MERANTI, LINTASMEDIANEWS.COM
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam hal ini Badan Perencanaan Daerah dan Penelitian, Pembangunan (Bapedalitbang) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Kick-Off dan Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029, yang berlangsung Afifa Ballroom Selatpanjang, Senin (10/3/2025).
Kegiatan ini menandai awal dari upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam menyusun Rencana Kerja (Renja) yang terintegrasi dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025-2045.
Dalam laporan pembuka, Kepala Bapedalitbang Kepulauan Meranti, Dr. Abu Hanifah menjelaskan, kegiatan ini merupakan amanat pasal 47 Permendagri nomor 86 tahun 2017, yang menjelaskan bahwa Forum Konsultasi Publik Daerah kabupaten/kota melibatkan perangkat daerah kabupaten/kota dan pemangku dalam forum konsultasi publik untuk memperoleh masukan dan saran penyempurnaan.
Disamping itu, Abu Hanifah juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan Konsultasi publik ini.
Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, mengapresiasi upaya ini sebagai langkah konkret dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Kepulauan Meranti.
"Ini adalah langkah penting dalam memastikan bahwa pembangunan daerah berjalan sejalan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati terpilih, untuk Kabupaten Kepulauan Meranti yang unggul, agamis dan sejahtera,” kata Asmar.
Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan rencana pembangunan masa depan Kabupaten Kepulauan Meranti dapat menggambarkan visi misi yang akan menjadi pedoman dalam menjalankan roda pemerintahan lima tahun ke depan.
Bupati Asmar menyampaikan 8 misi pembangunan yang diusung, diantaranya:
Memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, transparan, dan bertanggung jawab;
Peningkatkan dan Pemerataan infrastruktur dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan;
Memperkuat sarana dan prasarana transportasi laut serta darat, baik antar pulau, dalam daerah, maupun lintas perbatasan;
Meningkatkan mutu dan jaminan pendidikan sesuai kebutuhan industri, birokrasi, dan kewirausahaan;
Memperluas layanan jaminan kesehatan, ketenagakerjaan, serta perlindungan sosial bagi masyarakat;
Mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian, perkebunan, perikanan, ekonomi kreatif, dan UMKM;
Memperkuat pengamalan nilai-nilai keagamaan serta mempererat semangat persatuan dan gotong royong; dan
Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengambilan kebijakan dan pembangunan SDM.
Selain itu, Bupati Asmar juga memaparkan 8 Program Prioritas yang akan menjadi fokus utama pemerintahannya yakni :
Inovasi Budaya Kerja ASN; Semangat dan Aksi Wanita Andalan (SAMAWA); Aksi dan Relasi Ruang Millenial (AR-RUMI); Gerakan Mengaji Bersama (GEMA); Pemberdayaan Pondok Pesantren; Gerakan Jumat Berkah; Dusun Amanah dan Mandiri (DAMAI); dan Inovasi Desa Membangun (IDAMAN).
Visi dan Misi serta program prioritas yang disampaikan tersebut, kata Asmar, akan menjadi program kerja dan prioritas pembangunan lima tahun kedepan, yang akan dirumuskan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Kepulauan Meranti 2025-2029.
Lebih jauh, Asmar juga menyampaikan beberapa hal permasahan dan isu strategis yang perlu segera di intervensi, yaitu tingkat kemiskinan yang masih tinggi di angka 23,15%, Prevalensi Indeks Pembangunan Manusia yang masih rendah yaitu pada angka 69,64 poin. Kemudian angka pertumbuhan ekonomi yang relatif masih rendah yaitu pada angka 4,81%, tingkat pengangguran terbuka masih cukup tinggi dan diatas rata-rata Provinsi Riau, yaitu di angka 4,51%, dan beberapa permasalahan lainnya yang harus dicarikan jalan keluarnya.
Ia mengungkapkan, untuk menjawab segala permasalahan pembangunan yang telah disebutkan, telah disusun rumusan tujuan, sasaran dan program pembangunan daerah sebagai penjabaran dari Visi dan Misi Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2025-2029.
