PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Sampah organik yang mendominasi timbulan sampah Kota Padang mendorong PT Semen Padang menghadirkan solusi berkelanjutan melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF). Inovasi ini tidak hanya mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga menghasilkan pakan ternak, khususnya ikan, yang ekonomis dan ramah lingkungan.
Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Ilham Akbar, memaparkan hal tersebut saat menjadi narasumber program Padang Pagi Ini di RRI Pro 1 Padang 97,5 FM, Sabtu (9/8/2025). Program yang dipandu Wahyudi Maswar ini turut menghadirkan Ketua Kelompok Usaha Budidaya BSF MinaGot Sumbar, Resti Rahayu (Dosen FMIPA Unand), dan Analis Akuakultur Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Zetria.
“Sebagai perusahaan BUMN, kami memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang tidak hanya bersifat charity, tetapi juga mendukung program pemerintah, termasuk pengelolaan sampah,” ujar Ilham.
Menurutnya, 60–70 persen dari ratusan ton sampah harian di Padang adalah sampah organik. Kondisi ini melatarbelakangi pembentukan Asosiasi Maggot Kota Padang (AGODANG) untuk mengolah sisa makanan menjadi pakan ternak alternatif, mengurangi volume sampah, dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga.
Selain pengolahan, PT Semen Padang juga mengedukasi masyarakat tentang teknik budidaya maggot dan pemanfaatannya. Bersama Dinas Perikanan Kota Padang, uji coba selama enam minggu pada Mei lalu menunjukkan ikan yang diberi pakan maggot tumbuh setara, bahkan lebih baik, dibanding ikan yang diberi pelet komersial. Biaya pakan pun lebih murah, sehingga meningkatkan keuntungan pembudidaya.
Tidak hanya mengelola sampah organik, PT Semen Padang juga menangani sampah anorganik lewat program Nabuang Sarok, melakukan mitigasi emisi gas rumah kaca dengan tanaman kaliandra, merehabilitasi lahan bekas tambang, dan melestarikan spesies lokal.
Atas dedikasinya, Ilham Akbar menerima Pin Emas dari Pemerintah Kota Padang yang disematkan Wali Kota Fadly Amran pada Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Padang ke-356, Kamis (7/8/2025). Penghargaan ini diberikan atas upayanya mengintegrasikan pendekatan multisektor yang memberikan manfaat lingkungan, sosial, dan ekonomi sekaligus.
Program pengelolaan sampah organik menjadi pakan ikan ini selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya poin ke-5: Mewujudkan lingkungan hidup yang berkelanjutan melalui pengelolaan sumber daya alam dan energi yang bijak, serta pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Inisiatif ini juga mendukung misi kedua RPJMD Provinsi Sumbar 2025–2029, yakni menjadi lumbung pangan nasional dengan ekonomi berkelanjutan berbasis hilirisasi, teknologi, dan pelestarian lingkungan. Di tingkat kota, program ini sejalan dengan Program Unggulan Padang Satujuan, seperti Padang Juara yang mendorong ekonomi kreatif, dan Padang Melayani yang mengedepankan pelayanan publik inovatif untuk lingkungan hidup sehat dan produktif.
PARIWARA
Padang, Lintasmedianews.com
Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356, bertempat di Gedung DPRD Padang, Kamis (7/8/2025).
Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion ini, dihadiri Wali Kota Padang, Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir, serta jajaran Forkopimda Sumbar dan Kota Padang.
Turut hadir langsung di kesempatan ini Gubernur Sumbar, Mahyeldi, sejumlah Anggota DPR dan DPD RI, para kepala daerah dan Ketua TP-PKK se-Sumbar, dan juga perwakilan negara sahabat, Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel.
Dalam sambutannya, Muharlion menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun Kota Padang sebagai kota pintar dan kota sehat yang berlandaskan nilai agama dan budaya.
"Pemerintah Kota bersama DPRD sepakat bahu-membahu mengatasi hambatan dan keterbatasan, demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan bermartabat," ujarnya.
