Pasbar, Lintasmedianews.com
Kepala Dinas Pertanian Afdal dan Guntara Ketua DPD Partai Nasdem dampingi Cindy Monica Salsabila Setiawan M.S anggota Komisi IV DPR RI dalam rangka penyerahan bantuan 1 Unit Combine Harvester kepada kelompok Tani Sehati Desa Baru ,Jumat malam 30/10 .
Cindi Monica dalam sambutannya mengatakan tentang komitmennya ,kerinduan akan desa yang multi etnis dan budaya ini, dengan nengawali Pantun ,merasa senang ,apalagi disambut dengan tarian Minang,Tortor serta Kuda Kepang oleh masyarakat setempat.
Ia lebih jauh mengatakan banyaknya keluhan dari para petani yang diterimanya setelah berkeling Indonesia termasuk infra struktur dan Pupuk ,namun oleh Presiden Prabowo ada kebijakan untuk menurunkan harga pupuk ,sehingga para petani dapat terbantu menuju Swasembada Pangan.terangnya.
Salah satu kecintaanya akan daerah Pasaman Barat ,meski pun jauh ke perbatasan Sumut, sengaja memilih Desa Baru ,karena memiliki lumbung padi terbesar di Pasbar, bahkan mendapat juara tetbaik mewakili kelompok Tani di Sumatera Barat.
Dengan semangat dan pokok-pokok pikirannya bisa ia buktikan dengan janji-janji sebelumnya termasuk memberikan bantuan peralatan pertanian ,tidak hanya itu saja ,tapi bisa memberikan Alsintan dan ribuan kilo Benih Bibit Jagung kepada 43 kelompok Tani bersama M.Ihfan Wabup di halaman Kantor Bupati .
Pada tempat yang sama Afdal mengatakan tentang permintaan maaf dan ketidak hadiran dari Bupati,karena ada kesibukannya,juga merasa berterima kasih kepada Cindy Monica yang sudah memberikan bantuan ,senang atas kehadiran para tokoh ,Wali nagari Bamus , masyarakat dalam rangka penyerahan bantuan ini ,dan berharap dengan adanya bantuan akan lebih bermanfaat dan berdaya guna bagi kelompok Tani yang ada di Desa Baru ini ,bisa merawatnya dengan baik ,bisa di evaluasi (monitoring) ,sehingga ada kebersamaan untuk meningkatkan hasil panen atau produksi ke depan harapnya
Sedangkan Arman saat dikonfirmasi Media ini terkait bantuan tersebut sangat berterima kasih ,bangga ,dapat bermanfaat bagi anggota kelompok Tani yang dpimpinnya akan merawat,memanfaatkannya dengan baik ,sehingga dapat mendapatkan kemasukan untuk biaya operasional dan untuk hasil produksi panen pungkasnya.
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Semangat kebersamaan dan cinta lingkungan mewarnai peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang digelar PT Semen Padang, Kamis (30/10). Mengusung tema “Pemuda Bersatu untuk Energi Hijau: Tanam Kaliandra, Bangun Indonesia Berkelanjutan”, perusahaan semen pertama di Asia Tenggara ini mengajak ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan menanam 2.000 batang pohon Kaliandra di kawasan Bukit Atas, lingkungan perusahaan.
Kegiatan yang dibuka oleh Direktur Operasi PT Semen Padang, Andria Delfa, itu diikuti oleh pelajar SD, SMP, SMA/SMK Semen Padang School, serta SMA Negeri 14 Padang.
Hadir Kepala Bidang Perencanaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Indriyedi Bakri, Fungsional Penyuluh Ahli Muda Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang Yopi Eka Putra, perwakilan Yayasan Igasar, dan jajaran pimpinan PT Semen Padang, termasuk Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan Ilham Akbar, Kepala Unit Safety Health Environment (SHE) Asrining Sari, Kepala Unit Corporate Social Responsibility (CSR) Idris, serta Staf Alternative Fuel & Raw Material (AFR) Musytaqim Nasra.
Dalam sambutannya, Direktur Operasi PT Semen Padang, Andria Delfa, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya karena kegiatan ini diselenggarakan bertepatan dengan momentum Sumpah Pemuda. Menurutnya, semangat perjuangan pemuda di masa lalu yang mempersatukan bangsa kini harus diteruskan dalam bentuk perjuangan menjaga bumi dan keberlanjutan hidup.
