SOLOK .Lintas Media News.
Suasana haru dan bahagia terlihat wajah Irmarli Sabri (65) yang berkata terbata-bata tak percaya seorang Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi datang menaik rumahnya dan ingin mengenal lebih jauh tentang dirinya seorang janda di rumah tua peninggalan neneknya di Jorong Aro Nagari Talang Kecamatan Gunung Talamg Kabupaten Solok. 

Ada rasa risih dan malu dalam dirinya seorang Gubernur gagah berjanggut mau datang untuk sahur bareng bersama keluarganya dirumah  yang sudah reyot, lapuk karena rayap dan atap rumah yang sudah sering ketirisan saat hujan datang.

"Bara urang anak ibu Upiak ? Lai ado nan tingga di siko ?, sapa Gubernur Mahyeldi ketika membuka pembicaraan di rumah tak layak huni di Jorong Aro Nagari Talang Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok, Kamis dinihari (22/4/2021).

"Lai ado pak Gubernur, barampek urang, ado nan marantau di Kalimantan, nan tingga ado surang si kamba jo anak istrinyo, dan 5 orang cucu," jawab Irmarli yang akrab di panggil Upiak. 

Mahyeldi tersenyum ceria ini terlihat dibalik masker protokol kesehatan yang menutupi separoh wajahnya karena Irmarli Sabri terlihat gugub dan ragu-ragu heran. 

"Lai indak mangaduah kami kamari ibuk Upiak..? ," tanya Gubernur Mahyeldi penasaran.

"Inndaaak pak !!, cuman kami sabana malu jo Apak, karano rumah iko alah banyak nan lapuak, takuik kok indak nyaman apak disiko??!, jawab Ibuk Upiak seadanya malu-malu sambil menutup wajahnya dengan tangan.
Demikian sekilas dialog ringan Gubernur Sumbar Mahyeldi pada kegiatan Singgah Sahur dan Bedah Rumah, keluarga kurang mampu di Nagari Talang Solok. 

Gubernur Mahyeldi memberi kabar pemerintah provinsi Sumbar akan memberikan bantuan senilai 25 juta rupiah, untuk memperbaiki rumahnya  Irmarli Sabri memiliki empat orang anak. Satu orang perempuan dan tiga orang laki-lak serta enam orang cucu.

"Aktivitas sehari-hari ibuk upik berjualan kerupuk kuah dan makanan kecil di samping rumahnya. Sedangkan anak dan beberapa cucu yang sudah besar bekerja di toko ponsel sebagai menjualkan pulsa," kata Mahyeldi.

Mahyeldi berharap dengan kondisi rumah yang sudah rapuh ini, atap juga sudah bocor, jika hujan, air sudah masuk ke dalam rumah, dan dikategorikan rumah tidak layak huni (RTLH). 

"Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini bisa meningkatkan kualitas rumah, lebih permanen dan layak huni," harap Mahyeldi.

Mahyeldi juga sampaikan, pola kerja bedah rumah buk Irmarli Sabri ini dana 25 juta lebih dalam keperluan pembilian bahan bagunan, sementara dalam.penggerjaannya dilakukan oleh masyarakat melalui koordinasi perangkat Walinagari. 

"Pengerjaan bedah rumah singgah sayur ini akan dilakukan dalam bulan ramadhan ini juga, agar pada saat lebaran datang rumah ini sudah lebih baik dari yang sebelumnya. Dan rumah ini juga nanti akan ditambahkan bangun sanitasi kamar mandi dan wr yang layak," ungkapnya. 

Selanjutnya pada saat itu Wali Nagari Talang Zulfadri atas nama masyarakat Gunung Talang mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Mahyeldi yang telah berkenan datang menjenguk warga kami yang kurang mampu. 

Alhamdullah kami merasa terbantu satu buah untuk perbaikan rumah dengan jumlah 25 juta. Itu sebagai suatu kebanggaan bagi kami sebagai masyarakat gunung talang dan kami doa kan semoga Pak Gubernur sehat slalu panjang umur," ucapnya.

Sedangkan menurut Perangkat Nagari Talang, Abdi Zalnudah menyebutkan rumah yang tidak layak huni ini memiliki tinggi 3 meter lebih kurang dengan 70x10 meter persegi yang merupakan bangunan lama dibangun sejak tahun 1970.

"Semoga atas bantuan dari pak gubernur rumah Ibuk Upik yang sudah tua ini dapat diperbaiki, sehingga lebaran nanti sudah diperbaiki dan ditempati anak dan cucu-cucunya lebih nyaman berada di rumah ini," sebut Abdi.(rel)
 
Top