Padang, Lintasmedianews.com
Komisi III DPRD Kota Padang, Sumbar berikan catatan terhadap 100 hari kinerja Fadly Amran dan Maigus Nasir di sektor pembangunan, lingkungan hingga transportasi Trans Padang.
Ketua Komisi III DPRD Kota Padang, Helmi Moesim saat di hubungi awak media mengungkapkan, kepala daerah perlu melakukan evaluasi di tiga sektor tersebut.
Menurutnya, dalam 100 hari kinerja Fadly Amran dan Maigus Nasir terhitung sejak dilantik 20 Februari 2025, hingga 29 Mei 2025, masih belum maksimal. Sehingga, perlu ada evaluasi. Meski, diantaranya, sudah dianggap baik.
"Jadi progul (program unggulan) walikota pada 100 hari ini. Alhamdulilah (cukup baik). Tapi, di bagian yang tidak maksimal itu yang perlu dievaluasi saat anggaran perubahan," ungkapnya. Kamis (12/6)
Ia menjelaskan, dalam catatan Komisi III DPRD Kota Padang yang perlu dilakukan evaluasi itu, di antaranya terkait program transportasi, persampahan, hingga infrastruktur yang belum didukung penuh di dalam APBD 2025.
Menurutnya, terkait transportasi ini, diantaranya berkaitan dengan program Kota Padang menuju Kota metropolitan.
"Kita menuju Kota Padang Kota metropolitan, harus memberikan pelayanan maksimal di sektor transportasi. Nah, informasi pada tahun ini, Dinas Perhubungan akan membuka satu koridor lagi tahun ini. Sementara, untuk merealisasikannya, tidak terakomodir di APBD 2025. Nah, itu akan kita beri dukungan," terangnya.
Sementara itu, terkait pengelolaan sampah, menurutnya, yang perhatian saat ini soal becak motor. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) saat ini mengeluhkan minimnya becak motor di setiap LPS. Sehingga perlu, dimaksimalkan anggarannya.
"Informasi dari DLH itu tidak didukung oleh sarana dan prasarana becak motor di setiap LPS. Tidak terakomodir maksimal anggaran di APBD induk 2025, dan kita sempurnakan dan kita dukung anggaran pada APBD-P 2025," paparnya.
Terakhir lanjutnya, di bidang infrastruktur, ia melihat saat ini banyak keluhan dari masyarakat soal jalan berlubang. Helmi Moesim meminta perlu dilakukan evaluasi dan pembahasan lanjutan dalam menanganinya.
"Disektor PUPR. Kita melihat banyak jalan berlobang. Kritikan, kami khususnya Komisi III, karena merupakan mitra kami, perlu kita berikan dukungan dikarenakan, salah satu progul. Ini berkembang dalam pembahasan. Insya Allah, sepanjang itu akan meningkatkan kinerja dinas terkait, itu akan kami berikan dukungan sepenuhnya," tutupnya. (*)
MERANTI, LINTASMEDIANEWS.COM
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar mengatakan pemerintah kabupaten terus berupaya meningkatkan alokasi anggaran bantuan beasiswa, baik bagi mahasiswa berprestasi maupun kurang mampu.
Hal itu disampaikan Asmar saat menghadiri sidang senat terbuka Wisuda Sarjana Angkatan V Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Meranti, di Ballroom Grand Meranti Hotel Selatpanjang, Rabu (12/6/2025).
"Kita upayakan untuk ditingkatkan menjadi 1.500 penerima pada tahun mendatang, tergantung pada kemampuan anggaran daerah," katanya.
Asmar mengucapkan selamat kepada 59 wisudawan karena telah berhasil menyelesaikan tanggung jawab studi.
“Semoga keberhasilan ini menjadi semangat baru untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah, bangsa, dan negara,” ujar Asmar.
Ia menekankan pentingnya menjadi generasi unggul yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta memiliki karakter dan integritas yang kuat. Bupati juga mengingatkan bahwa peran seorang sarjana tidak hanya dinilai dari keilmuannya, tetapi juga dari moralitas dan etika di tengah masyarakat.
