PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
PT Semen Padang melalui program Semen Padang Peduli terus berperan aktif membantu masyarakat terdampak bencana alam. Kali ini, perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara tersebut menyalurkan 16.000 liter air bersih kepada warga di sepanjang Jalan Durian Tarung, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.
Penyaluran bantuan dilakukan pada Kamis (15/1/2026) malam menggunakan water truck dan menyasar sedikitnya 600 kepala keluarga (KK) yang mengalami kesulitan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Krisis air terjadi akibat banjir bandang pada awal Desember 2025 lalu.
Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud empati dan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak krisis air bersih pascabencana.
“Air bersih merupakan kebutuhan vital yang harus segera dipenuhi, terutama dalam kondisi darurat pascabencana. Banjir bandang menyebabkan krisis air bersih di rumah-rumah warga, sehingga masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti memasak, mandi, dan beribadah,” ujar Idris, Jumat (16/1/2026).
Ia menegaskan, PT Semen Padang yang merupakan bagian dari SIG berkomitmen mendukung upaya pemulihan pascabencana, baik melalui bantuan darurat maupun program sosial berkelanjutan. Menurutnya, dukungan dari seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat menjadi energi penting agar perusahaan dapat terus menjalankan peran sosialnya.
“Ketika masyarakat mempercayakan kebutuhannya pada Semen Padang, perusahaan akan terus tumbuh dan berkembang, sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tambah Idris.
Ia juga menyebutkan bahwa selama masa tanggap darurat banjir bandang sebelumnya, PT Semen Padang telah menyalurkan sekitar 232 ribu liter air bersih ke sejumlah wilayah terdampak di Kota Padang.
Sementara itu, Koordinator Posko Semen Padang Peduli, Ferdy Dinardo, menjelaskan penyaluran bantuan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dan permintaan langsung dari masyarakat di sepanjang Jalan Durian Tarung. Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan wilayah tersebut mengalami krisis air bersih cukup serius akibat dampak banjir bandang.
“Setelah menerima permintaan warga dan melakukan pengecekan, kami langsung menyalurkan bantuan menggunakan water truck berkapasitas 16.000 liter. Ada enam titik lokasi di sepanjang Jalan Durian Tarung yang kami salurkan bantuan air bersih,” kata Ferdy, yang juga Staf Environment Unit Safety Health Environment (SHE) PT Semen Padang.
Kepedulian PT Semen Padang mendapat sambutan positif dari warga. Pengurus Masjid Al Abrar, Vila Tarok, Jalan Durian Tarung, Muharmansyah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Ada sekitar 600 kepala keluarga di sepanjang Jalan Durian Tarung yang mengalami krisis air bersih sejak banjir bandang. Alhamdulillah, bantuan air bersih dari PT Semen Padang sangat membantu dan dapat memenuhi kebutuhan warga untuk beberapa hari ke depan,” ujarnya.
Ia menjelaskan lebih lanjut, kondisi diperparah karena jebolnya saluran irigasi akibat derasnya aliran banjir bandang. Selama ini, air sumur warga sebagian besar berasal dari rembesan saluran tersebut. Namun, kerusakan yang terjadi menyebabkan banyak sumur ikut mengering.
“Sebagian warga terpaksa mengandalkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari. Meski ada sumur bor, penggunaannya secara bersama-sama membuat debit air terus menurun, bahkan beberapa sudah mulai kering,” katanya.
Dengan adanya bantuan air bersih dari PT Semen Padang, warga berharap kebutuhan air bersih dapat terus terpenuhi hingga kondisi lingkungan kembali pulih. Bantuan tersebut dinilai tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberi harapan bagi masyarakat untuk bangkit dari dampak bencana. (*)
Tanah Datar. Lintasmedianews.com
Polres Tanah Datar laksanakan penanaman 1.000 batang pohon di 3 titik adalah : Nagari Pasie Laweh Kecamatan Sungai Tarab, Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum, Nagari Sungai Jambu Kecamatan Pariangan. Untuk menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah potensi bencana alam dan tanah longsor. di Balai Nagari Pasie laweh Selasa Kamis, ( 15/ 01 )2026.
