BENGKALIS –lintas media nesw.
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bengkalis gelar Debat Publik Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis Tahun 2020 yang dilaksanakan di Gedung Cik Puan jalan Hang Tuah pada Minggu 22 November 2020 Bengkalis.

Penyelenggaraan yang di jadwalkan pada pukul 19.30 Wib oleh KPU Bengkalis dihadiri 4 pasangan calon, diantaranya paslon nomor urut 1 Kaderismanto – Iyeth Bustami (KDI), paslon nomor urut 2 Abi Bahrun – Herman (AMAN), paslon nomor urut 3 Kasmarni – Bagus Santoso (KBS) dan paslon nomor 4 Indra Gunawan Eed – Samsu Dalimunthe (ESA)


debat publik dihadiri oleh Pj. Bupati Bengkalis H. Syahrial Abdi, Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan. S.I.K. MT, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Lizardo Gumay S.H. M.M, , Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkalis, Mukhlasin serta Kaban Kesbangpol Kabupaten Bengkalis Drs. H. Hermanto. MM dan undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Pj. Bupati Bengkalis, H. Syahrial Abdi dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada para paslon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis yang telah hadir.

Begitu pula kepada pihak pengamanan dari TNI dan Polri serta KPUD Bengkalis yang telah melaksanakan acara tersebut.

“Saya selaku Bupati Bengkalis mengucapkan terima kasih kepada paslon yang telah hadir. Begitu pula kepada pihak pengamanan dari TNI dan Polri serta kepada KPUD Bengkalis yang telah mengupayakan acara debat ini terlaksana dengan sempurna” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, semoga debat ini berjalan lancar, damai dan sukses hingga sampai waktu yang di tentukan nanti.

“Mari bersama kita doakan semoga tahapan pilkada yang dilaksanakan pada malam ini mendapat berkah serta ridho dari Allah SWT, Tuhan yang kuasa,” ujarnya.

Selanjutnya, Ketua KPUD Kabupaten Bengkalis Fadhillah Almausuly mengatakan dalam sambutannya bahwa debat publik tersebut diselenggarakan dengan tidak disaksikan langsung oleh tim sukses maupun pendukung dari masing- masing paslon.


“Acara debat ini dilaksanakan secara terbatas untuk menghindari kerumunan karena masih pandemi Covid-19. Maka dari itu, protokol kesehatan harus tetap dikedepankan,” ungkapnya.(rls)
 
Top