Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 

PADANG, Lintasmedia News— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok menyatakan ketertarikannya terhadap Semen Padang Bata Interlock (Sepablock), produk inovatif PT Semen Padang yang dinilai potensial mendukung pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana.


Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Solok, Nopelius, saat mengunjungi rumah contoh konstruksi Sepablock di lingkungan PT Semen Padang, Jumat (8/5/2026). Rombongan disambut Kepala Unit BIP & Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra, bersama staf unit tersebut, Zulfikar.

Nopelius mengaku terkesan setelah menyaksikan langsung sistem konstruksi berbasis bata interlock itu. Ia menilai Sepablock mampu menjawab kebutuhan hunian pascabencana yang membutuhkan pembangunan cepat, efisien, dan berkualitas.


"Kami sangat tertarik setelah melihat langsung rumah contoh ini. Produk ini sangat potensial untuk pembangunan rumah masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 lalu," ujarnya.


Ketertarikan itu bukan tanpa alasan. Wilayah Sumatera Barat memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana, baik gempa bumi maupun hidrometeorologi, sehingga kebutuhan hunian tahan bencana dengan waktu pembangunan yang singkat terus meningkat.


Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, menyebut Sepablock merupakan bagian dari diversifikasi bisnis perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada produk semen, tetapi juga menghadirkan solusi konstruksi modern, efisien, hemat energi, dan ramah lingkungan.


"Kehadiran BPBD Kabupaten Solok hari ini semakin menegaskan bahwa inovasi konstruksi memiliki peran penting dalam mendukung ekosistem perumahan nasional," ujarnya.


Idris menambahkan, pengembangan Sepablock selaras dengan Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam percepatan pembangunan infrastruktur perumahan dan penguatan kawasan permukiman berkelanjutan berbasis teknologi ramah lingkungan.

"Sepablock menjadi bagian dari kontribusi PT Semen Padang dalam mendukung penyediaan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat," tambahnya.


Kepala Unit BIP & Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra, menjelaskan Sepablock telah digunakan secara luas untuk pembangunan huntap di berbagai daerah di Sumatera Barat. Di Kota Padang, produk ini dipakai pada pembangunan Hunian Tetap Buddha Tzu Chi di kawasan Balai Gadang. Sementara di Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Padang Panjang, dan Kota Pariaman, Sepablock dimanfaatkan untuk pembangunan Huntap Mandiri yang bersumber dari bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).


"Penggunaan Sepablock terus berkembang karena masyarakat dan pemerintah daerah mulai melihat langsung efektivitas serta efisiensi konstruksinya," kata Yelmi.


Sebagai sarana edukasi, PT Semen Padang menghadirkan rumah contoh tipe 36 di kawasan perusahaan, dilengkapi dua kamar tidur, ruang tamu, serta mock-up struktur seperti kolom, balok pinggang, dan sloof. Selain di Sumatera Barat, teknologi Sepablock juga mulai diperkenalkan pada sejumlah proyek di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).


"Kami ingin masyarakat memahami langsung kelebihan sistem konstruksi interlock ini, sehingga semakin yakin bahwa produk lokal pun mampu menghadirkan kualitas dan inovasi yang kompetitif," tutup Yelmi.



SOLOK,Lintas Media News
 Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi, mendorong kepala daerah  memperkuat kolaborasi dengan Bank Nagari untuk mendukung pembangunan daerah dan memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM.

Dorongan itu disampaikan Muhidi saat menghadiri Penarikan Gebyar Hadiah Bank Nagari yang digelar di Kota Solok, Minggu (10/5/2026).

Menurut Muhidi, penguatan bank milik daerah tersebut akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan ekonomi daerah serta memperluas dukungan bagi pelaku usaha masyarakat.

Pada kesempatan itu,Muhidi mengapresiasi langkah Bank Nagari yang terus berupaya meningkatkan minat masyarakat untuk menabung melalui berbagai program dan inovasi pelayanan.

Menurutnya, pelaksanaan Gebyar Hadiah Bank Nagari memberikan manfaat ganda bagi masyarakat. Selain memperoleh layanan perbankan, nasabah juga berkesempatan mendapatkan hadiah undian.

“Dengan menabung di Bank Nagari, masyarakat mendapatkan manfaat ganda. Selain berkesempatan memperoleh hadiah, dana yang tersimpan di Bank Nagari juga ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerah,” ujar Muhidi.

Ia berharap Bank Nagari terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan menghadirkan berbagai kemudahan yang sesuai dengan perkembangan zaman dan mampu bersaing di tengah ketatnya industri perbankan.

“Bank Nagari harus terus berinovasi agar pelayanan semakin maksimal, mudah diakses masyarakat, dan mampu mengikuti perkembangan digitalisasi perbankan,” katanya.

Muhidi menegaskan, semakin besar kepercayaan masyarakat untuk menabung di Bank Nagari, maka semakin besar pula kontribusi yang dapat diberikan terhadap pembangunan daerah dan penguatan ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM.

Ia juga mengimbau pemerintah daerah, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), terus memperkuat kolaborasi dan berkontribusi terhadap perkembangan Bank Nagari sebagai bank kebanggaan masyarakat Sumatera Barat.

“Bank Nagari memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan UMKM. Karena itu, Gebyar Bank Nagari ini diharapkan terus memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Muhidi turut menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang undian Gebyar Hadiah Bank Nagari.

“Selamat kepada para pemenang undian. Semoga ini semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Nagari,” tutupnya.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Mahyeldi Ansharullah, Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra, serta Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra.

Turut hadir Direktur Keuangan Bank Nagari Roni Edrian, Direktur Kredit dan Syariah Hafid Dauli, Direktur Operasional Zilfa Efrizon, Direktur Kepatuhan Sukardi, pimpinan cabang Bank Nagari, unsur Forkopimda, kepala daerah, tokoh masyarakat, dan ribuan nasabah.