Kegiatan penanaman pohon tersebut dilaksanakan sebagai upaya pencegahan erosi dan tanah longsor di sepanjang aliran sungai, sekaligus mengembalikan fungsi hutan agar tetap lestari dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di wilayah bantaran sungai.
Kegiatan dihadiri oleh Iptu Arfinus S.Sos.MH . kapolsek Sungai Tarab. Mulkhairi.S.Pd Camat Sungai Tarab, Wali Nagari se Kecamatan Sungai Tarab. Danramil,Koordinator BPP,Ketua LKAAM, Ketua KAN,BPRN,Satgas,FKPM,Kasi Humas AKP Jondriadi,KBO Sat Lantas,Paur Ops Bag Ops Polres Tanah Datar,Personil Polresdan Polsek,Ketua Bhayangkari Ranting dan Anggota,serta Daka Bhayangkara Polsek Sungai Tarab beserta Tamu Undangan.
Kapolres Tanah Datar DR. AKBP Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H., S.I.K., M.I.K, melalui Kapolsek Sungai Tarab AKP Arfinus.S.sos menyampaikan, " bahwa Polri mendukung penuh kegiatan pelestarian lingkungan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat lintas sektor.
" Penanaman pohon ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian alam dan keselamatan masyarakat. Dengan hutan yang terjaga dari risiko bencana seperti, banjir bandang, tanah longsor dapat diminimalisir ,sehingga masyarakat merasa lebih aman dan nyaman, beberapa waktu lalu kami bersama BPBD Tanah Datar telah melakukan peninjauan batang bangkahan dan Alhamdulillah Nagari Pasie Laweh sampai saat ini masih aman ". Ungkap Arfinus.
Arfinus Juga mengatakan, kegiatan penanaman 1.000 pohon ini telah direncanakan oleh bapak Kapolres, untuk tiga kecamatan. Nagari Pasie Laweh ditanam 300 pohon, Nagari Sungai Jambu 400 pohon, adapun jenis pohon yang ditanam berupa, pohon pokat, jengkol, mahoni dan beberapa macam tanaman lainnya". Tambahnya
Sebelumnya, Ketua BPRN Nagati Pasie Laweh Amrizal .S.pd dalam sambutannya mengatakan, " terimakasih kepada Polres Tanah Datar atas pedulinya ke Nagari Pasie Laweh dengan program penanaman 1000 pohon, untuk Nagari yang rawan bencana alam banjir bandang, Tanah longsor, semoga kegiatan ini menjadi ladang pahala, dan masyarakat merasakan manfaatnya " . Ujarnya
" Kegiatan ini adalah untuk mengantisipasi banjir bandang dan tanah longsor, ini merupakan bentuk fisik. Mudah-mudahan dalam kegiatan ini bisa untuk mengantisipasi bencana. Memang bencana datangnya dari allah, namun tugas kita bisa mengantisipasi bencana dengan menanam pohon". Tutup Amrizal
Disamping itu sambutan Camat Sungai Tarab Mulkhairi. S.Pd menyampaikan, " beberapa waktu lalu Bupati telah melakukan peninjauan batang bangkahan di pasie laweh. Dan Bupati langsung memerintahkan kapada Dinas terkait untuk menormalisakan dan membersihkan batang bangkahan. Selama ini masih banyak masyarakat yang membuang sampah ke batang Bangkalan, kedepannya kita berusaha untuk pengadaan satu nagari satu bak sampah. Dan ia menghimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke batang bongkahan". Tutupnya. (. ERM )
Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Sekitar 1000 orang pelajar di kota Bukittinggi menerima kacamata gratis Balairung rumah dinas wako, Rabu (14/01). Kegiatan ini merupakan kerjasama Pemerintah Kota Bukittinggi dengan Gabungan Pengusaha Optic Indonesia (Gapopin).
Ketua Gapopin Sumbar, Indra Yunaidi, menjelaskan, penyerahan 1000 kacamata ini, merupakan bagian dari program bakti sosial World Sight Day 2025 lalu. Hasil pemeriksaan mata pelajar di Bukittinggi, dibawa ke labor Jakarta, untuk produksi kacamata gratis, yang menjadi program serentak seluruh Indonesia.
