*BATU BARA* LINTASMEDIANEWS.COM
Bupati Batu Bara Bapak H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si mengajak masyarakat dan kepala desa untuk terus memberdayakan potensi yang ada di desa.
Hal itu dikatakannya pada saat Safari Ramadhan Bahagia ke-7 di Desa Ujung Kubu, Kecamatan Nibung Hangus, Senin (17/03/2025).
Menurutnya, dengan mengembangkan potensi yang ada akan terjadi hilirisasi sehingga ada peningkatan ekonomi di desa.
Dirinya juga menyinggung tentang kondisi harga cabai lubuk cuik yang mengalami naik-turun seperti harga saham. Dan hal ini telah dibahasnya saat rapat TPID kepala daerah se-Sumatera Utara di Medan.
Selanjutnya, Bupati Batu Bara Bapak Baharuddin berjanji akan membangun Kantor Camat Nibung Hangus pada tahun ini.
Kegiatan Safari Ramadhan Bahagia ke-7 dimulai dengan pemberian santunan dan sembako kepada anak yatim-piatu serta kaum dhuafa dan pemberian satu unit AC kepada BKM Masjid Al-Hinayah.
Kegiatan ditutup dengan tausyiah agama oleh Ustadz Maranaek Harahap dengan isi tausyiah bahwa bulan Ramadhan juga disebut dengan bulan tarbiyah atau bulan pendidikan.
Turut hadir anggota DPRD Dapil Nibung Hangus, Kepala OPD, Kacab Bank Sumut Lima Puluh Teddy, Ketua KNPI Muchrijal Arif, Plt. Camat Nibung Hangus.
MERBAU, LINTASMEDIANEWS.COM
PT. Imbang Tata Alam (ITA) melalui program Bakrie Amanah tahun ini kembali menyalurkan ratusan paket sembako untuk du'afa di wilayah Ring operasional Perusahaan Kecamatan Merbau serta Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dimana teknis kegiatan berbagi Ramadan bahagia kali ini berkolaborasi langsung dengan Pemerintah Desa/Kelurahan setempat.
Terlihat pada Selasa (18/3/2025) tim GPA PT. ITA bersama Lurah Teluk Belitung, pengurus LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan) Teluk Belitung, dan pengurus HIPMAM (Himpunan Mahasiswa Merbau - Pekanbaru) secara bersama-sama turut menyerahkan paket sembako ke rumah-rumah penerima santunan, selanjutnya dengan kerjasama yang baik sebanyak 25 paket sembako untuk warga Teluk Belitung telah selesai diserahkan seluruh pengurus LPMK.
Kemudian juga gerakan serupa dilakukan dengan Pemerintah Desa Bagan Melibur yang turut disaksikan langsung oleh Camat Merbau sehingga kegiatan positif ini mendapat apresiasi dari orang nomor satu di Pemerintah Kecamatan Merbau.
"Alhamdulillah dan terima kasih tentunya kami sampaikan kepada manajemen PT. ITA yang terus melakukan program baik seperti ini khususnya di bulan Suci Ramadhan. Diharapkan dengan semangat kebersamaan seperti ini dapat bermanfaat baik bagi penerima santunan maupun semua pihak yang ikut serta merealisasikannya dilapangan, semoga dapat sedikit membantu dan menjadi berkah untuk kita semua," harap Camat Merbau Muhammad Nazir SPd MSi.
Ia juga berharap program positif serupa lainnya dapat terus aktif dilaksanakan PT. ITA kedepan agar disegala aspek dapat terasa manfaatnya dengan keberadaan perusahaan di lingkungan masyarakat kita.
"Atas nama Pemerintah Kecamatan dan masyarakat tentunya kami terus mendoakan semoga operasional PT. ITA dapat selalu berjalan baik sesuai yang diharapkan dan menjadi berkah kedepannya untuk kita semua," ungkap Camat Merbau.