Pada penarikan undian tersebut, nasabah Bank Nagari Cabang Solok, Eri Suryatini, berhasil memenangkan hadiah utama satu unit Toyota Fortuner dari total hadiah Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari senilai Rp3 miliar.

Sementara itu, satu unit Mitsubishi Xpander Exceed dimenangkan nasabah Bank Nagari Cabang Simpang Empat, Romatio Naibaho. Sedangkan nasabah Bank Nagari Syariah Cabang Solok, Rio Rusman, memperoleh satu unit Honda Brio Satya.
Dalam kegiatan yang dipadati ribuan masyarakat tersebut, panitia juga mengundi hadiah lima paket perjalanan umrah, tiga unit Yamaha NMAX Neo S, 56 unit Honda Vario, serta 10 keping emas masing-masing seberat 2,5 gram.(*/st)

  Sumbar, Lintasmedia News– Kapolda Sumatera Barat, Irjen Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam acara Soft Launching Samsat KiosK yang digelar di pelataran outdoor Kantor Gubernur Sumatera Barat, Minggu (10/5/2026). Inovasi ini dihadirkan untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor tanpa perlu melampirkan KTP pemilik pertama.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Gatot menekankan bahwa kehadiran Samsat KiosK merupakan langkah nyata Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan modern.

“Pelayanan Samsat dengan KiosK ini adalah cara kita menghadirkan kemudahan bagi masyarakat agar mereka benar-benar merasakan pelayanan yang praktis,” ujar Irjen Pol Gatot di hadapan Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi, serta jajaran pimpinan instansi terkait lainnya.

Terkait sebaran layanan, Kapolda menginstruksikan agar Samsat KiosK tidak hanya berhenti pada sembilan titik awal yang telah direncanakan, namun harus menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Ia juga berpesan agar penempatan unit KiosK dilakukan di lokasi strategis yang ramai dikunjungi masyarakat.

“Tolong KiosK ini jangan dipasang di kantor-kantor yang ‘bikin serem’ atau membuat orang malas datang. Tempatkan di area publik yang ramai namun tetap menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

Kapolda juga menyampaikan pentingnya akurasi data dalam mengoptimalkan sektor pajak, yang saat ini menjadi penyumbang sekitar 70% dari pendukung pembangunan daerah. Ia mendorong kerja sama yang erat dengan perangkat Nagari dan Desa sebagai garda terdepan untuk mendisiplinkan wajib pajak.

Sebagai bentuk apresiasi, Irjen Pol Gatot meminta adanya pemberian hadiah atau reward bagi Nagari yang berhasil meningkatkan ketaatan pajak warganya. “Tadi sudah ada hadiah seperti umroh, kendaraan, hingga emas. Ini penting untuk memotivasi kedisiplinan wajib pajak,” tambahnya.

Lebih lanjut, Irjen Pol Gatot menantang jajaran Bapenda dan Dirlantas untuk terus melahirkan terobosan atau breakthrough setiap bulannya. Ia berharap lokasi Samsat KiosK juga bisa menjadi wadah edukasi lain, seperti kampanye keselamatan berlalu lintas hingga sosialisasi Kampung Bebas Narkoba.

Menutup sambutannya, Kapolda berharap semangat inovasi ini merambah ke berbagai sektor lain di Sumatera Barat, termasuk pemberdayaan UMKM, olahraga, hingga prestasi anak muda.

“Semoga dengan berbagai kemudahan ini, Sumatera Barat di bawah kepemimpinan Buya Mahyeldi semakin makmur, sejahtera, dan dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Dirlantas Polda Sumbar, Kepala Bapenda, Kepala Kanwil Jasa Raharja Sumbar, jajaran Bank Nagari, serta perwakilan Pemerintah Kota Padang. (*)

 

Sumbar, Lintasmedia News — Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA memberikan arahan dan motivasi kepada para atlet Judo, Bela Diri Polri, dan Basket Polda Sumbar dalam rangka persiapan menghadapi ajang Kapolri Cup 2026 yang akan digelar di Jakarta dan Kalimantan Timur.


Kegiatan tersebut berlangsung di Hall Badminton Polda Sumbar, Jumat (8/5/2026) pagi, dan turut dihadiri Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Sumbar, serta para Pejabat Utama Polda Sumbar.


Dalam arahannya, Kapolda Sumbar menegaskan bahwa seluruh atlet harus memiliki semangat juang, disiplin, dan mental juara dalam menghadapi kompetisi tingkat nasional tersebut. Menurutnya, persiapan yang matang menjadi kunci utama untuk meraih prestasi dan membawa nama baik Polda Sumbar di tingkat nasional.


“Latihan harus sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh semangat. Kita datang ke Kapolri Cup bukan sekadar untuk ikut serta atau jalan-jalan, tetapi membawa target dan tekad untuk menjadi juara,” tegas Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta di hadapan para atlet.

Kapolda juga memberikan perhatian khusus kepada tim basket Polda Sumbar agar segera melaksanakan pertandingan uji coba maupun laga persahabatan dengan tim-tim kuat dari kampus atau sekolah berprestasi guna mengukur kemampuan dan meningkatkan mental bertanding para pemain.


“Tim basket harus segera melakukan pertandingan persahabatan dengan tim yang memiliki kualitas bagus. Dari situ kita bisa melihat kekurangan, memperbaiki strategi, dan membangun mental bertanding. Kalau bisa, secepatnya dilaksanakan, pagi atau sore besok sudah mulai uji coba,” ujarnya.


Selain itu, Kapolda menekankan pentingnya fokus dan komitmen selama menjalani masa persiapan. Ia berharap seluruh atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama Polda Sumbar di ajang nasional tersebut.