Tema HJK tahun ini, Taste of Padang Experience: Tugas Kronologi Rasa yang Mengikat Pewarisan yang Menghidupkan disebutnua memperkuat posisi Padang sebagai pusat gastronomi nasional sekaligus memperkuat identitas budaya Minang yang kaya dan berakar kuat.
Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian-pencapaian pembangunan kota dalam beberapa tahun terakhir.
Ia memaparkan sejumlah capaian positif, seperti investasi yang mencapai tiga kali lipat dari target nasional, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga 84,38, serta penurunan angka kemiskinan ekstrem hingga titik nol.
"Kota Padang telah mencatat pertumbuhan ekonomi yang signifikan, dan saat ini masuk peringkat pertama tata kelola pemerintahan se-Sumatera serta lima besar nasional," kata Fadly.
Ia juga menyoroti pengakuan nasional melalui penilaian Adipura dan gerakan Smart Surau, Padang Melayani, serta berbagai program unggulan lain.
"Pemerintah Kota (Pemko) Padang telah melangkah untuk menjadikan kota ini sebagai bagian dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN). Menjadi kota gastronomi berarti memanfaatkan kekayaan kuliner, identitas budaya, dan kreativitas lokal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Fadly Amran.
Momentum HJK ini bukan sekadar untuk dirayakan, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus bekerja keras membangun kota ini agar semakin maju, nyaman, dan sejahtera.
Selanjutnya Fadly juga mengajak seluruh unsur dan elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan, meningkatkan kolaborasi, dan memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan kejayaan Kota Padang.
"Kita berharap visi-misi dan sembilan Program Unggulan (Progul) yang tertuang di dalam Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 dapat direalisasikan secara optimal. Mari bersama kita jadikan momentum HJK ke-356 ini sebagai pemacu dalam memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkas Fadly
Kemudian, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, turut memberikan sambutan.Ia mengapresiasi peran strategis Kota Padang sebagai pusat pendidikan, budaya, perdagangan, dan pelayanan publik.
Menurutnya, langkah progresif dan kolaboratif yang dilakukan Pemko dan DPRD Padang menjadi contoh sinergi yang patut diteladani.
"Kita harus terus menjaga identitas lokal, memperkuat nilai budaya, dan mendorong inovasi demi mewujudkan Padang sebagai kota berkemajuan yang tidak tercerabut dari akar religius dan adatnya," ujar Mahyeldi.
Rapat paripurna ini juga menjadi ajang pemberian penghargaan dalam rangka HJK 356 tahun 2025 kepada tokoh masyarakat berkontribusi besar dalam pembangunan kota, sebagaimana tertuang dalam bidang SK Walikota Padang No. 486 Tahun 2025.
Pada kesempatan itu, juga dilangsungkan pemberian penghargaan Pin Emas kepada 12 tokoh masyarakat yang dinilai berjasa bagi kemajuan Kota Padang di berbagai bidang untuk tahun 2025.(*)
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
6 Agustus 2025 PT Semen Padang turut ambil bagian dalam Pawai Telong-Telong yang digelar Pemerintah Kota Padang untuk memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356, Rabu malam (6/8).
Sebagai perusahaan yang telah menjadi bagian dari sejarah Kota Padang, PT Semen Padang menampilkan miniatur gerbang pabrik dan simbol tanduk kerbau memanjang—ikon pabrik semen pertama di Asia Tenggara. Mobil hias perusahaan tampil mencolok dengan dekorasi khas, menjadi daya tarik pengunjung untuk berfoto.
Pawai yang dimulai dari Masjid Agung Nurul Iman dan berakhir di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center ini menampilkan berbagai atraksi budaya dalam bentuk arak-arakan. Setiap peserta menghadirkan kreasi unik yang merepresentasikan perjuangan, seni, dan keunikan masing-masing.
Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Ilham Akbar, mengatakan bahwa partisipasi perusahaan merupakan wujud kontribusi terhadap pelestarian budaya dan identitas Kota Padang.
