PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
PT Semen Padang menggelar sosialisasi Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) untuk memperkuat sinergi dan penyelarasan visi dalam pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas. Kegiatan ini melibatkan pemangku kepentingan dari tiga kecamatan di Kota Padang, yakni Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung, dan Pauh.
Digelar di Club House Lapangan Golf PT Semen Padang pada Kamis (26/6/2025), acara ini dihadiri berbagai elemen strategis, mulai dari camat dan lurah, pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Forum Nagari, Local Community Organizer (LCO), hingga tokoh masyarakat yang selama ini menjadi mitra aktif dalam pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan.
Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum Perusahaan, Iskandar Z Lubis, menyampaikan bahwa Forum Nagari memiliki peran penting dalam upaya pemberdayaan masyarakat sekitar perusahaan. Forum ini pertama kali dideklarasikan pada 2015 di Bukittinggi dengan misi meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya kelompok rentan dan berpenghasilan rendah.
“Sebagai bagian dari SIG, PT Semen Padang yang membentuk Forum Nagari mendorong masyarakat menjadi produktif, mandiri, dan berdaya saing, berlandaskan nilai lokal Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Meski telah berjalan satu dekade, masih ada ruang pembenahan dalam pengelolaan dan pelaksanaannya,” ujar Iskandar.
Ia menambahkan bahwa sosialisasi ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan persepsi lintas stakeholder dan membangkitkan kembali semangat kolektif dalam menjalankan Program BMN agar lebih berdampak nyata di tengah masyarakat. “Kami ingin membuka ruang diskusi, memperkuat kolaborasi, dan merancang langkah-langkah konkret yang lebih relevan ke depan,” ucapnya.
Iskandar juga menekankan bahwa Program BMN sejalan dengan visi pembangunan Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, terutama dalam aspek pemberdayaan masyarakat dan penguatan potensi lokal. Ia pun mengajak camat, lurah, dan LPM di tiga kecamatan tersebut untuk terus menjalin komunikasi aktif dengan pengurus Forum Nagari.
“Koordinasi yang baik akan memudahkan pelaksanaan program, baik dalam jangka pendek 100 hari, satu tahun, hingga lima tahun ke depan. Kami butuh dukungan penuh dari semua pihak agar manfaat program ini dapat dirasakan luas oleh masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Iskandar mengingatkan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pelaksanaan program. “Setiap kegiatan harus dapat dipertanggungjawabkan. Dokumentasi dan publikasi juga penting, agar masyarakat mengetahui dan turut mengawasi proses pelaksanaan setiap program,” katanya.
Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Ilham Akbar, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran Rencana Kerja Pemberdayaan Masyarakat (RKPM) BMN 2025 pada 10 Juni lalu. Dalam peluncuran tersebut, perusahaan mengalokasikan dana sebesar Rp2,29 miliar untuk membiayai 98 program yang ditargetkan menjangkau lebih dari 4.400 penerima manfaat.
“Stakeholder yang hadir hari ini sangat berperan dalam seluruh tahapan program—mulai dari perencanaan, verifikasi, pelaksanaan, hingga pengawasan. Karena itu, penting bagi semua pihak untuk memiliki pemahaman yang sama agar pelaksanaan RKPM berjalan sesuai harapan,” kata Ilham.
Ia juga menerangkan bahwa peserta sosialisasi diperkenalkan dengan pendekatan Stakeholders Engagement sebagai strategi membangun hubungan harmonis dan berkelanjutan antara perusahaan dan masyarakat. Selain itu, peserta juga dikenalkan lebih lanjut terhadap produk-produk Semen Padang sebagai bentuk penguatan kepercayaan publik.
Camat Lubuk Kilangan, Afriadi Masbiran, memberikan apresiasi atas inisiatif PT Semen Padang yang dinilainya mampu memperkuat sinergi dan menjadi ruang refleksi bersama dalam memperbaiki pelaksanaan program berbasis masyarakat agar lebih responsif terhadap kebutuhan lapangan.
