Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

Meranti, Lintas Media News

Melalui Program Community Development (CD), PT. RAPP (Riau Andalan Pulp and Paper) memberikan program pendidikan dalam bentuk pemberian Beasiswa, mulai setara tingkat SMA sederajat, hingga setara tingkat sarjana strata (S1) di perguruan tinggi. 

"Bagi yang berminat diharuskan memenuhi karateria persyaratan yang ditentukan. Persyaratan paling Lambat disampaikan tanggal 15 September 2022, karena akan dilakukan perekapan terlebih dahulu oleh pihak yg bersangkutan, 
Seperti diutarakan pihak RAPP melalui Website WA nya secara resmi. Program ini bertujuan, untuk memperdayakan masyarakat melalui program Community Development (CD) PT. RAPP ( Riau Andalan Pulp and Paper), jelasnya. 

PT. RAPP tahun 2022 ini kembali memberikan program pendidikan dalam bentuk pemberian beasiswa yang merupakan program strategis dalam membangun hubungan komunikasi produktif antara PT. RAPP dengan generasi muda dan menghindari tumpang tindih dengan program pemerintah. 

Menurutnya, disamping memberi beasiswa Sekolah Menengah Atas (SMA)    sederajat, perusahaan juga melalui CD departemen memberikan beasiswa sarjana Strata 1 di perguruan tinggi, buat mahasiswa asal dari 5 (Lima) Kabupaten wilayah operasional perusahaan RAPP tersebut, dalam surat edarannya. 

Dalam surat edaran tersebut dijelaskan nya, buat biaya program beasiswa Perguruan tinggi dibantu beasiswa sebesar, Rp 3.500.000-, (Tiga juta lima ratus ribu rupiah). 

Diakuinya, program ini, diharapkan dapat memberikan sumbangan dalam usaha peningkatan Sumber Daya Alam (SDM) di Provinsi Riau,  juga mendukung usaha pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan kedepan lebih maju, dikutip dari penyampaiannya melalui surat edaran resminya. (Nina/Ali Sanip)

BANDUNG,Lintas Media News.
Setelah beberapa waktu lalu menandatangani nota kesepahaman dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Pertanian Bogor (IPB), Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali melakukan kerjasama dengan tiga universitas ternama di Indonesia. Yakni Universitas Padjajaran (UNPAD), Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Penandatanganan kerjasama yang dilakukan di tiga kampus tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, H. Muhammad Adil, SH, MM, Rabu (7/9/2022).

Di Unpad, Bupati Adil disambut langsung oleh Wakil Rektor Prof. Drs. Yanyan Moch. Yani, MAIR, Ph.D dan civitas akademika kampus.

"Selamat datang. Saya berharap MoU ini dilanjutkan ke perjanjian kerjasama, agar lebih cepat terwujud apa yang kita cita citakan," ungkapnya.

Usai menyampaikan terimakasih karena telah disambut baik, Bupati diajak untuk meninjau Pusat Akademik Inovasi Teknologi dan Riset Kesehatan Fakultas Kedokteran. Dalam kesempatan itu Adil berharap Unpad bisa membantu mengirimkan para dokter spesialis untuk bertugas di RSUD Kepulauan Meranti. 

"Kami kekurangan 12 dokter spesialis. Jadi selain meminta bantuan untuk mencetak mahasiswa Meranti yang unggul, kami juga minta dikirimkan dokter spesialis ke Meranti," harap Bupati Adil.

Setelahnya, Bupati menuju kampus UPI dan disambut langsung oleh Rektor UPI Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Ps, M.A.

Di kampus pendidikan terbaik di Indonesia ini, Bupati H. M Adil menyampaikan program Meranti cerdas untuk menciptakan anak daerah dengan sumber daya manusia yang unggul. Untuk itu, dia berharap UPI bisa membantu Pemkab Meranti dalam mewujudkan hal tersebut, khususnya dalam mencetak SDM tenaga pendidik dan kependidikan.

"Meranti kekurangan 600 lebih guru untuk SD dan SMP. Makanya kita berharap dengan MoU ini, anak Meranti yang kuliah di sini bisa terbantu dalam upaya mencetak tenaga pendidik yang mumpuni," sebut bupati.

Rektor UPI Prof. Solehuddin menyambut baik upaya Pemkab Meranti menciptakan tenaga pendidik dengan berkerjasama dengan kampus tersebut. 

"Terimakasih atas kepercayaan yang diberikan. UPI siap membantu, kami sudah membuka program magister. Untuk para guru bisa melanjutkan di sini," sebutnya.

Kemudian Bupati Adil bergerak ke Kampus ITB dan disambut oleh Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Prof. Ir. Wahyu Srigutomo, Ph.D dan seluruh dekan dari berbagai fakultas di ITB.

