PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Upaya pemulihan ekologi pascabencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Barat pada akhir November hingga awal Desember 2025 terus dilakukan. Salah satu langkahnya melalui peluncuran Gerakan Sejuta Pohon untuk Sumatera Barat yang digagas Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera, didukung Pemerintah Provinsi Sumbar dan PT Semen Padang melalui bantuan 10 ribu bibit kaliandra.
Peluncuran gerakan penghijauan yang dipusatkan di kawasan Pemandian Jembatan Sitapuang, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, ditandai dengan penyerahan bibit kaliandra oleh Direktur Keuangan PT Semen Padang Iskandar Z Lubis kepada Ketua Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera Febriyandi Putra, Kamis (22/01). Kegiatan itu disaksikan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, serta Pj Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa.
Turut hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumbar Tasliatul Fuadi, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Yoice Yuliani, serta sejumlah komunitas lingkungan, organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan pelajar. Setelah penyerahan bibit, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di lokasi acara.
Iskandar Z Lubis menyampaikan dukungan PT Semen Padang terhadap gerakan tersebut. Ia menilai inisiatif Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera patut diapresiasi karena mampu membangun kolaborasi lintas unsur dalam upaya penghijauan.
“Kami mengapresiasi Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera yang mampu mensinergikan berbagai unsur untuk peduli pada bumi. Penghijauan adalah tanggung jawab bersama untuk generasi berikutnya. Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat berkelanjutan,” kata Iskandar.
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah juga mengapresiasi pelaksanaan Gerakan Sejuta Pohon sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan pascabencana. Ia menyebut dukungan PT Semen Padang melalui bantuan 10 ribu bibit kaliandra memperkuat gerakan ini, mengingat kaliandra memiliki banyak manfaat dan berpotensi sebagai tanaman energi.
Mahyeldi berharap gerakan tersebut berlanjut dan menjadi gerakan masif di seluruh wilayah Sumatera Barat. Ia juga mengusulkan kebijakan penghijauan berbasis keagamaan, seperti wakaf minimal dua bibit pohon bagi pasangan calon pengantin.
“Misalnya, wakaf minimal dua bibit pohon bagi pasangan calon pengantin yang akan menikah. Ini akan kami koordinasikan dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama. Kita harapkan ini bisa terwujud,” kata Mahyeldi.
Pj Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kolaborasi lintas sektor yang dibangun. Menurut dia, penghijauan terutama di hulu sungai dan kawasan hutan menjadi salah satu kunci mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.
“Bencana hidrometeorologi erat kaitannya dengan air dan kondisi lingkungan. Penghijauan, khususnya di hulu sungai dan kawasan hutan, menjadi kunci untuk mengurangi risiko bencana,” ujar Raju.
Selain Ia menambahkan, pascabencana banjir dan longsor, Kota Padang juga menghadapi dampak lanjutan berupa kekeringan. Perubahan aliran sungai menyebabkan jaringan irigasi terputus, sungai-sungai kecil rusak, dan pasokan air bersih terganggu.
“Data kami mencatat ada sekitar 121 titik di Kota Padang yang mengalami kekeringan,” kata Raju.
Ketua Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera Febriyandi Putra menjelaskan gerakan ini dilatarbelakangi bencana ekologis yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan alam. Menurutnya, Sumbar membutuhkan langkah pemulihan yang kolaboratif dan berkelanjutan, bukan sekadar respons jangka pendek.
“Hari ini kita membutuhkan solusi atas bencana ekologis yang terjadi di Sumbar. Karena itu kami mendorong keterlibatan semua pihak—pemerintah, BUMN, swasta, LSM, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat—untuk bergerak bersama. Target awal kami satu juta pohon, dan jumlahnya bisa bertambah sesuai partisipasi publik,” ujar Febriyandi.
Ia mengatakan, pohon yang ditanam tidak hanya berfungsi sebagai tanaman hutan, tetapi juga tanaman produktif yang bernilai ekonomi. Jenis yang diprioritaskan antara lain durian, petai, dan jengkol, serta kaliandra yang disuplai PT Semen Padang.
“Kami berterima kasih kepada PT Semen Padang dan pihak lain yang terlibat dalam gerakan ini,” kata Febriyandi.