“Kita harus menunjukkan bahwa Polda Sumbar mampu bersaing dan berprestasi. Latihan yang kuat harus dibarengi dengan tujuan yang jelas, mental yang kuat, dan fokus untuk meraih kemenangan,” tambah Kapolda.


Sementara itu, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin turut memberikan penekanan kepada seluruh atlet agar menjaga kondisi fisik dan mempersiapkan diri secara maksimal menjelang pertandingan.


Khusus kepada tim basket, Wakapolda meminta agar pertandingan uji coba untuk meningkatkan kekompakan dan kemampuan tim. Sedangkan bagi atlet judo dan bela diri Polri, ia mengingatkan pentingnya menjaga stamina dan menghindari cedera selama masa latihan.


“Laksanakan latihan dengan serius, tetapi tetap memperhatikan kondisi fisik. Untuk tim judo dan bela diri, jangan sampai terjadi cedera yang dapat mengganggu persiapan menuju Kapolri Cup. Semua harus dipersiapkan secara matang,” pesan Brigjen Pol. Solihin.


Diketahui, tim basket Polda Sumbar dijadwalkan mengikuti pertandingan Kapolri Cup di Jakarta pada 15 Mei 2026. Sementara tim Judo dan Bela Diri Polri akan berlaga di Kalimantan Timur pada 17 Mei 2026.


Arahan dan motivasi yang diberikan pimpinan Polda Sumbar tersebut diharapkan mampu membangkitkan semangat para atlet untuk tampil maksimal serta membawa prestasi terbaik bagi Polda Sumbar pada ajang Kapolri Cup 2026 mendatang.

 

Riau, Lintasmedia News –PT Imbang Tata Alam (ITA) menyalurkan bantuan pendidikan kepada 50 mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Meranti di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, di tengah kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal pada kawasan operasi industri migas.


Bantuan yang disalurkan melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) perusahaan itu berupa pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) untuk dua semester, yakni semester ganjil dan genap tahun akademik mendatang. Penyerahan bantuan dilakukan pada Selasa, 5 Mei 2026 kemarin.


Pendiri STKIP Meranti, Basiran, mengatakan dukungan sektor industri terhadap pendidikan daerah diperlukan agar masyarakat di sekitar kawasan operasi industri memiliki kapasitas dan daya saing yang memadai. 


Menurut dia, peningkatan kualitas pendidikan menjadi penting agar generasi muda daerah tidak hanya menjadi penonton di tengah berkembangnya aktivitas industri dan kebutuhan tenaga kerja yang semakin kompetitif.


“Mahasiswa di daerah pesisir harus memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kemampuan bersaing,” kata Basiran.


Ia menambahkan, STKIP Meranti saat ini tengah menjalani proses verifikasi peningkatan status kelembagaan menjadi universitas.


CSR & Communication Division Manager PT ITA, Iman Soerjasantosa, mengatakan penguatan pendidikan menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan di sekitar wilayah operasi migas perusahaan. 


Menurut dia, keberadaan industri energi di daerah perlu diikuti peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal agar masyarakat sekitar dapat terlibat lebih luas dalam aktivitas ekonomi dan pembangunan daerah.


“Industri membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan akademik dan daya saing. Karena itu, penguatan pendidikan menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah di sekitar wilayah operasi,” ujar Iman.


Selain sektor pendidikan, PT ITA juga menjalankan sejumlah program pengembangan masyarakat lain di wilayah operasional perusahaan, termasuk pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir dan penguatan kapasitas usaha masyarakat setempat.


Dalam kegiatan tersebut turut hadir Comrel Assistant PT ITA Andi Saputra, Bendahara STKIP Meranti Susanti, dosen STKIP Meranti, serta mahasiswa penerima bantuan pendidikan.(Ali Sanip/Nina Chandra)

 


PADANG (8/5/2026), Lintasmedia News– Komitmen PT Semen Padang dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas kembali diwujudkan melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang dijalankan atas kerja sama dengan BKKBN Perwakilan Sumatera Barat. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) tahun 2025 tersebut, PT Semen Padang berhasil melakukan intervensi terhadap ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK) di wilayah ring satu perusahaan.


Program ini menyasar tiga kecamatan utama, yakni Kecamatan Lubuk Kilangan, Pauh, dan Lubuk Begalung, dengan cakupan layanan kesehatan dan pendampingan yang terintegrasi. Hasilnya, sembilan ibu hamil penerima manfaat berhasil melahirkan bayi dalam kondisi sehat, dengan berat badan dan panjang badan yang normal.


Dari sembilan penerima manfaat tersebut, tiga ibu hamil berasal dari wilayah kerja UPTD Puskesmas Lubuk Kilangan, tiga dari wilayah kerja Puskesmas Pauh, dua dari Puskesmas Lubuk Begalung, dan satu penerima manfaat berada di bawah pembinaan Puskesmas Pegambiran. Keberhasilan ini menjadi salah satu indikator nyata efektivitas kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan fasilitas layanan kesehatan dalam memperkuat upaya percepatan penurunan stunting di Sumatera Barat.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan bahwa Program GENTING merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan pencegahan stunting sejak dini.


“Ini merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmen PT Semen Padang terhadap pembangunan masyarakat. Alhamdulillah, sembilan ibu hamil yang mendapatkan intervensi berhasil melahirkan dengan selamat, dan bayi yang dilahirkan memiliki berat badan normal serta sehat,” katanya.


Keberhasilan program tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus melanjutkan dan memperluas cakupan program pada tahun-tahun berikutnya. “Program ini akan terus kami lanjutkan. Kami berharap langkah ini dapat mendukung terwujudnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Win Bernadino.


Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, menambahkan bahwa intervensi yang diberikan PT Semen Padang dilakukan secara menyeluruh melalui pendekatan nutrisi dan non-nutrisi. Pendekatan tersebut dirancang agar ibu hamil dengan kondisi KEK mendapatkan dukungan kesehatan yang optimal sejak masa kehamilan hingga pascapersalinan.