Sebagai informasi dalam teknis realisasi santunan du'afa tahun ini manajemen PT. ITA secara bertahap dan bekerjasama dengan semua pihak setempat wilayah ring operasional Perusahaan menyerahkan ratusan pekat sembako untuk du'afa kepada penerima selama momentum Ramadhan yang tersebar di area Kecamatan Merbau dan Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti.(Nina/Ali sanip).
*Medan* Lintasmedianews.com
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batu Bara Ny. Henny Heridawaty Baharuddin resmi dilantik oleh Ketua TP PKK Sumut Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution, pelantikan berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (13/03/2025).
Selain dilantik sebagai Ketua TP PKK, Ny. Henny juga dilantik sebagai Pembina Posyandu, dan Ketua Dekranasda Batu Bara.
Sebanyak 32 Ketua TP PKK, Pembina Posyandu, dan Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Sumut dilantik oleh Ny. Kahiyang selaku Ketua TP PKK Sumut.
Ny. Kahiyang Ayu mengucapkan selamat kepada 32 Ketua TP PKK yang dilantik, semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
"Untuk mencapai hasil yang maksimal, maka dibutuhkan kerja sama dan kolaborasi, baik pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota, dan seluruh instansi yang terlibat sehingga berdampak luas kepada masyarakat," ujar Ny. Kahiyang.
Dirinya juga berharap kabupaten/kota bisa mengajak para pengrajin, dan wastra untuk ikut pameran bukan hanya skala nasional, namun hingga mancanegara.
“Saya harap kita bisa bekerja sama dengan baik untuk melaksanakan semua kegiatan dalam mendukung pembangunan Sumut dan kesejahteraan masyarakat. PKK siap meningkatkan kesejahteraan keluarga, menata, memberdayakan dan mendayagunakan Posyandu," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution menyampaikan pesan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang menekankan kembali peran PKK di Indonesia. Menurutnya, PKK merupakan organisasi terbesar yang ada di Indonesia, karena bisa menyentuh hingga ke unit rumah tangga.
"Program PKK berjalan karena dukungan dari pemerintah daerah. Pemerintah daerah tentunya mensupport dari stakeholder terkait di daerah, swasta BUMN, BUMD, dan mitra kerja yang bisa saling berdampingan sebagai pendamping kepala daerah,” katanya.
Turut hadir pada acara itu 32 kepala daerah bupati dan walikota, Wakil Gubernur Sumut Surya dan istrinya Titiek Sugiharti, Pj. Sekretaris Daerah Sumut M. Armand Effendy Pohan dan istri Yulia Effendy Pohan, pimpinan OPD se-Sumut, serta Kader PKK, DWP, dan Posyandu se-Sumut.
*BATU BARA* Lintasmedianews.com
Ramadhan ke - 14, Wakapolda Sumatera Utara Bapak Brigjend. Pol. Rony Samtana, S.I.K, M.T.C.P bersafari ramadhan ke Kabupaten Batu Bara tepatnya di Masjid Al-Arifin Walhidayah, Desa Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka, Jum'at (14/03/2025).
Kedatangan Wakapolda Sumatera Utara Bapak Brigjend. Pol. Rony Samtana disambut bahagia Bupati Batu Bara Bapak Baharuddin Siagian, SH, M.Si bersama Forkopimda Kabupaten Batu Bara.
Turut hadir Wakil Bupati Batu Bara Bapak Syafrizal, Ketua DPRD Bapak M. Safi'i, Kapolres Batu Bara Bapak AKBP. Taufiq Hidayat Thayeb, Dandim 02/08 Asahan Bapak Letkol. Inf. M Bassarewan, Danlanal TBA Bapak Letkol. Laut (P) Wido Dwi Nugraha, Kakan Kemenag Bapak Sakoanda Siregar, Sekda Ibu Norma Deli Siregar, Kepala OPD, Ketua Ormas Agama, Ketua BKM Masjid Bapak Torang Rangkuti.
Adapun safari kali ini mengangkat tema "Ramadhan yang Berkah dengan Meningkatkan Kualitas Iman Melalui Kebersamaan dengan Masyarakat".