“Kami menyadari bahwa keberhasilan membangun masyarakat tidak bisa dilakukan sendiri. Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan warga adalah kunci. Karena itu, kami siap bersinergi demi masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (*)
Padang Lintas Media News com
Momentum membanggakan kembali hadir bagi masyarakat Piaman. Salah satu putra terbaiknya, Prof. Dr. Ir. H. Is Prima Nanda, MT., IPU., ASEAN.Eng, resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Andalas (Unand) dalam sebuah acara khidmat yang digelar di Convention Hall Unand, Kamis (26/6).
Pengukuhan ini turut dihadiri oleh Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis dan Walikota Pariaman Yota Balad, sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap capaian akademik gemilang yang diraih tokoh asal Piaman tersebut.
Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Is Prima Nanda mengangkat tema "Transformasi Teknologi Pengecoran Logam untuk Daya Saing Global", yang menegaskan pentingnya inovasi di bidang teknik manufaktur untuk mendorong industri nasional agar mampu bersaing di kancah internasional.
Selain Prof. Is Prima Nanda, turut dikukuhkan pula empat Guru Besar lainnya, yakni:
Prof. Dr. Eng. Ir. Jon Alfi, ST., MT.
Prof. Dr. Dedison Gasni, ST., MT., Ph.D.
Prof. Henmaidi, ST., M.Eng.Sc., Ph.D.
Prof. Ir. Taufika Ophiyandi, ST., M.Sc., Ph.D.
Rektor Universitas Andalas, Dr. Efiyonedi, SE., MPPM., Akt., CA., CRGP, dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini terdapat enam Program Studi di Unand yang telah terakreditasi internasional, sebagai bukti peningkatan kualitas dan daya saing institusi. Ia juga menegaskan bahwa, “Pengukuhan Guru Besar merupakan simbol kematangan akademik pada seorang profesor. Ke depan, Unand akan terus menambah jumlah Guru Besar setiap tahunnya.”
Rektor juga menekankan pentingnya kehadiran perguruan tinggi di tengah masyarakat dan pemerintah daerah, bukan hanya sebagai pencetak sarjana, tetapi sebagai mitra strategis dalam pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Sementara itu, Ketua Dewan Profesor Unand, Apt. Marlina, MS., Ph.D, menyampaikan bahwa saat ini Universitas Andalas memiliki 210 orang Profesor dan 32 orang Guru Besar aktif, sebuah capaian yang mencerminkan kekuatan akademik Unand dalam mendukung kemajuan bangsa.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA) menyampaikan apresiasi mendalam atas pengukuhan Prof. Is Prima Nanda. Ia menilai pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Padang Pariaman dan Pariaman secara umum.
"Kami sangat berharap Prof. Is Prima Nanda dapat mengimplementasikan ilmunya untuk mendukung pembangunan Padang Pariaman. Selain itu, beliau juga bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi generasi muda Piaman agar terus menuntut ilmu dan mengejar pendidikan hingga ke jenjang tertinggi," ungkap JKA.
Pengukuhan ini tidak hanya mencerminkan prestasi akademik, namun juga simbol kontribusi nyata dari anak negeri untuk membangun daerah dan bangsa melalui jalur keilmuan dan teknologi. (Komnfo/Len)
SICINCIN, LINTASMEDIANEWS.COM
PT Semen Padang menggandeng Badan Usaha Milik Nagari (BUMNAG) 12 nagari di tiga kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman untuk bersinergi dalam pembangunan infrastruktur nagari.
Hal itu terungkap dalam acara silaturrahmi PT Semen Padang bersama tiga camat, wali nagari, dan perangkat nagari di Kecamatan 2 X 11 Enam Lingkung, Kecamatan 2 X 11 Kayu Tanam, dan Kecamatan Enam Lingkung, di Aula Kantor Camat 2 X 11 Enam Lingkung, Rabu (25/6/2025).