“Sebagai seorang sarjana, masyarakat akan menilai Anda tidak hanya dari kecerdasan, tapi juga dari sikap, perilaku, dan nilai-nilai sosial yang Anda tunjukkan,” tutur Bupati.
Sebelumnya, Ketua STKIP Meranti, Erna Lestari Rambe, berharap lulusan STKIP dapat berkontribusi bagi bangsa dan daerah. Ia menyebutkan bahwa sekitar 70 persen lulusan STKIP Meranti telah menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan mengabdi di wilayah tersebut.
“Semoga ke depan tersedia lebih banyak beasiswa bagi mahasiswa, sebagaimana yang telah dialokasikan oleh Pemerintah Daerah Kepulauan Meranti,” katanya.
Perwakilan dari Kementerian Pendidikan, Dodi Iswandi, dalam sambutannya menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus membina dan mendorong STKIP Meranti menjadi perguruan tinggi yang lebih maju dan berkualitas.
“Kami akan terus mendukung sesuai dengan administrasi dan ketentuan yang berlaku agar Meranti memiliki perguruan tinggi yang kuat dan bermutu,” ujar Dodi.(Nina).
Pasbar, Lintasmedianews.com
Usai Ujian Semester Genap berakhir para Siswa SMA N 1 Sungai Aur ,Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat gelar berbagai kegiatan Clas Meeting antara lain : kegiatan Volly Bal, Sepak Takraw , Futsal ,Bulu Tangkis serta Lokakarya atau Pelatihan untuk Majelis guru, demikian pantauan Media ini .
Kusuma Winanto ,S.Pd selaku PLT Kepsek yang didampingi Yulhendri,S.Pd Wakil Kesiswaan di ruang kerjanya pada Kamis12/6 .menuturkan tentang kegiatan yang mereka lakukan tersebut ,dalam rangka menumbuhkembangkan Minat dan kemampuan Siswanya mulai kelas X dan Kelas XI ,sekaligus untuk menggerakkan Otot dan menghilangkan kepenatan ,beban fikiran , selama Ujian berakhir ,tentunya yang seperti ini sangat baik ,ini merupakan program atau kegiatan rutin dari Wakil Kesiswaan bersama ,Pembina OSIS yang dibimbing oleh guru Olah Raga atau pun guru lainnya ungkapnya.
Kegiatan yang bisa kita lakukan sebelum penerimaan Raport tentunya baru yang seperti ini ,daripada Siswa tidak hadir, keluyuran , tentu duantioasi, lebih baik kita Isi dengan kegiatan yang Positif seperti ini tambah Yulhandri dengan nada optimis akan tetap terlaksana dengan baik lebih positif dan bermakna,.agar dapat kembali bergairah ,sehingga anak didik bisa fit kembali dan pasti ada rewotnya diberikan kepada pemenang dan lansung kita serahkan sebelum pembagian Rapor.(Ran)
Lintasmedianews.com
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menyatakan dukungan penuh terhadap Polri dalam upayanya menegakkan supremasi hukum dan menciptakan suasana yang aman dan kondusif di tengah masyarakat. Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan keteladanan Kepolisian Republik Indonesia, SMSI berencana akan menggelar Konvensi Nasional bertema “Sinergi SMSI dan POLRI dalam Penegakan Supremasi Hukum dan Pencegahan Premanisme”, yang rencananya akan berlangsung pada 8-9 Juli 2025.
SMSI sebagai organisasi perusahaan media siber terbesar versi MURI dan Menteri Pariwisata RI, dengan 2.670 anggota yang tersebar di 34 provinsi, memandang pentingnya sinergi antara pers dan aparat penegak hukum dalam menjaga stabilitas nasional serta membangun kesadaran publik melalui informasi yang kredibel dan bertanggung jawab.
Konvensi Nasional SMSI ini akan dirangkaikan dengan penganugerahan PIN Emas dan anugerah sahabat pers kepada perwira-perwira Polri yang dinilai berprestasi dan menunjukkan keteladanan dalam pelaksanaan tugas, termasuk perlindungan masyarakat, keterbukaan terhadap kritik, dan kontribusi aktif terhadap ketahanan pangan nasional.