Bupati Adil memaparkan daerah yang dinakhodainya sedang menata berbagai hal yang mendasar, salah satunya peningkatan SDM melalui pendidikan tinggi. Menurutnya jurusan teknik dan penguasaan teknologi masih minim dikuasai oleh anak-anak Meranti. Sehingga banyak dari sumber daya alam di daerah belum termaksimalkan.

"Kita sangat butuh ahli di bidang teknik. Baik itu teknik sipil, jembatan, pengelolaan limbah, teknik perminyakan dan lainnya. Kami butuh dukungan dari ITB," ungkap bupati. 

Prof. Wahyu menyampaikan ITB hadir untuk Indonesia termasuk di dalamnya Kepulauan Meranti. Ada 12 fakultas di ITB dengan berbagai konsentrasi ilmu, yang siap memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh Pemkab Meranti.

"Kita akan usulkan mahasiswa ITB untuk KKN di Kabupaten Kepulauan meranti, agar dapat melakukan riset dan pengabdian kepada masyarakat," ungkapnya. 

Mendampingi Bupati dalam penandatangan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Meranti Suardi, M.Pd dan sejumlah pejabat lainnya. (Nina/rls).


PADANG,Lintas Media.
Menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) 1000 orang lebih Aliansi Mahasiswa unjuk rasa di halaman kantor Dewan Perwakilan Raknyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar),Rabu (7/9/2022).

Wakil Ketua DPRD Sumbar Irsyad Syafar didampingi Sekretaris Dewan (Sekwan) Raflis dan Kapolresta Padang menerima aliansi mahasiswa yang berunjuk rasa.

Pada kesempatan tersebut Irsyad Syafar mengatakan, sebagai pribadi maupun fraksi PKS sejalan dengan mahasiswa menolak kenaikan BBM, karena berimbas pada semuanya, termasuk kenaikan harga sembako, namun sebagai pimpinan DPRD Sumbar ia akan membawa semua tuntutan masyarakat pada rapat anggota DPRD, namun tetap melanjutkan tuntutan tersebut pada pemerintah pusat, DPR-RI serta pihak lainnya pada saat itu juga.

"Sebagai pribadi dan fraksi PKS saya sejalan dengan adek-adek, karena akan berimbas pada semuanya, termasuk kenaikan harga bahan pokok dan menyusahkan rakyat, namun sebagai pimpinan Dewan tetap akan membawa ini pada pembicaraan selanjutnya, namun semu tuntutan akan kita sampaikan hari ini juga pada pemerintah pusat, DPR-RI dan lainnya, sehingga pemerintah mengetahui kemauan masyarakatnya," tutur Irsyad Syafar.

Usai menerima aksi dari pengunjuk rasa Irsyad Syafar  menemui aliansi BEM di pintu Utara, namun sedikit terjadi ketegangan, karena pengunjuk rasa menginginkan untuk bertemu langsung ketua DPRD Sumbar.

Akhirnya dilakukan pembicaraan dengan Isrsyad Syafar yang di dampingi Eviyandri Rajo Budiman dari fraksi Gerindra, Sekwan Raflis, Kapoltabes Padang, Kabag Umum, Kabag Perencanaan, beberapa kasubag dan staf lainnya, duduk bersila dihalaman kantor DPRD Sumbar, agar bisa meminta waktu dan diterima ketua DPRD Supardi.

Dalam negosiasi yang langsung mendengarkan percakapan antara ketua DPRD Sumbar Supardi dan wakil ketua Irsyad Syafar, memberikan waktu pada utusan aliansi BEM melakukan pertemuan Jumat (9/9/2022), sekitar pukul 13.00 wib-14.00 wib.

Setelah melakukan dialog dengan urusan BEM, pukul 15.50 Wib, Irsyad Syafar di dampingi Eviyandri Rajo Budiman kembali menemui pengunjuk rasa di luar gerbang, dan menerima semua tuntutan untuk disampaikan pada tingkat yang lebih tinggi.(St)


 


 



Sawahlunto, Lintas Media News

Pasca kebijakan Pemerintah RI dengan penyesuaian harga BBM bersubsidi serta pengalihan subsidi di Indonesia maka Polres Sawahlunto menyalurkan Bansos (Bantuan Sosial) 400 paket sembako kepada masyarakat Kota Sawahlunto.

Kapolres Sawahlunto AKBP Purwanto Hari Subekti, S.Sos menyerahkan bansos tersebut di 4 (empat) kecamatan yaitu Kecamatan Silungkang, Lembah Segar, Barangin dan Talawi melalui para Kasat dan Kapolsek Sejajaran Polres Sawahlunto. Kegiatan tersebut merupakan instruksi langsung dari Kapolda Sumbar, setiap Kapolres 19 Kabupaten/Kota agar melakukan giat bakti sosial, salah satunya adalah pembagian sembako.