Hadir pada kesempatan itu, Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati, Senior Sales Manager SIG wilayah Sumbar-Riau, Nanda Kurniawan, Manager Sales Sumbar, Nino Perdana, Camat 2 X 11 Kayu Tanam, Junaidi Syah, Camat 2 X 11 Enam Lingkung, Ardinal, Camat 6 Lingkung Jhony Firman, Tokoh masyarakat Kab. Padang Pariaman, Martias Mahyudin, tokoh masyarakat Padang Pariaman, Martias Mahyuddin, para wali nagari, BUMNAG, pendamping desa serta tokoh bersama lainnya.
"Kami hadir untuk menjalin silaturrahmi dan membina hubungan baik jangka panjang antara PT Semen Padang dengan para stakeholders di tiga kecamatan Padang Pariaman. Silaturrahmi ini adalah awal dari sinergi yang kami harapkan terus tumbuh dan berkembang, demi kemajuan nagari-nagari yang kita cintai bersama," ujar Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati.
Dia mengatakan, sebagai anak usaha dari BUMN PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Semen Padang menjalankan peran strategis tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai bagian dari BUMN yang mengemban amanah tanggung jawab sosial dan turut menjaga stabilitas ekonomi, termasuk di wilayah Sumatera Barat.
"Kami sangat memahami pentingnya pembangunan infrastruktur nagari yang berkelanjutan dan inklusif. Karena itu, kami ingin menyatakan komitmen PT Semen Padang untuk terlibat aktif dan konstruktif dalam pembangunan nagari, melalui kerjasama yang sinergis dengan nagari-nagari di Kecamatan 2 X 11 Enam Lingkung, Kecamatan 2 X 11 Kayu Tanam, dan Kecamatan Enam Lingkung," kata Anita.
Ia menjelaskan, PT Semen Padang memahami peran strategis yang diemban dalam menopang stabilitas ekonomi nasional, termasuk mendukung pembangunan berbasis potensi lokal seperti yang tertuang dalam Permendes Nomor 2 Tahun 2025. Peraturan tersebut menegaskan bahwa penggunaan Dana Desa di tahun 2025 harus diarahkan untuk memaksimalkan potensi lokal, dengan tujuan utama meningkatkan ekonomi nagari, membangun infrastruktur berbasis bahan baku lokal, serta memperkuat ketahanan desa.
Untuk itu, katanya, PT Semen Padang membuka ruang kerjasama yang saling menguntungkan dengan nagari. Salah satunya melalui kemitraan dengan BUMNAG, agar menjadi bagian dari rantai pasok PT Semen Padang. Kami percaya, dengan membina BUMNAG sebagai mitra yang kuat, kita dapat menciptakan nilai ekonomi lokal yang berkelanjutan.
PT Semen Padang, kata Anita, selain menawarkan kerjasama dalam bentuk perdagangan semen juga menawarkan produk Semen Padang Bata Intelock Brick (SEPABLOCK).
Dia berharap kerja sama ini dapat tersebar di seluruh daerah, dan mampu menggerakkan ekonomi nagari di Sumatera Barat.
Tokoh masyarakat Padang Pariaman Martias Mahyuddin mengapresiasi PT Semen Padang yang mau memberdayakan BUMNAG dalam bentuk kerja sama melalui pola kemitraan yang saling menguntungkan.
"Kami sangat bangga dan apresiasi pada PT Semenn Padang mau memberdayakan BUMNAG dengan kerjasama kemitraan. Pola kemitraan sinergisitas saling menguntugkan. PT Semen Padang tampil dalam unit-unit nagari membuka pintu untuk BUMNAG sebagai jaringan distribusi semen," ujarn Wakil Bupati Padang Pariaman periode 2000–2005.
