Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar Welcome Dinner International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 Rabu (03/06). Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan 100 Tahun Jam Gadang tersebut berlangsung di halaman Balai Kota Bukittinggi.
Ketua International Minangkabau Literacy Festival (IMLF), Sastri Bakry, memberikan apresiasi pada Pemerintah Kota Bukittinggi dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya IMLF ke-4 dalam rangka peringatan 100 Tahun Jam Gadan. Menurutnya, Kesuksesan pelaksanaan IMLF merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, akademisi, pegiat literasi, media, relawan hingga delegasi dari berbagai negara.
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dalam sambutannya menyatakan, Bukittinggi merupakan kota bersejarah yang memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Sejak ditetapkan hari lahirnya pada 22 Desember 1784, Bukittinggi berkembang sebagai pusat perdagangan, pendidikan, perjuangan dan peradaban di Minangkabau.
Ia mengungkapkan, peringatan 100 Tahun Jam Gadang bukan sekadar memperingati usia sebuah bangunan, tetapi menjadi momentum memperkuat diplomasi budaya, pelestarian sejarah, serta memperkenalkan Bukittinggi sebagai kota sejarah dan destinasi wisata dunia.
Selanjutnya, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyampaikan, penyelenggaraan International Minangkabau Literacy Festival tahun 2026 ini menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan 100 tahun Jam Gadang. Masyarakat Minangkabau memiliki tradisi literasi yang kuat melalui filosofi alam takambang jadi guru, yang melahirkan banyak tokoh nasional di bidang pendidikan, sastra dan kebangsaan.
Mahyeldi menegaskan, literasi merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan.
"IMLF menjadi wadah membangun jejaring global, memperkuat persahabatan antarbangsa, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai luhur budaya Minangkabau kepada dunia," ujarnya (Sandra)
PADANG, Lintasmedia News– Komitmen SMP Semen Padang dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan mendukung tumbuh kembang peserta didik membuahkan hasil membanggakan. Sekolah binaan CSR PT Semen Padang itu sukses meraih penghargaan Stratifikasi Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) Tingkat Kota Padang Tahun 2025 untuk kategori Standar.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang berlangsung di Balai Kota Padang, 1 Juni 2026. Penghargaan dari Pemerintah Kota Padang itu diterima oleh Kepala SMP Semen Padang, April Chan.
Kepala SMP Semen Padang, April Chan, mengatakan penghargaan tersebut merupakan pencapaian penting bagi SMP Semen Padang. Sebab, proses penilaian dilakukan secara berjenjang dan melibatkan berbagai unsur terkait, mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat kota.
“Alhamdulillah, SMP Semen Padang berhasil meraih penghargaan Stratifikasi UKS/M Tingkat Kota Padang Tahun 2025 kategori Standar. Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh warga sekolah dalam menjalankan berbagai program kesehatan dan menjaga lingkungan sekolah tetap sehat,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).
Sebelum mengikuti penilaian tingkat kota, SMP Semen Padang terlebih dahulu mengikuti seleksi tingkat kecamatan. Pada tahap tersebut, tim penilai yang terdiri atas Camat Lubuk Kilangan dan Kepala Puskesmas Lubuk Kilangan melakukan verifikasi terhadap berbagai aspek yang menjadi indikator penilaian UKS.
Dari hasil penilaian tersebut, SMP Semen Padang dinyatakan memenuhi kriteria dan berhak mewakili Kecamatan Lubuk Kilangan untuk mengikuti penilaian tingkat Kota Padang.
“Setelah melalui seleksi tingkat kecamatan, SMP Semen Padang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti penilaian tingkat kota,” katanya.
April Chan mengungkapkan, penghargaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMP Semen Padang. Pasalnya, pada tahun ini hanya dua sekolah yang berhasil memperoleh penghargaan Stratifikasi UKS/M kategori Standar di tingkat Kota Padang, yaitu SMP Semen Padang dan SMP Negeri 2 Padang.
Ia menjelaskan, penilaian Stratifikasi UKS/M tidak hanya berfokus pada kelengkapan fasilitas kesehatan yang dimiliki sekolah, tetapi juga mencakup pelaksanaan program kesehatan, pendidikan kesehatan bagi siswa, serta kondisi lingkungan sekolah secara menyeluruh.