Kapolres Sawahlunto mengatakan, bantuan sosial tersebut diberikan sebanyak 400 paket sembako. Penyaluran sembako disalurkan oleh Sat Lantas, Sat Binmas, Sat Reskrim dan Polsek Sejajaran secara Door to door kepada tukang ojek serta masyarakat yang kurang mampu yang terdata di masing-masing Polsek 4 kecamatan.

"Untuk Setiap Polsek akan membagikan masing-masing 50 paket sembako dan Kapolsek bertanggung jawab dalam Penyalurannya secara Door to door atau mengantarkan lansung kerumah warga yang betul-betul terdampak dengan penyesuaian harga BBM bersubsidi serta pengalihan subsidi di Indonesia,” ujar Purwanto saat menyerahkan bansos, Selasa (6/9), di Mapolres Sawahlunto.

"Penyaluran bansos harus tepat sasaran sehingga dapat bermanfaat bagi para tukang ojek maupun masyarakat yang kurang mampu akibat kenaikan bahan bakar minyak (BBM) . Saya berharap masyarakat tidak perlu resah karena penyesuaian harga BBM tersebut karena penyesuaian harga tersebut bertujuan untuk menyelamatkan ekonomi supaya tidak terjadi krisis ekonomi,” harap Purwanto.

"Bantuan sosial yang disalurkan kepada masyarakat pada intinya untuk mengurangi beban masyarakat. Semoga dapat bermanfaat serta menjadi ajang untuk terjalinnya hubungan silahturahmi antara kepolisian dengan masyarakat sehingga tercipta situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Sawahlunto,” pungkas Kapolres penuh harap. (Nova)

Dharmasraya, Lintas Media News

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dharmasraya mendengarkan Penyampaian Nota Penjelasan Bupati Atas Ranperda Tentang Perubahan APBD Kabupaten Dharmasraya Tahun Anggaran 2022

Dalam sidang Paripurna DPRD Kabupaten Dharmasraya yang di Pimpin Ketua DPRD Pariyanto, S.H serta di dampingi Wakil Ketua DPRD Ir. H. Adi Gunawan, MM dan Ade Sudarman, S.Pd Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, S.E menyampaikan nota penjelasannya Selasa, 6/9/22.

Penyampaian nota ini juga turut di saksikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya, bersama Sekretaris Daerah, Forkopimda, Asisten Bupati, Staf ahli Bupati, Kepala perangkat daerah serta undangan yang hadir lainnya dalam ruang sidang utama gedung DPRD Kabupaten Dharmasraya.

Dalam Nota Penjelasan ini Bupati Dharmasraya menjelaskan bahwa pelaksanaan perubahan APBD diawali dengan penyusunan dokumen perubahan RKPD Kabupaten Dharmasraya Tahun 2022 yang dilanjutkan ke tahapan penyusunan perubahan rancangan APBD berupa perubahan KUA dan perubahan PPAS yang telah disepakati bersama antara Bupati dan DPRD serta tahap terakhir dilakukan penetapan perubahan APBD Tahun Anggaran 2022.

Penyusunan perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 ini dimaksudkan agar tersedia Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Tahun 2022 sebagai acuan dan dasar dalam pelaksanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2022. Jelas Bupati.

Dilanjutkan Bupati, Adapun tujuan dari penyusunan perubahan APBD Kabupaten Dharmasraya ini sebagai berikut:
1. Penyelesaian pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat serta membutuhkan penanganan mendesak dari Pemerintahan Kabupaten Dharmasraya.
2. Optimalisasi target pendapatan daerah, efisiensi belanja daerah dan penggunaan pembiayaan. (elda)

PADANG,Lintas Media News.
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah merespons positif upaya PT Semen Padang melakukan penanaman kaliandra di Sumbar. Bentuk respons Gubernur itu dengan ajakan peladang di daerah Lori, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumbar, untuk melakukan penanaman pohon kaliandra di kawasan tersebut. 

Hal itu disampaikan Gubernur Mahyeldi saat meresmikan jalan beton menuju Pondok Pesantren Darul Ulum, Kelurahan Lubuk Minturun, sepanjang 620 meter dengan lebar 4 meter yang dibangun PT Semen Padang, beberapa waktu lalu. 

Menurut Mahyeldi, pohon kaliandra memiliki banyak manfaat. Seperti bunganya, bisa digunakan untuk konsumsi lebah dan bisa juga dijadikan pakan ternak. Bahkan, menanam kaliandra juga membuat unsur hara tanah meningkat, sehingga tanah menjadi subur. 

"Tidak hanya itu. Pohon kaliandra juga bermanfaat untuk dijadikan wood pellet atau bahan bakar alternatif yang terbuat dari serbuk kayu, atau bahan kayu. Dan tentunya, para petani bisa menjual wood pellet tersebut kepada PT Semen Padang," ujarnya. 