“PT Semen Padang tidak hanya hadir sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat. Keikutsertaan kami dalam Pawai Telong-Telong ini adalah bentuk dukungan terhadap perayaan Hari Jadi Kota Padang,” ujarnya.
Ilham juga menegaskan bahwa kehadiran PT Semen Padang sejalan dengan tema HJK Padang ke-356: Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City.
“Kami mendukung penuh upaya Pemko Padang menjadikan kota ini sebagai destinasi gastronomi dunia. Melalui kegiatan budaya seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa pelestarian budaya dan kuliner lokal perlu melibatkan seluruh elemen, termasuk dunia usaha,” tambahnya.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang hadir bersama Wakil Wali Kota Maigus Nasir, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dan partisipasi berbagai pihak dalam pawai tersebut.
“Tumpah ruahnya warga, semangat peserta, dan antusiasme tamu undangan memperlihatkan semangat kebersamaan untuk memeriahkan kota tercinta ini,” ujar Fadly.
Ia menambahkan bahwa Pawai Telong-Telong bukan sekadar atraksi budaya, melainkan simbol kolaborasi lintas elemen yang mencerminkan semangat perjuangan para pendahulu.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Luhur Budianda, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar, Plh Sekda Corri Saidan, unsur Forkopimda, delegasi ICCN, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Pawai Telong-Telong menjadi bagian penting dari rangkaian HJK Padang tahun ini yang mengusung semangat pelestarian budaya dan kuliner lokal sebagai strategi menuju predikat kota gastronomi dunia.
PADANG (7/8/2025), Lintasmedianews.com
Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Ilham Akbar, menerima Pin Emas dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang atas jasa dan dedikasinya dalam pembangunan Kota Padang di bidang lingkungan hidup.
Pin Emas tersebut disematkan oleh Wali Kota Padang Fadly Amran, didampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, dan Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, dalam Rapat Paripurna Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356 di Gedung DPRD Kota Padang, Kamis (7/8/2025).
Dalam penyematan itu dijelaskan bahwa Ilham Akbar berhak menerima Pin Emas atas gagasannya yang mencakup pendekatan multisektor, seperti mitigasi emisi gas rumah kaca melalui tanaman Kaliandra, pengelolaan limbah organik menjadi bahan pakan maggot yang meningkatkan pertumbuhan ikan nila serta mengurangi sampah. Ia juga memiliki rekam jejak pada program rehabilitasi lahan bekas tambang dan pelestarian spesies lokal.
Pin Emas tersebut juga diberikan kepada 11 tokoh masyarakat lainnya yang dinilai berjasa dan berkontribusi besar dalam memajukan daerah.
Ilham Akbar mengucapkan terima kasih atas penghargaan dari Pemko Padang, sekaligus menyampaikan ucapan selamat atas peringatan HJK Padang ke-356.
“Kami mengucapkan terima kasih atas penghargaan ini, khususnya di bidang lingkungan hidup. Semoga semakin memacu kami di PT Semen Padang untuk lebih giat dalam pelestarian lingkungan. Isu lingkungan menjadi isu utama di Kota Padang, dan kami bersama para pegiat serta komunitas lingkungan akan terus melakukan berbagai upaya bersama Pemko Padang untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.
Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, Pin Emas yang diserahkan merupakan simbol apresiasi kepada warga yang telah memberikan inspirasi.
Penetapan 12 tokoh penerima Pin Emas sebelumnya telah dibahas dalam Rapat Pelaksanaan Penghargaan Tokoh Masyarakat yang digelar di Ruang Rapat BPKAD Kota Padang, Rabu (23/7/2025).
Penghargaan Pin Emas tahun ini diberikan kepada tokoh-tokoh dari 12 bidang strategis, mulai dari kemasyarakatan, kemanusiaan, teknologi informasi dan komunikasi, seni budaya, pendidikan, lingkungan hidup, UMKM, kepemudaan, keagamaan, hingga pemberdayaan perempuan.
Proses seleksi dilakukan secara objektif berdasarkan usulan masyarakat serta penilaian tim lintas sektor yang terdiri dari unsur pemerintah dan organisasi sosial.