Dari sisi sarana dan prasarana, SMP Semen Padang dinilai memiliki fasilitas UKS yang memadai. Ruang UKS tersedia secara terpisah untuk siswa laki-laki dan perempuan. Masing-masing ruangan dilengkapi dua tempat tidur untuk penanganan awal bagi siswa yang mengalami gangguan kesehatan saat berada di sekolah.
Selain itu, sekolah juga menyediakan berbagai perlengkapan penunjang layanan kesehatan, seperti timbangan berat badan, alat pemeriksaan kesehatan mata, perlengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), alat pengukur tekanan darah, tandu, serta sejumlah fasilitas kesehatan lainnya yang mendukung pelayanan UKS.
“Fasilitas UKS menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian. Namun, yang tidak kalah penting adalah bagaimana fasilitas tersebut dimanfaatkan untuk mendukung kesehatan siswa melalui berbagai program yang terencana dan berkelanjutan,” jelasnya.
Selain fasilitas kesehatan, tim penilai juga mengevaluasi berbagai program UKS yang telah dijalankan sekolah. Program tersebut mencakup kegiatan edukasi kesehatan, pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pemantauan kesehatan siswa, hingga upaya menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Menurut April Chan, keberadaan UKS tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan kesehatan sederhana bagi siswa, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter yang menanamkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat sejak usia dini.
“Melalui UKS, siswa tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan, tetapi juga belajar untuk membiasakan diri hidup sehat, menjaga kebersihan, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Nilai-nilai inilah yang terus kami tanamkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah,” katanya.
Ke depan, SMP Semen Padang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan UKS dan mengembangkan berbagai program kesehatan yang lebih inovatif. Sekolah juga berupaya mempertahankan standar yang telah dicapai sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan belajar agar semakin sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta didik.
Ketua Yayasan Igasar Semen Padang, Hasfi Rafiq, mengatakan penghargaan Stratifikasi UKS/M Tingkat Kota Padang Tahun 2025 tersebut menjadi bukti nyata bahwa upaya membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah mampu menghasilkan prestasi sekaligus memberikan manfaat bagi seluruh warga sekolah.
“Kami bangga atas penghargaan yang diraih SMP Semen Padang. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lainnya yang berada di bawah naungan Yayasan Igasar Semen Padang untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan UKS sebagai bagian penting dalam mendukung proses pendidikan yang berkualitas,” katanya.
SMP Semen Padang merupakan sekolah berakreditasi A di Kota Padang yang berlokasi di lingkungan PT Semen Padang. Berdiri sejak 1971, sekolah binaan CSR PT Semen Padang ini fokus pada keunggulan akademik, pendidikan karakter, serta memiliki lingkungan Adiwiyata yang asri.
SMP Semen Padang merupakan salah satu satuan pendidikan di bawah Semen Padang Schools (Yayasan Igasar Semen Padang) sebagai bentuk komitmen sosial dan tanggung jawab PT Semen Padang dalam menyediakan pendidikan berkualitas bagi lingkungan perusahaan.
Hingga saat ini, Semen Padang Schools mengelola enam satuan pendidikan yang mencakup berbagai jenjang, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga menengah kejuruan. Satuan pendidikan yang dikelola antara lain TK Semen Padang, SD Semen Padang, SD Bustanul Ulum Semen Padang, SMP Semen Padang, SMA Semen Padang, dan SMK Semen Padang.
pasamanbarat. Lintasmedia News - Dalam upaya menekan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Polres Pasaman Barat Polda Sumatera Barat terus menggencarkan patroli rutin dan penyisiran ke sejumlah lokasi yang diduga menjadi area aktivitas tambang emas ilegal. Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan pada Senin (1/6/2026) hingga Selasa (2/6/2026) di wilayah Kecamatan Gunung Tuleh.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik mengatakan, patroli tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata bersama Kanit Tipidter Aipda Ilva Yanarida. Kegiatan itu juga melibatkan 20 personel gabungan dari Satreskrim Polres Pasaman Barat yang didukung personel Polsek Gunung Tuleh.
