meninjau langsung pabrik serta rumah contoh Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK), produk inovatif PT Semen Padang, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Kamis (22/1/2026). Kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap penggunaan SEPABLOCK untuk pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 di sejumlah wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Kunjungan anggota Komisi VI DPR RI tersebut disambut Direktur Sales & Marketing SIG Dicky Saelan, Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Operasi Andria Delfa, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, serta Sekretaris Perusahaan Win Bernadino. Kemudian, Komisaris Utama PT Semen Padang Werry Darta Taifur didampingi Komisaris Ilham Aldelano Azre.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengatakan bahwa kunjungan ke pabrik dan rumah contoh SEPABLOCK tersebut merupakan bagian dari rencana besar pemerintah dalam mendukung pembangunan Huntap yang layak, cepat, dan terjangkau, khususnya bagi masyarakat terdampak banjir bandang.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari rencana pemerintah untuk membangun hunian tetap. Produk SEPABLOCK yang diproduksi PT Semen Padang akan berkontribusi langsung dalam pembangunan Huntap di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh,” ujar Andre.

Andre menuturkan, berdasarkan laporan Direktur Sales & Marketing SIG Dicky Saelan, SIG telah memperoleh kontrak pembangunan Huntap sebanyak 4.800 unit rumah yang akan dibangun oleh pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Sumatera Barat. Program ini menjadi bagian penting dari upaya pemulihan pascabencana banjir bandang.

“Tadi kami juga menyarankan kepada manajemen SIG agar dapat bersaing di Sumatera Utara dan Aceh. Hal ini sedang dikaji oleh manajemen, terutama terkait aspek harga agar lebih kompetitif di wilayah tersebut,” ungkap Andre.

Andre menegaskan dukungannya terhadap penggunaan material SEPABLOCK dalam pembangunan hunian tetap. Menurutnya, teknologi bata interlock ini memiliki sejumlah keunggulan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan pascabencana.

“SEPABLOCK ini jelas unggul. Pertama, proses pengerjaannya sangat cepat, dalam waktu dua minggu rumah sudah bisa berdiri. Kedua, rumahnya tahan gempa dan tahan api. Ketiga, harganya relatif terjangkau. Untuk rumah tipe 36 meter persegi, biayanya berkisar antara Rp150 juta hingga Rp160 juta,” jelasnya.

Dengan waktu pembangunan yang singkat, Andre optimistis masyarakat terdampak bencana dapat segera menempati rumah yang layak huni. “Insya Allah ini bisa bersaing dan sangat membantu pemerintah. Kalau selesai dalam dua minggu, masyarakat bisa langsung menempati rumahnya,” tambahnya.

Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar menyampaikan bahwa SEPABLOCK merupakan salah satu produk inovatif unggulan PT Semen Padang yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pembangunan yang cepat, efisien, dan berkualitas. Produk ini dirancang sebagai solusi konstruksi modern, khususnya untuk kebutuhan hunian pascabencana.

Terkait kontribusi SEPABLOCK dalam pembangunan Huntap pascabanjir bandang, Pri Gustari menegaskan kesiapan PT Semen Padang untuk mendukung penuh program pemerintah. Dari sisi kapasitas produksi, perusahaan memiliki kemampuan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

“Produksi SEPABLOCK kami mampu menghasilkan sekitar 100 hingga 110 unit rumah setiap bulan. Artinya, dalam satu tahun bisa mencapai 1.200 hingga 1.300 unit rumah,” jelasnya.

Dengan adanya kunjungan kerja Komisi VI DPR RI tersebut, sinergi antara PT Semen Padang, SIG, dan pemerintah pusat diharapkan dapat semakin dipercepat. Saat ini, pihaknya juga telah melakukan sejumlah pembicaraan intensif dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), satuan kerja (satker), serta balai terkait guna merealisasikan pembangunan Huntap secara optimal.

“Dengan dukungan Komisi VI DPR RI, kami berharap kontribusi PT Semen Padang dan SIG dalam program hunian tetap ini dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran, sehingga masyarakat terdampak bencana dapat segera bangkit dan memiliki tempat tinggal yang layak,” pungkasnya.




PADANG,Lintas Media News
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) yang digelar di Hunian Sementara (Huntara) Limau Manis, Kota Padang, Kamis (22/1/2026).