"Rumusan tersebut akan dikonsultasikan kepada para anggota DPRD dan para pemangku kepentingan pembangunan lainnya, guna menghimpun aspirasi atau harapan masyarakat untuk kemudian menjadi bahan masukan dalam penyempurnaan rancangan awal RPJMD Kabupaten kepulauan Meranti Tahun 2025-2029," katanya.
Namun demikian, Bupati Asmar menyadari bahwa rumusan tujuan, sasaran dan program pembangunan daerah tersebut masih sangat mungkin memiliki kekurangan dan kekeliruan.
"Untuk itu, kami mengharapkan tanggapan dan masukan dari para hadirin sekalian untuk kesempurnaan RPJMD Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2025-2029, karena keberhasilan pembangunan Kepulauan Meranti membutuhkan kolaborasi dan dukungan semua pihak," pungkas Asmar di akhir pidatonya.
Turut mengikuti acara, jajaran Forkopimda Kepulauan Meranti, Wakil Ketua DPRD Kepulauan Meranti Ardiansyah dan Antoni Sidharta, seluruh perangkat daerah, seluruh instansi vertikal, BUMN dan swasta, perbankan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Ormas dan OKP, Pers, LSM dan seluruh tamu undangan. (Nina).
Lintasmedianews.com, Dharmasraya
Apel pagi di awal pekan menjadi agenda rutin bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Dharmasraya. Pada Senin (10/03/2025), apel pagi dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Dharmasraya, H. Masdan, yang berlangsung di teras kantor karena kondisi hujan.
Apel pagi ini diikuti oleh pejabat struktural, Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), Jabatan Fungsional Umum (JFU), serta seluruh ASN di lingkungan Kantor Kemenag Dharmasraya. Dalam amanatnya, Kepala Kemenag menyampaikan beberapa poin penting terkait tugas dan program kerja yang harus segera diselesaikan.
Fokus pada Penyelesaian Administrasi dan Persiapan Safari Ramadhan
H. Masdan menegaskan bahwa ada beberapa agenda prioritas yang harus segera dituntaskan. Pertama, penyelesaian pembuatan Surat Keputusan (SK) terkait SK Driver dan legalitas Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Dharmasraya. Kedua, percepatan penyelesaian sertifikat tanah yang masih terbengkalai, yang diharapkan dapat segera dirampungkan.
Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya persiapan penyambutan Tim Safari Ramadhan dari Provinsi Sumatera Barat. "Segala sesuatunya harus segera kita persiapkan dengan baik agar kegiatan berjalan lancar," ujarnya.
Di akhir amanatnya, H. Masdan mengingatkan seluruh ASN agar melaksanakan tugas dengan hati yang senang dan penuh keikhlasan. "Jika kita bekerja dengan hati yang senang, insyaallah hasilnya akan lebih baik dan bernilai ibadah di sisi Allah SWT," tuturnya.
Dengan semangat koordinasi dan kebersamaan, diharapkan seluruh ASN Kemenag Dharmasraya dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan optimal demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.(elda)
Lintasmedianews.com, Dharmasraya
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menegaskan bahwa dalam pemerintahannya bersama Wakil Bupati Leli Arni, sistem merit akan menjadi pedoman utama dalam penjejangan karir Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.
Hal ini disampaikan Annisa dalam apel gabungan yang digelar di Pulau Punjung, Senin (10/03/2025).
Menurut Annisa, penerapan sistem merit bertujuan untuk memastikan bahwa setiap ASN mendapatkan kesempatan yang adil dalam pengembangan karir berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja mereka.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap ASN yang memiliki kapasitas, kapabilitas, dan rekam jejak yang baik mendapatkan kesempatan untuk berkembang, tanpa intervensi politik atau kepentingan tertentu,” tegas Annisa.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa dengan menerapkan merit sistem secara konsisten, diharapkan pelayanan publik di Dharmasraya akan semakin profesional dan berkualitas.
“Kami ingin membangun birokrasi yang berorientasi pada hasil, transparan, dan akuntabel. Tidak ada lagi budaya suka atau tidak suka dalam penempatan jabatan,” ujarnya.
Menurutnya, penerapan sistem merit akan menciptakan iklim kerja yang sehat dan kompetitif di kalangan ASN.
“Dengan sistem merit, kita bisa menciptakan birokrasi yang benar-benar bekerja untuk masyarakat, bukan hanya untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” kata Annisa
Selain itu, Annisa juga menekankan pentingnya evaluasi kinerja secara berkala sebagai bagian dari implementasi sistem merit.