Febriyandi menyebut gerakan ini melibatkan sekitar 20 pihak kolaborator. Di tingkat provinsi, target penanaman mencapai satu juta pohon. Khusus Kota Padang, targetnya 10 ribu pohon yang dibagi dalam lima segmen wilayah. Selain Balai Gadang, lokasi penanaman mencakup Batu Busuk dan Batang Gabung.
“Gerakan ini kami awali dari Kota Padang dengan penanaman bertahap dan estafet. Penanaman dilakukan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Lubuk Minturun hingga kawasan pesisir Pantai Padang,” ujarnya.
Menurut dia, Gerakan Sejuta Pohon bukan agenda seremonial semata. Gerakan ini diharapkan mendorong lahirnya kebijakan publik agar aktivitas menanam pohon menjadi bagian dari budaya dan kewajiban sosial.
“Kami berharap gerakan ini tidak berhenti pada euforia sesaat. Menanam pohon harus menjadi budaya. Sumatera Barat memiliki potensi bencana yang besar dari pesisir hingga pegunungan. Tidak ada wilayah yang benar-benar aman jika lingkungan tidak dijaga,” tambah Febriyandi.
Pariaman, Lintas Media News.com
Sebanyak tiga bakal calon Ketua PWI Padang Pariaman/Pariaman, sudah diusulkan Panitia Konferensi VII PWI Padang Pariaman/Pariaman ke PWI Provinsi Sumatera Barat, kemarin. Mereka Adalah Ahmad Damanhuri, Idham Fadhli, dan Ikhlas Darma Murya
Sekretari Panitia Konferensi VII PWI Padang Pariaman/Pariaman, Aris Prima Gunawan, mengatakan bahwa pendaftaran bakal calon Ketua PWI Padang Pariaman/Pariaman hanya dibuka selama 1 hari. Yakni dari Selasa sore (20/1/2026) hingga Rabu (21/1/2026) pukul 14.00 WIB.
“Dari lima nama yang sebelumnya masuk bursa pencalonan, ternyata hanya lima yang mendaftar hingga berakhir batas waktu pendaftaran,” ujar Aris, pada Kamis (22/1/2026).
Secara administrasi, lanjutnya, berkas ketiga bakal calon dinyatakan lengkap. Diantaranya telah mengisi surat pernyataan tidak menggunakan narkoba, bukan ASN ataupun anggota TNI/Polri, dan tidak anggota partai politik (parpol).
“Seluruh bakal calon, sudah mengisi surat pernyataan dan membubuhi tanda tangannya di atas materai surat itu,” sambung Aris.
Syarat penting lainnya yang juga dinyatakan, memenuhi administrasi yaitu jenjang kompetensi bakal calon. Yakni minimal tersertifikasi sebagai wartawan Madya di Dewan Pers. Untuk itu, para bakal calon harus melampirkan sertifikat kompetensinya di dokumen pendaftaran.
“Panitia juga, sudah melakukan pengecekan di website Dewan Pers terhadap ketiga bakal calon Ketua PWI Padang Pariaman/Pariaman ini. Hasilnya, ketiga nama muncul sesuai dengan sertifikatnya masing-masing,” jelas wartawan Padang Ekspres yang sertifikasi utama di Dewan Pers ini.
Kendati demikian, sambung Aris, para bakal calon baru dapat dinyatakan sebagai calon, setelah berkas mereka diverifikasi oleh PWI Provinsi Sumatera Barat.
“Insya Allah, hari ini atau besok verifikasi PWI Sumbar sudah keluar,” ungkapnya
Aris menjelaskan, bahwa pelaksanaan Konferensi VII itu masih sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Yakni pada Sabtu (24/1/2026) di Balai Kota Pariaman.
“Kita sudah sebar undangannya sejak kemarin. Mudah-mudahan semua berjalan lancar hingga selesai,” tukas Aris.
Lintasmedianews.com, Dharmasraya
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menyambangi Markas Komando Daerah Militer XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) di Padang, Kamis (22/01/2026), untuk memperkuat koordinasi percepatan pembangunan dua jembatan strategis yang akan dilaksanakan TNI di Kabupaten Dharmasraya
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif tersebut, Annisa disambut langsung oleh Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada beserta jajaran, dengan pembahasan terfokus pada kesiapan teknis dan skema pelaksanaan pembangunan.
