Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi dimutasi dan dilantik Wali Kota Bukittinggi. Proses pelantikan dilaksanakan di halaman balaikota, Rabu (12/11).
Proses mutasi dan rotasi tersebut merupakan hasil uji kompetensi yang dilaksananakan beberapa waktu terakhir dan telah disetujui Badan Kepegawaian Nasional. Demikian disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias.
Ia menyebutkan, dalam waktu dekat, juga akan ada pelantikan susulan untuk pejabat eselon II ini. Ramlan berharap agar pejabat yang dilantik dapat bekerja dengan baik.
Dijelaskannya, evaluasi akan terus berlanjut minimal enam bulan kedepan. “Ini akan dievaluasi selama enam bulan kedepan. Jika tidak sesuai harapan, akan saya ganti,” tegasnya.
Tujuh pejabat yang dimutasi itu adalah, Sustinna, yang sebelumnya menjabat Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, dilantik menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Bukittinggi. Sementara itu, Herriman, yang sebelumnya menjabat Kadisdikbud menjadi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian.
Selanjutnya, Robby Novaldi, dilantik menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penilitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda).
Isra Yonza yang sebelumnya menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Bukittinggi, dilantik sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman. Nenta Oktavia, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga,
dilantik sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
El Qadri, dilantik menjadi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja. Sebelumnya dirinya menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik,
Terakhir, Nauli Handayani, dilantik menjadi Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana. (Sandra)