Ia mengucapkan terima kasih pada Pemko Bukittinggi, yang telah memfasilitasi program bakti sosial tersebut. Menurut Indra, sebelumnya telah dilakukan proses pemeriksaan mata pelajar Bukittinggi pada Oktober 2025 lalu. Karena proses produksi kacamatanya sudah selesai maka kaca mata gratis sudah dapat diserahkan pada pelajar. Ia menyebutkan, setelah diperiksa, lensa yang disiapkan benar benar standar optic dan juga ada yang dipesan khusus, sesuai ukuran pelajar.
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan terima kasih kepada Gapopin Sumbar, yang telah melaksanakan kegiatan ini untuk Kota Bukittinggi. Ia berharap dengan bantuan kacamata tersebut, para pelajar dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan baik.
Kacamata gratis ini, diberikan pada 236 pelajar SD, 217 pelajar SMP, 166 pelajar SMA dan 213 pelajar SMK. Selain itu, kacamata gratis ini juga diberikan pada 16 pelajar SLB dan 127 guru honorer.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Gapopin Sumbar. Sehingga para pelajar dapat mengikuti pelajaran degan baik, tanpa terkendala masalah penglihatan. Kami juga apresiasi Gapopin yang juga telah ikut berkontribusi membantu saudara kita, yang terkena bencana hidrometeorologi beberapa minggu lalu. Terima kasih pada Gapopin Sumbar, semoga kacamata ini bermanfaat,” Ungkapnya. (Sandra)
Pasbar Lintas Media News Com.
Perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan Kelapa Sawit PT.Agrowiratama yang berada di Kecamatan Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat terus berkontribusi untuk melakukan langkah - langkah atau program yang dinilai mampu memberikan manfaat baik bagi lingkungan Perusahaan maupun lingkungan Sosial masyarakat sekitar perusahaan dan Pasaman Barat umumnya.
PT.Agrowiratama dengan program andalan rutin setiap tahun ,yaitu Reward Masyarakat Bebas Api (MBA) kepada Nagari Salingka Muaro yang dianggap telah berkontribusi untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah kenagariannya yang berloksi di Kecamatan Sungai Aur.
Manager Humas Lelo Ritonga didampingi Asisten Humas Raja Rachmad menuturkan perusahaan PT. Agrowiratama Pasbar berdasarkan intruksi management perusahaan Bapak Sijon melakukan sejumlah program .
Untuk membantu pencapaian program pemerintah,itu "Kami dari perusahaan terus ambil bagian, bagaimana program peduli lingkungan dengan menjaga kondusifitas ,agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan sekaligus sebagai komitmen PT Agrowiratama untuk menjaga iklim usaha berkelanjutan sesuai dengan Prinsip-prinsip yang terkandung di dalam Sertifikasi RSPO dan ISPO yang dimiliki perusahaaan".
"Disamping Bantuan Sarana dan Prasrana Ke Nagari Salingka Muaro bantuan CSR lainnya , seperti Bantuan Alat Mobiler Sarana dan Prasrana untuk menunjang kegiatan di kejorongan Sungai Aur telah diberikan oleh PT.Agrowiratama dalam rangka kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar lingkungan perusahaan, sekaligus sebagai wujud nyata hadirnya perusahaan terhadap lingkungan sekitar" tambah Lelo Ritonga.
Setidaknya bantuan yang diberikan berjumlah 35.000.000 dengan rincian 25.juta untuk Kenagarian Salingka Muaro berupa Tenda , Laptop, Loudspeker Portable,Genset, Mesin Potong Rumput, Mesin Sinso , 2 Buah kipas angin, 4 buah Tempat sampah serta alat-alat kegiatan lapangan yang diperlukan bilamana terjadi bencana. begitu juga bantuan CSR sejumlah 10 juta kepada Jorong Sungai Aur berupa: Loudspeker, Kipas Angin, Mesin Sinso, 3 buah Meja kantor, dan 20 Buah Kursi untuk menunjang kegiatan-kegiatan kemasyarakatan di kejorongan Sunngai Aur.
Bantuan CSR Sarana Prasarana dan Mobiler ini
diharapkan berjalan dengan baik sebagaimana mestinya dan insya allah akan terus berlanjut, bantuan ini hendaknya menjadi hubungan yang baik antara perusahaan dan masyarakat di sekitar lingkungan perusahaan.