Adapun jembatan yang direncanakan dibangun berada di Nagari Ampang Kuranji, Kecamatan Koto Baru, serta di Nagari Banai, Kecamatan Sembilan Koto, yang rusak akibat banjir tahun lalu.
Bupati Annisa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Kodam XX/TIB, atas komitmen dan kepercayaan yang diberikan untuk membangun infrastruktur strategis di Kabupaten Dharmasraya.
“Jembatan ini adalah kebutuhan mendesak masyarakat, karena menyangkut ekonomi, pendidikan, dan keselamatan warga, sehingga kami sangat bersyukur atas dukungan penuh Pak Pangdam dan jajaran," ujar Annisa.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya siap mendukung penuh seluruh tahapan pembangunan, baik melalui fasilitasi lapangan, koordinasi lintas sektor, maupun dukungan administratif.
“Kami siap mendukung penuh Kodam XX/TIB untuk menyukseskan rencana pembangunan ini agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada menjelaskan bahwa sebelum pembangunan dimulai, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan survei dan kajian teknis di lapangan.
“Sebelum pembangunan, kami perintahkan anggota untuk melakukan survei kondisi lapangan dengan mempertimbangkan lebar sungai, kestabilan tanah, serta karakter wilayah, apakah nantinya jembatan gantung, Aramco, atau Bailey,” jelas Pangdam.
Ia menambahkan, pembangunan dua jembatan tersebut sepenuhnya akan dilaksanakan oleh TNI, sebagai bagian dari pelaksanaan komitmen Presiden Prabowo Subianto membangun 300 ribu jembatan di seluruh Indonesia.
Diketahui, pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 28 November lalu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pembangunan jembatan, dan menginstruksikan keterlibatan kementerian, lembaga, perguruan tinggi termasuk TNI dalam percepatan pelaksanaannya demi keselamatan dan akses pendidikan masyarakat.(el)
Padang, Lintasmedianews.com
Anggota DPRD Kota Padang, H. Rusdi, ST MT menghadiri Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakorbang) Kelurahan Koto Baru Nan XX pada Kamis (22/1/2026).
Kehadirannya menjadi wujud nyata komitmen wakil rakyat dalam menyerap langsung aspirasi masyarakat dari tingkat paling bawah.
Rakorbang juga dihadiri oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang, Camat Lubuk Begalung, Nofiandi Amir, SH MH, dan Kepala Puskesmas Lubuk Begalung dr. Sari Ramadhani.
Juga hadir, Lurah Koto Baru Nan XX, Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat kelurahan, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga dari berbagai elemen.
Forum ini menjadi ruang strategis untuk membahas program pembangunan, menyusun skala prioritas, serta merumuskan kebutuhan masyarakat untuk tahun mendatang.
Dalam sambutannya, H. Rusdi yang juga Anggota Komisi IV DPRD Padang ini, menegaskan pentingnya partisipasi aktif warga dalam proses perencanaan pembangunan. Menurutnya, usulan yang lahir dari Rakorbang kelurahan akan menjadi dasar perjuangan di tingkat DPRD agar dapat diakomodasi dalam perencanaan dan penganggaran daerah.
“Saya hadir untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Apa yang disampaikan hari ini akan saya bawa dan perjuangkan di DPRD agar bisa diwujudkan dalam program pembangunan Kota Padang,” ujar H. Rusdi yang merupakan Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang.
Camat Lubuk Begalung, Nofiandi Amir, mengapresiasi kehadiran anggota DPRD dalam forum Rakorbang kelurahan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, dan DPRD sangat penting agar perencanaan pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Rakorbang ini adalah wadah strategis untuk menyelaraskan program pembangunan dari tingkat kelurahan hingga kota. Kehadiran anggota DPRD tentu menjadi penguat agar aspirasi warga dapat ditindaklanjuti secara nyata,” kata Nofiandi Amir.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Koto Baru Nan XX, Ismedsyah, menyampaikan bahwa partisipasi warga dalam Rakorbang tahun ini sangat tinggi.
Hal tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya terlibat dalam proses pembangunan.
“Kami berharap usulan-usulan yang telah dirumuskan bersama ini benar-benar dapat direalisasikan. Dukungan dari DPRD dan pemerintah kecamatan menjadi harapan besar bagi masyarakat,” ujar Ismedsyah.