“Patroli ini kita laksanakan secara rutin untuk mempersempit ruang gerak para pelaku maupun pemodal Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih beroperasi di wilayah hukum Polres Pasaman Barat,” ujar Kapolres di ruang kerjanya, Rabu (3/6/2026).
Kapolres menjelaskan, kegiatan diawali dengan apel gabungan di Mapolres Pasaman Barat pada Senin malam sekitar pukul 23.00 WIB. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim untuk memberikan arahan serta analisa dan evaluasi (APP) kepada personel yang akan diterjunkan ke lapangan.
Setelah melakukan persiapan, tim bergerak menuju lokasi sasaran. Pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 00.15 WIB, personel gabungan tiba di Simpang Lolo, Jorong Sitabu, Nagari Bahoras, Kecamatan Gunung Tuleh. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki menembus kawasan hutan menuju titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas PETI.
“Sekitar pukul 06.00 WIB, personel tiba di lokasi sasaran dan langsung melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai untuk mendeteksi adanya aktivitas PETI,” jelas AKBP Agung Tribawanto.
Dari hasil penyisiran, petugas tidak menemukan aktivitas penambangan yang sedang berlangsung. Namun, tim menemukan sejumlah lubang bekas galian yang diduga merupakan lokasi tambang ilegal.
Selain itu, petugas juga menemukan beberapa unit pondok semi permanen, box kayu, serta puluhan jerigen minyak yang diduga digunakan sebagai sarana penunjang aktivitas PETI.
Menurut Kapolres, tidak ditemukannya pelaku di lokasi diduga karena keberadaan petugas telah diketahui sebelumnya sehingga para pelaku memilih melarikan diri untuk menghindari penindakan aparat.
“Saat ini tim gabungan masih melakukan penyelidikan terkait kepemilikan pondok dan sejumlah peralatan yang ditemukan di lokasi patroli tersebut,” katanya.
Sebagai langkah pencegahan agar lokasi tersebut tidak kembali digunakan untuk aktivitas tambang ilegal, petugas dilapangan langsung melakukan pemusnahan terhadap pondok semi permanen, box kayu, dan jeriken minyak yang ditemukan di lokasi dengan cara dibakar.
Kapolres menegaskan bahwa patroli dan penindakan terhadap aktivitas PETI akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Pasaman Barat dalam menegakkan hukum sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dari dampak kerusakan akibat pertambangan ilegal.
“Patroli rutin akan terus kami laksanakan sebagai bentuk penindakan tegas terhadap para pelaku maupun pemodal PETI, khususnya di wilayah hukum Polsek Gunung Tuleh dan wilayah hukum Polres Pasaman Barat secara umum,” tegasnya.
AKBP Agung Tribawanto juga kembali mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas penambangan emas ilegal. Selain melanggar hukum, kegiatan tersebut dinilai dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan ekosistem yang berdampak jangka panjang.
AKBP Agung turut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi terkait aktivitas tambang emas ilegal yang masih berlangsung di Kabupaten Pasaman Barat.
“Kami telah membuka layanan pengaduan masyarakat terkait aktivitas tambang emas ilegal di Pasaman Barat. Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan memberikan informasi kepada kepolisian sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan tambang ilegal yang berpotensi merusak ekosistem alam,” tutup Kapolres. (HumasResPasbar)
Bukittinggi, Lintasmedianews.com
TP PKK Kelurahan Puhun Pintu Kabun, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, mewakili Kota Bukittinggi dalam penilaian Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026. Penilaian berlangsung di Kelurahan Puhun Pintu Kabun, Selasa (02/06).
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TP PKK Kota Bukittinggi mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga kota yang telah mempersiapkan penilaian dengan baik sesuai indikator yang ditetapkan. Menurutnya, berbagai capaian tersebut merupakan hasil koordinasi, kolaborasi dan kerja keras bersama seluruh pemangku kepentingan.
Ibnu Asis mengatakan, Pemerintah Kota Bukittinggi melalui seluruh perangkat daerah siap memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program dan kegiatan PKK demi terwujudnya Bukittinggi yang lebih maju, sejahtera dan berdaya saing.
Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Kota Bukittinggi, Ny. Yesi Ramlan Nurmatias, menyebutkan, seluruh program PKK berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, ekonomi keluarga serta pelestarian lingkungan. Gerakan PKK sendiri merupakan organisasi kemasyarakatan yang berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan ketahanan keluarga melalui pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Sementata itu, Ketua Bidang IV TP PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny. Ermawati, sangat mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dikembangkan TP PKK Kelurahan Puhun Pintu Kabun, terutama dalam bidang pendidikan, literasi dan pemberdayaan masyarakat. Ia menekankan pentingnya upaya pencegahan stunting, pengendalian tuberkulosis (TBC), serta pengurangan paparan asap rokok di lingkungan keluarga sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkualitas. (Sandra)
Banda Aceh, Lintasmedia News– Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama PT SUCOFINDO (PERSERO) meresmikan sumur air bersih, yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat Meunasah Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar, untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Peresmian ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan kick off pembangunan sumur air bersih yang dilaksanakan pada 10 Mei 2026 lalu sebagai bagian dari program pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai daerah di Indonesia dalam rangka menyambut HUT ke-70 PT SUCOFINDO (PERSERO).
Setelah kick off, proses dilanjutkan dengan pembagunan sumur yang dilakukan secara bertahap, meliputi instalasi sarana air bersih dan pembangunan infrastruktur pendukung. Setelah seluruh pekerjaan selesai dan fasilitas dinyatakan siap digunakan, sumur tersebut kemudian diserahterimakan secara resmi oleh ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) kepada Keuchik Gampong Lambleut sebagai perwakilan masyarakat setempat.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara berkelanjutan.
Program penyediaan air bersih tersebut merupakan bentuk sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat desa melalui akses air bersih yang aman dan berkelanjutan.
Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, program ini juga mendukung implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan air nasional, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya mengenai akses air bersih dan sanitasi layak.
Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, menyambut baik kolaborasi yang dilakukan ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat.
“Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat krusial bagi kesehatan, sanitasi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami mengapresiasi inisiatif ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) yang telah menghadirkan fasilitas air bersih bagi warga Gampong Lambleut. Saya juga berharap kepada masyarakat Gampong Lambleut untuk dapat menjaga, merawat, dan memanfaatkan sumur bor ini dengan sebaik mungkin agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tuturnya.
Ketua Umum ABPEDNAS sekaligus Wakil Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta (PWI Jaya), Indra Utama menyampaikan bahwa keberadaan sarana air bersih memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan masyarakat desa sehari-hari.
“Pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga bagaimana memastikan masyarakat memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang layak, termasuk air bersih. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Indra Utama menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan fasilitas umum, sehingga program yang telah dibangun dapat memberikan dampak sosial dan kesehatan dalam jangka panjang.
Di kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga keberlanjutan program sosial di tengah masyarakat.
“Keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari proses pembangunannya, tetapi juga dari bagaimana fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh Masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya.
Selanjutnya, Komisaris Independen PT SUCOFINDO (PERSERO), Mahatma Gandhi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program penyediaan air bersih tersebut.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. Karena ketersediaan akses air bersih berdampak pada kesehatan masyarakat, mendukung produktivitas, pendidikan, dan kualitas hidup secara keseluruhan.
Oleh karena itu, program pembangunan sumur air bersih ini memiliki nilai yang sangat strategis,” tutur Mahatma Gandhi.
Komitmen untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat tersebut sejalan dengan upaya PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam menjalankan program TJSL yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, yang memberikan nilai tambah secara berkelanjutan.
Oleh karena itu, Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO), Sandry Pasambuna mengatakan bahwa pembangunan sumur air bersih merupakan bagian dari komitmen SUCOFINDO dalam menghadirkan program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Menginjak usia tujuh dekade, SUCOFINDO ingin terus memperluas kontribusi sosial perusahaan melalui program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kami berharap akses air bersih ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendukung peningkatan kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas warga secara berkelanjutan. Semangat kolaborasi dan gotong royong yang terbangun melalui program ini diharapkan menjadi fondasi dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut untuk generasi mendatang," kata Sandry Pasambuna.
Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) terus berkomitmen mendukung pembangunan nasional melalui layanan bisnis dan program keberlanjutan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.