Di tempat yang sama, P.J Wali Nagari Salingka Muaro Fahmi,S.Pd yang didampingi Hasrul Lubis dan M.Arkan Jorong Sungai Aur mengaku sangat bangga,memberikan apresiasi dan terima kasihnya kepada pihak perusahaan yang mengalokasikan program - program pro rakyat ini tidak hanya peduli pada lingkungan ,namun bisa berbagi program CSR lainnya , PT.Agrowiratama perusahaan yang mencoba memberikan contoh yang baik kepada warga Pasbar , tidak hanya mencari keuntungan ,tapi mampu berbagi kepada masyarakat lokal khususnya kenagarian Salingka Muaro dan kejorongan Sungai Aur umumnya dan Pasaman Barat kepada Media ini,Kamis 15/1 2026.
Wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah kembali menguat menjelang Pilkada 2026. Menyikapi dinamika tersebut, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar Simposium Nasional bertema “Pilkada dalam Bingkai Demokrasi Pancasila” pada Rabu, 14 Januari 2026, bertempat di Press Club Indonesia, Kantor SMSI Pusat, Jalan Veteran II No. 7C, Gambir, Jakarta Pusat.
Simposium nasional yang dipandu Sekretaris Jenderal SMSI, Makali Kumar, S.H., M.H., menghadirkan sejumlah akademisi dan pakar kebijakan untuk mendiskusikan kemungkinan pemilihan kepala daerah melalui DPRD sebagai alternatif, di tengah meningkatnya biaya politik dan praktik transaksional dalam Pilkada langsung.
Ketua Dewan Pakar SMSI, Prof. Dr. H. Yuddy Crisnandi, S.E., M.E, menegaskan bahwa demokrasi tidak boleh dipahami secara sempit hanya sebagai prosedur pemungutan suara langsung. Menurutnya, dalam Demokrasi Pancasila, substansi kepemimpinan, stabilitas pemerintahan, dan efektivitas pembangunan daerah juga menjadi ukuran penting.
Prof. Yuddy menilai, pada masa sebelum reformasi—termasuk era pemerintahan Presiden Soeharto—mekanisme pemilihan kepala daerah melalui DPRD memiliki keunggulan dalam hal stabilitas dan kesinambungan kebijakan, meski tetap perlu dikritisi agar tidak mengulang praktik sentralisasi kekuasaan. “Model tersebut dapat menjadi referensi historis untuk dirumuskan ulang secara lebih demokratis dan transparan,” ujarnya.
Pandangan tersebut diperkuat oleh Guru Besar Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Prof. Dr. Albertus Wahyurudhanto, M.Si. Ia menilai bahwa persoalan utama Pilkada hari ini bukan sekadar langsung atau tidak langsung, melainkan lemahnya sistem kaderisasi dan rekrutmen elite politik.
Menurut Prof. Albertus, pada masa pemilihan melalui DPRD, seleksi kepala daerah lebih menekankan aspek kapasitas administratif dan loyalitas terhadap sistem pemerintahan. “Memang ada keterbatasan demokratis di masa lalu, tetapi ada pelajaran penting tentang kontrol politik dan efisiensi biaya. Jika dirancang ulang dengan prinsip akuntabilitas dan keterbukaan, pemilihan lewat DPRD bisa menjadi alternatif rasional,” jelasnya.
Sementara itu, Guru Besar FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta, Prof. Dr. Taufiqurokhman, S.H., M.Si, menyampaikan pandangan penyeimbang. Ia mengingatkan bahwa Pilkada langsung tetap memberikan legitimasi kuat kepada kepala daerah karena bersumber langsung dari rakyat.
Namun demikian, Prof. Taufiqurokhman mengakui bahwa diskursus pemilihan melalui DPRD patut dibahas secara objektif, terutama jika diarahkan untuk memperbaiki kualitas kepemimpinan daerah dan menekan politik uang. “Yang terpenting adalah memastikan kedaulatan rakyat tetap terjaga, apa pun model yang dipilih,” ujarnya.