Sebelumnya, Kepala Unit CSR Semen Padang, Rinold Thamrin, menyebut bahwa PT Semen Padang sudah melakukan penanaman kaliandra di lingkungan perusahaan, yaitu di kawasan reklamasi tambang batu kapur PT Semen Padang. Ke depan, jumlahnya akan terus bertambah seiring program penghijauan yang dilakukan perusahaan di areal reklamasi tambang. 

"Untuk areal tambang akan terus berjalan proses penanamannya. Kemudian di luar itu, ada beberapa kawasan hutan kemasyarakat atau hutan sosial yang direkomendasikan oleh Dinas Kehutanan Sumbar untuk ditanami kaliandra. Kami pun juga sudah berkomunikasi dengan kelompok tani atau masyarakat setempat," kata Rinold. 

Rinold juga menjelaskan beberapa daerah atau kawasan hutan kemasyarakat yang akan ditanami kaliandra. Di antaranya, lahan kritis di Desa Kolok Nan Tuo, Sawahlunto. Di sana, ada sekitar 20 ha lahan yang berpotensi ditanami kaliandra. Kemudian, di Nagari Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. 

"Di Singai Pinang, ada lahan sekitar 6 Ha yang berpotensi ditanami kaliandra. Kami pun juga sudah berkoordinasi, dan untuk penananamannya akan bekerjasama dengan kelompok tani di Sungai Pinang," ujarnya. 

Selain di Sungai Pinang, daerah lainnya yang berpotensi dapat ditanami kaliandra adalah di Kabupaten Agam. Di sana, ada dua nagari yang masuk dalam perencanaan, yaitu Nagari Simarasok, Kecamatan Baso, dan Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya. 

"Di Simarasok, potensi lahan yang bisa ditanam kaliandra ada sekitar 80 Ha, dan kami pun akan bekerja sama dengan lembaga pengelola hutan Nagari Simarasok. Sedangkan di Koto Malintang, potensinya sekitar 60-80 Ha, dan kami pun juga akan bekerjasama dengan Blue Lake Initiative Fondation," bebernya. 

Rinold menambahkan, sebagai persiapan untuk penanaman ribuan bibit kaliandra di sejumlah daerah tersebut, PT Semen Padang bekerjasama dengan UPTD Balai Sertifikasi dan Perbenihan Tanaman Hutan, Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar, telah melakukan penyemaian bibit kaliandra. 

"Ada sekitar 200 ribu bibit kaliandra yang telah disemai, dan ratusan ribu bibit tersebut nantinya akan ditanam untuk lahan seluas 20 Ha. Bibit tersebut berasal dari Klaten, Jawa Tengah," tuturnya. 

Seperti diketahui, penanaman pohon Kaliandra di kawasan perhutanan sosial di Sumbar merupakan arahan dari Gubernur Sumbar dalam memberdayakan masyarakat sekitar hutan. Bahkan, Pemprov Sumbar bekerjasama dengan PT Semen Padang telah melakukan MoU  tentang Pemberdayaan Mayarakat Sekitar Hutan yang dilakukan pada 28 Maret 2022. 

MoU itu kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan perjanjian kerjasama tentang (PKS) pemberdayaan masyarakat sekitar hutan antara PT Semen Padang dengan Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar, di Wisma Indarung, Rabu (24/8/2022).

Lintasmedianews.com,Dharmasraya, Bupati Sutan Riska Tuaku Kerajaan terima tim Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI lakukan uji petik penilaian pelaksanaan perizinan pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Dharmasraya. 

Tim penilai dipimpin Direktur Kerjasama Regional dan Multilateral Kementerian Investasi/BKPM Fajar Usman, disertai Kasubdit Pemantauan Perizinan dan Non Perizinan Penanaman Modal Daerah, Agus Suwondo, dan anggota tim lainnya. 

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Ade Sudarman, Dandim 0310/SSD diwakli Danramil Pulau Punjung, Mayor CAJ Tuti Andayani, Wakapolres Dharmasraya, Kompol Alwi Haskar,  Kajari Pulau Punjung, yang diwakili Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan, Ellyas Mozart Z. Situmorang, Sekda, Adlisman, Asisten Ekbang, Yefrinaldi, Kepala di lingkup Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, perwakilan DPMPTSP Provinsi Sumbar, dan sejumlah pelaku usaha.

"Tim dari BPKM melakukan penilaian secara langsung di Kantor DPMPTSP Dharmasraya, ini merupakan penilaian uji petik dari hasil yang sudah dipresentasikan sebelumnya," jelas Sutan Riska saat mendampingi tim saat uji petik di Kantor DPMPTSP, Selasa (6/9/2022).