Camat 2 X 11 Enam Lingkung Ardinal menyatakan terimakasih kepada PT Semen Padang yang hadir untuk menjalin silaturrahmi dengan BUMNAG-BUMNAG yang ada di tiga kecamatan di daerah itu.
"Terimakasih atas kehadiran PT Semen Padang untuk menjalin kerja sama dalam pendistribusian semen," ujarnya seraya berharap kerjasama itu bisa diwujudkan.
Fuad, Direktur BUMNAG Nagari Kapalo HiLalang menyampaikan apresiasi pertemuan ini dan diharapkan bisa menjadi gerbang utama perputaran ekonomi di nagari. "Ada peluang besar dalam kolaborasi ini. Apalagi saat ini banyak proyek jembatan, jalan, dan irigasi di tiga kecamatan ini," ujarnya.
Direktur BUMNAG Bersama Harau Saiyo Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota Witrawati yang juga hadir pada kesempatan itu menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin kerjasama dengan PT Semen Padang sejak April 2025. Melalui kerjasama ini BUMNAG Bersama Harau Saiyo dijadikan sebagai mitra usaha PT Semen Padang memasok kebutuhan semen untuk pembangunan infrastrutur di 11 nagari di Harau.
"Kami telah bermitra dengan PT Semen Padang dan kami merasakan sinergi yang sangat positif termasuk 11 nigari. Dengan kemitraan seperti ini, BUMNAG Bersama Harau memiliki usaha baru di bidang penjualan semen," kata Witrawati.
Mengambil pengalaman di Harau, Witrawati mengajak BUMNAG-BUMNAG bersama di Kabupaten Padang Pariaman untuk menangkap peluang usaha yang diberikan PT Semen Padang."Ini peluang usaha yang menguntungkan dan tidak ada ruginya. Tangkap peluang ini, tentunya dengan terlebih dahulu dikomunikasikan dengan para wali nagari," ajaknya.
Pada kesempatan itu juga dilakukan sosialisasi oleh Senior Manager Sales SIG Nanda Kurniawan, dan Sales Manager Sumbar, Nino Perdana. Acara silaturrahmi itu berlangsung dalam suasana keakraban dan penuh kekeluargaan. (*)
Parit Malintang, Lintas Media News.com
Sebanyak 434 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan untuk bertugas di berbagai instansi dan unit kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Prosesi penyerahan SK dilakukan langsung oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, bertempat di Hall IKK Parit Malintang, Kamis (26/6).
Mengawali arahannya, Bupati JKA menyebutkan bahwa hari ini merupakan momentum penting dan bersejarah untuk memulai langkah awal menjadi bagian dari Pemerintah Daerah.
Ia menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh PPPK yang telah melalui proses seleksi panjang dan kompetitif.
“Atas nama Pemerintah Daerah, saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudari sekalian. Ini adalah buah dari ketekunan, perjuangan, dan proses panjang yang dilalui dengan penuh dedikasi. Namun perlu saya tegaskan, dengan diterimanya SK ini, maka melekat pula tanggung jawab besar sebagai pelayan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa PPPK bukan sekadar pegawai, melainkan agen perubahan yang berada di garis depan dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas, cepat, dan tepat.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan sejumlah pesan penting, antara lain, Jaga integritas dan loyalitas dalam menjalankan tugas, Tunjukkan etos kerja tinggi, disiplin, dan semangat inovasi, Adaptif terhadap dinamika teknologi dan kebutuhan masyarakat, serta Bangun kolaborasi dengan sesama ASN, pimpinan, dan masyarakat demi menciptakan pemerintahan yang bersih dan melayani.
Bupati JKA menegaskan bahwa Pemkab Padang Pariaman terus berkomitmen membangun tata kelola pemerintahan yang baik. Kehadiran para PPPK diyakini akan memperkuat kualitas pelayanan birokrasi di berbagai lini.