“Kami ingin memastikan setiap penerima adalah sosok yang benar-benar berkontribusi nyata. Harapannya, penghargaan ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh warga Kota Padang untuk ikut ambil bagian dalam pembangunan daerah,” kata Fadly.
Lebih dari sekadar penghargaan, momen ini diharapkan menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja nyata yang mungkin selama ini tidak banyak terlihat, namun berdampak luas bagi masyarakat.
Ucapan selamat turut disampaikan Anggota DPRD Kota Padang sekaligus Tokoh Masyarakat Lubuk Kilangan, Surya Jufri Bitel.
“Kami mengucapkan selamat kepada Bapak Ilham Akbar yang menerima Pin Emas dari Pemko Padang. Semoga terus berkontribusi bagi masyarakat Kota Padang dan sekitarnya,” ujarnya.
Diketahui, PT Semen Padang terus menunjukkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui berbagai inovasi berkelanjutan. Salah satunya adalah pengembangan energi baru terbarukan berbasis tanaman Kaliandra, yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga menjadi sumber biomassa untuk mendukung operasional perusahaan yang lebih hijau.
Selain itu, PT Semen Padang juga mengembangkan budidaya maggot atau larva Black Soldier Fly (BSF) sebagai solusi pengelolaan sampah organik sekaligus penyedia pakan alternatif bernutrisi tinggi bagi ikan nila. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan dalam mendukung ekonomi sirkular, mengurangi beban lingkungan, serta memberdayakan masyarakat melalui inovasi berbasis ekologi.
Kegiatan tersebut selaras dengan salah satu dari delapan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yakni memperkuat perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup.
SOLOKKOTA, LINTASMEDIANEWS.COM
Wali Kota Solok Dr.H. Ramadhani Kirana Putra secara resmi melepas keberangkatan para atlet Kempo yang akan mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Kempo se-Sumatera Barat memperebutkan Piala Wali Kota Padang. Acara pelepasan berlangsung di GOR Alimin Sinapa Kota Solok dan dihadiri oleh jajaran pengurus Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kota Solok, pelatih, serta para atlet, Senin (4/8/2025).
Dalam sambutannya, wali kota menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi para atlet muda Kota Solok. wako berharap para atlet mampu menunjukkan performa terbaik serta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Jadikan kejuaraan ini sebagai ajang untuk mengasah kemampuan, mempererat persaudaraan, dan mengharumkan nama Kota Solok di tingkat provinsi,” ujar Wlwali kota.
Kejurda Kempo ini akan digelar di Kota Padang dan diikuti oleh kontingen dari berbagai kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Tim Kota Solok mengirimkan sejumlah atlet dari berbagai kelas yang siap bertanding membawa pulang prestasi.(T/K)
SOLOK KOTA, Lintasmedianews.com.
Wali Kota Solok Dr.H. Ramadhani Kirana Putra menghadiri Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Sumatera Barat yang digelar di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat. Rapat ini mengangkat tema “Koordinasi Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Sumatera Barat”, Selasa (5/8/2025).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah dalam upaya percepatan penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, dan pelayanan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur apresiasi atas kehadiran semua pihak dalam kegiatan ini. Ini menunjukkan bahwa kita memiliki semangat yang sama untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik, lebih merata, dan lebih berpihak pada masyarakat.
Mari kita manfaatkan forum ini untuk memperkuat koordinasi, menyamakan langkah, dan menyelesaikan tantangan yang masih kita hadapi dalam penerapan SPM di daerah masing-masing. "Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan meridai ikhtiar kita bersama,” ujar beliau.
Rapat koordinasi ini juga menjadi forum evaluasi dan penyamaan persepsi terkait kendala serta solusi penerapan SPM antar daerah di Sumatera Barat.
Turut hadir dalam kegiatan ini Dirjen Bina Bangda Kemendagri serta Ketua DPRD, Sekretaris Daerah dan Kepala Bappeda se-Sumatera barat.