Berbagai usulan disampaikan warga, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan lingkungan, drainase, penerangan jalan, hingga peningkatan layanan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Diskusi berlangsung dinamis, mencerminkan tingginya kepedulian warga terhadap kemajuan lingkungan mereka.
Rakorbang Kelurahan Koto Baru Nan XX pun menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Kehadiran H. Rusdi tidak hanya mempertegas fungsi representasi DPRD. Tetapi juga meneguhkan komitmen bersama dalam membangun Padang dari tingkat kelurahan. (*)
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) meninjau langsung pabrik serta rumah contoh Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK), produk inovatif PT Semen Padang, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Kamis (22/1/2026). Kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap penggunaan SEPABLOCK untuk pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 di sejumlah wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Kunjungan anggota Komisi VI DPR RI tersebut disambut Direktur Sales & Marketing SIG Dicky Saelan, Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Operasi Andria Delfa, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, serta Sekretaris Perusahaan Win Bernadino. Kemudian, Komisaris Utama PT Semen Padang Werry Darta Taifur didampingi Komisaris Ilham Aldelano Azre.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengatakan bahwa kunjungan ke pabrik dan rumah contoh SEPABLOCK tersebut merupakan bagian dari rencana besar pemerintah dalam mendukung pembangunan Huntap yang layak, cepat, dan terjangkau, khususnya bagi masyarakat terdampak banjir bandang.
“Kunjungan ini merupakan bagian dari rencana pemerintah untuk membangun hunian tetap. Produk SEPABLOCK yang diproduksi PT Semen Padang akan berkontribusi langsung dalam pembangunan Huntap di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh,” ujar Andre.
Andre menuturkan, berdasarkan laporan Direktur Sales & Marketing SIG Dicky Saelan, SIG telah memperoleh kontrak pembangunan Huntap sebanyak 4.800 unit rumah yang akan dibangun oleh pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Sumatera Barat. Program ini menjadi bagian penting dari upaya pemulihan pascabencana banjir bandang.
“Tadi kami juga menyarankan kepada manajemen SIG agar dapat bersaing di Sumatera Utara dan Aceh. Hal ini sedang dikaji oleh manajemen, terutama terkait aspek harga agar lebih kompetitif di wilayah tersebut,” ungkap Andre.
Andre menegaskan dukungannya terhadap penggunaan material SEPABLOCK dalam pembangunan hunian tetap. Menurutnya, teknologi bata interlock ini memiliki sejumlah keunggulan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan pascabencana.
“SEPABLOCK ini jelas unggul. Pertama, proses pengerjaannya sangat cepat, dalam waktu dua minggu rumah sudah bisa berdiri. Kedua, rumahnya tahan gempa dan tahan api. Ketiga, harganya relatif terjangkau. Untuk rumah tipe 36 meter persegi, biayanya berkisar antara Rp150 juta hingga Rp160 juta,” jelasnya.
Dengan waktu pembangunan yang singkat, Andre optimistis masyarakat terdampak bencana dapat segera menempati rumah yang layak huni. “Insya Allah ini bisa bersaing dan sangat membantu pemerintah. Kalau selesai dalam dua minggu, masyarakat bisa langsung menempati rumahnya,” tambahnya.
Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar menyampaikan bahwa SEPABLOCK merupakan salah satu produk inovatif unggulan PT Semen Padang yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pembangunan yang cepat, efisien, dan berkualitas. Produk ini dirancang sebagai solusi konstruksi modern, khususnya untuk kebutuhan hunian pascabencana.
Terkait kontribusi SEPABLOCK dalam pembangunan Huntap pascabanjir bandang, Pri Gustari menegaskan kesiapan PT Semen Padang untuk mendukung penuh program pemerintah. Dari sisi kapasitas produksi, perusahaan memiliki kemampuan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
“Produksi SEPABLOCK kami mampu menghasilkan sekitar 100 hingga 110 unit rumah setiap bulan. Artinya, dalam satu tahun bisa mencapai 1.200 hingga 1.300 unit rumah,” jelasnya.
Dengan adanya kunjungan kerja Komisi VI DPR RI tersebut, sinergi antara PT Semen Padang, SIG, dan pemerintah pusat diharapkan dapat semakin dipercepat. Saat ini, pihaknya juga telah melakukan sejumlah pembicaraan intensif dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), satuan kerja (satker), serta balai terkait guna merealisasikan pembangunan Huntap secara optimal.
