Pd, Panjang Lintas Media.News.
Setelah menyeleksi ratusan tenaga IT,  yang mesukan lamaranya ke Badan Amal Zakat Nasional(BAZNAS) Kota Padang Panjang beberapa waktu lalu.
Usai, dilakulan tahap penseleksian oleh panitia seleksi, dari ratusan pelamar sekarang sudah terjaring lima nama, nantinya akan mengikuti seleksi tahap akhir wawancara. Satu orang, dari lima nama tersebut akan disaring menjadi satu nama untuk menjadi tenaga IT pada BAZNAS kota Padang Panjang.

Kelima nama tersebut
I. Habil Fachri, Ikhwanul Hasan 2. Ikhwanul Hasan, 3.Revaldo Firmansyah 4.Dede Prasetia, 5.R. Gefri Rustam. Kelima nama tersebut, akan dilakukan Tes Wawancara yang bakal dilaksanakan pada hari, Rabu, 3/2/2021 dikantor BAZ NAS, jalan. M. Ashad, N0.14 Terminal Kantin Kota Padang Panjang. Hal tersebut, diungkapkan Ketua Seleksi, H. Jasriman,S, Ag menjawab LintasMedia.News.com diruang kerjanya,Selasa(2/2).

Tingginya, animo pelamar, membuat panitia seleksi bekerja ektra keras dalam menjaring dan memeriksa kelengkapan admistrasi para peserta. Pihak kita, tidak memprediksi akan sebanyak itu pelamar yang  memasukan surat lamaranya. Lamaran dibuka dua minggu lalu, sekitar ratusan lebih pelamar memasukan surat lamaranya pada BAZ NAS Padang Panjang. Pada hal, kita hanya membutuhkan satu orang tenaga IT sebagai tenaga operator dikantor BAZ NAS, ujar Jasriman.

Mengusung konsep administrasi modren, transparan dan akuntabel, BAZ NAS  Padang Panjang selaku yang diberi amanah mengelola zakat oleh pemerintah daerah kota Padang Panjang, membutuhkan tenaga yang handal dalam bidang IT. Artinya, BAZ NAS kedepan akan menerapkan konsep administrasi berbasis IT. Dengan, memiliki  aplikasi yang dapat diakses masyarakat sepanjang hari.

Didalam muatan apliksi tersebut, kita akan himpun semua data keuangan BAZ NAS, mulai data uang masuk, uang keluar, data data para mustahiq, hingga data evaluasi para mustahiq yang berhak menerima zakat atau data mustahiq yang tidak lagi layak untuk menerima zakat.

Didalam aplikasi tersebut, tercatat semua kegiatan BAZ dari mingu ke minggu,  bulan perbulan.Bahkan, data keuangan BAZ secara terperinci dapat diketahui banyak orang. Dengan, mengusung konsep administrasi transparan dan akuntabel tersebut, pihak kita sangat membutujkan seorang tenaga yang ahli dalam bidang IT.

Lebih jauh Jasriman mengatakan, dengan banyaknya program sosial kemasyarakatan yang sudah diluncurkan BAZ kota Padang Panjang dalam kurun waktu satu dekade belakangan. Tentu, kita tidak bisa lagi menerapkan administrasi dengan cara konfensional ditengah era digitalisasi. Administrasi cepat transparan dan akuntabel harus dimiliki BAZ Padang Panjang dalam mengelola dan menyalurkan dana BAZ yang jumlahnya tidak sedikit.

Sesuai keinginan Kepala Daerah, bagaimana kedepanya BAZ NAS kota Padang Panjang dapat segera menerapan administrasi berbasis IT. Sesuai keinginan kepala daerah, tantangan itu sudah kita jawab dengan membuka selebar lebar pintu lamaran untuk tenaga IT yang kita butuhkan.

Insyallah, bila tidak ada aral melintang bulan depan BAZ NAS kota Padang Panjang sudah memiliki tenaga administrasi yang mahir dibidang IT. Dengan, dengan terpilihnya satu oramg tenaga IT, langkah selajutnya mempersiapkan sarana dan prasarana penunjang lainya. Seperti, jaringan internet beberapa unit computer sebagai serana fital dalam menunjang kelancaran administrasi ditubuh BAZ NAS Kota Padang Panjang, terang Jasriman.

Untuk tenaga administrasi, BAZ NAS Padang Panjang mempunyai banyak tenaga ahli pada bidang masing masing. Namun, seiring berjalanya waktu tentu perobahan itu pasti datang. Mengelola uang sebanyak itu, dengan puluhan program sosial kemasyarakatan tidak mungkin lagi menerapkan manajemen konfensional. Kita akui,selama ini tidak ada masalah, tetapi dari efisien waktu dan tenaga tentu lebih lama dan memakan waktu. Dengan, peralihan keteknologi ke digitalisasi beban kerja tentu sangat berkurang, pungkas Jasriman.(maisonpisano)
 
Top