Pada kesempatan yang sama, juga dilangsungkan penyerahan sertifikat Warisan Budaya Tak Benda Indonesia Tahun 2024 dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia yang diserahkan oleh Gubernur. Kota Solok menerima sertifikat tersebut atas ditetapkannya 'Tari Piriang Lampu Togok' sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia."(T/K)
SOLOK, LINTASMEDIANEWS.COM
5 Agustus 2025 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok memberikan penghargaan kepada PT Semen Padang atas partisipasinya dalam Program Gerakan Nasional Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Apresiasi tersebut diberikan atas kontribusi perusahaan sebagai Orang Tua Asuh (OTA) dalam upaya percepatan penurunan stunting di wilayah tersebut.
Piagam penghargaan diserahkan oleh Wakil Bupati Solok, Candra, kepada Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Idris, dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) 2025 yang digelar di Aula Islamic Center, Koto Baru, Solok, Selasa (5/8/2025).
Acara ini juga menjadi bagian dari penguatan implementasi Program Quick Win Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan serta BKKBN dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045.
Turut hadir dalam kesempatan itu antara lain Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sumbar Mardalena Wati Yulia, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok Mukhlis, Kepala DPPKBP3A Kabupaten Solok Maryeti Marwazi, dan Kepala Dinas Kesehatan Zulhendri.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Candra menyampaikan apresiasi mendalam kepada PT Semen Padang atas kepeduliannya terhadap masa depan anak bangsa.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang. Sesuai dengan motonya, ‘Kami sudah berbuat sebelum yang lain memikirkan’, kontribusi ini sangat berarti dalam upaya mencegah stunting. Semoga PT Semen Padang terus berjaya dan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Candra menyebutkan, stunting masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas. Berdasarkan data SSGI dan SKI, prevalensi stunting di Kabupaten Solok dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan dan termasuk yang tertinggi di Sumatera Barat.
Sementara itu, Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Ilham Akbar, menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan dalam Program GENTING merupakan wujud nyata dukungan terhadap agenda pembangunan nasional, khususnya Asta Cita Presiden RI dan program unggulan Gubernur Sumatera Barat.
“Program ini sejalan dengan Asta Cita ke-1, yaitu mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing serta Program Unggulan Gubernur Sumbar ke-1 tentang gerak cepat Sumbar unggul terkait kesehatan berkualitas, dimana Kami aktif mendukung peningkatan status gizi anak dan pencegahan stunting sebagai bagian dari pembangunan manusia unggul,” kata Iham.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program GENTING bukan sekadar bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga implementasi prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance), khususnya pada aspek sosial (S).
“Kontribusi dunia usaha tak hanya pada aspek ekonomi. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lain, kami ingin terus menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan. Program seperti GENTING menjadi bukti bahwa kepedulian korporasi bisa menjadi bagian penting dari solusi nasional,” tambahnya.
Ilham menyebut, penghargaan dari Pemkab Solok menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kontribusi di bidang sosial kemasyarakatan, sesuai dengan nilai perusahaan.
“Terima kasih atas kepercayaan dan sinergi yang terjalin,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Idris, menambahkan bahwa bentuk dukungan yang diberikan mencakup bantuan gizi, pendampingan kesehatan, dan edukasi kepada keluarga yang memiliki anak berisiko stunting di Kabupaten Solok.
“Kolaborasi pemerintah dan sektor swasta sangat penting untuk menciptakan dampak sosial yang luas dan berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih jauh, Idris mengungkapkan bahwa jauh sebelum GENTING dijalankan secara masif oleh pemerintah daerah, PT Semen Padang telah memulai kampanye “Perang Melawan Stunting” sejak 2022. Program ini meliputi edukasi gizi, pemberian makanan tambahan, pemantauan kesehatan balita, serta pembinaan Posyandu.
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
5 Agustus 2025 PT Semen Padang, anak perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), resmi mengumumkan perubahan susunan pengurus perusahaan.