Selain seminar dan diskusi, konvensi juga akan mengukuhkan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) SMSI sebagai mitra hukum media siber dan masyarakat pers, yang dapat bersinergi dengan institusi Polri dalam memberikan edukasi hukum serta perlindungan profesi jurnalis.
SMSI juga mengajukan audiensi kepada Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si sebagai bentuk penghormatan dan sinergi kelembagaan. Audiensi ini diharapkan dapat menjadi ajang silaturahmi dan dialog strategis guna memperkuat kerja sama dalam mewujudkan demokrasi yang sehat dan keamanan yang berkelanjutan.
Melalui konvensi ini, SMSI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis Polri dalam menyuarakan kebenaran, melawan hoaks, dan menjaga persatuan bangsa melalui pemberitaan yang profesional dan beretika.
Padang Pariaman – Lintasmedianews.com
Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, S.I.K., M.Si., memimpin langsung kegiatan Gelar Operasional (GO) dan Analisa dan Evaluasi (Anev) kinerja Polres Padang Pariaman, yang digelar Di Aula Thatya Dharaka pada Rabu 11 Juni 2025 sekira pukul 08.00 wib
Kegiatan ini diikuti oleh Waka Polres Kompol Indra SH., MM, seluruh pejabat utama Polres, para Kapolsek jajaran, serta personel yang terlibat dalam pelaksanaan tugas operasional dan pembinaan. Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya evaluasi sebagai sarana untuk memperkuat strategi kerja, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta menindaklanjuti capaian kinerja yang telah dilaksanakan selama periode sebelumnya.
"Kegiatan GO dan Anev ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk melihat sejauh mana efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan, serta mengevaluasi hambatan-hambatan yang masih dihadapi," ujar AKBP Ahmad Faisol Amir.
Beliau juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas, terutama dalam memberikan pelayanan yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh satuan kerja di lingkungan Polres Padang Pariaman dapat menyusun langkah-langkah strategis yang lebih efektif guna menghadapi dinamika Kamtibmas ke depan. ( rls/ len)
PARIWARA
Padang, Lintasmedianews.com
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang menggelar rapat paripurna Penyampaian secara resmi dokumen Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2025 oleh Pemko Padang.
Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Padang Muharlion didampingi Wakil Ketua Mastilizal Aye, Osman Ayub, dan Jupri serta dihadiri segenap anggota dewan. Dan dari pihak Pemerintah Kota (Pemko) Padang hadir Wakil Wali Kota, Maigus Nasir yang didampingi oleh Kepala OPD dan unsur forkopimda.
Nota Pengantar Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2025 disampaikan Wakil Wali Kota, Maigus Nasir, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Padang dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kota Padang, Selasa (10/6/2025). Dalam sambutannya, Maigus Nasir menyampaikan bahwa Pemko Padang telah menyusun proyeksi dan arah kebijakan pembangunan daerah yang tertuang dalam Perubahan KUA-PPAS 2025.
"Penyusunan dokumen tersebut mempertimbangkan dinamika perekonomian, kondisi sosial, dan kebutuhan strategis masyarakat Kota Padang," ucapnya. Maigus menyebutkan Pemerintah Kota Padang menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun 2025 di Kota Padang sebesar 5,1 persen.
Sedangkan angka pengangguran terbuka diproyeksikan berada pada level 9,6 persen dari total angkatan kerja, serta tingkat kemiskinan berada di bawah angka 4,05 persen dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga mencapai angka 84,75. “Visi kejayaan Kota Padang lima tahun ke depan adalah menggerakkan segala potensi untuk mewujudkan Kota Padang sebagai kota pintar (smart city) dan kota sehat, berlandaskan agama dan budaya, menuju kota yang maju dan sejahtera,” ujarnya.
Lebih lanjut Wakil Wali Kota memaparkan tema pembangunan Kota Padang dalam Perubahan RKPD Tahun 2025 yaitu "Peningkatan Infrastruktur Kota sebagai Pusat Destinasi Berkelanjutan." "Tema ini diangkat untuk memperkuat posisi Kota Padang sebagai kota yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga unggul dalam daya tarik wisata dan kualitas hidup warganya," pungkasnya.
Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, mengatakan rapat paripurna ini menjadi awal dari proses pembahasan antara DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Padang. "Setelah ini akan dilanjutkan pada tahap evaluasi dan penyusunan rancangan Perubahan APBD tahun anggaran 2025 ini," (*/ADV)
PADANG PARIAMAN – Lintas Media News, Com
Kabar gembira menyelimuti masyarakat Padang Pariaman. Kegigihan Bupati John Kenedy Azis dalam menarik investor kembali membuahkan hasil nyata dengan kedatangan Ir. H. Dedi Sjahrir Panigoro, Komisaris Utama Medco Group dan Presiden Komisaris PT. Meta Archipelago Hotel (PT. Martel), ke Padang Pariaman.
Dedi Sjahrir Panigoro tiba di Bandara Internasional Minangkabau pada Selasa, 10 Juni 2025, dan disambut langsung oleh Bupati John Kenedy Azis, didampingi oleh jajaran pejabat daerah, termasuk Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas PUPR, dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.
Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki peluang investasi di Padang Pariaman, dengan fokus utama pada Kawasan Tiram, Nagari Tapakis, Kecamatan Ulakan Tapakis. Lokasi ini sebelumnya telah ditawarkan oleh Bupati John Kenedy Azis sebagai area potensial untuk pengembangan pariwisata.
Bupati John Kenedy Azis menyatakan rasa tersanjungnya atas kunjungan tersebut.
"Ini menunjukkan komitmen kita dalam menawarkan dan menarik investor ke Padang Pariaman," ujarnya.
Beberapa potensi yang ditawarkan meliputi waterboom, kolam renang, glamping, serta berbagai wahana bermain air dan pantai lainnya.
"Alhamdulillah disambut baik dan positif oleh Pak Dedi dengan menyempatkan diri datang khusus untuk Padang Pariaman," tambah Bupati.
Menurut Bupati, sesuai dengan visi dan misi pemerintah daerah dalam membangun potensi investasi di bidang pariwisata, Kawasan Tiram dinilai sangat menjanjikan untuk dikembangkan.
Oleh karena itu, Bupati mengajak seluruh masyarakat dan dunsanak Padang Pariaman untuk bergerak bersama dan memberikan dukungan penuh.
"Alhamdulillah hari ini kita kedatangan investor dari grup Medco. Hadir di hadapan kita, beliau sudah melihat tempat kita di Tiram ini, dan memang Tiram ini kita proyeksikan untuk menjadi destinasi wisata. Kita berharap beliau (Medco) akan menanamkan investasi di bidang pariwisata dalam pengembangan wisata di Tiram," jelas Bupati.
Sementara itu, Dedi Sjahrir Panigoro menyampaikan kekagumannya akan keindahan Sumatera Barat, khususnya Padang Pariaman, meskipun ini adalah kunjungan pertamanya.
"Luar biasa, pertama ke sini luar biasa. Sumatera Barat itu banyak orang tak tahu, padahal punya potensi yang luar biasa," ungkapnya.
Beliau menambahkan bahwa tim Medco akan segera dikirim untuk melakukan peninjauan (in-site) dan evaluasi (monev), yang hasilnya akan ditindaklanjuti di pusat.
Dukungan pun datang dari para ninik mamak dan pemangku adat di Tiram. Dt. Rajo Sampono menyampaikan harapannya dan kesiapannya atas kunjungan ini.
"Alhamdulillah beliau akan membangun Pantai Tiram, kita berharap berkenan menanamkan investasi di Padang Pariaman," pungkasnya didampingi para pemuka adat dan ninik mamak kawasan tiram.(Kominfo/len)
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
PT Semen Padang kembali menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat sekitar melalui peluncuran Rencana Kerja Pemberdayaan Masyarakat (RKPM) Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) 2025. Dalam program ini, perusahaan menyalurkan lebih dari Rp2,2 miliar untuk mendukung 98 program pemberdayaan yang menjangkau lebih dari 4.400 penerima manfaat.