Ia mengajak seluruh ASN di Dharmasraya untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas kerja guna mendukung pembangunan daerah yang lebih baik.
Dengan komitmen ini, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berharap dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan sistem merit secara konsisten dan berkelanjutan demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan profesional.(elda)
Dharmasraya, LintasMediaNews.com
Kecamatan Sungai Rumbai menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Acara yang berlangsung pada Senin (10/03/25) di Aula Kantor Camat Sungai Rumbai ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait.
Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya, Jemi Hendra, turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperidag), Camat Sungai Rumbai, Bhabinkamtibmas, wali nagari, kepala sekolah, tenaga kesehatan dari puskesmas, para guru, ninik mamak, serta tamu undangan lainnya.
Camat Sungai Rumbai, Arwenta, secara resmi membuka kegiatan Musrenbang ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa musrenbang tingkat kecamatan merupakan langkah awal dalam perencanaan pembangunan daerah. Tujuan utama kegiatan ini adalah mengakomodasi berbagai usulan dari nagari-nagari yang berada di Kecamatan Sungai Rumbai agar pembangunan dapat lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya, Jemi Hendra, menekankan pentingnya musrenbang sebagai wadah musyawarah dalam menentukan prioritas pembangunan di tingkat kecamatan. Ia berharap agar setiap usulan yang telah dihimpun dari nagari-nagari dapat terealisasi dengan baik demi kesejahteraan masyarakat.
"Semoga dengan adanya musrenbang ini, pemerintah dapat memaksimalkan pembangunan yang telah diusulkan oleh nagari-nagari yang ada di Kecamatan Sungai Rumbai," ujar Jemi Hendra.
Dengan terlaksananya musrenbang ini, diharapkan program pembangunan di Kecamatan Sungai Rumbai dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(elda)
LUBUK LINGGAU, LINTASMEDIANEWS.COM
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kota Lubuklinggau menggelar Rapat Paripurna di mana dalam rapat tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat dan Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rustam Effendi, rapat dilaksanakan di ruang rapat Paripurna DPRD Kota Lubuk Linggau, Senin (03/03/2025).
Dalam sambutannya, H Rachmat Hidayat menyampaikan atas nama Pemkot Lubuk Linggau dirinya mengucapkan terima kasih, sekaligus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD Kota Lubuk Linggau karena selama ini telah terjalin komunikasi yang harmonis serta menjadi kontrol efektif dalam upaya menjaga stabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Lubuk Linggau, seluruh pemangku kepentingan serta semua elemen masyarakat yang terus memberikan dukungan kepada Pemkot Lubuk Linggau.
Ungkapan senada turut ditujukan kepada insan pers, baik cetak maupun elektronik yang telah menjadi mitra pemerintah daerah dalam penyampaian informasi sekaligus sebagai sarana bagi masyarakat dalam menyampaikan gagasan kreatif, saran maupun kritik.
Disampaikannya, pada 20 Februari 2025 lalu, dirinya resmi bersama H Rustam Effendi resmi dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lubuk Linggau periode 2025-2030 di Istana Kepresidenan Jakarta.
Tentunya sebuah amanah besar yang harus emban dengan penuh tanggung jawab.
Usai pelantikan, dia langsung mengikuti retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang dari 21-28 februari 2025.
"Disana kami berdiskusi guna memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, dan memperkuat komitmen kami untuk menjalankan pemerintahan yang transparan, profesional, serta berorientasi pada kesejahteraan rakyat," ujarnya.
Dalam lima tahun ke depan, dia bersama H Rustam Effendi membawa visi besar untuk Kota Lubuk Linggau yakni terwujudnya Kota Lubuk Linggau yang maju dan sejahtera.
Visi ini akan diwujudkan melalui misi-misi sebagai berikut mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, pembangunan Infrastruktur yang merata, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, membangun perekonomian berbasis potensi lokal, mewujudkan SDM yang berkualitas, sejahtera dan religius.