“Intervensi yang dilakukan PT Semen Padang kepada ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu nutrisi dan non-nutrisi. Untuk dukungan nutrisi, perusahaan memberikan bantuan susu selama masa kehamilan dan menyusui, serta vitamin penunjang kesehatan ibu,” ujarnya.


Sementara untuk intervensi non-nutrisi, PT Semen Padang turut membantu pembangunan jamban sehat bagi penerima manfaat serta memfasilitasi akses layanan kesehatan, mulai dari puskesmas hingga Semen Padang Hospital.


Menurut Hernes, pendekatan yang komprehensif menjadi faktor penting dalam memastikan kesehatan ibu dan bayi tetap terjaga selama proses kehamilan hingga persalinan.


“Program ini tidak hanya berbicara soal bantuan makanan tambahan, tetapi juga bagaimana memastikan ibu hamil memperoleh lingkungan yang sehat, sanitasi yang baik, dan akses pelayanan kesehatan yang memadai,” tambahnya.


Keberhasilan Program GENTING juga mendapatkan apresiasi dari sejumlah kepala UPTD puskesmas yang terlibat langsung dalam pendampingan penerima manfaat.


Kepala UPTD Puskesmas Lubuk Kilangan, Rani Intan Permata, menyampaikan bahwa kolaborasi bersama PT Semen Padang memberikan dampak signifikan terhadap upaya penurunan angka stunting di wilayahnya.


“Berkat bantuan PT Semen Padang melalui Program GENTING, terjadi penurunan risiko stunting. Harapan kami, program ibu hamil sehat dan ibu menyusui sehat ini dapat terus berjalan setiap tahun dan cakupannya ditingkatkan lagi agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat,” katanya.


Apresiasi serupa disampaikan Plt. Kepala UPTD Puskesmas Pauh, Lola Rahma Desi. Ia mengungkapkan bahwa PT Semen Padang telah menjadi mitra strategis dalam program pencegahan stunting sejak 2018.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang konsisten membantu Puskesmas Pauh dalam program pencegahan stunting. Khusus tahun 2025, bantuan lebih difokuskan kepada ibu hamil dengan KEK agar tidak melahirkan anak stunting. Alhamdulillah, ketiga penerima manfaat melahirkan bayi yang normal dan sehat,” ujarnya.


Kepala UPTD Puskesmas Lubuk Begalung, Sari Ramadhani, mengapresiasi kepedulian PT Semen Padang melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Menurutnya, bantuan nutrisi dan pendampingan kesehatan yang diberikan sangat membantu ibu hamil dengan risiko KEK di wilayah Lubuk Begalung sehingga dapat menjalani kehamilan dengan lebih sehat dan aman.


Ia menambahkan, keberhasilan dua penerima manfaat yang melahirkan bayi sehat dan normal menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi dunia usaha dan layanan kesehatan dalam menekan angka stunting. Sari berharap program tersebut terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak ibu hamil yang membutuhkan pendampingan sejak dini.


Di balik capaian program tersebut, tersimpan kisah haru dari para penerima manfaat yang merasakan langsung dampak bantuan perusahaan. Rahma Zahra, salah seorang penerima manfaat yang diusulkan Puskesmas Pauh dari wilayah Lambung Bukit, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Ia sebelumnya dinyatakan mengalami KEK setelah menjalani pemeriksaan kesehatan rutin oleh petugas puskesmas.


“Setelah diperiksa, saya masuk kategori KEK dan kemudian diusulkan mendapatkan bantuan dari PT Semen Padang. Alhamdulillah, selama kehamilan saya mendapatkan bantuan susu, vitamin, dan juga pembangunan jamban. Bayi saya lahir sehat dan normal,” ungkapnya penuh syukur.


Ucapan terima kasih juga disampaikan Cintia Yolanda, penerima manfaat dari wilayah Kelurahan Tarantang yang berada di bawah pembinaan Puskesmas Lubuk Kilangan. Menurutnya, perhatian dan pendampingan yang diberikan membuat dirinya merasa lebih tenang selama menjalani masa kehamilan.


Sementara itu, rasa haru juga datang dari keluarga Rika Guspeni, penerima manfaat dari usulan Puskesmas Pegambiran. Ucapan terima kasih disampaikan oleh orang tua Rika yang mewakili dirinya. Diketahui, Rika merupakan seorang ibu dengan kondisi tunarungu sejak kecil. Keluarga Rika menilai bantuan yang diberikan PT Semen Padang bukan hanya membantu secara materi, tetapi juga memberikan perhatian dan kepedulian sosial yang sangat berarti bagi keluarga mereka.


Program GENTING yang dijalankan PT Semen Padang menunjukkan bahwa peran aktif dunia usaha memiliki kontribusi besar dalam mendukung agenda pembangunan kesehatan nasional. Melalui kolaborasi lintas sektor, upaya percepatan penurunan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga gerakan bersama demi melahirkan generasi masa depan yang sehat, unggul, dan berdaya saing. (*)

Pasaman barat, Lintasmedia News–Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026, Polres Pasaman Barat melaksanakan penanaman pohon di lingkungan Sekolah Dasar (SD) Negeri 16 Pasaman, Selasa (5/5/2026).


Kegiatan diawali dengan zoom meeting oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik bersama Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA dengan mengusung tema "Membangun Karakter dan Cinta Lingkungan".


"Penanaman pohon sebagai bentuk edukasi dan sosialisasi kepada para pelajar dalam menjaga ekosistem dan melestarikan lingkungan," ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto.


Dikatakan, konsep pemolisian yang mengintegrasikan penegakan hukum dengan pelestarian lingkungan hidup dan keadilan ekologis (Green Policing), menjadi komitmen pihak Kepolisian khususnya Polres Pasaman Barat.