Peringatan HUT GEKRAFS tahun ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, namun juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat terdampak bencana. 

Di antaranya peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nusantara, penyerahan simbolis sejumlah bantuan, serta kegiatan bermain dan hiburan bersama anak-anak pengungsi.
Evi Yandri mengapresiasi langkah GEKRAFS yang memilih merayakan hari jadinya dengan kegiatan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat. 

Menurutnya, kehadiran organisasi ekonomi kreatif di tengah masyarakat terdampak bencana menunjukkan kepedulian nyata sekaligus memberi harapan bagi pemulihan sosial dan ekonomi warga.

“Ini bentuk kepedulian yang patut dicontoh. GEKRAFS tidak hanya berbicara tentang ekonomi kreatif, tetapi juga hadir langsung membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Evi Yandri di sela kegiatan.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy, Anggota DPR RI Andre Rosiade, jajaran pengurus DPP GEKRAFS, serta para Wakil Ketua Umum GEKRAFS, yakni Melly Goeslaw, Raffi Ahmad, dan Laja Lapian. Hadir pula Wakil Menteri UMKM Helvi Moriza.

Selain itu, tampak hadir unsur Dewan Penyantun, Dewan Pakar, Dewan Penasihat, Dewan Pembina, serta pengurus dan anggota DPW GEKRAFS Sumatera Barat.

Melalui peringatan HUT ke-7 ini, GEKRAFS menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam penguatan ekonomi kreatif nasional, sekaligus mengambil peran aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, khususnya di daerah-daerah yang terdampak bencana.(*/st)



 
PADANG,Lintas Media News
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Evi Yandri Rajo Budiman, selaku penanggung jawab Huntara Mandiri Kapalo Koto, mengatakan percepatan pembangunan merupakan wujud sinergi nyata antar level pemerintahan   dalam merespons dampak bencana.

“Pembangunan Huntara ini adalah hasil kolaborasi serta kerjasama DPRD Sumbar, Pemerintah Provinsi Sumbar, dan dukungan Pemerintah Pusat. Alhamdulillah, hari ini progres sudah mencapai 90 persen dan ditargetkan tuntas dalam waktu dekat,” ujar Evi Yandri didampingi wakil gubernur Sumatra barat Vasko Rusaini saat meninjau Huntara kepalo koto Pauh Kota padang. Rabu(21/1/2026).

Ia menegaskan, percepatan pembangunan dilakukan agar para korban banjir bandang dapat kembali menjalani kehidupan secara layak, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.

“Kita ingin masyarakat bisa beribadah dengan tenang dan mulai menata kembali kehidupan sosial serta ekonomi mereka. Huntara ini menjadi jembatan menuju pemulihan yang lebih permanen,” katanya.
Evi Yandri menjelaskan, Huntara Mandiri Kapalo Koto tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal sementara, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang kebutuhan dasar penghuni. 

Setiap unit dilengkapi perlengkapan rumah tangga, seperti peralatan dapur dan tempat tidur, serta fasilitas sanitasi berupa Mandi, Cuci, Kakus (MCK) yang dibangun terpisah untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Kolaborasi lintas pemerintahan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai unsur pusat, termasuk keterlibatan Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy serta Staf Khusus Kepresidenan Raffi Ahmad, yang turut mendorong percepatan realisasi Huntara Mandiri di lokasi terdampak bencana.

Sinergi ini menjadi contoh kuat bahwa penanganan pascabencana membutuhkan kerja bersama antara legislatif, eksekutif daerah, dan pemerintah pusat agar bantuan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dengan mulai dihuni­nya Huntara Mandiri Kapalo Koto, diharapkan beban para korban banjir bandang dapat berkurang, sekaligus menjadi langkah awal pemulihan menuju kehidupan yang lebih aman dan berkelanjutan.

Menurut Evi Yandri,Kolaborasi   DPRD Sumbar dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) ini, menjadi kunci percepatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) Mandiri bagi warga terdampak banjir bandang di Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang. 

Hingga Rabu (21/1/2026), progres pembangunan Huntara telah mencapai 90 persen dari total 100 unit yang direncanakan.