Dihadapan tim penilai, Ketua Umum Apkasi itu menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam memberi kemudahan bagi para investor yang ingin berinvestasi, begitu juga pelaku UMKM yang ingin mengurus izin berusaha. 

Sebab, Sutan Riska menyadari kemajuan suatu daerah tidak terlepas dari setiap yang berusaha diberikan kepastian hukum dan kemudahan dalam mengakses layanan perizinan pada suatu instansi. 

"Ini juga sejalan dengan intruksi Pak Presiden, bagaimana percepatan perizinan bagi investor dan seterusnya harus terus dilakukan. Hal ini selalu saya sampaikan ke pak Sekda khususnya DPMPTSP agar melaksanakan itu dengan baik" terangnya. 

Bupati dua periode itu menyampaikan kegiatan tersebut menjadi penyemangat dan kehormatan tersendiri bagi daerah yang baru berusaha 18 tahun itu, karena Dharmasraya manjadi satu-satunya yang mewakili Sumbar dalam penilaian tahun ini. 

"Insyaallah tahun ini  Kabupaten Dharmasraya mewakili Sumbar untuk masuk tiga besar," terangnya. 

Menurut dia capian yang diraih Pemda Dharmasraya tidak terlepas dari dukungan semua pihak, baik para pengambil kebijakan maupun pelaku usaha. Karena bagaimanapun daerah tidak bisa berjalan sendiri dalam membangun daerah ke depan. 

"Kita akan terus mintak petunjuk sehingga mana yang kurang dalam penilaian bisa kita evaluasi, yang kurang ditingkatkan, yang sudah baik akan kita pertahankan. Saya minta dengan capain hari ini kita juga tidak boleh berpuas diri, namun harus tetap berinovasi dalam mempermudah investasi," tukasnya.

Direktur Kerjasama Regional dan Multilateral Kementerian Investasi/BKPM Fajar Usman, mengapresiasi Sutan Riska dan pemkab Dharmasraya karena dinilai telah komitmen dalam mendukung iklim investasi daerahnya. 

"Selama dua tahun berturut-turut Dharmasraya selalu masuk 10 beser dalam penilaian kinerja pelaksanaan perizinan, mudah-mudahan tahun ini memperoleh hasil lebih baik dari tahun sebelumnya," katanya. 

Sementara, Kepala Dinas PMPTSP Nadli memaparkan DPMPTSP Dharmasraya masuk delapan besar sebagai nominasi pada penilaian kinerja pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) dan percepatan perijinan berusaha (PPB) yang diselenggarakan Kementerian Investasi/BKPM.

Naldi optimistis Dharmasraya masuk tiga besar dengan inovasi pelayanan serta kemudahan berinvestasi yang sudah dilakukan, seperti memberikan ruang untuk penyandang disabilitas, layanan jemput bola perizinan UMKM, hingga kemudahan informasi bagi masyarakat. 

Penilaian kinerja PTSP dan PPB ini memiliki tiga kategori yaitu sangat baik, baik, dan Kurang Baik. Kabupaten yang memperoleh nilai sangat baik akan diusulkan untuk menerima penghargaan hingga insentif anggaran atau Dana Insentif Daerah (DID).

"Kita berharap Dharmasraya memang naik peringkat tahun menjadi tiga besar yang diiringi nilai "sangat baik" serta dengan skor nilai paling tinggi juga. Tentu, selain meningkatkan pelayanan dan iklim investasi yang baik, penilaian ini akan memberi dampak terhadap percepatan pembangunan di Dharmasraya melalui kucuran anggaran DID," bebernya(elda)


Lampung Timur - Lintas Media News. Bupati Lampung Timur M Dawam Rahardjo Memberi Sambutan Dalam Acara Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang Dan Aman (B2SA) Tingkat Kabupaten Lampung Timur Gedung Pusiban Kabupaten Lampung Timur, 06/09/2022).

Dalam kegiatan yang mengusung Tema “Kreatif Kembangkan Sumber Pangan Lokal Untuk Lampung Timur Yang Sehat , Aktif, Produktif Dan Sejahtera ” itu dihadiri oleh Asisten Bidang Perekonomian Dan Pembangunan, M Yusuf HR, Ketua TP PKK, Yus Bariyah Dawam Rahardjo, Wakil Ketua TP PKK, Huzaimah, Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Timur, Ketua DWP, Sugiarti Dan Para Camat.

Bupati Dawam menjelaskan penyelenggaraan pembinaan terhadap ketersediaan pangan adalah kewajiban pemerintah demi mewujudkan ketersediaan konsumsi pangan yang bermutu dan bergizi seimbang.