“Hari Sumpah Pemuda mengingatkan kita bahwa semangat juang generasi muda tak pernah padam. Dulu mereka berjuang dengan kata dan tindakan untuk kemerdekaan, sekarang kita berjuang menjaga keberlanjutan bumi. Maka dari itu, kami sangat mengapresiasi keterlibatan para pelajar dalam kegiatan penghijauan ini,” kata Andria Delfa.
Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya wujud kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga simbol komitmen PT Semen Padang dalam mendukung program nasional menuju energi hijau dan ketahanan energi berkelanjutan.
“Kegiatan penanaman pohon ini sangat relevan dengan tantangan global, terutama terkait perubahan iklim dan krisis energi. Setiap batang pohon yang kita tanam akan tumbuh menjadi sumber kehidupan, kesejukan, dan harapan bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Terkait pemilihan pohon Kaliandra, Andria menjelaskan bahwa tanaman ini memiliki manfaat besar, baik untuk lingkungan maupun energi terbarukan. “Kaliandra tumbuh cepat, mampu beradaptasi di berbagai kondisi tanah, dan bisa digunakan sebagai bahan bakar biomassa yang ramah lingkungan. Karena itu, penanaman pohon ini menjadi bagian dari upaya kami mendukung Energi Hijau dan Net Zero Emission,” jelasnya.
Ia menambahkan, Kaliandra bukan sekadar tanaman penghijauan, tetapi simbol energi terbarukan yang menjadi tumpuan masa depan Indonesia. “Kita berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini. Ini harus menjadi gerakan berkelanjutan. Setiap pohon yang kita tanam adalah investasi jangka panjang untuk bumi, dan untuk Indonesia yang lestari,” katanya penuh semangat.
Andria Delfa juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan lingkungan hidup, dimana program ini juga selaras dengan Asta Cita Pemerintah RI.
“Penanaman 2.000 pohon Kaliandra ini sejalan dengan semangat Asta Cita Pemerintah RI, terutama pada pilar keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan generasi muda. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran ekologis yang berkelanjutan, agar semangat Sumpah Pemuda terus tumbuh menjadi aksi nyata menjaga bumi,” tutup Andria.
Sementara itu, Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Idris, menyebut kegiatan penghijauan ini merupakan bagian dari program jangka panjang perusahaan dalam pelestarian lingkungan. Bukit Atas, yang memiliki luas sekitar 2,5 hektare, akan dikembangkan menjadi Taman Kaliandra, sebagai pusat edukasi hijau bagi pelajar dan masyarakat umum.
“Sebelumnya, pada Mei lalu kami telah menanam lebih dari 400 batang pohon Kaliandra di kawasan ini. Kini kami menambah 2.000 batang lagi agar Bukit Atas benar-benar menjadi pusat edukasi hijau yang bermanfaat. Nantinya juga akan dilengkapi fasilitas pembibitan, area tanam berkelanjutan, serta stup lebah madu Galo-Galo, karena bunga Kaliandra merupakan sumber nektar alami bagi lebah tersebut,” katanya.
Selain menanam pohon, peserta juga mendapat edukasi tentang manfaat Kaliandra dan pengelolaan sampah melalui program Nabuang Sarok, aplikasi inovasi PT Semen Padang untuk mendorong masyarakat memilah dan mengelola sampah secara mandiri. Dengan metode interaktif, peserta diajak memahami pentingnya mengurangi sampah plastik, memilah sampah rumah tangga, serta mengenal potensi energi alternatif dari Kaliandra.
Kepala Bidang Perencanaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Indriyedi Bakri, yang hadir mewakili Kepala Dinas, mengapresiasi langkah PT Semen Padang melibatkan ratusan pelajar dalam kegiatan penghijauan ini.
“Kegiatan penanaman ini merupakan proses belajar mengajar di luar kelas yang sangat penting. Ini sejalan dengan program Adiwiyata untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan di sekolah. Diharapkan kegiatan ini menambah kepedulian siswa terhadap lingkungan bersih dan hijau di sekolahnya,” katanya.