"Kita berkomitmen dalam menjaga hutan, air, udara dan ruang hidup, serta fokus pada aksi nyata yaitu edukasi serta sosialisasi tentang kelestarian alam dan lingkungan," katanya. 


Kapolres menjelaskan, tujuan dari penanaman pohon di lingkungan sekolah untuk memotivasi para pelajar dalam menjaga lingkungan serta menciptakan suasana belajar yang asri, sejuk, dan sehat. 


"Adapun jenis pohon yang ditanam di sekitar ilingkungan sekolah SD Negeri 16 Pasaman yaitu 10 batang pohon mangga dan 10 batang pohon manggis," pungkasnya.


Selain penanaman pohon, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto memberikan penghargaan terhadap para guru dan siswa SD Negeri 16 Pasaman yang berprestasi.

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, Kejari Pasaman Barat diwakili Kasi Intel Wendry Finisia, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Barat diwakili Kabid Paud PNFI Multazam Rizki, dan Pejabat Utama (PJU) Polres Pasaman Barat.


Selain itu, Korwilcam Kecamatan Pasaman Yasrida, Kapolsek Pasaman AKP Bermana Manda, perwakilan Koramil 02 Simpang Empat Kodim 0305/Pasaman, Kepala Sekolah SD IT Cahaya Makkah Satria, Kepala Sekolah SD Negeri 16 Pasaman Yulia Fitra, dan Bhabinkamtibmas Lingkuang Aua Koto Dalam. (HumasResPasbar)

 

Padang, Lintasmedia News – Anggota DPRD Kota Padang, Dr. Hendrizal M.Pd, menutup rangkaian masa reses ketiga tahun 2026. 

Pada pertemuan terakhir tersebut, Dr. Hendrizal mengunjungi warga kurang mampu di Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Senin (4/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Lubuk Begalung tersebut menjadi momentum bagi Dr. Hendrizal untuk berdialog langsung dengan masyarakat. Khususnya dari kalangan kurang mampu, guna menyerap aspirasi secara nyata di lapangan.

Reses merupakan agenda rutin anggota legislatif untuk menjaring berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan. Dalam kesempatan itu, warga menyampaikan beragam keluhan, mulai dari persoalan ekonomi, bantuan sosial, hingga kebutuhan dasar lainnya.

Dalam sambutannya, Dr. Hendrizal menegaskan bahwa masa reses memiliki peran penting dalam menyelaraskan kebijakan dengan kondisi riil masyarakat.

“Masa reses adalah waktu yang sangat berharga bagi kami untuk turun langsung ke lapangan, melihat kondisi nyata masyarakat, serta mendengar apa yang menjadi kebutuhan dan permasalahan mereka. Terutama bagi saudara-saudara kita yang kurang mampu, suara mereka harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa setiap aspirasi yang dihimpun akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program dan kebijakan di DPRD Kota Padang ke depan.

Selain berdialog, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat. Dr. Hendrizal menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya kelompok rentan, agar mendapatkan perhatian yang lebih dalam pembangunan daerah.

Dengan berakhirnya masa reses ini, diharapkan aspirasi masyarakat Lubuk Begalung dapat segera ditindaklanjuti dan direalisasikan dalam bentuk program nyata yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga. (Salih)

 

PARIWARA

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Ketua DPRD Kota Padang H. Muharlion, S.Pd.,melaksanakan kegiatan reses masa sidang III tahun 2026 di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah. Kota Padang. Pada Senin (4/5/2026).

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion mengatakan, ada beberapa aspirasi dari warga yang kita tampung dalam reses ini.Ya, biasa karena di Tunggul hitam ini kan daerah yang pertama yakni darurat banjir.

Kemudian tentu perbaikan masalah banjir, kemudian juga ada tentang beberapa jalan evakuasi. Karena hari ini kan terpaku jalan utamanya kan hanya ke jalan DPR.


“Ada alternatif jalan, satu lagi jalan heler, yang itu menghubungkan juga sampai ke Aia Pacah Bypass, jadi kalau jalur itu juga bisa diperbaiki, ada jembatan yang dibangun.Karena jalur jalan ini kan sudah krodit nih, karena mau arah orang dari mana, ke pusat pemerintah, untuk jalur ini sangat padat.” ujarnya.

Kemudian yang kedua, beberapa di sini kan masih banyak jalan lingkungan yang belum terbetonisasi.

“Ini juga jadi aspirasi dari masyarakat, termasuk pemberdayaan wanita seperti KWT,karena di sini kan juga ada beberapa KWT, termasuk juga drainasi dari persoalan yang diusulkan untuk kita, termasuk untuk masjid dan mushalla,” ujarnya.

PAUD juga, ini kan PAUD Integrasi dimana saat ini belum ada gedung sendiri. Itu juga jadi usulan dari reses hari ini.

“Ia menyatakan bahwa sebagiannya sebenarnya kan ada yang dikerjakan tahun ini, sudah kita tampung sebelumnya di APBD 2026 dan 2027 juga sebagiannya kita masukkan.Mana yang belum tertampung nanti kan di sela APBD perubahan bisa 2026 atau di APBD perubahan 2027,” pungkasnya.


Reses Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye di Perumahan Banda Gadang Permai 

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye laksanakan kegiatan agenda Reses Masa Sidang III Tahun 2026 di Perumahan Banda Gadang Permai RT 07 RW 01, Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye menyampaikan, sengaja hari ini kami bawa dari pihak Dinas Perkim Kota Padang, kemudian dari Kelurahan, kemudian ada langsung konsultannya. Kita juga dikesempatan ini turut didampingi oleh Ketua PMI Kota Padang Bapak Zulhardi Z Latif yang juga nanti dari PMI Kota Padang akan menyerahkan bantuan ke warga perumahan Bandar Gadang Permai.