Sebagai langkah awal dalam menjalankan pemerintahan, pihaknya segera menyusun RPJMD 2025-2029 dan Dokumen Perencanaan Pembangunan Strategis lainnya, yang akan menjadi peta jalan pembangunan Kota Lubuk Linggau selama lima tahun ke depan.
Penyusunan ini akan dikoordinir oleh Bappeda Litbang, dengan melibatkan berbagai stakeholder, termasuk DPRD, perangkat daerah, akademisi, organisasi masyarakat dan tentunya seluruh masyarakat Kota Lubuk Linggau.
"Kami ingin memastikan bahwa dokumen ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menjadi panduan kerja nyata yang dapat dimplementasikan secara efektif," ungkapnya.
Dengan semangat kebersamaan, dirinya optimis bisa mewujudkan Lubuk Linggau yang lebih maju dan sejahtera.
Turut hadir Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H Rustam Effendi, Sekda, H Trisko Defriyansa, Staf Ahli, Asisten dan seluruh kepala OPD.(hms/adv)
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Sanggar Budaya Indarung yang terletak di RT 03, RW 03, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang kini tidak perlu lagi menyewa properti untuk setiap penampilannya, berkat bantuan dari PT Semen Padang melalui Program Pemberdayaan di Masyarakat (PPM) CSR PT Semen Padang. Sanggar yang telah berdiri sejak 2021 ini menerima berbagai peralatan dan properti pendukung yang sangat dibutuhkan, termasuk baju, payung, rebana, speaker aktif serta perlengkapan lainnya.
Penanggungjawab Sanggar Budaya Indarung Priscyndi Rahma Qhadra pada Senin (3/3/2025) mengungkapkan terima kasih kepada PT Semen Padang atas bantuan yang diberikan. Sanggar Budaya Indarung sendiri, saat ini memiliki sekitar 20 anak binaan yang aktif belajar seni dan budaya Minangkabau. Mereka telah menjalani pelatihan dalam berbagai aspek seni tradisional, yang bertujuan untuk menjaga dan melestarikan budaya Minangkabau, khususnya di wilayah Indarung.
"Kami sangat berterima kasih atas dukungan ini. Dengan adanya bantuan ini, kami tidak lagi perlu mengeluarkan biaya untuk menyewa properti dalam setiap penampilan. Harapan kami, dengan bantuan ini, Sanggar Budaya Indarung bisa terus berkembang dan mendapat kesempatan untuk tampil di berbagai acara di wilayah Indarung," katanya kepada Staf TJSL PT Semen Padang, Nurwan.
Di tempat terpisah, Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati mengatakan bahwa dukungan terhadap Sanggar Budaya Indarung merupakan bagian dari komitmen PT Semen Padang dalam melestarikan budaya Minangkabau, terutama di lingkungan perusahaan.
"Kami percaya bahwa seni dan budaya adalah bagian penting dari identitas masyarakat, termasuk di lingkungan sekitar perusahaan. Oleh karena itu, PT Semen Padang senantiasa berupaya mendukung inisiatif yang berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi Sanggar Budaya Indarung dan semakin meningkatkan semangat generasi muda untuk mencintai serta melestarikan seni tradisional Minangkabau," ujarnya.
Dukungan ini juga sejalan dengan Asta Cita Pemerintah RI. "Bantuan ini juga mendukung Asta Cita Pemerintah RI, Khususnya dalam membangun manusia berkualitas, pemerataan pembangunan, kemandirian ekonomi, serta ketahanan budaya. Kami berharap bantuan ini membantu Sanggar Budaya Indarung berkembang dan mendorong pelestarian seni Minangkabau," ujar Anita. (*)
Padang, Lintasmedianews.com
Tantangan generasi saat ini bagaimana melawan penyebaran maksiat lewat media sosial, kita mesti terus menerus membudayakan siarkan nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Allah bagi generasi muda sebagai kesinambungan kepemimpinan daerah dan nasional.
Hal ini disampaikan Ketua DPRD Sumbar Drs.H. Muhidi, MM saat memberikan arahan dalam kunjungan Safari Ramadhan Pemprov Sumbar di Masjid Darussalam komplek Cendana Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Senin, (10/3/2025).