Dalam sambutannya Bupati Batu Bara melaporkan situasi keamanan Kabupaten Batu Bara masih baik dan kondusif. Hal ini karena kekompakan antara Pemkab, Polres dan TNI.
Menurutnya kedatangan Wakapolda di Kabupaten Batu Bara merupakan spirit semangat kebahagiaan.
Bapak Bupati Baharuddin juga melaporkan tentang keadaan cabe di Lubuk Cuik tentang harga cabai yang turun - naik. Serta operasi pasar murah yang digelar di setiap desa untuk membantu masyarakat di bulan Ramadhan sampai hari raya.
Sementara itu, Wakapolda Sumut dalam sambutannya menyampaikan program - program unggulan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat.
Program - program tersebut meliputi seperti halnya Safari Ramadhan yang bertujuan untuk memperkuat silahturahmi Polri dengan masyarakat.
"Safari ini untuk ajang silahturahmi dan untuk mendapatkan kritik serta saran dari masyarakat untuk kebijakan program kerja Kepolisian Daerah Sumatera Utara," ungkapnya.
Wakapolda Sumatera Utara Bapak Brigjend. Pol. Rony Samtana juga mengimbau kepada masyarakat untuk bersama - sama memerangi narkoba.
Program selanjutnya adalah penguatan internal di tubuh Polri, yaitu menindak oknum polisi yang melanggar hukum secara tegas. Serta mendukung program - program pemerintah secara fisik maupun secara non-fisik, seperti mendukung program unggulan Asta Cita Ketahanan Pangan dan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Safari Ramadhan Wakapolda Sumut diakhiri dengan pemberian santunan kepada anak yatim-piatu dan kaum dhuafa, serta kultum agama yang dibawakan oleh Al Ustadz.
Padang, Lintasmedianews.com
Tindakan kekerasan dan keji yang menimpa empat wartawan media online saat menjalankan tugas jurnalistik di Tanjung Lolo, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, pada Kamis hingga Jumat dini hari (13–14 Maret 2025) mendapat perhatian banyak pihak. Keempat wartawan tersebut menjadi korban perampokan, penganiayaan, penyekapan dan pemerasan oleh sekelompok pelaku yang diduga kuat merupakan mafia BBM subsidi dan tambang emas ilegal. Bahkan salah satu wartawati yang disekap hampir mengalami pelecehan seksual.
Empat wartawan tersebut yakni Suryani (wartawan Nusantararaya.com), Jenni (Siagakupas.com), Safrizal (Detakfakta.com), dan Hendra Gunawan (Mitrariau.com). Mereka diserang sekelompok orang setelah mengungkap praktik cuner yang melibatkan tangki BBM Biosolar warna merah putih bertuliskan PT. Elnusa Petrofin pada lambung tangki. Diduga biosolar tersebut akan digunakan untuk tambang emas illegal yang dikelola Wali Korong Tanjung Lolo.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, para wartawan ini mengalami serangkaian kekerasan yang tidak berperikemanusiaan. Mereka dirampok, diintimidasi dan dianiaya secara bergantian oleh sekelompok pelaku. Barang-barang berharga mereka, termasuk dua unit laptop, dua unit ponsel, pakaian, charger, racun api, dongkrak mobil, serta perlengkapan lainnya, dijarah habis-habisan.
Kekerasan semakin memburuk ketika wartawan perempuan, Jenni, nyaris menjadi korban pelecehan seksual. Ia hampir diperkosa dan dipaksa ditelanjangi oleh para pelaku.
“Kami tidak hanya dipukuli secara bergantian, tapi juga diancam akan dibakar hidup-hidup. Mereka sudah menyiapkan bensin 30 liter dan mengancam akan membuat kami seolah-olah mengalami kecelakaan lalu lintas di lokasi tambang,” ungkap Suryani dengan mata berkaca-kaca.
Setelah mengalami penyiksaan, para wartawan disekap dan dipaksa untuk membayar uang tebusan sebesar Rp. 20 juta agar bisa dibebaskan. Ketika mereka tidak mampu memenuhi tuntutan itu, para pelaku semakin brutal.