Pada beberapa waktu yang lalu bencana banjir bandang yang terjadi di Kota Padang dan sampai hari ini dampaknya masih terasa khususnya di Tabing Banda Gadang Kecamatan Nanggalo. Dampak masih terasa baik di Perumahan Griya Permata, Bandar Gadang Permai, Kubu Utama, dan sekitarnya.

“Pada kesempatan reses ini, kami sengaja membawa dari pihak Perkim untuk mengetahui lokasi ini, karena setiap hari hujan dalam jangka waktu setengah jam saja air sudah masuk ke rumah warga”,” ujarnya.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan dan atas permintaan warga, saya coba berkonsultasi dengan Perkim, dengan Pak Tri, Pak Niko, kemudian alhamdulillah hari ini anggotanya sudah hadir di tempat kita di perumahan Bandar Gadang Permai ini,” lanjut Aye.

Ia juga menyampaikan, pada hari ini sekaligus dalam rangka kegiatan Reses III DPRD Kota Padang, datang berkumpul agar dapat secara langsung mendengarkan dan menyaksikan bahwa aspirasi warga yang kita tampung segera kita koordinasikan dengan pihak terkait agar segera ditindak lanjuti.

“Besok konsultan bersama Perkim langsung kerja men-survey lokasi, membuat perencanaannya dan insya Allah kalau tidak ada halangan di lapangan,” ujarnya.

Akhir Juni ini, drainase di perumahan Bandar Gadang Permai ini sudah bisa dikerjakan.

“Saya berharap kita semuanya sabar.Kalau orang sabar itu dikasihani Tuhan.Jangan terjadi ribut-ribut, apalagi menyerang-nyerang institusi.Diharapkan komunikasi dijalin dengan semua pihak, agar ada solusi,” pungkasnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub Tinjau Rumah Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang 

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub meninjau kegiatan gotong royong untuk pembangunan renovasi rumah Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang Kecamatan Padang Selatan bersama tokoh masyarakat. Minggu (3/5/2026).

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub menyampaikan, kegiatan gotong royong bersama ini ini dalam rangka tindak lanjutan atas bantuan untuk Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang yang telah kita sampaikan di bulan Ramadhan kemaren,” ujarnya.

Artinya ini sebuah bukti nyata.Apa yang kita lakukan bersinergi dengan masyarakat. Ini adalah sebuah program dari masyarakat.Bahwasanya Tahfiz ini adalah program dari masyarakat yang lanjutannya dari yang kita untuk membantu program ini melalui pokir.

Jadi memang ini bahagian dari sebuah pekerjaan anggota DPRD menjemput aspirasi, karena ini tugas kita. Ini adalah hasil dari kesepakatan pengurus Tahfiz bersama-sama dengan pengurus Masjid Pasar Gadang.

“Pada hari ini tempat Tahfiz ini sudah dilakukan pekerjaannya oleh masyarakat.Tentu harapan kita bagaimana sebuah kepedulian ini bahagian dari sebuah tanggung jawab kita bersama beserta tokoh-tokoh masyarakat setempat,” pungkasnya.

Sementara Camat Padang Selatan Wilman Muchtar yang turut hadir pada kesempatan itu menyampaikan, kita di Pemerintah Kecamatan Padang Selatan, saya selaku camat tentunya merasa bangga dan bersyukur,serta mengapresiasi apa yang digagas oleh masyarakat yang kemudian diaspirasikan ke Bapak Osman Ayub selaku Wakil Ketua DPRD Kota Padang.

Dimana kegiatan ini, pembangunan dan lanjutan rumah Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang ini tentu sejalan dengan program unggulan Bapak Wali Kota Padang.

Dimana program tersebut untuk bagaimana kemudian Smart Surau ini mulai dari subuh mubarokah sampai mempersiapkan generasi islaminya.Salah satunya seperti mengembangkan rumah Tahfiz ini.

Tentu hal ini sangat sejalan dengan apa yang menjadi program progul-progul di Kota Padang pada hari ini. Nah kami tentunya sekali lagi berterima kasih kepada Bapak Osman Ayub, selaku Wakil Ketua DPRD Kota Padang yang mana pada hari ini kita dapat melihat gotong royong bersama masyarakat beserta seluruh stakeholder dan tokoh-tokoh masyarakat kita disini.

“Selaku Pemerintah Kecamatan Padang Selatan dan selaku camat, saya sangat berterimakasih atas apa yang telah diperjuangkan ini.Dengan semangat yang sama dan cita-cita keinginan kita untuk mempersiapkan generasi islami untuk menyonsong masa depan anak-anak kita di kemudian hari,” pungkasnya.


Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri,S.AP., menggelar kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2026. Turun langsung menjemput aspirasi masyarakatnya.Reses ini berlangsung di Mushalla Nurul Yaqin RW II Kelurahan Tanjung Saba,l Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, pada Senin (4/5/2026).

Kegiatan reses Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri,S.AP., bertujuan untuk menyerap, menghimpun, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat di wilayah Dapil Padang IV yang meliputi Kecamatan Lubuk Begalung dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

Jupri, menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan agenda rutin anggota DPRD Kota Padang. Dalam rangka untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat.

“Reses ini adalah agenda rutin DPRD Kota Padang dalam menyerap aspirasi dan masukan dari masyarakat. Demi kemajuan kecamatan ini dan Kota Padang secara umum,” ujarnya.

Pada sesi dialog, warga menyampaikan berbagai kebutuhan mendesak. Hal ini diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah daerah.Dalam pertemuan tersebut beberapa aspirasi dari warga mencuat yakni masalah jalan rusak atau berlubang di JL.RW II Tanjung Saba Pitameh Nan XX. Kemudian masalah drainase tersumbat yang berdampak banjir ketika curah hujan turun lebat.