“Terkait dalam Undang-Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012, menyatakan bahwa negara berkewajiban mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan dan pemenuhan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu dan bergizi seimbang, baik di tingkat nasional maupun daerah, hingga perseorangan secara merata di wilayah NKRI sepanjang waktu, dengan memanfaatkan sumber daya, kelembagaan dan budaya lokal. Dalam hal ini, pemerintah menyelenggarakan pengaturan, pembinaan, pengendalian dan pengawasan terhadap ketersedian pangan, serta peran masyarakat adalah untuk menyelenggarakan produksi, penyediaan, perdagangan, distribusi dan konsumsi pangan”.

Selanjutnya sebelum membuka lomba tersebut kang dawam berpesan kepada peserta untuk menampilkan yang terbaik dan kepada tim penilai untuk memberikan nilai secara adil.

“Saya berpesan kepada para peserta, agar dapat menampilkan yang terbaik. Kemudian kepada Tim Penilai, saya berharap agar melakukan penilaian dengan jujur, obyektif dan tidak memihak. Akhirnya dengan mengucap “Bismillahirahmanirrahim” Kegiatan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) Tingkat Kabupaten Tahun 2022, Secara resmi saya nyatakan dimulai. ( Yudi )




PAYAKUMBUH,Lintas Media
Ketua DPRDyang juga ketua Ikatan Pencak Silat Provinsi Sumatera Barat Supardi, mengatakan,  Pelaksanaan Kejurnas Pencak Silat selain membangun silaturrahmi antar pesilat, juga dalam rangka untuk melestarikan dan mengembangkan olahraga itu sebagai warisan budaya  bangsa.  

Hal itu disampaian  Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Supardi, ketika membuka acara  Kejuaaraan nasional (Kejurnas ) pencak silat, antar satuan pendididikan tahun 2022.

Kejuaraan tersebut mengambil tempat di gedung olahraga Tanjung Pauh Kota Payakumbuh, dilaksanakan mulai Selasa 6 Sepyember sampai dengan11 September 2022 .
Ketua DPRD Sumbar juga mengatakan, kejurnas bertujuan untuk mencari bibit dari pesilat muda yang nanti mengganti  kekosongan para atlit lama, dan  juga sebagai ajang kompetisi pencak silat ditingkat nasional dengan tujuan tidak hanya untuk mencari atlit berprestasi tapi juga  untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional berikutnya. 

" Kejurnas Silat  menjadi ajang pembinaan prestasi pesilat pelajar yang berkesinambungan, serta mempersiapkan pesilat-pesilat pelajar yang handal di masa akan datang", ujar Supardi.

Ditambahkannya, ada 700 orang Atlit dari 5 lima provinsi di Indonesia, yakni, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumsel , dan  Bangka Belitung  beserta oficial yang mengikuti Kejurnas di kota Payakumbuh tersebut.
"Diharapkan para juri akan bekerja profesional dalam melakukan penilaian terhadap setiap cabang yang di pertandingkan", tegas Supardi pada para wasit dan juri, agar semua berjalan secara baik, saat membuka kegiatan, Selasa (6/9/2022).

Sekaitan dengan Kejuaraan tersebut, Kepala dinas Pemuda dan Olahrahraga provinsi Sumbar, Dedi Diantolani juga mengatakan, 13 nomor pertandingan, dibagi dari kelas A sampai J, baik tunggal, beregu, maupun ganda, dapat diikuti putra dan putri.

Adapun pembagian kelasnya sebagai berikut:
Kelas A (39kg-43kg), Kelas B (43kg-47kg), Kelas C (47kg-51kg), Kelas D (51kg-55kg), Kelas E (55kg-59kg), dan Kelas F (59kg-63kg) yang semua kategori bisa diikuti putra dan putri.

Sementara itu untuk Kelas G (63kg-67kg), Kelas H (67kg-71kg), Kelas I (71kg-75kg), dan Kelas J (75kg-79kg) hanya bisa diikuti oleh kategori putra, namun pertandingan tunggal, regu, dan ganda, bisa diikuti putra dan putri.

"Semua pesilat harus mengikuti aturan berlaku, di semua kategori dan kelas, sehingga tidak ada yang diprotes nantinya, karena ini olahraga tradisi dan penuh dedikasi, sehingga saling menghargai dalam semua keputusan," tutur Dedi Diantolani.

Selain dihadiri  Kadispora Provinsi Sumbar, juga dihadiri Kadis Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Kabid Kebudayaan Husin Daruhan SH.MSi, Walikota Payakumbuh di wakili Kadispora Kota Payakumbuh dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Payakumbuh. 

Pembukaan kejurnas Silat berjalan lancar, dilangsungkan dengan pertandingan perdana.(hms/st )



Padang.Lintas Media.
Tolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM),Kolaborasi Organisasi Masyarakat (Ormas) dan tokoh masyarakat se- Sumatera Barat (Sumbar) datangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar.Selasa (6/9/2022).