Simposium Nasional SMSI ini menegaskan bahwa pemilihan kepala daerah melalui DPRD dapat menjadi salah satu alternatif kebijakan, dengan syarat dirancang secara demokratis, transparan, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Diskusi ini menjadi kontribusi strategis SMSI dalam merespo
Jakarta, Lintasmedianews.com
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, didampingi Sekda, Staff Ahli, Kepala Bappelitbang dan sejumlah kepala SKPD, temui Gubernur DKI Jakarta di ruang tamu Gubernur Balaikota DKI Jakarta, Selasa (13/01)
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan, pertemuan ini dilakukan untuk meminta dukungan Gubernur DKI Jakarta terhadap usulan Kota Bukittinggi sebagai Daerah Khusus di Indonesia. Hal ini mengingat peran penting kota ini dalam sejarah perjuangan bangsa, termasuk menjadi pusat PDRI dan kota kelahiran Proklamator Mohammad Hatta.
"Kota Bukittinggi memiliki catatan sejarah penting bagi NKRI, mulai dari kelahiran Proklamator Mohammad Hatta hingga menjadi pusat PDRI pada masa Agresi Militer Belanda II," ujar Ramlan.
Ramlan mengatakan, dari catatan sejarah tersebut, Kota Bukittinggi, DKI Jakarta dan DI Yogyakarta, sama-sama memiliki peran yang sangat penting dalam sejarah perjalanan Bangsa Indonesia. Bukittinggi dirasa layak mendapat pengakuan sebagai Daerah Khusus di Indonesia. Menurutnya, Untuk mendapatkan pengakuan dari pemerintah pusat atas peran Kota Bukittinggi dalam mempertahankan NKRI itu, maka Pemerintah Kota Bukitinggi akan mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat, agar Bukittinggi dapat menjadi Daerah Khusus di Indonesia.
"Untuk itu kami meminta Bapak Gubernur DKI Jakarta, dapat memberikan dukungan terhadap usulan Bukittinggi sebagai Daerah Khusus. Kami juga meminta dukungan dan bantuan Bapak Gubernur DKI Jakarta, agar bisa dipertemukan dengan Ibuk Megawati Soekarno Putri, untuk membahas dukungan daerah khusus ini,” ujarnya.
Sebelumnya, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, juga telah menemui Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X. Dimana, dukungan penuh juga datang dari Gubernur DI Yogyakarta, untuk menjadikan Kota Bukittinggi sebagai Daerah Khusus di Indonesia.
Dalam pertemuan itu, Wali Kota Ramlan juga meminta dukungan hibah sarana dan prasarana pelayanan publik. Dengan kepadatan penduduk tinggi dan menjadi pusat layanan bagi daerah penyangga, Bukittinggi menjalankan fungsi respons darurat lintas wilayah, termasuk pemadam kebakaran, penyelamatan, hingga bencana.
"Untuk meningkatkan pelayanan publik dan memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada urusan pemadam kebakaran, lingkungan hidup dan perhubungan, Pemko mengusulkan hibah berupa kendaraan damkar, rescue, truk sampah, mobil derek, armada pengendalian lalu lintas, bus sekolah dan motor operasional. Semoga permohonan hibah ini, dapat diterima oleh Pemprov DKI Jakarta," ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyambut hangat kuniungan Wali Kota Bukittinggi dan rombongan, sekaligus bercerita tentang sejarahnya sering ke Bukittinggi. Pramono juga mendukung penuh rencana Pemerintah Kota Bukittinggi, untuk menjadi Daerah Khusus, seperti DKI Jakarta dan DI Yogyakarta. Sejarah ketiga daerah ini, kental dan sarat dengan kota perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Dukungan untuk bertemu dengan mantan Presiden RI, Megawati, juga dipenuhi oleh Gubernur DKI, Pramono Anung.
Gubernur DKI Jakarta, juga bersedia memberikan dukungan hibah sarana prasarana untuk menyelenggarakan urusan ketentraman ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, urusan lingkungan hidup dan urusan perhubungan kepada Pemko Bukittinggi. Upaya Wako Ramlan disambut positif, sehingga Bukittinggi akan menjadi salah satu daerah prioritas, untuk menerima hibah di tahun 2026 ini. *