“Gunakan kesempatan ini untuk menunjukkan kualitas dan dedikasi terbaik. Jadilah bagian dari solusi, bukan beban birokrasi,” tegasnya
Menutup arahannya, Bupati juga mengingatkan para ASN yang baru dilantik untuk turut serta menjaga lingkungan sosial, terutama keluarga dan generasi muda dari pengaruh negatif.
Ia mengajak untuk memperbanyak kegiatan keagamaan seperti wirid dan majelis taklim, serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan keluarga guna menghindari penyakit masyarakat.
Adapun rincian formasi PPPK yang menerima SK hari ini meliputi: Tenaga Teknis: 247 orang, Tenaga Guru: 175 orang, Tenaga Kesehatan: 12 orang.
Seluruh PPPK tersebut akan ditempatkan di 53 unit kerja yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Padang Pariaman, termasuk perangkat daerah, kecamatan, dan UPTD teknis (Kominfo/ Len)
Padang, Lintasmedianews.com
Dalam rangka menyambut implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang akan berlaku efektif pada tahun 2026, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Padang menggelar Gerakan Nasional Aksi Sosial Pemasyarakatan melalui Klien Balai Pemasyarakatan Peduli. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah persiapan konkret dalam mengedukasi masyarakat dan menguji praktik Pidana Kerja Sosial sebagai bentuk pidana alternatif yang lebih humanis dan restoratif.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (26/6/2025
) ini dipusatkan di Masjid Al-Hakim dan kawasan Pantai Padang, dengan melibatkan 40 klien pemasyarakatan sebagai pelaksana kerja sosial. Mereka melakukan aksi bersih-bersih masjid dan lingkungan sekitarnya dari sampah plastik maupun sampah organik. Simulasi ini bertujuan untuk membangun kesadaran sosial, mengedukasi masyarakat tentang semangat keadilan restoratif, serta memberi pengalaman positif bagi klien pemasyarakatan.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, A.Md.IP., S.H., M.AP, dan turut dihadiri oleh Wali Kota Padang H. Fadly Amran, B.B.A, Plh. Sekda Kota Padang Corry Saidan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang Fadelan, Kepala Satpol PP Kota Padang Chandra Eka Putra, Pimpinan Bank BRI Cabang Padang, serta Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Padang Raya.
Dalam sambutannya, Kunrat Kasmiri menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk simulasi nasional untuk menyiapkan infrastruktur sosial, aparat penegak hukum, serta pemahaman publik terhadap pidana baru seperti kerja sosial dan pengawasan. “Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menghukum, tapi juga memulihkan. Inilah semangat keadilan restoratif memberi harapan baru bagi pelanggar hukum untuk menebus kesalahan secara konstruktif dan berguna bagi masyarakat,” tegasnya. Ia juga mengapresiasi sinergi berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini.
Sementara itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. “Kota Padang membuka ruang sebesar-besarnya untuk kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan sistem pemidanaan yang lebih berorientasi pada pemulihan dan kemanusiaan. Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial klien pemasyarakatan,” ujarnya.
Kepala Bapas Kelas I Padang, Enjat Lukmanul Hakim, menyebut kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung implementasi KUHP yang baru. “Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman positif bagi klien dalam bentuk kerja sosial yang membangun kesadaran, tanggung jawab, serta edukasi masyarakat tentang nilai-nilai pemulihan dalam sistem peradilan pidana,” terang Enjat.
Kegiatan ini diawali dengan pemberian alat kebersihan serta Pembagian Paket Sembako secara simbolis kepada para klien oleh para pejabat, dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih di sekitar Masjid Al-Hakim dan kawasan Pantai Padang. Kegiatan ini juga menggambarkan kesiapan klien untuk menjalani bentuk pidana alternatif yang lebih konstruktif dan edukatif.
Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan pertemuan virtual melalui Zoom Meeting bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn) Drs. Agus Andrianto, yang diikuti secara serentak oleh 94 Balai Pemasyarakatan dari seluruh Indonesia. Kegiatan daring ini menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan gerakan nasional yang terintegrasi.