Sebagai tahap awal, 50 Kepala Keluarga (KK) mulai menempati Huntara per 21 Januari 2026. Sementara 50 unit lainnya ditargetkan rampung dalam waktu satu pekan ke depan agar seluruh warga terdampak segera memperoleh hunian yang layak.(*/st)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, PT Semen Padang menggelar kampanye Safety Riding bertema “Budayakan Keselamatan Berkendara dan Tertib Berlalu Lintas”. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) PT Semen Padang, Rabu (21/1/2026), ini diikuti puluhan karyawan Semen Padang Group serta sejumlah pelajar di Kota Padang.

Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, mengatakan kampanye Safety Riding merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan K3 Nasional sekaligus wujud komitmen manajemen dalam memperluas penerapan nilai-nilai keselamatan. 

Menurutnya, budaya K3 tidak hanya diterapkan di lingkungan kerja, tetapi juga dalam aktivitas berkendara sehari-hari. “Keselamatan harus menjadi kesadaran bersama dan dijalankan secara konsisten, sehingga mampu melindungi karyawan, keluarga, dan masyarakat,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) ini menghadirkan dua narasumber, yakni Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Sumatera Barat, Kompol Rosita Imelda Ifadi, serta Kepala Subbagian Pelayanan Santunan PT Jasa Raharja Kanwil Sumbar, Dwi Aprianto.

Ketua Panitia Kampanye Safety Riding PT Semen Padang, Jefri Antoni, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran keselamatan berkendara di kalangan insan perusahaan. Menurutnya, mobilitas merupakan bagian dari aktivitas sehari-hari karyawan sehingga risiko kecelakaan perlu diantisipasi sejak dini.

“Kecelakaan lalu lintas tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga keluarga, perusahaan, dan lingkungan kerja. Karena itu, Safety Riding harus menjadi budaya, bukan sekadar slogan,” kata Jefri.

Jefri juga mengajak seluruh peserta menjadi teladan dan duta keselamatan berkendara, baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat. Menurutnya, perubahan perilaku yang konsisten menjadi indikator keberhasilan kampanye ini.

Sementara itu, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sumbar, Kompol Rosita Imelda Ifadi, memaparkan bahwa kondisi keselamatan lalu lintas di Sumatera Barat masih memprihatinkan. Ia menyebutkan, angka kecelakaan lalu lintas di daerah tersebut berada pada peringkat lima terbesar secara nasional.

“Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Di Sumbar, mayoritas korban berasal dari usia produktif, yakni 13 hingga 35 tahun,” ujarnya.

Rosita mengapresiasi langkah PT Semen Padang yang aktif menggelar kampanye Safety Riding sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha sangat penting dalam mendukung upaya pemerintah menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Ia juga mengungkap sejumlah pelanggaran yang masih sering ditemukan di lapangan, di antaranya penggunaan telepon genggam saat berkendara, kendaraan tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), mobil barang yang mengangkut penumpang, serta sepeda motor yang tidak memenuhi persyaratan teknis seperti tanpa kaca spion, knalpot tidak standar, dan lampu yang tidak sesuai ketentuan.

Selain itu, pelanggaran seperti menerobos lampu lalu lintas, penggunaan lampu strobo tidak sesuai peruntukan, serta pengendara yang tidak membawa atau tidak dapat menunjukkan SIM dan STNK yang sah juga masih kerap terjadi. “Kepatuhan terhadap aturan dan perilaku berkendara yang baik akan menciptakan budaya lalu lintas yang aman dan berkeselamatan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Subbagian Pelayanan Santunan PT Jasa Raharja Kanwil Sumbar, Dwi Aprianto, memaparkan data dampak kecelakaan lalu lintas dari sisi pembiayaan santunan. Sepanjang 2025, nilai santunan kecelakaan lalu lintas tercatat meningkat signifikan.

“Total santunan meningkat sebesar 11,04 persen atau sekitar Rp7,7 miliar. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya frekuensi kecelakaan sebesar 2,63 persen serta kecelakaan fatal yang menyebabkan korban meninggal dunia naik 3,57 persen,” jelasnya.

Menurut Dwi, data tersebut menjadi pengingat bahwa kecelakaan lalu lintas masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian dan upaya bersama melalui edukasi serta perubahan perilaku berkendara.

Melalui kampanye Safety Riding ini, PT Semen Padang berharap dapat berkontribusi menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus memperkuat budaya keselamatan yang sejalan dengan nilai-nilai K3 perusahaan. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran generasi muda dan masyarakat luas akan pentingnya keselamatan berkendara. (*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.