Acara peluncuran berlangsung di Wisma Indarung PT Semen Padang dan dibuka secara simbolis oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kota Padang, Edi Hasymi, mewakili Wali Kota Padang Fadly Amran. Hadir dalam kegiatan ini jajaran manajemen PT Semen Padang, seperti Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan Iskandar Zulkarnain Lubis dan Kepala Unit CSR Ilham Akbar. Turut hadir pula Camat Lubuk Kilangan Afrialdi Masbiran, Camat Lubeg Nofiandi Amir, para lurah di lingkungan perusahaan, serta tokoh adat dan pengurus Forum Nagari.
Plt. Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar secara terpisah menyatakan, dana sebesar Rp2,2 miliar yang dialokasikan untuk 98 program pemberdayaan ini bukan hanya sekadar bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga wujud nyata dari filosofi perusahaan yang menjunjung tinggi prinsip triple bottom line—People, Planet, dan Profit. "Kami menyadari bahwa keberhasilan bisnis tidaklah hanya diukur dari keuntungan finansial semata, melainkan juga dari seberapa besar dampak positif yang dapat kami berikan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar," kata Pri.
Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, menyampaikan bahwa sebagai perusahaan yang telah berdiri lebih dari satu abad dan bagian dari SIG. Menurutnya, Program BMN bukan sekadar bagian dari CSR, melainkan pendekatan strategis berbasis nagari yang menempatkan masyarakat sebagai aktor utama pembangunan.
“Program BMN adalah model pembangunan kolaboratif yang terstruktur dan terukur. Kami berharap program ini berjalan lancar dan transparan. Kepada seluruh stakeholder yang hadir hari ini, mari kita kawal bersama pelaksanaan program agar hasilnya maksimal,” ujarnya.
Forum Nagari yang didirikan sejak 2015 menjadi wujud nyata sinergi antara perusahaan dan masyarakat. Melalui forum ini, masyarakat terlibat aktif dalam merancang, mengawasi, dan mengevaluasi program pembangunan sesuai kebutuhan lokal.
Iskandar juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi bersama untuk memastikan keberhasilan program pemberdayaan. Ia mengajak seluruh pihak, termasuk tokoh masyarakat dan akademisi, untuk berperan aktif dalam pengawalan program RKPM.
“Mari terus bergandengan tangan memperkuat kolaborasi dan menyukseskan program pemberdayaan ini. Bersama kita bangun nagari dan bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Ilham Akbar, menjelaskan bahwa RKPM 2025 disusun berdasarkan hasil musyawarah dan pemetaan sosial yang melibatkan Forum Nagari, LPM, para lurah, serta tokoh masyarakat dari 18 kelurahan di wilayah Lubuk Kilangan, sebagian Kecamatan Pauh, dan Lubeg.
“Setiap wilayah punya karakteristik dan kebutuhan berbeda. Maka program disusun berbasis data lapangan dan relevan dengan kondisi setempat. Pelaksanaannya akan didukung oleh empat pilar utama: Forum Nagari sebagai pelaksana, Local Community Organizer (LCO) sebagai penggerak, Lembaga Keuangan Nagari (LKN) sebagai pengawas keuangan, serta tim monitoring dan evaluasi sebagai pengendali mutu,” jelas Ilham.
Ilham menambahkan bahwa Forum Nagari telah berdiri sejak 31 Januari 2015 sebagai wadah kolaboratif antara lembaga sosial-ekonomi masyarakat, KAN, pemerintah kelurahan, dan tokoh masyarakat. Keberadaannya terbukti meningkatkan partisipasi publik dalam pembangunan.
“Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap perusahaan naik 1,67% dari 83,98% pada 2023 menjadi 85,65% di 2024. IKM terhadap program CSR juga meningkat 2,28%, dari 83,11% menjadi 85,39%,” paparnya.
Ketua Forum Nagari Kelurahan Koto Lalang, Maulana Sardi, turut menyampaikan apresiasi atas alokasi dana dari PT Semen Padang. Dana tersebut mendukung delapan program pemberdayaan di wilayahnya, termasuk program unggulan berupa pengadaan hand tractor untuk petani sawah.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami menjalankan program. Selain itu, kami juga membuka komunikasi dengan Unand dan PNP untuk berkolaborasi dalam pengembangan UMKM binaan Forum Nagari,” ujar Maulana.