Karena keterbatasan dana, mereka hanya bisa mengumpulkan Rp.10 juta, yang ditransfer oleh seorang rekan mereka, Aris Tambunan, melalui rekening BNI. Namun, meskipun uang telah ditransfer, penyiksaan tetap berlanjut.
Tak berhenti disitu, Suryani bahkan dipaksa pergi ke ATM BRI Unit Tanjung Gadang untuk menarik sisa uang Rp.10 juta secara bertahap sebanyak 10 kali pengambilan.
Setelah uang diserahkan, para pelaku dengan angkuh menantang para korban untuk melapor ke pihak berwenang.
“Silakan lapor ke mana pun, laporan kalian tidak akan digubris! Kalau berani viralkan kejadian ini, saya akan habisi kalian semua. KTP, kartu pers, dan wajah kalian sudah saya foto!” bentak Wali Korong Tanjung Lolo, sambil menghempaskan kayu ke meja sebagai bentuk ancaman.
Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi kebebasan pers dan keamanan jurnalis di Indonesia. Beberapa kecaman datang dari berbagai kalangan. Salah satunya dilontarkan Ismail N Raja Tega, SH yang merupakan Pemimpin Redaksi Jejak Media Group dan juga seorang Advokat/pengacara.
Dia sangat mengutuk keras apa yang diduga dilakukan oknum wali korong dan orang suruhannya. Dia meminta Polda Sumbar segera ambil tindakan terhadap pelaku kekerasan pada wartawan. Apalagi adanya tantangan dari para pelaku yang mengatakan seolah-olah mereka kenal hukum.
" Polda Sumbar diminta untuk segera tangkap pelaku kekerasan dan kriminalisasi terhadap wartawan. Ini tidak boleh dibiarkan sebab negara kita adalah negara hukum. Masyarakat tidak dibenarkan main hakim sendiri. Kejadian ini sangat mengiris hati para jurnalis", ujarnya.
Dia menyatakan siap untuk mendampingi para korban kalau ingin melaporkan kejadian tersebut ke Polda Sumbar. Sebab menurutnya hal ini tidak bisa dibiarkan dan didiamkan begitu saja.
" Selaku advokat dan bagian dari waryawan, saya siap dan bersedia mendampingi empat wartawan korban kekerasan di Tanjung Lolo Sijunjung bila ingin melaporkan kejadian itu ke Polda Sumbar. Negara kita adalah negara hukum. Siapapun pelaku kejahatan, wajib hukumnya mendapatkan hukuman yang setimpal", tandasnya. (Rel)
Padang,Lintas Media News
Terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Sumatera Barat (Sumbar) 2025-2045,fraksi-fraksi di
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar menyampaikan Pendapat Akhir Fraksinya.Senin (17/3/2025) di ruangan sidang utama DPRD Sumbar.
Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Sumbar Muhidi didampingi wakil ketua Iqra Chissa dan Nanda Satria.
Dalam rapat tersebut, setiap fraksi menyampaikan pandangan mereka terhadap Ranperda RTRW, yang menjadi acuan utama dalam perencanaan tata ruang dan pembangunan daerah selama 20 tahun ke depan.
Dalam pandangan akhir fraksi, beberapa isu strategis menjadi sorotan, pengelolaan kawasan hutan, serta upaya mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan tanpa mengabaikan aspek lingkungan.
Selain itu, optimalisasi ruang untuk sektor industri, pertanian, dan pariwisata juga menjadi perhatian utama dalam pembahasan.
Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi menegaskan bahwa pembahasan RTRW ini merupakan langkah penting dalam memastikan pembangunan daerah lebih terarah dan berkelanjutan.
“Kami berharap Ranperda ini dapat menjadi pedoman yang jelas dalam pemanfaatan ruang di Sumatera Barat, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, menjaga keseimbangan ekologi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Setelah mendengarkan pendapat akhir dari seluruh fraksi, rapat paripurna akan dilanjutkan dengan tahap pengambilan keputusan terkait pengesahan Ranperda RTRW 2025-2045 yang akan dilaksanakan siang ini.(St)