Selanjutnya terkait penerangan jalan umum (PJU) yang berada di beberapa titik di Sepanjang jalan RW II Tanjung Saba Pitameh Nan XX dalam kondisi mati atau tidak menyala lagi.

Kondisi tersebut rawan berakibat pada hal – hal yang tidak di inginkan. Warga meminta agar secepatnya dapat lampu penerangan jalan si beberapa titik ini secepatnya di hidupkan kembali.

Selain itu warga juga meminta perbaikan pada Mushalla Nurul Yaqin serta minta bantuan untuk kongsi kematian untuk RW II Tanjung Saba Pitameh Nan XX.

Menanggapi berbagai usulan atau aspirasi yang disampaikan warga RW II Tanjung Saba Pitameh Nan XX. Wakil Ketua DPRD Kota Padang JupriS.AP.,menyatakan akan menampung seluruh aspirasi warga dan memperjuangkannya. Sesuai mekanisme yang berlaku di DPRD Kota Padang.

“Saya telah mencatat dan akan memperjuangkan aspirasi yang telah disampaikan hari ini. Kita di Legislatif akan berjuang merealisasikan apa – apa yang urgent sesuai mekanisme yang berlaku serta berkoordinasi dengan pemerintah kota melalui dinas yang terkait,” ungkapnya. (*/adv)

 


Padang, Lintasmedianews.com

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub laksanakan kegiatan reses III 2026 di Kelurahan Pasa Gadang,Kecamatan Padang Selatan, pada Minggu (3/5/2026).Kegiatan reses tersebut sekaligus meninjau kegiatan gotong royong dalam rangka pembangunan renovasi Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang.

Dimasa reses ini, anggota DPRD menjemput aspirasi-aspirasi ditengah masyarakat.Pada kesempatan ini kita menerima aspirasi baru dari pengurus Masjid Raya Pasa Gadang yang meminta bantuan untuk pembangunan atap konopi mulai dari tangga yang sudah dibangun dilantai bawah menuju ke teras lantai II masjid. 

"Jika dibiarkan tidak diberi atap, maka lambat laun anak tangga dan teras lantai II masjid akan hancur atau rusak tergerus curah hujan.Dan untuk tindak lanjutnya kami meminta agar pengurus masjid secepatnya membuatkan proposalnya agar nanti dapat diperjuangkan melalui anggaran pokir di APBD perubahan 2026 atau di 2027, "kata Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub.

"Selain itu, pada hari ini aspirasi yang sudah kita terima sebelumnya, sudah bisa direalisasikan yakni bantuan untuk renovasi pembangunan Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, "ujarnya.

 Jadi memang sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Padang, ini adalah tugas kita. Sebelumnya aspirasi ini sudah kita jemput dan ini adalah hasil dari kesepakatan pengurus Pondok Tahfiz bersama-sama dengan pengurus Masjid Pasar Gadang.

" Artinya ini sebuah bukti nyata bahwa program kita sebagai anggota DPRD memperhatikan dan melihat serta mencarikan solusinya. Ini tindak lanjut dari aspirasi tersebut yang bisa dibantu melalui pokir selalu anggota dewan sebesar Rp.20juta yang telah kita sampaikan di Ramadhan kemarin, "kata Osman Ayub.

Pada hari ini Pondok Tahfiz ini sudah dilakukan pekerjaannya melalui gotong royong oleh masyarakat. Dan pada kegiatan ini juga hadir bersama-sama dengan kita, Bapak Camat Padang Selatan, Ketua LPM, tokoh masyarakat, dan Ketua Masjid Raya Pasa Gadang,serta warga setempat.  

Artinya ini sebuah bukti nyata.Apa yang kita lakukan bersinergi dengan masyarakat.Ini adalah sebuah program dari masyarakat.Bahwa Pondok Tahfiz ini adalah program dari masyarakat yang lanjutannya dari kita untuk membantu program ini melalui pokir.

Sementara Camat Padang Selatan Wilman Muchtar yang turut hadir pada kesempatan itu menyampaikan, kita di Pemerintah Kecamatan Padang Selatan, saya selaku camat tentunya merasa bangga dan bersyukur,serta mengapresiasi apa yang digagas oleh masyarakat yang kemudian diaspirasikan ke Bapak Osman Ayub selaku Wakil Ketua DPRD Kota Padang.

Dimana kegiatan ini, pembangunan dan lanjutan Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang ini tentu sejalan dengan program unggulan Bapak Wali Kota Padang.Dimana program tersebut untuk bagaimana kemudian Smart Surau ini mulai dari subuh mubarokah sampai mempersiapkan generasi islaminya.Salah satunya seperti mengembangkan rumah Tahfiz ini.

"Selaku Pemerintah Kecamatan Padang Selatan dan selaku camat, saya sangat berterimakasih atas apa yang telah diperjuangkan ini.Dengan semangat yang sama dan cita-cita keinginan kita untuk mempersiapkan generasi islami untuk menyonsong masa depan anak-anak kita di kemudian hari," pungkasnya. (bim)

Mentawai,Lintas Media News
Komitmen TNI AD untuk rakyat kembali diwujudkan melalui kegiatan Karya Bakti Skala Besar Tahun Anggaran 2026. Kodim 0319/Mentawai resmi membuka program tersebut lewat Upacara Militer yang digelar di Lapangan Upacara Makodim 0319/Mentawai, Kamis pagi (7/5/2026).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kapoksahli Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Brigjen TNI Benny Febrianto memimpin langsung jalannya upacara. Sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf Bactiar Baringbing.

