PADANG.Lintas Media News.
Ikatan Pemuda Pemudi Minang Indonesia (IPPMI) di Jakarta dan Netizen meminta agar pelaku penukulan terhadap oknum TNI dikota Bukit Tinggi, Sumatera Barat, beberapa hari lalu, untuk tidak dimaafkan, serta proses hukumnya tetap dilanjutkan.

Ketua Ikatan Mahasiswa Minang,M. Rafiq Perkasa Alamsyah pada media mengatakan, sangat mengutuk keras prilaku oknum anggota Harley Davidson tersebut, karena tidak menghargai dan menganggap remeh orang lain.

"Harus diusut tuntas dan jangan pernah dimaafkan pelaku pemukulan tersebut, karena sudah melecehkan dan menganggap remeh orang lain," tegas Rafiq, Minggu (1/11/2020) melalui pesan WA.

Ditbahkannya, prilaku oknum club' moge tetsebut, jelas-jelas melanggar aturan hukum, dan saat ini baru kena batunya, karena yang dianiaya merupakan oknum TNI.

"Bisa saja selama ini dia berprilaku demiakan pada masyarakat, berakhir damai dan sebagainya, kali ini baru kena batunya, biar dia tau kalau uangnya gak bisa membeli kehormatan orang lain, apalagi kehormatan dan Marwah TNI," tambah Rafiq berang.

Hal senada juga disampaikan ratusan netizen diberbagai media sosial, dimana mereka mengutuk keras dan juga mencaci-maki pelaku pemukulan terhadap oknum TNI dari Kodim Bukit Tinggi tersebut. 

Diantara Netizen yang cukup marah adalah Solihin, dimana dia meminta semua pihak agar mendukung proses hukum agar sampai di pengadilan, dan tidak memberikan kemudahan pada tersangkan untuk proses hukumnya.

Netizen lainnya juga meminta, agar pelaku pemukulan oknum TNI dari club' moge tersebut, diberlakukan sama dengan pelaku kejahatan lainnya, karena sudah melakukan kejahatan dan membuat malu korps TNI.

"Berlakukan sama proses hukum dan penahanan dua orang pelaku pengeroyokan oknum TNI tersebut, biar dia tau kalau apa yang ia lakukan melanggar hukum," ujar netizen.

Saat ini, kedua pelaku pemukulan oknum TNI yang berasal dari club' moge tersebut sudah ditahan di sel Polresta Bukit Tinggi, dan menunggu hasil pemeriksaan selanjutnya.(rls/St)
 
Top