“Dengan dukungan Komisi VI DPR RI, kami berharap kontribusi PT Semen Padang dan SIG dalam program hunian tetap ini dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran, sehingga masyarakat terdampak bencana dapat segera bangkit dan memiliki tempat tinggal yang layak,” pungkasnya.
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, PT Semen Padang menggelar kampanye Safety Riding bertema “Budayakan Keselamatan Berkendara dan Tertib Berlalu Lintas”. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) PT Semen Padang, Rabu (21/1/2026), ini diikuti puluhan karyawan Semen Padang Group serta sejumlah pelajar di Kota Padang.
Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, mengatakan kampanye Safety Riding merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan K3 Nasional sekaligus wujud komitmen manajemen dalam memperluas penerapan nilai-nilai keselamatan.
Menurutnya, budaya K3 tidak hanya diterapkan di lingkungan kerja, tetapi juga dalam aktivitas berkendara sehari-hari. “Keselamatan harus menjadi kesadaran bersama dan dijalankan secara konsisten, sehingga mampu melindungi karyawan, keluarga, dan masyarakat,” ujarnya.
Pada kegiatan tersebut, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) ini menghadirkan dua narasumber, yakni Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Sumatera Barat, Kompol Rosita Imelda Ifadi, serta Kepala Subbagian Pelayanan Santunan PT Jasa Raharja Kanwil Sumbar, Dwi Aprianto.
Ketua Panitia Kampanye Safety Riding PT Semen Padang, Jefri Antoni, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran keselamatan berkendara di kalangan insan perusahaan. Menurutnya, mobilitas merupakan bagian dari aktivitas sehari-hari karyawan sehingga risiko kecelakaan perlu diantisipasi sejak dini.
“Kecelakaan lalu lintas tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga keluarga, perusahaan, dan lingkungan kerja. Karena itu, Safety Riding harus menjadi budaya, bukan sekadar slogan,” kata Jefri.
Jefri juga mengajak seluruh peserta menjadi teladan dan duta keselamatan berkendara, baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat. Menurutnya, perubahan perilaku yang konsisten menjadi indikator keberhasilan kampanye ini.
Sementara itu, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sumbar, Kompol Rosita Imelda Ifadi, memaparkan bahwa kondisi keselamatan lalu lintas di Sumatera Barat masih memprihatinkan. Ia menyebutkan, angka kecelakaan lalu lintas di daerah tersebut berada pada peringkat lima terbesar secara nasional.
“Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Di Sumbar, mayoritas korban berasal dari usia produktif, yakni 13 hingga 35 tahun,” ujarnya.
Rosita mengapresiasi langkah PT Semen Padang yang aktif menggelar kampanye Safety Riding sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha sangat penting dalam mendukung upaya pemerintah menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Ia juga mengungkap sejumlah pelanggaran yang masih sering ditemukan di lapangan, di antaranya penggunaan telepon genggam saat berkendara, kendaraan tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), mobil barang yang mengangkut penumpang, serta sepeda motor yang tidak memenuhi persyaratan teknis seperti tanpa kaca spion, knalpot tidak standar, dan lampu yang tidak sesuai ketentuan.
Selain itu, pelanggaran seperti menerobos lampu lalu lintas, penggunaan lampu strobo tidak sesuai peruntukan, serta pengendara yang tidak membawa atau tidak dapat menunjukkan SIM dan STNK yang sah juga masih kerap terjadi. “Kepatuhan terhadap aturan dan perilaku berkendara yang baik akan menciptakan budaya lalu lintas yang aman dan berkeselamatan,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Subbagian Pelayanan Santunan PT Jasa Raharja Kanwil Sumbar, Dwi Aprianto, memaparkan data dampak kecelakaan lalu lintas dari sisi pembiayaan santunan. Sepanjang 2025, nilai santunan kecelakaan lalu lintas tercatat meningkat signifikan.
“Total santunan meningkat sebesar 11,04 persen atau sekitar Rp7,7 miliar. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya frekuensi kecelakaan sebesar 2,63 persen serta kecelakaan fatal yang menyebabkan korban meninggal dunia naik 3,57 persen,” jelasnya.