Ketua DPRD Sumbar lebih jauh menyampaikan, prilaku kemaksiatan media sosial yang cukup merisaukan mesti kita tangkal dengan kesadaran setiap kita, menjauhi perbuatan maksiat dengan lebih memperbanyak melihat konten kebaikan nilai-nilai amalan sesuai al Qur'an.
"Jauhi maksiat agar kita terhindar dari kesengsaraan, bencana dan malapetaka azab Allah. Oleh karena memperbanyak melakukan ibadah, rajin berbuat baik akan menjadi benteng moral dalam tantangan era globalisasi saat ini," ajak Muhidi.
Muhidi juga menyampaikan, jika sebuah daerah, nagari, lingkungan komplek masyarakatnya rajin sholat berjemaah di masjid dan mushalla akan membawa keberkahan hidup bagi masyarakat.
"Ada rasa aman, nyaman, tenteram dan damai di daerah, nagari dan komplek tersebut dalam kehidupan sehari-hari yang pada dasarnya akan memberikan kesejahteraan dan kemajuan," ujarnya.
Muhidi katakan, sholat isya berjamaah ibarat beribadah setengah malam, sementara sholat subuh berjamaah seakan-akan kita beribadah semalaman, ada banyak amalan yang akan dapat kita gapapa terutama dalam bulan suci ramadhan diberikan kelipatan yang berlebih-lebih dari pada hari biasanya.
"Ada indikator keimanan, sholat sunat di Masjid. Sholat berjemaah dimasjid. Dan
Sholat berjemaah kekuatan yang amat luar biasa, karena setiap langkah menuju masjid akan dihitung Allah dalam kebaikan amalan," ungkapnya.
Muhidi juga katakan, saat ini Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar masa jabatan 2025-2030 telah dilantik oleh Presiden RI pada tanggal 20 Pebruari 2025 di Istana Negara Jakarta.
"Dalam rapat paripurna kita telah sampaikan agar Gubernur segera menyampaikan RPJMD 2025-2030 dalam mewujudkan visi Sumatera Barat Maju, Malang yang berkeadilan. Mari berpikiran positif terhadap berbagai program unggulan, kegiatan persektor pembangunan. Oleh karena itu pembangunan Sumbar membutuhkan dukungan, kalaborasi, kerjasama, kerja bersama seluruh Stekholder, masyarakat Sumbar baik diranah maupun di Rantau, seru himbaunya.
Kegiatan Safari Ramadhan Ketua DPRD Sumbar Muhidi menyerahkan secara simbolis, bantuan hibah pembangunan masjid sebesar Rp. 50 juta, yang diterima pengurus Masjid Darussalam komplek Cendana Mata Air Padang.
(Humas DPRD Sumbar)
Lintasmedianews.com, Dharmasraya
Seorang pria berinisial OFP (20), warga Jorong Palabi, Nagari Ranah Palabi, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, diringkus oleh Tim Satresnarkoba Polres Dharmasraya pada Minggu (9/3/2025) pukul 01.00 WIB. Ia ditangkap saat berada di Peta Shop, Jorong Tri Mulya I, Nagari Panyubarangan, Kecamatan Timpeh.
Dari tersangka, petugas menyita barang bukti, Satu plastik klip bening ukuran sedang berisi butiran kristal bening diduga narkotika jenis sabu,
satu plastik klip bening ukuran besar berisi sabu yang dibungkus plastik hitam, satu bantal warna pink, di dalamnya tiga plastik klip bening ukuran sedang berisi sabu dan satu unit ponsel merek Oppo warna biru.
Kasat Narkoba Polres Dharmasraya, AKP Rusmardi, SH, mewakili Kapolres AKBP Bagus Ikhwan, SIK, MH, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya transaksi narkotika di lokasi kejadian.
"Saat dilakukan penggeledahan, tersangka mengakui kepemilikan narkotika tersebut. Penggeledahan disaksikan oleh Kepala Jorong Ali Mustain dan Tri Wahyudi Kutrek," ujar AKP Rusmardi.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku mendapatkan sabu dari seseorang berinisial Y yang berdomisili di Dusun Pelayang, Kecamatan Bhatin Duo, Kabupaten Bungo. Saat ini, Y telah ditetapkan sebagai DPO dan masih dalam pengejaran oleh petugas.
Tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Polres Dharmasraya untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Ia dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman yang berat.(elda)