Tentang SUCOFINDO
PT SUCOFINDO (PERSERO) adalah perusahaan inspeksi pertama di Indonesia dan didirikan pada tanggal 22 Oktober 1956. PT SUCOFINDO (PERSERO) saat ini tergabung menjadi bagian holding BUMN Jasa Survei atau PT IDSurvey (PERSERO) bersama PT Biro Klasifikasi Indonesia (PERSERO), serta PT Surveyor Indonesia (PERSERO).
Bisnis PT SUCOFINDO (PERSERO) bermula dari jasa pemeriksaan dan pengawasan di bidang perdagangan membantu pemerintah dalam menjamin kelancaran arus barang dan pengamanan devisa negara. Seiring waktu PT SUCOFINDO (PERSERO) melakukan diversifikasi jasa di bidang, laboratorium analitis, keteknikan, audit, sertifikasi, assessment, konsultansi, pelatihan, dan berbagai kegiatan penunjang terkait, di antaranya di bidang pertanian, kehutanan, migas, pertambangan, konstruksi, industri pengolahan, kelautan, perikanan, transportasi, energi baru dan terbarukan, dan teknologi informasi.
PT SUCOFINDO (PERSERO) memiliki 92 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dikelola secara terpadu dan didukung oleh para ahli di berbagai bidang. jaringan 68 laboratorium yang tersebar luas menghadirkan solusi yang cepat, dekat, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan di seluruh penjuru tanah air. (*)
Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Pemerintah Kota Bukittinggi melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 Senin (01/06). Dalam upacara yang berlangsung di Halaman Balai Kota Bukittinggi itu, Walikota Bukittinggi langsung bertindak sebagai inspektur upacara.
Adapun tema dari peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.Tema tersebut menegaskan peran Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman serta mendorong terciptanya perdamaian dunia.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Disampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila menjadi bintang penuntun sekaligus jangkar moral bangsa Indonesia dalam menghadapi disrupsi teknologi, dinamika geopolitik, serta berbagai ancaman terhadap persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan global.
"Selain menjadi perekat keberagaman bangsa, Pancasila juga menjadi landasan Indonesia dalam berperan aktif menciptakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila dinilai relevan untuk menjembatani berbagai perbedaan dan menyelesaikan konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia," ungkapnya.
Seluruh elemen bangsa diajak untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan menjadikannya sebagai ideologi yang hidup, serta memperkuat komitmen terhadap persatuan, toleransi dan keadilan sosial demi terwujudnya Indonesia yang maju dan berdaya saing. Kegiatan Upacara berlangsung khidmat, diikuti unsur Forkopimda, TNI, Polri, ASN dan perwakilan pelajar se Kota Bukittinggi. (Sandra)
Padang, Lintasmedia News- Isteri Wakil Walikota Padang yang juga Ketua GOW Padang Ny. Sri Haryati Maigus Nasir berulang kali menyatakan kekagumannya pada produk-produk yang dihasilkan Permata Hati Grup, sebuah bengkel penghasil Deta dan tingkuluak di kota Padang. Kekaguman itu diungkapkannya ketika berkunjung ke Galeri Permata Hati Grup pada Selasa siang (2/6).
"Sungguh suatu hal yang mengejutkan ketika saya berkunjung ke sini. Saya tak menyangka Buk Wel sebagai pemilik dari Permata Hati Grup betul-betul luar biasa dan sangat mengagumkan," ujar Ibu Sri Hayati.
Kekaguman Ibu Sri diawali dengan melihat karya tingkuluak kreasi dan deta rancak yang memang menjadi ciri khas produk Permata Hati karya Buk Welly Nofi Sastera.
"Menariknya, tingkuluak ini tidak ribet dan tidak memakai waktu lama untuk memakainya. Begitu juga untuk deta rancak. Langsung sorong dan ndak perlu waktu lama untuk memakainya," ujar Ibu Sri, yang saat itu juga didampingi Ibu Nasdwi Yelli, S.STP Kabid Pemberdayaan UMKM serta Ny. Rio Ebu, isteri Camat Koto Tangah.
Kekaguman berikutnya saat isteri Wakil Walikota ini juga melihat bahwa Ibu Welly ternyata adalah tokoh wanita Penggerak Koperasi dan UMKM dan telah mendapatkan Pin Emas dari Walikota Padang tahun 2024 lalu.