Pasamanbarat, Lintasmedianews.com
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat bersama Polres Pasaman Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam penegakan hukum terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Polres Pasaman Barat.
Pada Rabu (29/10/2025), tim gabungan melaksanakan operasi penertiban terhadap aktivitas PETI yang berada di Kabupaten Pasaman Barat, khsususnya di Jorong Air Runding, Nagari Koto Nan Duo, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat.
Operasi gabungan tersebut dipimpin oleh Kompol Okta Rahmansyah, S.Ik dari Ditreskrimsus Polda Sumbar dengan didampingi oleh personel dari Polres Pasaman Barat dan Polsek Sungai Beremas. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan tiga orang pelaku, masing-masing berinisial AD (31) dan AR (22) yang berperan sebagai anggota box, serta ZH (45) yang bertugas sebagai operator alat berat Excavator merk Caterpillar 320 GX warna kuning.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa penindakan terhadap aktivitas PETI ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan aparat Kepolisian dalam memberantas kegiatan penambangan emas ilegal yang terjadi di wilayah Pasaman Barat.
“Kegiatan penertiban ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat dengan adanya aktivitas penambangan emas ilegal khusus di wilayah Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat dan petugas menindak lanjuti info tersebut dengan mendatangi lokasi, dan pada saat sampai dilokasi menemukan ketiga pelaku sedang melakukan kegiatan penambangan emas tanpa izin,” ungkap Kapolres.
Lebih lanjut dijelaskan, saat petugas gabungan tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), para pelaku sempat mencoba melarikan diri. Namun berkat kesigapan petugas yang sudah mengepung area tersebut, ketiganya berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti.
Setelah dilakukan interogasi awal dilokasi, para pelaku mengakui bahwa aktivitas penambangan tanpa izin tersebut sudah mereka lakukan selama kurang lebih dua bulan terakhir dengan modus berpindah-pindah lokasi untuk mengelabui petugas.
Selain mengamankan ketiga pelaku, petugas juga berhasil menyita sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, berupa satu unit Excavator merk Caterpillar seri 320 GX warna kuning, satu unit mobil Pajero warna hijau silver yang digunakan untuk mengangkut Bbm, sembilan jerigen, terdiri dari delapan jerigen kosong dan satu jerigen berisi BBM jenis solar berkapasitas 35 liter, serta dua buah karpet penyaring emas yang digunakan untuk memisahkan butiran emas dari material tanah.
“Seluruh barang bukti bersama ketiga pelaku kini telah kami amankan di Mapolres Pasaman Barat guna kepentingan proses penyidikan lebih lanjut,” ungkap Kapolres.
Atas perbuatannya, ketiga pelaku akan dijerat dengan Pasal 158 Jo Pasal 35 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, sebagaimana telah diubah dalam Pasal 37 angka 5 huruf b Jo Pasal 39 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Ia menambahkan bahwa pihak Kepolisian akan terus melakukan patroli dan sosialisasai kepada masyarakat serta akan secara rutin melaksanakan operasi terpadu bersama instansi terkait untuk menekan aktifitas PETI di wilayah Kabupaten Pasaman Barat.
“Harapan kami, agar Kita bersama" dan mohon dukungan dari stake holder terkait dan dari masyarakat agar dapat berperan aktif untuk menghentikan aktivitas tambang ilegal,” pungkasnya. (HumasResPasbar)
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
PT Semen Padang dan Bank Nagari memperkuat sinergi melalui program pemberdayaan masyarakat berkelanjutan, yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar dan Direktur Utama Bank Nagari Gusti Chandra di Wisma Indarung, Kamis (30/10/2025).
Hadir pada kesempatan tersebut Komisaris PT Semen Padang Ilham Adelano Azre, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Umum Setdako Padang Tarmizi Ismail, Komisaris Bank Nagari Manar Fuadi, Direktur Keuangan Bank Nagari Roni Edrian, Direktur Kepatuhan Bank Nagari Sukardi, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernardino, dan CEO PT Kabau Sirah Hermawan Ardiyanto.
Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar menyampaikan bahwa salah satu wujud nyata kolaborasi kedua perusahaan adalah penyerahan bantuan satu unit mesin pencacah sampah kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang.
“Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah, mendorong ekonomi sirkular berbasis lingkungan, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah yang produktif,” ujarnya.
Menurut Pri, hasil pencacahan sampah nantinya akan dimanfaatkan PT Semen Padang sebagai bahan bakar alternatif atau Alternative Fuel and Raw Material (AFR) di pabrik. Langkah tersebut merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung transisi menuju energi bersih serta pengurangan emisi karbon di sektor industri.
“Selain mendukung program lingkungan, PT Semen Padang juga berkomitmen mendukung program unggulan Pemerintah Kota Padang, Padang Rancak, yang digagas oleh Wali Kota Padang Fadly Amran. Program ini sejalan dengan semangat kami untuk mewujudkan kota yang bersih, aman, nyaman, dan berkelanjutan,” kata Pri.
Ia menambahkan, seluruh inisiatif tersebut sejalan dengan semangat Asta Cita Pemerintah RI, yaitu mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui inovasi produk, efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Dan kolaborasi ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah RI dimana program tersebut terus berupaya menciptakan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi PT Semen Padang sebagai pelopor industri semen hijau di Indonesia,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Nagari atas dukungan dan sponsorship yang diberikan kepada Semen Padang FC. Menurutnya, dukungan terhadap klub kebanggaan Sumatera Barat itu bukan sekadar bentuk kepedulian terhadap olahraga, tetapi juga semangat bersama dalam mengharumkan nama daerah di kancah nasional.
“Semen Padang FC adalah kebanggaan Sumatera Barat sekaligus media promosi positif bagi perusahaan, karena mengusung nilai-nilai sportivitas, kerja keras, dan kebersamaan,” ujarnya.
Pri menambahkan, sinergi antara dunia usaha, lembaga keuangan, dan olahraga menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor dapat memberikan manfaat sosial, ekonomi, dan citra positif bagi daerah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas dukungan yang selama ini diberikan kepada PT Semen Padang.
“Sinergi dan kolaborasi yang baik antara dunia usaha dan pemerintah menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan. Mari jadikan momentum ini sebagai wujud nyata semangat Bersama Membangun Negeri, Menuju Indonesia Berkelanjutan,” tutupnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Nagari Gusti Chandra mengatakan, kolaborasi antara Bank Nagari dan PT Semen Padang diharapkan dapat membuka peluang baru yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Melalui CSR ini, kami menyerahkan satu unit mesin pencacah sampah kepada DLH Kota Padang untuk mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs) di bidang lingkungan dan green energy,” katanya.
Ia juga menegaskan komitmen Bank Nagari untuk melanjutkan sponsorship terhadap Semen Padang FC sebagai klub kebanggaan Sumbar.
“Kerja sama ini bukan sekadar formalitas, tetapi wujud komitmen bersama dua institusi besar di Sumatera Barat. PT Semen Padang merupakan perusahaan semen tertua di Asia Tenggara, sementara Bank Nagari adalah bank terbesar di Sumbar dengan pangsa pasar 40 persen. Kami optimistis kolaborasi ini akan memperkuat posisi keduanya menghadapi berbagai tantangan ke depan,” ujar Gusti.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Umum Setdako Padang Tarmizi Ismail turut mengapresiasi inisiatif CSR tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara PT Semen Padang dan Bank Nagari merupakan contoh nyata sinergi dunia usaha dan lembaga keuangan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami menyampaikan terima kasih atas kontribusi kedua institusi ini. Bantuan mesin pencacah sampah sangat relevan dengan kebutuhan daerah dalam mengatasi persoalan sampah perkotaan,” kata Tarmizi.
Ia menambahkan, hasil pencacahan yang dimanfaatkan kembali oleh PT Semen Padang sebagai bahan bakar alternatif merupakan bentuk inovasi CSR yang berkelanjutan.
“Harapannya, inisiatif seperti ini dapat terus diperluas ke sektor lain yang menyentuh langsung kehidupan warga. Pemerintah Kota Padang selalu membuka ruang kolaborasi dengan dunia industri dan perbankan untuk mendorong pembangunan berkelanjutan,” tutupnya.