Peluncuran RKPM BMN 2025 juga dimeriahkan dengan penampilan seni budaya, seperti tari dari Sanggar Binaan Forum Nagari Padang Besi, atraksi pencak silat dari Perguruan Sakato, dan bazar UMKM yang menampilkan produk unggulan dari 12 kelurahan binaan CSR PT Semen Padang.
Padang, Lintasmedianews.com
Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Rachmad Wijaya mendesak Wali Kota Padang Fadly Amran, untuk mengambil langkah serius dan menyeluruh dalam membenahi kawasan wisata pantai Padang. Ia menilai, sejumlah persoalan yang terus berulang, terutama soal parkir liar dan pelayanan yang tidak ramah, sudah sangat meresahkan masyarakat dan pengunjung.
“Pantai Padang ini ikon kota. Jadi tujuan wisata. Harusnya menjadi tempat yang nyaman dan aman, bukan malah menjadi lokasi yang membuat pengunjung merasa dipaksa atau bahkan seperti diintimidasi,” ujar Rachmad yang juga Wakil Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumatra Barat (Sumbar).
Rachmad menyoroti maraknya kejadian pemaksaan parkir yang kerap viral di media sosial. Bahkan ada yang baru sampai langsung dipaksa membayar parkir. Dalam beberapa unggahan yang beredar, pengunjung dipaksa parkir di titik tertentu dan diarahkan oleh tukang parkir agar belanja atau makan di tempat yang ditunjuk. Tak sedikit pengunjung yang memilih membatalkan kunjungan karena merasa tidak nyaman dengan perlakuan tersebut.
“Ini jelas mencoreng citra pariwisata Kota Padang. Tidak boleh ada praktik pemaksaan parkir, apalagi sampai mengusir atau menolak pengunjung karena tidak mau mengikuti kemauan oknum tukang parkir,” tegas Ketua Umum Alumni SMAN 6 Padang ini.
Rachmad meminta agar sistem parkir di kawasan Pantai Padang diatur secara profesional dan transparan, dengan aturan yang jelas dan petugas yang terlatih. Menurutnya, tukang parkir harus menjadi bagian dari pelayanan, bukan sebaliknya.
“Pengunjung harus bebas memilih tempat parkir, tidak boleh dipaksa, apalagi dengan intimidasi. Mereka datang untuk menikmati suasana pantai, bukan untuk merasa tertekan,” kata legislator dari Dapil Padang 5 (Padang Selatan dan Padang Timur) tersebut.
Rachmad juga mendesak Pemko Padang menempatkan personel pengawasan dari Satpol PP, Dinas Pariwisata, dan Dinas Perhubungan di kawasan Pantai Padang secara rutin dan terkoordinasi. Agar semua tukang parkir dan pedagang merasa diawasi dan tidak berbuat sekehendak hati mereka saja.
Selain soal parkir, Rachmad menyoroti soal harga makanan dan minuman yang kerap dikeluhkan pengunjung karena dianggap lebih mahal dan tidak wajar. Ia mendorong agar Pemko menetapkan standar harga yang adil dan terjangkau.
“Mungkin tidak semua yang melakukan ini. Tapi masih ada oknum-oknum yang curang. Harga makanan dan minuman harus masuk akal. Jangan sampai pengunjung merasa tertipu atau kapok datang karena harga yang tidak sepadan. Jika perlu, ada pengawasan harga dari dinas terkait dan sanksi bagi pelaku usaha yang curang,” tambahnya.
Rachmad menegaskan bahwa Pemko Padang harus memberikan sanksi tegas bagi pihak-pihak yang melanggar aturan dan merusak pengalaman wisatawan. Apalagi kejadian sudah berulang-ulang dan membuat wisatawan malas dan berkurang minatnya ke pantai Padang.
“Kalau kita serius ingin menjadikan Pantai Padang sebagai destinasi unggulan, maka pengelolaannya juga harus serius. Tidak boleh ada pembiaran terhadap pelanggaran,” sebutnya. (*)