Balai Pemasyarakatan Kelas I Padang melalui kegiatan ini berharap dapat terus menjadi pelopor dalam pelaksanaan sistem pemasyarakatan yang adaptif, inklusif, dan sesuai semangat pemulihan yang diusung KUHP baru. (Ade)
Tanah Datar . Lintasmedia news.Com
Ranperda pertanggungjawaban, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah(APBD) 2024, disetujui 8 Fraksi diparipurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD), yang digelar diruang sidang utama kantor Dewan setempat, Selasa(24/6/2025).
Dengan telah melakukan beberapa kali Paripurna dan dibahan dalam badan anggaran, maka dalam sidang paripurna pengambilan keputusan tersebut, 8 Fraksi yang ada di DPRD Tanah Datar, menyetujui, bahwa Ranperda tahun 2024, menjadi APBD dan ditetapkan menjadi peraturan Daera(Perda).
Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Anton Yondra didampingi Wakil Ketua Nurhamdi dan Kamrita diikuti oleh 27 anggota DPRD tersebut juga dihadiri langsung Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM, Forkopimda, Pj.Sekda Elizar, para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, Camat, Wali Nagari, pimpinan perguruan tinggi dan undangan lainnya..
Nurhamdi Zahari saat membacakan pendapat akhir Badan Anggaran (Banggar) DPRD mengatakan sebanyak 8 Fraksi DPRD Kabupaten Tanah Datar menerima Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 untuk ditetapkan menjadi Perda.
“Setelah dibahas sesuai tata tertib DPRD, dilanjutkan dengan rapat antara Banggar dan TAPD serta kepala Perangkat Daerah dengan agenda penyampaian pendapat akhir, semua Fraksi dapat menerima,” sampainya.
Dikatakannya lagi, dalam pendapat akhir Fraksi juga terdapat catatan dan rekomendasi kepada Pemerintah Daerah agar menyelesaikan masalah terkait dengan untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan menggali potensi sesuai SDM secara profesional agar realisasi PAD sesuai target.
Selepas itu, Badan Musyawarah (Bamus) DPRD melalui Jubirnya Kamrita juga menyampaikan rekomendasi DPRD terkait hasil audit BPK RI terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Tanah Datar Tahun anggaran 2024
Sementara itu, Bupati Eka Putra dalam sambutannya menyampaikan, setelah disetujui Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2024 menjadi dasar penyusunan KU PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 dan selanjutnya akan menjadi pedoman penyusunan APBD Tahun Anggaran 2025.
“Kami mengharapkan dukungan pimpinan dan anggota DPRD yang terhormat agar tetap komit dan bertekad untuk terus meningkatkan kinerja dalam pengelolaan keuangan daerah, sehingga Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPD yang sudah 14 kali diterima dapat terus dipertahankan pada masa yang akan datang,” sampainya.
Dalam rangka mempertahankan prestasi yang diperoleh atas pengolahan keuangan daerah, Bupati Eka Putra juga kepada seluruh ASN, Wali Nagari beserta perangkat dalam melaksanakan pembangunan harus selalu mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Saya tidak ingin ada salah satu ASN maupun Wali Nagari terjerat permasalahan hukum yang dapat merugikan negara daerah maupun pribadi. Untuk itu, jadikan saran dan rekomendasi dari BPK dan aparatur pengawas lainnya sebagai pedoman untuk memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan dalam pengelolaan keuangan daerah dan jangan sampai terulang kesalahan yang sama," pesannya.
Terakhir Bupati Eka Putra juga mengatakan, Ranperda yang telah disepakati bersama menjadi Perda akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tanah Datar Luhak Nan Tuo lebih baik dan makmur pada masa yang akan datang. "Semoga apa yang telah kita lakukan hari ini akan diridhai oleh Allah," tutupnya. ( ERM ).