Menurut Dwi, data tersebut menjadi pengingat bahwa kecelakaan lalu lintas masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian dan upaya bersama melalui edukasi serta perubahan perilaku berkendara.
Melalui kampanye Safety Riding ini, PT Semen Padang berharap dapat berkontribusi menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus memperkuat budaya keselamatan yang sejalan dengan nilai-nilai K3 perusahaan. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran generasi muda dan masyarakat luas akan pentingnya keselamatan berkendara. (*)
Lintasmedianews.com, Dharmasraya
Upaya Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, memperjuangkan pembangunan dua jembatan rusak akibat banjir ke pemerintah pusat membuahkan hasil. Dimana dua jembatan di Kabupaten Dharmasraya dikabarkan akan segera dibangun kembali.
Hal ini merupakan bagian dari program Presiden Prabowo membangun 300 ribu jembatan demi keselamatan masyarakat dan akses pendidikan anak-anak.
“Alhamdulillah, perjuangan kita berhasil dan pemerintah pusat merespons cepat sehingga dua jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat akan segera dibangun,” ujar Bupati Annisa di Pulau Punjung, Rabu (21/01/2026).
Jembatan pertama, di Ampang Kuranji tepatnya di Lubuk Botung, dengan konstruksi jembatan gantung, di atas Batang Siek, menjadi akses utama warga menuju kawasan perkebunan serta jalur pengangkutan hasil pertanian yang sebelumnya terganggu akibat kerusakan banjir, sehingga biaya transportasi meningkat.
Jembatan kedua berada di Sungai Batang Lago, Nagari Banai, dengan konstruksi Aramco, menghubungkan antarjorong dan jalur anak-anak menuju sekolah sehingga pembangunan kembali akan mempersingkat perjalanan dan meningkatkan keselamatan masyarakat terutama saat musim hujan dan arus sungai tinggi.
Proses pengajuan pembangunan jembatan disampaikan Pemkab Dharmasraya melalui Kodim 0310/ SSD, dan dua di antaranya akhirnya dikabulkan untuk segera direalisasikan.
“Alhamdulillah, sinergi yang baik antara Pemkab Dharmasraya dengan Kodim 0310, dari 11 proposal dua akhirnya berhasil dikabulkan"
"Jembatan ini vital bagi aktivitas ekonomi warga dan keselamatan anak-anak menuju sekolah, dan menjadi perwujudan program Asta Cita Pak Presiden Prabowo,” ungkap Dandim 0310/SSD Letkol CZI Joko Stradona.
Bupati Annisa menambahkan ucapan terima kasihnya kepada Dandim 0310/SSD atas sinergi dan dukungan penuh dalam proses pengajuan pembangunan dua jembatan ini.
“Terima kasih atas kerja sama dan respon cepat Bapak Dandim dan jajaran sehingga jembatan untuk akses ekonomi warga dan kebutuhan anak sekolah dapat diwujudkan,” ujarnya.
Dengan dibangunnya dua jembatan ini, konektivitas masyarakat kembali normal, aktivitas ekonomi lancar, jalur transportasi aman, dan program pembangunan nasional Presiden Prabowo dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh warga Dharmasraya.(el)
Lintasmedianews.com, Dharmasraya
Bupati Kabupaten Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, melantik dan mengambil sumpah jabatan Lasmiyati sebagai Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya dalam pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Rabu (21/1/2026).
Pelantikan tersebut dilakukan untuk mengisi jabatan strategis yang sebelumnya kosong sekaligus memperkuat kinerja pemerintahan daerah, khususnya pada sektor pertanian sebagai salah satu sektor unggulan Dharmasraya.
Dalam sambutannya, Bupati Annisa Suci Ramadhani menyampaikan ucapan selamat dan berharap Lasmiyati dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, meningkatkan kinerja organisasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani.
Bupati menegaskan bahwa proses pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dilakukan melalui seleksi terbuka dan telah memperoleh rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Jalankan tugas secara profesional, jujur, dan berintegritas. Terus berinovasi dan ambil keputusan terbaik demi kemajuan pertanian dan kesejahteraan masyarakat Dharmasraya,” tegas Bupati.
Pelantikan yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Dharmasraya tersebut dihadiri staf ahli, para asisten, kepala OPD, serta undangan lainnya. Sebelumnya Lasmiyati dikenal sebagai Sekretaris pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dharmaraya. (el)