Kedatangan puluhan masyarakat dengan kordinator Jel Fathullah diterima oleh Wakil Ketua DPRD Sumbar Suwirpen Suib, di dampingi Kabag umum Riswandi
di ruangan khusus I  DPRD Sumbar.

Koordinator Kolaborasi Ormas se-Sumbar Jel Fathullah menyampaikan,pihaknya menuntut pemerintah mengembalikan harga BBM ke harga semula, karena bagi rakyat kecil belum mampu untuk membeli, masih berusaha membangun ekonominya.
 
Menurut Jel,Pemerintah tidak pantas mengaitkan BLT dengan menaikkan BBM, karena penyaluran tidak efektif dan justru melahirkan kasus korupsi. Kemudian, tidak mendidik mental positif rakyat.

“Kami menilai jika BLT dijadikan kompensasi BBM bisa berstatus riswah artinya suap menyuap, maka tidak efektif,” tutur Jel Fthullah.

Menurut Jel,pihaknya juga meminta Presiden RI Jokowi untuk memecat Ahok sebagai komisaris utama Pertamina, karena tidak memberikannya jabatan apapun karena dinilai merugikan BUMN khususnya Pertamina.

Bukan hanya itu, kami juga mendesak DPR RI harus menggunakan hak interpelasi untuk mengkaji kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM.ujar Jel.

“Pemerintahan harus transparan dalam mengelola BUMN Pertamina untuk mencegah kasus korupsi dan permainan para mafia migas,” tegasnya lagi.

Menyikapi hearing dilakukan dengan membawa nama Kolaborasi Ormas dan Tokoh Masyarakat Sumatera Barat tersebut, wakil ketua DPRD Sumbar Suwirpen Suwib mengatakan, segera melakukan pembicaraan dengan anggota DPRD Sumbar lainnya, serta melanjutkan permintaan masyarakat pada pemerintah pusat.

“Saya akan segera membicarakan hal ini dan melanjutkan ke pihak berkompeten yakni DPR-RI, Presiden dan Mentri, semua masukan akan kami akomodir,” tutur Suwirpen Suwib.(Sri)

Dharmasraya, Lintas Media News

Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan bertindak selaku pembina Apel Gabungan Bulan September, di halaman kantor bupati setempat, Senin, (05/09/22). 

Apel dihadiri Sekda, Adlisman, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala OPD, Camat, Kepala Puskesmas, kepala Baznas dan ASN di lingkungan Pemkab Dharmasraya.

Dalam kesempatan itu Sutan Riska mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Sekda beserta jajaran dan panitia, karena telah sukses melaksanakan dua event besar pada bulan Agustus lalu. Yakni memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-77 serta Festival Pamalayu Kenduri Swarnabhumi. “Semoga kerja keras dan kerja ikhlas dari bapak ibu diberikan balasan pahala yang setimpal oleh Allah,” kata Bupati.

Kata Bupati lagi, sesuai Instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2022 tentang percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri, produk UMK dan Koperasi  Mari sukseskan gerakan nasional bangga buatan Indonesia melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. Melalui kampanye penggunaan produk dalam negeri serta mendukung strategi yang telah dikembangkan oleh LKPP dengan percepatan implementasi e-Katalog lokal. 

“Sewaktu rapat minggu lalu, saya menargetkan progress jumlah produk tayang atau etalase di situs e-katalog.lkpp.go.id minimal 500 produk. Termasuk juga peningkatan nilai transaksi di belanja OPD. Keadaan tanggal 2 September 2022 baru 74 produk yang ada di etalase LKPP. Untuk itu, saya minta seluruh OPD dan Camat agar proaktif untuk mencapai target ini. Produk lokal yang ditayangkan dan transaksinya,” beber Sutan Riska

Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu juga menghimbau kepada seluruh OPD agar wajib mengalokasikan dan menggunakan produk dalam negeri, dalam rangka Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) paling sedikit 40 persen dari nilai anggaran dalam belanja barang atau jasa yang dikelola untuk penggunaan produk usaha kecil dan atau koperasi. 

Selain itu, Sutan Riska juga mengingatkan agar OPD melalukan monitoring terhadap capaian kinerja program pencegahan korupsi melalui perbaikan tata kelola pemerintahan yang dilaksanakan pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Dimana monitoring ini dilakukan melalui Aplikasi MCP atau Monitoring Center For Prevention. 

“Saya menghimbau kepada seluruh OPD yang belum menyerahkan dokumen MCP-nya dan yang belum lengkap agar segera diserahkan. Dan dalam rangka memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, diperlukan terobosan baru yang dikembangkan melalui inovasi,” jelasnya.