Perubahan ini ditetapkan melalui Keputusan Pemegang Saham sebagai pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa (5/8), yang mengesahkan susunan baru Direksi dan Dewan Komisaris PT Semen Padang.
Pri Gustari Akbar, yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama sekaligus Direktur Operasi, kini resmi ditetapkan sebagai Direktur Utama. Sementara itu, Iskandar Zulkarnain Lubis yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum Perusahaan, diangkat sebagai Direktur Keuangan. Posisi Direktur Operasi dipercayakan kepada Andria Delfa, yang sebelumnya menjabat sebagai Ahli Utama di SIG.
Pergantian juga terjadi di jajaran Komisaris. Prof. Dr. H. Werry D. Taifur, S.E., M.A., yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris, kini ditetapkan sebagai Komisaris Utama. Dua nama baru juga masuk dalam struktur Komisaris: Ilham A. Azre, S.I.P., M.A., seorang akademisi dan peneliti, serta Resiya S sebagai Komisaris Independen.
Dalam kesempatan yang sama, pemegang saham juga mengukuhkan pemberhentian dengan hormat kepada Indrieffouny Indra (Direktur Utama), Oktoweri (Direktur Keuangan dan Umum), Mohammad Agus Samsudin (Komisaris Utama), serta Khairul Jasmi (Komisaris Independen).
Direktur Utama PT Semen Padang yang baru, Pri Gustari Akbar, membenarkan adanya perubahan jajaran pengurus.
“Benar, telah dilakukan pergantian pengurus melalui Keputusan Pemegang Saham sebagai pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan,” ujarnya.
Pri menyampaikan apresiasi kepada pemegang saham atas amanah yang diberikan, serta penghargaan kepada pengurus sebelumnya.
“Terima kasih kepada pemegang saham atas kepercayaan ini. Kami juga mengapresiasi dedikasi tinggi jajaran Direksi dan Komisaris sebelumnya dalam memajukan perusahaan,” katanya.
Pri berharap mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan industri semen yang semakin kompetitif.
⸻
Profil Singkat Direksi PT Semen Padang
1. Pri Gustari Akbar – Direktur Utama
Mengawali karier di PT Semen Padang pada 1995. Pernah terlibat dalam Proyek Indarung V (1996) dan Proyek Indarung VI (2013). Menjabat sebagai Kepala Bisnis Inkubasi Non-Semen (2019–2023), Direktur Utama PT Pasoka Sumber Karya (2023–2024), dan Direktur Operasi PT Semen Padang (2024–2025). Lulusan Sarjana Teknik Universitas Andalas (1994), Magister Teknik Universitas Andalas (2016), dan Program Profesi Insinyur Institut Teknologi Bandung (2022).
2. Iskandar Zulkarnain Lubis – Direktur Keuangan
Bergabung dengan PT Semen Padang sejak 2001. Pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Radio Gema Karang Putih (2006–2015), Kepala Departemen Komunikasi dan Sarana Umum (2016–2018), Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Padang (2017–2018), Direktur Utama PT Yasiga Sarana Utama (2019–2020), Ketua Yayasan Semen Padang (2020–2022), dan Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan (2022–2025). Meraih gelar Sarjana Teknik dari Institut Teknologi Bandung (1995) dan Magister Manajemen dari Universitas Putra Indonesia YPTK (2013).
3. Andria Delfa – Direktur Operasi
Bergabung sejak 2001. Mengawali karier sebagai Ahli Muda II di Departemen Produksi (2002), lalu menduduki berbagai posisi strategis seperti Kepala Departemen Operasional Produksi II/III sekaligus Kepala Departemen Tambang dan Pengelolaan Bahan Baku (2018), Kepala Departemen Rendal Produksi (2019), Kepala Departemen Tambang & Produksi Bahan Baku (2021–2022), Kepala Departemen Terak (2022–2023), dan terakhir ditugaskan ke PT Semen Indonesia (2023–2025). Meraih gelar Sarjana Teknik dari Institut Teknologi Bandung dan Program Profesi Insinyur Institut Teknologi Bandung (2022).