*Usung Tema Ketahanan Pangan*  
Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat TA 2026 di Kabupaten Kepulauan Mentawai ini mengangkat tema _“Melalui Bakti TNI AD untuk Rakyat, Menguatkan Ketahanan Pangan di Kabupaten Kepulauan Mentawai”_. Tema tersebut menegaskan fokus TNI AD dalam mendukung program pemerintah di sektor pangan, khususnya di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Dalam amanatnya, Brigjen TNI Benny Febrianto menyampaikan bahwa Karya Bakti bukan sekadar program fisik, tapi juga bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat. 
TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat. Lewat karya bakti ini, kita hadir membantu percepatan pembangunan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat Mentawai. Ini kerja nyata, bukan sekadar seremonial, tegas Brigjen Benny di hadapan peserta upacara.

*Simbolis Penyerahan Alat Kerja*  
Rangkaian upacara juga diwarnai penyerahan media kerja secara simbolis oleh Irup kepada perwakilan personel dan masyarakat. Brigjen TNI Benny Febrianto menyerahkan cangkul dan peralatan pertanian lainnya sebagai tanda dimulainya kegiatan fisik karya bakti. Alat-alat tersebut nantinya akan digunakan untuk membuka lahan produktif, memperbaiki saluran irigasi, dan pembuatan jalan usaha tani di beberapa titik di wilayah Kodim 0319/Mentawai.

*Sinergi Forkopimda Mentawai*  
Turut hadir dalam pembukaan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Mulai dari unsur Pemkab Mentawai, Polres Kepulauan Mentawai, Kejaksaan, DPRD, tokoh masyarakat, tokoh adat, hingga undangan dari instansi vertikal lainnya. Kehadiran Forkopimda ini menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat dalam menyukseskan program karya bakti.

*Sasaran Fisik dan Non-Fisik*  
Dandim 0319/Mentawai melalui Pasiter Kapten Inf Andrianto menjelaskan, Karya Bakti Skala Besar TA 2026 akan menyasar kegiatan fisik dan non-fisik. Untuk fisik, difokuskan pada pembukaan lahan tidur, normalisasi saluran air untuk pertanian, serta perbaikan akses jalan menuju sentra produksi pangan. 

Sedangkan kegiatan non-fisik meliputi penyuluhan pertanian, sosialisasi wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan gratis, dan pembagian sembako untuk warga kurang mampu. Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung selama 30 hari ke depan dengan melibatkan personel TNI, Polri, Pemda, dan masyarakat secara gotong royong.

Dengan dibukanya Karya Bakti Skala Besar TA 2026 ini, Kodim 0319/Mentawai berharap ketahanan pangan di Kepulauan Mentawai semakin kuat, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat di Bumi Sikerei. (rls)


Padang,Lintas Media News
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) KSPSI, Aliansi Mahasiswa dan Aliansi Cipayung Padang dengan DPRD Provinsi Sumatera Barat soal permasalahan tenaga kerja/ buruh di Sumatera Barat di ruang khusus I  DPRD Sumbar, Kamis, (7/5/2026).

Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri, pihaknya berkomitmen untuk menerima dan menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan pengunjuk rasa. 

"Apa yang kawan- kawan sampaikan nanti akan kita tindaklanjuti baik menjadi kewenangan pemerintah pusat maupun yang menjadi kewenangan daerah," ujar Evi Yandri. 

Menurut Evi Yandri, aspirasi telah dicatat dan direkam semua pembiraan di dalam ruangam khusus I DPRD Provinsi Sumbar.

"Kalau memang tidak ada jalan lain, kenapa tidak kita akan melakukan Pansus," ujar Evi Yandri

Sri Komala Dewi anggota DPRD Sumbar mengatakan, pihaknya prihatin, karena terjadi pelanggaran HAM terhadap buruh/ tenaga kerja di Sumatera Barat dan Upah Minimum Provinsi (UMP) belum dijalankan pihak perusahaan.

"Secara sistem saya belum mempelajari, segera panggil perusahaan yang terkait dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam menindaklanjuti permasalahan buruh ini," ujar Sri Komala Dewi

Nurfirmansyah anggota DPRD Sumbar, pihaknya mendorong pertemuan selanjutnya, karena pihaknya ingin mengetahui dari pihak perusahaan. 
"Kita akan tindaklanjuti untuk mendapatkan solusi sesuai mekanisme di DPRD Sumbar," ujar Nurfirmansyah.

Pihak Cipayung desak Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat untuk segera mengundurkan diri, karena dinilai lalai dalam fungsi pengawasan.

"Kita desak kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatera Barat mundur,"ujar nya 

Firdaus Firman kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi Sumatera Barat mengatakan, pihaknya mengakui penganguran, kecendrungan angka cukup tinggi, dari persentase turun, namun dari segi jumlah angka penggaguran cukup tinggi. Pihaknya akui Provinsi Sumbar tidak daerah industri.

"Perusahaan tidak setor BPJS Ketenagakerjaan maka dapat dijerat pidana. Baru 25 Persen buruh atau tenaga kerja dilindungi BPJS ketenagakerjaan," ujar Firdaus

Lanjut Firdaus, pihaknya mendorong, agar pokir anggota DPRD Sumbar dapat diserap di BPJS Keternagakerjaan. 

"UMP belum masuk dijerat pidana, dewan pengupahan tingkat kabupaten/kota," ujar Firdaus

Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumatera Barat menuntut kenaikan upah ke DPRD Provinsi Sumatera Barat. 

"Kita harus melakukan Panitia Khusus (Pansus) soal buruh dan tenaga kerja di Provinsi Sumatera Barat. Langkah politik dari Negara harus segera dilakukan," ujarnya 

Selain menuntut kenaikan upah, mereka juga menyampaikan sejumlah perlakuan perusahaan tempat mereka bekerja yang dinilai tidak berpihak kepada mereka baik persoalan pekerjaan hingga BPJS Kesehatan maupun BPJS ketenagakerjaan. 

Tampak RDP dihadiri anggota DPRD Provinsi Sumbar dan puluhan peserta secara tertib dan damai diakhiri dengan makan siang dengan nasi kotak.(*/st)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.