Penghargaan penilaian inovasi di Indonesia baik yang dimotori oleh Kemenpan RB yakni kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) maupun oleh Kementerian Dalam Negeri yakni Innovative Government Award (IGA) yang bertujuan untuk menumbuhkan budaya kerja yang professional dikalangan ASN. Sehingga bisa melayani masyarakat dengan lebih optimal. Kedua, penghargaan tersebut sangat mempengaruhi besar DID, semakin banyak inovasi yang mendapat juara akan semakin besar DID yang akan diterima. Tahun 2021, skor indeks inovasi daerah Kabupaten Dharmasraya adalah 48,07 dengan prediksi kabupaten inovatif.

“Targetkan kita kategori sangat inovatif dengan rentang skor 60,01 sampai dengan 100,00. Kepada seluruh OPD agar memiliki komitmen bersama dalam pemenuhan dokumen pendukung penilaian indicator inovasi daerah. Sehingga bisa menghasilkan inovasi yang berkualitas serta harus mendaftarkan atau mempunyai minimal 2 buah inovasi pada masing-masing OPD,” harap Sutan Riska.

Sedangkan Capaian Pendapatan Asli daerah (PAD) keadaan 31 Agustus 2022 terealisasi 67,77 persen. Dari 11 objek pajak semua terealisasi diatas 70 persen dan ada yang telah mencapai 105,7 persen. Yaitu pajak hotel kecuali pajak sarang burung walet, galian c, BPHTB dan PBB. 

Untuk itu, diharapkan seluruh kecamatan untuk mengingatkan kepada seluruh nagari terkait pembayaran PBB. Dari retribusi daerah capaian masih sangat kecil, bahkan masih ada OPD yang realisasi pendapatannya dibawah 20 persen.

Sedangkan realisasi anggaran belanja daerah keadaan 31 Agustus 2022 adalah  51,38 persen. Realisasi belanja daerah ini masih tergolong rendah. Padahal bulan September ini kita sudah memasuki akhir triwulan ketiga, dalam penyelenggaraan pemerintahan yang seharusnya target belanja daerah kita sudah lebih dari 60 persen. 

Kemudian capaian realisasi fisik posisi keadaan Juli 2022 baru 56,81 persen (deviasi minus 17,29 persen).

 “Saya menghimbau kepada seluruh OPD agar dapat memaksimalkan target PAD serta serapan anggarannya, sehingga realisasi keuangan dan realisasi fisik kita dapat tercapai sesuai target yang telah ditetapkan sebelumnya,” pungkas Bupati.

Dalam kesempatan itu Sutan Riska menyerahkan SK Kenaikan pangkat kepada 124 PNS periode Oktober. Selain itu turut diserahkan Beasiswa Baznas kepada ratusan mahasiwa Dharmasraya yang sedang menempuh pendidikan dalam dan luar negeri, yang disaksikan ketua Baznas Dharmasraya Z Lubiz. Sutan Riska juga menyerahkan penghargaan kebersihan lingkungan kepada OPD dalam rangka semarak HUT RI ke 77. (elda)

PAYAKUMBUH,Lintas Media News.
Jumlah wartawan kompeten yang ada di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat bertambah 12 orang lagi. Tambahan sebanyak itu berasal dari Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang dilaksanakan di Payakumbuh, Sabtu-Minggu (3-4/9).

UKW yang digagas PWI Cabang Payakumbuh-Limapuluh Kota itu dilangsungkan di Hotel Mangkuto Syariah Payakumbuh. Jumlah peserta seluruhnya 12 orang dan semuanya dinyatakan kompeten.

Ketua PWI Cabang Pakumbuh-Limapuluh Kota, Yusrizal mengatakan, terselenggaranya UKW ke-18 di Provinsi Sumatera Barat itu adalah berkat kerja sama dengan Pemkab Limapuluh Kota dan Pemko Payakumbuh.

Ketua Tim Penguji, Amril Jambak mengatakan, denganadabya tambahan 12 orang hasil UKW di Payakumbuh tersebut, maka jumlah wartawan PWI yang kompeten di Indonesia menjadi 15.547 orang. Sedangkan untuk Sumbar telah berjumlah  634 orang.

Pelaksana Tugas Ketua PWI Sumbar, Suprapto mengingatkan anggota PWI Sunbar yang telah dinyatakan kompeten jangan jumawa dan jangan pula ugal-ugalan. "Selamat bagi kawan-kawan yang telah dinyatakan kompeten, laksanakan tugas dengan baik dan jangan ugal-ugalan,"pinta dia.
Di kesempatan itu, Suprapto mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh yang telah memfasilitasi UKW kali ini. 
Sebelumnya pada pembukaan, Bupati Limapuluh Kota, Syafruddin Dt. Bandaro Rajo mengatakan, kompetensi bagi wartawan sangat dibutuhkan. Untuk itu, ia minta kepada peserta UKW mengikuti tahapan semua mata uji dengan baik. (sp)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.