"Alhamdulillahnya Mak Wel (panggilan Ibu Welly di kalangan UMKM) juga sudah menjadikannya buku yang bisa dibaca dimana-mana. Ternyata dari buku ini kita tahu bahwa Mak Wel ini adalah seorang penari, penggiat lembaga pelatihan dan ketrampilan, penggiat literasi dan taman bacaan masyarakat serta yang utama penggiat UMKM dengan deta dan tingkuluaknya," tambah Ny. Sri Hayati.
Masih soal kekaguman, Ibu Sri Hayati juga kagum dengan produk-produk Ibu Welly untuk menyambut Bom Run, sebuah iven bertaraf nasional, yang akan digelar Agustus nanti.
"Jujur saja, saya juga panitia di Bom Run. Tapi ternyata Mak Wel sudah lebih dulu berpikir tentang Bom Run ini dibanding saya. Biarlah saya mencuri start saat ini dengan memakai produk-produk yang akan dipasarkan di acara Bom Run," ujar Ibu Sri mengomentari deta, tingkuluak, syal dan tas tangan yang merupakan souvenir untuk Bom Run.
Kunjungan Ibu Sri Hayati selaku Ketua GOW Padang ke Permata Hati Grup memang langsung diterima Ibu Welly Nofi Sastera. Kedatangan isteri Wakil Walikota Padang itu disambut Buk Welly dengan hangat, persis sama ketika Beliau menyambut Ibu Sumarni, isteri Menteri Tenaga Kerja dan Ibu-ibu KICI (Komunitas Ibu Cerdas Indonesia) beberapa waktu sebelumnya.
"Sejujurnya yang Ibu lihat tadi adalah bukti lasak tangan saya selama ini. Dan Alhamdulillah, meski masih dengan biaya pribadi, semuanya dapat terwujud dan Alhamdulillah bermanfaat bagi banyak orang," ujar Ibu Welly Nofi Sastera, merendah.
Jakarta, Lintasmedia News– Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS) mencatat tonggak sejarah baru dengan berhasil mencapai 100.000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. Pencapaian tersebut diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026, sebagai momentum memperkuat komitmen kebangsaan dan pengabdian bagi pembangunan desa di Indonesia.
Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU., didampingi Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana, S.E., serta Ketua Dewan Pengawas Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., M.H., LL.M., menyampaikan bahwa capaian 100 ribu anggota merupakan bukti nyata semakin kuatnya peran dan eksistensi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Menurut Indra Utama, pertumbuhan jumlah anggota ABPEDNAS menunjukkan meningkatnya kesadaran dan semangat para anggota BPD di seluruh Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.
“Capaian 100 ribu anggota ini bukan sekadar angka, melainkan representasi dari semangat pengabdian, gotong royong, serta komitmen bersama dalam membangun desa sebagai fondasi utama kemajuan bangsa. Momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa nilai-nilai persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial harus terus menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan desa,” ujar Indra Utama.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, menegaskan bahwa organisasi akan terus memperkuat kapasitas dan kompetensi anggota BPD melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, pendampingan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung pelaksanaan program-program strategis nasional di tingkat desa.
Di kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., M.H., LL.M., mengapresiasi soliditas seluruh jajaran organisasi yang telah berkontribusi dalam memperbesar dan memperkuat ABPEDNAS sebagai wadah perjuangan anggota BPD di Indonesia.
DPP ABPEDNAS menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pembina, pengawas, pengurus, anggota, serta para mitra strategis yang telah menjadi bagian dari perjalanan organisasi hingga mencapai pencapaian bersejarah tersebut.
“Perjuangan masih panjang, namun langkah besar telah dimulai. Bersama, kita terus menguatkan peran BPD, menjaga desa, memperkuat nilai-nilai Pancasila, serta berkontribusi mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera,” demikian pernyataan DPP ABPEDNAS.
Dengan semangat Hari Lahir Pancasila, ABPEDNAS menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan desa, mendorong tata kelola pemerintahan desa yang baik, serta mendukung terciptanya desa yang maju, berdaya saing, dan bebas dari praktik korupsi. (*)
#Pancasila #AntiKorupsi #BPD #ProgramNasional #ABPEDNAS #DesaIndonesia #HariLahirPancasila2026